RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )
Satuan Pendidikan : Salafiyah Wustha MATAQU Utsman Bin Affan
Kota Lhokseumawe
Kelas / Semester : VII / 1
Mata Pelajaran : PPKn
Materi Pokok : Perumusan dan Penetapan Pancasila sebagai
Dasar Negara
Sub Materi : Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara
Alokasi Waktu : 2 Jam Pelajaran
A. KOMPETENSI INTI (KI)
KI-3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
KI-4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.
B. KOMPETENSI DASAR (KD)
1.1 Memahami proses perumusan dan penetapan Pancasila sebagai Dasar
Negara
4.1 Melaksanakan tanggung jawab atas keputusan bersama dengan semangat
konsensus tokoh pendiri negara dalam perumusan Pancasila
C. INDIKATOR PENCAPIAN KOMPETENSI
1.1.1 Mendeskripsikan perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara dalam
Sidang BPUPKI.
1.1.2 Membandingkan pendapat para pendiri negara tentang isi Pancasila.
1.1.3 Mendeskripiskan perumusan Dasar Negara dalam Sidang Panitia Sembilan.
1.1.4 Mendeskripsikan penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara.
1.1.5 Menunjukkan semangat komitmen para pendiri negara dalam
merumuskan dan menetapkan Pancasila sebagai Dasar Negara.
4.1.1 Menyusun laporan hasil telaah perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara
4.1.2 Menyajikan hasil telaah penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara.
4.1.3 Mensimulasikan laporan hasil telaah semangat Komitmen para pendiri
Negara dalam merumuskan dan menetapkan Pancasila sebagai Dasar
Negara.
4.1.4 Menyajikan praktik kewarganegaraan untuk mempertahankan Pancasila
sebagai dasar Negara.
D. MATERI PEMBELAJARAN
Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara
a. Pembentukan BPUPKI
BPUPKI dilantik oleh Jepang, beranggotakan enam puluh dua (62) orang
yang terdiri atas tokoh-tokoh bangsa Indonesia dan tujuh (7) orang anggota
perwakilan dari Jepang. Ketua BPUPKI adalah dr. K.R.T Radjiman
Wedyodiningrat, dengan dua wakil ketua, yaitu Ichibangase Yosio (Jepang) dan
R.P Soeroso.
BPUPKI mengadakan sidang sebanyak dua kali sidang resmi dan satu kali
sidang tidak resmi. Sidang resmi pertama dilaksanakan tanggal 29 Mei sampai
dengan 1 Juni 1945, membahas tentang Dasar Negara. Sidang kedua
berlangsung tanggal 10 sampai dengan 17 Juli 1945 dengan membahas
rancangan Undang- Undang Dasar.
b. Perumusan Dasar Negara
Usulan mengenai rumusan dasar Indonesia merdeka dalam sidang
pertama BPUPKI secara berurutan dikemukakan oleh Ir. Soekarno, Mr.
Soepomo, dan Mr. Muhammad Yamin.
Pada tanggal 22 Juni 1945, Panitia Sembilan menyepakati kesepakatan dalam
satu rancangan pembukaan hukum dasar (undang-undang dasar). Persetujuan
Panitia Sembilan ini termaktub di dalam satu rancangan pembukaan hukum
dasar (undang-undang dasar). Oleh Ir. Soekarno rancangan pembukaan
hukkum dasar ini diberikan nama ”Mukadimah”, oleh Mr. Muhammad
Yamin dinamakan ”Piagam Jakarta”, dan oleh Sukiman Wirjosandjojo
disebut ”Gentlemen’s Agreement”. Naskah mukadimah ”Piagam Jakarta”
memiliki banyak persamaan dengan Pembukaan UUD Negara Republik
Indonesia Tahun 1945.
E. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari materi tentang ’ Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara’,
diharapkan peserta didik mampu :
Memahami sejarah perumusan Pancasila sebagai dasar negara,
Memahami semangat dan komitmen para pendiri negara dalam merumuskan
Pancasila sebagai dasar negara, dan
Memahami pembentukan BPUPKI.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Kegiatan Pendahuluan
Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk
mengikuti pembelajaran dengan melakukan berdoa, menanyakan kehadiran
peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan buku tulis dan
sumber belajar.
Guru menyampaikan ucapan selamat kepada siswa kelas VII yang telah
menjadi siswa SMP.
Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik menyanyikan
lagu wajib nasional Garuda Pancasila dilanjutkan melakukan tanya
jawab tentang
Lagu Garuda Pancasila.
Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai materi
pembentukan BPUPKI dan mengamati gambar 1.1 menambahkan
penjelasan tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Guru menyampaikan kompetensi dasar dan indikator pencapaian
kompetensi yang akan dicapai.
Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang manfaat
proses pembelajaran.
Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik.
2. Kegiatan Inti
Guru membagi peserta didik dalam menjadi 6 kelompok.
Guru meminta peserta didik mengamati gambar sidang BPUPKI dan
mencatat hal-hal yang penting atau yang ingin diketahui dalam gambar
tersebut. Guru dapat memberi penjelasan singkat tentang gambar, sehingga
menumbuhkan rasa ingin tahu peserta didik berkaitan dengan pembentukan
BPUPKI.
Guru meminta peserta didik secara kelompok menyusun pertanyaan dari
wacana yang berkaitan dengan pembentukan BPUPKI.
Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan seperti :
- Mengapa Jepang membentuk BPUPKI?
- Kapan BPUPKI dibentuk? Siapa saja anggota BPUPKI?
- Apa tujuan pembentukan BPUPKI?
- Kapan sidang BPUPKI?
Guru memberi motivasi dan penghargaan bagi kelompok yang
menyusun pertanyaan terbanyak dan sesuai dengan indikator pencapaian
kompetensi.
Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan dan
kelompok dalam menyusun pertanyaan.
Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dengan
melakukan kajian dokumen historis dan mendiskusikan jawaban atas
pertanyaan yang sudah disusun, juga mencari melalui sumber belajar lain
seperti buku referensi lain atau internet.
Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan hubungan atas
berbagai informasi yang sudah diperoleh sebelumnya, seperti :
- Mengapa ada orang Jepang menjadi anggota BPUPKI?
- Apa hubungan kekalahan Jepang dengan pembentukan BPUPKI?
- Apa hubungan asal daerah anggota BPUPKI dengan keterwakilan
rakyat Indonesia?
Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk menyimpulkan
pem- bentukan BPUPKI.
Guru membimbing kelompok untuk menyusun laporan hasil telaah
tentang pembentukan BPUPKI. Laporan dapat berupa display, bahan
tayang, maupun dalam bentuk kertas lembaran. Manfaatkan sumber daya
alam atau bahan bekas yang ada di lingkungan peserta didik untuk membuat
bahan tayang.
Guru mendiskusikan dan membuat kesepakatan tentang tata tertib
selama penyajian materi oleh kelompok, seperti berikut ini.
- Setiap peserta didik saling menghormati pendapat orang lain.
- Mengangkat tangan sebelum memberikan pertanyaan atau
menyampaikan pendapat.
- Menyampaikan pertanyaan atau pendapat setelah dipersilahkan oleh
guru (moderator).
- Menggunakan bahasa yang sopan saat menyampaikan pertanyaan
atau pendapat.
- Berbicara secara bergantian dan tidak memotong pembicaraan orang
lain.
Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara
bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.
Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam
diskusi, dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan
penghargaan bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan bersama.
3. Kegiatan Penutup
Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran
melalui tanya jawab secara klasikal.
Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan dan menentukan tindakan yang akan
dilakukan berkaitan pembentukan BPUPKI, dengan meminta peserta
didik menjawab pertanyaan berikut.
- Apa manfaat yang diperoleh dari mempelajari sejarah pembentukan
BPUPKI bagi kalian?
- Apa sikap yang kalian peroleh dari proses pembelajaran yang telah
dilakukan? c. Apa manfaat yang diperoleh melalui proses
pembelajaran yang telah dilakukan? d. Apa rencana tindak lanjut akan
kalian lakukan?
- Apa sikap yang perlu dilakukan selanjutnya?
Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil telaah
kelompok.
Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji Kompetensi 1.1 atau
soal yang disusun guru sesuai indikator pencapaian kompetensi.
Guru menjelaskan rencana pembelajaran selanjutnya dan menugaskan
peserta dididk membaca materi pertemuan berikutnya, yaitu perumusan
Dasar Negara.
G. PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN
Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Teknik penilaian kompetensi pengetahua dengan meng- observasi jawaban dan
diskusi yang berkembang dari diskusi dan tanya jawab yang dilakukan oleh guru.
Instrumen Observasi Pengetahuan
Kelas : VII (Tujuh)
Semester : 1 (Satu)
Pengetahuan yang dinilai : Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara.
Jawaban Peserta Didik
Menjawab Mendefini- Mendefinisikan Mendefinisikan &
No. Nama Peserta Didik Saja & Sedikit Uraian Penjelasan Logis
sikan
1. Mulkan Azizi 85 85 80 80
2. Sabil rayyan 96 95 95 90
3. Teuku Aufar 95 90 90 90
4. Zulfan 85 90 85 90
dst ...
Observasi pengetahuan peserta didik dilakukan dalam bentuk mengamati diskusi
dan pemikiran logis yang berkembang dalam diskusi. Penskoran aktivitas diberi
skor rentang 1-4, dan nilai maksimal 100. Adapun kriteria skor diantaranya sebagai
berikut:
- Skor 1 jika jawaban hanya berupaya menjawab saja.
- Skor 2 jika jawaban berupa mendefinisikan.
- Skor 3 jika jawaban berupa mendefinisikan dan sedikit uraian.
- Skor 4 jika jawaban berupa mendefinisikan dan penjelasan logis.
Nilai = Skor Perolehan × 25
3. Penilaian Kompetensi Keterampilan
Penilaian keterampilan dilakukan guru dengan melihat kemampuan
peserta didik dalam presentasi, kemampuan bertanya, kemampuan
menjawab pertanyaan atau mempertahankan argumentasi kelompok,
kemampuan dalam memberikan masukan/ saran, serta mengapresiasi pada
saat menyampaikan hasil telaah tentang Perumusan Pancasila sebagai
Dasar Negara. Lembar penilaian penyajian dan laporan hasil telaah
dapat menggunakan format di bawah ini, dengan ketentuan aspek
penilaian dan rubriknya dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi serta
keperluan guru.
Kemampuan
Kemampuan Memberi
Nama Peserta Menjawab/ Mengapresiasi
No. Bertanya Berargumentasi Masukan/ Saran
Didik
4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1
1. Abdul khalil
2. Hanif akhyar
3. Ibrahim sulaiman
4. Fatinul khalis
dst
Keterangan : Diisi dengan tanda ceklist ()
Kategori Penilaian : 4 = sangat baik, 3 = baik, 2 = cukup, 1 = kurang
Nilai = Skor Perolehan × 50
2
Pedoman Penskoran (Rubrik)
No. Aspek Penskoran
1. Kemampuan Skor 4 apabila selalu bertanya.
Bertanya Skor 3 apabila sering bertanya.
Skor 2 apabila kadang-kadang bertanya.
Skor 1 apabila tidak pernah bertanya.
2. Kemampuan Skor 4 apabila materi/jawaban benar, rasional, dan jelas.
Menjawab/ Skor 3 apabila materi/jawaban benar, rasional, dan tidak
Argumentasi jelas.
Skor 2 apabila materi/jawaban benar, tidak rasional, dan
tidak jelas.
Skor 1 apabila materi/jawaban tidak benar, tidak rasional,
dan tidak jelas.
3. Kemampuan Skor 4 apabila selalu memberi masukan.
Memberi Masukan Skor 3 apabila sering memberi masukan.
Skor 2 apabila kadang-kadang memberi masukan.
Skor 1 apabila tidak pernah memberi masukan.
4. Mengapresiasi Skor 4 apabila selalu memberikan pujian.
Skor 3 apabila sering memberikan pujian.
Skor 2 apabila kadang-kadang memberi pujian.
Skor 1 apabila tidak pernah memberi pujian.
H. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
Media :
- Diri Anak
- Audio / Visual
Sumber :
- Buku Guru dan Buku Siswa Edisi Revisi SMP/MTs Kelas VII, “Pendidikan Pancasila
dan Kewarganegaraan “, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta: 2016
- Buku referensi lain yang menunjang
- Website terkait
Mengetahui Lhokseumawe, 2 Juni 2025
Kepala Salafiyah Wustha Guru Mata Pelajaran
(Akhyar Amnar, [Link]) (Daris Aprinaldi Elman, S.H)