Prepare Data di Minescape
1. Pembuatan Batterblock di minescape. Marge and delete batterblock yang kecil agar tidak eror
pada saat pembuatan solid.
2. Reserve – sample - Polygon/solid
3. Masukkan list bb – top surface (situasi) – bottom surface (gabungan pit dan situasi) – centang
semua yg honour triangle sesuai gambar
Pada tab surface set, isi subset sebagai berikut. Ingat untuk bottom surface pit adalah gabungan
pit dengan situasi
Isi bench,interval, dan quality seperti reserve pada umumnya
4. Lakukan evaluate sample – export to csv (sebagai data solid di spry)
5. Lakukan accumulate sample
6. Lakukan reformat – interval – export to excel (sebagai data volume di spry)
7. Editing excel reformat, untuk memisah kan kolom pit,block,strip, bench, dan seam sebagai
berikut
Tambahkan kolom OB dan coal di belakang
8. Buat shet baru untuk masing-masing material, yaitu soil, freedig, dan blasted
9. Copy data untuk masing-masing material dengan menggunakan fungsi filter pada excel pada
kolom subname 3
10. Lakukan proses yang sama untuk disposal, dengan data excel (export acc dari minescape) yang
dibutuhkan seperti gambar diubawah ini, pisahkan sheet antara opd a dan opd b jika ada
Prepare level dan field data di spry
1. Klik kanan di data – add – new table, beri nama source
2. Kemudian klik kanan pada source – set up – level, sesuaikan dengan file excel seperti dibawah ini
3. Klik kanan pada source – set up – field, sesuaikan seperti dibawah ini. Sesuaikan untuk
pembagian material dan keberadaan coalnya dari hasil reserve, sesuaikan type, format string,
dan aggregation sesuai gambar berikut.
4. Tambahkan folder quality di setiap folder coal dengan settingan sebagai berikut. Untuk
aggregationnya adalah wighted average, untuk wighted fieldnya arahkan pada tonnage coal
Hasil akhirnya seperti ini , sesuaikan quality dengan hasil reserve
5. Buat struktur data untuk destinationnya, dengan klik kanan pada data – new table – beri nama
destination
Sesuaikan seperti berikut untuk field destinationnya
Import data volume dari excel yang telah di edit ke spry
1. Klik kanan pada source – import – data – pilih file volume pit yang telah diedit
Import satu per satu tipe material, kemudian klik next
Apabila evel pada spry dan penamaan pada excel sudah sesuai, maka akan muncul seperti
ini
Klik pada kolom ob, ubah import type menjadi fied, arahkan value ke field volume sesuai
dengan type materialnya, lakukan untuk setiap material
Klik accept – close - finish
Klik kanan – open , untuk melihat file yang telah di import
Ada sedikit perbedaan untuk import data yang ada batubaranya seperti dibawah ini
Accept – close – finish
import data solid ke spry
1. Klik kanan pada source – import – solid – from minescape unaccumulated reserve, pilih file solid
(csv non accumulated yang telah di export dari minescape
2. Sesuaikan level pit dengan nama pit pada excel
3. Pada block, klik titik 3 disebelah kanan ,cari substring isi seperti dibawah
4. Berikut untuk strip, karakter 4 sebanyak 4 karakter
5. Untuk bench dan seam, karena sesuai nama header pada csv file, tinggal di ketikkan saja
6. Pada table solid field, untuk soil dan freedig yang tidak ada batubaranya isi sesuai subset pada
file csv
7. Berikut expression untuk blasted ob
Berikut untuk coalnya
Berikut hasil akhirnya
Kemudian klik next,
Pastikan ada triangulasi di source nya
Klik source – utilities – clear table data untuk menghapus semua atau sebagian hasil importnya
Setting Cenroid
1. Klik kanan pada soure – utilities – centroid calculator
Klik pada solid masing-masing material, sesuaikan roof, centre, dan floor centorid dengan
top ,centre,bottom centrid yang telah dibuat. Kemudian klik next, finish
’
Reorder position pada level setelah import data
1. Cek pada blok, apakah penamaan blok sudah sesuai urutan yang dikehendakai, jika belum klik a-
z (re-order position), ascending
2. Cek pada strip, strip mana yang ingin di prioritaskan dikerjakan terlebih dahulu, pilih descending
3. Pada bench, dikarenaklan penamaan bench tidak dapat diurutkan, maka pada reorder position
pilih mode manual, kemudian copy, dan urutkan manual di excel, kemudian paste ulang di spry
4. Pada seam, urutkan dari seam yang paling muda, untuk unassign diletakkan di paling atas
Kemudian close
Import data untuk destination
1. Klik kanan pada destination – import -data – pilih file – next – accept – finish
2. Import setiap disposal yang ada
3. Import solid non accumulated
Untuk tab level expressionnya sesuaikan saja seperti dibawah ini
Untuk solidnya, masukkan rumus berikut (kolom pada aexcel yang nilainya sama semua)
Perhatikan rumusnya agar sama dengan isi sel dalam excelnya, berikut hasil akhirnya, kemudian
next
Lakukan untuk semua disposal yang ada
Sesuaikan centroid pada solid destination
1. Klik kanan pada destination – utilities – centroid calculator
Sesuaikan seperti gambar berikut
Lakukan re-order position untuk destination
1. Klik kanan pada destination – level
2. Untuk dump, bench , strip, sesuakan saja, misalnya ascending
3. Sesuaikan bench dari rl paling bawah ke atas secara manual seperti sebelumnya
4. Save
Set Up Calendar
1. Klik kanan pada data – new table – kasih nama calendar
2. Berikut contoh calendarnya
Tambahkan start date di kolom terakhir
3. Buat level di calendar sesuai dengan format excel yang telah dibuat
4. Buat field di calendar, dengan klik kanan field, kemudian sesuaikan dengan gambar dibawah ini.
Perhaikan untuk jumlah fleet, jenis field dan aggregationnya.
5. Import data calendar, dengan klik kanan di calendar – import – data – pilih calendar yang telah di
edit
Klik next – accept – close
6. Pastikan di levelnya berurutan, jika belum urutkan ascending di re-order position seperti
sebelumnya
Mebmuat scenario baru di spry
1. Klik kanan di scenario – add – new case – kasih nama scenario – double klik pada scenario
tersebut
2. Pada tab general sesuaikan seperti ini
3. Pilih tab processes
Sesuaikan seperti dibawah ini
4. Masuk ke process non productive, untuk yang bukan jam kerja namun blum tercapture dalam
pas dan ua
Contohnya seperti berikut, hari libur akan masuk ke grup public holiday, dan stand by yang tidak
terhitung di ua akan masuk ke waiting seperti safety talk dll.
5. Pilih tab delay
Masukkan delay parameter
6. Masuk ke tab equipent
Buat nama unut, dan connectkan dengan kalender untuk pa ua dan hourrate di titik 3 sebelah
kanan
Berikut hasilnya, untuk hourrate diisi satu artinya 1xpdty
Di tab process, isi seperti ini. Perhatikan material yang dicentang merupakan material yang bisa
di loading oleh equipment.
7. Masuk ke sourch path – klik kanan order
Kemudian klik kanan, allow advance
Kemudian tutup dengan nama pit
8. Bisa ditambahkan time delay unuk unit yang tidak running disaat tertentu dengan klik kanan