0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan19 halaman

Memahami Tuberkulosis: Penyebaran dan Pencegahan

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, terutama menyerang paru-paru dan menyebar melalui udara. Indonesia merupakan negara dengan kasus TB tertinggi kedua di dunia, dan pemerintah telah menetapkan strategi untuk mengeliminasi TB dengan meningkatkan fasilitas kesehatan dan edukasi masyarakat. Upaya pencegahan meliputi peningkatan pengetahuan tentang TB, penggunaan masker, dan menjaga kebersihan serta daya tahan tubuh.

Diunggah oleh

Vivi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan19 halaman

Memahami Tuberkulosis: Penyebaran dan Pencegahan

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, terutama menyerang paru-paru dan menyebar melalui udara. Indonesia merupakan negara dengan kasus TB tertinggi kedua di dunia, dan pemerintah telah menetapkan strategi untuk mengeliminasi TB dengan meningkatkan fasilitas kesehatan dan edukasi masyarakat. Upaya pencegahan meliputi peningkatan pengetahuan tentang TB, penggunaan masker, dan menjaga kebersihan serta daya tahan tubuh.

Diunggah oleh

Vivi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUBERCULOSIS

TRIBUTE
Through Breath and Education,
Conquer TB
PENGERTIAN
Tuberculosis adalah penyakit
infeksius menular yang
disebabkan oleh bakteri
Mycobacterium tuberculosis dan
umumnya menyerang paru-
paru. Bakteri penyebab TB
menyebar melalui udara apabila
orang yang terinfeksi bersin
atau batuk. Sumber gambar: [Link]
dasar-seputar-tbc/
LATAR BELAKANG
Berdasarkan catatan sejarah Indonesia,
TBC merupakan penyakit yang telah ada
sejak zaman dahulu.
Sumber gambar: [Link]
cara-penularan-dan-kapan-penyakit-tbc-dapat-menular?page=all

Ditemukan catatan kegiatan TB pada Saat ini, pemerintah telah melakukan berbagai
zaman hindia belanda dengan berdirinya upaya untuk mengeliminasi TBC dari Indonesia.
Perkumpulan Centrale Vereniging Voor Melalui naskah Peraturan Presiden No 67 Tahun
2021, Menteri Koordinator Bidang
Tuberculose Bestridjing (CVT) pada tahun Pembangunan Manusia dan Kebudayaan,
1908. Selanjutnya, pada tahun 1939 Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri dan
didirikan 15 sanutorium untuk perawatan Menteri Bappenas akan mengupayakan hal
pasien TBC. tersebut.

TB Indonesia. 2022. Sejarah TBC di Indonesia. Diakses pada 1 Juli 2024 dari [Link]
CONTOH KASUS
Kasus TB MDR-TB TB pada Anak
Global
Menurut perkiraan World Health
Organization, lebih dari 1 juta pasien
berusia kurang dari 15 tahun menderita
tuberkulosis (TB) setiap tahun di seluruh
dunia. Di beberapa wilayah, hingga 25% Terbatasnya akses pelayanan
Dari 10,6 juta total kasus di
kasus TBC baru disebabkan oleh jenis kesehatan dan kurangnya
dunia (2022), India berada di
TBC yang resistan terhadap obat. kesadaran akan bahaya TB
poisisi pertama menyumbang
Meskipun Spanyol termasuk negara yang mengakibatkan banyak kasus
sekitar 27% dari total kasus
angka kejadiannya rendah, beberapa tidak terdiagnosis dan tidak
dan disusul oleh Indonesia di
ratus anak dan remaja menderita TBC terobati sehingga terjadi
urutan ke-2 sebanyak 10%
setiap tahunnya. Pentingnya bahaya TB peningkatan kasus TB pada
dari total kasus.
pada anak telah diremehkan selama anak di Sub-Sahara Afrika
bertahun-tahun karena kurangnya Utara tahun 2020.
konfirmasi mikrobiologis pada banyak
pasien dan karena pasien ini biasanya
tidak menular.

Sumber: WHO Global Tuberculosis Report 2022, PubMed, & BMC Public Health 2024
PREVALENSI

Sumber: WHO Global Tuberculosis Report 2023


PREVALENSI

Sumber: WHO Global Tuberculosis Report 2023


ANALISIS MASALAH
Banyaknya masyarakat
Kurangnya media
menunjukkan perilaku Kurangnya pengetahuan
promosi kesehatan
yang kurang peduli masyarakat terkait
terkait penyuluhan
terhadap kesehatan Tuberculosis.
Tuberculosis.
mereka.

Berdasarkan Global TB Tingkat keberhasilan pengobatan


Report 2023, Indonesia masih di bawah target global Beban TBC tertinggi
menempati peringkat kedua 90% (84,7% untuk kasus baru pada kelompok usia
di dunia yang memiliki dan kambuh, 71,7% untuk kasus produktif 25-34 tahun.
estimasi kasus TB baru. pengobatan ulang).

dr. Pambudi, I 2020, Strategi Nasional Penanggulangan Tuberkulosis di Indonesia 2020-2024,


Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta
FAKTOR RISIKO

Jenis
Pendidikan
Kelamin

Riwayat
Status Gizi
Penyakit
FAKTOR RISIKO

Jenis Kelamin: Laki-laki lebih berisiko dengan


1
OR = 3.920.

Pendidikan: Rendahnya tingkat pendidikan


2
meningkatkan risiko dengan OR = 10.909.

Status Gizi: Gizi buruk meningkatkan risiko


3
dengan OR = 4.457.

Riwayat Penyakit: Adanya riwayat penyakit


4
meningkatkan risiko dengan OR = 12.316.
5

Asrianto, L. O., Fitrianti, N., Aisyah, M., & Suslawati. (2024). Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru BTA Positif di BLUD RSUD
Kota Baubau. Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton, 10(2), 477–492.
HUBUNGAN TB DENGAN
JENIS KELAMIN
Umumnya yang terkena TB
adalah pasien dengan jenis
kelamin laki-laki. Hal ini
dikarenakan perempuan
cenderung lebih memperhatikan
gaya hidupnya dan menerapkan
upaya preventif agar tidak
terkena TBC.

Sunarmi, Kurniawaty. (2022). Hubungan Karakteristik Pasien TB


Paru dengan Kejadian Tuberkulosis: Jurnal Stikes Aisyiyah: 7(2).
HUBUNGAN TB DENGAN PENDIDIKAN

Masyarakat dengan tingkat pendidikan yang


lebih tinggi lebih waspada dan paham mengenai
upaya preventif yang dapat dilakukan untuk
mencegah TBC. Dengan mengimplementasikan
upaya preventif yang diketahui, akan lebih
sedikit orang yang terserang TBC.

Muhammad, E. (2019). Hubungan Tingkat Pendidikan Terhadap Kejadian


Tuberkulosis Paru: Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2).
HUBUNGAN TB DENGAN
STATUS GIZI
Pemenuhan gizi yang tidak
optimal dapat menyebabkan
tubuh memiliki daya tahan yang
lemah, sehingga rentan terkena
penyakit, seperti TBC. Sebaliknya,
TBC juga dapat mempengaruhi
status gizi apabila penderita
tidak menyeimbangkan dengan
diet yang tepat.

Ummah, K., dkk. (2023). Hubungan Status Gizi Dengan Tuberkulosis Di Puskesmas Kota
Jambi: Electronic Journal Scientific of Environmental Health and Disease, 4(2).
HUBUNGAN TB DENGAN RIWAYAT PENYAKIT
Riwayat penyakit seperti DM, HIV, dan asma dapat
meningkatkan kemungkinan terserang TBC. Hal ini
dikarenakan sistem imun tubuh yang lemah yang tidak
memungkinkan untuk melawan penyakit. Semakin banyak
penyakit yang diderita, semakin lemah sistem pertahanan
imun, dan semakin memungkinkan untuk terserang TBC.

Asrianto, L. O., Fitrianti, N., Aisyah, M., & Suslawati. (2024). Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru BTA Positif
di BLUD RSUD Kota Baubau. Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton, 10(2), 477–492.
SDGs

SKDI
TRIBUTE: THROUGH BREATH AND
EDUCATION, CONQUER TB

Bentuk penghormatan kepada pasien-pasien yang sudah berjuang melawan TB dan


TRIBUTE kepada tenaga kesehatan yang sudah memperjuangkan kesembuhan pasien TB.

TB merupakan penyakit yang menyerang organ paru-paru yang ditularkan melalui


udara. Ketika TB mulai menyerang paru, maka seseorang akan menimbulkan gejala
THROUGH pernapasan seperti batuk dan kesulitan bernapas. Untuk itu, kata through breath
BREATH bermaksud untuk mengharapkan pernapasan normal bagi penderita dan mengharapkan
penyebaran nafas yang tidak mengandung virus (penerapan upaya preventif agar tidak
menderita TB).

Pendidikan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi TB. Untuk itu, dengan
EDUCATION menanamkan edukasi terkait upaya preventif terhadap penyakit TB, diharapkan
penyakit TB bisa berkurang penderitanya.
5
CONQUER Ini merupakan tujuan akhir dan hasil yang diharapkan dari tema ini, yaitu melawan TB. Hal
ini berarti memberantas penyakit TB mulai dari lingkungan sekitar, hingga global.
TB
4 STRATEGI NASIONAL ELIMINASI TB 2030
Menghadapi kenyataan Indonesia sebagai negara dengan kasus TB kedua terbanyak di dunia
(estimasi kasus 969.000, kematian 144.000/tahun), Pemerintah menetapkan 4 strategi:

Menambah Memperbanyak Membentuk TB Mengembangkan


fasilitas surveilans Army (pelacakan vaksin TB
pelayanan berbasis pasien initial Lost
kesehatan. laboratorium to Follow Up)
LANGKAH PENCEGAHAN

Meningkatkan pengetahuan
masyarakat mengenai penyakit TB
dan upaya preventif yang dapat
dilakukan.
Gunakan masker.
Rajin mencuci tangan (kebersihan
tubuh).
Menjaga daya tahan tubuh.
Menerapkan etika batuk.
OUTPUT DAN OUTCOME

OUTPUT:
Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan
masyarakat umum mengenai pencegahan,
penularan, gejala, dan pengobatan Tuberculosis.

OUTCOME:
Berkurangnya insidensi kasus Tuberculosis dan
meningkatnya kepatuhan terhadap pengobatan
oleh pasien Tuberculosis.
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai