MODUL AJAR
Mata Pelajaran : Instalasi Tenaga Listrik
Fase/Kelas : F / XI
Topik : Perencanaan Instalasi Tenaga Listrik
Elemen : Perencanaan Instalasi
Alokasi Waktu : 6 × 45 menit (3 pertemuan)
A. Informasi Umum
Nama Penyusun:
Sekolah: SMK 1 Darul Kamal
Tahun Ajaran: 2025/2026
Jenjang/Kelas: SMK/Fase F, Kelas XI
Target Peserta Didik: Reguler Program Keahlian TITL (Teknik Instalasi Tenaga
Listrik)
Jumlah Peserta Didik:
Model Pembelajaran: Tatap muka dengan metode proyek, diskusi, praktik, dan
presentasi.
B. Komponen Inti
1. Capaian Pembelajaran (CP) Elemen Perencanaan Instalasi
Peserta didik mampu merancang instalasi tenaga listrik sederhana sesuai standar
PUIL dengan membuat gambar kerja, menentukan proteksi, membagi beban,
menghitung kebutuhan alat, bahan, serta biaya instalasi.
2. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan diskusi, praktik, dan presentasi, peserta didik dapat:
Membuat gambar kerja instalasi sesuai denah bangunan.
Menentukan jenis dan rating proteksi (MCB, ELCB, sekering).
Membagi beban listrik agar seimbang sesuai kapasitas.
Menghitung kebutuhan alat, bahan, dan biaya instalasi.
Menyusun laporan perencanaan instalasi tenaga listrik.
3. Profil Pelajar Pancasila
Bernalar Kritis: Menentukan perhitungan beban, proteksi, dan perencanaan
biaya secara logis.
Kreatif: Membuat gambar kerja instalasi dengan simbol-simbol sesuai standar.
Gotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok menyusun perencanaan instalasi.
Mandiri: Mengerjakan laporan perencanaan secara sistematis.
4. Pertanyaan Pemantik
"Mengapa instalasi listrik perlu dibuat gambar kerjanya sebelum dipasang?"
"Apa yang bisa terjadi jika beban listrik tidak dibagi secara seimbang?"
"Bagaimana cara memilih proteksi listrik yang sesuai dengan daya terpasang?"
5. Pemahaman Bermakna
Perencanaan instalasi tenaga listrik tidak hanya menyusun gambar kerja, tetapi juga
melibatkan pemilihan proteksi, pembagian beban, serta perhitungan alat, bahan, dan
biaya. Perencanaan yang baik akan memastikan instalasi aman, efisien, dan ekonomis.
C. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1: Gambar Kerja Instalasi
Pendahuluan (15 menit)
Guru membuka pelajaran dengan salam dan apersepsi tentang pentingnya
perencanaan instalasi.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
Kegiatan Inti (60 menit)
Peserta didik mempelajari simbol listrik (lampu, stop kontak, saklar, MCB).
Guru memberikan contoh gambar kerja instalasi sederhana.
Peserta didik membuat gambar kerja instalasi berdasarkan denah ruangan yang
diberikan.
Diskusi kelompok untuk membandingkan hasil.
Penutup (15 menit)
Peserta didik menyimpulkan langkah pembuatan gambar kerja.
Guru memberikan tugas rumah: melengkapi gambar kerja dengan diagram satu garis.
Pertemuan 2: Pemilihan Proteksi dan Pembagian Beban
Pendahuluan (15 menit)
Guru menanyakan hasil gambar kerja dari pertemuan sebelumnya.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
Kegiatan Inti (60 menit)
Peserta didik mempelajari jenis proteksi (MCB, ELCB, sekering).
Diskusi: memilih proteksi yang sesuai dengan daya dan arus.
Latihan: membagi beban (lampu, stop kontak, AC) agar seimbang.
Guru membimbing perhitungan arus dan rating MCB.
Penutup (15 menit)
Refleksi bersama mengenai pentingnya proteksi dan pembagian beban.
Peserta didik menyusun catatan ringkas.
Pertemuan 3: Kebutuhan Alat, Bahan, dan Biaya
Pendahuluan (15 menit)
Guru membuka pelajaran dan menanyakan progres tugas sebelumnya.
Menyampaikan tujuan pertemuan.
Kegiatan Inti (60 menit)
Peserta didik membuat daftar kebutuhan alat dan bahan instalasi.
Peserta didik menghitung rencana anggaran biaya (RAB) sederhana.
Kelompok menyusun laporan perencanaan (gambar kerja, proteksi, pembagian beban,
RAB).
Presentasi hasil perencanaan kelompok.
Penutup (15 menit)
Guru dan peserta didik menyimpulkan keseluruhan proses perencanaan instalasi.
Guru memberikan apresiasi dan umpan balik.
D. Asesmen
1. Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran): Tanya jawab tentang pengetahuan
awal instalasi listrik.
2. Asesmen Formatif (Selama Pembelajaran):
Observasi: keaktifan saat membuat gambar kerja dan diskusi.
Penilaian produk: kualitas gambar kerja dan perhitungan proteksi.
3. Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran):
Penilaian laporan kelompok (gambar kerja, proteksi, pembagian beban, RAB).
Presentasi hasil perencanaan instalasi.
E. Pengayaan dan Remedial
Pengayaan: Peserta didik dengan pemahaman baik dapat mencoba merancang
instalasi pada bangunan 2 lantai atau dengan daya lebih besar (3 fasa).
Remedial: Peserta didik yang kesulitan diberi bimbingan khusus dengan latihan
gambar kerja lebih sederhana dan contoh perhitungan yang dipandu guru.
F. Lampiran
Lembar Kerja Kelompok: Panduan membuat gambar kerja instalasi.
Contoh Gambar Kerja: Diagram satu garis dan tata letak instalasi.
Tabel RAB Sederhana: Rincian kebutuhan alat, bahan, dan biaya.
Rubrik Penilaian: Penilaian gambar kerja, perhitungan proteksi, pembagian beban,
dan laporan.