Problem Set 6
FI3201 Fisika Kuantum K-02
Soal Nomor 1. Permasalahan Nilai Eigen pada Operator Hermitian.
̂ selalu bernilai real.
a. Tunjukkan bahwa nilai eigen dari setiap operator Hermitian 𝐻
̂ , tunjukkan bahwa fungsi-fungsi eigen dari operator tersebut selalu
b. Untuk setiap operator Hermitian 𝐻
ortogonal satu sama lain dalam kasus keadaan non-degenerate.
Soal Nomor 2. Permasalahan Nilai Eigen pada Operator Hermitian.
Tinjau suatu sistem dengan Hamiltonian 𝐻̂ sebagai
𝐻̂ = 𝛼(|𝜓1 ⟩⟨𝜓2 | + |𝜓2 ⟩⟨𝜓1 |) (2.1)
dengan 𝛼 merupakan bilangan real dan |𝜓1 ⟩ dan |𝜓2 ⟩ merupakan fungsi eigen ternormalisasi dari operator
Hermitian 𝐴̂ dengan keadaan non-degenerate.
a. Tunjukkan bahwa |𝜓1 ⟩ dan |𝜓2 ⟩ bukan fungsi eigen dari 𝐻 ̂.
̂ dan nilai-nilai eigen yang bersesuaian.
b. Tentukan fungsi-fungsi eigen ternormalisasi dari 𝐻
c. Asumsikan |𝜓1 ⟩ dan |𝜓2 ⟩ membentuk basis yang complete dan ortonormal. Tentukan matriks yang
̂ dalam basis tersebut.
merepresentasikan operator 𝐻
Soal Nomor 3. Raising and Lowering Operator pada Osilator Harmonik.
Osilator harmonik memiliki Hamiltonian 𝐻 ̂ sebagai
1 𝑝̂ 2
̂ = 𝑚𝜔2 𝑥̂ 2 +
𝐻 (3.1)
2 2𝑚
Didefinisikan operator 𝐴̂ dan 𝐴̂† sebagai
𝑚𝜔 𝑝̂ 𝑚𝜔 𝑝̂
𝐴̂ = √ 𝑥̂ + 𝑖 , 𝐴̂† = √ 𝑥̂ − 𝑖 (3.2)
2ℏ √2𝑚𝜔ℏ 2ℏ √2𝑚𝜔ℏ
a. Nyatakan Hamiltonian 𝐻 ̂ dalam operator-operator (3.2), lalu hitung [𝐴̂, 𝐴̂† ], [𝐻
̂ , 𝐴̂], [𝐻
̂ , 𝐴̂† ], dan [𝐻
̂ , 𝐴̂† 𝐴̂].
b. Dengan menggunakan (a), tunjukkan bahwa
̂ 𝐴̂|𝜓⟩ = (𝐸 − ℏ𝜔)𝐴̂|𝜓⟩,
𝐻 ̂ 𝐴̂† |𝜓⟩ = (𝐸 + ℏ𝜔)𝐴̂† |𝜓⟩
𝐻 (3.3)
Jelaskan makna fisis dari (3.3).
̂ = 𝐴̂† 𝐴̂. Karena 𝐻
Definisikan 𝑁 ̂ dan 𝑁 ̂ saling commute, maka kedua operator tersebut memiliki himpunan
fungsi eigen energi yang sama |𝑛⟩, sehingga
𝑁̂|𝑛⟩ = 𝑛|𝑛⟩, 𝐻̂ |𝑛⟩ = 𝐸𝑛 |𝑛⟩ (3.4)
c. Dengan (3.4), tunjukkan bahwa energi dari osilator harmonik adalah
1
𝐸𝑛 = (𝑛 + ) ℏ𝜔 (3.5)
2
d. Dengan (3.4), tunjukkan bahwa
𝐴̂|𝑛⟩ = √𝑛|𝑛 − 1⟩, 𝐴̂† |𝑛⟩ = √𝑛 + 1|𝑛 + 1⟩ (3.6)
e. Dengan (3.6), tunjukkan bahwa fungsi eigen yang bersesuaian dengan 𝐸𝑛 adalah
1 𝑛
|𝑛⟩ = (𝐴̂† ) |0⟩ (3.7)
√𝑛!
di mana |0⟩ merupakan ground state.
1
Soal Nomor 4. Representasi Matriks dari Operator-operator Osilator Harmonik.
Diberikan operator-operator pada osilator Harmonik dalam bentuk persamaan eigen sebagai berikut.
1
𝑁̂|𝑛⟩ = 𝑛|𝑛⟩, ̂ |𝑛⟩ = (𝑛 + ) ℏ𝜔|𝑛⟩
𝐻 (4.1)
2
di mana 𝑁̂ = 𝐴̂† 𝐴̂ dengan 𝐴̂† dan 𝐴̂ terdefinisi pada (3.2).
a. Hitung ⟨𝑚|𝑁 ̂ |𝑛⟩ dan ⟨𝑚|𝐻̂ |𝑛⟩, lalu nyatakan operator 𝑁 ̂ dan 𝐻
̂ dalam bentuk matriks.
b. Hitung ⟨𝑚|𝐴̂|𝑛⟩ dan ⟨𝑚|𝐴̂ |𝑛⟩, lalu nyatakan operator 𝐴̂ dan 𝐴̂† dalam bentuk matriks.
†
c. Hitung ⟨𝑚|𝑥̂|𝑛⟩ dan ⟨𝑚|𝑝̂ |𝑛⟩, lalu nyatakan operator 𝑥̂ dan 𝑝̂ dalam bentuk matriks.
d. Nyatakan fungsi-fungsi eigen |0⟩, |1⟩, |2⟩, dan |3⟩ dalam bentuk matriks.
Soal Nomor 5. Ketidakpastian Pengukuran Osilator Harmonik.
Tinjau sistem osilator harmonik dengan Hamiltonian
1
𝐻̂ = ℏ𝜔 (𝐴̂† 𝐴̂ + ) (5.1)
2
̂ † ̂
di mana 𝐴 dan 𝐴 terdefinisi pada (3.2).
a. Nyatakan 𝑥̂ dan 𝑝̂ dalam operator-operator 𝐴̂ dan 𝐴̂† .
b. Hitung nilai ekspektasi dari 𝑥̂, 𝑥̂ 2 , 𝑝̂ , dan 𝑝̂ 2 .
c. Hitung Δ𝑥Δ𝑝. Apakah sistem ini memenuhi prinsip ketidakpastian Heisenberg?
Soal Nomor 6. Pengukuran Kuantum Osilator Harmonik.
Tinjau suatu osilator harmonik dengan state
1 1 1 1
|𝜓⟩ = |0⟩ + |2⟩ − |3⟩ + |5⟩ (6.1)
√2 3 √3 2
di mana |𝑛⟩ merupakan fungsi eigen ortonormal dengan 𝑛 = 0, 1, 2, …
a. Hitung peluang suatu pengukuran mendapatkan energi 𝐸0 , 𝐸1 , 𝐸2 , 𝐸3 , 𝐸4 , dan 𝐸5 .
b. Hitung energi dari sistem ini.
Soal Nomor 7. Osilator Harmonik dalam Medan Listrik Konstan.
Tinjau sebuah partikel bermassa 𝑚 dan bermuatan 𝑞 di bawah pengaruh potensial satu dimensi.
Asumsikan partikel diletakkan dalam medan listrik konstan 𝐸 sedemikian sehingga Hamiltonian partikel
berbentuk
𝑝̂ 2 1
𝐻̂= + 𝑚𝜔2 𝑥̂ 2 − 𝑞𝐸𝑥̂ (7.1)
2𝑚 2
a. Tentukan ekspresi energi untuk keadaan ke-𝑛 dari sistem ini.
b. Tentukan fungsi gelombang untuk keadaan ke-𝑛 dari sistem ini.
𝑞𝐸
Petunjuk: Gunakan pemisalan 𝑦̂ = 𝑥̂ − 𝑚𝜔2 .