LOGISTIK
Logistik adalah manajemen aliran perpindahan barang dari suatu titik asal yang berakhir
pada titik konsumsi untuk memenuhi permintaan tertentu, contohnya tertuju kepada
konsumen ataupun perusahaan-perusahaan. Jenis barang yang ada dalam bidang logistik
terdiri dari benda berwujud fisik seperti makanan, bahanbahan bangunan, hewan, peralatan
dan cairan. Sama halnya dengan perpindahan benda tidak berwujud (abstract) seperti
waktu, informasi, partikel dan energi. Logistik benda fisik pada umumnya ikut melibatkan
integrasi aliran informasi, penanganan bahan, produksi, packaging, persediaan, transportasi,
warehousing, dan keamanan. Kompleksitas dalam logistik dapat dianalisa, diuraikan menjadi
suatu model, divisualisasikan dan dioptimalisasi dengan simulation software yang ada.
Peran logistik kini telah meluas bukan hanya sekadar memindahkan produk jadi dan bahan,
tetapi juga menciptakan keunggulan kompetitif dengan memberikan layanan yang
memenuhi permintaan konsumen. Memiliki jasa logistik yang kompetitif sangatlah penting
bagi Indonesia dalam upaya membangun konektivitas nasional dan internasional. Sektor
jasa logistik merupakan sektor yang vital karena perannya dalam mendistribusikan barang
dan jasa, mulai dari ekstraksi bahan baku, proses produksi, pemasaran, sampai barang dan
jasa tersebut sampai di tangan konsumen.
TEKNIK DISTRIBUSI
Teknik distribusi adalah perencanaan dan metode yang digunakan perusahaan untuk
menyalurkan produk atau jasa kepada konsumen secara efisien. Tujuannya adalah
memastikan produk tersedia di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat, dan dalam
jumlah yang sesuai dengan permintaan pasar.
Teknik distribusi mencakup serangkaian proses dasar, termasuk pengumpulan, pemrosesan,
pengepakan, transportasi, dan pengantaran produk dari produsen ke konsumen. Tahapan-
tahapan ini bertujuan untuk memastikan produk sampai ke tangan konsumen dengan
benar, tepat waktu, dan dalam kondisi baik, melibatkan penerimaan barang, penyimpanan,
pengemasan yang aman, pemilihan moda transportasi yang tepat, dan pelacakan
pengiriman.
Pengumpulan:
o Menerima barang dari produksi atau pemasok.
o Melakukan pemeriksaan kualitas dan kuantitas barang yang masuk.
Pemrosesan:
o Mengelola inventaris secara teratur di gudang.
o Mengambil barang sesuai pesanan pelanggan dari penyimpanan.
Pengepakan:
o Mengemas barang dengan aman untuk mencegah kerusakan selama
transportasi.
o Memilih bahan dan metode pengepakan yang sesuai dengan jenis produk
dan tujuan pengiriman.
Transportasi:
o Memilih moda transportasi yang paling sesuai untuk mengirimkan barang,
seperti darat, laut, atau udara.
o Merencanakan rute pengiriman yang efisien untuk menghemat waktu dan
biaya.
Pengantaran:
o Mengirimkan barang ke pelanggan akhir.
o Melakukan pelacakan status pengiriman secara berkala.
o Memastikan barang diterima oleh pelanggan dan mendapatkan konfirmasi
penerimaan.
PENGERTIAN DISTRIBUSI DAN LOGISTIK
Distribusi dan logistik adalah proses yang saling terkait dalam rantai pasok, dimana distribusi
berfokus pada pengiriman produk jadi dari titik produksi ke konsumen akhir, sementara
logistik memiliki cakupan lebih luas yang mencakup seluruh aliran barang, informasi, dan
sumber daya dari pemasok hingga konsumen, termasuk perencanaan, pergudangan,
inventaris, dan transportasi. Logistik adalah manajemen keseluruhan aliran, sementara
distribusi adalah bagian spesifik dari aliran tersebut yang berfokus pada penyerahan produk
jadi.