0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan16 halaman

RPP Makanan Sehat untuk TK 2025/2026

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk TK Negeri Dharma Wanita Mangarabombang tahun ajaran 2025/2026 bertema 'Makanan Sehat untuk Tubuhku' berfokus pada pengenalan sayur-sayuran dan pengembangan kemampuan membilang serta pola. Pembelajaran dirancang melalui berbagai kegiatan interaktif dan eksploratif, melibatkan orang tua dan petani lokal, serta memanfaatkan media digital. Asesmen dilakukan secara formatif dan sumatif untuk memastikan pencapaian tujuan pembelajaran.

Diunggah oleh

Risa Risa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan16 halaman

RPP Makanan Sehat untuk TK 2025/2026

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk TK Negeri Dharma Wanita Mangarabombang tahun ajaran 2025/2026 bertema 'Makanan Sehat untuk Tubuhku' berfokus pada pengenalan sayur-sayuran dan pengembangan kemampuan membilang serta pola. Pembelajaran dirancang melalui berbagai kegiatan interaktif dan eksploratif, melibatkan orang tua dan petani lokal, serta memanfaatkan media digital. Asesmen dilakukan secara formatif dan sumatif untuk memastikan pencapaian tujuan pembelajaran.

Diunggah oleh

Risa Risa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

TK Negeri Dharma Wanita Mangarabombang


Tahun Ajaran 2025/2026

IDENTITAS

● Nama Guru : Bahtiar Saeful


● Jenjang Usia : 5-6 Tahun
● Tema / Sub Tema : Makanan Sehat untuk Tubuhku / Sayur-Sayuran dari Kebun
● Semester :1
● Minggu Ke : 16
● Alokasi Waktu : 5-6 kali pertemuan

IDENTIFIKASI

● Dimensi Profil Lulusan:

○ Kreativitas
○ Kemandirian
○ Penalaran Kritis
● Asesmen Awal:

Hasil observasi awal menunjukkan bahwa murid pada usia ini mengenal beberapa
jenis sayuran, namun belum memahami manfaatnya. Kemampuan membilang mereka
sudah baik hingga 1-10, tetapi pengenalan bentuk geometri dan pola masih perlu
dilatih. Beberapa murid menunjukkan minat untuk memegang dan mencicipi sayur,
tetapi masih membutuhkan bimbingan intensif.
Dari hasil pengamatan tersebut, dibutuhkan kegiatan-kegiatan yang dapat membantu
murid mengenal sayur, melatih kemampuan membilang dan mengenal bentuk, serta
menumbuhkan rasa ingin tahu dan kemandirian.

DESAIN PEMBELAJARAN

● Tujuan Pembelajaran:

○ Murid membilang benda hingga jumlah yang lebih besar.


○ Murid mengidentifikasi dan melanjutkan pola yang lebih kompleks pada benda
atau gambar.
○ Murid membandingkan atribut benda menggunakan satuan tidak baku dan mulai
memahami konsep pengukuran.

● Praktik Pedagogis
Cerita Interaktif, Diskusi Kelompok, Proyek Kreatif, Eksplorasi Sensori, Eksperimen
Sains.

● Kemitraan Pembelajaran

○ Orang Tua (untuk mengirimkan sayuran favorit anak)


○ Petani Sayur Lokal (opsional, untuk kunjungan edukatif).

● Lingkungan Pembelajaran

Sudut "Toko Sayur Mini" di kelas dengan berbagai replika sayur, area dapur mainan,
area luas untuk eksplorasi.

● Pemanfaatan Digital

Video lagu-lagu sayur, cerita bergambar tentang sayur-sayuran.

PENGALAMAN BELAJAR
Dalam merancang kegiatan, pendidik menerapkan prinsip pembelajaran yang
berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan untuk membantu murid mencapai tujuan
pembelajaran. Saat murid melakukan kegiatan pembelajaran, pendidik dapat memberikan
pilihan, bantuan, atau pertanyaan pemantik untuk memastikan tercapainya tujuan
pembelajaran. Dengan begitu, murid-murid dapat memilih kegiatan sesuai dengan minat
dan kebutuhannya.
Pelaksanaan pembelajaran direncanakan 5-6 kali pertemuan.

● Memahami:

○ Murid mengamati berbagai jenis sayur-sayuran segar yang dibawa ke kelas.


○ Murid mendiskusikan warna, bentuk, dan tekstur sayur yang mereka amati.
○ Murid diajak untuk menghitung jumlah sayur yang ada di keranjang.
○ Murid berpartisipasi dalam tanya jawab interaktif tentang "Sayur apa ini?",
"Warnanya apa?", "Ini ada berapa sayur?".
○ Murid mengelompokkan sayur-sayuran berdasarkan warna atau bentuknya
(misal: "semua yang hijau", "semua yang bulat").
○ Murid mendengarkan cerita tentang sayur-sayuran yang tumbuh di kebun.

● Mengaplikasi:
Pendidik menyediakan berbagai ragam main yang kaya akan alat dan bahan untuk
mendorong murid melakukan eksplorasi sesuai dengan minatnya secara
berkelompok. Kegiatan yang difasilitasi pendidik antara lain:

○ Nama Kegiatan: Proyek "Menyusun Pola Sayur"


■ Deskripsi kegiatan: Murid menyusun potongan-potongan sayur menjadi pola
yang lebih kompleks, seperti A-B-A-B (misal: wortel-timun-wortel-timun).
■ Alat & Bahan: Potongan sayur yang sudah direbus (wortel, timun), piring.

○ Nama Kegiatan: Eksplorasi Lingkungan "Menemukan Pola Daun"

■ Deskripsi kegiatan: Murid berjalan di sekitar sekolah untuk mencari dan


mengumpulkan daun-daun dengan pola yang berbeda (misal: bentuk
lingkaran, lonjong, hati) sesuai dengan contoh yang diberikan guru.
■ Alat & Bahan: Keranjang kecil, kartu contoh bentuk daun.

○ Nama Kegiatan: Eksperimen "Warna dari Bunga"

■ Deskripsi kegiatan: Murid mengambil kelopak bunga atau daun, lalu


menghancurkannya untuk melihat warna yang dihasilkan. Murid
mendiskusikan mengapa setiap bunga/daun menghasilkan warna yang
berbeda.
■ Alat & Bahan: Kelopak bunga/daun, alu dan lumpang mainan, kertas gambar.

○ Nama Kegiatan: Mengukur Sayur

■ Deskripsi kegiatan: Murid membandingkan ukuran sayur dengan


menggunakan satuan tidak baku (misal: "berapa banyak balok tingginya
wortel ini?").
■ Alat & Bahan: Sayur-sayuran, balok, tali.

○ Nama Kegiatan: Proyek "Buku Resep Sayur"

■ Deskripsi kegiatan: Murid membuat buku kecil berisi resep sederhana


(misal: sup sayur) dengan menggambar bahan-bahannya.
■ Alat & Bahan: Kertas, pensil warna/krayon, spidol, lem, gunting.

○ Nama Kegiatan: Menghitung Biji-Bijian

■ Deskripsi kegiatan: Murid membilang dan mengelompokkan berbagai jenis


biji-bijian yang berbeda (misal: biji kacang hijau, jagung) ke dalam wadah
yang sesuai dengan jumlah yang diminta guru.
■ Alat & Bahan: Biji-bijian, wadah-wadah kecil.

Dalam proses pembelajaran, pendidik dapat memperkuat konsep pemahaman


murid dengan menyampaikan hasil pengamatan/diskusi dan dikaitkan dengan
pengalamannya sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Pendidik
memfasilitasi dengan pertanyaan pemantik, antara lain:
○ Sayur apa yang paling kamu suka?
○ Berapa banyak sayur yang kamu hitung?
○ Bentuk apa yang kamu temukan di sayur ini?
○ Bagaimana rasa sayur ini?
● Merefleksi:
Kegiatan refleksi memastikan murid-murid mendapatkan pengalaman yang sesuai
dengan tujuan yang telah ditetapkan secara optimal juga memastikan kesadaran,
kebermaknaan dan kegembiraan selama mengikuti pembelajaran.

○ Murid diajak untuk menyampaikan perasaan mereka tentang kegiatan sayur-


sayuran.
○ Murid berdiskusi tentang manfaat makan sayur bagi tubuh.

○ Pendidik memberikan dukungan agar murid dapat menghubungkan kegiatan yang


dilakukan dengan pentingnya menjaga kesehatan.

ASESMEN (Terlampir)

 Asesmen formatif (assessment as learning dan assessmen for learning)


 Asesmen Sumatif (assessment of learning)

Takalar, 2025
Mengetahui ,
Kepala TKN Dharma Wanita Guru Kelompok B
Mangarabombang

Alya Nila, [Link]., [Link]. Bahtiar, [Link]


Nip.
Asesmen Pembelajaran
Asesmen Proses
Metode : Observasi

Waktu Pencatatan Catatan Observasi Rencana Tindak Lanjut

Senin, Nabila masih kesulitan Lakukan pengulangan kegiatan


membilang sayur lebih dari 3. membilang dengan jumlah yang
lebih kecil..

Senin, Bagas menunjukkan minat Berikan bimbingan langsung


besar pada eksperimen melukis tentang bentuk sayur yang
sayur, namun kesulitan berbeda.
mengidentifikasi bentuk sayur.

Selasa, Kelompok A (termasuk Ahmad) Berikan bimbingan langsung


kesulitan berkolaborasi saat tentang cara berbagi tugas dan
membuat sate sayur. mendengarkan ide teman.

Selasa, Siti mencoba menjelaskan Berikan Siti kesempatan untuk


mengapa sayur, namun berbicara lebih sering dan
kalimatnya tidak terstruktur. bantu ia menyusun kalimat
yang lebih jelas.

Rabu, Doni aktif bertanya tentang Fasilitasi rasa ingin tahu Doni
nama-nama sayur yang tidak dengan buku bergambar atau
ada di kelas. video tentang sayur-sayuran.

Rabu, Beberapa murid masih perlu Lakukan penguatan rutin


diingatkan untuk merapikan tentang tanggung jawab
alat dan bahan setelah membereskan barang.
berkegiatan.
Asesmen Awal dan Asesmen Akhir
Asesmen Awal dan Asesmen Akhir
Metode : Observasi dan Ceklis

Tujuan Kriteria Ketercapaian


Pembelajaran

Murid ● Murid mampu


membilang membilang benda
benda hingga hingga 10
jumlah yang jumlahnya.
lebih besar. ● Murid mampu
mengelompokkan
benda
berdasarkan
jumlahnya.

Murid ● Murid mampu


mengidentifikasi menunjuk benda
dan melanjutkan dengan bentuk
pola yang lebih lingkaran atau
kompleks pada kotak.
benda atau ● Murid mampu
gambar. menamai beberapa
bentuk dasar.
Murid  Murid mampu
membandingkan membandingkan
atribut benda benda
menggunakan berdasarkan
satuan tidak ukurannya
baku dan mulai (besar/kecil).
memahami  Murid mampu
konsep mengurutkan 2-3
pengukuran benda
berdasarkan
ukurannya.
Catatan Anekdot

Waktu Nama Murid Peristiwa/Perilaku yang Diamati

Senin, Ani Ani terlihat antusias saat membilang sayur-


sayuran hingga 5 dengan benar.

Senin, Budi Budi bertanya "Kenapa ya wortel ini


panjang?" saat mengamati sayur wortel.

Selasa, Caca Caca menunjukkan ketekunan saat


menyusun pola sayur, meskipun beberapa
kali terbalik.

Selasa, Doni Doni memimpin teman-temannya


menghitung sayur di keranjang,
menunjukkan inisiatif.

Rabu, Edo Edo terlihat bingung saat diminta


membandingkan ukuran dua sayur yang
hampir sama.
Rabu, Fina Fina dengan yakin mengomunikasikan
idenya saat berdiskusi tentang bentuk
sayur.
Hasil Karya

Nama Nama Karya/Foto Deskripsi Karya Catatan Asesmen


Murid

Ani Buku Resep Sayur Buku kecil berisi gambar Ani mampu
sayur yang diwarnai Ani. merepresentasikan
sayur-sayuran melalui
gambar.

Budi Menara Sayur Menara yang dibangun Budi menunjukkan


Budi dari 5 buah sayur. kemampuan
membilang dan
koordinasi motorik
halus.

Caca Lukisan Stempel Lukisan yang dibuat Caca menunjukkan


Sayur dengan stempel sayur- kreativitas dalam
sayuran. bereksperimen dengan
alat.

Anda mungkin juga menyukai