0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan4 halaman

Penjelasan 7 Layer OSI Model Jaringan

Model OSI adalah kerangka konseptual yang terdiri dari 7 lapisan yang mengatur interaksi dalam jaringan komputer, dikembangkan oleh International Standards Organization (ISO). Setiap lapisan memiliki fungsi spesifik dalam proses pengiriman data, mulai dari Application Layer (Layer 7) hingga Physical Layer (Layer 1). Proses pengiriman data dapat dianalogikan seperti mengirim surat, di mana setiap lapisan berperan dalam pengemasan dan pengiriman informasi.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan4 halaman

Penjelasan 7 Layer OSI Model Jaringan

Model OSI adalah kerangka konseptual yang terdiri dari 7 lapisan yang mengatur interaksi dalam jaringan komputer, dikembangkan oleh International Standards Organization (ISO). Setiap lapisan memiliki fungsi spesifik dalam proses pengiriman data, mulai dari Application Layer (Layer 7) hingga Physical Layer (Layer 1). Proses pengiriman data dapat dianalogikan seperti mengirim surat, di mana setiap lapisan berperan dalam pengemasan dan pengiriman informasi.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

OSI LAYER

OSI Model Layer

Open System Interconnection (OSI) adalah


sebuah permodelan dari kerangka jaringan
dengan mengimplementasikan beberapa protocol
dalam 7 Layer (lapisan). OSI tak lain hanyalah
sebuah kerangka konseptual agar kita mengerti
interaksi yang terjadi.

Siapa yang mengembangkan OSI? Gambar 11 OSI Model

International Standards Organization (ISO) yang mengembangkan OSI Model.


OSI Model dibagi menjadi 7 Layer. Layer 1 – 4 adalah lapisan bawah dan
mengatur perpindahan data. Layer 5 – 7 adalah lapisan atas yang mengandung
data aplikasi. Jaringan Komputer memiliki prinsip kerja yaitu “menyampaikan”.
Dimana setiap Layer memiliki tugas yang spesifik dan menyampaikan data ke
layer selanjutnya.

7 Layer OSI Model

Dalam OSI Model, kontrol untuk melewati dari satu layer ke layer lainnya,
diawali dari application layer (Layer 7) pada satu stasiun, dan dilanjutkan ke layer
dibawahnya, melalui saluran ke stasiun berikutnya dan kembali lagi ke layer
paling atas secara berurutan.

 Layer 7 : Application Layer


Merupakan layer dimana terjadi interaksi antarmuka end user dengan aplikasi
yang bekerja menggunakan fungsionalitas jaringan, melakukan pengaturan
bagaimana aplikasi bekerja menggunakan resource jaringan, untuk kemudian
memberika pesan ketika terjadi kesalahan. Beberapa service dan protokol yang
berada di layer ini misalnya HTTP, FTP, SMTP, dll.

Gambar 12 Layer 7 Application

 Layer 6 : Presentation Layer

Layer ini bekerja dengan mentranslasikan format data yang hendak ditransmisikan
oleh aplikasi melalui jaringan, ke dalam format yang bisa ditransmisikan oleh
jaringan. Pada layer ini juga data akan di-enkripsi atau di-deskripsi.

Gambar 13 Layer 6 Presentation

 Layer 5 : Session Layer

Session layer akan mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara,


atau dihancurkan. Di layer ini ada protocol Name Recognition,NFS & SMB.

Gambar 14 Layer 5 Session

 Layer 4 : Transport Layer


Layer ini akan melakukan pemecahan data ke dalam paket-paket data serta
memberikan nomor urut pada paket-paket data tersebut sehingga dapat disusun
kembali ketika sudah sampai pada sisi tujuan.

Selain itu, pada layer ini, akan menentukan protokol yang akan digunakan untuk
mentransmisi data, misalkan protokol TCP atau UDP.

Protokol ini akan mengirimkan paket data, sekaligus akan memastikan bahwa
paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang
terhadap paket-paket yang hilang atau rusak di tengah jalan.

Gambar 15 Layer 4 Transport

 Layer 3 : Network Layer

Network layer akan membuat header untuk paket-paket yang berisi informasi IP,
baik IP pengirim data maupun IP tujuan data. Pada kondisi tertentu, layer ini juga
akan melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan
switch layer-3.

Gambar 16 Layer 3 Network

 Layer 2 : Data-link Layer

Berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi


format yang disebut sebagai frame.

Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan
perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)),
dan menentukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge,
repeater, dan switch layer 2 beroperasi.
Gambar 17 Layer 2 Data Link

 Layer 1 : Physical Layer

Layer Physical berkerja dengan mendefinisikan media transmisi jaringan, metode


pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau
Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga
mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi
dengan media kabel atau radio.

Gambar 18 Layer 1 Physical

Analogi proses pada OSI Layer

• Proses pengiriman data melewati tiap layer ini bisa kita analogikan seperti
ketika kita mengirim surat.

• Isi surat adalah data yang akan kita kirim (layer 7 -> 5).

• Kemudian sesuai standart pengiriman, isi surat tersebut kita masukkan


kedalam sebuah amplop (layer - 4).

• Agar surat kita bisa terkirim, kita perlu menambahkan alamat kemana
surat tersebut akan dikirim, juga siapa pengirim surat tadi (layer - 3).

• Selanjutnya surat tersebut kita serahkan ke pihak ekspedisi, dan pihak


ekspedisi yang nanti akan mengirimkan surat kita tadi (layer - 2&1).

Anda mungkin juga menyukai