Panduan Pembelajaran Hak Warga Negara
Panduan Pembelajaran Hak Warga Negara
Fase D/Kelas IX
Fase D
Kelas IX
Semester I
A. IDENTIFIKASI
Kreatifitas Komunikasi
B. DESAIN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran Menggunakan hak dan menerapkan kewajiban sebagai warga negara.
D. ASESMEN AWAL
Gambar 2.1 Murid sedang belajar Gambar 2.2 Murid sedang melaksanakan
Sumber : Yudha Dana Prahara Kemendikbudristek (2022) piket kebersihan
Sumber : Yudha Dana Prahara Kemendikbudristek (2022)
Gambar 2.3 Petugas Dishub dan Satpol PP Kota Gambar 2.4 Seorang penyandang disabilitas dibantu
Bandung bersama sejumlah relawan melakukan petugas stasiun mengakses kereta rel listrik (KRL)
Kampanye Publik Perilaku Inklusi di trotoar Sumber : Sekar Gandhawangi/Kompas (2023)
Gambar 2.5 Petugas kepolisian memberhentikan Gambar 2.6 Masyarakat sedang melaksanakan
murid yang tidak memakai helm saat sosialisasi Sistem keamanan lingkungan
tertib berlalu lintas Sumber : [Link] (2020)
Untuk mengukur kemampuan awal murid, Pendidik dapat menyajikan contoh deskripsi
kriteria seperti berikut :
Nama Murid hanya Murid dapat Murid dapat Murid dapat Mampu
Murid dapat dapat dapat menunjukan mengemukakan
menunjukan menunjukan menunjukan 6 gambar alasan
1 gambar 2-3 gambar 4-5 gambar dengan pemilihan
dengan tepat dengan dengan tepat gambar dengan
tepat tepat tepat
Udin
Usro
Dst
Asesmen awal ini disajikan sebagai bahan pertimbangan bagi pemetaan murid dalam
kegiatan aktivitas pembelajaran guna mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran.
(Catatan khusus bahwa pertimbangan pemetaan kompetensi murid hanya konsumsi
pendidik, dalam praktik proses pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi di kelas)
Pertemuan 1
MEMAHAMI
a. Murid mempersiapkan secara fisik dan psikis, identifikasi kehadiran murid, kebersihan
dan kerapian kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
b. Pendidik mengucapkan salam, dan mempersilahkan murid untuk memimpin doa.
c. Murid menyanyikan lagu wajib nasional atau lagu lain yang relevan dengan konteks hak
dan kewajiban
d. Murid memperhatikan penjelasan pendidik tentang tujuan pembelajaran yang akan
dicapai dan manfaat yang diperoleh dari proses pembelajaran.
e. Pendidik melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai hak dan kewajiban warga
negara
f. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang penilaian (asesmen) yang akan dilakukan
selama proses pembelajaran yaitu mengukur pengetahuan dan pemahaman murid
terkait pengertian hak dan kewajiban
Kegiatan Inti
Berkesadaran, Bermakna
b. Murid dalam kelompok mengamati video pembelajaran serta mencatat hal-hal yang
penting atau yang ingin diketahui dan ditanyakan. Tautan video:
[Link] (Literasi Digital). Dalam proses memahami murid
dapat dikondisikan sebagai berikut :
1) Apabila terdapat kondisi yang tidak memungkinkan murid untuk mengakses tautan
tersebut, Pendidik dapat menyajikan artikel (terlampir di media pembelajaran/bahan
bacaan)
3) Murid secara berkelompok menyusun pertanyaan yang berkaitan dengan materi dan
video yang telah ditayangkan.
c. Dalam menjawab dan mengidentifikasi pertanyaan, murid disajikan sumber bacaan yang
terdapat dalam Buku Teks Utama maupun sumber lain yang relevan. Materi pembelajaran
sebagai berikut :
Hak dan kewajiban, merupakan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan satu
dengan yang lainnya. Keseimbangan hidup manusia terletak pada bagaimana kita dapat
menjalankan dua hal tersebut secara adil dan benar.
Nah, sebelum kita membahas lebih jauh mengenai penerapan hak dan kewajiban dalam
kehidupan sehari-hari, kita akan mendalami terlebih dahulu apa itu hak dan kewajiban.
Adapun pengertian Hak dan kewajiban adalah sebagai berikut.
Bermakna, menggembirakan
d. Setelah kegiatan membaca materi, murid disajikan tabel aktivitas untuk lebih memahami
pengertian serta makna hak dan kewajiban menurut para ahli, pada tahap ini murid
mengidentifikasi pendapat para ahli yang belum dipahami. Tabel pertanyaan dapat
disajikan sebagai berikut.
e. Tuliskan hasilnya di buku catatan kalian. Selanjutnya kemukakan dalam forum diskusi
kelas.
f. Secara berkelompok murid tampil untuk menyajikan hasil temuan informasinya di depan
kelas. Penyajian dapat berupa teks, gambar atau bentuk lainnya. (Pendidik menyajikan
suasana gembira saat murid berinteraksi dalam presentasi, seperti murid diberikan
keleluasaan menyampaikan bentuk karyanya dengan gaya dan karakteristik kelompoknya
masing-masing)
g. Murid secara kolaboratif saling memberikan apresiasi kepada tiap tiap kelompok yang
telah menyampaikan informasinya.
Kegiatan Penutup
a. Murid menyimpulkan kegiatan yang telah dilakukan melalui tanya jawab secara klasikal
Berkesadaran, Bermakna
d. Murid menyimak dan menjawab umpan balik (konfirmasi) dari pendidik atas proses
pembelajaran terkait ketercapaian pemahaman makna hak dan kewajiban
MEMAHAMI
a. Murid mempersiapkan diri secara fisik dan psikis; pendidik menanyakan kehadiran murid,
kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
c. Pendidik mengajak Murid untuk melakukan kegiatan Mindfulness (melatih diri untuk
fokus pada pembelajaran dengan kesadaran penuh) dengan teknik STOP sebagai bentuk
penumbuhan motivasi dan konstrasi belajar.
f. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang penilaian (asesmen) yang akan dilakukan
selama proses pembelajaran yaitu aktivitas merancang laporan kegiatan.
Kegiatan Inti
Murid merawat fasilitas kelas. Orang tua sedang membimbing anak belajar
Sumber: Yudha Dana Prahara/Kemendikbudristek (2023) di rumah
Sumber : Okky Bagus Wahyudi Kemendikbudristek (2023)
Berkesadaran, Bermakna
b. Murid dalam kelompok menyusun pertanyaan terkait gambar yang disajikan, di bawah
bimbingan Pendidik, pertanyaan diarahkan pada pelaksanaan hak dan kewajiban
Hak dan kewajiban senantiasa beriringan dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan
kita sebagai warga negara. Kita tidak dapat menuntut hak saja, tanpa menjalani kewajiban.
Sebagai contoh, hak dan kewajiban seorang anak. Salah satu hak anak adalah mendapatkan
kasih sayang dan perhatian dari orang tua. Hak tersebut harus diimbangi dengan kewajiban
mematuhi nasihat dan membantu pekerjaan di rumah orang tua. Upaya tersebut menunjukkan
bentuk keseimbangan pelaksanaan hak dan kewajiban dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam mewujudkan tegaknya hak dan kewajiban dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang
perlu mematuhi seluruh norma yang berlaku, baik norma agama, norma kesusilaan, norma
kesopanan, maupun norma hukum. Dengan mematuhi norma-norma itu, pemenuhan hak dan
kewajiban akan lebih mudah dilakukan. Pemenuhan hak dan kewajiban tersebut saling terkait
dan tidak dapat dipisahkan.
Adapun contoh-contoh hak dan kewajiban Murid diberbagai lingkungan sebagai berikut.
1) Hak dan Kewajiban di Satuan pendidikan
Contoh Hak kalian di Satuan pendidikan
• Mendapatkan suasana belajar dengan tenang.
• Menggunakan fasilitas Satuan pendidikan.
• Meminjam buku di perpustakaan.
• Mendapatkan bantuan beasiswa bagi yang membutuhkan.
• Bebas mengikuti organisasi atau ekstrakurikuler di Satuan pendidikan.
d. Dalam hal ketersediaan akses internet, media dan perangkat teknologi pembelajaran di
satuan pendidikan, pendidik dapat memanfaatkan media pembelajaran melalui berbagai
media interaktif seperti [Link] [Link] atau aplikasi interaktif
lainnya. Untuk lebih memahami pelaksanaan hak dan kewajiban secara seimbang,
sekaligus dapat mengukur pemahaman murid, pendidik dapat memanfaatkan game
interaktif [Link] yang bisa dibuat sendiri oleh pendidik dengan
menggunakan fitur Whacke a Mole. Games ini diharapkan dapat memberikan suasana
gembira bagi murid karena materi dikemas melalui permainan digital. Caranya adalah
sebagai berikut :
• Pendidik mengidentifikasi jawaban atas pernyataan yang benar dan salah terkait contoh
perilaku dasar hak dan kewajiban pada fitur Whacke a Mole di [Link]
myactivities.
• Pendidik membagikan tautan permainan kepada murid, bisa melalui WA Group kelas,
media sosial atau dicatat di papan tulis
e. Jika adanya keterbatasan akses internet, media dan perangkat teknologi pembelajaran
di satuan Pendidikan, maka pendidik dapat menyajikan permainan sederhana terkait
dengan pelaksanaan hak dan kewajiban melalui tebak tebakan gambar, ilustrasi perilaku
waraganegara atau bentuk lainnya lainnya dengan suasana ceria dan menyenangkan.
f. Setelah kegiatan membaca sumber dan bermain game Interaktif, murid diminta untuk
membuat laporan pelaksanaan hak dan kewajiban di berbagai lingkungan, dengan
panduan lembar kerja sebagai berikut.
Instruksi :
Bersama kelompokmu, buatlah sebuah laporan kegiatan mengenai pelaksanaan hak
dan kewajiban yang telah kamu terapkan di lingkungan satuan pendidikan, rumah, dan
masyarakat. Laporan tersebut dapat berupa makalah, slide foto, poster, atau esai
sesuai ketersediaan alat dan bahan yang dimiliki. (Dalam pengumpulan bahan, masing-
masing murid melengkapi laporan dengan dokumen bukti catatan dan paraf dari orang
tua/wali). Selanjutnya, presentasikan hasil laporan pada pertemuan berikutnya. Untuk
mempermudah pengerjaan aktivitas ini, gunakan lembar kerja berikut.
Lembar Kerja
Petunjuk:
Gunakan beberapa instruksi berikut dalam pembuatan laporan pada aktivitas ini.
1. Tuliskan jenis hak yang kamu peroleh di lingkungan Satuan pendidikan, rumah dan
masyarakat.
2. Tuliskan contoh kewajiban yang telah kamu laksanakan di lingkungan Satuan
pendidikan, rumah dan masyarakat.
3. Laporan disusun menggunakan beberapa komponen pada tabel seperti contoh
berikut.
g. Murid dalam kelompok berdiskusi guna merancang dan mengidentifikasi hal-hal yang
dibutuhkan dalam membuat laporan.
h. Murid secara kolaboratif saling berbagi informasi dalam mengisi tabel laporan (selama
mengisi tabel dan mengidentifikasi pengalaman belajar murid, pendidik mengkonfirmasi
setiap pekerjaan murid dalam suasana gembira)
3. Kegiatan Penutup
a. Murid menyimpulkan kegiatan yang telah dilakukan melalui tanya jawab secara klasikal
Berkesadaran, Bermakna
d. Murid menjawab umpan balik (konfirmasi) dari pendidik atas proses pembelajaran terkait
ketercapaian pelaksanaan hak dan kewajiban secara seimbang.
Pertemuan 3
MEMAHAMI
d. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang penilaian (asesmen) yang akan dilakukan
selama proses pembelajaran yaitu penilaian penyajian laporan.
Kegiatan Inti
a. Setiap murid dalam kelompok diberikan kebebasan dalam menentukan kelompok mana
yang berkesempatan menyajikan laporan terlebih dahulu
Bermakna, Menggembirakan
c. Murid secara kolaboratif saling memberikan apresiasi kepada tiap-tiap kelompok yang
telah menyajikan laporannya
Berkesadaran, Bermakna
f. Kegiatan dilanjutkan dengan penguatan materi hak dan kewajiban warga negara dalam
UUD NRI tahun 1945
g. Murid diminta mencari informasi dari berbagai sumber yang relevan terutama dalam
buku teks utama. Materi hak dan kewajiban warga negara dalam UUD NRI tahun 1945
adalah sebagai berikut.
Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam UUD NRI Tahun 1945
Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, hak dan kewajiban diatur dalam konstitusi yang
dimiliki oleh bangsa Indonesia yaitu UUD NRI Tahun 1945 sebagai jaminan dan perlindungan
2) Kewajiban Warga Negara dalam UUD NRI Tahun 1945 (Sampai 34)
Selain hak, terdapat pula kewajiban yang harus dipenuhi warga negara Indonesia
sebagaimana diatur dalam UUD NRI Tahun 1945 sebagai berikut :
a) Pasal 27 ayat (1) yang berbunyi “Segala warga negara bersamaan kedudukannya di
dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu
dengan tidak ada kecualinya”.
b) Pasal 27 ayat (3) yang berbunyi “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta
dalam upaya pembelaan negara”.
c) Pasal 28J ayat (1) yang berbunyi “Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia
h. Setelah membaca dan mempelajari materi dari berbagai sumber dan buku teks utama,
murid diminta untuk memberikan contoh perwujudan pasal-pasal yang berkaitan dengan
hak dan kewajiban warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara dalam UUD NRI tahun 1945, dengan disajikan tabel sebagai berikut.
2 ………………………………… ………………………..
dst
1. Ikut serta dalam upaya pembelaan negara Berpartisipasi dalam kegiatan Sistem
keamanan lingkungan (Siskamling)
2 ………………………………… ………………………..
dst
i. Dengan berbagai model pembelajaran kooperatif murid diminta untuk mengisi tabel
perwujudan hak dan kewajiban warga negara dalam UUD NRI tahun 1945 dilakukan secara
kolaboratif dan menyenangkan. (selama mengisi tabel dan mengidentifikasi pengalaman
belajar murid, Pendidik mengkonfirmasi setiap pekerjaan murid dalam suasana gembira)
j. Setelah mengisi tabel, murid secara berkelompok mempresentasikan hasil diskusi dan
temuannya.
Kegiatan Penutup
a. Murid menyimpulkan kegiatan yang telah dilakukan melalui tanya jawab secara klasikal
Berkesadaran, Bermakna
c. Murid menjawab umpan balik (konfirmasi) dari pendidik atas proses pembelajaran terkait
ketercapaian mengidentifikasi hak dan kewajiban warga negara dalam UUD NRI tahun 1945
Pertemuan 4
MEMAHAMI
d. Murid menyimak penjelasan Pendidik tentang penilaian (asesmen) yang akan dilakukan
selama proses pembelajaran
Kegiatan Inti
Bermakna
b. Murid diminta untuk mengamati gambar berikut sebagai bentuk stimulus pada proses
pembelajaran kali ini.
Pembangunan jalan Trans Papua Barat Warga negara antre membayar pajak
Sumber : Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR/ Sumber : Okky Bagus Wahyudi Kemendikbudristek (2023)
[Link] (2021)
d. Murid diminta untuk mencari informasi pada buku teks utama dan sumber relevan
lainnya terkait pentingnya upaya menghormati hak dan kewajiban warga negara. Contoh
materi yang tersaji sebagai berikut.
Hak dan kewajiban mempunyai keterkaitan satu sama lain, sehingga dalam pelaksanaannya
harus dijalankan dengan seimbang. Sebagai anggota warga negara hak merupakan segala
sesuatu yang mutlak untuk diterima, bahkan sejak individu itu masih berada dalam kandungan
Pelaksanaan hak dan kewajiban yang tidak seimbang akan berpotensi menimbulkan
permasalahan dalam kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara. Oleh karena itu,
kita sebagai warga negara yang baik sudah semestinya berupaya untuk menghormati dan
menghargai hak–hak orang lain dengan cara melaksanakan kewajiban kita di berbagai
aspek kehidupan. Sebagai seorang anak, kamu harus taat dan patuh kepada orang tua
sebagai balasan atas hak kasih sayang yang mereka berikan. Sebagai seorang pelajar, kamu
hendaknya berupaya menghargai dan menghormati Pendidik sebagai balasan atas hak kita
dalam memperoleh pendidikan dan pengajaran.
Beberapa upaya yang dapat kita lakukan agar hak dan kewajiban dapat dilaksanakan secara
seimbang dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut.
1) Apabila ingin hidup sehat, kita wajib menjaga lingkungan dengan membuang sampah
pada tempatnya.
2) Apabila ingin mendapatkan nilai bagus di Satuan pendidikan, kita wajib belajar giat dan
sungguh-sungguh.
3) Apabila ingin beribadah dengan tenang sesuai dengan keyakinan agama, kita wajib
menghargai teman kita yang berbeda agama dan keyakinan dengan cara tidak
mengganggu ibadah mereka.
4) Apabila ingin kehidupan berjalan dengan tertib dan aman, kita wajib menaati peraturan
dan hukum yang berlaku.
5) Apabila kita ingin dihargai oleh teman, kita wajib menghargai dan menolong teman yang
membutuhkan.
6) Apabila kita ingin disayangi oleh orang tua dan keluarga, kita wajib patuh dan taat serta
membantu orang tua dalam berbagai aktivitas di rumah
Dalam pelaksanaan hak dan kewajiban secara seimbang, diperlukan upaya menghormati hak
dan kewajiban warga negara dalam kehidupan sehari-hari. Upaya tersebut sebagai wujud
partisipasi dan dukungan kita terhadap terciptanya stabilitas keamanan guna mencapai
pembangunan bangsa yang dicita-citakan.
Salah satu bentuk lain dalam Upaya menghormati hak dan kewajiban warga negara, adalah
penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia. Penghormatan hak asasi manusia di Indonesia
tidak berangkat dari pemaknaan hak asasi manusia seperti di negara-negara yang
menganut sistem demokrasi liberal. Demokrasi di Indonesia berdasarkan pada ideologi dan
dasar negara Pancasila, maka di Indonesia implementasi nilai-nilai demokrasi diwujudkan
melalui sistem demokrasi Pancasila. Nilai-nilai utama demokrasi berdasarkan Pancasila
ialah keadilan, kebajikan, dan keutamaan hak. Nilai-nnilai tersebut menjadi landasan untuk
membentuk masyarakat Pancasila yang memuat karakter penghargaan dan penghormatan
terhadap martabat kemanusiaan, berketuhanan, gotong royong, musyawarah, kekeluargaan,
ketertiban, dan keamanan.
Hak asasi manusia dalam demokrasi Pancasila adalah hak asasi yang menyeimbangkan
hak individu dengan hak masyarakat dengan mengedepankan musyawarah untuk
mencapai kesepakatan. Dalam demokrasi berdasarkan Pancasila, harus dilakukan upaya
menyeimbangkan antara kepentingan kebebasan individu warga negara dengan kepentingan
umum atau kepentingan bangsa.
Sebagai negara hukum, Indonesia mengatur Hak Asasi Manusia dalam UUD NRI Tahun 1945.
Pengaturan tersebut sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan Hak Asasi Manusia
di Indonesia yang tentunya disertai dengan jaminan, pelaksanaan, dan perlindungannya.
Peraturan mengenai HAM di Indonesia tersebut diatur pula secara lengkap di dalam
Undang Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang “Hak Asasi Manusia”. Silakan cari, baca,
dan maknai dengan saksama agar kamu dapat melaksanakan hak dan kewajiban tersebut
secara seimbang dalam kehidupan sehari-hari. (Sumber : Buku Pendidikan Pancasila Kelas IX SMP/MTs
Kemendikbudristek
Bermakna
e. Setelah membaca informasi baik dari buku teks utama maupun sumber relevan lainnya,
murid diminta untuk menyampaikan kesimpulannya terhadap isi bacaan.
f. Murid dalam kelompok diberikan penguatan hasil dari temuan kesimpulan bacaan dan
diminta untuk membuat sebuah projek kewarganegaraan sebagai wujud upaya dalam
menghormati hak dan kewajiban warga negara, sebagai contoh melalui aksi nyata berupa
kampanye dengan tema “Menolak aksi perundungan (bullying)”.
Instruksi :
Dalam menghargai dan menghormati Hak Asasi Manusia, kamu sebagai Murid perlu
melakukan upaya menghormati hak teman-temanmu di Satuan pendidikan. Dalam
upaya tersebut, kamu dapat melakukan aksi nyata untuk mewujudkan rasa aman
dan perlindungan dari perlakuan yang merendahkan derajat dan martabat manusia.
Selanjutnya, coba perhatikan gambar berikut
Perundungan (bullying) yang dilakukan Murid di Indonesia tidak terpuji dan harus
kamu hindari. Tingginya kasus perundungan menjadi masalah yang harus ditangani
secara bersama. Kamu dapat berperan serta mengatasi masalah tersebut dengan
mengampanyekan aksi “Anti Perundungan” dengan melakukan aksi sebagai berikut.
1) Buatlah karya berupa poster, spanduk, pamflet, tulisan, video, gambar, atau bentuk
lainnya tentang “Kampanye Anti Perundungan”.
2) Diskusikan terlebih dahulu rancangan karya yang akan kamu buat dengan teman
sekelompokmu.
3) Tempelkan karyamu di berbagai sudut ruang Satuan pendidikan yang dapat dilihat
oleh seluruh warga Satuan pendidikan untuk mengampanyekan gerakan anti
perundungan di Satuan pendidikan.
4) Bagi kamu yang memiliki perangkat dan akun media sosial, unggahlah hasil
karyamu di berbagai media sosial untuk mengajak lebih banyak orang menghindari
perundungan
Bermakna, Menggembirakan
3. Kegiatan Penutup
c. Murid menyimpulkan kegiatan yang telah dilakukan melalui tanya jawab secara klasikal.
Berkesadaran, Bermakna
e. Murid menjawab umpan balik (konfirmasi) dari pendidik atas proses pembelajaran terkait
ketercapaian penyusunan rencana aksi kampanye anti perundungan
f. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang informasi pertemuan berikutnya yaitu aksi
nyata penyajian projek kewarganegaraan
Pertemuan 5
MEMAHAMI
a. Murid mempersiapkan diri secara fisik dan psikis, pendidik menanyakan kehadiran murid,
kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
e. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang penilaian (asesmen) yang akan dilakukan
selama proses pembelajaran yaitu penilaian produk dan penyajian
Kegiatan Inti
a. Murid dalam kelompok menyiapkan segala sesuatunya dalam melaksanakan aksi nyata
penyajian projek kewarganegaraan.
Mengaplikasi
Bermakna, Menggembirakan
b. Murid dalam kelompok bergiliran melaporkan bentuk aksi nyata projek kewarganegaraan
kepada pendidik.
d. Murid dalam kelompok menyajikan aksi nyatanya di lingkungan satuan pendidikan dengan
tertib, dibantu dan difasilitasi oleh pendidik. (pada kegiatan kampanye menoalk aksi
perundungan ini, pendidik memastikan ruang dan kesempatan bagi murid dalam suasana
ceria dan menyenangkan)
e. Murid secara terbuka menyajikan kampanye sesuai dengan bentuk dan pilihan
kelompoknya masing-masing seperti poster, spanduk, pamflet, tulisan, video, gambar,
atau bentuk lainnya.
g. Murid bersama pendidik memastikan kegiatan kampanye berjalan sesuai dengan alokasi
waktu yang tersedia secara efektif.
i. Murid bersama pendidik saling memberikan apresiasi terhadap karya yang telah
ditampilkan.
Merefleksi
Bermakna
j. Murid mengisi lembar evaluasi kegiatan terkait hal-hal yang menjadi hambatan dalam
pelaksanaan kampanye.
k. Murid berdiskusi dalam kelompok untuk menuliskan solusi yang telah dilakukan dalam
mengatasi hambatan selama kampanye “menolak aksi perundungan” yang lebih efektif
pada kesempatan yang lain.
n. Murid merancang publikasi hasil kampanye yang telah dilakukan melalui media sosialnya
masing masing dengan memperhatikan bahasa, konten dan etika bermedia sosial yang baik.
o. Pendidik mendampingi murid dalam merancang konsep dan konten hasil kampanye, guna
memastikan kelayakan untuk dipublikasikan.
p. Murid merancang rencana tindak lanjut atas berbagai kemungkinan tanggapan dari berbagai
pihak yang terdapat pada konten kampanye “menolak aksi perundungan” di media sosialnya.
q. Murid menyampaikan manfaat yang diperoleh dari kegiatan kampanye “menolak aksi
perundungan” bagi terjaminnya hak-hak warga negara.
Kegiatan Penutupan
Berkesadaran, Bermakna
b. Murid menjawab umpan balik (konfirmasi) dari pendidik atas proses pembelajaran terkait
ketercapaian tujuan pembelajaran.
F. REFLEKSI PEMBELAJARAN
Refleksi Murid
1. Hal-hal apa saja yang telah kalian pelajari dalam pembelajaran kali ini? Silakan tuangkan
dalam tabel berikut ini!
Dst
2. Bagaimana perasaan kalian setelah mengikuti pembelajaran kali ini tentang materi hak
dan kewajiban warga negara?
3. Apa hal yang menarik dari materi hak dan kewajiban warga negara yang telah kalian pelajari?
Dst
4. Hal apa saja yang belum kalian pahami terkait materi hak dan kewajiban warga negara,
serta bagaimana upaya kalian dalam memahami materi ini?
Dst
6. Setelah mendapat pemahaman dan pengalaman pembelajaran di atas, tindak lanjut apa
yang akan kalian lakukan?
a Jangka pendek
b Jangka panjang
Refleksi Pendidik
Pada kegiatan releksi ini, pendidik diharapkan dapat menginternalisasi kegiatan sebelum,
selama, dan sesudah pembelajaran kali ini. Hal ini diperlukan guna perbaikan proses
pembelajaran selanjutnya. Beberapa pertanyaan relektif berikut dapat diajukan Pendidik.
1. Apakah proses pembelajaran yang telah dilaksanakan sesuai dengan rencana dan tujuan
pembelajaran?
2. Hal-hal apa saja belum terlaksana dari rencana pembelajaran yang telah dibuat?
4. Berdasarkan evaluasi, apa saja yang perlu dilakukan agar pembelajaran berikutnya dapat
lebih baik?
b) Rubrik penilaian
Struktur dan Laporan belum Laporan memiliki Laporan tersusun Laporan sangat
Keterpaduan memiliki struktur struktur tetapi dengan baik dan terstruktur, logis,
Laporan yang jelas dan kurang sistematis cukup sistematis dan mudah
sulit dipahami dan ada bagian dipahami dengan
yang tidak alur yang jelas
nyambung
Penyajian Data Belum ada data Ada data atau Menggunakan Menggunakan
dan Referensi pendukung atau referensi tetapi data dan berbagai data,
sumber referensi kurang relevan referensi yang referensi kredibel,
yang digunakan atau tidak cukup baik serta dan menyajikan
dicantumkan mencantumkan sumber dengan
dengan benar sumbernya format yang benar
Kesesuaian Tema Karya belum Karya cukup Karya sesuai Karya sangat
sesuai sesuai dengan dengan tema sesuai dengan
dengan tema tema tetapi pesan dan pesan yang tema, pesan kuat,
kampanye anti- masih kurang kuat disampaikan inspiratif, dan
perundungan cukup jelas dan mengajak aksi
atau kurang mudah dipahami nyata
nampak pesan
yang jelas
Kejelasan Pesan Pesan sulit Pesan cukup Pesan disam- Pesan sangat
dipahami, terlalu jelas tetapi masih paikan dengan jelas, efektif,
rumit, atau memerlukan jelas dan cukup dan mampu
kurang relevan pemahaman efektif dalam memberikan
tambahan mengampa- dampak serta
nyekan anti- mengajak aksi
perundungan nyata
Daya Tarik Visual/ Tampilan kurang Tampilan cukup Tampilan menarik, Tampilan
Audiovisual menarik, kurang menarik tetapi proporsional, sangat menarik,
proporsional, masih ada bagian dan mendukung proporsional, dan
atau kurang yang kurang pesan yang ingin mampu menarik
disampaikan