0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan44 halaman

Modul Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor

Modul ajar ini membahas pengelolaan bengkel sepeda motor, termasuk struktur organisasi, tujuan pembelajaran, dan kegiatan pembelajaran yang melibatkan siswa dalam memahami manajemen bengkel. Siswa diharapkan dapat mengidentifikasi faktor keberhasilan dan jenis pelayanan bengkel, serta memahami tata laksana yang diperlukan. Selain itu, modul ini juga mencakup asesmen dan pengayaan untuk mendukung pemahaman siswa.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan44 halaman

Modul Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor

Modul ajar ini membahas pengelolaan bengkel sepeda motor, termasuk struktur organisasi, tujuan pembelajaran, dan kegiatan pembelajaran yang melibatkan siswa dalam memahami manajemen bengkel. Siswa diharapkan dapat mengidentifikasi faktor keberhasilan dan jenis pelayanan bengkel, serta memahami tata laksana yang diperlukan. Selain itu, modul ini juga mencakup asesmen dan pengayaan untuk mendukung pemahaman siswa.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

PENGELOLAAN BENGKEL SEPEDA


MOTOR
( Struktur Organisasi Bengkel Sepeda Motor )

Informasi Umum
1. Identitas Sekolah
Penyusun : Gidion Ferdinand Pandia, ST
Institusi : SMK Swasta Wirahusada
Tahun Disusun 2025
Jenjang Sekolah : SMK
Kelas : XII Teknik Sepeda
Motor Alokasi Waktu : 4x45 Menit

2. Kompetensi Awal
Memahami Proses Bisnis Bidang Otomotif di Bengkel Sepeda Motor

3. Profil Pelajar Pancasila


1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha esa
2. Bernalar kritis
3. Gotong royong
4. Mandiri

4. Sarana dan Prasarana


Buku Teks, PPT, Laptop, LCD Proyektor, HP Android, Internet, Google Meet,
Grup WhatsApp, Bengkel kelistrikan, bengkel mesin, bengkel sasis S bengkel
trobel shoting sepeda motor

5. Target Peserta Didik


Modul ini dapat digunakan oleh siswa regular kelas XII, siswa dengan
hambatan belajar, dan siswa dengan pencapaian tinggi di Teknik Sepeda Motor.

6. Model Pembelajaran yang Digunakan


Pembelajaran Berbasis Discovery Learning dan PJBL
Komponen Inti

1. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik mampu memahami struktur organisasi bengkel sepeda motor
2. Peserta didik mampu mengidentifikasi factor-faktor yang mempengaruhi
keberhasilan bengkel sepeda motor
3. Peserta didik mampu mengklarifikasi jenis-jenis pelayanan bengkel
4. Peserta didik mampu memahami tata laksanan bengkel sepeda motor

2. Pemahaman Bermakna
Pemahaman tentang manajemen Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor akan membantu
siswa untuk berwirausaha di masa yang akan datang

3. Pertanyaan Pemantik

1. Dari pengalaman yang kita lihat dan kita alami, pengetahuan hal-hal apa saja
yang kita dapat kita jelaskan tentang bengkel sepeda motor?
2. Apa yang kita tahu tentang pentingnya manejemen pengelolaan bengkel sepeda
motor?
3. Hal apa saja yang dilakukan untuk keberhasilan bengkel sepeda?
4. Bagaimana mengklarifikasi jenis pelayanan?
5. Apa yang kita tahu tentang tata laksana bengkel sepeda motor?

4. Persiapan Pembelajaran

1 M e m p er s ia p k a r n u a n g k el a s y a n g b e r s ih
2. Gu r u m e m p e r sia p k a n la p t o p d a n p r o y e ktor
3. Siswa mempersiapkan buku mata pelajaran

5. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu

1) Guru memberi salam, dan siswa menjawab


salam
2) Mengabsen siswa yang tidak hadir sambal
15 menit
Pendahulu mendoakan yang tidak hadir karena sakit dan
an menjelaskan pentingnya kehadiran motivasi
belajar.

3) Menyampaikan tujuan pembelajaran

1) Mulai Dari Diri : Guru mengajukan


pertanyaan pemantik tentang pengalaman
yang peserta didik
lihat dan alami, pengetahuan hal-hal apa saja
yang peserta didik dapat jelaskan tentang
struktur bengkel sepeda motor? Hal apa saja

Kegiatan yang dilakukan untuk keberhasilan bengkel


Inti sepeda motor? Strategi apa saja yang akan
dipakai untuk mengembangkan bengkel
sepeda motor? Siswa menjawab pertanyaan
pemantik yang disampaikan oleh guru.
Guru
m gkel
e
Sepeda Motor.
m
b
e
r
i
k
a
n

g
a
m
b
a
r
a
n

m
a
t
e
r
i

p
e
m
b
e
l
a
j
a
r
a
n

s
e
c
a
r
a
umum
t
e
n
t
a
n
g

P
e
n
g
e
l
o
l
a
a
n

B
e
n
2) Eksplorasi konsep : Guru memfasilitasi peserta
didik dengan video dan buku teks terkait
dengan struktur organisasi bengkel sepeda
motor, factor yang mempengaruhi
keberhasilan bengkel serta strategi yang
akan digunakan untuk mengembangkan
bengkel sepeda motor.

3) Ruang Kolaborasi: Guru membentuk kelompok


siswa, setiap kelompok mendiskusikan
tentang struktur organisasi bengkel sepeda
motor, factor yang mempengaruhi
keberhasilan bengkel serta strategi yang
akan digunakan untuk mengembangkan
bengkel sepeda motor.

4) Refleksi Terbimbing : Peserta didik diminta


tanggapannya tentang hal apa yang menarik
setelah diberikan materi oleh guru
5) Elaborasi Pemahaman: Setiap kelompok
mempresentasikan hasil diskusi.
6) Koneksi Antar Materi: setiap kelompok
menyusun laporan hasil diskusi dengan
menghubungkan beberapa materi yang sudah
mereka pelajari.
7) Aksi Nyata : Peserta didik melakukan
pengorganisasian struktur pengelolaan
bengkel sepeda motor dan memperhatikan
faktor keberhasilan bengkel serta
menentukan strategi apa saja yang harus
digunakan untuk mengembangkan bengkel
sepeda motor.

1. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan


materi terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran tentang pengelolaan bengkel
sepeda motor 15 Menit
Penutu 2. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan
p memberikan
kontrak pembelajaran pada didik untu
peserta k
mempelajari materi berikutnya.
3. Guru menyuruh salah satu didik untu
peserta k
memimpin do’a penutup.
Pertemuan 2

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu

1. Guru memberi salam, dan siswa menjawab


salam
2. Mengabsen siswa yang tidak hadir sambal
15 menit
Pendahulu mendoakan yang tidak hadir karena sakit dan
an menjelaskan pentingnya kehadiran motivasi
belajar.

3. Menyampaikan tujuan pembelajaran


tentang jenis-jenis pelayanan bengkel sepeda
motor dan tata laksana bengkel serta

Kegiatan memahami
Inti manajemen
1) ulai Dari
bengkel sepeda motor. Siswa menjawab pertanyaan
D
i
r
i

G
u
r
u

m
e
n
g
a
j
u
k
a
n

p
e
r
t
a
n
y
a
a
n

p
e
m
a
n
t
i
k
pemantik yang disampaikan oleh guru. Guru
memberikan gambaran materi pembelajaran
secara umum tentang Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor.

2) Eksplorasi konsep : Guru memfasilitasi peserta


didik dengan video dan buku teks terkait
dengan cara
memahami tentang jenis-jenis pelayanan
bengkel sepeda motor dan tata laksana serta
memahami manajemen bengkel sepeda motor

3) Ruang Kolaborasi: Guru membentuk kelompok


siswa, setiap kelompok mendiskusikan tentang
cara memahami tentang jenis-jenis pelayanan
bengkel sepeda motor dan
tata laksana serta memahami manajemen
bengkel sepeda motor

4) Refleksi Terbimbing : Peserta didik diminta


tanggapannya tentang hal apa yang menarik
setelah mengamati materi yang telah
disampaikan terkait
dengan cara memahami tentang jenis-jenis
pelayanan bengkel sepeda motor dan tata
laksana serta memahami manajemen bengkel
sepeda motor.

5) Elaborasi Pemahaman: Setiap


kelompok mempresentasikan hasil
diskusi.

6) Koneksi Antar Materi: setiap kelompok


menyusun laporan hasil diskusi dengan
menghubungkan beberapa materi yang sudah
mereka pelajari.

7) Aksi Nyata : Peserta didik melakukan


pelayanan bengkel sepeda motor dan tata
laksana bengkel yang mencakup manajemen
bengkel

1. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan didik


materi terhadap kesimpulan dari hasil untuk
pembelajaran tentang pengelolaan bengkel memp
sepeda motor elajari
Penutu 2. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan mater
p i
memberikan kontrak pembelajaran pada peserta
berikut
nya.
3. Guru
menyu
ruh 15 Menit
salah
satu
pesert
a didik
untuk
memi
mpin
do’a
penut
up.
2. Asesmen
Jenis : Asesmen Diagnostik
Asesmen Formatif
Asesmen Sumatif
Teknik : Uji
Kompetensi
Observasi
Penugasan Tes Tertulis
Instrumen : Lembar Observasi
Lembar Kerja Peserta

Didik Soal Uraian dan

Pilihan Ganda

7. Pengayaan dan Remedial


Memberikan Bimbingan bagi siswa yang belum memahami materi. Dan Pengayaan
informasi bagi siswa yang sudah memahami materi.
MATERI 1

A. Pengertian Struktur Organisasi Bengkel Otomotif


Struktur dalam Kamus bahasa Indonesia memiliki beberapa makna sebagai berikut.

1. Cara sesuatu disusun / dibangun.


2. Susunan atau bangunan.
3. Disusun dengan pola tertentu.

4. Pengaturan unsur atau bagian suatu benda.


5. Ketentuan unsur-unsur dari suatu benda.
Struktur organisasi bengkel otomotif yaitu pengaturan/penempatan personal yang
dibuat pada bengkel otomotif guna melakukan tanggung jawabnya sesuai dengan
pekerjaan masing-masing.
Bengkel otomotif yang sering kita jumpai terdiri atas bengkel mobil dan bengkel
[Link] selain melayani perawatan berkala, perbaikan, dan penjualan suku
cadang biasanya juga menyediakan penjualan kendaraan.

B. Jenis Struktur Organisasi Bengkel


Struktur organisasi secara umum terbagi menjadi sebagai berikut.

1. Struktur Organisasi Fungsional


Struktur fungsional sering digunakan berdasarkan sesuai dengan kemampuan
masing-masing.

pimpinan

Keuangan
Personalia Tekni
k

Anak
buah/karyawa

2. Struktur Organisasi Divisional


Struktur organisasi divisional dikelompokkan berdasarkan kesamaan baik
layanan, pasar, produk, maupun fisik geografis. Struktur ini biayanya lebih tinggi,
sehingga sering digunakan
perusahaan menengah ke atas. Struktur ini memetakan tiap bawahan yang
mempunyai tanggung jawab dan wilayah sendiri-sendiri.
Pimpinan

3. Struktur Organisasi Lini


Struktur ini menghubungkan secara langsung dengan atasan, cocok untuk
lini kecil contohnya di RT, rumah makan, perbengkelan, dan sebagainya.
Keuntungannya adalah dapat langsung bertanggung jawab pada atasan. Adapun
kelemahannya adalah bergantung pada seorang saja. Berikut bagan struktur lini.

Pimpinan

[Link] [Link]

Akuntan Akuntan Pelaksana Pelaksana

4. Struktur Organisasi Lini dan Staf


Struktur kombinasi yang sangat menjunjung tinggi kedisplinan ilmu.
Spesifikasinya memudahkan kontrol, namun kelemahannya kurang dapat
terpusat.
Pimpinan

Keuangan Operasional

Staf Staf Staf Staf

Staf

5. Struktur Organisasi Komite/Proyek


Struktur oranisasi komite memiliki anggota mempunyai wewenang. Semua
mempunyai peran karena terjadi musyawarah. Kelemahannya jika terjadi
masalah, maka sering menghindari atau saling lempar tanggung jawab.

6. Struktur Organisasi Matriks


Struktur organisasi matriks merupakan kombinasi antara struktur fungsional
dan struktur divisional. Dunia perbengkelan baik bengkel mobil maupun motor
mempunyai kemiripan

struktur.
berbeda. Tiap bengkel
Minimal yangatau perusahaan
paling memiliki
sederhana struktur
terdiri atas organisasi
kepala bengkelyang
dan
mekanik. Struktur organisasi bengkel
sangat penting dalam operasional sistem kerja bengkel. Tiap bagian bertanggung
jawab sesuai pekerjaannya.

a. Bengkel Sepeda motor


Tiap bengkel atau perusahaan memiliki struktur organisasi yang
berbeda. Minimal yang paling sederhana terdiri atas kepala bengkel dan
mekanik. Struktur organisasi bengkel sangat penting dalam operasional
sistem kerja bengkel. Tiap bagian bertanggung jawab sesuai pekerjaannya.
Dalam bengkel otomotif terdapat beberapa bagian seperti pada bagan
berikut:

Kepala Bengkel

Mekanik Mekanik
Kasir
C. Tugas dan Tanggung Jawab Struktur Organisasi Bengkel
Berikut tugas dan tanggung jawab Struktur Organisasi
Bengkel:

1. Kepala Bengkel (Direktur)


Direktur sebagai pimpinan perusahaannya bertugas memimpin
berlangsungnya perusahaan atau bengkel yang dipimpinnya. Pimpinan yang baik
hendaknya selalu mengecek anak buah yang dipimpin. Cara antara lain dengan
berdoa bersama atau upacara sebelum melakukan kerja, memberi contoh
kedisiplinan, berbuat ramah kepada siapa saja termasuk konsumen, serta tidak
segan untuk melakukan perawatan di bengkel.

2. Kepala Mekanik (Service Advisor)


Kepala mekanik bertugas mengatur dan mengoordinasi mekanik dalam
melakukan pekerjaan, Selain itu, juga mengontrol berbagai keluhan pelanggan
tentang service yang dilakukan oleh mekanik.

3. Front Desk/Front Counter


Bertugas menerima keluar masuk pelanggan yang datang untuk melakukan
berbagai jenis layanan di bengkel. Petugas front desk diharapkan ramah dan
pandai berkomunikasi dengan baik. sehingga pelanggan dengan berbagai macam
latar belakang akan merasa senang. Selain itu juga mendapatkan apa yang
diinginkan baik dari service, membeli suku cadang atau pun hanya sekedar
konsultasi.

4. Mekanik
Mekanik mempunyai tugas untuk melakukan servis pada sepeda motor yang
datang dan masuk pada antrean. Servis maupun perawatan yang dilakukan dari
ringan, sedang, maupun
berat semua harus dilakukan dengan bertanggung jawab.

5. Spare Part
Spare part Menjaga bagian jual beli atau pengambilan suku cadang yang
dibutuhkan oleh mekanik. Keluar masuk barang suku cadang selalu dicocokan
dengan administrasi yang ada.

6. Pencuci Motor
Petugas ini bertugas untuk mencuci motor yang selesai diservis oleh mekanik
atau motor yang memang datang hanya untuk cuci motor. Beberapa bengkel
telahmemberikan fasilitas cuci motor sebagai bonus service.

7. Office Boy
Office boy bertugas untuk tetap menjaga dan merawat kebersihan bengkel
pada umumnya. Tugas tersebut di antaranya menyapu, mengepel, maupun
memberi pewangi pada ruang-ruang tertentu. Office boy harus selalu siap
dengan kebersihan bengkel.

Semua karyawan dalam struktur organisasi memiliki hak dan kewajiban


masing-masing. Hal tersebut tergantung dari model bengkel menggunakan
sistem organisasi. Oleh karena itu, pelayanan juga akan berbeda antara bengkel
satu dengan yang lain.

Faktor Yang Mempengaruhi Usaha Bengkel Sepeda Motor

Berbicara mengenai bisnis bengkel adalah berbicara tentang segala sesuatu yang
berhubungan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi bisnis bengkel berjalan
dengan baik, mulai ide itu sendiri, seperti apakah bisnis bengkel akan dijalankan
nanti, hingga ke penentuan lokasi usaha strategis yang akan dipilih.

Banyak bisnis bengkel yang dijalankan oleh orang-orang yang belum memiliki
pemahanan dan pengalaman tentang bisnis perbengkelan yang mereka jalankan.
Padahal kegagalan sangat ditentukan oleh pihak yang mengelolanya tersebut.
Beberapa hal yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan bisnis bengkel di
antaranya:

1. Mental
Kegagalan bisnis bengkel sering terjadi ketika bengkel mendapatkan
masalah dan
pengelola bengkel memiliki mental rendah sehingga mereka hanya pasrah
menghadapi masalah tersebut. Seharusnya walaupun bengkel mengalami
kemunduran semua pengelola harus memiliki mental yang kuat agar tetap bisa
berpikir positif dalam menghadapi masalah tersebut.

2. Pengetahuan Bisnis Bengkel


Sebelum Anda menjalankan bisnis bengkel, Anda harus mempunyai
pengetahuan dai
pengalaman tentang bisnis bengkel yang akan anda jalankan. Pengetahuan
tentang bisnis bengkel ini sangat penting, karena dengan memahami bisnis
bengkel yang akan anda jalankan
anda bisa mengelola dengan baik.

2. Sumber Daya Manusia (SDM)


Di sini pemegang tertinggi bengkel harus bisa mengontrol semua aktivitas
karyawan dan pelayanan yang ada di bengkel. Semua hal yang berhubungan
dengan bengkel harus diperhatikan agar operasional dan administrasi bisa
berjalan dengan baik. Kelalaian/kecerobohan pemegang tertinggi bengkel dalam
mengelola bisnis bengekl ini bisa menjadikan kegagalan.

3. Modal Usaha
Modal merupakan hal penting bagi bisnis bengkel yang akan dibangun,
misal untuk belanja suku cadang dan keperluan bengkel itu sendiri, kadang
kegagalan bisnis bengkel terjadi pada sedikitnya modal yang dimiliki. Bila
modal cukup bisnis bengkel bisa lebih maksimal

dijalankan
hal ini bisa namun bila
menjadi modal dalam
penghalang bagiberbisnis bengkel tersebut
keberlangsungan kurangitu
bisnis bengkel tentu saja
sendiri.

4. Penjualan suku cadang dan jasa


Bisnis bengkel yang sukses dapat dilihat dari angka penjualan suku cadang
dan harga jasanya. Semakin tinggi penjualan dan jasa yang di peroleh maka
semakin tinggi pula keuntungannya . Hal ini juga dapat menambah modal Anda.
Pertambahan modal inilah yang bisa digunakan pengelola bisnis bengkel untuk
mengembangkan agar bisnis bengkel semakin berkembang dan berhasil.

5. Pelayanan
Jaman sekarang berbisnis bengkel juga harus mengutamakan pelayanan
yang di berikan kepada konsumen, karena ketika pelayanan kita bagus dan
memuaskan konsumen akan tetap memilih kita ketika melakukan servis, tetapi
ketika pelayanan buruk konsumen akan pergi dan meninggalkan kita dan
otomotis bisnis bengkel kita lama kelamaan tidan akan memiliki pelanggan yang
tentu akan berpengaruh pada bengkel kita itu sendiri.

6. Perencanaan bisnis
Sebelum menjalankan bisnis bengkel, Anda harus bisa merencanakan
bisnis bengkel yang akan Anda jalankan. Bagaimana Anda memulai bisnis
bengkel tersebut dan mengembangkannya agar bisa menjadi bengkel besar.
Mulai dari seperti apa jenis bengkel yang akan Anda jalankan, target
pendapatan, harga jasa dan suku cadang serta strategi yang efektif dan efisien
untuk kesuksesan bengkel Anda
Strategi dalam mrngembangkan bengkel sepeda motor

Setiap membangun uasaha sekecil apapun pasti memerlukan sebuah


rencara, hanya saja terkadang sebuah rencana pada usaha yang sangat sederhana
tidak perlu ditulis. Cukup dalam pemikiran sederhana pula. Namun jika ingin
membangun usaha yang lebih besar dan berkeinginan lebih efektif tentu sebuah
rencana usaha perlu ditulis secara lebih detail dari awal hingga usaha itu benar-
benar terwujud.

Beberapa poin penting yang perlu dimasukkan dalam menyusun rencana


dalam membangun usaha bengkel sepeda mptpr diantaranya adalah:

a. Memilih model atau jenis bengkel


Memilih model usaha bengkel yang akan dipilih adalah langkah
pertama agar penyusunan rencana usahaberikutnya lebih fokus pada usaha
seperti apa yang akan dibangun. Apakah ingin membangun usaha bengkel
waralaba modal gabungan dan sebagainya. Sementara dari segi perbaikan
yang ditawarkan juga ada beberapa jenis usaha bengkel pilih salah satu yang
menurut analisis kita paling memungkinkan berdasarkan analisis konsumen
dan modal yang dimiliki. Apakah ingin usaha bengkel yang hanya melayani
merek tertentu atau hanya melayani sepeda motor injeksi atau melayani
semua jenis perbaikan, atau bengkel modifikasi atau custom dan tune up.
Jika memiliki modal besar bisa juga membuka bengkel servis resmi
dengan bekerjasama dengan merek sepeda motor tertentu, namun umumnya
model seperti ini mereka juga sebagai dealer penjualan produk motor
tersebut.

b. Menentukan tempat dan lokasi usaha


Lokasi merupakan faktor penting kesuksesan sebuah usaha bengkel
motor. Berikut lokasi yang bisa dijadikan acuan.
1. Didaerah perkotaan dengan akses kendaraan roda dua yang ramai.
2. Disebelah toko onderdil atau spare part yang ramai namun tidak
memiliki layanan perbaikan dn pemasangan.
3. Disebelah pom bensin yang ramai.
4. Dijalan utama daerah kita yang ramai pengendara yang ramai.
Semakin strategis sebuah lokasi usaha maka kemungkin mengjangkau
konsumen akan lebih baik.
c. Memperhatikan banyaknya saingan ditempat tertentu
Jangan takut untuk mendirikan tempat usaha bengkel dilokasi yang
sudah banyak usaha sejenis dalam hal ini bengkel. Namun hal yang perlu
diperhatikan adalah sebagai berikut.
1. Banyaknya pelanggan
a. Jika terdapat banyak bengkel namun mereka semua ramai
dikunjungi pelanggan itu artinya kita bisa membuat usaha disana
dan bersaing secara sehat dengan usaha tersebut
b. Namun jika ditempat tersebut terdapat banyak bengkel banyak
bengkel motor dan rata-rata sepi, sebaiknya cari lokasi lain.
Uji Kompetensi

A. Pilihlah jawaban yang tepat!

1. Orang yang bertanggung jawab dalam sebuah bengkel adalah ....


a. kepala bengkel
b. office boy
c. office desk
d. service advisor
e. service spare part

2. Perusahaan yang baik akan selalu melakukan komunikasi kerja terhadap


sesama karyawan dengan cara ....
a. makan bersama
b. menelepon
c. mengajak bercerita
d. mengajak berdoa bersama sebelum bekerja
e. member isyarat dengan tangan

3. Seorang konsumen mengajukan komplain kepada ....


a. kepala bengkel
b. mekanik
c. service advisor
d. service spare part
e. kasir

4. Struktur yang sering digunakan sesuai dengan kemampuan masing-masing, jika


dibengkel sesuai kemampuan manajemennya baik sumber daya manusia, keuangan,
maupun pemasaran disebut struktur ....
a. fungsional
b. lini
c. komite
d. lini dan staf
e. struktural

5. Struktur dikelompokkan berdasarkan kesamaan baik layanan, pasar, produk, maupun


fisik geografis. Struktur ini biayanya lebih tinggi, sehingga sering digunakan
perusahaan menengah ke atas, karena pengelompokan bermacam-macam bidang ....

a. divisional
a. fungsional
b. komite
c. lini
e. struktural

6. Organisasi hanya bergantung pada seseorang saja, merupakan kelemahan dari


struktur organisasi
....
a. lini
b. komite
c. divisional
d. fungsional
e. struktural
7. Struktur yang dikelompokkan berdasarkan kesamaan baik layanan, pasar, produk,
maupun fisik geografis. Hal tersebut merupakan pengertian struktur ....
a. divisional
b. fungsional
c. komite
d. lini
e. struktural

8. Struktur yang anggotanya mempunyai wewenang terjadi musyawarah merupakan


struktur ....
a. fungsional
b. lini
c. lini dan staf
d. matrik
e. proyek

9. Kelemahan dalam suatu organisasi adalah jika terjadi masalah, maka sering
menghindar atau saling lempar tanggung jawab merupakan struktur organisasi ....
a. divisional
b. fungsional
c. lini
d. matriks
e. proyek

10. Struktur organisasi yang cocok untuk usaha yang kecil adalah ....
a. divisional
b. fungsional
c. lini
d. matriks
e. proyek

11. Struktur organisasi dalam perusahaan sangat penting peranannya dalam


memajukan usaha, salah satunya adalah ....
a. mudahnya kontrol kinerja
b. cepat terdeteksi
c. mudah mencari orangnya
d. dapat mempercepat biaya
e. penempatan barang sesuai

12. Pencapaian hasil usaha dalam kurun waktu tertentu tergantung dari manajemen
masing-masing perusahaan. Fungsi karyawan dalam manajemen adalah ....
a. pemandu
b. pelaksana
c. pengontrol
d. pengawas
e. pendamping

13. Hak dan kewajiban karyawan dalam pelaksanaannya dapat diberikan sesuai dengan
aturan yang telah dibuat pada masing-masing pemangku kebijakan perusahaan.
Peraturan diberikan kepada seluruh karyawan ketika ....
a. usai bekerja
b. tengah bekerja
c. awal masuk bekerja
d. melamar kerja

e. mencari kerja
14. Kedudukan struktur organisasi mempunyai arti yang tinggi. Hal ini disebabkan
karena struktur organisasi ....
a. membuat anggaran lebih banyak
b. membuat perusahaan lebih besar
c. berperan sebagai penambah upah
d. berperan kemauan operasional kerja
e. sebagai pemisah antara karyawan dan atasan

15. Pelaksanaan struktur organisasi tidak lepas dari manajemen yang dipakai. Salah
satusarana yang digunakan adalah teknologi informasi. Proses penggunaan IT dalam
bengkel sepeda motor antara lain untuk ....
a. pengunjung dapat bermaian game dengan adanya wifi
b. transfer informasi teknologi baru
c. untuk cek kelistrikan servis motor dengan komputer
d. untuk input data masuk pada helpdesk
e. untuk pengawasan

B. Isilah titik-titik di bawah ini dengan benar!

1. Apa fungsi struktur organisasi bengkel?


2. Jelaskan tugas front desk!
3. Jelaskan fungsi service advisor!
4. Berilah contoh bengkel yang ada struktur organisasinya yang pernah dikunjungi!

5. Seorang konsumen akan merasa nyaman jika pelayanan memuaskan.


Bagaimanakah customer service yang memuaskan itu?
6. Apa fungsi spare part service?
7. Bolehkah jika seorang office boy membersihkan lantai yang terkena oli jika mekanik
sedang bekerja?
8. Jelaskan peran penting struktur organisasi bengkel bagi pimpinan perusahaan/ kepala
bengkel.
9. Apakah cctv diperlukan dalam sebuah bengkel, agar system kerja struktur organisasi
lancar!
10. Selain kejujuran dalam bekerja di bengkel dibutuhkan kepercayaan. Jelaskan.

C. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan benar!

A. Sebuah bengkel sepeda motor di Semarang akan membuka cabang lagi di


Magelang. Apa saja personel yang dibutuhkan? Jelaskan!
B. Bagaimana tugas seorang service advisor dalam bengkel!
MODUL AJAR
PENGELOLAAN BENGKEL SEPEDA
MOTOR
( 5 R )

Informasi Umum
11. Identitas Sekolah
Penyusun : Ahmad Arif Johan, [Link]
Institusi : SMK Negeri 1 Bangsri
Tahun Disusun 2024
Jenjang Sekolah : SMK
Kelas : XII Teknik Sepeda
Motor Alokasi Waktu : 4x45 Menit

2. Kompetensi Awal
Memahami Proses Bisnis Bidang Otomotif di Bengkel Sepeda Motor

3. Profil Pelajar Pancasila


1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha esa
2. Bernalar kritis
3. Gotong royong
4. Mandiri

4. Sarana dan Prasarana


Buku Teks, PPT, Laptop, LCD Proyektor, HP Android, Internet, Google Meet, Grup
WhatsApp, Bengkel kelistrikan, bengkel mesin, bengkel sasis S bengkel trobel shoting
sepeda motor

5. Target Peserta Didik


Modul ini dapat digunakan oleh siswa regular kelas XII, siswa dengan
hambatan belajar, dan siswa dengan pencapaian tinggi di Teknik Sepeda Motor.

6. Model Pembelajaran yang Digunakan


Pembelajaran Berbasis Discovery Learning dan PJBL
Komponen Inti

1. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik mampu memahami 5R dalam manajemen bengkel sepeda motor
2. Peserta didik mampu mengetahui undang-undang ketenagakerjaan
3. Peserta didik mampu menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja pada bengkel
sepeda motor

2. Pemahaman Bermakna
Pemahaman tentang manajemen Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor akan membantu
siswa untuk berwirausaha di masa yang akan datang

3. Pertanyaan Pemantik
1. Dari pengalaman yang kita lihat dan kita alami, pengetahuan hal-hal apa saja yang
kita dapat kita jelaskan tentang bengkel sepeda motor?
2. Apa yang kita tahu tentang pentingnya 5R dalam manajemen bengkel sepeda motor?
3. Hal apa saja yang kita ketahui tentang undang-undang ketenagakerjaan?
4. Apa yang kita tahu tentang keselamatan dan kesehatan kerja?

4. Persiapan Pembelajaran

1. Mempersiapkan ruang kelas yang bersih


2. Guru mempersiapkan laptop dan proyektor
3. Siswa mempersiapkan buku mata pelajaran

5. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu

1. Guru memberi salam, dan siswa menjawab


salam
2. Mengabsen siswa yang tidak hadir sambal
15 menit
Pendahulu mendoakan yang tidak hadir karena sakit dan
an menjelaskan pentingnya kehadiran motivasi
belajar.

3. Menyampaikan tujuan pembelajaran

1) Mulai Dari Diri : Guru mengajukan


pertanyaan pemantik tentang pengalaman
yang peserta didik
lihat dan alami, pengetahuan hal-hal apa saja
yang peserta didik dapat jelaskan tentang 5R
dalam manajemen bengkel? Hal apa saja
yang kita ketahui tentang undang-undang

Kegiatan ketenagakerjaan? Siswa menjawab


Inti pertanyaan pemantik yang disampaikan oleh
guru. Guru memberikan gambaran materi
pembelajaran secara umum
tentang Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor.

2) Eksplorasi konsep : Guru memfasilitasi peserta


d gan 5R dalam manajemen bengkel sepeda
i motor, undang- undang ketenagakerjaan
d
i
k

d
e
n
g
a
n

v
i
d
e
o

d
a
n

b
u
k
u

t
e
k
s

t
e
r
k
a
i
t

d
e
n
3) Ruang Kolaborasi: Guru membentuk
kelompok siswa, setiap kelompok
mendiskusikan tentang 5R
dalam manajemen bengkel sepeda motor,
undang- undang ketenagakerjaan

4) Refleksi Terbimbing : Peserta didik diminta


tanggapannya tentang hal apa yang menarik setelah
diberikan materi oleh guru

5) Elaborasi Pemahaman: Setiap kelompok


mempresentasikan hasil diskusi.
6) Koneksi Antar Materi: setiap kelompok
menyusun laporan hasil diskusi
dengan menghubungkan beberapa materi
yang sudah
mereka pelajari
7) Aksi Nyata : Peserta didik melakukan 5R
dalam manajemen bengkel sepeda motor,
undang-undang ketenagakerjaan.

1. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan


materi terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran tentang pengelolaan bengkel
sepeda motor
15 Menit
Penutu 2. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan
p
memberikan kontrak pembelajaran pada
peserta didik untuk mempelajari materi
berikutnya.
3. Guru menyuruh salah satu peserta didik untuk
memimpin do’a penutup.

Pertemuan 2

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu

1. Guru memberi salam, dan siswa menjawab


salam
12. Mengabsen siswa yang tidak hadir sambal
15 menit
Pendahulu mendoakan yang tidak hadir karena sakit dan
an menjelaskan pentingnya kehadiran motivasi
belajar.

13. Menyampaikan tujuan pembelajaran

1) Mulai Dari Diri : Guru mengajukan


pertanyaan pemantik tentang jenis-jenis
keselamatan dan
kesehatan kerja (K3). Siswa menjawab

Kegiatan pertanyaan pemantik yang disampaikan oleh


Inti
g ajaran secara umum tentang Pengelolaan
u Bengkel Sepeda Motor.
r 2) Eksplorasi konsep : Guru memfasilitasi peserta didik
u dengan video dan buku teks terkait dengan cara

G
u
r
u

m
e
m
b
e
r
i
k
a
n

g
a
m
b
a
r
a
n

m
a
t
e
r
i

p
e
m
b
e
l
memahami tentang jenis-jenis keselamatan
dan kesehatan kerja (K3)

3) Ruang Kolaborasi: Guru membentuk kelompok


siswa,
setiap kelompok mendiskusikan tentang cara
memahami tentang jenis-jenis keselamatan
dan kesehatan kerja (K3)

4) Refleksi Terbimbing : Peserta didik


diminta
tanggapannya tentang hal apa yang menarik
setelah mengamati materi yang telah
disampaikan terkait dengan keselamatan dan
kesehatan kerja (K3).

5) Elaborasi Pemahaman: Setiap


kelompok
mempresentasikan hasil diskusi.
6) Koneksi Antar Materi: setiap kelompok
menyusun laporan hasil diskusi dengan
menghubungkan beberapa materi yang sudah
mereka pelajari.
7) Aksi Nyata : Peserta didik melakukan
penerapan keselamatan dan kesehatan kerja
(K3) pada bengkel sepeda motor
15 Menit
Penutu
p 1. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan
materi terhadap kesimpulan dari hasil
pembelajaran tentang pengelolaan bengkel
sepeda motor
2. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan
memberikan kontrak pembelajaran pada
peserta didik untuk mempelajari materi
berikutnya.
3. Guru menyuruh salah satu peserta didik untuk
memimpin do’a penutup.

8. Asesmen
Jenis : Asesmen Diagnostik
Asesmen Formatif
Asesmen Sumatif
Teknik : Uji
Kompetensi
Observasi
Penugasan Tes Tertulis
Instrumen : Lembar Observasi
Lembar Kerja Peserta
Didik Soal Uraian dan
Pilihan Ganda

7. Pengayaan dan Remedial


Memberikan Bimbingan bagi siswa yang belum memahami materi. Dan Pengayaan
informasi bagi siswa yang sudah memahami materi.
MATERI
5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin)

A. Pengertian
“5R” adalah salah satu element penting dalam mewujudkanruang
(lingkungan) kerja yang nyaman. Jika lingkungan kerja kotor dan peralatan kerja
berserakan dan tidak tersusun dengan rapi, maka akan dapat berpengaruh pada
efisiensi dan keselamatan kerja. Selain itu, konsumen yang datang tentunya juga
akan meragukan kualitas hasil kerja dari bengkel.

5R (Indonesia) = 5S (Jepang)Ringkas =
Seiri Rapi = Seiton Resik = Seiso
Rawat = SeiketsuRajin =
Shitsuke

B. Penjelasan 5R
1. Ringkas / memilih (Seiri)
Ringkas adalah kegiatan yang bertujuan untuk memisahkan hal-hal yang
diperlukan dari hal-hal yang tidak diperlukan dan membuang hal-hal yang
tidak diperlukan tersebut.

2. Rapi (Seiton)
Merapikan adalah suatu kegiatan untuk menentukan lokasi dan cara untuk
menyimpan hal - hal yang diperlukan / dibutuhkan dan menyediakan petunjuk
yang akurat untuk memudahkan identifikasi.
3. Resik / Membersihkan (Seisou)
Membersihkan disini maksudnya adalah aktivitasmembersihkan ruang kerja,
peralatan
kerja dan fasilitas kerja dari debu dan kotoran. Pada waktu yang
bersamaan,melakukan pemeriksaan terhadap fungsi dari peralatandan fasilitas
kerja.

4. Rawat (Seiketsu)
Merawat adalah suatu kegiatan untuk terus melakukan tindakan ringkas,
rapi, resik dari semua orang (personil) dibengkel Ahass.

5. Rajin (Shitsuke)
Kegiatan / tindakan yang rutin dilakukan untuk menjaga kebersihan,
kerapihan, keteraturan, dan selalu mematuhi peraturan - peraturan serta
metode – metode kerja yang berlaku.

C. Penerapan 5R
1. Proses Pemilahan (Seiri)
Adalah suatu proses penentuan suatu peralatan atau sukucadang di
bengkel apakah termasuk ke dalam kategoribermanfaat atau tidak. Buanglah
barang-barang yang tidak diperlukan tanpa berpikir bahwa barang
tersebutsuatu saat nanti akan berguna. Simpan barang-barang yang
diperlukan dalam wadah penyimpanan yang cocok seperti laci dsb.

2. Proses Merapikan (Seiton)


Adalah suatu proses penyusunan dan penyimpanan barang-barang secara
terorganisasi dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan kemudahan
kerja. Pastikan untuk mengembalikan barang-barang yang sudah dipakai ke
tempat semula. Hal ini dapat mempermudah mekanik untuk menemukan dan
menggunakan barang-barang tersebut.
3. Proses Membersihkan (Seisou)
Bersihkan peralatan, perlengkapan, ruang kerja, dan item lainnya dalam
sehingga tidak ada debu atau minyak pada mereka. Secara khusus dan secara
berkala membersihkanlantai dengan bahan/agen pembersih untuk mencegah
kejadian tergelincir saat sedang dipergunakan. Selain itu, membersihkan
peralatan, perlengkapan dan fasilitas kerja memungkinkan teknisi untuk
mengidentifikasi permasalahan sejak awal.

D. Dampak Positif Penerapan 5R


1. Efisiensi kerja meningkat
2. Meningkatkan keselamatan kerja dan mencegahterjadinya kecelakaan
Uji Kompetensi

PILIHLAH JAWABAN YANG PALING TEPAT

1. Yang dimaksud 5S adalah :


a. Sisih, Sosoh, Sapu, Suluh, Sikap.
b. Sisih, Susun, Sapu, Suluh, Standar ,
c c. s n ,S a p u
d d . Sisih, S a p u , S u lu h , Standar, Sikap.
2. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil adalah
a. Manusia, Material, Metode
b. Mesin dan Lingkungan.
c. Manusia , Material, Metode, Mesin.
d. Kombinasi a dan b.

3. Manfaat 5S yang dirasakan tidak langsung adalah :


a. Citra Perusahaasn meningkat
b. Produktivitas meningkat
c. Mutu Meningkat
d. Penjualan meningkat
e. Suasana kerja nyaman.

4. Pengertian Sisih adalah :


a. Memisahkan dan menyusun barang secara jelas kedalam kelompok-kelompok
b. Memisahkan dan menyisihkan barang secara jelas kedalam kelompok-kelompok
c. Jangan menyalahkan orang lain
d. Bertindaklah berdasarkan prinsip prioritas

5. Tujuan penerapan Sisih (Ringkas)


a. Menentukan kriteria dan mentaatinya dalam hal membuang yang tidak
diperlukan.
b. Menetapkan manajemen stratifikasi untuk menentukan prioritas.
c. Mrngusahakan untuk dapat menangani penyebab kotroran.
d. Jawaban a dan b.
e. Jawaban a, b, dan c.

6. Pengertian Susun (Rapih) adalah :


a. Memisahkan dan menyusun barang-barang sesuai dengan tempatnya
b. Menempatkan barang-barang sesuai dengan tempatnya.
c. Menyusun dan menempatkan barang-barang sesuai dengan tempatmya
d. Benar semua

7. Prinsip Susun adalah :


[Link] stratifikasi dan penyimpanan fungsionalr
[Link] fungsional dan menghilangkan waktu boros untuk mencari
barang.
c. Manajemen stratifikasi dan menghilangkan waktu boros untuk mencari barang
8. Tujuan Susun adalah :

a. Mencapai tempat kerja yang tertata rapi


b. Menciptakan tata letak dan penempatan yang efisien
c. Meningkatkan produktivitas dengan menghilangkan pemborosan
waktu untuk mencaribarang-barang.
d. Jawaban a dan b benar
e. Jawaban a, b dan c benar.

9. Langkah pertama pelaksanaan Susun adalah :


a. Memberikan label pada barang
b. Menyusun barang sehingga menjadi rapi dan mudah menemukan.
c. Menentukan tempat tertentu bagi setiap barang
d. Menempatkan barang pada tempatnya.

10. Teknik label merah digunakan pada proses:


a. Susun
b. Sisih
c. Sapu
d. Standar.

11. Pengertian Sapu (Resik) adalah:


a. Membersihkan setiap peralatan dari kotoran
b. Membersihkan setiap pakaian dari kotoran
c. Membersihkan tempat kerja dari kotoran
d. Jawaban a dan c benar.
e. Jawaban a, b, dan c benar.

12. Prinsip Sapu adalah :


a. Pembersihan terhadap tempat
b. Tingkat kebersihan yang tinggi
c. Pembersihan sebagai pemeriksaan terhadap kebersihan
d. Jawaban b dan c benar.

13. Langkah pertama pelaksanaan Sapu adalah :


a. Menemukan sumber kotoran
b. Membuang segala sesuatu yang melekat pada peralatan, mesin-
mesin dan tempat kerja.
c. Membersihkan tempat yang tidak diperhatikan orang.

14. Tujuan pelaksanaan Sapu adalah :


a. Menghindari degradasi alat karena kotoran
b. Menemukan masalah kecil dalam peralatan
c. Memudahkan inspeksi peralatan
d. Benar semua.

15. Pernyataan berikut adalah salah :


a. Keadaan kotor dapat menyebabkan gangguan
kesehatan b Kebersihan tidak mempengaruhi
produktivitas
c. Kebersihan berpengaruh langsung pada manusia.

16. Pengertian Standar adalah:


a. Merawat semua barang, pakaian tetap dalam kondisi bersih
b. Merawat tempat kerja dan material tetap dalam kondisi bersih.
c. Merawat semua barang/peralatan, tempat kerja dan material tetap dalam
kondisi bersih.
d. Jawaban a dab b benar.
17. Fungsi Standar adalah:
a. Mencegah kesalahan yang berulang
b. Tolok ukur keberhasilan
c. Terus menyempurnakan
d. Jawaban a dan b benar.
e. Jawaban a, b dan c benar.

18. Prinsip Standar Adalah :


a. Peralatan terawat dengan baik.
b. Manajemen visual dan pemantapan 3S tingkat bebersiham
c. Pemantapan Sisih, Susun.

19. Tujuan Standar adalah :


a. Supaya ketidak normalan tidak tampak
b. Mantapnya manajemen untuk memelihara 3S
c. Manajemen visual inovatif
d. Jawaban b dan c benar
e. Jawaban a, b dan c benar.
20. Hal-hal yang harus diingat dalam membuat alat kontrool visual:
a. Mudah dilihat dari jarak jauh
b. Usahakan supaya tiap orang dapat menggunakannya dengan mudah
c. Pasang peragaan pada barang.
d. Jawaban a dan b benar.
e. Jawaban a, b, dan c benar

21. Pengertiap Sikap adalah:


a. Membentuk sikap untuk mematuhi aturan-aturan
b. Membentuk sikap untuk mematuhi disiplin pengaturan tempat kerja.
c. Jawaban a dan b benar

22. Prinsip Sikap adalah :


a. Tempat kerja yang mantap
b. Pembentukan kebiasaan
c. Pembentukan kebiasaan dan tempat kerja yang mantap.
23. 5S merupakan dasar
a. Pembentukan mentalitas karyawan untuk melakukan perbaikan.
b. Untuk mewujudkan kesadaran mutu
c. Bagi penerapan TQM
d. Jawaban a dan b nenar
e. Jawaban a, b, dfan c benar
24. Kampanye satu terbaik di kantor adalah sebagai berikut kecuali:
a. Satu lokasi arsip
b. Satu atasan
c. Proses satu hari
d. Proyek satu arsip
e. Rapat satu jam.
25. Peranan pimpinan dalam mengaktifkan gerakan 5S adalah:
a. Commitment, Involvement dan Support
b. Memotivasi dan menstimulasi staf
c. Menyiapkan diklat program 5S
d. Jawaban a dan b benar
e. Jawaban a, b, dan c benar.
Lampiran
Lembar Kerja Peserta Didik

1. Pada tahun berapa undang – undang keselamatan kerja pertama kali


dikeluarkan di Negara inggris..
a. 1801
b. 1802
c. 1803
d. 1804
e. 1805

2. Struktur dalam kamus bahasa Indonesia memiliki beberapa makna sebagai berikut :
1) Cara sesuatu itu disusun
2) Susunan
3) Disusun dengan pola tertentu
4) Pengaturan suatu hal tentang suatu hal
5) Ketentuan unsur-unsur dari suatu hal
Mana dari pernyataan di atas yang tidak termasuk dalam makna struktur
organisasi….
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5

3. Struktur organisasi secara umum terbagi menjadi beberapa jenis,kecuali…


a. Fungsional
b. Divisional
c. Organisasi lini
d. Lini dan staff
e. Regional

4. Pimpinan perusahaan yang bertugas memimpin berlangsungnya perusahaan


atau bengkel adalah…
a. Direktur
b. Servis advisor
c. Front desk
d. Frount conter
e. Mekanik
5. Berikut struktur organisasi sebuah bengkel :
1) Kepala bengkel
2) Kepala mekanik
3) Front desk/man
4) Front office
5) Mekanik
6) Office boy
Yang bukan termasuk dalam struktur tersebut yang tepat adalah…
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5

6. Ybaenrgbabgearitluagyasnamnedniebreimngakkeel laud arl amh a…s u k n y a


pelanggan yang datang untuk melakukan
a. Servis advisor
b. Front conter
c. Kepala mekanik
d. Spare part
e. Office boy

7. Perusahaan yang baik akan selalu melakukan komunikasi kerja terhadap


karyawan dengan cara…
a. Makan bersama
b. Menelepon
c. Mengajak bercerita
d. Mengajak berdoa bersama sebelum memulai pekerjaan
e. Mengajak berdoa bersama

8. Struktur yang sering digunakan sesuai dengan kemampuan masing-


masing,jika di bengkel kemampuan manajemennya baik maupun SDM serta
pemasaran disebut….
a. Fungsional
b. Lini
c. Komite
d. Lini dan staff
e. Structural

9. Struktur yang dikelompokkan berdasarkan kesamaan baik


layanan,pasar,produk maupun letak geografis. Struktur ini biasanya lebih
tinggi sehingga sering digunakan perusahaan menengah ke atas karena
pengelompokan bermacam-macam bidang disebut juga…
a. Lini

bcbc.. K o m i te
F u n g s i onal
d. Divisional
e. Structural

10. Pencapaian hasil usaha dalam kurun waktu tertentu tergantung dari
manajemen masing- masing perusahaan. Fungsi karyawan dalam manajemen
adalah….
a. Pemandu
b. Pelaksana
c. Pengontrol
d. Pengawas
e. Pendamping

11. Organisasi yang hanya bergantung pada per orangan saja, merupakan
kelemahan dari struktur organisasi…
a. Lini
b. Komite
c. Divisional
d. Fungsional
e. Structural

12. Pelaksana dari struktur organisasi tidak terlepas dari manajemen yang di
pakai. Salah satu sarana yang sering digunakan adalah teknologi informasi.
Proses penggunaan IT dalam bengkel sepeda motor antara lain,kecuali…
a. Pengunjung dapat bermain game dengan WIFI gratis
b. Transfer informasi teknologi baru
c. Untuk cek kelistrikan servis motor dengan computer
d. Untuk input data masuk pada helpdesk
e. Untuk media pengawasan

13. Kedudukan struktur organisasi mempunyai arti yang tinggi. Hal ini
disebabkan Karena struktur organisasi…
a. Membuat anggaran jadi lebih banyak
b. Membuat perusahaan jadi lebih besar
c. Berperan sebagai penambah upah
d. Berperan sebagai operasional kerja
e. Sebagai pemisah antara karyawan dan atasan

14. Hak dan kewajiban karyawan dalam pelaksanaannya dapat diberikan sesuai
aturan yang sudah dibuat masing-masing pemangku kebijakan perusahaan.
Peraturan ini diberikan kepada karyawan apabila…
a. Usai bekerja
b. Masa kerja
c. Awal masuk kerja
d. Melamar kerja
e. Mencari pekerjaan

15. Satu standar yang secara umum mengatur tentang penerangan,jam kerja
dan ventilasi udara merupakan undang-undang yang pertama berlaku pada
Negara…
a. Inggris
b. Indonesia
c. Jepang
d. Korea
e. Vietnam

16. Perhatikan pernyataan berikut ini :


1) Nyaman di pakai
2) Tidak terlalu mengganggu saat dipakai
3) Dapat melindungi secara efektif terhadap sumber bahaya
4) Baru dibeli
Adapun syarat dari alat pelindung diri yang tepat yaitu...
a. 1-2-4
b. 1-3-4
c. 1-2-3
d. 2-3-4
e. 2-1-3

17. Di bawah ini yang bukan termasuk jenis pelayanan di sebuah bengkel adalah...
a. Modification engine
b. Tune-up engine
c. Overhaul engine
d. Tire repairs
e. Spare part

18. Di bawah ini yang termasuk jenis limbah yang dihasilkan bengkel sepeda motor
adalah...
a. Using oil
b. Use oil
c. Used oil
d. Based oil
e. Oil engine

19. Kebakaran bahan yang dihasilkan seperti kertas,kayu dan barang tekstil
merupakan jenis kebakaran tipe....
a. Tipe A
b. Tipe B
c. Tipe C
d. Tipe D
e. Tipe E

20. Cermati pernyataan berikut ini :


1) Mencari lokasi strategis
2) Merekrut mekanik yang handal
3) Menyediakan suku cadang yang lengkap
4) Melakukan promosi
5) Memberikan harga yang
bersaing Pernyataan di atas
merupakan faktor dari...
a. Sukses berkarya di perusahaan
b. Sukses di bidang perbengkelan

cd . . Kebgearghaalasniladni buesnahgkaedli bidang bengkel sepeda motor


e. Sukses membuka perusahaan

21. Penyebab kecelakaan kerja sering terjadi di tempat kerja adalah,kecuali...


a. Penempatan alat dan benda kerja yang kurang teratur
b. Kurangnya disiplin kerja
c. Kurangnya keahlian dalam bekerja
d. Ceroboh dalam bekerja
e. Kurangnya etika kerja

22. Keselamatan kerja tercantum dalam....


a. UU No. 1 Tahun 1970
b. UU No. 2 Tahun 1970
c. UU No. 3 Tahun 1970
d. UU No. 4 Tahun 1970
e. UU No. 5 Tahun 1970

23. APD merupakan singkatan dari...


a. Alat Pengaman Diri
b. Alat Pelindung Diri
c. Alat Penjaga Diri
d. Alat Penyelamat Diri
e. Alat Pengaman Diri

24. Sikap di bawah ini biasanya dilakukan guna menjaga keselamatan kerja :
1) Bersikap mawas diri terhadap kemungkinan kecelakaan
2) Bekerja dengan sungguh-sunguh

3434) Tidak cberocbanodhaddaalalammbbeekkeerjraja


5) Tidak memahami prosedur kerja
Menurut anda, manakah pernyataan tersebut yang kurang tepat tentang penerapan
K3....
a. 5
b. 4
c. 3
d. 2
e. 1

25. Pada sebuah bidang usaha atau bengkel yang bergerak di bidang otomotif,
yang bertugas melakukan perawatan dan memperbaiki sepeda motor yang
masuk adalah...
a. Mechaenical
b.
c. Medicine
d. Mechanical
e. Mechanisal

26. Mengganti bagian yg aus/rusak agar tidak terjadi kesalahan. Pernyataan


diatas adalah pengertian dari.....
a. Perbaikan
b. Perawatan
c. Pemeliharaan
d. Penggantian
e. Pemanasan

27. Dibawah ini yang bukan merupakan fungsi/ kegunaan dari struktur
dalam sebuah organisasi adalah.....
a. Kejelasan tanggung jawab
b. Kejelasan kedudukan
c. Kejelasan tempat
d. Kejelasan mengenai jalur hubungan
e. Kejelasan uraian tugas

28. Anggota atau seseorang yang ada didalam struktur organisasi sebenarnya
dapat mempermudah dalam melakukan koordinasi dan hubungan, sebab
adanya keterkaitan penyelesaian mengenai suatu fungsi yang telah di
percayakan kepada seseorang atau anggota. Pernyataan diatas adalah arti
dari.....
a. Kejelasan tanggung jawab
b. Kejelasan kedudukan
c. Kejelasan tempat
d. Kejelasan mengenai jalur hubungan
e. Kejelasan uraian tugas

29. Kejelasan mengenai uraian tugas didalam struktur organisasi akan sangat
membantu pihak atasan atau pimpinan untuk dapat melakukan pengawasan
maupun pengendalian. Pernyataan diatas adalah arti dari.....
a. Kejelasan tanggung jawab
b. Kejelasan kedudukan
c. Kejelasan tempat
d. Kejelasan mengenai jalur hubungan
e. Kejelasan uraian tugas

30. Dibawah ini yang bertanggung jawab atas jalannya operasional adalah.....
a. Owner
b. Manajer
c. Kepala mekanik
d. Front desk
e. Part

31. Dibawah ini yang bertanggung jawab pada keluar masuk suku cadang di
guadang adalah.....
a. Front desk
b. Part
c. Kasir
d. Manajer
e. Kepala mekanik
32. Dibawah ini yang merupakan peraturan pemerintah republik indonesi
tentang pokok- pokok organisasi atau institute adalah.....
a. Pasal 27 dan 28 no 5 tahun1980
b. Pasal 26 dan 25 no 5 tahun1979
c. Pasal 23 dan 24 no 5 tahun1978
d. Pasal 22 dan 21 no 5 tahun1977
e. Pasal 19 dan 20 no 5 tahun1976

33. Pasal yang menjelaskan pengertian bengkel adalah sarana penunjang


jurusan dalam satu atau sebagaian ilmu, teknologi atau seni tertentu sesuai
dengan keperluan bidang studi
yang bersangkutan adalah.....
a. Pasal 25
b. Pasal 26
c. Pasal 27
d. Pasal 28
e. Pasal 29

34. Dibawah ini yang bukan merupakan bengkel yang layak untu praktik adalah.....
a. Atmosfer bengkel yang baik
b. Lingkungan bengkel yg tidak terawat
c. Perawatan bengkel yang terjaga
d. Peralatan bengkel yang memadai
e. Perlengkapan bahan praktik yang memadai

35. [Link] adliathemfapkatot rk-efarjkatohraryuasngmheamruens


udhipi epneurshyiaorlaethanbeantagukenlo. rmal
2. Pencahayaan harus memadai dan mencukupi
3. Perawatan tempat kerja, perabotan dan fifting harus tetap bersih,
dinding, lantai dan langit-langit harus tetap bersih
4. Kondisi sekeliling bengkel tidak
terpelihara Pernyataan diatas yang
benar adala nomor.....
a. 1, 3 dan 4
b. 2, 3 dan 4
c. 1, 2 dan 4
d. 1, 2 dan 3
e. 1, 4 dan 2

36. Suatu bentuk usaha pengaturan penempatan peralatan dibengkel, sehingga


bengkel tersebut berwujud dan memenuhi persyaratan-persyaratan untuk
beroperasi. Pernyataan diatas adalah pengertian dari.....
a. Struktur organisasi
b. Manajemen bengkel
c. Tata laksana bengkel
d. Kecelakaan kerja
e. Penanganan keadaan darurat

37. Untuk mendapatkan suatu keuntungan yang maksimal dengan cara


mengatur peralatan/ penempatan semua fasilitas pada tempat/ lokasi yang
strategis. Pernyataan diatas adalah tujuan dari.....
a. Tata laksana bengkel
b. Manajemen bengkel
c. Kecelakaan kerja
d. Penanganan keadaan darurat
e. Struktur organisasi
38. Dibawah ini adalah prinsip-prinsip penataan bengkel.
a. Memberikan setiap siswa ruang untukpraktek
b. Alur lalu lintas dalam bengkel harus ditentukan sejalan dengan
pelaksanaan perencanaan tata letak bengkel
c. Peralatan harus diatur dengan berpedoman pada aturan-aturan keselamatan
kerja
d. Praktek dibengkel hanya boleh dilaksanakan oleh siswa
tertentu saja Pernyataan diatas yang benar adalah.....
a. a, b dan d
b. a, b dan c
c. a, c dan d
d. a, d dan b
e. a, c dan b

39. Dibawah ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam
merencanakan tata laksanakan bengkel, kecuali.....
a. Memberikan kemudahan untuk bergerak
b. Menjamin keselamatan kerja
c. Memberikan penerangan seminimal mungkin
d. Memberikan peluang untuk pemeliharaan
e. Penataan berdasarkan jenis, ukuran maupun keseragaman peralatan

40. Kejadian diluar keadaan normal yang tidak diinginkan terjadi pada suatu
tempat yang cenderung membahayakn manusia dan merusak lingkungan
sekitarnya. Pernyataan diatas adalah pengertian dari.....
a. Tata laksana bengkel
b. Keadaan maksimal
c. Keadaan minimal
d. Keadaan darurat
e. Limbah perawatan

41. Dibawah ini keadaan yang mengindikasi keadaan darurat.


a. Terjadi secara mendadak dan tidak terduga
b. Terjadi dimana saja dan kapan saja
c. Mengganggu aktivitas normal
d. Berdampak negatif
Pernyataan diatas yg benar adalah.....
a. a, b dan c
b. a, b dan d
c. a, c dan d
d. a, c dan b
e. semuanya benar

42. Dibawah ini adalah contoh dari keadaan darurat, kecuali.....


a. Kebakaran
b. Banjir
c. Kecelakaan
d. Keletihan
e. Keracunan

43. Dibawah ini yang merupakan keadaan darurat akibat ketidak sengajaan
manusia, kecuali.....
a. Kegagalan prosedur
b. Kegagalan manusia
c. Kecelakaan
d. Demonstrasi anarkis
e. Kebakaran

44. Dibawah ini yang merupakan keadaan darurat akibat kesengajaan manusia,
kecuali.....
a. Demonstrasi anarkis
b. Pembakaran hutan
c. Ancaman bom
d. Perang antar negara
e. Kebakaran

45. Upaya yang dilakukan sebagai rencana evakuasi dengan pembangunan


fasilitas, jalur evakuasi dan pemahaman yang benar tentang bencana dan
respon yang harus dilakukan. Pernyataan diatas adalah upaya penanggulangan
keadaan darurat, yaitu.....
a. Pencegahan
b. Mitigasi
c. Kesiapsiagaan
d. Respon
e. Rehabilitasi

46. Upaya secara terkoordinir untuk mengantisipasi terjadinya keadaan darurat.


Persiapan APD, alat pemadam, alarm, ambulans, tim rescue dll. Pernyataan
diatas adalah upaya penanggulangan keadaan darurat, yaitu.....
a. Pencegahan
b. Mitigasi
c. Kesiapsiagaan
d. Respon
e. Rehabilitasi

47. Suatu barang (benda) sisa dari sebuah kegiatan produksi yang tidak
bermanfaat/bernilai ekonomis lagi. Pernyataan diatas adalah pengertian
dari.....
a. Penangan keadaan darurat
b. Mitigasi
c. Limbah
d. Respon
e. Rehabilitasi

48. Limbah yang dapat mengakibatkan rusaknya ekosistem tanah dan dapat
merusak kemurnian air tanah adalah limbah jenis.....
a. Limabah gas
b. Limbah padat dan gas
c c. i p d at
d d . L imba
mbah c a i r
e. Limbah gas dan padat

49. Dapat dikumpulkan pada tempat tertentu untuk didaur ulang kembali
menjadi onderdil baru menurut jenis bahannya dengan cara peleburan.
Pernyataan diatas adalah cara mencegah timbulnya limbah.....
a. Gas dan cair
b. Cair dan gas
c. Gas
d. Padat
e. Cair

50. Menyediakan pipa elastis yang didalamnya terdapat saringan khusus dan
terhubung langsung dengan knalpot sepeda motor. Pernyataan diatas adalah
cara mencegah timbulnya limbah.....
a. Padat
b. Cair
c. Padat dan cair
d. Cair dan padat
e. Gas

Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik


a. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor, Penerbit Andi, Yogyakarta 2019
b. Buku Manajemen Bengkel
c. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor Kurikulum Merdeka, PT. Lini
Suara Nusantara, Magelang 2023
Glosarium

Planner : Menghitung kebutuhan tim, merencanakan strategi kerja, Menyusun


jadwal Enaber : Ahli memecahkan masalah, mengelola sarana/sumber daya,
menyebarkan gagasan,
melakukan negosiasi

Driver : Mengembangkan gagasan, memberi arah, menemukan

hal-hal baru Controller : Membuat cacatan, mengaudit dan

mengevaluasi kemampuan tim

Anda mungkin juga menyukai