0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan8 halaman

Pemrograman Sensor LDR untuk IoT

Dokumen ini membahas pemrograman sensor LDR (Light Dependent Resistor) yang digunakan untuk mendeteksi perubahan intensitas cahaya. Modul sensor LDR mencakup komponen seperti sensor, rangkaian penguat, dan antarmuka output, serta penjelasan tentang pin-pinnya. Selain itu, terdapat langkah kerja untuk menguji sensor LDR menggunakan pin digital dan analog, serta tugas untuk mengimplementasikan rangkaian dengan LED berdasarkan pembacaan sensor.

Diunggah oleh

RIco Adn
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan8 halaman

Pemrograman Sensor LDR untuk IoT

Dokumen ini membahas pemrograman sensor LDR (Light Dependent Resistor) yang digunakan untuk mendeteksi perubahan intensitas cahaya. Modul sensor LDR mencakup komponen seperti sensor, rangkaian penguat, dan antarmuka output, serta penjelasan tentang pin-pinnya. Selain itu, terdapat langkah kerja untuk menguji sensor LDR menggunakan pin digital dan analog, serta tugas untuk mengimplementasikan rangkaian dengan LED berdasarkan pembacaan sensor.

Diunggah oleh

RIco Adn
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB V

PEMROGRAMAN SENSOR LDR

CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mampu mengaplikasikan pemrograman sensor LDR
MATERI
A. Pengertian
LDR (Light Dependent Resistor) adalah jenis sensor yang berubah resistansinya
tergantung pada intensitas cahaya yang diterimanya. LDR merupakan semikonduktor
yang resistansinya menurun seiring dengan peningkatan intensitas cahaya. Sensor ini
umumnya digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk dalam rangkaian elektronika
untuk mendeteksi perubahan cahaya atau kegelapan. Pada kondisi gelap, resistansi
LDR meningkat, sedangkan pada kondisi terang, resistansinya menurun. Perubahan
resistansi ini dapat digunakan untuk mengontrol arus listrik dalam suatu rangkaian.
Sebagai contoh, LDR sering digunakan dalam lampu sensor cahaya otomatis, di mana
kecerahan lampu diatur berdasarkan tingkat cahaya sekitar. Sensor LDR sangat umum
digunakan dalam berbagai aplikasi di mana kontrol otomatis berdasarkan intensitas
cahaya diperlukan. Kelebihan LDR meliputi kemudahan penggunaan, biaya yang
terjangkau, dan kepekaan terhadap perubahan cahaya. Namun, sensitivitas LDR
terhadap perubahan suhu dan panjang gelombang cahaya tertentu dapat menjadi faktor
yang perlu diperhatikan dalam beberapa aplikasi khusus. Dalam keadaan gelap
resistansi LDR sekitar 10MΩ dan dalam keadaan terang sebesar 1KΩ atau kurang. LDR
terbuat dari bahan semikonduktor seperti kadmium sulfida. Dengan bahan ini energi
dari cahaya yang jatuh menyebabkan lebih banyak muatan yang dilepas atau arus listrik
meningkat. Artinya resistansi bahan telah mengalami penurunan. Pada gambar 5.1
berikut ini merupakan bentuk fisik dari sensor LDR :

Gambar 5. 1 sensor LDR

Modul Proyek Pengembangan IoT | 47


B. Modul Sensor LDR
Modul sensor LDR (Light Dependent Resistor) adalah perangkat elektronika
yang mencakup sensor LDR dan sirkuit pendukung untuk memudahkan integrasinya
dalam berbagai proyek elektronika. Modul ini menyederhanakan penggunaan sensor
LDR dan menyediakan antarmuka yang lebih mudah digunakan. Berikut adalah
beberapa hal umum yang biasanya dimasukkan dalam modul sensor LDR:
1. Sensor LDR:
Komponen utama adalah LDR sebagai elemen sensor yang merespon
perubahan intensitas cahaya dengan perubahan resistansi.
2. Rangkaian Penguat dan Penyesuaian:
Beberapa modul sensor LDR dapat mencakup rangkaian penguat atau
penyesuaian sinyal untuk memastikan bahwa keluaran sensor dapat diukur
atau digunakan secara efektif.
3. Antarmuka Output:
Modul biasanya menyediakan antarmuka output yang lebih mudah
dipahami, seperti keluaran analog atau digital. Beberapa modul mungkin
dilengkapi dengan potensiometer atau jumper untuk mengatur ambang batas
atau resolusi keluaran.
4. Tombol atau Potensiometer Pengatur:
Untuk beberapa modul, terdapat komponen seperti tombol atau
potensiometer yang memungkinkan pengguna mengatur ambang batas atau
parameter lainnya.
5. Papan Sirkuit Cetak (PCB):
Modul sensor LDR biasanya terintegrasi dalam PCB yang memudahkan
pemasangan dan penggunaannya dalam proyek-proyek elektronika.
6. Daya dan Koneksi:
Modul biasanya memerlukan daya untuk beroperasi dan menyediakan
koneksi untuk menghubungkannya ke mikrokontroler atau sistem lainnya.
7. Perlindungan dan Fitur Tambahan:
Beberapa modul dapat dilengkapi dengan perlindungan terhadap kelebihan
beban atau suhu yang berlebihan. Fitur tambahan seperti LED indikator atau
keluaran digital untuk kondisi ambang tertentu juga bisa ada.

Modul Proyek Pengembangan IoT | 48


8. Kompatibilitas Umum:
Modul sensor LDR dirancang untuk bekerja dengan mikrokontroler umum
seperti Arduino, ESP32, atau Raspberry Pi, sehingga pengguna dapat
mengintegrasikannya dengan mudah dalam proyek-proyek pengembangan.
Penting untuk memahami spesifikasi dan karakteristik modul sensor LDR
tertentu karena desain dan fitur modul dapat bervariasi antar produsen. Untuk informasi
yang lebih rinci, selalu merujuk pada dokumentasi atau datasheet yang disediakan oleh
produsen modul. Pada gambar 5.2 berikut ini merupakan bentuk fisik dari modul LDR

Gambar 5. 2 modul sensor LDR


C. Penjelasan PIN pada Sensor LDR
Modul sensor LDR (Light Dependent Resistor) bisa memiliki beberapa varian
dalam hal penamaan pin, tergantung pada produsen dan model spesifik. Namun,
umumnya, modul sensor LDR memiliki pin VCC, GND, D0, dan A0 atau sejenisnya.
Berikut adalah penjelasan umum tentang masing-masing pin:
1. VCC (Power):
a. Deskripsi: Pin VCC adalah pin daya atau catu daya. Sensor LDR biasanya
bekerja pada tegangan 5V.
b. Koneksi: Terhubung ke sumber daya positif (VCC) pada mikrokontroler atau
papan pengembangan.
2. GND (Ground):
a. Deskripsi: Pin GND adalah pin tanah atau ground. Ini adalah titik referensi
ground untuk sensor.

Modul Proyek Pengembangan IoT | 49


b. Koneksi: Terhubung ke sumber daya negatif atau ground pada mikrokontroler
atau papan pengembangan.
3. D0 (Digital Output):
a. Deskripsi: Pin D0 adalah pin output digital yang memberikan sinyal
berdasarkan tingkat cahaya yang terdeteksi oleh sensor. Beberapa modul LDR
dapat memberikan sinyal digital ketika cahaya melebihi ambang tertentu.
b. Koneksi: Terhubung ke pin input digital pada mikrokontroler atau papan
pengembangan.
4. A0 (Analog Output):
a. Deskripsi: Pin A0 adalah pin output analog yang memberikan tegangan analog
proporsional terhadap intensitas cahaya yang terdeteksi. Ini memungkinkan
pembacaan nilai yang kontinu.
b. Koneksi: Terhubung ke pin input analog pada mikrokontroler atau papan
pengembangan.
LANGKAH KERJA
A. Test sensor LDR Pin Digital
1. Buat rangkaian seperti pada gambar 5.3 berikut :

Gambar 5. 3 Rangkaian LDR pin Digital dengan ESP 32


Komponen yang digunakan :
a. 1 buah ESP 32
b. 1 buah modul sensor LDR

Modul Proyek Pengembangan IoT | 50


Tabel 5. 1 Deskripsi Rangkaian PIN ESP32 dengan sensor LDR pin Digital

PIN Sensor LDR PIN ESP 32


VCC 5V
GND GND
DO 12

2. Isikan kode program berikut pada [Link], kemudian jalankan simulasi.


#define ldr_d 12 //deklarasi pin yang digunakan pada sensor
LDR

int baca_ldr_d; //membuat variabel pembacaan data sensor


dalam Integer

void setup() {
// put your setup code here, to run once:
[Link](115200); //kecepatan baudrate yang digunakan
pinMode(ldr_d,INPUT); //deklarasi sensor LDR digunakan
sebagai input

void loop() {
// put your main code here, to run repeatedly:
baca_ldr_d=digitalRead(ldr_d); //membuat pembacaan sensor
LDR pada pin digital
[Link](baca_ldr_d); //menampilkan hasil pembacaan
pada serial monitor
delay(500);
}

3. Silahkan rubah nilai sensor LDR dengan meng-klik pada sensor LDR kemudian
geser ke kiri atau ke kanan seperti pada gambar 5.3 berikut :

Gambar 5. 4 merubah nilai pembacaan sensor LDR


4. Semakin besar nilai lux, maka cahaya semakin terang, dan sebaliknya makin rendah
nilai lux maka cahaya semakin gelap.
5. Amati nilai yang ditampilkan pada jendela Serial Monitor pada kolom jendela
sebelah kanan bawah seperti pada gambar 5.4

Modul Proyek Pengembangan IoT | 51


Gambar 4.4. Serial Monitor luaran digital sensor LDR
B. Test sensor LDR Pin Analog
1. Buat rangkaian seperti pada gambar 5.5 berikut :

Gambar 5. 5 Rangkaian LDR pin Digital dengan ESP 32


Komponen yang digunakan :
a. 1 buah ESP 32
b. 1 buah modul sensor LDR
Tabel 5. 2 Deskripsi Rangkaian PIN ESP32 dengan sensor LDR pin Analog

PIN Sensor LDR PIN ESP 32


VCC 5V
GND GND
AO 13

Modul Proyek Pengembangan IoT | 52


2. Isikan kode program berikut pada [Link], kemudian jalankan simulasi.
#define ldr_a 13 //deklarasi pin yang digunakan pada sensor
LDR

int baca_ldr_a; //membuat variabel pembacaan data sensor


dalam Integer

void setup() {
// put your setup code here, to run once:
[Link](115200); //kecepatan baudrate yang digunakan
pinMode(ldr_a,INPUT); //deklarasi sensor LDR digunakan
sebagai input

void loop() {
// put your main code here, to run repeatedly:
baca_ldr_a=analogRead(ldr_a); //membuat pembacaan sensor
LDR pada pin analog
[Link](baca_ldr_a); //menampilkan hasil pembacaan
pada serial monitor
delay(500);
}

3. Silahkan rubah nilai sensor LDR dengan meng-klik pada sensor LDR kemudian
geser ke kiri atau ke kanan seperti pada gambar 5.6 berikut :

Gambar 5. 6 merubah nilai pembacaan sensor LDR

4. Semakin besar nilai lux, maka cahaya semakin terang, dan sebaliknya makin rendah
nilai lux maka cahaya semakin gelap.
5. Amati nilai yang ditampilkan pada jendela Serial Monitor pada kolom jendela
sebelah kanan bawah seperti pada gambar 5.7

Modul Proyek Pengembangan IoT | 53


Gambar 5. 7 Serial Monitor luaran digital sensor LDR
6. Bandingkan perubahan nilai sensor dari digital dengan analog
PENUGASAN

1. Buatlah konversi nilai yang dihasilkan oleh sensor LDR Analog menjadi lux yang
tertampil pada serial monitor.
2. Buatlah rangkaian 1 buah LED dan 1 buah sensor LDR gunakan pin Digital, apabila
kondisi sensor LDR terkena cahaya (Terang) maka led tersebut mati, dan apabila
sensor LDR tidak terkena cahaya (Gelap) maka led tersebut menyala.
3. Buatlah rangkaian 1 buah LED dan 1 buah sensor LDR gunakan pin Analog, apabila
semakin tinggi nilai lux, maka semakin gelap kecerahan LED, dan semakin rendah
nilai lux maka kecerahan LED semakin Tinggi.
4. Tambahkan penjelasan koding anda dalam komentar (//), kemudian simpan project
anda.

Modul Proyek Pengembangan IoT | 54

Anda mungkin juga menyukai