Stevanio dan Ekadjaja: Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Dan Ukuran...
PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, DAN UKURAN
PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
Lamberto Stevanio dan Agustin Ekadjaja
Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi, Universitas Tarumanagara, Jakarta
Email: lamberto2695@[Link]
Abstract: The purpose of this study was to analyze the effect of profitability, liquidity, and
company size on firm value in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock
Exchange (BEI) for the 2016-2018 period. This study uses 70 manufacturing companies that
have been selected through a purposive sampling method with a total of 210 data for three
years. The data used are secondary data in the form of financial statements that end on
December 31 in each period. Data processing in this study uses Eviews software version
10.0. The results showed that profitability, liquidity, and company size had a significant
negative effect on firm value.
Keywords: firm value, profitability, liquidity, and firm size.
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas,
dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar
di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2018. Penelitian ini menggunakan 70
perusahaan manufaktur yang telah diseleksi melalui metode purposive sampling dengan total
210 data selama tiga tahun. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan
keuangan yang berakhir pada 31 Desember pada tiap setiap periode. Pengolahan data dalam
penelitian ini menggunakan software Eviews versi 10.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa
profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh negative signifikan
terhadap nilai perusahaan.
Kata Kunci: nilai perusahaan, profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan.
LATAR BELAKANG
Keberadaan pasar modal di Indonesia sangat diperlukan oleh perusahaan karena
dengan menerbitkan sahamnya di bursa efek, maka hal ini akan menarik investor untuk
menanamkan modalnya dan menghasilkan dana bagi perusahaan yang dapat dipergunakan
untuk kegiatan operasional perusahaan dan sekaligus akan meningkatkan nilai perusahaan.
Nilai perusahaan sangat penting karena nilai perusahaan yang tinggi akan diikuti oleh
tingginya kemakmuran pemegang saham. Nilai perusahaan dapat menggambarkan keadaan
perusahaan. Persepsi investor pada tingkat keberhasilan perusahaan dicerminkan melalui nilai
perusahaan. Investor yang berinvestasi dana mereka di pasar modal tidak hanya memiliki
tujuan jangka pendek, tetapi juga memperoleh pendapatan jangka panjang. Kekayaan
Jurnal Multiparadigma Akuntansi, Volume III No. 1/2021 Edisi Januari Hal: 92-100 92
Stevanio dan Ekadjaja: Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Dan Ukuran...
pemegang saham dan perusahaan dipresentasikan oleh harga pasar dari dari saham yang
merupakan cerminan dari keputusan investasi pendanaan dan manajemen asset.
Nilai perusahaan mendorong perusahaan memberi keseimbangan antara kinerja bisnis
dan social. Tidak hanya dalam menentukan aksi pelaku pekerja, melainkan juga dalam
kegiatan sosial yang diadakan oleh komunitas karyawan bersama masyarakat. Banyak
karyawan paham dan mengimplementasikan nilai-nilai perusahaan dengan tepat namun
diantara mereka masih menganggap nilai ini lebih pas diterapkan hanya di tempat kerja.
Padahal nilai perusahaan juga berlaku di lingkungan sosial.
KAJIAN TEORI
Agency theory. Teori ini merupakan merupakan hubungan antara pemegang saham
(shareholders) sebagai principal dan manajemen sebagai agen. Manajemen merupakan pihak
yang dikontrak oleh pemegang saham untuk bekerja sama demi kepentingan pemegang
saham dalam Safitri dan Asyik (2015). Hubungan keagenan merupakan sebuah kontrak
dimana satu orang atau lebih (principal) memerintah orang lain (agen) untuk melakukan suatu
jasa atas nama principal serta memberi wewenang kepada agen membuat keputusan yang
terbaik bagi principal. Jika kedua pihak tersebut mempunyai tujuan yang sama untuk
memaksimalkan nilai perusahaan, maka dapat diyakini agen akan bertindak dengan cara yang
sesuai dengan kepentingan principal. Teori keagenan menjelaskan tentang pemisahan antara
fungsi pengelolaan (oleh manajer) dengan fungsi kepemilikan (oleh pemegang saham) dalam
suaty perusahaan. Hubungan agensi ini muncul ketika satu atau lebih orang mempekerjakan
orang lain untuk memberikan jasa dan kemudian mendelegasikan wewenang pengambilan
keputusan kepada agen tersebut.
Nilai perusahaan merupakan harga dari suatu perusahaan yang bersedia dibayar oleh
investor apabila dijual (Suad Husnan, 2005; Wiagustini,2010). Bagi perusahaan terbuka
harga saham yang diperjualbelikan di pasar modal merupakan indicator nilai perusahaan.
Meningkatnya nilai perusahaan merupakan sebuah prestasi, karena dengan meningkatnya
nilai perusahaan maka kesejahteraan para pemilik saham juga akan meningkat. Bagi
perusahaan yang sudah go public, nilai perusahaan akan tercermin dari nilai pasarnya. Maka
dapat disimpulkan dari beberapa pendapat diatas, nilai perusahaan dapat dijadikan indicator
penting pada perusahaan untuk menentukan kinerja pekerja pada perusahaan tersebut karena
jika harga saham tinggi maka menunjukkan kemakmuran bagi pemegang saham dari
perusahaan tersebut. Dalam penelitian ini proksi yang digunakan dalam pengukuran nilai
perusahaan adalah mengguanakan proksi Price to Book Value (PBV) yang merupakan
penentuan nilai wajar suatu saham dengan memperhitungkan harga saham terakhir yang
tertera pada nilai buku laporan keuangan tahunan suatu perusahaan.
Profitabilitas merupakan sebuah kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba
yang dihasilkan dari penjualan, pendapatan investasi, asset dan saham tertentu. Menurut
(Wiagustini, 2010;76) profitabilitas merupakan kemampuan perusahaan untuk mendapatkan
laba atau ukuran efektivitas pengelolaan manajemen perusahaan. Profitabilitas dapat
diketahui dengan membandingkan antara laba yang diperoleh selama periode tertentu dengan
jumlah aktiva atau modal perusahaan tersebut yang dinyatakan dalam persentase (Sartono,
Jurnal Multiparadigma Akuntansi, Volume III No. 1/2021 Edisi Januari Hal: 92-100 93
Stevanio dan Ekadjaja: Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Dan Ukuran...
2010:122). Perusahaan dengan tingkat pengembalian yang tinggi atas investasi perusahaan
memperoleh laba besar, maka dapat dikatakan berhasil atau memiliki kinerja yang baik, dan
jika laba perusahaan relative kecil atau menurun dari periode sebelumnya, maka dapat
dikatakan perusahaan kurang berhasil atau memiliki kinerja yang kurang baik (Prasetyorini,
2013). Dalam penelitian ini profitabilitas menggunakan proksi Return on Asset (ROA)
dikarenakan ingin mengetahui kemampuan perusahaan memperoleh laba dengan
menggunakan total aktiva yang dimiliki sehingga pemegang saham mendapatkan informasi
keefektifan perusahaan dalam mengelola perusahaannya.
Likuiditas merupakan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka
pendek tepat pada waktunya. Perusahaan yang likuid akan dipercaya oleh investor karena
dianggap kinerja perusahaan baik. Hal ini disebabkan perusahaan yang memiliki tingkat
likuiditas yang tinggi mempunyai dana internal yang besar, sehingga perusahaan juga
menggunakan dana internalnya terlebih dahulu untuk membiayai investasinya sebelum
menggunakan pembiayaan eksternal melalui hutang. Brealey dan Myers dalam Uremadu et al
(2012) mengatakan bahwa investor akan tertarik terhadap perusahaan yang menghasilkan
uang untuk membayar hutang atau kewajibannya. Maka dapat disimpulkan dari beberapa
pendapat diatas, likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk membayar atau melunasi
kewajiban jangka pendek atau jangka panjangnya tersebut. Dalam penelitian ini likuiditas
menggunakan Current Ratio sebagai proksi dikarenakan ingin mengetahui kemampuan
perusahaan untuk melunasi kewajiban jangka pendek dengan menggunakan aktiva lancar.
Ukuran perusahaan merupakan peningkatan dari kenyataan bahwa perusahaan besar
akan memiliki kapitalisasi pasar yang besar, nilai buku yang besar dan laba yang tinggi.
Sedangkan pada perusahaan yang kecil akan memiliki kapitalisasi pasar yang kecil, nilai
buku yang lebih kecil dan laba yang juga lebih rendah. Ukuran perusahaan yang besar dan
terus tumbuh bisa menggambarkan tingkat profit yang akan mendatang, kemudahan
pembiayaan ini bisa mempengaruhi nilai perusahaan dan menjadi informasi yang baik bagi
investor (Eko, 2014). Dalam penelitian ini ukuran perusahaan dapat diukur menggunakan
logaritma natural (Ln) dari total aset perusahaan. Karena total aset di Ln umumnya total aset
berjumlah milyaran atau bahkan bisa triliyunan rupiah, sedangkan variable lainnya dalam
satuan persentase, maka total aset harus di Ln untuk melakukan interpretasi.
Kerangka pemikiran yang digunakan dalam penelitian ini dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar 1
Kerangka Pemikiran
Profitabilitas (X1)
Likuiditas (X2)
Nilai Perusahaan (Y)
Ukuran Perusahaan (X3)
Jurnal Multiparadigma Akuntansi, Volume III No. 1/2021 Edisi Januari Hal: 92-100 94
Stevanio dan Ekadjaja: Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Dan Ukuran...
Hipotesis dari model yang dibangun di atas sebagai berikut:
H1: Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan
H2: Likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan
H3: Ukuran Perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan
METODOLOGI
Objek yang digunakan untuk penelitian ini adalah nilai perusahaan, profitabilitas,
likuiditas, dan ukuran perusahaan. Sampel yang diambil dalam penelitian ini yaitu
perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Peneliti
mengambil sample dari laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia periode 2016-2018 yang laporan keuangannya diperoleh dari sumber
[Link]. Metode yang digunakan dalam pemilihan sampel yaitu dengan menggunakan
purposive sampling method dengan kriteria-kriteria yang ditentukan pada pengambilan
sampel penelitian, yaitu: a. Perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
pada tahun 2016-2018, b. Perusahaan manufaktur yang tidak melakukan IPO (Initial Public
Offering) selama periode 2016-2018, c. Perusahaan manufaktur yang melakukan tutup buku
per 31 Desember pada tahun 2016-2018, d. Perusahaan manufaktur yang menerbitkan
laporan keuangan dalam mata uang rupiah pada tahun 2016-2018, dan e. Perusahaan
manufaktur yang memiliki nilai laba positif (tidak rugi) pada tahun 2016-2018. Jumlah
perusahaan yang memenuhi syarat adalah sebanyak 70 perusahaan dan periode penelitian
selama tiga tahun, sehingga data yang digunakan ada sebanyak 210.
Variabel opersional dalam penelitian ini terdiri dari profitabilitas, likuiditas, dan
ukuran perusahaan sebagai variabel independen dan nilai perusahaan sebagai variabel
dependen. Berikut formula yang digunakan dari tiap-tiap variabel:
No Variabel Kode Indikator Skala
1. Nilai Perusahaan PBV PBV = 100% Rasio
2. Profitabilitas ROA Rasio
3. Likuiditas CR CR = Rasio
4. Ukuran Perusahaan Size Rasio
Dalam penelitian ini menggunakan Uji Statistik Deskriptif untuk menguji data sampel
yang kemudian dilakukan uji asumsi analisis regresi berganda, model estimasi regresi data
panel, uji chow, uji hausman, dan uji f. Sedangkan uji hipotesis menggunakan Uji t dan Uji
koefisien determinasi.
Jurnal Multiparadigma Akuntansi, Volume III No. 1/2021 Edisi Januari Hal: 92-100 95
Stevanio dan Ekadjaja: Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Dan Ukuran...
HASIL UJI STATISTIK
Uji statistik deskriptif yang menggambarkan mengenai ringkasan data penelitian
seperti mean, median, maximum, minimum, standar deviasi. Hasil dari uji statistik deskriptif
pada variable nilai perusahaan dengan proksi PBV untuk periode 2016-2018 menunjukan
bahwa nilai perusahaan memiliki nilai rata-rata (mean) sebesar 0.406645, nilai tengah
(median) sebesar 0.400273, nilai maximum dan minimum secara berturut-turut adalah
4.412124 dan -2.65783, serta nilai standar deviasi sebesar 1.13181.
Hasil dari uji statistik untuk periode 2016-2018 menunjukan bahwa variabel
profitabilitas dengan proksi ROA memiliki nilai mean sebesar 0.089612, nilai median sebesar
0.05925. Sedangkan nilai maximum dan minimum berturut-turut adalah sebesar 0.921 dan
0.0003, serta nilai standar deviasi sebesar 0.114925.
Hasil uji statistik deskriptif untuk periode 2016-2018 menunjukan bahwa likuiditas
dengan proksi CR memiliki nilai mean sebesar 2.466153, nilai median sebesar 1.9367,
sedangkan nilai maximum dan minimum adalah sebesar 8.6378 dan 0.6056, serta nilai standar
deviasi sebesar 1.60834.
Hasil dari uji statistik deskriptif untuk periode 2016-2018 menunjukan bahwa variabel
ukuran perusahaan dengan proksi SIZE menunjukan nilai mean sebesar 28.70012, nilai
median sebesar 28.5261, sedangkan nilai maximum dan minimum dari ukuran perusahaan
berturut-turut adalah sebesar 33.4737 dan 25.1698, serta nilai standar deviasi sebesar
1.559166.
Hasil Uji Analisis Data
1. Uji Analisis Regresi Berganda
Y = 14.32478 - 0.68982X1 - 0.07924X2 - 0.47599X3 + e
Uji Chow
Redundant Fixed Effects Tests
Equation: Untitled
Test cross-section fixed effects
Effects Test Statistic d.f. Prob.
Cross-section F 35.755657 (69,137) 0.0000
Cross-section Chi-square 618.424161 69.0000 0.0000
Hasil dari uji Chow menunjukkan probabilitas sebesar 0.0000 lebih kecil dari 0.05
yang diinterpretasikan bahwa Fixed Effect Model lebih baik digunakan untuk
penelitian ini.
Jurnal Multiparadigma Akuntansi, Volume III No. 1/2021 Edisi Januari Hal: 92-100 96
Stevanio dan Ekadjaja: Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Dan Ukuran...
2. Uji Hausman
Correlated Random Effects - Hausman Test
Equation: Untitled
Test cross-section random effects
Test Summary Chi-Sq. Statistic Chi-Sq. d.f. Prob.
Cross-section random 95.32478 3 0.0000
Hasil dari uji Hausman menunjukkan probabilitas sebesar 0.0000 lebih kecil
dari 0.05 yang diinterpretasikan bahwa Fixed Effect Model lebih baik digunakan
untuk penelitian.
3. Uji F
Cross-section fixed (dummy variables)
R-squared 0.970479 Mean dependent var 0.406645
Adjusted R-squared 0.954965 S.D. dependent var 1.13181
S.E. of regression 0.240188 Akaike info criterion 0.25332
Sum squared resid 7.903554 Schwarz criterion 1.416839
Log likelihood 46.40138 Hannan-Quinn criter. 0.723688
F-statistic 62.55262 Durbin-Watson stat 2.14049
Prob(F-statistic) 0.000000
Uji F memberikan hasil probabilitas F-statistic sebesar 0.000000 lebih kecil
dari 0.05 yang diinterpretasikan model variabel independen dan variabel kontrol dapat
digunakan untuk memprediksi variabel dependen.
4. Uji t
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C 14.32478 2.949145 4.857264 0.0000
PROFITABILITAS -0.68982 0.297277 -2.32047 0.0218
LIKUIDITAS -0.07924 0.034133 -2.32159 0.0217
UKURAN PERUSAHAAN -0.47599 0.101613 -4.68431 0.0000
Berdasarkan hasil uji-t yang dilakukan, variable profitabilitas, likuiditas, dan
ukuran perusahaan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai
perusahaan.
5. Uji Koefisien Determinasi
R-squared 0.970479 Mean dependent var 0.406645
Adjusted R-squared 0.954965 S.D. dependent var 1.13181
Jurnal Multiparadigma Akuntansi, Volume III No. 1/2021 Edisi Januari Hal: 92-100 97
Stevanio dan Ekadjaja: Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Dan Ukuran...
S.E. of regression 0.240188 Sum squared resid 7.903554
F-statistic 62.55262 Durbin-Watson stat 2.14049
Prob(F-statistic) 0.0000
Besarnya nilai R² yang mendekati angka satu yaitu menandakan bahwa
kemampuan antara variabel independen dan variabel dependen yaitu sebesar
0.954965 atau 95.49%.
Hasil Pengujian Hipotesis
Hipotesis Koefisien Uji t Siginifikan Hasil Hipotesis
H1 Profitabilitas -0.68982 -2.32047 0.0218 Diterima, profitabilitas
berpengaruh negatif memiliki pengaruh terhadap
signifikan terhadap nilai perusahaan.
Nilai Perusahaan
H2 Likuiditas -0.07924 -2.32159 0.0217 Diterima, likuiditas memiliki
berpengaruh negatif pengaruh terhadap nilai
signifikan terhadap perusahaan.
Nilai Perusahaan
H3 Ukuran Perusahaan -0.47599 -4.68431 0.0000 Diterima, ukuran perusahaan
berpengaruh negatif memiliki pengaruh terhadap
signifikan terhadap nilai perusahaan.
Nilai Perusahaan
1. Hipotesis pertama menyatakan bahwa profitabilitas memiliki pengaruh negatif
signifikan terhadap nilai perusahaan diterima. Hasil pengujian memberikan
interpretasi bahwa profitabilitas memberikan pengaruh terhadap nilai perusahaan.
Sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rika (2010) yang mengatakan bahwa
variabel Profitabilitas mempunyai pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap nilai
perusahaan.
2. Hipotesis kedua menyatakan bahwa likuiditas memiliki pengaruh negatif signifikan
terhadap nilai perusahaan diterima. Hasil pengujian memberikan interpretasi bahwa
likuiditas memberikan pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sejalan dengan
penelitian Arif (2015) yang menyatakan bahwa likuiditas berpengaruh terhadap nilai
perusahaan.
3. Hipotesis ketiga menyatakan bahwa ukuran perusahaan memiliki pengaruh negatif
signifikan terhadap nilai perusahaan diterima. Hasil pengujian memberikan
interpretasi bahwa ukuran perusahaan memberikan pengaruh signifikan terhadap nilai
perusahaan. Sejalan dengan penelitian Prastuti dan Sudiartha (2016) yang menyatakan
bahwa ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan.
Jurnal Multiparadigma Akuntansi, Volume III No. 1/2021 Edisi Januari Hal: 92-100 98
Stevanio dan Ekadjaja: Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Dan Ukuran...
DISKUSI
Hasil pengujian statistik dengan uji parsial menunjukkan bahwa variabel Return on
Asset (ROA) berpengaruh secara negatif signifikan terhadap Price to Book Value (PBV).
Hasil pengujian statistik dengan uji parsial menunjukkan bahwa variabel Current Ratio (CR)
berpengaruh secara negatif signifikan terhadap Price to Book Value (PBV). Hasil pengujian
statistik dengan uji parsial menunjukkan bahwa variabel SIZE berpengaruh secara negatif
signifikan terhadap Price to Book Value (PBV).
PENUTUP
Berdasarkan hasil pengujian data pada penelitian ini, menunjikan bahwa nilai
perusahaan dipengaruhi oleh profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan. Keterbatasan
dari penelitian ini, yaitu: a. Penelitian ini terbatas hanya pada tiga variabel independen yang
terdiri dari Profitabilitas, Likuiditas, dan Ukuran Perusahaan, b. Penelitian ini difokuskan
hanya pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dan c. Periode
penelitian yang digunakan selama tiga tahun yang dimulai dari tahun 2016 sampai dengan
2018. Penelitian yang dilakukan ini diharapkan mampu bermanfaat bagi semua pihak.
Beberapa saran yang diperoleh dari hasil penelitian ini untuk penelitian berikutnya, yaitu: a.
Bagi investor dan kreditor untuk memperhatikan kemungkinan-kemungkinan yang mampu
mempengaruhi perusahaan agar dapat memilih tempat investasi dengan hati-hati, b.
Penambahan variabel-varibel pada penelitian selanjutnya yang lebih banyak, tidak hanya
focus pada variabel yang diuji dalam penelitian ini yaitu, Profitabilitas, Likuiditas, dan
Ukuran Perusahaan dalam menerapkan variabel dependen yaitu nilai perusahaan, c.
Penambahan atau perluasan sektor dalam penelitian selanjutnya sehingga memperoleh hasil
yang lebih mewakili keseluruhan keadaan pada pasar, dan d. Periode penelitian selanjutnya
diperbanyak untuk memperoleh jumlah sampel yang lebih banyak.
DAFTAR PUSTAKA
Arif. 2015. “Pengaruh struktur modal, Return on equity, Likuiditas dan Growth opportunity
terhadap nilai perusahaan pada perusahaan jasa yang terdaftar di bursa efek Indonesia”.
Eko Prasetia,Ta’dir., Parengkuan Tommy,Ivone S. Taerang. 2014. Struktur Modal, Ukuran
Perusahaan dan Risiko Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Otomotif yang terdaftar
di BEI. Jurnal EMBA. 2(2),h: 879-889.
Prasetyorini, Bhekti Fitri. 2013. Pengaruh Ukuran Perusahaan, leverage, Price Earning Ratio
dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Ilmu Manajemen Universitas
Negeri Surabaya. Vol.1.
Prastuti, N. K. R. dan I G. M. Sudiartha. 2016. Pengaruh Struktur Modal, Kebijakan Dividen,
dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur. E-
Jurnal Manajemen Unud 5(3): 1572–1598.
Rika Susanti, 2010. Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Nilai Perusahaan.
Skripsi. Semarang : Universitas Diponegoro.
Sartono, Agus. 2010. Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi. Edisi Keempat. Yogyakarta:
BPFE
Uremadu, Sebastian Ofumbia., Ben-Caleb Ebigde, and Patrick E. Enyi. 2012. Working
Capital Management, Liquidity and Corporate Profitability Among Quoted Firms in
Nigeria Evidence From The Productive Sector. International Journal of Academic
Research in Accounting, Finance and Management Sciences.2 (1).
Jurnal Multiparadigma Akuntansi, Volume III No. 1/2021 Edisi Januari Hal: 92-100 99
Stevanio dan Ekadjaja: Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Dan Ukuran...
Wiagustini, Ni Luh Putu. 2010. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. [Link]
University Press.
[Link]
[Link]
Jurnal Multiparadigma Akuntansi, Volume III No. 1/2021 Edisi Januari Hal: 92-100 100