MODUL AJAR
Bahasa Indonesia
A. INFORMASI UMUM MODUL
Nama Penyusun : Elsa Nursadiyah
Instansi/Sekolah : SDN 2 Subang
Jenjang / Kelas : SD / V
Alokasi Waktu : X 35 Menit
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026
B. KOMPONEN INTI
Capaian Pembelajaran Fase C
Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk
berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta
didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan
menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang
topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu
menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi
aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan
pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan
pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik
memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan
keterampilan.
Fase C Berdasarkan Elemen
Menyimak Peserta didik mampu menganalisis informasi berupa
fakta, prosedur dengan mengidentifikasikan ciri objek
dan urutan proses kejadian dan nilai-nilai dari berbagai
jenis teks informatif dan fiksi yang disajikan dalam
bentuk lisan, teks aural (teks yang dibacakan dan/atau
didengar) dan audio.
Membaca dan Memirsa Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan
berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah
serta memahami informasi dan kosakata baru yang
memiliki makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan
untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter.
Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari
teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai
yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun,
puisi) dari teks dan/atau audiovisual.
Berbicara dan Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara
Mempresentasikan lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra
tutur sesuai kaidah dan konteks. Menggunakan
kosakata baru yang memiliki makna denotatif,
konotatif, dan kiasan; pilihan kata yang tepat sesuai
dengan norma budaya; menyampaikan informasi
dengan fasih dan santun. Peserta didik menyampaikan
perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri
dan orang lain) secara indah dan menarik dalam
bentuk prosa dan puisi dengan penggunaan kosakata
secara kreatif. Peserta didik mempresentasikan
gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan
logis, sistematis, efektif, kreatif, dan kritis;
mempresentasikan imajinasi secara kreatif.
Menulis Peserta didik mampu menulis teks eksplanasi, laporan,
dan eksposisi persuasif dari gagasan, hasil
pengamatan, pengalaman, dan imajinasi;
menjelaskan hubungan kausalitas, serta
menuangkan hasil pengamatan untuk
meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu
menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan
untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma
budaya; menggunakan kosakata baru yang memiliki
makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik
menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi
(dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan
menarik dalam bentuk prosa dan puisi dengan
penggunaan kosakata secara kreatif.
Tujuan Pembelajaran Bab ini akan mengajarkan kalian untuk menjadi pribadi
yang cinta tanah air melalui pengenalan sejarah lewat
wisata ke museum/bangunan bersejarah, mengenal
simbol, petunjuk, dan informasi di lokasi wisata, serta
menerima dan membuat informasi lewat
pengumuman.
Profil Pancasila Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan
Berakhlak Mulia
Berkebhinekaan Global
Mandiri
Bernalar
Kritis
Kreatif
Kata kunci Huruf kapital
Kalimat perintah
Menulis angka dan bilangan
Membaca tatap/memindai (scanning)
Menulis pengumuman
Target Peserta Didik :
Peserta didik Reguler
Jumlah Siswa :
20 Peserta didik (dimodifikasi dalam pembagian jumlah anggota kelompok
ketika jumlah siswa sedikti atau lebih banyak)
Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan pembelajaran
- Asesmen individu
- Asesmen kelompok
Jenis Assesmen :
Presentasi
Produk
Tertulis
Unjuk Kerja
Tertulis
Model Pembelajaran
Tatap muka
Ketersediaan Materi :
Pengayaan untuk peserta didik berpencapaian tinggi:
YA/TIDAK
Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas untuk peserta didik yang sulit
memahami konsep:
YA/TIDAK
Kegiatan Pembelajaran Utama / Pengaturan peserta didik :
Individu
Berkelompok (Lebih dari dua orang)
Metode dan Model Pembelajaran :
Ceramah, Diskusi, permainan, Presentasi
Media Pembelajaran
Buku Siswa
Iklan pada surat kabar dan majalah
Video, artikel, iklan pada internet
Perangkat teknologi ataupun gambar (laptop/komputer, ponsel,
penyuara jemala, tablet, kamera, dan lainnya)
Aplikasi komputer (MS Word, PPT, dan sejenisnya)
Surel
Buku cerita digital: http:// [Link]/
lamanbahasa/sites/default/ files/Gara-Gara%20AndroidAyu%20Wandari-
[Link]
Materi Pembelajaran
Menjadi Warga Dunia
Berbicara
Membaca
Menulis
Membaca
Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
Buku Bahasa Indonesia kelas V SD
Kamus Bahasa indonesia
Buku lain yang relevan
2. Sumber Alternatif
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di
lingkungan sekitar dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Persiapan Pembelajaran :
a. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
b. Memastikan kondisi kelas kondusif
c. Mempersiapkan bahan tayang
d. Mempersiapkan lembar kerja siswa
Panduan Pembelajaran
Capaian Pembelajaran
Menjelaskan kembali ide pokok dan beberapa ide pendukung pada
teks yang dibacakan. Menjelaskan makna kosakata baru pada teks yang
dibacakan berdasarkan
pemahaman dan pemaknaannya terhadap tulisan, gambar, dan alat
pengatur grafis (tabel, peta, grafik, dll.) pendukung.
Membaca dan mengucapkan kata-kata baru yang digunakan dalam
konteks topik tertentu berdasarkan pengetahuannya terhadap kombinasi
huruf.
Membedakan informasi yang bersifat fakta dan opini pada teks yang sesuai
dengan jenjangnya.
Menjelaskan kembali ide pokok dan beberapa ide pendukung pada
teks yang dibacakan. Menjelaskan makna kosakata baru pada teks yang
dibacakan berdasarkan
pemahaman dan pemaknaannya terhadap tulisan, gambar, dan alat
pengatur grafis (tabel, peta, grafik, dan lain-lain.) pendukung.
Mempresentasikan informasi dengan runut, dengan menggunakan
contohcontoh untuk mendukung pendapatnya. Menyesuaikan intonasi dan
metode presentasi dengan perhatian atau minat pendengarnya.
Berpartisipasi aktif dalam diskusi dengan menanggapi pernyataan teman
diskusi, menggunakan kata kunci yang relevan dengan topik bahasan
diskusi.
Mengirim dan menjawab email, berpartisipasi pada diskusi daring, serta
memahami
etika dan keamanan menggunakan internet. Mengunduh informasi tertulis
dan visual dari sumber daring untuk melengkapi presentasinya.
Menulis sebuah topik dengan struktur eksplanasi dengan bantuan
pendukung visual, untuk beragam tujuan.
Menulis kata-kata baru menggunakan pengetahuannya tentang
kombinasi semua huruf.
Menuliskan pendapat singkat terhadap bacaan secara
kreatif. Mengategorikaninformasi pada bacaan dalam
pengatur grafis yang lebih kompleks. .
Kegiatan Pembuka
Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat
mengikuti pembelajaran dengan baik.
Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar
bersemangat pada
saat mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan
semangat belajar peserta didik.
Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai
dengan agama dan kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran
dilaksanakan.
Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas
pembuka tersebut dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan
belajar yang akan dilaksanakan.
Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana
kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti
Mempresentasikan
informasi dengan
runut, dengan
menggunakan contoh-
contoh untuk
mendukung
pendapatnya..
Bapak dan Ibu Guru,
Bab ini akan membawa peserta didik untuk memiliki literasi digital.
Salah satu keterampilan yang dipelajari adalah berpikir komputasional.
Berpikir komputasional adalah cara manusia berpikir kreatif dan kritis untuk
memecahkan masalah, memahami pola dan perilaku, serta membuat sistem.
Dalam mengembangkan keterampilan ini, Bapak dan Ibu Guru dapat
menggunakan permainan yang melatih kemampuan anak dalam melakukan
riset/pencarian, mengikuti pola, membuat kode, ataupun membuat hubungan
sebab akibat.
Guru dapat menggunakan cara kreatif untuk meminta peserta didik menjawab
soal atau memberikan pendapat.
Contoh:
Tunjukkan dua jempol jika kalian sudah paham, satu jempol jika kalian
paham
sebagian, dan kepal satu tangan jika kalian belum paham.
Silang kedua tangan di depan wajah jika pernyataan ini salah. Dekap
pipi dengan kedua tangan jika pernyataan ini benar.
Tip Pembelajaran
Mulailah kegiatan bab ini dengan melakukan kegiatan permainan.
Berikut adalah pilihan permainan yang dapat disesuaikan dengan
kebutuhan kelas.
Permainan 1: Temukan Ini
Peserta didik berdiri di depan kursinya masing-masing. Guru meminta
peserta didik menemukan benda dalam kelas yang dimaksud guru dalam
instruksi.
Peserta didik akan menuju letak benda tersebut dan menunjukkan
tangannya ke arah benda tersebut.
1. Temukan benda berwarna biru.
2. Temukan benda yang bertuliskan sekolah.
3. Temukan benda yang berbentuk lingkaran.
4. Temukan benda yang memantulkan cahaya.
5. Kombinasi lainnya.
Membaca dan mengucapkan kata- Menulis sebuah topik dengan struktur
kata baru yang digunakan dalam naratif, argumentasi, untuk berbagai
konteks topik tertentu tujuan.
berdasarkan
pengetahuannya terhadap
kombinasi huruf.
Tip Pembelajaran
Guru dapat meminta peserta didik membaca dalam hati teks
“Pengalaman Belajar Daring” terlebih dahulu.
Guru meminta empat peserta didik untuk membacakan empat
pengalaman pada teks.
Sambil membaca guru memerhatikan pengucapan peserta didik atas
kosakata baru, singkatan, dan akronim pada teks.
Guru menjelaskan makna kosakata.
Guru dapat menunjukkan perangkat teknologi atau gambar untuk
memperjelas makna.
Guru meminta peserta didik mengidentifikasi tantangan dan solusi
belajar daring yang dihadapi anak-anak pada teks “Pengalaman Belajar
Daring”.
Guru meminta peserta didik untuk juga menuliskan tantangan belajar yang
mereka hadapi dan solusi yang mereka usahakan (tidak harus tentang
daring).
Jawaban Soal
Membaca dan mengucapkan kata-kata baru yang digunakan dalam konteks
topik tertentu berdasarkan pengetahuannya terhadap kombinasi huruf.
Tip Pembelajaran
Guru menyebutkan definisi singkatan dan akronim beserta contoh-
contohnya.
Guru menjelaskan perbedaan singkatan dan akronim. Singkatan terdiri
atas huruf- huruf awal kata panjang. Akronim adalah gabungan dari suku
kata awalan kata panjang yang membentuk kata yang mudah diucapkan.
Guru mencontohkan cara membaca singkatan dan akronim pada kolom
contoh.
Membedakan informasi yang bersifat fakta dan opini pada teks yang sesuai
dengan jenjangnya.
Tip Pembelajaran
Guru menjelaskan tentang pengertian fakta dan opini.
Guru memberikan contoh.
Guru mengukur pemahaman peserta didik dengan bertanya langsung.
Agar menarik, kegiatan ini dapat dimulai dengan membuat Kartu Fakta
dan Opini.
Membuat Kartu Fakta dan Opini
Ambillah sebuah kertas atau karton berukuran sedang. Lipatlah menjadi
delapan bagian sama besar. Tuliskan dalam setiap baris lipatan satu kalimat
fakta dan satu kalimat opini tentang suatu hal. Setelah itu, potonglah kertas
tersebut. Perlihatkan kalimat tersebut kepada para peserta didik. Mintalah
mereka menebak apakah kalimat tersebut termasuk fakta atau opini.
Perhatikan contoh di bawah ini sebagai petunjuk.
Berpartisipasi aktif dalam diskusi dengan
Membedakan informasi yang menanggapi pernyataan teman diskusi,
bersifat fakta dan opini pada menggunakan kata kunci yang relevan
teks yang sesuai dengan dengan topik bahasan diskusi.
jenjangnya.
Menjelaskan kembali ide pokok dan beberapa ide pendukung pada teks yang
dibacakan.
Menjelaskan kembali ide pokok dan beberapa ide pendukung pada teks yang
dibacakan. Menjelaskan makna kosakata baru pada teks yang dibacakan
berdasarkan pemahaman dan pemaknaannya terhadap tulisan.
Menulis kata-kata baru
menggunakan pengetahuannya
tentang kombinasi semua huruf..
Tip Pembelajaran
Guru dapat menjelaskan kembali tentang perlunya mengasah
keterampilan komputasi seperti yang disebutkan pada penjelasan di
kegiatan pembuka.
Guru dapat memainkan kembali kegiatan di kegiatan pembuka.
Guru meminta peserta didik bekerja berpasangan.
Guru memberikan penjelasan situasi yang menarik sebelum memulai
Kreativitas: Anak-anak, kali ini kalian akan berperan sebagai seorang
detektif. Kalian diminta memecahkan kode rahasia dan menjawab enam
pertanyaan dengan benar. Siapa yang paling cepat menemukan jawaban
akan diberikan kesempatan membuat soal misteri untuk teman lainnya.
Jawaban
1. Kapuas
2. Roma
3. Bulu tangkis
4. Papeda
5. Padi dan kapas
Mengirim dan Menuliskan pendapat singkat terhadap bacaan
pad
menjawab email, secara kreatif. Mengategorikan informasi pada
diskusi daring, a bacaan dalam pengatur grafis yang lebih
memaha etik sert kompleks.
mi menggunak
internet. an
Mengunduh
informasi tertulis dan
visual dari sumber daring
untuk melengkapi
Menulis sebuah topik dengan struktur eksplanasi, dengan bantuan
pendukung visual, untuk beragam tujuan.
Tip Pembelajaran
Guru menjelaskan kepada peserta didik tentang tugas akhir (proyek belajar)
pada bab ini. Peserta didik diminta memilih topik bebas. Peserta didik lalu
melakukan riset untuk mencari informasi lebih jauh tentang topik tersebut.
Peserta didik juga mencatat beberapa hal penting dari hasil risetnya.
Setelah itu, peserta didik merangkai semua informasi, menuliskannya dalam
suatu teks informatif (dalam bentuk poster atau slide presentasi) yang
dilengkapi dengan pendukung visual.
Produk menulis: poster atau slide presentasi.
Peserta didik dapat membuat poster dalam bentuk manual atau digital lalu
mencetaknya.
Mempresentasikan informasi dengan runut, dengan menggunakan contoh-
contoh untuk mendukung pendapatnya. Menyesuaikan intonasi dan
metode presentasi dengan perhatian atau minat pendengarnya
Memahami etika dan keamanan menggunakan internet. Mengunduh
informasi tertulis dan visual dari sumber daring untuk melengkapi
presentasinya.
Tip Pembelajaran
Guru meminta peserta didik mempersiapkan diri, berlatih di rumah untuk
melakukan presentasi di kelas.
Guru memberikan petunjuk agar saat presentasi, peserta didik
menjelaskan atau menambahkan informasi selain yang dapat dibaca
peserta didik dari tampilan poster atau slide.
Guru meminta peserta didik mempresentasikan hasil riset topik pilihannya
dengan waktu yang telah ditentukan.
Guru dapat meminta peserta didik merekam presentasinya dalam bentuk
digital (jika situasi dan kondisi mengizinkan).
Guru dapat melihat rujukan rubrik menulis pada halaman panduan di bagian
depan Buku Guru.
Tip Pembelajaran
Sebagai akhir dari refleksi, penting bagi peserta didik untuk melakukan
refleksi terhadap proses belajar yang dijalani dan hasil belajar yang
diperoleh. Guru membimbing peserta didik dengan mengingatkan untuk
jujur pada diri sendiri, bahwa tanda pemahaman yang mereka lakukan
tidak mempengaruhi nilai mereka.
Guru juga dapat menulis ulang tabel refleksi peserta didik di papan tulis.
Minta peserta didik menyalin di buku mereka masing-masing. Dampingi
mereka untuk mengisi tabel tersebut.
Jika memungkinkan, perbanyak lembar refleksi untuk masing-masing
peserta didik.
Biarkan peserta didik berkreasi dengan menggambar sisa ruang putih
yang tersedia di lembaran tersebut.
Inspirasi Kegiatan
Di akhir kegiatan, guru dapat meminta peserta didik menggunakan
pengetahuan dari topik ini untuk digunakan pada pelajaran lain (IPA, IPS, dan
sebagainya.). Guru juga dapat bekerja sama dengan guru mapel lain dalam
mengintegrasikan keterampilan melakukan riset untuk mencari informasi,
keterampilan menulis dengan dukungan visual, dan keterampilan berbicara
secara informatif dengan kegiatan yang sesuai pada mapel tersebut.
Kegiatan Penutup
Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan
pemahaman terhadap materi
Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk
berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika pembelajaran di
jam terakhir)
Pelaksanaan Asesmen
Sikap
Melakukan observasi selama kegiatan berlangsung dan menuliskannya
pada jurnal, baik sikap positif dan negatif.
Melakukan penilaian antarteman.
Mengamati refleksi peserta didik.
Pengetahuan
Memberikan tugas tertulis, lisan, dan tes tertulis
Keterampilan
Presentasi
Proyek
Portofolio
Pengayaan dan Remedial
Pengayaan: Remedial
Pengayaan diberikan untuk Remedial dapat diberikan kepada
menambah wawasan peserta peserta didik yang capaian
didik mengenai materi pembelajarannya (CP) belum
pembelajaran yang dapat tuntas.
diberikan kepada peserta didik Guru memberi semangat kepada
yang telah tuntas mencapai peserta didik yang belum tuntas.
capaian pembelajaran (CP). Guru akan memberikan tugas bagi
Pengayaan dapat ditagihkan atau peserta didik yang belum tuntas
tidak ditagihkan, sesuai dalam bentuk pembelajaran
kesepakatan dengan peserta ulang, bimbingan perorangan,
didik. belajar kelompok, pemanfaatan
Berdasarkan hasil analisis penilaian, tutor sebaya bagi peserta didik
peserta didik yang sudah yang belum mencapai ketuntasan
mencapai ketuntasan belajar belajar sesuai hasil analisis
diberi kegiatan pembelajaran penilaian.
pengayaan untuk perluasan atau
pendalaman materi
Kriteria Penilaian :
Penilaian proses: berupa catatan/deskripsi kerja saat diskusi kelompok.
Penilaian Akhir: Skor nilai 10-100
Penilaian :
Tabel Instrumen Penilaian untuk Kemampuan Penggunaan Struktur Bahasa
Semua tanda Sebagian besar Sebagian tanda Tidak
baca digunakan tanda baca baca dalam menggunakan
dengan benar digunakan tulisan benar tanda baca yang
dalam tulisan dengan benar (Nilai = 2) tepat dalam
dan dalam tulisan Cukup tulisan (Nilai =
menambahkan (Nilai = 3) Baik 1) Kurang
kalimat lain atas
inisiatif sendiri
(Nilai = 4)
Sangat Baik
Peserta didik Peserta didik
dengan nilai 4 dengan nilai 1
akan akan
mendapatkan mendapatkan
Nilai: 1: Kurang 2: Cukup 3: Baik 4: Sangat Baik
Tabel Instrumen Penilaian untuk Kemampuan Lainnya
Skor Kosa kata Struktur Bahasa Pemahaman Bacaan
(Tanda Baca)
1 Sedikit atau belum Tidak menggunakan Tidak bisa menjawab
bisa melafalkan teks tanda baca yang tepat pertanyaan tentang
dengan fasih dalam tulisan bacaan
2 Melafalkan teks dengan Sebagian tanda baca Menjawab sebagian
fasih, tidak yakin dalam tulisan benar pertanyaan
dengan artinya sebagian salah bacaan dengan
benar
3 Melafalkan sebagian Semua tanda baca Menjawab
besar teks dengan digunakan dengan semua
fasih benar dalam tulisan pertanyaan
bacaan dengan
benar
4 Melafalkannya seluruh Semua tanda baca Menjawab semua
teks dengan fasih, digunakan dengan pertanyaan bacaan
mampu benar dalam tulisan dan dengan benar dan
menggunakannya menambahkan kalimat memberikan
dalam kalimat lain atas inisiatif sendiri pendapat tentang
bacaan atas
inisiatif sendiri
Tabel Rubrik Asesmen Berbicara
Kriteria Amat Baik
Baik (Nilai=3) Cukup (Nilai=2) Kurang (Nilai=1)
Penilaian (Nilai=4)
Isi Keseluruhan Hampir Sebagian isi Isi
isi seluruh isi pembicaraan pembicaraan
pembicaraan pembicaraan sesuai tidak sesuai
sesuai sesuai dengan dengan topik,
dengan dengan topik, topik, tujuan tujuan
topik, tujuan tujuan berbicara, berbicara, dan
berbicara, berbicara, dan instruksi instruksi soal.
dan instruksi dan instruksi soal. Presentasi/
soal. soal. Berbicara
tidak selesai.
Ketepata Seluruh tata Sebagian Sebagian tata Sebagian
n bahasa bahasa, besar tata bahasa, pilihan besar tata
pilihan bahasa, kosakata, dan bahasa,
kosakata, pilihan ungkapan pilihan
dan kosakata, yang kosakata, dan
ungkapan dan digunakan ungkapan
yang ungkapan sudah tepat, yang
digunakan yang meskipun digunakan
sudah tepat digunakan tidak tidak tepat.
dan sudah tepat. bervariasi. Terdapat
bervariasi. Terdapat Terdapat banyak
beberapa beberapa kesalahan
kesalahan, kesalahan yang
tetapi tidak yang membingungk
membingungk membingungk an pendengar.
an pendengar. an pendengar.
Kefasihan Seluruh teks Sebagian besar Sebagian Teks
Berbahas dilafalkan teks dilafalkan besar teks tidak
a dengan dengan baik dilafalkan dilafalka
sangat baik dan lancar. dengan baik, n
dan lancar. Dapat meskipun dengan
Dapat dimengerti kadang baik dan
dimengerti oleh kurang lancar. sering kurang
oleh pendengar. Dapat lancar.
pendengar. dimengerti Sulit
dimengerti
oleh
oleh pendengar. pendengar.
Ekspre Penggunaa Penggunaan Penggunaan Penggunaan
si dan n ekspresi ekspresi dan ekspresi dan ekspresi dan
Alat dan alat alat bantu alat bantu alat bantu
Bantu bantu sudah tepat. kadang tidak tidak tepat
sudah Menunjang tepat. (tidak ada).
tepat. penyampaian Menunjang Menghambat
Menunjang pesan sebagian penyampaian
penyampai penyampaian pesan.
an pesan. pesan.
Tabel Rubrik Asesmen Sumatif Menulis
Kriteria Amat Baik Cukup
Baik (Nilai=3) Kurang (Nilai=1)
Penilaian (Nilai=4) (Nilai=2)
Isi Keseluruhan Hampir Sebagian Isi tulisan tidak
isi tulisan seluruh isi tulisan sesuai dengan
sesuai isi sesuai topik, tujuan
dengan tulisan dengan penulisan, dan
topik, tujuan sesuai topik, tujuan instruksi soal.
penulisan, dengan penulisan, Tulisan tidak
dan instruksi topik, tujuan dan instruksi selesai.
soal. penulisan, soal.
dan instruksi
soal.
Organisasi Organisasi Organisasi Organisasi Organisasi
tulisan jelas tulisan tulisan tulisan
dan dapat jelas dan kurang tidak jelas dan
dimengerti dapat jelas, membingungk
serta dimengert tetapi an pembaca.
menginspira i dapat
si pembaca. dimengerti
pembaca. pembaca.
Variasi Variasi Variasi Variasi Variasi kalimat
Kalimat kalimat kalimat kalimat yang tidak
dan yang yang yang mulai beragam dan
Kosakata beragam beragam beragam, tidak tepat.
dan tepat. dan tepat. meski Tidak ada
Terdapat lebih Terdapat kadang penggunaan
dari empat tiga atau kurang tepat. kosakata baru.
kosakata baru empat Terdapat
yang sesuai kosakata satu atau
dan baru yang dua kosakata
memperkaya sesuai dan baru yang
isi tulisan. memperkay sesuai.
a isi
tulisan.
Ejaan dan Semua Hampir Sebagian Sedikit
Tanda struktur seluruh kalimat, kalimat, ejaan,
Baca kalimat, kalimat, ejaan, dan tanda
ejaan, dan ejaan, dan dan baca dituliskan
tanda baca tanda baca tanda dengan tepat.
dituliskan dituliskan baca
dengan dengan dituliskan
tepat. tepat. dengan
tepat.
Refleksi pembelajaran:
No Aku mampu Sudah Bisa Masih perlu
belajar
1 Mengenal fakta dan opini
2 Menyebutkan singkatan dan
akronim umum
3 Menulis surel
4 Menceritakan tentang
pengalaman
5 Menulis teks informatif
6 Mempresentasikan hasil tulisan
Hal yang paling menyenangkan dari memperlajari bab ini adalah
……………………….. Bagian yang paling menantang dari bab ini adalah
………………………………
Bab menjadi warga dunia mengajarkanku ………………………
Pemetaan Kemampuan Awal Peserta Didik
Tabel Pemetaan Kemampuan Peserta Didik
No Nama Menyimak Membaca teks Menulis Mempresentasikan
pesert informasi dan memirsa teks hasil riset dari topik
a didik mengenai gambar iklan informatif yang dipilih dengan
pengetahua untuk dengan runut, informatif,
n umum mengidentifikasi dukungan disertai dengan gaya
tentang fakta dan opini visual yang berbicara yang tepat
teknologi menarik
informasi tentang
suatu topik
1
2
3
dst
(Nilai diperoleh dari kumpulan asesmen formatif dan catatan anekdotal pada
bab ini)
Refleksi Guru
Apakah kegiatan pembuka membantu peserta didik memahami tema
dengan lebih baik?
Apakah kegiatan diskusi dapat melatih peserta didik berpikir lebih kritis?
Kegiatan yang paling disukai peserta didik adalah:
Kegiatan yang paling sulit dilakukan peserta didik adalah:
Apakah tip pembelajaran dapat membantu kegiatan mengajar? Coba
jelaskan!
Apakah saran kegiatan perancah dapat membantu kegiatan mengajar? Coba
jelaskan!
Berikut adalah kesulitan yang saya alami ketika melakukan kegiatan di
dalam buku:
Berikut adalah cara yang saya coba di kelas dan berhasil:
C. LAMPIRAN
Lembar Kerja :
Bahan Bacaan Peserta Didik :
Buku Bahasa Indonesia kelas V SD Kurikulum merdeka tahun
2023 Buku Bahasa indonesia lain yang relevan
Glosarium
akhiran: imbuhan yang ditambahkan pada bagian belakang kata dasar,
misalnya
-an, -kan, dan -i; sufiks
akronim: singkatan yang berupa gabungan huruf atau suku kata atau
bagian lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar
(misalnya ponsel telepon seluler, sembako sembilan bahan pokok, dan
Kemendikbud Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
alur konten capaian pembelajaran: elemen turunan dari capaian
pembelajaran yang menggambarkan pencapaian kompetensi secara
berjenjang
alat peraga: alat bantu yang digunakan guru dalam pembelajaran agar
materi yang diajarkan mudah dipahami oleh peserta didik
angka: tanda atau lambang sebagai pengganti bilangan; nomor
antonim: kata yang berlawanan makna dengan kata lain:“buruk” adalah —
dari “baik”
aplikasi komputer: program komputer atau perangkat lunak yang didesain
untuk mengerjakan tugas tertentu
artikulasi: lafal, pengucapan kata
asesmen diagnosis: asesmen pada awal tahun ajaran untuk
memetakan kompetensi peserta didik agar mereka mendapatkan
penanganan yang tepat asesmen formatif: pengambilan data
kemajuan belajar yang dapat dilakukan oleh guru atau peserta didik
dalam proses pembelajaran
asesmen sumatif: penilaian hasil belajar secara menyeluruh yang meliputi
keseluruhan aspek kompetensi yang dinilai dan biasanya dilakukan pada
akhir periode belajar
awalan: imbuhan yang dirangkaikan di depan kata; prefiks
bilangan: satuan jumlah
capaian pembelajaran: kemampuan pada akhir masa pembelajaran yang
diperoleh melalui serangkaian proses pembelajaran
cerita: tuturan atau karangan yang membentangkan bagaimana
terjadinya suatu hal (peristiwa, kejadian, dan sebagainya baik yang
sungguh-sungguh terjadi maupun yang hanya rekaan belaka)
diskusi: bertukar pikiran mengenai suatu masalah
evaluasi: pengumpulan dan pengamatan dari berbagai macam bukti
untuk mengukur dampak dan efektivitas dari suatu objek, program,
atau proses berkaitan dengan spesifikasi dan persyaratan pengguna
yang telah ditetapkan sebelumnya
fiksi: cerita rekaan (roman, novel, dan sebagainya); khayalan; tidak
berdasarkan kenyataan
gagasan: hasil pemikiran; ide
gaya bahasa: pemanfaatan atas kekayaan bahasa oleh seseorang
dalam bertutur atau menulis; pemakaian ragam tertentu untuk
memperoleh efek-efek tertentu
grafik: penyajian informasi dalam bentuk gambar, bukan dalam bentuk
teks hiperbola: pengumpamaan yang bermaksud memberi penekanan
pada suatu pernyataan atau situasi dengan melebih-lebihkan sesuatu
untuk memperhebat dan memperkuat kesan
huruf kapital : huruf yang berukuran dan berbentuk khusus (lebih besar
daripada huruf biasa), biasanya digunakan sebagai huruf pertama dari
kata pertama dalam kalimat, huruf pertama nama diri dan sebagainya,
seperti A, B, H; huruf besar
ide pokok: pesan utama yang ingin disampaikan penulis kepada
pembaca tentang topik yang ditulis
identifikasi: penentu atau penetapan identitas seseorang, benda, dan
sebagainya iklan: pemberitahuan kepada khalayak mengenai barang
atau jasa yang dijual, dipasang di dalam media massa (seperti surat
kabar dan majalah) atau di tempat umum
ilustrasi: gambar (foto, lukisan) untuk membantu memperjelas isi buku,
karangan, dan sebagainya
imbuhan: bubuhan (yang berupa awalan, sisipan, akhiran) pada kata
dasar untuk membentuk kata baru; afiks
infografik: informasi yang disampaikan dalam bentuk grafik
intonasi: ketepatan pengucapan dan irama dalam kalimat agar
pendengar memahami makna kalimat tersebut dengan benar
kalimat langsung: Kalimat yang diucapkan langsung oleh pembicara
kepada orang yang dituju.
kalimat majemuk: kalimat yang terjadi dari dua klausa atau lebih yang
dipadukan menjadi satu
kalimat majemuk setara: kalimat majemuk yang klausa-klausa
penyusunnya sejajar atau sederajat
kalimat penjelas: kalimat pendukung yang berisi rincian atas kalimat
topik kalimat perintah: kalimat yang mengandung intonasi dan makna
perintah atau larangan
kalimat saran: kalimat pendapat (usul, anjuran, cita-cita) yang
dikemukakan untuk dipertimbangkan
kalimat tanggapan: kalimat sambutan terhadap ucapan (kritik, komentar,
dan sebagainya)
kalimat tidak langsung: Kalimat yang mengutarakan kembali isi perkataan
pembicara dalam bentuk kalimat berita.
kalimat tunggal: kalimat yang hanya terdiri atas satu klausa
kalimat utama: kalimat penting atau kalimat topik dalam paragraf yang
menyatakan maksud dari keseluruhan paragraf
kata kunci: kata atau ungkapan yang mewakili konsep yang telah
disebutkan; kata dalam pemrograman bahasa yang menggambarkan
perintah yang dikenali oleh komputer
kata dasar: kata-kata yang menjadi dasar bentukan kata yang lebih
besar, misalnya jual menjadi dasar bentuk jualan kata jualan menjadi
dasar bentukan kata berjualan kata sifat: kata yang menjelaskan kata
benda atau kata ganti benda; adjektiva
kata tanya: kata yang dipakai sebagai penanda pertanyaan dalam kalimat
tanya karya digital: pekerjaan atau ciptaan manusia dengan pemanfaatan
teknologi informasi
KBBI Daring: singkatan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam
Jaringan, artinya kamus yang bisa diakses dengan fasilitas internet
kegiatan pengayaan: kegiatan yang diberikan kepada peserta didik
dengan tingkat pemahaman yang lebih cepat sehingga pengetahuan,
keterampilan, dan penguasaan mereka terhadap materi lebih
mendalam
kegiatan perancah: disebut juga sebagai scaffolding, memberikan
dukungan belajar secara terstruktur berupa petunjuk, peringatan,
dorongan, dan contoh secara bertahap sesuai kemampuan peserta
didik sehingga peserta didik dapat belajar mandiri
konjungsi: kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa,
antarklausa, dan antarkalimat; kata hubung
kreatif: memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk
menciptakan kreasi: hasil daya cipta; hasil daya khayal (penyair,
komponis, pelukis, dan sebagainya)
lembar amatan: catatan yang berisi keterampilan peserta didik untuk
diamati guru membaca nyaring: membacakan buku atau kutipan dari
buku kepada orang lain dengan suara nyaring dengan tujuan menarik
minat baca
literasi: kemampuan untuk memahami isi teks tertulis (tersurat maupun
tersirat) dan menggunakannya untuk mengembangkan pengetahuan
dan potensi diri, serta kemampuan untuk menuangkan ide atau gagasan
ke dalam tulisan untuk berpartisipasi dalam lingkungan sosial
literasi digital: kemampuan untuk memahami informasi berbasis
komputer majas: cara melukiskan sesuatu dengan jalan
menyamakannya dengan sesuatu yang lain; kiasan
mata angin: arah jarum pedoman; asal angin datang (yaitu utara, timur,
selatan, barat) memandu: memimpin
membaca dalam hati: membaca tanpa bersuara (tidak diucapkan)
membaca memindai: membaca teks dengan cepat untuk menemukan
informasi tertentu, misalnya angka atau nama
membaca nyaring: membaca dengan suara lantang
membaca sekilas: membaca cepat untuk mendapatkan gambaran umum
tentang makna
mengeja: melafalkan (menyebutkan) huruf-huruf satu demi satu: kita ~
kata “dapat” dengan “d-a-p-a-t”
mesin pencari: program komputer yang menemukan informasi di internet
dengan
mencari kata-kata yang diketik
menyimak: mendengarkan (memerhatikan) baik-baik apa yang diucapkan
atau dibaca orang
metafora: pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang
sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan
atau perbandingan, misalnya tulang punggung dalam kalimat pemuda
adalah tulang punggung negara
nonfiksi: yang tidak bersifat fiksi, tetapi berdasarkan fakta dan kenyataan
(tentang karya sastra, karangan, dan sebagainya)
opini: pendapat; pikiran; pendirian
origami: seni melipat kertas dari Jepang
pantun: bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya
terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b), tiap larik biasanya
terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua biasanya untuk
tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat merupakan isi
partisipasi: perihal turut berperan serta dalam suatu kegiatan
pengumuman: pemberitahuan
personifikasi: pengumpamaan (pelambangan) benda mati sebagai
orang atau manusia, seperti bentuk pengumpamaan alam dan
rembulan menjadi saksi sumpah setia
pertanyaan panduan: teknik dalam proses belajar mengajar untuk
membantu peserta didik memahami konsep pada tingkat berpikir yang
lebih tinggi dan merangsang ide peserta didik dalam menyampaikan
informasi secara sistematis melalui pertanyaan
peta: gambar atau lukisan pada kertas dan sebagainya yang
menunjukkan letak tanah, laut, sungai, gunung, dan sebagainya
pidato: pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan
kepada orang banyak
pojok baca kelas: bagian dari kelas yang dilengkapi dengan rak buku
berisikan buku-buku pengayaan sesuai jenjang untuk dibaca peserta
didik selama berada di kelas
presentasi: penyajian atau pertunjukan (tentang sandiwara, film, dan
sebagainya) kepada orang-orang yang diundang
proyek kelas: tugas pembelajaran yang melibatkan beberapa kegiatan
untuk dilakukan seluruh peserta didik mulai dari perencanaan,
pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan
relevan: kait-mengait; bersangkut paut; berguna secara langsung
ringkasan: singkatan cerita
rubrik: petunjuk resmi yang mengatur tata laksana
salindia: salah satu layar dalam presentasi (menggunakan gambar
dan teks untuk memberikan informasi) yang dibuat di komputer
saran: pendapat (usul, anjuran, cita-cita) yang dikemukakan untuk
dipertimbangkan
simulasi: metode pelatihan yang meragakan sesuatu dalam bentuk tiruan
yang mirip dengan keadaan yang sesungguhnya
singkatan: hasil menyingkat (memendekkan), berupa huruf atau
gabungan huruf (misalnya DPR, KKN, yth, dan sebagai, dan hlm.)
sinonim: bentuk bahasa yang maknanya mirip atau sama dengan bentuk
bahasa lain
surat: kertas dan sebagainya yang bertulis (berbagai-bagai isi
maksudnya)
surel: surat elektronik
tabel: daftar berisi ikhtisar sejumlah (besar) data informasi, biasanya
berupa kata- kata dan bilangan yang tersusun secara bersistem, urut ke
bawah dalam lajur dan deret tertentu dengan garis pembatas sehingga
dapat dengan mudah disimak tanggapan: sambutan terhadap ucapan
(kritik, komentar, dan sebagainya)
tata letak: pengaturan, penempatan, dan penataan unsur grafika pada
halaman atau seluruh barang cetakan supaya yang disajikan kelihatan
menarik dan mudah dibaca
teknologi informasi: penggunaan teknologi seperti komputer,
elektronik, dan telekomunikasi, untuk mengolah dan
mendistribusikan informasi dalam bentuk digital
teks deskripsi: teks yang melukiskan peristiwa atau perasaan sehingga
pembaca seolah melihat, mendengar, mencium, dan merasakan apa
yang dilukiskan
teks eksposisi: teks yang bertujuan untuk memberikan informasi
tertentu, misalnya maksud dan tujuan sesuatu
teks informatif: teks yang hanya menyajikan berita faktual tanpa
komentar teks naratif: teks yang bertujuan untuk menguraikan suatu
peristiwa dan diceritakan secara runtut
teks persuasif: teks yang bertujuan menyajikan sudut pandang dan
membujuk pembaca untuk meyakini hal tersebut
teks prosedur: teks yang memuat cara, langkah, atau urutan melakukan
sesuatu secara tepat agar tujuan tercapai dengan baik
visual: dapat dilihat dengan indra penglihatan (mata); berdasarkan
penglihatan wawancara: tanya jawab dengan seseorang (pejabat dan
sebagainya) yang diperlukan untuk dimintai keterangan atau
pendapatnya mengenai suatu hal
Daftar Pustaka:
Ariesto, A. 2009. “Pelaksanaan Program Anti Bullying Teacher Empowerment”.
[Link], 12 Juni 2017, dilihat 1 November 2020. <http:// [Link]/file?
file=digital/123656 -SK
%20006%2009%20Ari%20p%20- %20Pelaksanaan%[Link]>.
August, D. 2014. Balanced Literacy Guide for the Collaborative Classroom
Grade 5 Unit 3-4. New York: McGraw-Hill Education.
Brown, H. D. (2001). Teaching by Principles: An Interactive Approach to
Language Pedagogy. White Plains, NY: Longman.
Callella, Trisha. 2006. Daily Writing Warms-Up. Creative Teaching Press Inc,
Huntington Beach, CA.
De Bono, Edward. 2000. Six Thinking Hats. Rev. and update. London: Penguin
Books. Duke, Amy McGowan, “Performance-Based Assessment within a
Balanced Literacy Framework: An Analysis of Teacher Perceptions and
Implementation in Elementary Classrooms” (2007). Electronic Theses and
Dissertations. 501. [Link]
Fisher, Douglas, dkk. 2020. This is Balanced Literacy, Grades K-6. Corwin
Press, Inc. SAGE Publication Ltd.
Frey, Nancy, dkk. 2009. Productive Group Work: How to Engage Students, Build
Teamwork, and Promote Understanding. Association for Supervision and
Curriculum Development.
Hebzynski, Samantha J. 2017. “Balanced Literacy Strategies”. Culminating
Projects in Teacher Development. [Link]
ed_etds/21
Indihadi, Dian. 2018. “Pembelajaran Menulis Berbasis Brainstorming”.
Indonesian Journal of Primary Education Vol. 2, No. 2. 91-95- https://
[Link]/[Link]/IJPE/article/view/15172/8572
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. t.t. “Repositori Kemdikbud”.
Kemdikbud, dilihat
20 April 2020. <[Link]
view/subjects/PED007=[Link]>. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
t.t. “Rumah Belajar Kemdikbud”. Kemdikbud, dilihat 20 April 2020.
<[Link] >.
McGraw-Hill Reading Wonders. 2014. Balanced Literacy Guide. McGraw Hill
Education. Miller, Marcia, and Martin Lee. 2000. The Big Book of Ready-to-Go
Writing Lessons: 50 Engaging Activities with Graphic Organizers That Teach Kids
How to Tell a Story, Convey Information, Describe, Persuade & More!
Scholastics Inc. New York.
NN. 2019. “Bullying: Guidelines for Teachers”. Teaching Tolerance, dilihat 1
November 2020. <[Link]
bullying-guidelines-for- teachers>.
NN. t.t. “Bullying”. American Psychological Association”, dilihat 1 November
2020.
<[Link]
Primary Years Programme: Language Scope and Sequence. 2009. Cardiff,
United Kingdom. International Baccalaureate Organization.
Rahmat, Acep Saepul. “Games Book sebagai Media Peningkatan Minat Baca
pada Pembelajaran Bahasa Indonesia SD Kelas Tinggi.” Indonesian Journal of
Primary Education–Vol. 1 No. 1 (2017) 27-33
[Link]
Ritchhart, Ron, Mark Church, dan Karin Morrison. 2011. Making Thinking Visible.
Chichester, England: Jossey Bass Wiley.
Syah, Efran. 2013. “Definisi, Bentuk, dan Penyebab Bullying (Bully)”. Medkes,
5 Oktober 2013, dilihat 1 November 2020. <[Link]
com/2013/10/pengertian-bullying- [Link]>.
Verawaty, Evy. 2017. “Diferensiasi pada Pelajaran Membaca”. Edisi 3 Tahun
Kedua. Surat Kabar Guru Belajar 9 hlm. 15-16.
Wiedarti, Pangesti, dkk. 2016. “Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah”.
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan. [Link] Desain-Induk-
[Link]
Situs web:
[Link]
[Link]
[Link]
bacaan- literasi
[Link]
[Link]
ah%20 Anak
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
bullying- [Link]