Problem Set 2
FI3201 Fisika Kuantum K-02
Soal Nomor 1. Paket Gelombang.
Karena partikel memiliki sifat gelombang, maka sifat gelombang tersebut dapat direpresentasikan oleh
fungsi gelombang terlokalisasi yang disebut paket gelombang (wave packet), yaitu superposisi dari
gelombang-gelombang dengan panjang gelombang yang tidak jauh berbeda. Secara umum, paket
gelombang berbentuk
∞
𝜓(𝑥, 𝑡) = ∫ 𝐴(𝑘)𝑒 𝑖(𝑘𝑥−𝜔𝑡) 𝑑𝑘 (1.1)
−∞
Tinjau dua buah fungsi gelombang 𝜓1 (𝑦, 𝑡) = 5𝑦 cos 7𝑡 dan 𝜓2 (𝑦, 𝑡) = −5𝑦 cos 9𝑡, dengan 𝑦 dalam meter
dan 𝑡 dalam detik.
a. Tunjukkan bahwa superposisi dari kedua fungsi gelombang ini menghasilkan paket gelombang.
Petunjuk: Untuk menunjukkannya, plot fungsi gelombang hasil superposisi.
Tinjau suatu paket gelombang dalam ruang momentum sebagai berikut.
𝐴(𝑎 − |𝑘|), untuk |𝑘| ≤ 𝑎
𝜙(𝑘) = { (1.2)
0, untuk |𝑘| > 𝑎
dengan 𝑎 merupakan parameter positif dan 𝐴 merupakan konstanta normalisasi yang akan ditentukan.
b. Tentukan nilai konstanta normalisasi 𝐴.
c. Tentukan fungsi gelombang dalam ruang posisi pada waktu 𝑡 = 0, 𝜓0 (𝑥).
d. Plot grafik fungsi 𝜙(𝑘) dan 𝜓0 (𝑥).
e. Apakah fungsi gelombang ini memenuhi prinsip ketidakpastian Heisenberg?
Soal Nomor 2. Paket Gelombang Berjalan.
a. Tinjau suatu partikel relativistik bermassa 𝑚0 yang bergerak dengan kecepatan 𝑣 dengan momentum
dan energi sebagai
𝑚0 𝑣 𝑚0 𝑐 2
𝑝= , 𝐸= (2.1)
𝑣 2 𝑣 2
√1 − 2 √1 − 2
𝑐 𝑐
Tunjukkan bahwa kecepatan grup 𝑣𝑔 dan kecepatan fasa 𝑣𝑓 dari partikel relativistik memenuhi
hubungan
𝑣𝑔 𝑣𝑓 = 𝑐 2 (2.2)
b. Hubungan antara panjang gelombang 𝜆 dan frekuensi 𝜈 untuk pandu gelombang (wave guide) adalah
𝑐
𝜆= (2.3)
√𝜈 2 − 𝜈02
Tunjukkan bahwa kecepatan grup 𝑣𝑔 dari pandu gelombang adalah
𝑐 𝜈0 2
𝑣𝑔 = √1 − ( ) (2.4)
2 𝜈
Soal Nomor 3. Persamaan Schrödinger dan Klein-Gordon.
Dalam variabel energi dan momentum, paket gelombang dapat ditulis dalam bentuk
∞
1 𝑖(𝑝𝑥−𝐸𝑡)
𝜓(𝑥, 𝑡) = ∫ 𝜙(𝑝)𝑒 ℏ 𝑑𝑝 (3.1)
√2𝜋ℏ −∞
a. Dengan paket gelombang tersebut, turunkan persamaan berikut untuk kasus partikel bebas.
ℏ2 𝜕 2 𝜓(𝑥, 𝑡) 𝜕𝜓(𝑥, 𝑡)
− 2
= 𝑖ℏ (3.2)
2𝑚 𝜕𝑥 𝜕𝑡
1
b. Dengan paket gelombang tersebut, turunkan persamaan berikut untuk kasus partikel terikat pada
daerah dengan potensial tak bergantung waktu 𝑉(𝑥) dan bernilai real.
ℏ2 𝜕 2 𝜓(𝑥, 𝑡) 𝜕𝜓(𝑥, 𝑡)
− + 𝑉(𝑥)𝜓(𝑥, 𝑡) = 𝑖ℏ (3.3)
2𝑚 𝜕𝑥 2 𝜕𝑡
c. Berdasarkan penurunan sebelumnya, dapatkan operator momentum 𝑝̂ dan energi 𝐸̂ sebagai
ℏ 𝜕 𝜕 𝜕
𝑝̂ = = −𝑖ℏ , 𝐸̂ = 𝑖ℏ (3.4)
𝑖 𝜕𝑥 𝜕𝑥 𝜕𝑡
d. Dengan menggunakan operator momentum dan energi, turunkan persamaan berikut untuk kasus
partikel bebas relativistik.
𝜕 2 𝜓(𝑥, 𝑡) 𝑚2 𝑐 2 1 𝜕 2 𝜓(𝑥, 𝑡)
− 𝜓(𝑥, 𝑡) = (3.5)
𝜕𝑥 2 ℏ2 𝑐 2 𝜕𝑡 2
Soal Nomor 4. Arus Probabilitas.
Probabilitas menemukan partikel pada waktu 𝑡 dalam daerah antara 𝑥 dan 𝑥 + 𝑑𝑥 adalah
𝑃(𝑥, 𝑡)𝑑𝑥 = |𝜓(𝑥, 𝑡)|2 𝑑𝑥 (4.1)
a. Tunjukkan bahwa
𝜕 𝜕
𝑃(𝑥, 𝑡) + 𝑗(𝑥, 𝑡) = 0 (4.2)
𝜕𝑡 𝜕𝑥
dengan 𝑗(𝑥, 𝑡) didefinisikan sebagai arus probabilitas.
Hitung arus probabilitas dari fungsi gelombang berikut.
b. 𝐴𝑒 𝑖𝑘𝑥 + 𝐵𝑒 −𝑖𝑘𝑥
c. 𝐴𝑒 −𝛼𝑥
𝑖𝑆(𝑥)
d. 𝑅(𝑥)𝑒 ℏ
Soal Nomor 5. Nilai Ekspektasi.
Tinjau partikel dengan fungsi gelombang ternormalisasi diberikan oleh
3
−𝛼𝑥
𝜓(𝑥) = {2𝛼 2 𝑥𝑒 , 𝑥>0 (5.1)
0, 𝑥<0
a. Hitung 〈𝑥〉 dan 〈𝑥 2 〉.
b. Berapa probabilitas menemukan partikel pada rentang 𝑥 = 0 sampai 𝑥 = 1/𝛼?
c. Hitung 𝜙(𝑝).
d. Hitung 〈𝑝〉 dan 〈𝑝2 〉.