0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan15 halaman

Rencana Kerja Madrasah MTs Al Anwar

Rencana Kerja Madrasah MTs Al Anwar Sarang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui manajemen yang terencana dan berkesinambungan, dengan fokus pada pemantapan kurikulum, peningkatan sarana, dan pelayanan pendidikan yang merata. RKM ini juga berfungsi sebagai pedoman operasional dan alat evaluasi untuk mencapai visi dan misi madrasah. Selain itu, RKM disusun berdasarkan landasan hukum yang relevan untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan pendidikan.

Diunggah oleh

mts kaukabuddurri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan15 halaman

Rencana Kerja Madrasah MTs Al Anwar

Rencana Kerja Madrasah MTs Al Anwar Sarang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui manajemen yang terencana dan berkesinambungan, dengan fokus pada pemantapan kurikulum, peningkatan sarana, dan pelayanan pendidikan yang merata. RKM ini juga berfungsi sebagai pedoman operasional dan alat evaluasi untuk mencapai visi dan misi madrasah. Selain itu, RKM disusun berdasarkan landasan hukum yang relevan untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan pendidikan.

Diunggah oleh

mts kaukabuddurri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA KERJA MADRASAH MTs AL ANWAR SARANG

REMBANG

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Penerapan Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Madrasah (MPMBM) sebenarnya merupakan
jawaban dari terhadap semakin kompleksnya permasalahan yang dihadapi oleh dunia pendidikan
sekaligus menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan .
Untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan tersebut , Madrasah
diharapkan memiliki alternatif dan kebijakan / langkah yang dapat diterima oleh masyarakat . Segala
potensi yang ada diMadrasah di optimalkan agar menjadi Madrasah yang berprestasi, berdisiplin,
berbudaya, dilandasi iman dan taqwa, sesuai dengan visinya dan kondisi obyektif Madrasah. Maka untuk
mewujudkan tujuan pendidikan tersebut perlu dilaksanakan berbagai macam kegiatan yang antara lain :
1. Pemantapan pelaksanaan kurikulum untuk memenuhi kebutuhan orang tua murid.
2. Peningkatan jumlah jenis dan mutu sebagai peningkatan dan pemerataan pelayanan pendidikan.
3. Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan sebagai usaha pelayanan pendidikan yang merata.
4. Peningkatan mutu pendidikan
5. Sebagai kegiatan yang bersifat kemasyarakatan.

Kegiatan – kegiatan tersebut di atas harus ditunjang dengan pelayanan administrasi Madrasah
yang terencana, teratur, terarah, dan berkesinambungan yang dituangkan dalam bentuk Rencana
Kerja Madrasah (RKM).
Rencana Kerja Madrasah ini dimaksudkan agar dapat dipergunakan sebagai kerangka acuan oleh
kepala Madrasah dalam mengambil kebijakan, disamping itu sebagai pedoman dalam mencapai
keberhasilan pelaksanaan progam belajar mengajar dan administrasi Madrasah yang lain, agar
pengelola Madrasah tidak menyimpang dari prinsip – prinsip manajemen.
Keberhasilan perencanaan ini menurut peran serta aktif dari segala warga Madrasah dan
dukungan dari warga masyarakat. Seluruh komponen Madrasah harus mempunyai persepsi yang sama
terhadap visi dan misi sehingga seluruh progam yang dijalankan oleh Madrasah tidak menyimpang dari
visi dan misi tersebut.

B. Landasan Hukum
Landasan hukum penyusunan RKM ini sebagai berikut :
1. UU Nomor 20 / 2003 tentang sistem pendidikan nasional pasal 4 (Pengelolaan dana pendidikan
berdasar pada prinsip keadilan, efisiensi, transparansi dan akuntabilitas publik)
2. Undang – undang nomor 25 tahun 2004 Tentang sistem perencanaan Pembanginan Nasional
3. PP No. 19 / 2005 tentang standar nasional pendidikan pasal 53 (Setiap satuan pendidikan dikelola atas
dasar rencana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah
satuan pendidikan yang meliputi masa 4 tahun)
4. Permendiknas 19 Tahun 2007 tentang standar pengelola pendidikan. Madrasah membuat rencana kerja
jangka menengah (RKJM) 4 tahun. Rencana kerja tahunan (RKT) dinyatakan dalam Rencana Kegiatan
dan Anggaran Madrasah (RKAM) dilaksanakan berdasarkan RKJM. RKJM/T disetujui saat dewan
pendidikan setelah memperhatikan pertimbangan dari komite Madrasah dan disahkan berlakunya
oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang
5. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang ”Pendanaan Pendidikan”.

C. Tujuan RKM
Penyusunan Rencana Kerja Madrasah ini bertujuan :
a. Tujuan Umum
1. Mengetahui semua potensi Madrasah yang ada untuk dapat diolah dan dikembangkan
2. Sebagai pedoman operasional dalam mengelola Madrasah selama Empat tahun pelajaran.
3. Memiliki tolok ukur keberhasilan / ketidak berhasilan dalam mengelola Madrasah selama satu tahun
pelajaran.
4. Mengetahui permasalahan – permasalahan yang timbul di Madrasah yang kemudian menjadi hambatan,
peluang atau ancaman pengembangan Madrasah

b. Tujuan Khusus
Agar para pelaksana pendidikan dapat :
1. Melaksanakan tugas secara tertib, berdaya guna dan terarah.
2. Melaksanakan administrasi pendidikan secara rapi dan teratur
3. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan kalender pendidikan dan kelender kegiatan
Madrasah dengan hasil yang lebih optimal.

D. Manfaat RKM
RKM penting dimiliki Madrasah, maka Madrasah Tsanawiyyah Al Anwar Sarang Kabupaten
Rembang menyusun RKM untuk memberi arah dan bimbingan para pelaku Madrasah dalam rangka
menuju perubahan atau tujuan Madrasah yang lebih baik dalam meningkatkan dan mengembangkan
Madrasah dengan resiko yang kecil dan untuk mengurangi ketidakpastian masa depan. Dengan adanya
RKM diharapkan dapat dijadikan sebagai :
1. Pedoman kerja untuk perbaikan dan pengembanagan Madrasah.
2. Sarana untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan Madrasah.
3. Bahan untuk mengajukan usulan pendanaan pengembangan Madrasah.

BAB II
PROFIL MADRASAH

Kondisi saat ini berdasarkan Instrumen Evaluasi Diri Madrasah (EDM) sesuai dengan 8
(Delapan) Standar Nasional Pendidikan (SNP) dapat kami diskripsikan sebagai berikut :
Kategori Butir – butir Harapan stakeholders
Standart isi 1. Madrasah melaksanakan kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
berdasarkan 9 (Sembilan) muatan KTSP, yaitu : mata pelajaran
(SKL,SK & KD); muatan local, kegiatan pengembangan diri,
pengaturan beban belajar, ketuntasan belajar kenaikan kelas dan
kelulusan;penjurusan, pendidikan kecakapan hidup, dan pendidikan
berbasis keunggulan local dan global.
2. Sekolah/Madrasah mengembangkan kurikulum bersama pihak terkait
yaitu: seluruh guru mata pelajaran,, konselor, dan komite
sekolah/madrasah dengan berpedoman pada panduan penyusunan
kurikulum yang dibuat BSNP
3. Madrasah mengembangkan kurikulum melalui mekanisme penyusunan
KTSP, yang mencangkup 7 (tujuh) tahap penyusunan yaitu:
melibatkan tim penyusun (guru,konselor, kepala Madrasah,komite
madrasah, dilakukan melalui workshop,kegiatan review dan revisi,
menghadirkan tokoh pendidikan, tahap finalisasi,pemantauan dan
mendapatkan rekomendasi dari kemenag kab Rembang dokumen hasil
kurikulum
4. Madrasah memiliki program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan
konseling dan sebanyak 4 (empat) jenis atau lebih program kurikuler
5. Madrasah memiliki 19 mata pelajaran yang dilengkapi dokumen
standart kompetensi (SK) dan kompetensi dasar(KD)untuk setiap mata
pelajaran
6. Madrasah menerapkan kegiatan pembelajaran sesuai dengan ketentuan
beban belajar yang tertuang pada lampiran permendiknas nomor 22
tahun2006, yaitu satu jam pembelajaran tatap muka 40 menit, jumlah
jam pembelajaran perminggu minimal 38 jam untuk
kelas VII s.d IX di MTs al Anwar jumlah jam per minggu 49 jam
tatap muka dan jumlah minggu efektif pertahun minimal 39 minggu
7. Semua guru pelajaran memberikan penugasan terstuktur kepada siswa
maksimal 60% dari alokasi waktu tiap mata pelajaran
8. Semua guru pelajaran merancang tugas mandiri tidak terstruktur untuk
mencapai kompetensi tertentu maksimal 60% dari alokasi waktu tiap
mata pelajaran
9. Pengembangan KTSP telah disahkan oleh mapenda kemenag dan
sebanyak 13 (tiga belas) mata pelajaran atau lebih telah dikembangkan
KTSPnya
[Link] guru menyusun silabus sendiri
[Link] 18 (Delapan belas) mata pelajaran atau lebih memiliki
silabus
[Link] menjadwalkan awal tahun pelajaran, minggu efektif,
pembelajaran efektif, dan hari libur pada kalender akademik yang
dimiliki
Standart Proses [Link] mengembangkan silabus secara mandiri dan
kelompok MGMPkabupaten Rembang
[Link] mata pelajaran memiliki RPP yang dijabarkan dari silabus
[Link] RPP sudah memperhatikan prinsip perbedaan individu siswa,
mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan
teknologi informasi dan komunikasi
[Link] 4 (empat) persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran,
yaitu perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses
pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, dan pengawasan proses
pembelajaran untuk terlaksananya proses pembelajaran yang efektif
dan efisien
[Link] guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan
langkah – langkah pembelajaran
[Link] proses pembelajaran dilakukan oleh kepala Madrasah
mencangkup tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap
penilaian hasil pembelajarn, serta dilakukan diskusi hasil pemantauan
[Link] proses pembelajaran dilakukan kepala madrasah dengan cara
pemberian contoh, diskusi, pelatihan dan konsultasi
[Link] proses pembelajaran dilakukan oleh kepala madrasah dengan
memperhatikan 2 (dua) aspek evaluasi yaitu, proses pembelajaran dan
kinerja guru
[Link] hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan
tindaklanjut
Standart [Link] memperoleh pengalaman belajar untuk mewujudkan
Lulusan kemampuan berpikir logis, kritis, dan inovatif dalam pengambiloan
keputusan, sedangkan nilai rata-rata ketuntasan belajar mata pelajaran
kelompok agama ditetapkan 70 atau lebih
[Link] memperoleh pengalaman belajar yang dapat menganalisis gejala
alam, rata-rata ketuntasan belajar mata pelajaran IPA ditetapkan
65 atau lebih
[Link] memperoleh pengalaman belajar melalui program pembiasaan
untuk mencari informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai
sumber sebanyak 4 (empat) jenis dan atau 4 (empat) kali lebih dalam
satu tahun
[Link] memperoleh pengalaman belajar yang mampu memanfaatkan
lingkungan secara produktif dan bertanggungjawab. Madrasah
menjalankan kegiatan pembelajara yang mampu melaksanakan
lingkungan secara produktif dan bertanggungjawab sabnyak 4 (empat)
jenis dan empat kali dalam setahun
[Link] memperoleh pengalaman mengapresiasikan karya seni dan
budaya. Madrasah memfasilitasi kegiatan siswa untuk
mengapresiasikan karya seni dan [Link] 4 (empat) jenis dan
empat kali dalam setahun
27. SIswa memperoleh pengalaman belajar untuk menumbuhkan dan
mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggungjawab. Madrasah
menjalankan kegiatan kesiswaan guna menumbuhkan dan
mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggungjawab, sabnyak 4
(empat) jenis dan empat kali dalam setahun
28. SIswa memperoleh pengalaman belajar untuk berpartisipasi dalam
penegakan aturan aturan social madrasah menjalankan
kegiatanpenegakan aturan aturan socialsabnyak 4 (empat) jenis dan
empat kali dalam setahun
[Link] memperoleh pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan
sikap kompetitif untuk mendapatkan hasil terbaik. Madrasah
memberikan penghargaan bagi juara madrasah, juara kelas.
[Link] memperoleh pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan
sikap sportif untuk mendapatkan hasil terbaik. Madrasah memberikan
layanan pembelajran yang mampu memumbuhkan sikap sportif untuk
mendapatkan hasil terbaik sebanyak sebanyak 4 (empat) jenis dan
empat kali dalam setahun
[Link] memperoleh pengalaman belajar untuk membentuk karakter
siswa, menumbuhkan rasa sportifitas dan kebersihan lingkungan.
Madrsah melaksanakan program bagi siswa untuk membentuk
karakter, menumbuhkan rasa disiplin dan kebersihan lingkungan
sebanyak 4 (empat) jenis dan empat kali dalam setahun
[Link] mempewroleh pengalaman belajar dalam pembentukan
ketaqwaan melalui pembiasaaan, pengalaman dan buku keagamaaan.
Ada kegiatan ketqwaan mulia melalu program pengembangan
dirisebanyak 4 (empat) jenis dan empat kali dalam sesatu minggu
[Link] memperoleh pengalaman belajar melalui program pembiuasaaan
untuk menghargai perbedaan pendapat dan berampati terhadap orang
lain. Dalam kegitan pembelajaran menggunakan pendekatan diskusi,
kerja kelompok, dan persaingan sehat.
[Link] memperoleh pengalaman dalam menghasilkan karya kreatif
baik individual maupun kelompok. Madrasah memfasilitasi kegiatan
siswa untuk menghasilkan karya kreatif baik individual maupun
kelompok sebanyak 4 (empat) jenis dan empat kali dalam setahun
[Link] memperoleh dalam berkomunikasi baik losan maupun tulisan
secara efektif dan santun. Madrasah memfasilitasi kegiatan siswa
untuk berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara efektif dan
santun sebanyak 4 (empat) jenis dan empat kali dalam setahun
[Link] memperoleh ketrampilan menyimak, membaca, menulis dan
berbicara baik dalam Bahasa Indonesia. Rata-rata nilai ketuntasan
belajar mata belajaran Bahasa Indonesia ditetapkan 70 / lebih.
37. Siswa memperoleh pengalaman belajar agar menguasai pengetahuan
untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. Madrasah
melakukan kegiatan untuk menghadapi ujian akhir 3 mapel selama 2
semester 4 kali dalam satu minggu.
Standart pendidik [Link] memiliki kualikasi akademik minimum sarjana S-1 atau D4
Tenaga sebanyak 55 guru. Selain itu masih proses S-1
kependdidikan
39. Guru merencanakan, melaksanakan , dan mengevaluasi pembelajaran
sesuai dengan prinsip- prinsip pembelajaran. Atau semua guru
merencanakan, merencanakan dan mengevaluasi pembelajaran sesuai
dengan prinsip-prinsip pembelajaran. Atau semua guru merencanakan,
mengevaluasi, pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip
pembelajaran.
[Link] guru memiliki intergritas kepribadian dan bertindak sesuai
dengan norma agama hokum, social, serta peraturan dan ketentuan
yang berlaku.
[Link] berkomunikasi secara efektif dan santun dengan sesame guru,
tenaga kependidikan dan orang tua siswa dalam rapat dewan guru,
rapat antara guru, dan kepala madrasah, guru dan komite madrsah,
serta pertemuan antara guru dan orang tua siswa.
[Link] menguasai materi pelajaran yang diampu serta
mengembangkannya dengan metode ini. Adanya kesesuaian antara
latar belakang kompetensi guru dengan mata pelajaran yang di ampu
dengan pengalaman mengajar rata- rata diatas 5 tahun.
43. Kepala Madrasah bserstatus sebagai guru, memiliki sertifikat
pendidik, dan surat keputusan(SK) sebagai kepala madrasah.
44. Keapala Madrasah memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana
(S1) atau D4 kependididkan yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi
terakreditasi.
[Link] Marasah memiliki pengalaman mengajar 5 tahun lebih.
[Link] Madrasah melakuakan supervise dan monitoring secara
terencana
[Link] admistrasi yang memiliki kualifikasi akademi pendidikan
menengah atau yang sederajat.
Standart sarana [Link] madrasah memenuhi ketentuan luas minimal, yaitu luas tanah 8.
prasana 340 m2
[Link] madrasah berada di lokasi yang aman, terhindar dari potensi
bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa
[Link] madrasah berada di lokasi yang nyaman , terhindar dari
gangguan pencemaran air, kebisingan , dan pencemaran udara serta
memiliki sarana untuk meningkatkan kenyamanan.
[Link] berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya.
Memiliki status hak atas tanah dan ijin pemanfaatan dari pemegang
hak atas tanah .
[Link] madrasah memiliki 2 (dua) sanitasi sebagai persyaratan
kesehatan.
[Link] madrasah memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang
memadai .
[Link] madrasah memiliki instalasi listrik dengan daya 13000 watt
atau lebih.
[Link] memiliki izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan
bangunan sesuai dengan peruntukannya sebelum bangunan berdiri.
[Link] melakukan pemeliharaan ringan dan berat terhadap
bangunan secara berkala sesuai ketentuan.
[Link] memiliki 15 (lima belas) atau lebih jenis prasarana yang di
persyaratkan .
[Link] memiliki ruang kelas dengan jumlah , ukuran , dan sarana
sesuai ketentuan.
59. Madrasah memiliki ruang pimpinan.
60. Madrasah memiliki ruang guru.
61. Madrasah memiliki ruang tata usaha.
[Link] memiliki tempat beribadah bagi warga madrasah dengan
luas dan perlengkapan sesuai ketentuan.
[Link] memiliki ruang organisasi kesiswaan dengan luas dan
sarana belum sesuai ketentuan.
[Link] memiliki gudang dengan luas dan sarana sebagian belum
sesuai ketentuan.
[Link] memiliki tempat bermain / berolahraga dengan luas dan
sarana sesuai ketentuan.
Standar pengelolaan [Link] telah merumuskan dan menetapkan visi, mudah
dipahamii dan sering di sosialisasikan.
[Link] telah merumuskan dan menetapkan misi , mudah di pahami
dan sering di sosialisasakan.
[Link] telah merumuskan dan menetapkan tujuan, mudah di
pahami dan sering di sosialisasikan.
[Link] telah memiliki rencana kerja jangka menengah dan rencana
kerja tahunan dan sudah disosialisasikan oleh pemimpin.
[Link] memiliki 7 (tujuh) atau 8 (delapan) dokumen pedoman yang
mengatur berbagai aspek pengelolaan secara tertulis yang mudah di
pahami oleh pihak pihak terkait yaitu, (1) kurikulum tingkat satuan
pendidikan (ktsp) (2) kalender pendidikan atau akademik (3)stuktur
organisasi madrasah (4)pembagian tugas guru(6)pembagian tugas
tenaga kependidikan(6) peraturan akademik (7) tata tertib madrasah
(8) kode etik madrasah (9)biaya operasional sekolah/madrasah
[Link] memiliki struktur organisasi yang dipajang diding dan
disertai uraian tugas yang jelas
[Link] melaksanakan seluruh kegiatan sesuai dengan rencana kerja
tahunan
[Link] memiliki 4 (empat) atau 5 (lima) dokumen kegiatan
kesiswaan
[Link] memiliki dan melaksanakan 4(empat) atau 5 (lima)
dokumen kegiatan pengembangan kurikulum dan pembelajaran
[Link] melaksanakan 4(empat) atau 5 (lima) program
pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan
[Link] mengelola 4 (empat) atau 5 (lima)program sarana dan
prasarana pembelajaran
[Link] memiliki program pengelolaan pembiayaan pendidikan
78. Madrasah memeliki 4 (empat) atau 5 (lima) kegiatan menciptakan
suasana, iklim dan lingkungan pembelajaran yang kondusif
[Link] memiliki 4 (empat) atau lebih dokumen tentang keterlibatan
masyarakat dan kemitraan dengan lembaga lain yang relevan dalam
penggelolaan pendidikan
[Link] melaksanakan evaluasi diri madrasah setiap tahun sekali
[Link] melaksanakan 4(empat) atau lebih program evaluasi kinrja
pendidik dan tenaga kependidikan
[Link] memiliki 4 (empat) bahan persiapan akreditasi
83. Madrasah memiliki kepala dan pembantu kepala madrasah
[Link] memiliki system informasi manajemen untuk mendukung
admistrasi pendidikan
Standar Pembiayaan [Link] memiliki cacatan tahunan berupa dokumen nilai asset sarana
dan prasarana secara menyeluruh selama 3 (tiga) tahun terakhir
[Link] membelanjakan biaya sebanyak 85%-100% dari anggaran
pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan
berdasarkan Rencana Kerja dan angggaran madrasah
[Link] membayar gaji, transport, dan tunjangan lain bagi guru pada
tahun berjalan
[Link] membayar gaji, transport, dan tunjangan lain bagi tenaga
kependidikan pada tahun berjalan
[Link] mengalokasikan dan mengeluarkan biaya sebanyak 76%-
100% untuk menunjang pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama
tiga tahun terakhir
[Link] mengalokasikan dan mengeluarkan biaya sebanyak 76%-
100% untuk kegiatan kesiswaan
[Link] menyediakan dan mengeluarkan biaya sebanyak 76%-100%
dari anggaran penggadaan alat tulis selama setahun terakhir
[Link] menyediakan dan mengeluarkan biaya sebanyak 76%-100%
dari anggaran penggadaan bahan habis pakai selama setahun terakhir
[Link] menyediakan dan mengeluarkan biaya sebanyak 76%-100%
dari anggaran penggadaan alat habis pakai selama setahun terakhir
[Link] menyediakan dan mengeluarkan biaya sebanyak 76%-100%
dari anggaran penggadaan kegiatan rapat selama setahun terakhir
[Link] menyediakan dan mengeluarkan biaya sebanyak 76%-100%
dari anggaran penggadaan transport dan perjalanan dinas selama
setahun terakhir
[Link] menyediakan dan mengeluarkan biaya sebanyak 76%-100%
dari anggaran penggadaan soal-soal ulangan/ujian selama setahun
terakhir
[Link] menyediakan dan mengeluarkan biaya sebanyak 76%-100%
dari anggaran penggadaan daya dan jasa selama setahun terakhir
[Link] menyediakan dan memiliki biaya sebanyak 76%-100%
untuk mendukung kegiatan oparasional tidak langsung selama tiga
tahun terakhir
Standart penilaian98 Semua guru menginformasikan rancangan dan criteria penilaian yang
Pendidikan ada dalam silabus mata pelajaran kepada siswa pada semester yang
berjalan
99. Semua silabus mata pelajaran dilengkapi indicator pencapaian KD
dan teknik penilaian
[Link] guru mengembangkan intrumen dan pedoman penilaian sesuai
dengan bentuk dan teknik penilaian
[Link] guru menggunakan teknik penilaian berupa tes, pengamatan,
penugasan terstruktur, penugasan mandiri, dan atau bentuk lain.
[Link] guru mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan
hasil belajar dan kesulitan belajar siswa
103. semua guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa
disertai balikan komentar yang mendidik
[Link] memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran
105. Semua guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa kepada guru
pendidikan Agama dan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru
pendidikan kewarganegaraan sebagai informasi untuk menentukan
hasil nilai semester
106. Semua mata pelajaran ditentukan kkmnya melalu rapat dewan guru
107. Madrasah mengkoodinasikan ujian tengah semester dan akhir
semester
108. Madrasah menentukan kreteria kenaikan kelas atau criteria program
pembelajaran melalui rapat dewan guru
109. Madrasah menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama
dan akhlaq mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, iptek, estetika,
penjaskes,melalu rapat dewan guru dengan mempertimbangkan hasil
penilaian guru
[Link] menyelenggarakan Ujian sekolah/Madrasah dan
menentukan kelulusan siswa lebih tinggi dari 1,1 atau lebih diatas
kreteri yang berlaku
[Link] melaporkan hasil penilaian setiap akhir semester kepada
orang tua/wali siswa dalam bentuk laporan hasil belajar siswa yang
diawali dengan penjelasan umum kepala Madrasah dilanjutkan
penjelasan wali kelas dengan masing-masing orang tua/wali siswa
yang bersangkutan
[Link] melaporkan pencapaian hasil belajar tingkat satuan
pendidikan kepada kemenag
[Link] menentukan kelulusan siswa sesuai criteria kelulusan
melalui rapat dewan guru
[Link] menerbitkan dan menyerahkan Surat Keterangan Hasil
Ujian Nasional (SKHUN) setiap siswa yang mengikuti Ujian Nasional
(UN) kurang dari satu minggu setelah pengumuman hasil ujian
[Link] menerbitkan dan menyerakkan ijazah kepada setiap siswa
yang telah lulus kurang dari 1 (satu ) minggu setelah blanko ijazah di
terima dari kemenag
Standart Budaya [Link] sholat berjamaah di masjid dengan tertib dan disiplin
Religius
[Link]’a sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan belajar mengajar
[Link] santun berbicara antar siswa, antara siswa dengan guru dan
tenaga kependidikan lainnya, antara guru dengan guru, dan atara guru
dengan tenaga kependidikan.
[Link] berpakaian siswa yang Islami
[Link] berpakaian guru dan tenaga kependidikan yang islami
[Link] siswa laki-laki dan perempuan sesuai norma Islam
[Link] guru dan tenaga kependidikan lainnya sesuai norma Islam
[Link], guru dan tenaga kependidikan dating ke Madrasah tepat waktu
[Link] budaya senyum, salam, dan sapa
[Link] menghormati, membantu, dan berbagi antara warga Madrasah
[Link] Madrasah menjaga keindahan diri, ruangan, dan lingkungan
Madrasah
[Link] Madrasah lemah lembut dalam bertutur kata
[Link] Maddrasah disiplin dalam belajar
[Link] disiplin dalam bermain
[Link] Madrasah disiplin dalam beribadah
131. Warga Madrasah disiplin dalam berolah raga
132. Warga Madrasah berperilaku jujur
[Link] budaya mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih
warga Madrasah

BAB III
VISI MISI DAN TUJUAN MADRASAH
Madrasah Tsanawiyyah Al Anwar Sarang sebagai lembaga pendidikan mengemban amanat untuk
mencapai dan mendukung Visi dan Misi Pendidikan Nasional serta pendidikan di daerah masing –
masing. Oleh karna itu Madrasah Tsanawiyyah Al Anwar Sarang perlu memiliki Visi dan Misi Madrasah
yang dapat dijadikan arah kebijkan dalam mencapai tujuan pendidikan yang dicita-citakan. Berikut ini
dikemukakan Visi, Misi dan Tujuan Pendidikan Madrasah Tsanawiyyah Al Anwar Sarang .

A. Visi
GALI POTENSI, RAIH PRESTASI, BERAKHLAK QURANI
B. Misi
1. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif.
2. Mempersiapkan generasi yang unggul yang memiliki potensi di bidang iptek dan berlandaskan imtak.
3. Menciptakan lingkungan madrasah yang islami, sehat, bersih dan nyaman.
4. Membentuk generasi yang cerdas, berwawasan luas, kreatif, inovatif dan berakhlakul karimah.
5. Membangun citra madrasah yang terpercaya dimasyarakat.
C. Tujuan Madrasah
Setiap Madrasah memiliki tujuan yang tentunya berbeda dari yang lain. Untuk itu tujuan Madrasah
Tsanawiyyah Al Anwar Sarang adalah sebagai berikut :
1. Melaksanakan pengembangan kurikulum satuan pendidikan;
2. Melaksanakan pengembangan strategi dan metode pembelajaran secara efektif;
3. Mengembangkan kegiatan akademik dan nonakademik secara protensial;
4. Meningkatkan profesi dan standar kompetensi tenaga pendidikan;
5. Meningkatkan kualitas dan kwantitas sarana dan prasarana pendidikan;
6. Melaksanakan manajemen partisipasif dan tranparansi dalam pengelolaan Madrasah;
7. Melaksanakan efesiensi pembiayaan pendidikan;
8. Melaksanakan pengembangan perangkat penilaian pembelajaran dengan tertib.

BAB IV

RENCANA KERJA MADRASAH

Rencana Kerja MTs Al Anwar Sarang disusun dengan mempertimbangkan keadaan madrasah,
harapan pemangku kepentingan, dan tantangan dalam lingkungan strategis pendidikan di madrasah agar
sasaran dan program pengembangan madrasah dalam 4 tahun ke depan lebih realistis dan konsisten
dengan prinsip-prinsip pengelolaan pendidikan yang efektif, efisian, akuntabel, dan demokratis. Hasil dari
identifikasi dan analisis pemecahan tantangan madrasah dapat dilihat pada tabel A dan B terlampir.
Dalam bab ini dikemukakan hasil pengembangan program madrasah, yang mencakup telaah
mengenai: (1) sasaran, (2) program, (3) indikator keberhasilan, (4) kegiatan, (5) penanggung jawab, dan
(6) jadwal kegiatan.
Sasaran digunakan sebagai panduan dalam menyusun program dan kegiatan yang akan
dilakukan dalam waktu 4 tahun guna merealisasikan alternatif pemecahan tantangan yang telah
dirumuskan pada tahap II (lihat tabel B kolom 2). Dalam menetapkan sasaran, madrasah telah
melakukan analisis kesiapan madrasah untuk mencapai sasaran tersebut, antara lain dengan melihat
kesiapan sumber daya manusia, sarana & prasarana, keuangan, dan situasi serta kondisi sekolah.
Rumusan sasaran pengembangan madrasah dalam kurun waktu 4 tahun ke depan dapat dilihat dalam
tabel 3.1 kolom 1.
Setelah sasaran dirumuskan, sekolah menetapkan program-program yang perlu dikembangkan di
madrasah. Program merupakan pernyataan yang berisi kesimpulan dari beberapa alternatif pemecahan
tantangan utama yang memiliki karakteristik yang saling mendukung, saling tergantung, atau saling
berkaitan untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Berdasarkan hasil identifikasi pemecahan tantangan
utama tersebut, maka program-program yang akan dikembangkan di MTs Al Anwar Sarang sebagai
berikut.
1. Pengembangan kurikulum dan pembelajaran.
2. Perbaikan Administrasi & Manajemen Sekolah.
3. Pengembangan Organisasi & Kelembagaan.
4. Perbaikan Sarana dan Prasarana.
5. Peningkatan kualitas SDM (ketenagaan).
6. Peningkatan Pembiayaan dan Pendanaan Madrasah.
7. Peningkatan Peran Serta Masyarakat.
8. Peningkatan Prestasi Peserta Didik.
9. Peningkatan kualitas Lingkungan dan Budaya Madrasah.
Untuk mengetahui keberhasilan apakah program/sasaran yang ditetapkan berhasil atau tidak,
maka Madrasah telah merumuskan indikator keberhasilan. Indikator keberhasilan yang dirumuskan,
berkaitan dengan proses dan/atau hasil akhir. Rumusan indikator keberhasilan dapat dilihat dalam tabel
3.1 kolom 3.
Setelah indikator keberhasilan ditetapkan, langkah berikutnya adalah merumuskan kegiatan-
kegiatan yang perlu dilakukan di madrasah. Kegiatan pada dasarnya merupakan tindakan-tindakan yang
akan dilakukan di dalam program untuk memecahkan tantangan yang dihadapi madrasah. Kegiatan-
kegiatan yang akan dilakukan di madrasah dapat dilihat pada tabel 3.1 kolom 4. Sedangkan penanggung
jawab program dan kegiatan dapat dilihat di kolom 5.

TABEL 3.1
PROGRAM PENGEMBANGAN MADRASAH
MTS AL ANWAR SARANG
Indikator Keberhasilan Penanggung
Sasaran Program Kegiatan jawab
Tersedianya ruang Pengemban Sekolah belum memiliki ruang kelas Rapat komite Kepala
kelas yang presentatif gan Sarana yang sesuai dengan jumlah siswa dan dewan guru madrasah dan
guna kelancaran prasarana (masih pinjam) Waka Sarpras
KBM
Tersedianya alat Pengemban Sekolah sudahmemiliki alat praktik Rapat Komite Kepala
praktik gan komputer yang bisa menunjang dan Dewan Madrasah/Ko
komputer yang bisa kurikulum pengetahuan siswadibidang Guru mite
menunjang dan TIK namun belum memenuhi seluruh
pengetahuan pembelajar siswa
siswa dibidang TIK an
Sosialisasi Kepala
program kepada Madrasah
wali murid
Menjalin Komite
kerjasama Madrasah
dengan masyara
kat
Tersedianya Pengemban Madrasah tersedia buku BSE Kelas Pengadaan Kepala
buku BSE Kelas 7s.d gan 7s.d 9 dan buku Agama. buku melalui : Madrasah dan
9 dan buku Agama. kurikulum Kerja sama Bendahara
dan dengan BOS BOS Buku
pembelajar Buku
an
Kerjasama Kepala TU
dengan
penerbit tiga
serangkai
Kerjasama Kepala
dengan penerbit Madrasah dan
PT. Erlangga Bendahara
BOS Buku
Terciptanya Pengemban Peserta Didik mengaplikasikan Pembentukan Kepala
keberanian Speaking gan kemampuan Speaking English, study club Madrasah dan
English, kecakapan kurikulum kecakapan berdiskusi, dan kecakapan Guru Bidang
berdiskusi, dan dan memecahkan soal Studi Bahasa
kecakapan pembelajar Inggris
memecahkan soal an
Pengadaan
Tourisme
Pengadaan
kegiatan
dengan native
speaker
(pembicara
asli)
Pengadaan
lomba speak
Contest lokal,
tingkat KKM.
Terbentuknya peserta Pengemban Peserta didik siap dalam kecakapan Pengadaan Kepala
didik yang terampil gan hidup kerja sama Madrasah dan
kurikulum dengan MTster Kabag Humas
dan dekat
pembelajar
an
Terbentuknya tenaga Pengemban Tenaga pendidik berkualitas Peningkatan Kepala
pendidik yang gan kecakapan Madrasah
profesional kurikulum pendidik
dan melalui
pembelajar pelatihan
an PAKEM
Peningkatan
kecakapan PTK
Terlaksananya Pengemban Tenaga pendidik berwawasan luas Pembuatan Kepala
kegiatan studi gan rincian / Madrasah
banding dalam kurikulum rancangan studi
rangka upaya dan banding dalam
peningkatan mutu pembelajar rangka upaya
an peningkatan
mutu dalam hal
keadministrasia
n, kelengkapan
sarana
prasarana
Rapat
sosialisasi studi
banding dalam
rangka upaya
peningkatan
mutu
Pelaksanaan
studi banding
dalam rangka
upaya
peningkatan
mutu
Tersusunnya job Perlengkap Sekolah memiliki job description Penyusunan job Kepala
description yang baru an yang baru untuk Komite Madrasah, description Madrasah
untuk Komite organisasi Kepala Madrasah, Guru dan Staf yang baru untuk
Madrasah, Kepala dan Komite
Madrasah, Guru dan kelembagaa Madrasah,
Staf di awal semester n Kepala
genap tahun Madrasah, Guru
pelajaran 2013/2014 dan Staf
Terbentuknya kerja Sekolah menjalin kerja sama dengan1. Pengadaan 1. Kabag
sama dengan lembaga pendidikan lain di luar kegiatan lomba Kesiswaan
lembaga pendidikan kecamatan untuk mengembangkan olahraga (bola 2. Kabag
lain di luar sekolah dalam hal peningkatan kaki – Bola Kurikulum
kecamatan untuk kualitas peserta didik voli) antar
mengembangkan madrasah
sekolah dalam hal 2. Pengadaan
peningkatan kualitas kerja sama
peserta didik dengan MTsDi
wilayah sekitar
untuk
mengadakan
study banding
2013/2014 2014/2015 2015/2016 2016/2017 2017/2018
No Program / Kegiatan Smt Smt Smt Smt Smt Smt Smt Smt Smt Smt
1 2 1 2 1 2 1 2 1 2

PENGEMBANGAN KURIKULUM & PEMBELAJARAN

1. Pengadaan komputer melalui :

1.1. Rapat komite dan dewan guru

1.2. Sosialisasi kepada wali murid

1.3. Menjalin kerjasama dengan

Turbo Komputer

2. Pengadaan buku melalui :

2.1. Kerjasama dengan BOS buku

2.2 Kerjasama dengan PT Tiga Serangkai

2.3 Kerjasama dengan penerbit Intan Pariwara


I
3. Pengadaan Kegiatan

3.1 Pembentukan study club

3.2 Pengadaan tourisme

3.3 Pengadaan kegiatan dengan native

speaker (pembicara asli)

3.4 Pengadaan lomba speak contest lokal,

tingkat KKM

4. Pengadaan Kerjasama

4.1 Pengadaan kerjasama dengan MI

terdekat

ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN MADRASAH

1. Perbaikan administrasi dan manajemen madrasah

1.1. Peningkatan kecakapan pendidik melalui pelatihan PAKEM

1.2. Peningkatan kecakapan PTK

II
2. Pelaksanaan Perbaikan Administrasi dan

Manajemen Sekolah

2.1. Pembuatan rincian program studi banding

2.2. Rapat Sosialisai Studi Banding

2.3. Pelaksanaan Studi Banding

Organisasi dan Kelembagaan

1. Pengembangan Organisasi dan Kelembagaan

1.1. Penyusunan Job Description yang baru

untuk Komite Madrasah, Kepala Madrasah,

Guru dan Staf

1.2. Pengadaan Kegiatan Lomba Olah Raga


III
(Bola Voli) antar madrasah

1.3. Pengadaan Kerjasama dengan MI di wilayah

sekitar untuk mengadakan studi banding

1.4. Pembuatan Peraturan Khusus diluar aturan

yang dibuat oleh pemerintah dan yayasan

Sarana Dan Prasarana

1. Pengadaan dan Perbaikan Sarana Dan Prasarana

1.1. Pengajuan Proposal Pembangunan 10 ruang

Kelas kepada PEMDA Propinsi

1.2. Sosialisasi Pembangunan 10 ruang kelas

1.3. Pelaksanaan Pembangunan 10 ruang kelas

1.4. Pengajuan Proposal Pembangunan 3 ruang

[Link] Guru, 1. Toilet/Wc Guru

IV
Kamar mandi

1.5. Sosialisasi Pembangunan 3 ruang wakil

Toilet/Wc Siswa, 1. Toilet/Wc Guru

Kamar mandi

1.6. Pelaksanaan Pembangunan 3 ruang Toilet/Wc Siswa, 1. Toilet/Wc Guru

Kamar mandi
1.7. Pengajuan Proposal Pembangunan 2 ruang Kelas kepada PEMDA
Propinsi

Sosialisasi Pembangunan 2 ruang kelas

Pelaksanaan Pembangunan 2 ruang kelas

KETENAGAAN

1. Peningkatan kualitas SDM (ketenagaan)

1.1. Pengiriman tenaga pendukung pada pelatihan, Seminar,


MTS AL ANWAR SARANG
2013/2014 2014/2015 2015/2016 2016/2017
Penanggung
No Program Kegiatan Jawab Smt Smt Smt Smt Smt Smt Smt Smt
1 2 1 2 1 2 1 2
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Pengembangan
Kesiswaan
2 Pengembangan
Kurikulum dan
Kegiatan
Pembelajaran
3 Peningkatan
Kualitas
Pendidikan dan
Tenanga
Kependidikan
4 Peningkatan
Sarana dan
Prasarana
5 Peningkatan
Pengelolaan
Keuangan dan
Pembiyaan
6 Peningkatan
Kualitas
Budaya dan
Lingkungan
Madrasah
7 Peningkatan
Peran Serta
Masyarakat dan
Kemitraan
8 Lain- lain
(contoh)
Pengembangan
Kualitas
Manajemen
Madrasah

TABEL 3.2
JADWAL RENCANA KERJA MADRASAH

BAB IV
PROGRAN KERJA MADRASAH

Rencana kerja Madrasah Tsanawiyyah Al Anwar Sarang disusun dengan mempertimbangan


keadaan Madrasah, harapan pemangku kepentingan, dan tantangan dalam lingkungan strategis
pendidikan di Madrasah agar sasaran dan progam pengembangan Madrasah dalam 4 tahun ke depan
lebih realistis dan konsisten dalam prinsip – prinsip pengelolaan pendidikan yang efektif, efisien,
akuntabel dan demokratis. Hasil dari identifikasi dan analisis pemecahan tantangan Madrasah dapat
dilihat pada tabel 1, 2 dan 3 dalam lampiran 1. Dalam menyusun rencana kerja Madrasah ini meliputi dua
kegiatan, yaitu (1) merumuskan program Madrasah yang dilakukan melalui empat langkah ( (a)
merumuskan program, (b) merumuskan sasaran, (c) menentukan indikator keberhasilan, dan (d)
menentukan kegiatan dan penanggung jawab ), dan (2) menyusun jadwal kegiatan, seperti pada tabel di
bawah ini :

BAB V

RENCANA ANGGARAN MADRASAH

A. Rencana Biaya Program ( Tabel D2)


.............................................................
B. Perkiraan Sumber Pendanaan (Tabel D3)
...................................................................
C. Rencana Biaya dan Sumber Pendanaan ( Tabel D4)

.................................................................................

BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan uraian di depan, dapat disimpulkan :


1. Salah satu faktor penting untuk tercapainya keberhasilan dan peningkatan mutu seperti yang
diprogramkan dalam Rencana Kerja Madrasah (RKM), adalah profesionalisme para pelaku dan
pelaksana proses pendidikan .
2. Manajemen Madrasah yang transparan, akomodatif dan demokratif mutlak diperlukan untuk
kerja Madrasah ke arah yang lebih baik.
3. Keterlibatan dan dukungan para Stakeholder Madrasah utamanya para orangtua murid, masyarakat dan
Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, akan sangat memotivasi pelaksanaan proses belajar mengajar di
Madrasah, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan.
4. Sumbangan dana tenaga dan pikiran dari semua pihak mutlak diperlukan untuk kemajuan proses
pendidikan di Madrasah

Berdasarkan uraian di atas dapat berikan saran – saran :


1. Agar kerja Madrasah dapat tercapai seperti yang direncanakan, diperlukan kebersamaan semua pihak
yang terkait, terutama pihak Madrasah , orangtua murid, masyarakat, serta stakeholder lainnya.
2. Pelaksanaan Rencana Kerja Madrasah (RKM) ini, perlu didukung kebijakan dari pihak terkait, terutama
Kandepag Kabupaten Rembang, sehingga tidak terjadi kerancuan di lapangan.
3. Madrasah hendaknya lebih transparan dengan melibatkan secara aktif Pengurus Komite dan Paguyuban
Kelas dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan kegiatan Madrasah.
4. Untuk mewujudkan rasa percaya masyarakat terhadap Madrasah, semua kegiatan termasuk pengelolaan
keuangan, kemuridan dan keadministrasian, perlu melibatkan dan dilaporkan secara terbuka kepada
masyarakat, utamanya para stakeholder yang terkait

Demikian Rencana Kerja Madrasah (RKM) MTs Al Anwar Sarang telah disusun bersama oleh Tim
Pengembang Madrasah (TPM) dengan melibatkan Penguru Madrasah,Pengurus Komite, Paguyuban,
Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, sebagai panduan dan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan
selama 4 (empat) tahun ke depan.
Semoga Rencana Kerja Madrasah (RKM) ini dapat bermanfaat bagi kita semua sehingga dapat
mendorong peningkatan Profesionalisme Guru dan peningkatan Mutu Pendidikan utamanya di MTs Al
Anwar Sarang. Amiiin Ya Rabbal ‘Alamiiin.
TIM PENYUSUN RKM
MTS AL ANWAR SARANG

Penanggungjawab : TAHRIR, [Link]., S.H., [Link].I.


Ketua : Romim, [Link]., [Link]
Sekretaris : A. Chadiq
Anggota : A. Ubaidillah, [Link]
Eny Pudji Purwati, [Link].
KH. A. Kholid, [Link].I
Sulistiyo, [Link]
M. Yusuf Mabruri, [Link].I
M. Mawahib, [Link].I

Rembang, Juli 2013


Kepala MTs Al Anwar Sarang

TAHRIR, [Link]., S.H., [Link].I.

Anda mungkin juga menyukai