0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan3 halaman

Prosedur Resusitasi Jantung Paru

Dokumen ini adalah prosedur standar operasional untuk resusitasi jantung paru di RSUD Arga Makmur, yang bertujuan untuk mempertahankan sirkulasi dan respirasi pasien. Prosedur mencakup persiapan alat, pemeriksaan jalan napas, pemberian bantuan napas, dan kompresi jantung luar dengan teknik yang tepat. Dokumen ini ditetapkan oleh Direktur RSUD dan telah direvisi untuk memastikan prosedur yang aman dan efektif.

Diunggah oleh

mirwanjf
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan3 halaman

Prosedur Resusitasi Jantung Paru

Dokumen ini adalah prosedur standar operasional untuk resusitasi jantung paru di RSUD Arga Makmur, yang bertujuan untuk mempertahankan sirkulasi dan respirasi pasien. Prosedur mencakup persiapan alat, pemeriksaan jalan napas, pemberian bantuan napas, dan kompresi jantung luar dengan teknik yang tepat. Dokumen ini ditetapkan oleh Direktur RSUD dan telah direvisi untuk memastikan prosedur yang aman dan efektif.

Diunggah oleh

mirwanjf
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RESUSITASI JANTUNG PARU

No. Dokumen No. Revisi Halaman

06.23.57 001 1 dari 3

Tanggal Terbit Ditetapkan


10 Januari 2022 Direktur RSUD Arga Makmur
STANDAR
PROSEDUR Tanggal Revisi
OPERASIONAL 16 Januari 2023
(SPO)
dr. Hj. HERAWATI, [Link]
NIP. 19820214 201001 2 013
PENGERTIAN Suatu usaha batuan hidup dasar yang terdiri dari airway
Breathing dan circulation yang bertujuan mengalirkan kembali
darah ke organ vital terutama jaringan otak
TUJUAN Mempertahankan Sirkulasi dan respirasi yang adekuat dan
mencegah terjadinya henti jantung dan henti nafas
KEBIJAKAN Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Arga Makmur
Nomor : 445/15.d-RSUD ARMA/I/2022 Tentang Pedoman
Pelayanan Dan Keperawatan
PROSEDUR PERSIAPAN ALAT
a. Alat
1. Alat pelindung diri (masker, handscound)
2. Trolly emergency yang berisi
a) Laryngoscope lurus dan bengkok
b) Magil forcet
c) Pipa treachea berbagai ukuran
d) Trachea berbagai ukuran
e) Gudel berbagai ukuran
f) CVP set
g) Infuse set/blood set
h) Papan resusitasi
i) Gunting verban
j) Bag resuscitator lengkap
k) Semprit 10cc jarum No. 18
RESUSITASI JANTUNG PARU
No. Dokumen No. Revisi Halaman

06.23.57 001 2 dari 3

PROSEDUR l) Set therapy oksigen lengkap dan siap pakai


m) Set penghisap sekresi lengkap dan siap pakai
n) EKG record
o) EKG monitor bili memungkinkan
p) DC shock lengkap
b. Pasien
1. Keluarga diberi penjelasan tentang tindakan yang
akan dilakukan
2. Posisi paien diatur terlentang di tempat datar dan alas
keras
3. Baju bagian atas pasien dibuka

PROSEDUR
1. Airways
a. Memerikasa jalan nafas : tindakan untuk mengetahui
ada tidaknya sumbatan oleh benda asing. Jika
sumbatan beruba cairan dapat dibersihkan dengan
Cross Finger jika terdapat suction bisa digunakan
b. Membuka jalan nafas: dapat dilakukan dengan cara
head tild chin lift atau jaw trust lalu pasangkan OPA.
Jika dicurigai adanya cedera servical jangam lakukan
maneuver diatas.
2. Breathing
a. Memastikan pasien tidak nafas: dengan cara melihat
gerakan naik turun dada, memdengarkan suara nafas,
dan merasakan hembusan nafas (look, listen and fell)
> 10sc
RESUSITASI JANTUNG PARU
No. Dokumen No. Revisi Halaman

06.23.57 001 3 dari 3

PROSEDUR b. Memberikan bantuan nafas: dengan cara mulut ke


mulut, mulut dengan hidung, mulut ke stoma, bag
valve mask Tanpa O2 10 ml/kg BB dengan O2 6-7
ml/kg BB
3. Circulation
a. Memastikan ada tidaknya denyut nadi / jantung pasien
dengan cara meraba arteri karotis
b. Jika atreri karotis tidak teraba lakukan combination
nafas buatan dan kompresi jantung luar dengan
perbandingan 30:2
Cara melakukan RJP 30:2
1. Tentukan area kompresi yaitu 2 jari diatas PX
2. Letakkan salah satu pangkal telapak tangan pada area
diatas lalu letakkan pangkal telapak tangan lainnya diatas
tangan sebelumnya.
3. Tepatkan badan penolong vertical diatas pasien dengan
bertumpu pada tangan yang diluruskan diatas sternum
tekan dengan kedalaman 5-6 cm dengan kecepatan 100-
120x/menit
4. Lepaskan tekana tanpa melepas kontak antara tangan san
sternum pasien, kemudian ulangi tekanan / kompresi
dengan perbandingan 30:2. Lakukan selama 5 siklus dalam
2 menit seihingga dalam 2 menit di harapkam dilakukan
10x ventilasi 150x kompresi. Kecepatan kompresi 100-
120x/menit

UNIT TERKAIT 1. Semua unit

Anda mungkin juga menyukai