A.
LATAR BELAKANG
Usaha di bidang pertanian (tanaman pangan, horticultura, perkebunan dan peternakan)
merupakankegiatan yang
prospektif untuk dikembangkan mengingat potensi sumber daya alam, sumber
dayamanusia, ketersediaan teknologi serta potensi serapan pasar di dalam negeri dan pasar internasi
onal yang terus [Link] di bidang pertanian tersebut masih mempunyai berbagai kendala
antara lain
yaituketerbatasan penggunaan sarana produksi, alat dan mesin pertanian, dimana antara laindisebab
kan kurang memadainya sarana jalan usaha tani. Disamping itu jalan usahatani mutlak diperlukan
dalam pengangkutan hasil pertanian yang mempunyai sifat mudah rusak yang harusditangani secara
baik dan benar sehinggapenurunan mutu dan kehilangan hasil dapat [Link] karena itu perlu
adanya penyediaan prasarana jalan usahatani yang [Link] daya dukung
lingkungan akibat bencana alam banjir, terbatasnya peran sertamasyarakat dalam operasional dan
pemeliharaan jalan usaha tani, memaksa kita lebih arif dan bijak
dalam mengembangkan mendayagunakan dan menjaga fungsi sumber daya termasuk
jalanusaha tani baik dari aspek pengelolaan, supplay maupun kepatuhan hukum tanpamengesampin
gkan sasaran produktivitas dan [Link] pencapaian swasembada beras di Indonesia
pada tahun 1984 yang juga tidak terlepas dari peran pembangunan dan pengembangan sarana
prasarana jalan usaha tani baik secara ektensif maupun intensif yang telah dilakukan pembangunan
jalan usaha tani melalui berbagai macam kegiatan
( proyek ).Pada umumnya jalan usahatani (JUT) masih belum memadai sehingga belum dapatdimanfa
atkan secara optimal. Demikian pula kondisi jalan usaha tani di wilayah Desa
KasimanKecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro. Oleh karena itu perlu pengembangan dengan p
engertian sebagai pembangunan baru, peningkatan kapasitas atau juga
diperlukan pemeliharaan jalan usahatani agar memenuhi standar teknis sehingga dapat dilalui kenda
raan untuk mengangkut hasil pertanian dan alat mesin pertanian yang
diperlukan. Namun mengingat keterbatasan dana yang dimiliki, sehingga diperlukan dukungan dariPe
merintah Kabupaten Bojonegoro dalam pengembangan Jalan Usaha Tani (JUT) yang adakhususnya di
wilayah Desa Kasiman Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro
B. MAKSUD DAN TUJUAN
1. Maksud
Jalan Usaha Tani (JUT) sangat dibutuhkan para petani karena dapat meningkatkan kinerjafungsi
layanan pengangkutan produksi dan meningkatkan tingkat efisiensi dan efektifitas
dalam pengangkutan produksi usaha tani.
2. Tujuan
Tujuan dibuatnya Jalan Usaha Tani (JUT) ini adalah sebagai berikut :1). Memperlancar jalan ke
sawah2). Meningkatkan hasil pertanian
3). Meringankan beban masyarakat petani4). Mengurangi biaya operasional produksi
C. NAMA, LOKASI DAN VOLUME BANGUNANa. Nama kegiatan :
Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) Wonomulyo Desa Kasiman
b. Lokasi kegiatan :
Desa Kasiman Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro.
c. Volume :
Panjang : 1500 m Lebar : 3 m Tinggi : 0,30 m
D. PEMBIAYAAN.
Untuk melaksanakan Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) Desa Kasiman diperkirakanmembutuhkan
biaya sebesar
Rp. 600.000.000,- (Enam ratus juta rupiah)E. PENUTUP
Demikian Proposal Permohonan Bantuan Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) DesaKasiman
yang kami usulkan untuk menjadi periksa adanya, besar harapan kami
proposal pengajuan bantuan yang kami ajukan ini dapat diterima dan dikabulkan demi kelancaran da
n peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Desa Kasiman Kecamatan KasimanKabupaten
[Link] kebijaksanaan Ibu Bupati mengabulkan permohonan ini kami haturkan
banyak terima kasih. Kasiman, 19 Janua