0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan32 halaman

Panduan Pembelajaran Hak Warga Negara

Dokumen ini adalah panduan pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IX, yang berfokus pada hak dan kewajiban warga negara. Pembelajaran dilakukan melalui metode Cooperative Learning dengan melibatkan diskusi, presentasi, dan penggunaan video sebagai sumber belajar. Tujuan pembelajaran adalah agar siswa dapat memahami, menerapkan, dan menghargai hak dan kewajiban mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Diunggah oleh

ahmadfadlillah119
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan32 halaman

Panduan Pembelajaran Hak Warga Negara

Dokumen ini adalah panduan pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IX, yang berfokus pada hak dan kewajiban warga negara. Pembelajaran dilakukan melalui metode Cooperative Learning dengan melibatkan diskusi, presentasi, dan penggunaan video sebagai sumber belajar. Tujuan pembelajaran adalah agar siswa dapat memahami, menerapkan, dan menghargai hak dan kewajiban mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Diunggah oleh

ahmadfadlillah119
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 2025

Fase D/Kelas IX

Hak dan Kewajiban Warga Negara

Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila

Fase D

Kelas IX

Semester I

Materi Menggunakan hak dan menerapkan kewajiban sebagai warga negara

Jumlah Pertemuan 5 pertemuan (5 x 2 JP x 40 Menit)

A. IDENTIFIKASI

Dimensi Profil Lulusan

Penalaran Kritis Kolaborasi

Kreatifitas Komunikasi

B. DESAIN PEMBELAJARAN

Tujuan Pembelajaran Menggunakan hak dan menerapkan kewajiban sebagai warga negara.

Praktik Pedagogis Metode pembelajaran Cooperative Learning dengan menggunakan


strategi pembelajaran berbasis kelompok, diskusi, presentasi dan
kampanye

Kemitraan Pembelajaran Pendidik, murid lain (rekan sejawat), orang tua

Lingkungan Pembelajaran Memberikan kesempatan kepada murid untuk menampilkan upaya


menghormati dan menghargai hak dan kewajiban sebagai warga negara
di lingkungan satuan pendidikan, rumah, serta lingkungan masyarakat

130 Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A-F


Pemanfaatan Digital Kanal informasi digital video pembelajaran (Website, Youtube) sebagai
sumber belajar murid. Video pembelajaran tentang hak, kewajiban dan
tanggungjawab sebagai warga masyarakat.

Tautan Video : [Link]

C. INDIKATOR KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Menjelaskan pengertian serta makna hak dan kewajiban warga negara


2. Melaksanakan hak dan kewajiban warga negara secara seimbang dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara
3. Mengidentifikasi hak dan kewajiban warga negara dalam Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945
4. Menampilkan upaya menghormati dan menghargai hak dan kewajiban warga negara
sebagai langkah mengatasi permasalahan yang menjadi tantangan pemenuhan hak dan
kewajiban warga negara.

D. ASESMEN AWAL

Memberikan stimulus berupa beberapa gambar berbeda:

Gambar 2.1 Murid sedang belajar Gambar 2.2 Murid sedang melaksanakan
Sumber : Yudha Dana Prahara Kemendikbudristek (2022) piket kebersihan
Sumber : Yudha Dana Prahara Kemendikbudristek (2022)

Gambar 2.3 Petugas Dishub dan Satpol PP Kota Gambar 2.4 Seorang penyandang disabilitas dibantu
Bandung bersama sejumlah relawan melakukan petugas stasiun mengakses kereta rel listrik (KRL)
Kampanye Publik Perilaku Inklusi di trotoar Sumber : Sekar Gandhawangi/Kompas (2023)

Sumber : Abdan Syakura/Republika (2023)

Perencanaan Pembelajaran Mendalam 131


Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 2025

Gambar 2.5 Petugas kepolisian memberhentikan Gambar 2.6 Masyarakat sedang melaksanakan
murid yang tidak memakai helm saat sosialisasi Sistem keamanan lingkungan
tertib berlalu lintas Sumber : [Link] (2020)

Sumber : bioz TV, Treanggalek (2016)

Setelah kamu amati gambar-gambar di atas, jawablah pertanyaan berikut !


1. Gambar manakah yang menunjukkan hak murid?
2. Gambar manakah yang menunjukkan kewajiban murid?
3. Kemukakan alasan kamu memilih gambar tersebut!

Untuk mengukur kemampuan awal murid, Pendidik dapat menyajikan contoh deskripsi
kriteria seperti berikut :

Nama Murid hanya Murid dapat Murid dapat Murid dapat Mampu
Murid dapat dapat dapat menunjukan mengemukakan
menunjukan menunjukan menunjukan 6 gambar alasan
1 gambar 2-3 gambar 4-5 gambar dengan pemilihan
dengan tepat dengan dengan tepat gambar dengan
tepat tepat tepat

Udin

Usro

Dst

Asesmen awal ini disajikan sebagai bahan pertimbangan bagi pemetaan murid dalam
kegiatan aktivitas pembelajaran guna mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran.
(Catatan khusus bahwa pertimbangan pemetaan kompetensi murid hanya konsumsi
pendidik, dalam praktik proses pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi di kelas)

132 Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A-F


E. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

MEMAHAMI

Kegitan Awal (Pendahuluan)

a. Murid mempersiapkan secara fisik dan psikis, identifikasi kehadiran murid, kebersihan
dan kerapian kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar.
b. Pendidik mengucapkan salam, dan mempersilahkan murid untuk memimpin doa.
c. Murid menyanyikan lagu wajib nasional atau lagu lain yang relevan dengan konteks hak
dan kewajiban
d. Murid memperhatikan penjelasan pendidik tentang tujuan pembelajaran yang akan
dicapai dan manfaat yang diperoleh dari proses pembelajaran.
e. Pendidik melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai hak dan kewajiban warga
negara
f. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang penilaian (asesmen) yang akan dilakukan
selama proses pembelajaran yaitu mengukur pengetahuan dan pemahaman murid
terkait pengertian hak dan kewajiban

Kegiatan Inti

a. Murid diberikan kebebasan membentuk 5 kelompok belajar dengan tempat dan


setting sesuai dengan kesepakatan bersama dan pengkondisian sesuai dengan hasil
asesmen awal

Berkesadaran, Bermakna

b. Murid dalam kelompok mengamati video pembelajaran serta mencatat hal-hal yang
penting atau yang ingin diketahui dan ditanyakan. Tautan video:
[Link] (Literasi Digital). Dalam proses memahami murid
dapat dikondisikan sebagai berikut :

1) Apabila terdapat kondisi yang tidak memungkinkan murid untuk mengakses tautan
tersebut, Pendidik dapat menyajikan artikel (terlampir di media pembelajaran/bahan
bacaan)

Perencanaan Pembelajaran Mendalam 133


Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 2025

2) Jika murid yang mengalami keterbatasan penglihatan, pendidik dapat


mengkondisikan tempat duduknya agar mendekati sumber media.

3) Murid secara berkelompok menyusun pertanyaan yang berkaitan dengan materi dan
video yang telah ditayangkan.

4) Pertanyaan-pertanyaan yang disusun oleh tiap kelompok mengarah kepada


pengertian hak dan kewajiban

c. Dalam menjawab dan mengidentifikasi pertanyaan, murid disajikan sumber bacaan yang
terdapat dalam Buku Teks Utama maupun sumber lain yang relevan. Materi pembelajaran
sebagai berikut :

Pengertian Hak dan Kewajiban

Hak dan kewajiban, merupakan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan satu
dengan yang lainnya. Keseimbangan hidup manusia terletak pada bagaimana kita dapat
menjalankan dua hal tersebut secara adil dan benar.

Nah, sebelum kita membahas lebih jauh mengenai penerapan hak dan kewajiban dalam
kehidupan sehari-hari, kita akan mendalami terlebih dahulu apa itu hak dan kewajiban.
Adapun pengertian Hak dan kewajiban adalah sebagai berikut.

1) Pengertian Hak Pengertian Hak menurut beberapa ahli sebagai berikut.

• Prof. Dr. Notonegoro (seorang akademisi hukum dan pemikir Indonesia


Pendidik besar UGM)
Menurut Prof. Dr. Notonegoro, hak adalah kekuasaan untuk menerima atau
melakukan sesuatu yang semestinya diterima atau dilakukan oleh pihak tertentu
dan tidak dapat dilakukan oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya
dapat dituntut secara paksa olehnya

• Jimly Asshiddiqie (Ahli hukum dan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi)


Menurut Jimly Asshiddiqie Hak warga negara Indonesia meliputi hak konstitusional
dan hak hukum. Hak konstitusional adalah hak-hak yang dijamin di dalam dan
oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD Negara
Republik Indonesia Tahun 1945), sedangkan hak-hak hukum timbul berdasarkan
jaminan undang-undang dan peraturan perundang-undangan di bawahnya

• Sudikno Mertokusumo (Pakar Hukum Perdata, Dosen UGM)


Sudikno Mertokusumo menyatakan bahwa hak adalah kepentingan yang
dilindungi hukum. Kepentingan tersebut berkaitan dengan tuntutan individu/

134 Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A-F


kelompok untuk dipenuhi. Kepentingan mengandung arti kekuasaan yang dijamin
dan dilindungi oleh hukum yang berlaku.

Berdasarkan beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa hak merupakan


sesuatu yang harus diperoleh semua orang secara universal atau umum. Hak
untuk hidup, mendapatkan penghidupan yang layak, memperoleh pendidikan dan
pengajaran, memperoleh kasih sayang dari orang tua, serta hak untuk menyatakan
pendapat merupakan contoh hak yang dimiliki oleh setiap orang.

2) Pengertian kewajiban menurut beberapa ahli sebagai berikut

• Prof. Dr. Notonegoro


Menurut Prof. Dr. Notonegoro, kewajiban merupakan beban untuk memberikan
sesuatu yang semestinya diberikan oleh pihak tertentu, tidak dapat diwakilkan
oleh pihak lain manapun karena pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa
oleh pihak berkepentingan. Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan

• Jimly Asshiddiqie (Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi)


Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan atau dipenuhi oleh seseorang
kepada pihak lain.

• John Locke (seorang filosof dari Inggris)


Kewajiban asasi manusia adalah prinsip-prinsip moral dan hukum yang melekat
pada hakikat manusia yang meliputi kewajiban pada kebebasan, menjaga keadilan
dan ketertiban didalam Masyarakat serta kewajiban Masyarakat kepada negara.

Berdasarkan pendapat diatas, dapat disimpulkan bahwa kewajiban merupakan


segala sesuatu yang harus dilakukan sebagai penyeimbang hak yang diperoleh
seseorang. Hak dan kewajiban merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan
dalam kehidupan seseorang.
(Sumber : Buku Pendidikan Pancasila Kelas IX SMP/MTs Kemendikbudristek hal.35-37)

Bermakna, menggembirakan

d. Setelah kegiatan membaca materi, murid disajikan tabel aktivitas untuk lebih memahami
pengertian serta makna hak dan kewajiban menurut para ahli, pada tahap ini murid
mengidentifikasi pendapat para ahli yang belum dipahami. Tabel pertanyaan dapat
disajikan sebagai berikut.

Perencanaan Pembelajaran Mendalam 135


Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 2025

Makna Nama tokoh/Ahli Pendapat ahli Alasan Makna menurut


ketidakpahaman kalian

Hak (tuliskan nama (tuliskan isi ………… …….


ahli) Pendapat….)

Kewajiban (tuliskan nama (tuliskan isi ………… …….


ahli) Pendapat…..)

e. Tuliskan hasilnya di buku catatan kalian. Selanjutnya kemukakan dalam forum diskusi
kelas.

f. Secara berkelompok murid tampil untuk menyajikan hasil temuan informasinya di depan
kelas. Penyajian dapat berupa teks, gambar atau bentuk lainnya. (Pendidik menyajikan
suasana gembira saat murid berinteraksi dalam presentasi, seperti murid diberikan
keleluasaan menyampaikan bentuk karyanya dengan gaya dan karakteristik kelompoknya
masing-masing)

g. Murid secara kolaboratif saling memberikan apresiasi kepada tiap tiap kelompok yang
telah menyampaikan informasinya.

h. Selama presentasi, pendidik memberikan penilaian (asesmen) formatif kepada murid.

Kegiatan Penutup

a. Murid menyimpulkan kegiatan yang telah dilakukan melalui tanya jawab secara klasikal

Berkesadaran, Bermakna

b. Murid bersama pendidik melakukan refleksi proses pembelajaran, seperti pengetahuan,


sikap, dan keterampilan yang sudah diperoleh serta manfaat pembelajaran. Hasil refleksi
ditulis dalam lembaran kertas secara individu.

c. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang informasi materi pertemuan berikutnya


dengan materi pelaksanaan hak dan kewajiban warga negara secara seimbang

d. Murid menyimak dan menjawab umpan balik (konfirmasi) dari pendidik atas proses
pembelajaran terkait ketercapaian pemahaman makna hak dan kewajiban

e. Kegiatan pembelajaran ditutup dengan doa dan salam

136 Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A-F


Pertemuan 2

MEMAHAMI

Kegitan Awal (Pendahuluan)

a. Murid mempersiapkan diri secara fisik dan psikis; pendidik menanyakan kehadiran murid,
kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar.

b. Pendidik mengucapkan salam, dan mempersilakan murid untuk memimpin doa

c. Pendidik mengajak Murid untuk melakukan kegiatan Mindfulness (melatih diri untuk
fokus pada pembelajaran dengan kesadaran penuh) dengan teknik STOP sebagai bentuk
penumbuhan motivasi dan konstrasi belajar.

d. Murid menyimak penjelasan Pendidik tentang tujuan pembelajaran dan indikator


ketercapaian tujuan pembelajaran serta manfaat yang diperoleh dari proses
pembelajaran.

e. Pendidik mengaitkan pembelajaran pada pertemuan sebelumnya dengan proses


pembelajaran yang akan dilaksanakan pada pertemuan ini yaitu pelaksanaan hak dan
kewajiban warga negara secara seimbang berikut dengan contoh perilaku yang harus
ditampilkan.

f. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang penilaian (asesmen) yang akan dilakukan
selama proses pembelajaran yaitu aktivitas merancang laporan kegiatan.

Kegiatan Inti

a. Murid secara berkelompok mengamati gambar berikut.

Murid merawat fasilitas kelas. Orang tua sedang membimbing anak belajar
Sumber: Yudha Dana Prahara/Kemendikbudristek (2023) di rumah
Sumber : Okky Bagus Wahyudi Kemendikbudristek (2023)

Perencanaan Pembelajaran Mendalam 137


Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 2025

Berkesadaran, Bermakna

b. Murid dalam kelompok menyusun pertanyaan terkait gambar yang disajikan, di bawah
bimbingan Pendidik, pertanyaan diarahkan pada pelaksanaan hak dan kewajiban

c. Dalam menjawab dan mengidentifikasi pertanyaan, sumber bacaan yang terdapat


dalam buku teks utama maupun sumber lain yang relevan disajikan untuk murid. Materi
pembelajaran tersebut adalah sebagai berikut.

Pelaksanaan hak dan kewajiban warga negara secara seimbang

Hak dan kewajiban senantiasa beriringan dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan
kita sebagai warga negara. Kita tidak dapat menuntut hak saja, tanpa menjalani kewajiban.
Sebagai contoh, hak dan kewajiban seorang anak. Salah satu hak anak adalah mendapatkan
kasih sayang dan perhatian dari orang tua. Hak tersebut harus diimbangi dengan kewajiban
mematuhi nasihat dan membantu pekerjaan di rumah orang tua. Upaya tersebut menunjukkan
bentuk keseimbangan pelaksanaan hak dan kewajiban dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam mewujudkan tegaknya hak dan kewajiban dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang
perlu mematuhi seluruh norma yang berlaku, baik norma agama, norma kesusilaan, norma
kesopanan, maupun norma hukum. Dengan mematuhi norma-norma itu, pemenuhan hak dan
kewajiban akan lebih mudah dilakukan. Pemenuhan hak dan kewajiban tersebut saling terkait
dan tidak dapat dipisahkan.

Adapun contoh-contoh hak dan kewajiban Murid diberbagai lingkungan sebagai berikut.
1) Hak dan Kewajiban di Satuan pendidikan
Contoh Hak kalian di Satuan pendidikan
• Mendapatkan suasana belajar dengan tenang.
• Menggunakan fasilitas Satuan pendidikan.
• Meminjam buku di perpustakaan.
• Mendapatkan bantuan beasiswa bagi yang membutuhkan.
• Bebas mengikuti organisasi atau ekstrakurikuler di Satuan pendidikan.

Contoh Kewajiban di Satuan pendidikan


• Menghormati Pendidik, tenaga kependidikan, dan semua warga Satuan pendidikan.
• Merawat dan menjaga fasilitas Satuan pendidikan dengan baik serta tidak merusaknya.
• Melaksanakan tata tertib Satuan pendidikan.
• Tidak berperilaku semena-mena terhadap warga Satuan pendidikan.
• Mengikuti upacara bendera.

138 Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A-F


2) Hak dan Kewajiban dalam Keluarga
Contoh Hak kalian dalam keluarga
• Mendapatkan kasih sayang penuh dari orang tua ataupun anggota keluarga yang lain.
• Memperoleh pendidikan dan bimbingan saat belajar.
• Mendapatkan perlindungan dan keamanan dari orang tua.
• Mendapatkan kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan hidup.
• Mendapat jaminan kesehatan dari orang tua.

Contoh Kewajiban dalam keluarga


• Menghormati semua anggota keluarga, terutama kedua orang tua.
• Membantu meringankan pekerjaan orang tua.
• Mematuhi peraturan yang telah disepakati bersama.
• Menjaga nama baik keluarga dengan berprilaku baik dan santun.
• Selalu berkata jujur kepada orang tua.

3) Hak dan Kewajiban di Lingkungan Masyarakat


Contoh hak kalian di lingkungan Masyarakat
• Mendapatkan persamaan kedudukan dan kepastian di mata hukum dan
pemerintahan.
• Mengeluarkan pendapat.
• Beragama dan beribadah.
• Membela negara
Contoh kewajiban di lingkungan Masyarakat
• Menjunjung tinggi hukum yang berlaku di Indonesia, terutama peraturan serta nilai
dan norma di lingkungan Masyarakat
• Menjaga kelestarian dan keamanan lingkungan sekitar.
• Menjaga kebersihan lingkungan sekitar
(Sumber : Buku Pendidikan Pancasila Kelas IX SMP/MTs Kemendikbudristek

Bermakna, Menggembirakan {Disajikan sebagai Alternatif}

d. Dalam hal ketersediaan akses internet, media dan perangkat teknologi pembelajaran di
satuan pendidikan, pendidik dapat memanfaatkan media pembelajaran melalui berbagai
media interaktif seperti [Link] [Link] atau aplikasi interaktif
lainnya. Untuk lebih memahami pelaksanaan hak dan kewajiban secara seimbang,
sekaligus dapat mengukur pemahaman murid, pendidik dapat memanfaatkan game
interaktif [Link] yang bisa dibuat sendiri oleh pendidik dengan
menggunakan fitur Whacke a Mole. Games ini diharapkan dapat memberikan suasana
gembira bagi murid karena materi dikemas melalui permainan digital. Caranya adalah
sebagai berikut :

Perencanaan Pembelajaran Mendalam 139


Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 2025

• Pendidik mengidentifikasi jawaban atas pernyataan yang benar dan salah terkait contoh
perilaku dasar hak dan kewajiban pada fitur Whacke a Mole di [Link]
myactivities.

• Pendidik membagikan tautan permainan kepada murid, bisa melalui WA Group kelas,
media sosial atau dicatat di papan tulis

140 Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A-F


• Permainan siap dimainkan

e. Jika adanya keterbatasan akses internet, media dan perangkat teknologi pembelajaran
di satuan Pendidikan, maka pendidik dapat menyajikan permainan sederhana terkait
dengan pelaksanaan hak dan kewajiban melalui tebak tebakan gambar, ilustrasi perilaku
waraganegara atau bentuk lainnya lainnya dengan suasana ceria dan menyenangkan.

Perencanaan Pembelajaran Mendalam 141


Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 2025

f. Setelah kegiatan membaca sumber dan bermain game Interaktif, murid diminta untuk
membuat laporan pelaksanaan hak dan kewajiban di berbagai lingkungan, dengan
panduan lembar kerja sebagai berikut.

Instruksi :
Bersama kelompokmu, buatlah sebuah laporan kegiatan mengenai pelaksanaan hak
dan kewajiban yang telah kamu terapkan di lingkungan satuan pendidikan, rumah, dan
masyarakat. Laporan tersebut dapat berupa makalah, slide foto, poster, atau esai
sesuai ketersediaan alat dan bahan yang dimiliki. (Dalam pengumpulan bahan, masing-
masing murid melengkapi laporan dengan dokumen bukti catatan dan paraf dari orang
tua/wali). Selanjutnya, presentasikan hasil laporan pada pertemuan berikutnya. Untuk
mempermudah pengerjaan aktivitas ini, gunakan lembar kerja berikut.

Lembar Kerja

Petunjuk:

Gunakan beberapa instruksi berikut dalam pembuatan laporan pada aktivitas ini.
1. Tuliskan jenis hak yang kamu peroleh di lingkungan Satuan pendidikan, rumah dan
masyarakat.
2. Tuliskan contoh kewajiban yang telah kamu laksanakan di lingkungan Satuan
pendidikan, rumah dan masyarakat.
3. Laporan disusun menggunakan beberapa komponen pada tabel seperti contoh
berikut.

Laporan Pelaksanaan Hak dan Kewajiban

No. Jenis Hak yang di terima Kewajiban yang telah dilaksanakan

Keluarga Satuan Masyarakat Keluarga Satuan Masyarakat


pendidikan (Tuliskan pendidikan (Tuliskan
Waktu (Tuliskan Waktu Waktu
Pelaksanaan) Pelaksanaan) Pelaksanaan)

g. Murid dalam kelompok berdiskusi guna merancang dan mengidentifikasi hal-hal yang
dibutuhkan dalam membuat laporan.

142 Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A-F


Bermakna, Menggembirakan

h. Murid secara kolaboratif saling berbagi informasi dalam mengisi tabel laporan (selama
mengisi tabel dan mengidentifikasi pengalaman belajar murid, pendidik mengkonfirmasi
setiap pekerjaan murid dalam suasana gembira)

i. Selama berdiskusi, pendidik melaksanakan observasi dalam menilai aktivitas murid

j. Murid diberikan informasi tentang penyajian laporan pada pertemuan selanjutnya.

3. Kegiatan Penutup

a. Murid menyimpulkan kegiatan yang telah dilakukan melalui tanya jawab secara klasikal

Berkesadaran, Bermakna

b. Murid melakukan refleksi proses pembelajaran, seperti pengetahuan, sikap, dan


keterampilan yang sudah diperoleh serta manfaat pembelajaran.

c. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang informasi ketentuan teknis penyajian


laporan pertemuan berikutnya

d. Murid menjawab umpan balik (konfirmasi) dari pendidik atas proses pembelajaran terkait
ketercapaian pelaksanaan hak dan kewajiban secara seimbang.

e. Kegiatan pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.

Pertemuan 3

MEMAHAMI

Kegitan Awal (Pendahuluan)

a. Pendidik mengucapkan salam, dan mempersilakan murid untuk memimpin doa.

b. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang tujuan pembelajaran dan indikator


ketercapaian tujuan pembelajaran serta manfaat yang diperoleh dari proses
pembelajaran

Perencanaan Pembelajaran Mendalam 143


Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 2025

c. Pendidik mengaitkan pembelajaran pada pertemuan sebelumnya dengan proses


pembelajaran yang akan dilaksanakan pada pertemuan ini yaitu penyajian laporan
Pelaksanaan hak dan kewajiban warga negara secara seimbang di berbagai lingkungan

d. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang penilaian (asesmen) yang akan dilakukan
selama proses pembelajaran yaitu penilaian penyajian laporan.

Kegiatan Inti

a. Setiap murid dalam kelompok diberikan kebebasan dalam menentukan kelompok mana
yang berkesempatan menyajikan laporan terlebih dahulu

Bermakna, Menggembirakan

b. Setiap kelompok masing-masing menyajikan hasil tugas laporannya. (Pendidik


menyajikan suasana menyenangkan saat murid berinteraksi dalam presentasi, seperti
memberikan keleluasaan kepada murid untuk menyajikan presentasinya dengan gaya dan
karakteristik kelompoknya masing-masing)

c. Murid secara kolaboratif saling memberikan apresiasi kepada tiap-tiap kelompok yang
telah menyajikan laporannya

d. Selama presentasi, pendidik memberikan penilaian (asesmen) formatif baik aktivitas


maupun produk yang dihasilkan oleh murid

Berkesadaran, Bermakna

e. Murid bersama pendidik melakukan refleksi kegiatan serta bersama-sama dengan


menyimpulkan proses pembelajaran yang telah dilakukan

f. Kegiatan dilanjutkan dengan penguatan materi hak dan kewajiban warga negara dalam
UUD NRI tahun 1945

g. Murid diminta mencari informasi dari berbagai sumber yang relevan terutama dalam
buku teks utama. Materi hak dan kewajiban warga negara dalam UUD NRI tahun 1945
adalah sebagai berikut.

Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam UUD NRI Tahun 1945

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, hak dan kewajiban diatur dalam konstitusi yang
dimiliki oleh bangsa Indonesia yaitu UUD NRI Tahun 1945 sebagai jaminan dan perlindungan

144 Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A-F


hukum bagi setiap warga negara Indonesia. Hal tersebut menunjukkan bahwa kita sebagai
warga negara memiliki hak yang sangat dilindungi oleh negara. Manusia memiliki hak dasar
yang bersifat universal atau umum dan tidak dapat diambil atau diganggu oleh pihak
manapun. Oleh karena itu, hak sangat dilindungi oleh UUD NRI Tahun 1945. Hak inilah yang
dinamakan Hak Asasi Manusia (HAM).

1) Hak Warga Negara dalam UUD NRI Tahun 1945


Hak warga negara diatur oleh UUD NRI Tahun 1945 melalui beberapa pasal berikut.
a) Pasal 27 ayat (2) yang berbunyi “Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan
penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”.
b) Pasal 28A yang berbunyi “Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak
mempertahankan hidup dan kehidupannya”.
c) Pasal 28B ayat (2) yang berbunyi “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup,
tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan
diskriminasi”.
d) Pasal 28D ayat (1) yang berbunyi “Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan,
perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan
hukum”.
e) Pasal 28E ayat (1) yang berbunyi “Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat
menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih
kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya,
serta berhak kembali”.
f) Pasal 28E ayat (3) yang berbunyi “Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat,
berkumpul, dan mengeluarkan pendapat”.
g) Pasal 29 ayat (2) yang berbunyi “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk
untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya
dan kepercayaannya itu”.
h) Pasal 31 ayat (1) yang berbunyi “Setiap warga negara berhak mendapat Pendidikan”.

2) Kewajiban Warga Negara dalam UUD NRI Tahun 1945 (Sampai 34)
Selain hak, terdapat pula kewajiban yang harus dipenuhi warga negara Indonesia
sebagaimana diatur dalam UUD NRI Tahun 1945 sebagai berikut :
a) Pasal 27 ayat (1) yang berbunyi “Segala warga negara bersamaan kedudukannya di
dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu
dengan tidak ada kecualinya”.
b) Pasal 27 ayat (3) yang berbunyi “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta
dalam upaya pembelaan negara”.
c) Pasal 28J ayat (1) yang berbunyi “Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia

Perencanaan Pembelajaran Mendalam 145


Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 2025

orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara”


d) Pasal 28J ayat (2) yang berbunyi “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap
orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang
dengan maksud sematamata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas
hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan
pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu
masyarakat demokratis.”
e) Pasal 30 ayat (1) yang berbunyi “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta
dalam usaha pertahanan dan keamanan negara”
(Sumber : Buku Pendidikan Pancasila Kelas IX SMP/MTs Kemendikbudristek)

h. Setelah membaca dan mempelajari materi dari berbagai sumber dan buku teks utama,
murid diminta untuk memberikan contoh perwujudan pasal-pasal yang berkaitan dengan
hak dan kewajiban warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara dalam UUD NRI tahun 1945, dengan disajikan tabel sebagai berikut.

Perwujudan Hak Warga Negara dalam UUD NRI Tahun 1945

No Pasal dalam UUD NRI 1945 Perwujudan

1. Pasal 31 ayat (1) Program Indonesia Pintar (PIP)

2 ………………………………… ………………………..

dst

Perwujudan Kewajiban Warga Negara dalam UUD NRI Tahun 1945

No Pasal dalam UUD NRI 1945 Perwujudan

1. Ikut serta dalam upaya pembelaan negara Berpartisipasi dalam kegiatan Sistem
keamanan lingkungan (Siskamling)

2 ………………………………… ………………………..

dst

(Sumber : Buku Pendidikan Pancasila Kelas IX SMP/MTs Kemendikbudristek hal.35-37)

146 Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A-F


Bermakna, Menggembirakan

i. Dengan berbagai model pembelajaran kooperatif murid diminta untuk mengisi tabel
perwujudan hak dan kewajiban warga negara dalam UUD NRI tahun 1945 dilakukan secara
kolaboratif dan menyenangkan. (selama mengisi tabel dan mengidentifikasi pengalaman
belajar murid, Pendidik mengkonfirmasi setiap pekerjaan murid dalam suasana gembira)

j. Setelah mengisi tabel, murid secara berkelompok mempresentasikan hasil diskusi dan
temuannya.

Kegiatan Penutup

a. Murid menyimpulkan kegiatan yang telah dilakukan melalui tanya jawab secara klasikal

Berkesadaran, Bermakna

b. Murid melakukan refleksi proses pembelajaran, seperti pengetahuan, sikap, dan


keterampilan yang sudah diperoleh serta manfaat pembelajaran.

c. Murid menjawab umpan balik (konfirmasi) dari pendidik atas proses pembelajaran terkait
ketercapaian mengidentifikasi hak dan kewajiban warga negara dalam UUD NRI tahun 1945

d. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang informasi materi pertemuan berikutnya


yaitu mempraktikan kebebasan berpendapat di era keterbukaan informasi sebagai wujud
pelaksanaan hak dan kewajiban warga negara

e. Kegiatan pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.

Pertemuan 4

MEMAHAMI

Kegitan Awal (Pendahuluan)

a. Diawali dengan mengucap salam, pendidik mengondisikan kelas dengan mengecek


kebersihan kelas, kerapiaan, dan kesiapan murid dengan berdoa bersama.

b. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang tujuan pembelajaran dan indikator


ketercapaian tujuan pembelajaran serta manfaat yang diperoleh dari proses
pembelajaran.

Perencanaan Pembelajaran Mendalam 147


Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 2025

c. Pendidik mengaitkan pembelajaran pada pertemuan sebelumnya dengan proses


pembelajaran yang akan dilaksanakan pada pertemuan ini yaitu melaksanakan upaya
menghormati hak dan kewajiban warga negara

d. Murid menyimak penjelasan Pendidik tentang penilaian (asesmen) yang akan dilakukan
selama proses pembelajaran

Kegiatan Inti

a. Murid dalam kelompok menyimak penjelasan pendidik tentang pentingnya upaya


menghormati hak dan kewajiban warga negara sebagai bentuk tanggung jawab warga
negara terhadap Pancasila dan UUD NRI tahun 1945

Bermakna

b. Murid diminta untuk mengamati gambar berikut sebagai bentuk stimulus pada proses
pembelajaran kali ini.

Pembangunan jalan Trans Papua Barat Warga negara antre membayar pajak
Sumber : Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR/ Sumber : Okky Bagus Wahyudi Kemendikbudristek (2023)

[Link] (2021)

c. Secara berkelompok murid menganalisis keterkaitan dua gambar tersebut sebagai


konsekuensi pentingnya keseimbangan hak dan kewajiban warga negara.

d. Murid diminta untuk mencari informasi pada buku teks utama dan sumber relevan
lainnya terkait pentingnya upaya menghormati hak dan kewajiban warga negara. Contoh
materi yang tersaji sebagai berikut.

Upaya Menghormati Hak dan Kewajiban Warga Negara

Hak dan kewajiban mempunyai keterkaitan satu sama lain, sehingga dalam pelaksanaannya
harus dijalankan dengan seimbang. Sebagai anggota warga negara hak merupakan segala
sesuatu yang mutlak untuk diterima, bahkan sejak individu itu masih berada dalam kandungan

148 Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A-F


atau sebelum ia lahir. Adapun kewajiban merupakan suatu keharusan bagi individu dalam
melaksanakan perannya sebagai warga negara dalam upaya timbal balik terhadap hak yang
ia peroleh.

Pelaksanaan hak dan kewajiban yang tidak seimbang akan berpotensi menimbulkan
permasalahan dalam kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara. Oleh karena itu,
kita sebagai warga negara yang baik sudah semestinya berupaya untuk menghormati dan
menghargai hak–hak orang lain dengan cara melaksanakan kewajiban kita di berbagai
aspek kehidupan. Sebagai seorang anak, kamu harus taat dan patuh kepada orang tua
sebagai balasan atas hak kasih sayang yang mereka berikan. Sebagai seorang pelajar, kamu
hendaknya berupaya menghargai dan menghormati Pendidik sebagai balasan atas hak kita
dalam memperoleh pendidikan dan pengajaran.

Beberapa upaya yang dapat kita lakukan agar hak dan kewajiban dapat dilaksanakan secara
seimbang dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut.
1) Apabila ingin hidup sehat, kita wajib menjaga lingkungan dengan membuang sampah
pada tempatnya.
2) Apabila ingin mendapatkan nilai bagus di Satuan pendidikan, kita wajib belajar giat dan
sungguh-sungguh.
3) Apabila ingin beribadah dengan tenang sesuai dengan keyakinan agama, kita wajib
menghargai teman kita yang berbeda agama dan keyakinan dengan cara tidak
mengganggu ibadah mereka.
4) Apabila ingin kehidupan berjalan dengan tertib dan aman, kita wajib menaati peraturan
dan hukum yang berlaku.
5) Apabila kita ingin dihargai oleh teman, kita wajib menghargai dan menolong teman yang
membutuhkan.
6) Apabila kita ingin disayangi oleh orang tua dan keluarga, kita wajib patuh dan taat serta
membantu orang tua dalam berbagai aktivitas di rumah

Dalam pelaksanaan hak dan kewajiban secara seimbang, diperlukan upaya menghormati hak
dan kewajiban warga negara dalam kehidupan sehari-hari. Upaya tersebut sebagai wujud
partisipasi dan dukungan kita terhadap terciptanya stabilitas keamanan guna mencapai
pembangunan bangsa yang dicita-citakan.

Salah satu bentuk lain dalam Upaya menghormati hak dan kewajiban warga negara, adalah
penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia. Penghormatan hak asasi manusia di Indonesia
tidak berangkat dari pemaknaan hak asasi manusia seperti di negara-negara yang
menganut sistem demokrasi liberal. Demokrasi di Indonesia berdasarkan pada ideologi dan
dasar negara Pancasila, maka di Indonesia implementasi nilai-nilai demokrasi diwujudkan
melalui sistem demokrasi Pancasila. Nilai-nilai utama demokrasi berdasarkan Pancasila

Perencanaan Pembelajaran Mendalam 149


Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 2025

ialah keadilan, kebajikan, dan keutamaan hak. Nilai-nnilai tersebut menjadi landasan untuk
membentuk masyarakat Pancasila yang memuat karakter penghargaan dan penghormatan
terhadap martabat kemanusiaan, berketuhanan, gotong royong, musyawarah, kekeluargaan,
ketertiban, dan keamanan.

Hak asasi manusia dalam demokrasi Pancasila adalah hak asasi yang menyeimbangkan
hak individu dengan hak masyarakat dengan mengedepankan musyawarah untuk
mencapai kesepakatan. Dalam demokrasi berdasarkan Pancasila, harus dilakukan upaya
menyeimbangkan antara kepentingan kebebasan individu warga negara dengan kepentingan
umum atau kepentingan bangsa.

Sebagai negara hukum, Indonesia mengatur Hak Asasi Manusia dalam UUD NRI Tahun 1945.
Pengaturan tersebut sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan Hak Asasi Manusia
di Indonesia yang tentunya disertai dengan jaminan, pelaksanaan, dan perlindungannya.
Peraturan mengenai HAM di Indonesia tersebut diatur pula secara lengkap di dalam
Undang Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang “Hak Asasi Manusia”. Silakan cari, baca,
dan maknai dengan saksama agar kamu dapat melaksanakan hak dan kewajiban tersebut
secara seimbang dalam kehidupan sehari-hari. (Sumber : Buku Pendidikan Pancasila Kelas IX SMP/MTs
Kemendikbudristek

Bermakna

e. Setelah membaca informasi baik dari buku teks utama maupun sumber relevan lainnya,
murid diminta untuk menyampaikan kesimpulannya terhadap isi bacaan.

f. Murid dalam kelompok diberikan penguatan hasil dari temuan kesimpulan bacaan dan
diminta untuk membuat sebuah projek kewarganegaraan sebagai wujud upaya dalam
menghormati hak dan kewajiban warga negara, sebagai contoh melalui aksi nyata berupa
kampanye dengan tema “Menolak aksi perundungan (bullying)”.

g. Murid menyimak instruksi dari Pendidik dalam mempersiapkan pelaksanaan projek


kewarganegaraan sebagai berikut

Instruksi :
Dalam menghargai dan menghormati Hak Asasi Manusia, kamu sebagai Murid perlu
melakukan upaya menghormati hak teman-temanmu di Satuan pendidikan. Dalam
upaya tersebut, kamu dapat melakukan aksi nyata untuk mewujudkan rasa aman
dan perlindungan dari perlakuan yang merendahkan derajat dan martabat manusia.
Selanjutnya, coba perhatikan gambar berikut

150 Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A-F


Data aksi bullying di Indonesia berdasarkan riset PISA 2018
Sumber : Organitation for Economic Cooperation and Development (OECD)/Kompas (2019)

Perundungan (bullying) yang dilakukan Murid di Indonesia tidak terpuji dan harus
kamu hindari. Tingginya kasus perundungan menjadi masalah yang harus ditangani
secara bersama. Kamu dapat berperan serta mengatasi masalah tersebut dengan
mengampanyekan aksi “Anti Perundungan” dengan melakukan aksi sebagai berikut.
1) Buatlah karya berupa poster, spanduk, pamflet, tulisan, video, gambar, atau bentuk
lainnya tentang “Kampanye Anti Perundungan”.
2) Diskusikan terlebih dahulu rancangan karya yang akan kamu buat dengan teman
sekelompokmu.
3) Tempelkan karyamu di berbagai sudut ruang Satuan pendidikan yang dapat dilihat
oleh seluruh warga Satuan pendidikan untuk mengampanyekan gerakan anti
perundungan di Satuan pendidikan.
4) Bagi kamu yang memiliki perangkat dan akun media sosial, unggahlah hasil
karyamu di berbagai media sosial untuk mengajak lebih banyak orang menghindari
perundungan

Perencanaan Pembelajaran Mendalam 151


Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 2025

Bermakna, Menggembirakan

a. Murid dalam kelompok mempersiapkan projek kewarganegaraan dengan bimbingan


Pendidik. (dalam proses menyiapkan projek kewarganegaraan Pendidik menyajikan
suasana yang menyenangkan seperti memberikan kebebasan murid untuk berkreasi
secara kreatif)

b. Murid diberikan informasi tentang teknis penyajian projek kewarganegaraan pada


pertemuan selanjutnya.

3. Kegiatan Penutup

c. Murid menyimpulkan kegiatan yang telah dilakukan melalui tanya jawab secara klasikal.

Berkesadaran, Bermakna

d. Murid melakukan refleksi proses pembelajaran, seperti pengetahuan, sikap, dan


keterampilan yang sudah diperoleh serta manfaat pembelajaran

e. Murid menjawab umpan balik (konfirmasi) dari pendidik atas proses pembelajaran terkait
ketercapaian penyusunan rencana aksi kampanye anti perundungan

f. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang informasi pertemuan berikutnya yaitu aksi
nyata penyajian projek kewarganegaraan

g. Kegiatan pembelajaran ditutup dengan doa dan salam

Pertemuan 5

MEMAHAMI

Kegitan Awal (Pendahuluan)

a. Murid mempersiapkan diri secara fisik dan psikis, pendidik menanyakan kehadiran murid,
kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar.

b. Pendidik mengucapkan salam, dan mempersilakan murid untuk memimpin doa

152 Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A-F


c. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang tujuan pembelajaran dan indikator
ketercapaian tujuan pembelajaran serta manfaat yang diperoleh dari proses
pembelajaran

d. Pendidik mengaitkan pembelajaran pada pertemuan sebelumnya dengan proses


pembelajaran yang akan dilaksanakan pada pertemuan ini yaitu aksi nyata penyajian
projek kewarganegaraan

e. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang penilaian (asesmen) yang akan dilakukan
selama proses pembelajaran yaitu penilaian produk dan penyajian

Kegiatan Inti

a. Murid dalam kelompok menyiapkan segala sesuatunya dalam melaksanakan aksi nyata
penyajian projek kewarganegaraan.

Mengaplikasi

Bermakna, Menggembirakan

b. Murid dalam kelompok bergiliran melaporkan bentuk aksi nyata projek kewarganegaraan
kepada pendidik.

c. Pendidik mengidentifikasi hasil projek kewarganegaraan murid berupa kampanye dengan


tema “menolak aksi perundungan (bullying)”.

d. Murid dalam kelompok menyajikan aksi nyatanya di lingkungan satuan pendidikan dengan
tertib, dibantu dan difasilitasi oleh pendidik. (pada kegiatan kampanye menoalk aksi
perundungan ini, pendidik memastikan ruang dan kesempatan bagi murid dalam suasana
ceria dan menyenangkan)

e. Murid secara terbuka menyajikan kampanye sesuai dengan bentuk dan pilihan
kelompoknya masing-masing seperti poster, spanduk, pamflet, tulisan, video, gambar,
atau bentuk lainnya.

f. Secara kolaboratif murid menampilkan perannya masing-masing dalam menyajikan aksi


kampanye.

g. Murid bersama pendidik memastikan kegiatan kampanye berjalan sesuai dengan alokasi
waktu yang tersedia secara efektif.

h. Selama melakukan aksi nyata pendidik melaksanakan asesmen formatif mencakup


bentuk, media dan kandungan isi dari aksi nyata beserta sikap dan keterampilan yang
murid aktualisasikan.

Perencanaan Pembelajaran Mendalam 153


Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 2025

i. Murid bersama pendidik saling memberikan apresiasi terhadap karya yang telah
ditampilkan.

Merefleksi

Bermakna

j. Murid mengisi lembar evaluasi kegiatan terkait hal-hal yang menjadi hambatan dalam
pelaksanaan kampanye.

k. Murid berdiskusi dalam kelompok untuk menuliskan solusi yang telah dilakukan dalam
mengatasi hambatan selama kampanye “menolak aksi perundungan” yang lebih efektif
pada kesempatan yang lain.

l. Murid dalam kelompok memetakan keterkaitan hubungan aksi kampanye “menolak


aksi perundungan” dengan tujuan pembelajaran menggunakan hak dan menerapkan
kewajiban sebagai warganegara.

m. Pendidik menstimulasi murid untuk menggali pengalaman belajar kampanye selama di


satuan pendidikan untuk diterapkan dilingkungan yang lebih luas, sekaligus bagaimana
sikap yang akan dilakukan apabila menemui pelanggaran hak-hak warga negara dalam
ragam aktivitas di berbagai lingkungan.

n. Murid merancang publikasi hasil kampanye yang telah dilakukan melalui media sosialnya
masing masing dengan memperhatikan bahasa, konten dan etika bermedia sosial yang baik.

o. Pendidik mendampingi murid dalam merancang konsep dan konten hasil kampanye, guna
memastikan kelayakan untuk dipublikasikan.

p. Murid merancang rencana tindak lanjut atas berbagai kemungkinan tanggapan dari berbagai
pihak yang terdapat pada konten kampanye “menolak aksi perundungan” di media sosialnya.

q. Murid menyampaikan manfaat yang diperoleh dari kegiatan kampanye “menolak aksi
perundungan” bagi terjaminnya hak-hak warga negara.

Kegiatan Penutupan

a. Murid menyimpulkan kegiatan yang telah dilakukan

Berkesadaran, Bermakna

b. Murid menjawab umpan balik (konfirmasi) dari pendidik atas proses pembelajaran terkait
ketercapaian tujuan pembelajaran.

154 Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A-F


c. Murid menyimak penjelasan pendidik tentang kegiatan yang telah dilakukan serta
memberikan apresiasi pada semua kelompok

d. Murid melaksanakan tes sumatif

e. Kegiatan pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.

F. REFLEKSI PEMBELAJARAN

Refleksi Murid

1. Hal-hal apa saja yang telah kalian pelajari dalam pembelajaran kali ini? Silakan tuangkan
dalam tabel berikut ini!

No Konsep materi Aktivitas Hal yang Bermakna

Dst

2. Bagaimana perasaan kalian setelah mengikuti pembelajaran kali ini tentang materi hak
dan kewajiban warga negara?

1 Senang Alasan : ............................... ............................... ...............................

2 Biasa-biasa saja Alasan : ............................... ............................... ...............................

3 Tidak Senang Alasan : ............................... ............................... ...............................

3. Apa hal yang menarik dari materi hak dan kewajiban warga negara yang telah kalian pelajari?

No Materi yang menarik Alasan

Dst

Perencanaan Pembelajaran Mendalam 155


Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 2025

4. Hal apa saja yang belum kalian pahami terkait materi hak dan kewajiban warga negara,
serta bagaimana upaya kalian dalam memahami materi ini?

No Materi yang belum dipahami Upaya yang dilakukan

Dst

5. Apa manfaat yang bisa kalian peroleh dari pembelajaran ini?

1 Manfaat untuk diri sendiri Alasan : ............................... ............................... ............................... ................

2 Manfaat untuk orang lain Alasan : ............................... ............................... ............................... ................

3 Tidak ada manfaat Alasan : ............................... ............................... ............................... ................

6. Setelah mendapat pemahaman dan pengalaman pembelajaran di atas, tindak lanjut apa
yang akan kalian lakukan?

a Jangka pendek

............................... ............................... ............................... ............................... ............................... ............................... ................

b Jangka panjang

............................... ............................... ............................... ............................... ............................... ............................... ................

Refleksi Pendidik

Pada kegiatan releksi ini, pendidik diharapkan dapat menginternalisasi kegiatan sebelum,
selama, dan sesudah pembelajaran kali ini. Hal ini diperlukan guna perbaikan proses
pembelajaran selanjutnya. Beberapa pertanyaan relektif berikut dapat diajukan Pendidik.
1. Apakah proses pembelajaran yang telah dilaksanakan sesuai dengan rencana dan tujuan
pembelajaran?

2. Hal-hal apa saja belum terlaksana dari rencana pembelajaran yang telah dibuat?

3. Bagaimana ketercapaian hasil tujuan pembelajaran murid?

4. Berdasarkan evaluasi, apa saja yang perlu dilakukan agar pembelajaran berikutnya dapat
lebih baik?

156 Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A-F


G. ASESMEN PEMBELAJARAN

1. Rencana asesmen Formatif

Pada setiap pertemuan dilaksanakan asesmen formatif sebagai berikut :


a) Instrumen

Pertemuan Bentuk / Teknik Instrumen

1 Observasi Lembar aktivitas identifikasi pendapat para ahli tentang


pengertian dan makna hak dan kewajiban

2 Penilaian Kinerja Lembar kerja laporan pelaksanaan hak dan kewajiban


di berbagai lingkungan (Keluarga, Satuan pendidikan,
masyarakat)

3 Penilaian Kinerja Lembar pengamatan Presentasi (Perwujudan Hak dan


Kewajiban warga negara)

4 Observasi Lembar aktivitas penyusunan rencana projek kampanye


anti perundungan (bullying)

5 Penilaian Produk Lembar penilaian produk / Lembar pengamatan aktivitas


kampanye

b) Rubrik penilaian

Rubrik Penilaian aktivitas identifikasi pendapat para ahli tentang


pengertian dan makna hak dan kewajiban.

Aspek yang Baru Layak Cakap Mahir


dinilai Berkembang

Pemahaman Menyebutkan Mengidentifikasi Menjelaskan Mengidentifikasi


Konsep hak dan definisi hak dan satu pendapat beberapa dan
kewajiban kewajiban secara ahli tetapi pendapat membandingkan
umum tanpa dengan ahli (dua atau beberapa
merujuk pada pemahaman tiga) dengan pendapat ahli
pendapat ahli yang masih pemahaman (dua atau tiga)
kurang jelas yang cukup baik dengan jelas dan
mendalam

Perencanaan Pembelajaran Mendalam 157


Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 2025

Aspek yang Baru Layak Cakap Mahir


dinilai Berkembang

Pemahaman Menjelaskan Menjelaskan Menjelaskan Menganalisis


konsep makna makna hak dan makna hak makna hak makna hak dan
hak dan kewajiban secara dan kewajiban dan kewajiban kewajiban dalam
kewajiban sederhana tanpa dengan contoh dengan contoh konteks sosial,
contoh konkret. sederhana dan yang relevan dan hukum, atau moral
merujuk pada merujuk pada dengan argumen
satu pendapat dua atau lebih yang kuat dan
ahli. pendapat ahli. referensi ahli.

Ketepatan Informasi yang Informasi sudah Informasi cukup Informasi sangat


Informasi disampaikan cukup tepat, akurat dan sesuai akurat, lengkap,
kurang akurat tetapi masih dengan pendapat dan mencakup
atau tidak sesuai terdapat sedikit ahli yang relevan berbagai
dengan sumber kesalahan atau perspektif dari
yang sahih kurang lengkap para ahli

Penggunaan Belum mencan- Menggunakan Menggunakan Menggunakan


Sumber dan tumkan sumber satu sumber lebih dari satu beragam referensi
Referensi atau referensi referensi tetapi referensi yang yang kredibel dan
yang jelas kurang lengkap relevan mencantumkan
atau kurang sumber dengan
sesuai benar

Rubrik Penilaian Laporan pelaksanaan hak dan kewajiban di berbagai lingkungan


(Keluarga, Satuan pendidikan, masyarakat)

Aspek yang Baru Layak Cakap Mahir


dinilai Berkembang

Pelaksanaan Hanya Membahas dua Membahas Membahas tiga


di Lingkungan membahas satu lingkungan tetapi tiga lingkungan lingkungan secara
Keluarga, Satuan lingkungan dan kurang rinci dalam dengan contoh rinci dengan
pendidikan, dan tidak jelas dalam memberikan yang cukup jelas contoh konkret
Masyarakat menjelaskan contoh dan analisis
pelaksanaannya pelaksanaan mendalam

Struktur dan Laporan belum Laporan memiliki Laporan tersusun Laporan sangat
Keterpaduan memiliki struktur struktur tetapi dengan baik dan terstruktur, logis,
Laporan yang jelas dan kurang sistematis cukup sistematis dan mudah
sulit dipahami dan ada bagian dipahami dengan
yang tidak alur yang jelas
nyambung

158 Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A-F


Aspek yang Baru Layak Cakap Mahir
dinilai Berkembang

Penggunaan Bahasa kurang Bahasa cukup Bahasa jelas Bahasa sangat


Bahasa jelas, banyak jelas tetapi dan komunikatif jelas, efektif, serta
kesalahan masih terdapat dengan sedikit menggunakan
ejaan, dan sulit beberapa kesalahan tata bahasa yang
dimengerti kesalahan tata baik dan benar
bahasa dan ejaan

Penyajian Data Belum ada data Ada data atau Menggunakan Menggunakan
dan Referensi pendukung atau referensi tetapi data dan berbagai data,
sumber referensi kurang relevan referensi yang referensi kredibel,
yang digunakan atau tidak cukup baik serta dan menyajikan
dicantumkan mencantumkan sumber dengan
dengan benar sumbernya format yang benar

Rubrik Penilaian Presentasi (Perwujudan Hak dan Kewajiban warga negara)

Aspek yang Baru Layak Cakap Mahir


dinilai Berkembang

Ketepatan Belum Menyebutkan Menyebutkan Menggunakan


Penggunaan mencantumkan beberapa pasal pasal yang tepat pasal-pasal yang
Pasal dalam UUD pasal yang tetapi masih dan memberikan relevan dengan
NRI Tahun 1945 sesuai atau kurang sesuai penjelasan yang jelas, serta
mencantumkan atau kurang cukup baik menjelaskan
tetapi tidak jelas dalam keterkaitan antar
relevan penjelasannya pasal dengan
perwujudan hak
dan kewajiban

Penyampaian Kurang percaya Suara cukup Suara jelas, Sangat percaya


Informasi diri, suara jelas, tetapi percaya diri, diri, suara lantang,
pelan, dan masih kurang dan mampu ekspresif, dan
penyampaian percaya diri dan menyampaikan penyampaian
tidak terstruktur terkadang tidak informasi dengan sangat menarik
sistematis baik serta sistematis

Perwujudan Belum mampu Memberikan Menjelaskan Menganalisis


pelaksanaan Hak memberikan contoh yang contoh nyata contoh nyata
dan Kewajiban contoh masih kurang dengan cukup secara kritis,
nyata terkait relevan atau baik serta menghubung-
perwujudan hak kurang jelas mengaitkan kannya dengan
dan kewajiban hubungannya dengan pasal pasal UUD NRI
dalam kehidupan dengan UUD NRI yang sesuai Tahun 1945, serta
sehari-hari Tahun 1945 membandingkan
dengan kondisi
sosial saat ini

Perencanaan Pembelajaran Mendalam 159


Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 2025

Aspek yang Baru Layak Cakap Mahir


dinilai Berkembang

Interaksi dan Tidak menjawab Berusaha Menjawab Menjawab


Respons pertanyaan atau menjawab tetapi pertanyaan pertanyaan
terhadap jawabannya tidak kurang jelas atau dengan baik dan dengan sangat
Pertanyaan sesuai dengan kurang sesuai cukup jelas baik, jelas, serta
materi mampu berdiskusi
secara kritis dan
mendalam

Rubrik Penilaian Penyusunan Rencana Projek kampanye anti perundungan (buliying)

Aspek yang Baru Layak Cakap Mahir


dinilai Berkembang

Strategi Belum Menyusun strategi Menyusun Menyusun strategi


Kampanye menjelaskan tetapi kurang strategi yang yang sangat baik,
strategi rinci dan kurang cukup baik, inovatif, serta
atau hanya realistis realistis, dan bisa dapat diterapkan
menyebutkan diterapkan dengan dampak
secara umum luas
tanpa rincian

Media dan Belum Menyebutkan Menentukan Menentukan


Metode mencantumkan media dan media dan media dan
Kampanye media atau metode tetapi metode yang metode yang
metode masih kurang cukup efektif dan kreatif, inovatif,
kampanye yang efektif sesuai dengan dan tepat sasaran
jelas sasaran

Keterlibatan Belum Ada rencana Merancang Menyusun strategi


Murid di kelas lain mencantumkan keterlibatan keterlibatan keterlibatan
rencana tetapi masih Murid di kelas lain yang luas, aktif,
keterlibatan kurang jelas dengan cukup dan melibatkan
Murid di kelas lain atau kurang baik berbagai pihak
partisipatif

Penyusunan Rencana aksi Rencana aksi Rencana aksi Rencana aksi


Rencana aksi belum tersusun cukup tersusun tersusun dengan sangat terstruktur,
dengan baik, tetapi masih baik, jelas, dan logis, dan mudah
kurang dipahami ada bagian yang cukup sistematis dipahami dengan
kurang jelas atau bahasa yang
tidak runtut menarik

160 Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fase A-F


Aspek yang Baru Layak Cakap Mahir
dinilai Berkembang

Evaluasi Belum ada Ada rencana Menyusun Menyusun


Keberhasilan rencana evaluasi evaluasi tetapi rencana evaluasi rencana evaluasi
Kampanye atau hanya masih kurang yang cukup baik yang sangat baik
menyebutkan terperinci dengan indikator dengan indikator
secara umum keberhasilan keberhasilan
yang jelas yang terukur dan
realistis

Rubrik penilaian Produk / Lembar pengamatan aktivitas Kampanye

Aspek yang Baru Layak Cakap Mahir


dinilai Berkembang

Kesesuaian Tema Karya belum Karya cukup Karya sesuai Karya sangat
sesuai sesuai dengan dengan tema sesuai dengan
dengan tema tema tetapi pesan dan pesan yang tema, pesan kuat,
kampanye anti- masih kurang kuat disampaikan inspiratif, dan
perundungan cukup jelas dan mengajak aksi
atau kurang mudah dipahami nyata
nampak pesan
yang jelas

Kreativitas dan Karya kurang Karya cukup Karya Karya sangat


Inovasi kreatif, hanya kreatif tetapi menunjukkan kreatif, unik,
menyalin masih kurang kreativitas inovatif, dan
informasi tanpa menarik atau dengan desain mampu menarik
pengembangan inovatif atau ide yang perhatian dengan
cukup menarik cara yang
berbeda

Kejelasan Pesan Pesan sulit Pesan cukup Pesan disam- Pesan sangat
dipahami, terlalu jelas tetapi masih paikan dengan jelas, efektif,
rumit, atau memerlukan jelas dan cukup dan mampu
kurang relevan pemahaman efektif dalam memberikan
tambahan mengampa- dampak serta
nyekan anti- mengajak aksi
perundungan nyata

Daya Tarik Visual/ Tampilan kurang Tampilan cukup Tampilan menarik, Tampilan
Audiovisual menarik, kurang menarik tetapi proporsional, sangat menarik,
proporsional, masih ada bagian dan mendukung proporsional, dan
atau kurang yang kurang pesan yang ingin mampu menarik
disampaikan

Perencanaan Pembelajaran Mendalam 161

Anda mungkin juga menyukai