0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan39 halaman

Modul Ajar Bahasa Inggris Deep Learning

Modul ajar Bahasa Inggris ini dirancang untuk siswa kelas 5 dengan pendekatan Deep Learning, mencakup pengenalan kosakata, praktik berbicara, dan aktivitas kolaboratif. Tujuan pembelajaran meliputi kemampuan berinteraksi dalam situasi sosial, meminta klarifikasi, dan mengikuti instruksi sederhana. Kegiatan pembelajaran dibagi menjadi beberapa pertemuan dengan berbagai metode, termasuk Problem-Based Learning dan penggunaan alat bantu visual dan kinestetik.

Diunggah oleh

nikomatthews6
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan39 halaman

Modul Ajar Bahasa Inggris Deep Learning

Modul ajar Bahasa Inggris ini dirancang untuk siswa kelas 5 dengan pendekatan Deep Learning, mencakup pengenalan kosakata, praktik berbicara, dan aktivitas kolaboratif. Tujuan pembelajaran meliputi kemampuan berinteraksi dalam situasi sosial, meminta klarifikasi, dan mengikuti instruksi sederhana. Kegiatan pembelajaran dibagi menjadi beberapa pertemuan dengan berbagai metode, termasuk Problem-Based Learning dan penggunaan alat bantu visual dan kinestetik.

Diunggah oleh

nikomatthews6
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR B.

INGGRIS PENDEKATAN DEEP LEARNING

A. Identitas Penulis
Nama Penyusun : Deri Salsalina Br Sitepu, S. Pd
Satuan Pendidikan : UPTD. SD Negeri 04 Perk. Perlabian
Tahun Ajaran :
Mata Pelajaran : BAHASA INGGRIS
Fase :C
Kelas/Semester : 5/1 dan 2
Alokasi Waktu : 18 JP (Jam Pelajaran)

B. 8 Dimensi Profil Kelulusan


Centang dimensi profil kelulusan yang relevan untuk modul ini:

[ ] Keimanan dan Ketakwaan: Menanamkan nilai-nilai religius dan moral dalam


setiap aktivitas.

[ ] Kewargaan: Membangun kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga


negara.

[ ] Penalaran Kritis: Mengembangkan kemampuan berpikir logis, analitis, dan


sistematis.

[ ] Kreativitas: Mendorong inovasi dan kemampuan menghasilkan ide-ide baru.

[ ] Kolaborasi: Melatih kerjasama dan kemampuan bekerja dalam tim.

[ ] Kemandirian: Membangun rasa percaya diri dan kemampuan menyelesaikan


masalah secara mandiri.

[ ] Kesehatan: Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan


fisik dan mental.

[ ] Komunikasi: Meningkatkan kemampuan menyampaikan ide dan informasi


secara
efektif.

C. 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat


Cara Guru Menanyakan tentang Pelaksanaan 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat:
Guru dapat menanyakan dengan cara yang interaktif dan mendorong refleksi diri pada
peserta didik. Berikut contoh pertanyaannya:

1. Bangun tidur: "Good morning, everyone! How was your sleep last night? What
time did you wake up today?" (Selamat pagi semuanya! Bagaimana tidur kalian
tadi malam? Jam berapa kalian bangun pagi ini?)
2. Beribadah: "Before we start, let's take a moment to be grateful. Did you do your
morning prayer or any religious activity today?" (Sebelum kita mulai, mari kita
bersyukur sejenak. Apakah kalian sudah melakukan salat pagi atau kegiatan
ibadah lainnya hari ini?)
3. Berolahraga: "To keep our bodies strong, did you do any exercise this morning?
What kind of exercise did you do?" (Untuk menjaga tubuh kita kuat, apakah kalian
berolahraga pagi ini? Olahraga apa yang kalian lakukan?)
4. Gemar Belajar: "We are here to learn! What is one new thing you are excited to
learn today? Or, what did you read or learn yesterday that was interesting?" (Kita
di sini untuk belajar! Apa satu hal baru yang kalian ingin pelajari hari ini? Atau, apa
yang kalian baca atau pelajari kemarin yang menarik?)
5. Makan Sehat dan Bergizi: "To have energy for learning, did you have a healthy
and nutritious breakfast? What did you eat?" (Untuk punya energi belajar, apakah
kalian sudah sarapan sehat dan bergizi? Apa yang kalian makan?)
6. Bermasyarakat: "Being kind to others is important. Did you help anyone at home
or greet your family members this morning? How did you show care to others?"
(Bersikap baik kepada orang lain itu penting. Apakah kalian membantu siapa pun
di rumah atau menyapa anggota keluarga pagi ini? Bagaimana kalian menunjukkan
kepedulian kepada orang lain?)
7. Tidur Cepat: "Getting enough rest is crucial. What time did you go to bed last night?
Was it early enough to feel refreshed this morning?" (Istirahat yang cukup itu
penting.
Jam berapa kalian tidur tadi malam? Apakah cukup awal untuk merasa segar pagi ini?)

D. Capaian dan Tujuan Pembelajaran


Capaian Pembelajaran
ELEMEN: Terampil Bergerak - Menyimak - Berbicara
Pada akhir Fase C, peserta didik menggunakan kalimat dengan pola tertentu dalam
bahasa Inggris untuk berinteraksi pada lingkup situasi sosial dan kelas yang makin luas,
namun masih dapat diprediksi atau bersifat rutin. Mereka mengubah/mengganti sebagian
elemen kalimat untuk dapat berpartisipasi dalam aktivitas belajar, seperti membuat
pertanyaan sederhana, meminta klarifikasi dan meminta izin. Mereka menggunakan
beberapa strategi untuk mengidentifikasi informasi penting/inti dalam berbagai konteks,
seperti meminta pembicara untuk mengulangi atau berbicara dengan lebih pelan, atau
bertanya arti sebuah kata. Mereka mengikuti rangkaian instruksi sederhana yang
berkaitan dengan prosedur kelas dan aktivitas belajar.

Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

Menggunakan kalimat sederhana dalam bahasa Inggris untuk memperkenalkan


diri dan orang lain dalam situasi rutin.

Mengajukan dan menjawab pertanyaan sederhana tentang rutinitas seharihari dan


kegiatan pribadi.

Meminta klarifikasi atau mengulang perkataan pembicara lain dalam bahasa


Inggris.

Meminta izin menggunakan frasa dasar dalam bahasa Inggris.

Mengikuti instruksi sederhana yang diberikan dalam bahasa Inggris terkait aktivitas
kelas.
Mengidentifikasi informasi penting dari percakapan singkat atau cerita sederhana
dalam bahasa Inggris.

Berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok menggunakan frasa bahasa Inggris


dasar.

E. Sarana dan Prasarana


1. Proyektor dan layar/papan tulis interaktif

2. Laptop/Komputer

3. Speaker

4. Kartu bergambar (flashcards) atau gambar digital terkait rutinitas sehari-hari 5.


Papan tulis dan spidol/kapur

F. Target Peserta Didik


Peserta didik reguler/tipikal: Umumnya peserta didik tanpa kesulitan belajar yang
berarti.
Peserta didik dengan kesulitan belajar: Diberikan bimbingan dan pendampingan
lebih intensif.
Peserta didik dengan pencapaian tinggi: Diberikan tantangan tambahan atau
peran sebagai tutor sebaya.

G. Model Pembelajaran
Model Pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL) dengan pendekatan Deep
Learning.
Metode Pembelajaran yang Sensual:
Visual: Penggunaan gambar, video, flashcards, diagram.
Auditori: Mendengarkan lagu, cerita, dialog, rekaman suara.
Kinestetik: Permainan peran (role-play), simulasi, aktivitas fisik, bergerak untuk
menunjukkan jawaban.
Taktil: Menggunakan benda nyata (realia) atau alat peraga yang bisa disentuh.

H. Pertanyaan Pemantik
Mindful Learning:
"Apa yang kalian rasakan saat belajar hal baru? Apakah ada hal yang membuat
kalian penasaran hari ini?"

"Bagaimana kalian bisa fokus dan tidak mudah terganggu saat belajar?"

Meaningful Learning:
"Mengapa penting bagi kita untuk bisa berbicara bahasa Inggris dalam kehidupan
sehari-hari? Di mana kalian bisa menggunakan bahasa Inggris yang kita pelajari
hari ini?"

"Bagaimana pelajaran ini bisa membantu kalian di masa depan?" Joyful


Learning:
"Apa yang membuat belajar bahasa Inggris menjadi kegiatan yang menyenangkan
bagi kalian?"

"Jika kita bisa belajar sambil bermain, permainan seperti apa yang ingin kalian
lakukan hari ini?"
I. Kegiatan Pembelajaran
Gambaran Umum Pembelajaran (18 JP)
Pembelajaran akan dibagi menjadi beberapa pertemuan, dengan fokus pada pengenalan
kosakata dan frasa, praktik berbicara, serta aktivitas kolaboratif. Setiap pertemuan
berdurasi 2-3 JP.
Pertemuan 1-2: Mengenal Rutinitas Harian dan Kosakata (4 JP)
Pendahuluan (15 menit)
1. Pembukaan (Mindful Learning): Guru menyapa peserta didik, memeriksa
kehadiran, dan mengajak mereka untuk melakukan mindful breathing (tarik napas
dalam-dalam, hembuskan perlahan) untuk mempersiapkan diri belajar.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan beberapa
pertanyaan dari "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat" secara interaktif (misalnya,
"What time did you wake up today?", "Did you have a healthy breakfast?").
3. Pertanyaan Pemantik (Joyful Learning): Guru mengajukan pertanyaan pemantik
terkait joyful learning, misalnya: "What makes learning English fun for you?"
4. Pengenalan Tema: Guru menunjukkan gambar-gambar aktivitas sehari-hari
(bangun tidur, sarapan, mandi, sekolah, dll.) dan bertanya dalam bahasa Inggris,
"What is he/she doing?"
Inti (60 menit)
1. Pengenalan Kosakata (Visual & Auditori): Guru memperkenalkan kosakata baru
terkait rutinitas harian (e.g., wake up, brush teeth, take a bath, have breakfast, go
to school) menggunakan flashcards atau presentasi bergambar. Peserta didik
menirukan pengucapan guru.
2. Menyusun Kalimat Sederhana: Guru menuliskan pola kalimat sederhana di
papan tulis (e.g., "I wake up at 6 o'clock."). Peserta didik secara berpasangan
mempraktikkan menyusun kalimat serupa dengan waktu yang berbeda.
3. Permainan "Simon Says" (Kinestetik): Guru memimpin permainan "Simon Says"
dengan instruksi yang menggunakan kosakata rutinitas (e.g., "Simon says, 'brush
your teeth!'"). Ini melatih pemahaman instruksi.
4. Mini-Dialog (Kolaboratif): Peserta didik berpasangan membuat dialog pendek
tentang rutinitas pagi mereka dan mempraktikkannya di depan teman sebaya. Guru
berkeliling memberikan bimbingan.
Penutup (15 menit)
1. Review: Guru menunjuk beberapa peserta didik untuk mengulang kosakata dan
frasa yang telah dipelajari.
2. Refleksi Diri (Meaningful Learning): Guru meminta peserta didik menuliskan satu
hal baru yang mereka pelajari hari ini dan bagaimana mereka bisa
menggunakannya di rumah.
3. Pemberian Tugas: Peserta didik diminta menggambar rutinitas pagi mereka dan
menuliskan kalimat sederhana di bawahnya.
Pertemuan 3-4: Meminta Klarifikasi dan Izin (4 JP) Pendahuluan (15
menit)

1. Review: Mengulang kembali kosakata rutinitas harian melalui permainan tebak


gambar.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan "Did you learn
something new yesterday?" (Gemar Belajar).
3. Pertanyaan Pemantik (Mindful Learning): "Bagaimana perasaan kalian saat
tidak memahami sesuatu? Apa yang kalian lakukan?"
Inti (60 menit)
1. Situasi Komunikasi (Problem-Based Learning): Guru menyajikan skenario di
mana komunikasi terhambat karena ketidakpahaman (misalnya, guru berbicara
terlalu cepat). Guru bertanya, "What can you say if you don't understand?"
2. Pengenalan Frasa Klarifikasi (Auditori & Visual): Guru memperkenalkan frasa
seperti: "Could you please repeat that?", "Could you speak more slowly?", "What
does ... mean?". Guru menuliskannya di papan dan meminta peserta didik
menirukan.
3. Role-Play (Kolaboratif & Kinestetik): Peserta didik dibagi menjadi kelompok
kecil. Guru memberikan skenario di mana satu anak memberikan instruksi dan
anak lain perlu meminta klarifikasi.
4. Pengenalan Frasa Izin: Guru memperkenalkan frasa "May I...?", "Can I...?" untuk
meminta izin (misalnya, May I go to the restroom?, Can I borrow your pencil?).
Guru memberikan contoh dan meminta peserta didik mempraktikkan.
5. Simulasi Kelas: Guru berperan sebagai guru, dan peserta didik mempraktikkan
meminta izin untuk berbagai hal dalam konteks kelas.
Penutup (15 menit)
1. Quiz Singkat: Guru memberikan beberapa situasi dan peserta didik harus memilih
frasa klarifikasi/izin yang tepat.
2. Refleksi: "Kapan kalian akan menggunakan frasa 'May I...?' atau 'Could you please
repeat that?'"
3. Pujian: Guru memberikan pujian atas partisipasi aktif peserta didik.
Pertemuan 5-6: Berinteraksi dengan Lingkup Kelas yang Lebih Luas (4 JP)
Pendahuluan (15 menit)
1. Review: Permainan "Match the phrase" untuk frasa klarifikasi dan izin.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan "Did you help
anyone today?" (Bermasyarakat).
3. Pertanyaan Pemantik (Meaningful Learning): "Mengapa penting bagi kita untuk
bisa berinteraksi dengan teman dan guru di sekolah?" Inti (60 menit)
1. Wawancara Teman (Kolaboratif): Peserta didik berpasangan dan saling
mewawancarai tentang hobi, makanan favorit, atau apa yang mereka lakukan di
akhir pekan, menggunakan pertanyaan sederhana yang sudah dipelajari. Guru
menyediakan question prompts.
2. Presentasi Singkat (Komunikasi): Setiap peserta didik memperkenalkan
pasangannya di depan kelas berdasarkan hasil wawancara. Ini melatih
kemampuan berbicara dan mendengarkan.
3. Permainan "Guess Who": Guru memberikan deskripsi singkat tentang salah satu
peserta didik (tanpa menyebut nama) dan peserta didik lain menebak siapa
orangnya. Melatih pemahaman deskripsi.
4. Mengikuti Instruksi Kompleks: Guru memberikan serangkaian instruksi yang
sedikit lebih kompleks (e.g., "Stand up, touch your nose, and say 'hello!'"). Peserta
didik harus mengikuti instruksi tersebut.
Penutup (15 menit)
1. Diskusi: "Apa hal paling menarik yang kalian pelajari dari teman kalian hari ini?"
2. Refleksi: "Apakah kalian merasa lebih percaya diri untuk berbicara bahasa Inggris
dengan teman-teman kalian?"
3. Pemberian Reward: Guru memberikan stiker atau pujian kepada peserta didik
yang berani berbicara.
Pertemuan 7-8: Proyek "Our Daily Routine Story" (6 JP)
Pendahuluan (15 menit)
1. Review: Tanya jawab cepat tentang semua frasa yang telah dipelajari.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: "Did you sleep early last night?"
(Tidur Cepat).
3. Pertanyaan Pemantik (Joyful Learning): "Bayangkan kalian bisa membuat cerita
tentang hari kalian dalam bahasa Inggris. Kedengarannya seru, kan?"
Inti (60-75 menit per pertemuan)
1. Pengenalan Proyek (Problem-Based Learning): Guru menjelaskan proyek "Our
Daily Routine Story". Setiap kelompok akan membuat sebuah cerita pendek
bergambar tentang rutinitas harian mereka, menggunakan semua kosakata dan
frasa yang telah dipelajari. Cerita ini akan dipresentasikan.
2. Brainstorming & Perencanaan (Kolaboratif): Peserta didik dibagi dalam
kelompok (3-4 orang). Mereka berdiskusi dan merencanakan alur cerita, karakter,
dan kalimat yang akan digunakan. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan
koreksi.
3. Pembuatan Cerita Bergambar (Kreativitas & Mandiri): Setiap kelompok mulai
membuat ilustrasi dan menuliskan kalimat untuk cerita mereka. Guru menyediakan
kertas, alat warna, dan bahan lain jika diperlukan. Guru mendorong mereka untuk
berpikir kreatif dalam membuat ilustrasi.
4. Latihan Presentasi (Komunikasi): Setiap kelompok melatih presentasi mereka.
Guru memberikan masukan mengenai pengucapan, intonasi, dan kelancaran
berbicara.
5. Presentasi Kelompok (Komunikasi & Kolaborasi): Setiap
kelompok mempresentasikan "Our Daily Routine Story" mereka di depan kelas.
Guru dan temanteman lain memberikan apresiasi. Penutup (15 menit)
1. Apresiasi: Guru memberikan apresiasi tinggi kepada semua kelompok atas kerja
keras dan kreativitas mereka.
2. Refleksi Proyek (Meaningful Learning): "Apa yang paling kalian sukai dari proyek
ini? Apa tantangannya?"
3. Galeri Karya: Hasil proyek dipajang di dinding kelas agar bisa dilihat dan
diapresiasi oleh semua.

J. Asesmen Formatif dan Sumatif


Asesmen Formatif
Observasi Kelas: Guru mengamati keaktifan, partisipasi, dan kemampuan peserta
didik dalam menggunakan bahasa Inggris selama kegiatan pembelajaran.
Kinerja Lisan:
o Mini-Dialog/Role-Play: Penilaian kemampuan peserta
didik dalam berinteraksi menggunakan frasa yang tepat.
o Wawancara Teman: Penilaian kemampuan bertanya dan menjawab
pertanyaan sederhana.
o Presentasi Singkat: Penilaian kelancaran, pengucapan, dan penggunaan
kosakata.
Latihan Tertulis Singkat: Mengisi bagian kosong, menjodohkan gambar dengan
kata/frasa, menuliskan kalimat sederhana.
Refleksi Diri Peserta Didik: Melalui pertanyaan lisan atau tulisan singkat tentang
pemahaman mereka.
Asesmen Sumatif
Tes Tertulis:
o Pilihan Ganda: Mengidentifikasi makna kata/frasa atau memilih respons
yang tepat.

o Melengkapi Dialog: Mengisi bagian yang kosong dalam dialog singkat. o

Menyusun Kalimat: Mengatur kata-kata acak menjadi kalimat yang benar.

Proyek "Our Daily Routine Story": Penilaian berdasarkan rubrik yang mencakup:
o Kesesuaian isi: Apakah cerita sesuai dengan tema rutinitas? o
Penggunaan Bahasa Inggris: Ketepatan tata bahasa, kosakata, dan
frasa.
o Kreativitas: Kualitas ilustrasi dan ide cerita. o Kerja Sama Kelompok:
Keterlibatan dan kontribusi setiap anggota.
o Presentasi: Kelancaran, kejelasan, dan kepercayaan diri saat
menyampaikan.
Tes Berbicara (Wawancara Individu Singkat): Guru mengajukan beberapa
pertanyaan tentang rutinitas peserta didik atau meminta mereka menjelaskan
gambar rutinitas harian.

K. Pemahaman Bermakna
Melalui pembelajaran ini, peserta didik akan memahami bahwa bahasa Inggris adalah alat
komunikasi yang sangat berguna untuk berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari, baik di
lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Mereka akan menyadari pentingnya
kemampuan untuk mengungkapkan diri, meminta bantuan, dan memahami instruksi, yang
semuanya akan meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian mereka dalam belajar
dan bergaul. Pemahaman ini juga akan menumbuhkan minat dan motivasi intrinsik untuk
terus belajar bahasa Inggris karena relevansinya dalam kehidupan mereka.

L. Materi Bahan Ajar


Rutinitas Harian dan Frasa Penting
Materi ini berfokus pada pengenalan kosakata dan frasa dasar yang berkaitan dengan
kegiatan sehari-hari yang rutin dilakukan oleh anak-anak, seperti bangun tidur, mandi,
sarapan, pergi ke sekolah, belajar, bermain, dan tidur. Contoh kosakata yang diajarkan
meliputi wake up, get dressed, brush teeth, have breakfast, go to school, study, play, have
dinner, go to bed. Pola kalimat sederhana seperti "I [verb] at [time]" atau "He/She [verb]"
akan menjadi fondasi untuk membangun kemampuan berbicara peserta didik.
Selain rutinitas, materi juga mencakup frasa-frasa fungsional yang penting dalam interaksi
di kelas dan situasi sosial sederhana. Frasa ini meliputi cara meminta klarifikasi seperti
"Could you please repeat that?" atau "What does [word] mean?" untuk membantu mereka
mengatasi kebingungan dalam komunikasi. Peserta didik juga akan belajar cara meminta
izin dengan sopan, misalnya "May I go to the restroom?" atau "Can I borrow your pencil?",
yang penting untuk membangun tata krama dalam interaksi sosial.
Secara keseluruhan, materi ini dirancang untuk memberikan peserta didik fondasi yang
kuat dalam bahasa Inggris lisan, memungkinkan mereka untuk berpartisipasi aktif dalam
percakapan sehari-hari dan memahami instruksi dasar. Fokus pada kegiatan rutin dan
frasa fungsional membantu peserta didik melihat relevansi bahasa Inggris dalam
kehidupan nyata, mendorong mereka untuk lebih percaya diri dan antusias dalam
menggunakannya.

M. Refleksi

Refleksi Peserta Didik

1. Hal baru apa yang paling menyenangkan saya pelajari hari ini?

2. Apakah saya merasa lebih percaya diri untuk berbicara bahasa Inggris setelah
pelajaran ini? Mengapa?

3. Bagian mana dari pelajaran hari ini yang membuat saya berpikir keras atau merasa
tertantang? Refleksi Pendidik

1. Apakah semua peserta didik menunjukkan partisipasi aktif dalam kegiatan


pembelajaran? Jika tidak, strategi apa yang bisa saya lakukan di pertemuan
berikutnya?

2. Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan efektif? Aspek mana yang perlu
diperkuat?
3. Bagaimana saya bisa membuat kegiatan pembelajaran berikutnya lebih menarik
dan relevan untuk semua gaya belajar peserta didik?

N. LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)

Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi: "My Day, My Story" Nama Kelompok:
Anggota Kelompok:

Petunjuk:
1. Diskusikan bersama anggota kelompok kalian tentang rutinitas harian kalian dari
pagi hingga malam.

2. Pilih 5-7 kegiatan utama yang sering kalian lakukan setiap hari.

3. Gambarlah atau tempelkan gambar untuk setiap kegiatan tersebut secara


berurutan.
4. Tuliskan kalimat bahasa Inggris sederhana di bawah setiap gambar yang
mendeskripsikan kegiatan tersebut. Gunakan waktu yang spesifik (contoh: "I wake
up at 5 o'clock.").

5. Setelah selesai, latihlah presentasi kalian di depan teman-teman kelompok.


Pastikan semua anggota mendapatkan giliran berbicara.

6. Presentasikan "My Day, My Story" kelompok kalian di depan kelas.

Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi Siswa
Tema: "My Day, My Story" Skala
Likert:
1 = Sangat Kurang

2 = Kurang

3 = Cukup

4 = Baik

5 = Sangat Baik
Deskrip Deskrip si
si Deskrip
Aspek Deskripsi (5:
si Deskrip si Sk
Penilaia (1: (2: Sangat
(3: (4: Baik) or
n Sangat Kurang) Baik)
Cukup)
Kurang)
Tidak
Cukup Sebagia n
ada atau Sangat
sesuai besar
A. Isi sedikit Beberapa sesuai
bagian dengan sesuai
Cerita kesesua dengan
tidak sesuai tema, dengan
(Kesuai ian tema,
dengan tema,
an & dengan detail
tema, detail detail
minimal. cukup detail
Detail) tema kaya dan
memad memad
rutinitas relevan.
ai. ai.
harian.

B. Penggu Penggu Penggu Penggu


Penggu naan Pengguna naan naan naan
naan kosakat an kosakata kosakat kosakat kosakat

Deskrip si Deskrip si
Deskrip si
Aspek (1: Deskripsi (2: Deskrip si (5:
(3: Sk or
Penilaia n Sangat Kurang) (4: Baik) Sangat
Cukup)
Kurang) Baik)

Kosakat a a dan dan frasa a dan a dan


& Frasa frasa terbatas, a dan frasa frasa
sangat sering tidak frasa tepat, sangat
terbatas tepat. cukup sedikit tepat dan
dan kesalah bervaria
tidak memad an minor. si.
tepat. ai,
beberap a
kesalah
an.
Struktur Struktur Struktur
C. Tata Struktur kalimat
Struktur kalimat kalimat
kalimat
Bahasa kalimat cukup jelas,
kacau, sangat
sering salah, jelas,
& banyak sedikit
banyak jelas dan
Struktur kesalah beberap a kesalah an
kesalahan akurat,
an kesalah an
Kalimat tata bahasa. tanpa
tata bahasa. tata tata bahasa.
kesalah an.
bahasa.

Tidak ada
Cukup Sangat
usaha
Kurang Kreatif, kreatif,
D. Kreativi kreatif,
kreatif, kreatif, ilustrasi ilustrasi
tas & ilustrasi ilustrasi
ilustrasi kurang cukup jelas dan menarik,
Ilustrasi
tidak jelas/relev an. jelas dan relevan. jelas, dan
relevan/ relevan. relevan.
tidak jelas.

Kerjasa ma
Tidak ada
Kerjasa ma
kerjasa ma, Kerjasam a cukup baik, Kerjasa ma sangat
E. Kerja
baik, baik,
Sama hanya minim, pembag
semua
Kelomp satu/du pembagia n ian anggota semua
tugas tidak tuga
a berkontr anggota
ok s cukup
anggo jelas. merata.
ibusi aktif. berkolab
ta yang aktif. orasi
penuh.

Presentas Present
F. Present Present Present
i asi
Kelanca ran asi sangat asi lancar, asi sangat
tersendat- cukup

Deskrip si Deskrip si
Deskrip si
Aspek (1: Deskripsi (2: Deskrip si (5:
(3: Sk or
Penilaia n Sangat Kurang) (4: Baik) Sangat
Cukup)
Kurang) Baik)
Present sendat, sedikit
asi kurang jeda.
tersend lancar, lancar
lancar.
atsendat, ada dan
tidak jeda/rag percaya
lancar. u-ragu. diri.

Penguc Penguc
Penguc Penguc
Pengucap an apan dan apan dan
G. apan dan
apan dan
intonasi intonasi
Penguc dan intonasi intonasi
intonasi
cukup jelas,
apan sering sangat
sangat
salah, sulit jelas, mudah
Intonasi sulit jelas dan
dipaha mi. dipahami. beberap a
alami.
kesalah an. dipaha mi.
&

Cukup
percaya Percaya
Tidak
Kurang diri, Sangat
H. menunj diri,
percaya menunj percaya diri
Keperca ukkan sesekali
diri, sering ukkan dan
yaan keperca menunj
menundu sedikit antusias
Diri yaan diri k/ragu. ukkan
kegugu .
sama sekali. keragua pan.
n.

Total Skor: ____________ / 40

O. Pengayaan dan Remedial

Pengayaan
Tantangan Menulis Cerita yang Lebih Kompleks: Peserta didik dengan
pencapaian tinggi dapat diminta untuk menulis cerita rutinitas harian yang lebih
panjang, menambahkan detail, perasaan, atau kejadian tak terduga.
Wawancara dengan Orang Tua/Anggota Keluarga: Peserta didik dapat diminta
untuk mewawancarai anggota keluarga tentang rutinitas mereka dalam bahasa
Inggris (jika memungkinkan) atau menuliskan hasil wawancara dalam bahasa
Inggris.
Permainan Peran yang Lebih Lanjut: Membuat skenario percakapan yang lebih
kompleks, misalnya memesan makanan di restoran atau membeli barang di toko,
menggunakan frasa yang telah dipelajari.
Menonton Video Edukasi Bahasa Inggris: Menonton video pendek berbahasa
Inggris tentang rutinitas orang lain dan menceritakannya kembali.
Remedial
Bimbingan Individual/Kelompok Kecil: Guru memberikan perhatian dan
bimbingan lebih intensif kepada peserta didik yang kesulitan, mengulang konsep
dasar dengan penjelasan yang lebih sederhana.
Latihan Drill & Practice: Memberikan lembar kerja tambahan yang berfokus pada
pengulangan kosakata dan pola kalimat dasar.
Penggunaan Alat Bantu Visual/Auditori Lebih Banyak: Memanfaatkan lebih
banyak flashcards, gambar, atau rekaman audio untuk membantu peserta didik
yang kesulitan dalam mengingat kosakata atau memahami pengucapan.
Peer Tutoring: Memasangkan peserta didik yang kesulitan dengan peserta didik
yang memiliki pemahaman lebih baik untuk saling membantu.
Permainan Edukasi Sederhana: Menggunakan permainan yang lebih sederhana
dan berulang untuk membantu peserta didik menguasai konsep dasar.

P. Glosarium

1. Deep Learning: Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pemahaman


mendalam, koneksi ide, dan aplikasi pengetahuan, bukan hanya hafalan.
2. Flashcards: Kartu bergambar atau bertuliskan kata/frasa yang digunakan sebagai
alat bantu belajar visual.
3. Role-play: Metode pembelajaran di mana peserta didik memerankan suatu peran
dalam situasi tertentu untuk mempraktikkan keterampilan komunikasi.

Q. Daftar Pustaka

1. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. (2021). Panduan


Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan
Menengah.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Modul Pelatihan Kurikulum
2013 untuk Guru SD. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik.
3. Setiawan, A. (2020). Strategi Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak Usia Dini.
Mengetahui Perk. Perlabian
Kepala Sekolah Guru Kelas V (Lima)

Jumiati, [Link] Deri Salsalina Br Sitepu, [Link]


NIP. 197004032012122002 NIP. -
MODUL AJAR B. INGGRIS PENDEKATAN DEEP LEARNING

A. Identitas Penulis
Nama Penyusun : Deri Salsalina Br Sitepu, [Link]
Satuan Pendidikan : UPTD SD Negeri 04 Perk. Perlabian
Tahun Ajaran :
Mata Pelajaran : BAHASA INGGRIS
Fase :C
Kelas/Semester : 5/1 dan 2
Alokasi Waktu : 18 JP (Jam Pelajaran)

B. 8 Dimensi Profil Kelulusan


Centang dimensi profil kelulusan yang relevan untuk modul ini:

[ ] Keimanan dan Ketakwaan: Menanamkan nilai-nilai religius dan moral dalam


setiap aktivitas.

[ ] Kewargaan: Membangun kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga


negara.

[ ] Penalaran Kritis: Mengembangkan kemampuan berpikir logis, analitis, dan


sistematis dalam memahami teks.

[ ] Kreativitas: Mendorong inovasi dalam merespons dan membuat teks


sederhana.

[ ] Kolaborasi: Melatih kerjasama dalam kegiatan membaca dan diskusi


kelompok.

[ ] Kemandirian: Membangun rasa percaya diri dalam memahami teks secara


mandiri.

[ ] Kesehatan: Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan


mata dan posisi membaca.

[ ] Komunikasi: Meningkatkan kemampuan menyampaikan pemahaman dari teks


yang dibaca.

C. 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat


Cara Guru Menanyakan tentang Pelaksanaan 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat:
Guru dapat menanyakan dengan cara yang interaktif dan mendorong refleksi diri pada
peserta didik. Berikut contoh pertanyaannya:
1. Bangun tidur: "Good morning, everyone! What did you see first when you woke
up this morning?" (Selamat pagi semuanya! Apa yang pertama kali kalian lihat saat
bangun pagi ini?)
2. Beribadah: "Before we start our lesson, let's take a moment to be thankful. Did you
read any religious texts or stories today?" (Sebelum kita mulai pelajaran, mari kita
bersyukur sejenak. Apakah kalian membaca teks atau cerita keagamaan hari ini?)
3. Berolahraga: "To keep our bodies strong and minds fresh, did you read any tips or
articles about healthy exercises?" (Untuk menjaga tubuh kita kuat dan pikiran
segar, apakah kalian membaca tips atau artikel tentang olahraga sehat?)
4. Gemar Belajar: "We are here to learn! What is one interesting thing you read or
learned from a book/picture yesterday?" (Kita di sini untuk belajar! Apa satu hal
menarik yang kalian baca atau pelajari dari buku/gambar kemarin?)
5. Makan Sehat dan Bergizi: "To have energy for reading and learning, did you read
the ingredients on your food package this morning? Was it healthy?" (Untuk punya
energi membaca dan belajar, apakah kalian membaca bahanbahan di kemasan
makanan kalian pagi ini? Apakah itu sehat?)
6. Bermasyarakat: "Being kind to others is important. Did you read any messages or
announcements that helped your family or friends today?" (Bersikap baik kepada
orang lain itu penting. Apakah kalian membaca pesan atau pengumuman yang
membantu keluarga atau teman kalian hari ini?)
7. Tidur Cepat: "Getting enough rest is crucial. Did you read a bedtime story before
you went to sleep last night?" (Istirahat yang cukup itu penting. Apakah kalian
membaca cerita pengantar tidur sebelum kalian tidur tadi malam?)

D. Capaian dan Tujuan Pembelajaran


Capaian Pembelajaran
ELEMEN: Membaca - Memirsa
Pada akhir Fase C, peserta didik memahami kata-kata yang sering digunakan sehari-hari
dan memahami kata-kata baru dengan bantuan gambar/ilustrasi serta kalimat dalam
konteks yang dipahami peserta didik. Mereka membaca dan memberikan respon
terhadap beragam teks pendek, sederhana dan familiar dalam bentuk tulisan atau digital,
termasuk teks visual, multimodal atau interaktif. Mereka menemukan informasi pada
sebuah kalimat dan menjelaskan topik sebuah teks yang dibaca atau diamatinya.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

Mengidentifikasi dan memahami kata-kata bahasa Inggris yang sering digunakan


sehari-hari dalam teks pendek.

Memahami makna kata-kata baru dengan bantuan gambar/ilustrasi dan konteks


kalimat.

Membaca dan merespons berbagai teks pendek, sederhana, dan familiar


(tulisan, digital, visual, multimodal, interaktif).

Menemukan informasi spesifik pada sebuah kalimat dalam teks.

Menjelaskan topik utama dari teks pendek yang dibaca atau diamati.

Mengekspresikan pemahaman mereka tentang teks melalui respons verbal atau


nonverbal.

E. Sarana dan Prasarana


1. Buku cerita bergambar sederhana berbahasa Inggris / e-book.

2. Proyektor dan layar/papan tulis interaktif.


3. Laptop/Komputer dan koneksi internet.

4. Aplikasi atau platform interaktif untuk membaca digital (misalnya, aplikasi cerita
anak).

5. Papan tulis, spidol/kapur, dan kartu kata (flashcards).

F. Target Peserta Didik


Peserta didik reguler/tipikal: Umumnya peserta didik tanpa kesulitan belajar yang
berarti.
Peserta didik dengan kesulitan belajar: Diberikan bimbingan dan pendampingan
lebih intensif dalam proses membaca dan memahami teks.
Peserta didik dengan pencapaian tinggi: Diberikan teks dengan kompleksitas
sedikit lebih tinggi atau tugas-tugas analisis yang lebih mendalam.
G. Model Pembelajaran
Model Pembelajaran: Inquiry-Based Learning (Pembelajaran Berbasis Inkuiri) dengan
pendekatan Deep Learning. Metode Pembelajaran yang Sensual:
Visual: Penggunaan gambar, ilustrasi, video, infografis, tampilan teks yang
menarik.
Auditori: Mendengarkan narasi teks, audiobook, diskusi kelompok.
Kinestetik: Menunjuk gambar/kata, bergerak untuk menunjukkan jawaban,
roleplaying adegan dari cerita.
Taktil: Menggunakan buku fisik, memanipulasi potongan puzzle teks, membuat
mind map secara fisik.

H. Pertanyaan Pemantik
Mindful Learning:
"Apa yang kalian lihat dan rasakan ketika kalian sedang membaca sebuah cerita
yang menarik?"

"Pernahkah kalian membaca sebuah cerita dan merasa seolah-olah kalian ada di
dalamnya? Bagaimana rasanya?"

Meaningful Learning:
"Mengapa membaca itu penting? Apa manfaat yang bisa kalian dapatkan dari
membaca setiap hari?"

"Bagaimana cerita atau informasi yang kita baca bisa membantu kita memahami
dunia di sekitar kita?"

Joyful Learning:
"Jenis cerita atau teks seperti apa yang paling kalian suka baca? Mengapa?"

"Jika kita bisa membaca cerita sambil bermain, permainan apa yang paling seru
untuk kita lakukan hari ini?"

I. Kegiatan Pembelajaran
Gambaran Umum Pembelajaran (18 JP)
Pembelajaran akan dibagi menjadi beberapa pertemuan, berfokus pada pengembangan
keterampilan membaca dan memahami teks visual maupun tulisan. Setiap pertemuan
berdurasi 2-3 JP.

Pertemuan 1-2: Mengenali Kata dan Gambar dalam Teks Sederhana (4 JP)
Pendahuluan (15 menit)
1. Pembukaan (Mindful Learning): Guru menyapa peserta didik, memeriksa
kehadiran, dan mengajak mereka untuk melakukan mindful observation
(mengamati gambar/ilustrasi sederhana di layar) untuk membangkitkan rasa ingin
tahu.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan beberapa
pertanyaan dari "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat" yang relevan dengan
membaca (misalnya, "Did you read any interesting stories yesterday?" - Gemar
Belajar).
3. Pertanyaan Pemantik (Joyful Learning): Guru mengajukan pertanyaan pemantik
terkait joyful learning, misalnya: "What kind of stories do you love to read?"
4. Pengenalan Tema: Guru menunjukkan beberapa gambar atau ilustrasi dari buku
cerita anak dan bertanya, "What do you see in these pictures? What do you think
the story is about?" Inti (60 menit)
1. Membaca Kata dan Gambar (Visual & Auditori): Guru menampilkan teks pendek
dengan banyak ilustrasi (misalnya, cerita tentang hewan atau kegiatan sehari-hari).
Guru membacakan teks dengan jelas, sementara peserta didik mengikuti dan
menunjuk gambar yang sesuai.
2. Mencocokkan Kata dengan Gambar (Kinestetik): Guru menampilkan beberapa
kata dari teks di papan tulis atau kartu, dan peserta didik diminta untuk
mencocokkan katakata tersebut dengan gambar yang tepat.
3. Menemukan Kata-Kata Sering Digunakan: Guru meminta peserta didik
melingkari atau menunjuk kata-kata yang sering mereka temui dalam teks
(e.g., the, a, is, on, in).
4. Diskusi Sederhana (Inquiry-Based Learning): Setelah membaca, guru
mengajukan pertanyaan "What did you see in the story?" atau "Who is in the
story?". Peserta didik menjawab secara lisan. Penutup (15 menit)
1. Review Kosakata: Guru mengulang kosakata penting dari teks melalui permainan
tebak kata.
2. Refleksi Diri (Meaningful Learning): Guru meminta peserta didik menulis atau
menggambar satu kata baru yang mereka pelajari hari ini dan apa artinya.
3. Pemberian Tugas: Peserta didik diminta untuk mencari 3-5 kata baru dari buku
cerita apa pun di rumah dan mencoba mencari tahu artinya dengan bantuan
gambar. Pertemuan 3-4: Memahami Informasi dari Teks Pendek (4 JP)
Pendahuluan (15 menit)
1. Review: Guru menunjukkan beberapa gambar dan meminta peserta didik
menyebutkan kata yang sesuai dalam bahasa Inggris.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan "Did you read
any healthy eating tips today?" (Makan Sehat dan Bergizi).
3. Pertanyaan Pemantik (Mindful Learning): "Bagaimana cara kita tahu apa yang
dibicarakan dalam sebuah cerita?"
Inti (60 menit)
1. Membaca Teks Informasi Sederhana (Problem-Based Learning): Guru
menampilkan teks non-fiksi pendek (misalnya, fakta tentang hewan, deskripsi
benda) yang dilengkapi gambar. Peserta didik membaca secara mandiri atau
berpasangan.
2. Menemukan Informasi Spesifik: Guru memberikan pertanyaan panduan
(misalnya, "What color is the elephant?", "Where does the bird live?"). Peserta didik
harus menemukan jawabannya dalam teks.
3. Menjelaskan Topik Teks (Penalaran Kritis): Setelah membaca, guru meminta
peserta didik untuk menjelaskan "What is this text about?". Peserta didik dilatih
untuk mengidentifikasi ide pokok.
4. Aktivitas "True or False" (Interaktif): Guru membuat pernyataan berdasarkan
teks, dan peserta didik mengangkat kartu "True" atau "False".
5. Menanggapi Teks (Kolaboratif): Peserta didik dibagi kelompok. Setiap kelompok
diberikan teks yang berbeda. Mereka harus membaca dan kemudian berdiskusi
tentang informasi penting yang mereka temukan.
Penutup (15 menit)
1. Presentasi Temuan: Setiap kelompok secara singkat mempresentasikan topik
dan informasi utama dari teks yang mereka baca.
2. Refleksi: "Apakah mudah menemukan informasi dalam teks? Apa yang membantu
kalian?"
3. Pujian: Guru memberikan apresiasi atas usaha peserta didik dalam memahami
teks.
Pertemuan 5-6: Merespons Teks Visual dan Multimodal (4 JP)
Pendahuluan (15 menit)
1. Review: Permainan "Guess the Topic" berdasarkan beberapa kalimat pendek.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan "Did you read
any news or announcements that helped others?" (Bermasyarakat).
3. Pertanyaan Pemantik (Meaningful Learning): "Apakah gambar juga bisa
bercerita? Bagaimana caranya?" Inti (60 menit)
1. Analisis Teks Visual (Inquiry-Based Learning): Guru menampilkan berbagai
teks visual (misalnya, comic strip sederhana tanpa dialog, infografis anak-anak,
poster pengumuman bergambar). Peserta didik mengamati.
2. Menceritakan Kembali Visual: Peserta didik secara berpasangan atau kelompok
kecil mencoba menceritakan kembali apa yang mereka lihat di setiap panel komik
atau gambar infografis.
3. Teks Multimodal Interaktif: Guru menggunakan aplikasi atau situs web yang
menyediakan cerita interaktif (misalnya, cerita yang bisa diklik untuk melihat detail).
Peserta didik diajak untuk berinteraksi dan menanggapi cerita tersebut.
4. Membuat Respons Kreatif (Kreativitas): Setelah melihat teks visual/multimodal,
peserta didik diminta untuk menggambar respons mereka atau menuliskan satu
kalimat tentang perasaan mereka terhadap teks tersebut.
Penutup (15 menit)
1. Berbagi Respons: Beberapa peserta didik berbagi gambar atau kalimat respons
mereka.
2. Refleksi: "Apakah lebih mudah memahami cerita dari gambar? Mengapa?"
3. Pemberian Tugas: Peserta didik diminta mencari satu poster atau gambar di
sekitar rumah/sekolah dan mencoba menjelaskan isinya dalam bahasa Inggris.
Pertemuan 7-8: Proyek "Our Class Storybook" (6 JP)
Pendahuluan (15 menit)
1. Review: Tanya jawab cepat tentang pentingnya membaca dan memahami
berbagai jenis teks.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: "Did you read a bedtime story or
something calming before sleeping last night?" (Tidur Cepat).
3. Pertanyaan Pemantik (Joyful Learning): "Bagaimana jika kita membuat buku
cerita kita sendiri untuk dibaca teman-teman?" Inti (60-75 menit per pertemuan)
1. Pengenalan Proyek (Problem-Based Learning): Guru menjelaskan proyek "Our
Class Storybook". Setiap kelompok akan membuat satu halaman cerita pendek
bergambar, yang nantinya akan digabungkan menjadi sebuah buku cerita kelas.
Tema cerita bebas, tetapi harus menggunakan kosakata dan struktur kalimat yang
telah dipelajari.
2. Brainstorming & Perencanaan (Kolaboratif): Peserta didik dibagi dalam
kelompok (3-4 orang). Mereka berdiskusi ide cerita, karakter, dan kalimat yang
akan ditulis pada halaman mereka. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan
memastikan semua anggota berpartisipasi.
3. Pembuatan Halaman Cerita (Kreativitas & Mandiri): Setiap kelompok mulai
membuat ilustrasi dan menuliskan kalimat untuk halaman cerita mereka. Guru
mendorong mereka untuk berpikir kreatif dalam menyajikan visual dan teks.
4. Peer Review & Koreksi: Kelompok saling bertukar halaman cerita mereka untuk
peer review. Mereka memberikan masukan konstruktif mengenai kejelasan teks,
kesesuaian gambar, dan tata bahasa.
5. Penggabungan dan Presentasi Buku (Komunikasi): Semua halaman cerita
digabungkan menjadi satu buku. Setiap kelompok mempresentasikan halaman
mereka di depan kelas, menjelaskan cerita singkatnya.
Penutup (15 menit)
1. Apresiasi: Guru memberikan apresiasi tinggi kepada semua kelompok atas kerja
keras dan kreativitas mereka dalam membuat buku cerita.
2. Refleksi Proyek (Meaningful Learning): "Apa yang paling kalian sukai dari proyek
membuat buku cerita ini? Apa tantangannya?"
3. Pameran Karya: Buku cerita dipajang di pojok baca kelas atau perpustakaan kecil
agar bisa dibaca oleh semua peserta didik.

J. Asesmen Formatif dan Sumatif

Asesmen Formatif
Observasi Kelas: Guru mengamati keaktifan, partisipasi, dan kemampuan peserta
didik dalam memahami dan merespons teks selama kegiatan membaca.
Kinerja Lisan:
o Menjawab Pertanyaan: Penilaian kemampuan peserta didik dalam
menjawab pertanyaan tentang isi teks.
o Menceritakan Kembali: Penilaian kemampuan menceritakan kembali isi
teks visual atau tulisan. o Diskusi Kelompok: Penilaian partisipasi dan
kontribusi dalam diskusi kelompok tentang teks.
Latihan Tertulis Singkat: Menjodohkan kata/gambar, menjawab pertanyaan
pilihan ganda sederhana berdasarkan teks, melengkapi kalimat dari teks.
Refleksi Diri Peserta Didik: Melalui pertanyaan lisan atau tulisan singkat tentang
pemahaman mereka terhadap teks.
Asesmen Sumatif
Tes Tertulis:
o Pemahaman Bacaan: Peserta didik membaca teks pendek dan menjawab
pertanyaan pilihan ganda atau esai singkat tentang informasi spesifik dan
topik utama teks.
o Menjodohkan: Mencocokkan kata dengan definisi atau gambar yang
sesuai.
o Melengkapi Kalimat: Mengisi bagian kosong dalam kalimat berdasarkan
konteks cerita.
Proyek "Our Class Storybook": Penilaian berdasarkan rubrik yang mencakup: o
Kesesuaian Isi: Apakah cerita sesuai dengan tema dan menggunakan kosakata yang relevan? o
Pemahaman Teks (saat pembuatan): Apakah kalimat dan ide yang dituliskan menunjukkan
pemahaman yang baik? o Penggunaan Bahasa Inggris: Ketepatan tata bahasa, kosakata, dan
struktur kalimat.
o Kreativitas & Ilustrasi: Kualitas ilustrasi dan ide cerita yang disajikan. o
Kerja Sama Kelompok: Keterlibatan dan kontribusi setiap anggota. o
Presentasi: Kejelasan, kelancaran, dan kepercayaan diri saat menyampaikan
halaman cerita.

K. Pemahaman Bermakna
Melalui pembelajaran ini, peserta didik akan memahami bahwa membaca dan memirsa
bukan hanya sekadar melihat huruf dan gambar, tetapi merupakan kunci untuk membuka
dunia informasi dan imajinasi. Mereka akan menyadari bahwa kemampuan memahami
teks baik tulisan, visual, maupun digital memungkinkan mereka untuk belajar hal baru,
memahami instruksi, mengekspresikan diri, dan berinteraksi lebih baik dengan dunia di
sekitar mereka. Pemahaman ini akan menumbuhkan cinta membaca sebagai jembatan
menuju pengetahuan dan pengalaman baru.

L. Materi Bahan Ajar


Memahami Teks Sederhana: Kata, Gambar, dan Makna
Materi ini berfokus pada pengembangan kemampuan membaca dan memahami teks
dalam bahasa Inggris bagi peserta didik SD. Intinya adalah bagaimana peserta didik dapat
mengenali dan memahami kata-kata yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari.
Pengenalan ini tidak hanya melalui teks tulisan, tetapi juga dengan bantuan visual seperti
gambar atau ilustrasi, yang sangat membantu anakanak dalam mengasosiasikan kata
dengan makna konkretnya, sehingga proses pemahaman menjadi lebih intuitif dan
menyenangkan.
Lebih lanjut, materi ini akan membimbing peserta didik untuk bisa merespons berbagai
jenis teks pendek yang familiar. Ini mencakup teks tulisan sederhana seperti cerita anak-
anak, deskripsi singkat, atau pengumuman, hingga teks digital, visual (misalnya komik
tanpa dialog), atau multimodal (kombinasi teks dan gambar/suara) yang interaktif. Dengan
mengeksplorasi berbagai format teks, peserta didik dilatih untuk menemukan informasi
spesifik dalam sebuah kalimat dan mampu menjelaskan topik utama dari teks yang
mereka baca atau amati, yang merupakan fondasi penting untuk keterampilan membaca
kritis.

Tujuan utama dari materi ini adalah untuk membentuk pembaca yang aktif dan mandiri.
Peserta didik diharapkan tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga dapat memproses
informasi, menarik kesimpulan sederhana, dan merespons teks dengan pemahaman
yang mendalam. Kemampuan ini akan menjadi bekal berharga bagi mereka untuk
mengakses berbagai sumber pengetahuan dan hiburan di masa depan, serta
memperkaya pengalaman belajar mereka secara keseluruhan.

M. Refleksi

Refleksi Peserta Didik

1. Apa bagian dari pelajaran membaca hari ini yang membuat saya merasa pintar dan
senang?

2. Apakah saya merasa lebih mudah memahami cerita dari gambar atau dari tulisan?
Mengapa?

3. Satu hal baru apa yang akan saya coba baca di luar kelas setelah pelajaran ini?

Refleksi Pendidik

1. Apakah peserta didik menunjukkan peningkatan dalam memahami kata-kata baru


dengan bantuan gambar?

2. Bagaimana saya bisa lebih efektif dalam memilih teks yang relevan dan menarik
bagi semua tingkat kemampuan membaca peserta didik?

3. Apakah kegiatan peer review dan proyek kelompok mampu meningkatkan


pemahaman dan kolaborasi peserta didik?

N. LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)


Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi: "My Class Storybook Page" Nama
Kelompok:

Anggota Kelompok:

Petunjuk:
1. Diskusikan bersama anggota kelompok kalian sebuah ide cerita sederhana untuk
satu halaman buku cerita kelas. Tema cerita bebas (misalnya tentang petualangan,
hewan, atau kegiatan sekolah).

2. Buatlah 1-2 paragraf pendek (maksimal 5 kalimat) yang menceritakan bagian dari
kisah kalian. Gunakan kosakata dan struktur kalimat yang sudah kita pelajari.

3. Gambarlah ilustrasi yang menarik dan jelas untuk menemani cerita kalian di
halaman ini. Pastikan gambar sesuai dengan teks.
4. Setelah selesai, latihlah bagaimana kalian akan mempresentasikan halaman cerita
ini kepada teman-teman dan guru. Setiap anggota harus berkontribusi dalam
presentasi.

5. Tempelkan halaman cerita kalian di papan tulis atau dinding kelas untuk
digabungkan menjadi "Our Class Storybook".

Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi Siswa
Tema: "My Class Storybook Page" Skala
Likert:
1 = Sangat Kurang

2 = Kurang

3 = Cukup

4 = Baik

5 = Sangat Baik
Deskrips i Deskrips i
Aspek Deskrips i Deskrips i Deskrips i
(1: (5: Sk
Penilaia (2: (3: (4:
Sangat Sangat or
n Kurang) Cukup) Baik)
Kurang) Baik)
Tidak ada
kesesuai Cukup Sangat
Sebagia
an sesuai sesuai
A. n
Sebagia n
dengan dengan dengan
Kesesu ke besar
ide ide, alur sesuai, ide, alur
aian Isi cil
cerita alur cerita cerita
sesuai, cerita
Cerita jelas. koheren
kelompo alur tidak lumayan
k atau dan
jelas. jelas.
tidak menarik.
relevan.
B. Penggu Penggu Penggu Penggu Penggu
Penggu naan naan naan naan naan
naan kosakat kosakat kosakat kosakat kosakat

Deskrips i i i i Deskrips i
Deskrips Deskrips
Aspek (1: Deskrips (5:
(2: (3: Sk or
Penilaia n Sangat (4: Baik) Sangat
Kurang) Cukup)
Kurang) Baik)
Deskrips i Deskrips i
Deskrips i Deskrips i
Aspek (1: Deskrips i (5:
(2: (3: Sk or
Penilaia n Sangat (4: Baik) Sangat
Kurang) Cukup)
Kurang) Baik)

Present kurang sedikit


asi t-sendat, lancar. ada jeda. dan
tidak jeda/rag percaya
lancar. uragu. diri.

Penguca
pan Penguca Penguca
Penguca Penguca
pan dan pan dan
pan dan pan dan dan
G. intonasi intonasi
intonasi intonasi
Penguc intonasi jelas, sangat
sangat sering
apan cukup mudah jelas dan
sulit salah, sulit
Intonasi jelas, dipaham alami.
dipaham dipaham
beberap i.
i. i.
a
& kesalah an.

Cukup
menunju
Tidak
H. menunju kkan Menunju
Kurang
Pemaha kkan pemaha kkan
menunju Menunju
pemaha pemaha
man Teks man sama kkan man, ada kkan
pemaha pemaha man yang
(saat sekali beberap a
man, perlu man yang
terhadap sangat
pembua banyak baik.
konsep teks bagian yang
bimbing an. mendala m
tan) yang perlu dan akurat.
dibuat.
perbaika
n.
Total Skor: _ _ _ _ _ / 40

O. Pengayaan dan Remedial

Pengayaan
Tantangan Membaca Buku Berjenjang: Peserta didik dengan pencapaian tinggi
dapat diberikan buku cerita berbahasa Inggris dengan tingkat kesulitan yang sedikit
lebih tinggi.
Membuat Ulasan Buku/Teks Singkat: Meminta peserta didik untuk menulis
ulasan singkat (dalam bahasa Inggris sederhana) tentang teks atau cerita yang
mereka baca.
Mencari Informasi dari Teks yang Lebih Kompleks: Memberikan teks informasi
non-fiksi yang sedikit lebih kompleks (misalnya artikel singkat tentang sains atau
sejarah) dan meminta mereka menemukan detail penting.
Menganalisis Teks Multimodal Lebih Dalam: Meminta peserta didik
menganalisis bagaimana gambar dan teks saling mendukung dalam
menyampaikan pesan.
Remedial
Bimbingan Individual/Kelompok Kecil: Guru memberikan perhatian dan
bimbingan lebih intensif kepada peserta didik yang kesulitan, fokus pada
pengenalan huruf/kata, fonik dasar, dan strategi membaca.
Latihan Membaca Berulang: Mengulang membaca teks pendek yang sama
beberapa kali untuk meningkatkan kelancaran dan pemahaman.
Penggunaan Alat Bantu Visual/Auditori Lebih Banyak: Memanfaatkan lebih
banyak flashcards kata, gambar besar, atau audiobook dengan teks yang disorot
untuk membantu pemahaman.
Memecah Teks Menjadi Bagian Lebih Kecil: Membagi teks yang panjang
menjadi segmen-segmen yang lebih kecil dan fokus pada pemahaman setiap
segmen sebelum melanjutkan.
Permainan Membaca Interaktif: Menggunakan aplikasi atau permainan digital
yang berfokus pada pengenalan kata dan pemahaman bacaan dasar.

P. Glosarium

1. Inquiry-Based Learning: Pendekatan pembelajaran di mana peserta didik aktif


menjelajahi pertanyaan, masalah, atau topik untuk membangun pemahaman.
2. Multimodal Text: Teks yang menggabungkan dua atau lebih mode komunikasi
(misalnya, teks tertulis, gambar, audio, video).
3. Flashcards: Kartu kecil bergambar atau bertuliskan kata, digunakan untuk
membantu pembelajaran dan pengingatan.
Q. Daftar Pustaka

1. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. (2021). Panduan


Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan
Menengah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Modul Pelatihan Kurikulum
2013 untuk Guru SD. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik.
3. Nurgiyantoro, B. (2018). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Gadjah
Mada University Press.

Mengetahui Perk. Perlabian


Kepala Sekolah Guru Kelas V (Lima)

Jumiati, [Link] Deri Salsalina Br Sitepu, [Link]


NIP. 197004032012122002 NIP. -
MODUL AJAR B. INGGRIS PENDEKATAN DEEP LEARNING
A. Identitas Penulis
Nama Penyusun : Deri Salsalina Br Sitepu, [Link]
Satuan Pendidikan : UPTD. SD Negeri 04 Perk. Perlabian
Tahun Ajaran :
Mata Pelajaran : BAHASA INGGRIS
Fase :C
Kelas/Semester : 5/1 dan 2
Alokasi Waktu : 18 JP (Jam Pelajaran)

B. 8 Dimensi Profil Kelulusan


Centang dimensi profil kelulusan yang relevan untuk modul ini:

[ ] Keimanan dan Ketakwaan: Menanamkan nilai-nilai moral dalam penulisan


cerita atau deskripsi.

[ ] Kewargaan: Membangun kesadaran akan komunikasi yang jelas dan


bertanggung
jawab dalam tulisan.

[ ] Penalaran Kritis: Mengembangkan kemampuan berpikir logis dalam


menyusun ide menjadi tulisan koheren.

[ ] Kreativitas: Mendorong inovasi dan kemampuan menghasilkan ide-ide baru


dalam bentuk tulisan.

[ ] Kolaborasi: Melatih kerjasama dalam proses penulisan dan presentasi


kelompok.

[ ] Kemandirian: Membangun rasa percaya diri dalam


menulis dan
mempresentasikan hasil karya.

[ ] Kesehatan: Menumbuhkan kesadaran akan posisi duduk yang baik saat


menulis
dan kesehatan mata.

[ ] Komunikasi: Meningkatkan kemampuan menyampaikan ide dan informasi


secara
efektif melalui tulisan dan presentasi lisan.
C. 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat
Cara Guru Menanyakan tentang Pelaksanaan 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat:
Guru dapat menanyakan dengan cara yang interaktif dan mendorong refleksi diri pada
peserta didik. Berikut contoh pertanyaannya:

1. Bangun tidur: "Good morning, everyone! What is one thing you remember writing
or drawing when you first woke up this morning, maybe in your mind or on paper?"
(Selamat pagi semuanya! Apa satu hal yang kalian ingat tulis atau gambar saat
pertama kali bangun pagi ini, mungkin dalam pikiran atau di kertas?)
2. Beribadah: "Before we start, let's be grateful. Did you write or express your prayers
or gratitude in any way today?" (Sebelum kita mulai, mari kita bersyukur. Apakah
kalian menulis atau mengungkapkan doa atau rasa syukur kalian hari ini?)
3. Berolahraga: "To keep our bodies strong, did you write down your exercise plan
or remember the steps to your favorite game?" (Untuk menjaga tubuh kita kuat,
apakah kalian menuliskan rencana olahraga kalian atau mengingat langkah-
langkah permainan favorit kalian?)
4. Gemar Belajar: "We are here to learn! What is one interesting fact or idea you
wrote down or drew yesterday from your learning?" (Kita di sini untuk belajar! Apa
satu fakta atau ide menarik yang kalian tulis atau gambar kemarin dari
pembelajaran kalian?)
5. Makan Sehat dan Bergizi: "To have energy for writing, did you write a short list of
your favorite healthy foods? Or did you draw your favorite healthy meal?" (Untuk
punya energi menulis, apakah kalian menulis daftar singkat makanan sehat favorit
kalian? Atau apakah kalian menggambar makanan sehat favorit kalian?)
6. Bermasyarakat: "Being kind to others is important. Did you write a thank-you note
or a short message to someone in your family or a friend today?" (Bersikap baik
kepada orang lain itu penting. Apakah kalian menulis ucapan terima kasih atau
pesan singkat untuk seseorang di keluarga atau teman kalian hari ini?)
7. Tidur Cepat: "Getting enough rest is crucial. Did you write down your thoughts in
a diary or draw something calming before you went to bed last night?" (Istirahat
yang cukup itu penting. Apakah kalian menuliskan pikiran kalian di buku harian atau
menggambar sesuatu yang menenangkan sebelum kalian tidur tadi malam?)

D. Capaian dan Tujuan Pembelajaran Capaian Pembelajaran


ELEMEN: Menulis - Mempresentasikan
Pada akhir Fase C, peserta didik mengomunikasikan ide dan pengalamannya melalui
salinan tulisan dan tulisan sederhana mereka sendiri, serta menunjukkan perkembangan
pemahaman terhadap proses menulis. Mereka menunjukkan kesadaran awal bahwa teks
dalam bahasa Inggris ditulis dengan kaidah (konvensi) yang disesuaikan dengan konteks
dan tujuannya. Dengan bantuan guru, mereka menghasilkan teks deskripsi, cerita, dan
prosedur sederhana menggunakan kalimat dengan pola tertentu dan contoh pada
tingkatan kata dan kalimat sederhana. Mereka menunjukkan kesadaran atas pentingnya
tanda baca dasar dan penggunaan huruf kapital. Mereka menunjukkan pemahaman
terhadap beberapa hubungan bunyi-huruf dalam bahasa Inggris dan ejaan dari kata-kata
yang umum digunakan. Dalam menulis, mereka menggunakan kosakata yang berkaitan
dengan lingkungan kelas dan rumah, dan mereka juga menggunakan beberapa strategi
dasar seperti menyalin kata atau frasa dari buku atau daftar kata, menggunakan gambar,
dan bertanya bagaimana cara menuliskan sebuah kata.

Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

Mengomunikasikan ide dan pengalamannya melalui tulisan sederhana dalam


bahasa
Inggris.
Menyalin tulisan dan menghasilkan tulisan sederhana sendiri dengan pemahaman
yang berkembang.

Menulis teks deskripsi, cerita, dan prosedur sederhana menggunakan pola kalimat
tertentu dan contoh kata/kalimat.

Menerapkan tanda baca dasar (titik, koma, tanda tanya) dan penggunaan huruf
kapital dengan benar.

Menunjukkan pemahaman terhadap hubungan bunyi-huruf (phonics) dan ejaan


katakata umum dalam bahasa Inggris.

Menggunakan kosakata yang berkaitan dengan lingkungan kelas dan rumah dalam
tulisan mereka.

Memanfaatkan strategi dasar menulis seperti menyalin kata/frasa, menggunakan


gambar sebagai panduan, dan bertanya untuk menuliskan kata.

Mempresentasikan hasil tulisan sederhana mereka di depan kelas dengan percaya


diri.
E. Sarana dan Prasarana
1. Papan tulis, spidol/kapur.

2. Buku cerita/teks pendek berbahasa Inggris sebagai contoh.


3. Kertas, alat tulis, pensil warna/krayon.

4. Kartu kata (flashcards) atau daftar kosakata (word wall) sebagai referensi.

5. Proyektor dan layar untuk menampilkan contoh tulisan atau gambar.

F. Target Peserta Didik


Peserta didik reguler/tipikal: Umumnya peserta didik tanpa kesulitan belajar yang
berarti.
Peserta didik dengan kesulitan belajar: Diberikan bimbingan dan pendampingan
lebih intensif dalam penulisan dan penggunaan tata bahasa dasar.
Peserta didik dengan pencapaian tinggi: Diberikan tantangan untuk menghasilkan
tulisan yang lebih detail atau kompleks, serta peran sebagai tutor sebaya.

G. Model Pembelajaran
Model Pembelajaran: Project-Based Learning (PBL) dengan pendekatan Deep Learning.
Metode Pembelajaran yang Sensual:
Visual: Penggunaan contoh tulisan, gambar sebagai ide, video tentang proses
menulis, mind map.
Auditori: Mendengarkan instruksi, cerita lisan sebagai inspirasi, umpan balik dari
guru dan teman.
Kinestetik: Menulis langsung, membuat draft, memotong dan menempel ide,
menyusun kalimat fisik (kartu kata).
Taktil: Merasakan tekstur kertas, memegang pensil/pena, memanipulasi potongan
kalimat/paragraf.

H. Pertanyaan Pemantik
Mindful Learning:
"Apa yang kalian rasakan saat ide-ide mulai muncul di kepala kalian dan ingin
kalian tuliskan?"

"Pernahkah kalian menulis sesuatu dan merasa benar-benar fokus, seolaholah


waktu berhenti?"
Meaningful Learning:
"Mengapa penting bagi kita untuk bisa menuliskan apa yang kita pikirkan atau
rasakan dalam bahasa Inggris?"
"Bagaimana tulisan yang kalian buat bisa 'berbicara' kepada orang lain dan
menyampaikan pesan penting?"

Joyful Learning:
"Jika menulis itu seperti bermain, permainan apa yang paling kalian suka saat
menulis cerita atau mendeskripsikan sesuatu?"

"Apa yang membuat kalian senang saat hasil tulisan kalian bisa dibaca atau dilihat
oleh orang lain?"

I. Kegiatan Pembelajaran
Gambaran Umum Pembelajaran (18 JP)
Pembelajaran akan dibagi menjadi beberapa pertemuan, berfokus pada pengembangan
keterampilan menulis (teks deskripsi, cerita, prosedur) dan mempresentasikannya. Setiap
pertemuan berdurasi 2-3 JP.

Pertemuan 1-2: Mengenal Penulisan Deskripsi Sederhana (4 JP)


Pendahuluan (15 menit)
1. Pembukaan (Mindful Learning): Guru menyapa peserta didik, memeriksa
kehadiran, dan mengajak mereka untuk melakukan mindful observation terhadap
benda di sekitar kelas. "Look around you. What do you see? What do you notice?"
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan beberapa
pertanyaan yang relevan, misalnya: "Did you write or draw anything about your
healthy food today?" (Makan Sehat dan Bergizi).
3. Pertanyaan Pemantik (Joyful Learning): Guru mengajukan pertanyaan pemantik
terkait joyful learning, misalnya: "What makes writing about something you like
fun?"
4. Pengenalan Tema: Guru menunjukkan gambar sebuah benda atau hewan familiar
dan bertanya, "How can we describe this in English? What words can we use?"
Inti (60 menit)
1. Observasi dan Kosakata (Visual): Peserta didik mengamati beberapa benda
nyata di kelas (misalnya, pensil, buku, tas). Guru menuliskan kosakata deskriptif di
papan tulis (e.g., big, small, red, blue, sharp, soft).
2. Menyusun Kalimat Deskripsi Sederhana: Guru memandu peserta didik
menyusun kalimat deskripsi dasar: "This is a [noun]. It is [adjective]." atau "It has
[part/color]." Peserta didik menirukan dan mencoba mengganti kata.
3. Menulis Deskripsi (Kemandirian): Setiap peserta didik memilih satu benda di
kelas dan mencoba menulis 2-3 kalimat deskripsi tentang benda tersebut. Guru
berkeliling memberikan bantuan.
4. Membaca Deskripsi (Komunikasi): Beberapa peserta didik membacakan
deskripsi mereka. Teman-teman mencoba menebak benda yang dideskripsikan.
5. Pengenalan Huruf Kapital & Tanda Baca: Guru menjelaskan pentingnya huruf
kapital di awal kalimat dan tanda titik di akhir kalimat. Peserta didik memeriksa
tulisan mereka. Penutup (15 menit)
1. Review: Guru mengulang kosakata deskriptif dan menunjuk benda untuk
dideskripsikan oleh peserta didik.
2. Refleksi Diri (Meaningful Learning): Guru meminta peserta didik menuliskan
mengapa penting bisa mendeskripsikan sesuatu dengan jelas.
3. Pemberian Tugas: Peserta didik diminta mendeskripsikan 1-2 anggota keluarga
atau hewan peliharaan mereka dalam 3 kalimat sederhana di rumah.
Pertemuan 3-4: Menulis Cerita Sederhana Berdasarkan Gambar (4 JP)
Pendahuluan (15 menit)
1. Review: Permainan "Guess the Object" berdasarkan deskripsi yang dibacakan
guru.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan "Did you write
any ideas for learning today?" (Gemar Belajar).
3. Pertanyaan Pemantik (Mindful Learning): "Apa yang kalian bayangkan saat
melihat sebuah gambar? Bisakah kita membuat cerita dari gambar itu?"
Inti (60 menit)
1. Analisis Gambar Berseri (Inquiry-Based Learning): Guru menampilkan
serangkaian 3-4 gambar berseri yang membentuk alur cerita sederhana (tanpa
teks). Peserta didik mengamati dan mencoba menebak alur ceritanya.
2. Brainstorming Karakter & Aksi (Kreativitas): Guru memandu diskusi tentang
"Who is in the story?", "What are they doing?", "What happens next?".
3. Menulis Kalimat Cerita (Kolaboratif): Secara berpasangan, peserta didik menulis
12 kalimat untuk setiap gambar, membentuk narasi sederhana. Guru menekankan
penggunaan kata kerja aksi dan kata sambung sederhana (e.g., and, then).

Anda mungkin juga menyukai