0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan19 halaman

RPP IPS: Pelestarian Kearifan Lokal

Dokumen ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran IPS di SMP kelas IX, yang berfokus pada pelestarian kearifan lokal di era modernisasi. Pembelajaran melibatkan pendekatan Project Based Learning dan diskusi kelompok untuk menganalisis perubahan sosial serta dampaknya. Asesmen dilakukan melalui berbagai metode, termasuk penilaian formatif dan sumatif, untuk mengevaluasi pemahaman siswa tentang kearifan lokal.

Diunggah oleh

Mariyatul Qibtiyyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan19 halaman

RPP IPS: Pelestarian Kearifan Lokal

Dokumen ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran IPS di SMP kelas IX, yang berfokus pada pelestarian kearifan lokal di era modernisasi. Pembelajaran melibatkan pendekatan Project Based Learning dan diskusi kelompok untuk menganalisis perubahan sosial serta dampaknya. Asesmen dilakukan melalui berbagai metode, termasuk penilaian formatif dan sumatif, untuk mengevaluasi pemahaman siswa tentang kearifan lokal.

Diunggah oleh

Mariyatul Qibtiyyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

MATAPELAJARAN IPS BERBASIS PEMBELAJARAN MENDALAM

Mata pelajaran : IPS

A. IDENTIFIKASI
1. Identifikasi Peserta Didik
• Jenjang : SMP (Kelas IX)
• Usia rata-rata : 14-15 tahun
• Latar belakang : Peserta didik dengan beragam latar belakang sosial budaya, dan
tinggal di lingkungan pesantren.

2. Identifikasi Materi Pelajaran


• Materi : Manusia dan perubahan social
• Fokus : Upaya pelestarian kearifan local di era modernisasi dan globalisasi
• Konteks global : Tantangan perubahan social di era modernisasi

3. 8 Dimensi Profil Lulusan yang Dikembangkan


DPL 1: Keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME
➹ Menunjukkan sikap beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME
➹ DPL 3: Penalaran kritis
Melakukan diskusi kelompok dan melakukan tanya jawab
DPL 4: Kreativitas
➹ Membuat proyek infografis mengenai macam-macam kearifan lokal
DPL 5: Kolaborasi
➹ Bekerja sama dengan teman saat berdiskusi
➹ DPL 6: Kemandirian
Bermain peran dan memiliki peran masing-masing untuk menyelesaikan misi
➹ DPL 8: Komunikasi
➹ Mampu mengungkapkan pendapat secara santun dan terbuka
B. DESAIN PEMBELAJARAN
1. Capaian Pembelajaran
Menerapkan pemahaman konsep melalui pendekatan keterampilan proses dengan cara
mengamati fenomena dan peristiwa secara sistematis dengan menggunakan pancaindra
serta menemukan persamaan dan perbedaanya;
2. Lintas Disiplin Ilmu
• Pendidikan Pancasila : Keberagaman
• Bahasa Indonesia : Diskusi dan presentasi lisan
• Seni Budaya : Pembuatan infografis yang menarik
3. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
• Menganalisis dan memahami makna kearifan lokal yang ada di Indonesia dan
penerapan Upaya pelestarian kearifan lokal di era modernisasi dan globalisasi
4. Topik
• Pengertian kearifan local
• Upaya pelestarian kearifan lokal
5. Praktik Pedagogis
• Project Based Learning
Model pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk secara aktif mencari
tahu, mengumpulkan informasi sesuai langkah projek yang sudah dijadwalkan
sebelumnya.
• Diskusi berbasis kasus nyata
Metode pembelajaran yang menggunakan situasi atau peristiwa konkret
(biasanya aktual atau relevan) untuk dianalisis bersama dan dijadikan bahan
diskusi.
• Pembelajaran kolaboratif dan eksploratif
Strategi pembelajaran yang menekankan kerja sama antar siswa dan memberi
ruang bagi eksplorasi ide, informasi, dan sumber belajar secara mandiri maupun
berkelompok.
6. Mitra Pembelajaran
• Guru Seni Budaya
7. Lingkungan Pembelajaran
a. Ruang Fisik:
• Kelas sebagai ruang diskusi dan refleksi
• Asesmen awal pembelajaran (angket asesmen diagnostik)
b. Budaya Belajar:
Kolaboratif, berpartisipasi aktif, dan rasa ingin tahu
8. Pemanfaatan Digital
• YouTube untuk sumber video banjir
[Link]
C. PENGALAMAN BELAJAR

1. Awal Pembelajaran (Berkesadaran, Bermakna, Menyenangkan) (15 menit)


▪ Guru menyampaikan salam pembuka untuk memulai pelajaran
▪ Guru bertanya kabar peserta didik
▪ Guru mengkondisikan kelas dengan mengecek kebersihan kelas dan kelengkapan
atribut peserta didik
▪ Guru bersama peserta didik berdo’a bersama untuk memulai pembelajaran
(Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan)
▪ Guru Bersama peserta didik menyanyikan lagu nasional dengan judul Garuda
Pancasila.
▪ Guru menerapkan Teknik S (Stop),T(take a deep breath),O (observe) ,P (Procced)
untuk mengajak siswa konsentrasi dan melatih ketenangan (Pembelajaran Sosial
Emosional)
▪ Guru melakukan presensi kehadiran peserta didik
▪ Guru bertanya terkait materi pada pertemuan sebelumnya
▪ Guru menyajikan gambar yang berkaitan dengan materi

gambar 1. Kerusakan hutan Guru memberikan pertanyaan kepada peserta didik


mengenai
“Apa yang kamu rasakan ketika terjadi kerusakan hutan?

gambar 2. Hutan adat riau


▪ Guru memberikan pertanyaan
1) “Apa yang kalian rasakan Ketika melihat hutan yang masih terjaga
kelestariannya?”
2) “Apakah peran hutan adat dalam menjaga pelestarian lingkungan hutan di
Indonesia?”
▪ Guru menginformasikan kepada peserta didik tujuan pembelajaran yang ingin
dicapai
▪ Guru dan peserta didik melakukan kesepakatan kelas

2. Inti Pembelajaran (Berkesadaran, Bermakna, Menyenangkan) (90 menit)


a. Memahami
A. Penentuan pertanyaan mendasar
• Guru menampilkan video dan foto terkait kerusakan alam di lingkungan sekitar.
[Link] dan gambar Kerusakan
ekosistem di pertambangan gempol
• Peserta didik diminta untuk memahami informasi terkait peran kearifan lokal dengan
dampak yang terdapat dalam video
• Guru bertanya ke peserta didik tentang isi dari video dan apa yang bisa disimpulkan?
(Penalaran Kritis)
• Guru membahas tentang Upaya pelestarian kearifan lokal disekitar tempat tinggal
peserta didik dan menegaskan untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar
(Culturally Responsibility Teaching)
• Peserta didik diminta untuk menggali informasi lebih lanjut tentang macam-macam
kearifan lokal beserta Upaya pelestariannya melalui projek infografis yang akan
mereka buat. (Kreativitas)

b. Mengaplikasikan
1. Desain Perencanaan Proyek
▪ Proyek mini: Peserta didik berdiskusi untuk mendesain projek Infografis berdasarkan
topik yang telah dipilih (Kreativitas)
▪ Tujuan: Siswa belajar untuk mengaplikasikan pemahaman tentang macam-macam
kearifan lokal di Nusantara dengan kreatif.

2. Penyusunan Jadwal
• Peserta didik membentuk kelompok yang terdiri dari 5-6 anggota kelompok
• Guru memberikan dan menjelaskan tangung jawab dari setiap perannya.
(Diferensiasi Proses)
• Peserta didik membagi tugas berdasarkan kartu bermain peran yang telah diberikan
oleh guru.
• Peserta didik yang berperan sebagai “Leader” mengkondisikan anggota
kelompoknya untuk menyelesaikan projek Infografis Kearifan Lokal dalam kurun
waktu 15 menit. (Kolaborasi, Diferensiasi Proses)
• Peserta didik yang berperan sebagai “Informan”,mencari informasi dari berbagai
sumber ajar. (Kolaborasi, Diferensiasi Proses)
• Peserta didik yang berperan sebagai “Juru Tulis”, menulis informasi yang
didapatkan. (Kolaborasi, Diferensiasi Proses)
• Peserta didik yang berperan sebagai “Juru Bicara”, mempersiapkan presentasi
untuk meyampaikan Infografis Kearifan Lokal. (Kolaborasi, Diferensiasi Proses)
3. Monitoring dan Evaluasi Proyek
• Guru berkeliling untuk mengamati kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik.
• Guru melihat hasil pekerjaan setiap kelompok dan berdiskusi ringan mengenai apa
yang dikerjakan.
• Guru memfasilitasi peserta didik yang butuh bantuan atau mengalami kesulitan
dalam pembuatan Proyek Infografis Kearifan Lokal.\
4. Pengujian Hasil
• Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil proyek Infografis Kearifan
Lokal
• Kelompok lainnya diminta untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan megenai
apa yang dipresentasikan. (Kolaborasi)

c. Merefleksikan
• Jurnal refleksi pribadi dengan menggunakan sticky note:
1. “Bagaimana pembelajaran hari ini?”
2. “Apakah saya sudah mengumpulkan tugas tepat waktu?”
3. “Apakah saya sudah berhasil memahami makna kearifan lokal dalam upaya
pelestariannya?

3. Penutup Pembelajaran (Berkesadaran, Bermakna) (15 menit)

• Guru menyimpulkan pembelajaran pada pertemuan ini dan menghubungkannya


dengan kearifan lokal disekitar peserta didik (Culturally Responsibility Teaching)
• Guru mengkonfirmasi peserta didik terkait materi yang akan dibahas pada pertemuan
berikutnya.
• Guru menutup pembelajaran dengan do’a dan salam penutup,

C. ASESMEN PEMBELAJARAN
a. Asesmen Awal Pembelajaran
Dengan menggunakan angket asesmen diagnostik gaya belajar
b. Asesmen Proses Pembelajaran (Formatif)
1. Penilaian kerja kelompok
Penilaian dilakukan terhadap proses diskusi dan hasil diskusi serta kegiatan
presentasi kelompok.
2. Refleksi harian
Peserta didik diminta menuliskan refleksi pada sticky note.
c. Asesmen Akhir Pembelajaran (Sumatif)
1. Penilaian produk proyek (infografis)
2. Penilaian refleksi akhir berbasis tulisan
3. Tes tulis
LAMPIRAN-LAMPIRAN

ASESMEN PEMBELAJARAN

1. Asesmen Awal Pembelajaran


a. Instrumen Asesmen Diagnostik Non Kognitif
INSTRUMENANGKET GAYA BELAJAR SISWA
Petunjuk Pengisian:
Berilah tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai dengan pendapatmu terhadap
setiap pernyataan berikut:

Skala Penilaian:
4 = Sangat Setuju
(SS)
3 = Setuju (S)
2 = Tidak Setuju (TS)
1 = Sangat Tidak Setuju (STS)

A. Gaya Belajar Visual

Pernyataan SS (4) S (3) TS (2) STS (1)


Saya lebih mudah mengingat informasi
jika disajikan dalam bentuk gambar.
Saya suka membaca buku pelajaran
daripada mendengarkan penjelasan.
Saya merasa terbantu dengan warna atau
highlight dalam catatan saya.
Saya memahami materi lebih cepat jika
disertai diagram atau grafik.
Saya suka duduk di depan kelas agar
bisa melihat dengan jelas papan tulis.

B. Gaya Belajar Auditori

Pernyataan SS (4) S (3) TS (2) STS (1)


Saya lebih paham jika guru menjelaskan
secara lisan.
Saya suka belajar dengan cara
mendengarkan rekaman materi.

Saya sering mengulang informasi dengan


cara membancanya keras-keras.
Saya senang berdiskusi dengan teman
untuk memahami materi.
Saya lebih suka mendengarkan
ceramah daripada membaca buku.

C. Gaya Belajar Kinestetik

Pernyataan SS (4) S (3) TS (2) STS (1)


Saya belajar lebih baik dengan praktik
langsung.
Saya suka menggunakan alat peraga saat
belajar.
Saya sering bergerak atau mengetuk-
ngetuk meja saat berpikir.
Saya cepat bosan jika hanya duduk dan
mendengarkan terlalu lama.
Saya lebih suka melakukan
eksperimen atau simulasi dari pada
membaca teori.

Petunjuk Penilaian

- Jumlahkan skor masing-masing kelompok (Visual, Auditori, Kinestetik).


- Gaya belajar dengan skor tertinggi merupakan gaya belajar dominan siswa.
- Jika skor relatif seimbang, siswa bisa memiliki gaya belajar campuran.

2. Instrumen Asesmen Diagnostik Kognitif


Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial
Kelas : 9 SMP
Materi : Kearifan Lokal dan Upaya Pelestariannya
Bentuk Soal : Pilihan Ganda
Jumlah Soal : 10 butir

Soal Pilihan Ganda

1. Apa yang dimaksud dengan kearifan lokal?


A. Pengaruh budaya asing yang masuk ke dalam masyarakat lokal
B. Nilai-nilai, norma, pengetahuan, dan tradisi dalam suatu komunitas
C. Tradisi modern yang muncul akibat perkembangan teknologi
D. Hanya adat istiadat yang sudah ditinggalkan
2. Bagaimana kearifan lokal biasanya diwariskan dari satu generasi ke generasi
berikutnya?
A. Melalui teknologi digital
B. Melalui cerita dari mulut ke mulut
C. Melalui pendidikan formal di sekolah
D. Melalui buku dan literatur

3. Apa yang mencerminkan cara hidup yang dihasilkan dari interaksi antara
manusia dengan alam dan budaya?
A. Teknologi modern
B. Pendidikan formal
C. Kearifan lokal
D. Hukum internasional

4. Salah satu ciri khas dari kearifan lokal adalah...


A. Mudah terpengaruh oleh budaya asing
B. Hanya ada di kota besar
C. Mampu bertahan dari pengaruh budaya luar
D. Tidak bisa beradaptasi dengan perubahan

5. Fungsi kearifan lokal antara lain adalah...


A. Menghapus tradisi lama
B. Mengembangkan ilmu pengetahuan modern
C. Meningkatkan ketergantungan pada teknologi
D. Untuk konservasi dan pelestarian sumber daya alam

6. Apa yang dimaksud dengan kearifan lokal tangible?


A. Nasihat dan cerita rakyat
B. Pantun dan nyanyian
C. Rumah adat dan patung tradisional
D. Nilai moral dan etika

7. Contoh kearifan lokal yang tidak berwujud adalah...


A. Kain batik
B. Rumah adat
C. Nyanyian dan pantun
D. Patung dan alat seni

8. Salah satu tujuan dari kearifan lokal yang tidak berwujud adalah...
A. Memperkenalkan teknologi modern
B. Mengajarkan pelajaran hidup bagi generasi selanjutnya
C. Mengurangi interaksi sosial
D. Mengganti tradisi lama dengan yang baru
9. Apa fungsi kearifan lokal dalam pengembangan sumber daya manusia?
A. Menghapus nilai-nilai lama
B. Berkaitan dengan upacara daur hidup
C. Menyebarkan teknologi modern
D. Mengurangi nilai-nilai tradisional

10. Kearifan lokal dalam masyarakat Baduy yang terkait dengan mitigasi
bencana adalah...
A. Awig-awig
B. Hutan Adat
C. Pikukuh
D. Upacara Ngaben

Rubrik Penilaian Diagnostik (Pilihan Ganda)

Skor Kriteria Pengetahuan Awal Siswa


9–10 Siswa sudah memiliki pemahaman yang sangat baik tentang kearifan lokal dan
Upaya pelestariannya
7–8 Siswa memahami sebagian besar konsep dasar, hanya sedikit kekeliruan.
5–6 Siswa memahami sebagian konsep namun masih ada beberapa miskonsepsi.
3–4 Siswa kurang memahami konsep dasar, banyak jawaban keliru.
0–2 Siswa belum memahami konsep, perlu pembelajaran intensif dari awal.
a. Observasi Sikap dalam Diskusi Awal:
a. Penilaian Sikap

LEMBAR PENGAMATAN SIKAP

Satuan Pendidikan : SMP AT-TIBYAN


Kelas/Semester : IX/GANJIL
Mata Pelajaran : IPS
Tahun Ajaran : 2025-2026

Skor

Nilai Akhir
No Nama Sikap
Peserta Religius Penalaran Kreativitas Kolaborasi
Didik Kritis
4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1
1.

10

Keterangan : Diisi dengan tanda ceklist

Kategori Penilaian : 4 = sangat baik, 3 = baik, 2 = cukup, 1 = kurang

Perhitungan nilai : Nilai = 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 x 100


𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
RUBRIK PENILAIAN SIKAP

No. Komponen Kualifikasi Indikator

1 Keimanan dan Sangat 4 a. Berdo’a sebelum dan sesudah Pelajaran


Ketakwaan Baik b. Berkata dan bertingkah laku dengan baik
Terhadap Tuhan dan sopan
c. Terbuka dan responsive serta menghormati
orang lain
d. Menghargai sesama
Baik 3 Muncul 3 kriteria pada peserta didik
Cukup 2 Muncul 2 kriteria pada peserta didik
Kurang 1 Muncul 1 kriteria pada peserta didik
2 Penalaran Kritis Sangat 4 a. Mampu menemukan pokok masalah
Baik b. Mampu menemukan fakta yang diperlukan
dalam proyek Infografis
c. Memiliki argument logis dan relevan
d. Mampu menemuka makna yang paling
tepat
Baik 3 Muncul 3 kriteria pada peserta didik
Cukup 2 Muncul 2 kriteria pada peserta didik
Kurang 1 Muncul 1 kriteria pada peserta didik
3 Kreativitas Sangat 4 a. Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
Baik b. Menghasilkan Karya dan Tindakan yang
Orisinal
c. Memiliki Keluwesan Berpikir dalam
Mencari Alternatif Solusi Permasalahan
d. Menghasilkan Karya yang Bermanfaat
Baik 3 Muncul 3 kriteria pada peserta didik
Cukup 2 Muncul 2 kriteria pada peserta didik
Kurang 1 Muncul 1 kriteria pada peserta didik
4 Kolaborasi Sangat 4 a. Mampu berkomunikasi dengan jelas dan
Baik terbuka satu sama lain.
b. Mampu mengatur waktu, sumber daya,
dan tugas dengan baik.
c. Setiap anggota tim secara aktif terlibat
dalam diskusi, berbagi ide, dan
memberikan kontribusi
d. Bertanggung jawab atas tugas atau peran
yang diberikan dalam tim
Baik 3 Muncul 3 kriteria pada peserta didik
Cukup 2 Muncul 2 kriteria pada peserta didik
Kurang 1 Muncul 1 kriteria pada peserta didik
b. Penilaian Keterampilan

LEMBAR OBSERVASI KINERJA DISKUSI

Satuan Pendidikan : SMP AT-TIBYAN


Kelas/Semester : IX/GANJIL
Mata Pelajaran : IPS
Tahun Ajaran : 2025-2026

Skor

Nilai Akhir
No Nama Peserta Didik Aspek Penilaian
Keaktifan Nilai Sikap ingin Kerjasama
Akhir dalam tahu dalam dalam
diskusi pemecahan kelompok
masalah
4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

Keterangan : Diisi dengan tanda ceklist


Kategori Penilaian : 4 = sangat baik, 3 = baik, 2 = cukup, 1 =
kurang Perhitungan nilai : Nilai = 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 x 100
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
RUBRIK PENILAIAN KINERJA DISKUSI

No. Komponen Kualifikasi Indikator

1 Keaktifan dalam Sangat 4 Menunjukkan kemampuan mengambil bagian


diskusi Baik dalam menyelesaikan tugas kelompok secara aktif
dan konsiten

Baik 3 Adanya usaha mengambil bagian dalam


menyelesaikan tugas kelompok akan tetapi belum
konsisten

Cukup 2 Adanya sedikit usaha mengambil bagian dalam


menyelesaikan tugas kelompok akan tetapi belum
konsisten

Kurang 1 Tidak mengambil bagian apapun dalam diskusi

2 Sikap ingin tahu Sangat 4 Menunjukkan sikap ingin tahu dalam pemecahan
dalam pemecahan Baik masalah secara aktif dan konsiten
masalah
Baik 3 Adanya usaha bersikap ingin tahu dalam
pemecahan masalah akan tetapi belum konsisten

Cukup 2 Adanya sedikit usaha bersikap ingin tahu dalam


pemecahan masalah akan tetapi belum konsisten

Kurang 1 Tidak memiliki rasa ingin tahu sama sekali dalam


pemecahan masalah

3 Kerjasama dalam Sangat 4 Menunjukkan usaha untuk berjasama dalam


kelompok Baik kelompok secara aktif dan konsiten

Baik 3 Adanya usaha untuk bekerjasama dalam


kelompok akan tetapi belum konsisten

Cukup 2 Adanya sedikit usaha untuk bekerjasama dalam


kelompok akan tetapi belum konsisten

Kurang 1 Tidak memiliki usaha sama sekali untuk


bekerjasama dalam kelompok
LEMBAR OBSERVASI KINERJA PRESENTASI

Satuan Pendidikan : SMP AT-TIBYAN


Kelas/Semester : IX/GANJIL
Mata Pelajaran : IPS
Tahun Ajaran : 2025-2026

Skor

Nilai Akhir
No Nama Sikap
Peserta Percaya Nilai Kemampuan Kemampuan Kelengkapan
Didik Akhir Diri dan menyampaika menjawab materi yang
Antusias n ide dan disampaikan
argumen
4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1
1.

10

Keterangan : Diisi dengan tanda ceklist


Kategori Penilaian : 4 = sangat baik, 3 = baik, 2 = cukup, 1 =
kurang Perhitungan nilai : Nilai = 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 x 100
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
RUBRIK PENILAIAN KINERJA PRESENTASI

No. Komponen Kualifikasi Indikator

1 Percaya diri dan Sangat 4 Kemampuan presentasi dengan percaya diri,


antusias Baik antusias, semangat dan bahasa yang lantang
Baik 3 Kemampuan presentasi dengan percaya diri,
antusias, namun kurang semangat dan bahasa
kurang lantang
Cukup 2 Kemampuan presentasi dengan percaya diri,
namun kurang antusias, kurang semangat dan
bahasa kurang lantang
Kurang 1 Tidak memiliki rasa percaya diri, antusias,
semangat dan bahasa yang lantang
2 Kemampuan Sangat 4 Kemampuan menyampaikan ide dan argumen
menyampaikan Baik baik, terstruktur, dan jelas
ide dan argumen Baik 3 Kemampuan menyampaikan ide dan argumen
baik, terstruktur, namun kurang begitu jelas
Cukup 2 Kemampuan menyampaikan ide dan argumen
baik, namun terstruktur dan kurang begitu jelas
Kurang 1 Kemampuan menyampaikan ide dan argumen
kurang, tidak terstruktur dan tidak begitu jelas
3 Kemampuan Sangat 4 Jawaban benar, rasional dan jelas
menjawab Baik
Baik 3 Jawaban benar, rasional tetapi kurang jelas
Cukup 2 Jawaban benar, tetapi tidak rasional dan kurang
jelas
Kurang 1 Jawaban tidak benar, tidak rasional dan kurang
jelas
4 Kelengkapan Sangat 4 Materi yang disampaikan lengkap, mudah
materi yang Baik dipahami dan menarik
disampaikan Baik 3 Materi yang disampaikan lengkap, mudah
dipahami tetapi kurang menarik
Cukup 2 Materi yang disampaikan lengkap, tetapi sulit
dipahami dan kurang menarik
Kurang 1 Materi yang disampaikan tidak lengkap, sulit
dipahami dan kurang menarik
LEMBAR OBSERVASI PROYEK

Satuan Pendidikan : SMP AT-TIBYAN


Kelas/Semester : IX/GANJIL
Mata Pelajaran : IPS
Tahun Ajaran : 2025-2026

Skor

Nilai Akhir
No Nama Peserta Didik Aspek Penilaian
Perencanaan Proses Hasil Produk
Pembuatan
4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

Keterangan : Diisi dengan tanda ceklist

Kategori Penilaian : 4 = sangat baik, 3 = baik, 2 = cukup, 1 = kurang

Perhitungan nilai : Nilai = 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 x 100


𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
RUBRIK PENILAIAN PROYEK

No. Komponen Kualifikasi Indikator

1 Perencanaan Sangat 4 Menunjukkan kemampuan mengembangkan


Baik gagasan dan mendesain produk sesuai dengan
imajinatif
Baik 3 Menunjukkan kemampuan mengembangkan
gagasan dan mendesain produk sesuai mengikuti
arahan teman
Cukup 2 Kurang menunjukkan kemampuan
mengembangkan gagasan dan mendesain produk
Kurang 1 Tidak menunjukkan kemampuan mengembangkan
gagasan dan mendesain produk sesuai dengan
imajinatif
2 Proses Sangat 4 Mampu mengolah data dalam waktu yang baik
Pembuatan Baik
Baik 3 Mampu mengolah data dalam waktu yang kurang
baik
Cukup 2 Belum mampu mengolah data dalam waktu yang
baik
Kurang 1 Belum mampu mengolah data dalam waktu yang
kurang baik
3 Hasil Produk Sangat 4 Mampu merelevankan proyek dengan tujuan
Baik proyek
Baik 3 Kurang mampu merelevankan proyek dengan
tujuan proyek
Cukup 2 Belum merelevankan proyek dengan tujuan
proyek
Kurang 1 Proyek sangat berbeda dengan tujuan proyek
1. Media Pembelajaran
a. LKPD
b. Kartu Peran

Anda mungkin juga menyukai