100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
571 tayangan33 halaman

Program Bimbingan Konseling SMP 2025-2026

Dokumen ini adalah Program Layanan Bimbingan dan Konseling untuk SMP Negeri 1 Tangse tahun ajaran 2025-2026 yang disusun oleh Assyura Aulia ZF, S.Pd. Program ini bertujuan untuk mendukung perkembangan peserta didik dalam aspek pribadi, sosial, belajar, dan karier melalui pendekatan yang sistematis dan berbasis kebutuhan. Selain itu, program ini juga mencakup berbagai komponen layanan dan rencana operasional untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi siswa.

Diunggah oleh

Assyura Aulia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
571 tayangan33 halaman

Program Bimbingan Konseling SMP 2025-2026

Dokumen ini adalah Program Layanan Bimbingan dan Konseling untuk SMP Negeri 1 Tangse tahun ajaran 2025-2026 yang disusun oleh Assyura Aulia ZF, S.Pd. Program ini bertujuan untuk mendukung perkembangan peserta didik dalam aspek pribadi, sosial, belajar, dan karier melalui pendekatan yang sistematis dan berbasis kebutuhan. Selain itu, program ini juga mencakup berbagai komponen layanan dan rencana operasional untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi siswa.

Diunggah oleh

Assyura Aulia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ASSYURA AULIA ZF, [Link].

NIP. 19941013 201903 2 012

SMP NEGERI 1 TANGSE


DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
KABUPATEN PIDIE
2025
1
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
HALAMAN PENGESAHAN

Program Layanan Bimbingan dan Konseling SMP Negeri 1 Tangse tahun ajaran
2025 – 2026 di susun oleh:

Nama : Assyura Aulia ZF, [Link].


NIP : 19941013 201903 2 012
Instansi : SMP Negeri 1 Tangse

Telah dikonsultasikan dan disetujui oleh Kepala SMPN 1 Sutera untuk dijadikan
acuan kerja oleh Guru Bimbingan Konseling pada tahun ajaran 2025 - 2026.

Tangse, 14 Juli 2025


Kepala Sekolah

JUNAIDI, [Link].
NIP.19681231 199502 1 002

2
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
Kata Pengantar
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat Rahmat
dan KaruniaNya penyusunan Program Layanan Bimbingan dan Konseling ini
dapat berjalan dengan lancar dan baik.
Melalui program layanan ini, guru bimbingan konseling/konselor diharapkan
dapat menyelenggarakan tugas–tugasnya dengan efektif dan efisien dalam
bidang bimbingan dan konseling serta membantu terwujudnya kegiatan belajar
mengajar yang sukses, sehingga peserta didik mampu mencapai tugas-tugas
perkembangannya secara optimal.
Di samping itu, untuk memaksimalkan kinerja guru bimbingan konseling
harus senantiasa mengembangkan wawasan pengetahuan, keterampilan, nilai
dan sikap berkenaan dengan tugas pokoknya dalam bidang bimbingan dan
konseling.
Melalui kesempatan ini pula, kami mengucapkan terima kasih kepada
segenap personal sekolah lainnya, terutama kepala sekolah, guru mata pelajaran
dan wali kelas, serta diharapkan dukungan dan kerjasamanya untuk membantu
kelancaran tugas–tugas guru bimbingan dan konseling sesuai dengan wewenang
dan tanggung jawab masing-masing.

Tangse, 14 Juli 2025

Assyura Aulia ZF, [Link].

3
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN
................................................................................... 1
JUDUL
HALAMAN
..................................................................... 2
PENGESAHAN
KATA PENGANTAR ................................................................................ 3
DAFTAR ISI ............................................................................................. 4
PROGRAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
A. Rasional ............................................................................................... 5
B. Landasan Hukum ................................................................................. 6
C. Visi dan Misi ......................................................................................... 7
D. Deskripsi Kebutuhan ............................................................................ 8
E. Rumusan Tujuan .................................................................................. 9
F. Komponen Program ............................................................................. 10
1. Layanan Dasar ................................................................................. 11
2. Layanan Responsif .......................................................................... 11
3. Layanan Perencanaan Individual ..................................................... 11
4. Dukungan Sistem ............................................................................. 12
G. Bidang Layanan .................................................................................... 12
1. Bidang Layanan Pribadi ................................................................... 13
2. Bidang Layanan Sosial .................................................................... 13
3. Bidang Layanan Belajar ................................................................... 14
4. Bidang Layanan Karir ....................................................................... 14
H. Rencana Operasional (Action Plan) ..................................................... 15
I. Pengembangan Tema/Topik ............................................................... 16
J. Rencana Evaluasi, Pelaporan dan Tindak Lanjut ................................ 19
K. Rencana Anggaran dan Biaya ............................................................. 21
L. Program Semester BK........................................................................... 22
1. Program Semester Ganjil 2025 - 2026 ............................................. 24
2. Program Semester Genap 2025 - 2026 ........................................... 28
LAMPIRAN

4
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
PROGRAM LAYANAN
BIMBINGAN DAN KONSELING SMPN 1 TANGSE
TAHUN AJARAN 2025 - 2026

A. RASIONAL

Pendidikan nasional Indonesia bertujuan untuk mengembangkan potensi


peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta
menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Dalam konteks
ini, bimbingan dan konseling (BK) merupakan bagian integral dari proses
pendidikan yang memfasilitasi perkembangan peserta didik secara menyeluruh —
tidak hanya akademik, tetapi juga aspek pribadi, sosial, dan karier.
Secara filosofis, layanan BK berpijak pada pandangan humanistik, yang
memandang setiap individu sebagai pribadi yang unik, memiliki potensi untuk
berkembang, dan berhak mendapat dukungan dalam mengatasi permasalahan
hidup serta mencapai kehidupan yang bermakna. BK juga bersandar pada prinsip
pendidikan inklusif dan berkeadilan, yang menempatkan setiap peserta didik
sebagai subjek aktif dalam proses pendidikan.
Program layanan BK disusun berdasarkan pendekatan perkembangan
(developmental approach) yang menekankan pada pembentukan karakter,
pemberdayaan potensi, dan pengembangan kemandirian peserta didik sesuai
tahap perkembangannya. Mengacu pada teori perkembangan Erik Erikson, masa
remaja (usia SMP) berada pada tahap identity vs. role confusion, yaitu fase
penting dalam pembentukan jati diri. Oleh karena itu, peserta didik membutuhkan
dukungan untuk mengenal diri, memahami nilai, mengambil keputusan, serta
mengembangkan relasi sosial yang sehat.
Selain itu, teori behavioristik, kognitif, dan konstruktivistik digunakan dalam
merancang strategi layanan, seperti modifikasi perilaku untuk perubahan sikap,
peningkatan keterampilan belajar melalui strategi kognitif, serta pemecahan
masalah secara aktif melalui konseling kelompok dan individual.
Program ini juga merujuk pada Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014,
yang menegaskan bahwa layanan BK meliputi empat bidang utama: pribadi,

5
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
sosial, belajar, dan karier, yang dilaksanakan melalui layanan dasar, responsif,
perencanaan individual, dan dukungan sistem.
Berdasarkan asesmen kebutuhan yang dilakukan melalui angket,
wawancara dengan siswa, guru, dan orang tua, serta observasi lapangan,
diperoleh beberapa temuan utama: (1) Banyak siswa mengalami kebingungan
identitas diri dan kurang percaya diri, (2) Masalah dalam pengelolaan emosi dan
kontrol diri cukup tinggi, terutama saat menghadapi tekanan akademik atau konflik
social, (3) Ditemukan adanya kesulitan dalam membangun relasi sosial yang
sehat, termasuk munculnya perilaku bullying, isolasi sosial, dan konflik
antarsiswa, (4) Kurangnya keterampilan komunikasi asertif dan empati, (5)
Sebagian besar siswa mengalami kesulitan mengatur waktu belajar, fokus belajar
rendah, serta motivasi belajar yang menurun, terutama pada masa pasca
pandemic, (6) Terjadi kesenjangan pencapaian akademik antar siswa, (7) Siswa
belum banyak mengetahui minat dan bakatnya secara jelas, dan (8) Perencanaan
masa depan, termasuk pilihan sekolah lanjutan dan karier, belum menjadi
perhatian utama siswa kelas IX.
Melihat dinamika dan kompleksitas permasalahan peserta didik di SMPN 1
Sutera, layanan BK sangat diperlukan untuk memberikan pendampingan
sistematis, profesional, dan berkelanjutan. Layanan ini harus berbasis pada
kebutuhan nyata peserta didik dan disesuaikan dengan tahap perkembangannya,
sehingga mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab,
dan mampu membuat keputusan yang tepat dalam hidupnya.
Dengan demikian, penyusunan program layanan BK ini merupakan bentuk
tanggung jawab moral, profesional, dan pedagogis dalam mewujudkan sistem
pendidikan yang berpihak pada pengembangan holistik peserta didik,
sebagaimana diamanatkan dalam filosofi pendidikan nasional dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.

B. LANDASAN HUKUM

1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem


Pendidikan Nasional.

6
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun
2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan.
3. Peraturan Pemerintah republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.
4. Peraturan bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan
Kepegawaian Negara Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor 14 tahun 2010 tentang
Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 27 Tahun
2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor.
6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 111 Tahun 2014
tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Menengah.
7. Panduan Operasional Penyelenggaran Bimbingan dan Konseling SMP tahun
2016 oleh Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

C. VISI DAN MISI

1. Visi
Mewujudkan layanan bimbingan dan konseling yang profesional, humanistik,
dan partisipatif dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik secara
optimal di bidang pribadi, sosial, belajar, dan karier.

2. Misi
a. Menyelenggarakan layanan BK yang berpusat pada peserta didik, dengan
memperhatikan karakteristik perkembangan, kebutuhan, dan
permasalahan yang mereka hadapi.
b. Mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh melalui kegiatan
layanan dasar, layanan responsif, perencanaan individual, dan dukungan
sistem.
c. Menumbuhkan nilai-nilai kemandirian, tanggung jawab, dan integritas pada
peserta didik sebagai bekal dalam menghadapi tantangan kehidupan di
masa depan.
d. Menjalin kemitraan strategis dengan orang tua, guru, tenaga kependidikan,
dan pihak eksternal lainnya dalam mendukung pencapaian tujuan layanan
BK.

7
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
e. Meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan melalui asesmen
kebutuhan, evaluasi program, dan pengembangan profesional konselor.

D. DESKRIPSI KEBUTUHAN

Peserta didik tingkat SMP umumnya berada pada rentang usia 12–15
tahun, yang secara psikologis berada dalam fase remaja awal. Pada fase ini,
mereka mengalami perubahan signifikan secara fisik, kognitif, emosional, dan
sosial. Perubahan-perubahan ini sering kali menimbulkan kebingungan, tekanan
batin, dan konflik dalam penyesuaian diri. Oleh karena itu, peserta didik
membutuhkan layanan bimbingan yang tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga
preventif dan pengembangan.

Hasil pengumpulan data melalui angket, wawancara, observasi, dan konsultasi


dengan wali kelas serta orang tua, menunjukkan kebutuhan peserta didik pada
keempat bidang layanan BK sebagai berikut:

1. Bidang Pribadi
a. Banyak siswa mengalami kesulitan dalam mengelola emosi, seperti mudah
tersinggung, marah, atau cemas.
b. Ditemukan rendahnya kepercayaan diri dan kesadaran diri (self-awareness).
c. Masih ada siswa yang mengalami permasalahan dalam penerimaan diri
karena latar belakang sosial, ekonomi, atau kondisi fisik tertentu.

2. Bidang Sosial
a. Terjadi kasus konflik antarteman, baik verbal maupun fisik dalam dunia nyata
maupun melalui media sosial.
b. Sebagian siswa belum memiliki keterampilan komunikasi sosial yang baik,
seperti kerja sama tim, empati, dan penyelesaian konflik.
c. Muncul gejala perundungan (bullying) yang memerlukan intervensi BK.

3. Bidang Belajar
a. Banyak siswa mengalami kesulitan dalam mengatur waktu dan konsentrasi
belajar.

8
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
b. Masih kurangnya motivasi dan disiplin belajar, khususnya pada siswa
dengan prestasi akademik rendah.
c. Terdapat kebutuhan akan pembiasaan strategi belajar yang efektif dan
reflektif.

4. Bidang Karier
a. Mayoritas siswa belum memiliki pemahaman tentang minat, bakat, dan
pilihan pendidikan lanjutan.
b. Minimnya informasi tentang dunia kerja, jurusan, dan profesi masa depan.
c. Kurangnya kepercayaan diri dalam merencanakan masa depan dan
membuat keputusan yang tepat.

Berdasarkan kebutuhan-kebutuhan tersebut, program layanan BK di SMP perlu:


1. Disusun berdasarkan pendekatan berbasis kebutuhan nyata (needs-based
approach).
2. Menggunakan strategi aktif, partisipatif, dan menyenangkan sesuai dengan
gaya belajar dan karakter siswa usia remaja.
3. Menyediakan peta layanan yang terstruktur dan berkesinambungan untuk
mengakomodasi semua bidang perkembangan siswa.
4. Melibatkan seluruh ekosistem sekolah, termasuk wali kelas, orang tua, dan
mitra eksternal.

E. RUMUSAN TUJUAN

1. Tujuan Umum
Menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling yang sistematis,
menyeluruh, dan berkesinambungan guna membantu peserta didik mencapai
perkembangan optimal di bidang pribadi, sosial, belajar, dan karier sesuai
dengan tahap perkembangan dan potensi masing-masing.

2. Tujuan Khusus
Program layanan BK di tingkat SMP bertujuan untuk:

9
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
a. Bidang Pribadi
1) Membantu peserta didik dalam mengenali dan memahami dirinya secara
utuh.
2) Mendorong peserta didik membentuk sikap positif terhadap diri sendiri
dan orang lain.
3) Membantu peserta didik mengembangkan kemampuan dalam mengelola
emosi dan stres.
b. Bidang Sosial
1) Membina keterampilan sosial peserta didik agar mampu menjalin
hubungan yang sehat dan harmonis.
2) Membantu peserta didik dalam menyelesaikan konflik secara positif dan
non-kekerasan.
3) Menumbuhkan sikap toleransi, kerja sama, dan empati dalam kehidupan
sehari-hari.
c. Bidang Belajar
1) Membantu peserta didik memahami potensi akademik yang dimiliki.
2) Mengembangkan keterampilan belajar yang efektif, seperti manajemen
waktu, konsentrasi, dan motivasi.
3) Mendorong peserta didik membentuk sikap tanggung jawab terhadap
proses dan hasil belajar.
d. Bidang Karier
1) Membantu peserta didik mengenali minat, bakat, dan kecenderungan
karier.
2) Memberikan informasi dan wawasan tentang dunia kerja, jenjang
pendidikan, dan profesi.
3) Membantu peserta didik menyusun rencana karier dan pendidikan secara
realistis dan bertahap.

F. KOMPONEN PROGRAM

Program bimbingan dan konseling di SMP terdiri atas empat komponen


utama, yaitu: Layanan Dasar, Layanan Responsif, Layanan Perencanaan
Individual, dan Dukungan Sistem. Masing-masing memiliki fungsi dan pendekatan

10
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
yang saling melengkapi untuk menunjang perkembangan peserta didik secara
menyeluruh.

1. Layanan Dasar
Layanan yang diberikan kepada seluruh peserta didik secara klasikal atau
kelompok, bersifat preventif dan pengembangan.
Tujuan:
a. Mengembangkan potensi diri siswa.
b. Mencegah munculnya masalah perkembangan.
c. Mendorong terbentuknya perilaku positif.
Bentuk Kegiatan:
a. Bimbingan kelas besar, bimbingan klasikal, bimbingan kelompok (misalnya:
mengenal diri, membentuk kebiasaan belajar, etika pergaulan).
b. Bimbingan melalui pemanfaatan media seperti poster, brosur, dan media
sosial sekolah.

2. Layanan Responsif
Layanan yang diberikan kepada peserta didik yang mengalami masalah atau
membutuhkan bantuan segera.
Tujuan:
a. Membantu siswa menyelesaikan masalah pribadi, sosial, belajar, atau
karier.
b. Menangani kasus-kasus seperti bullying, kekerasan, tekanan akademik,
atau kecemasan.
Bentuk Kegiatan:
a. Konseling individual.
b. Konseling kelompok.
c. Alih tangan kasus (psikolog, lembaga layanan sosial, puskesmas).

3. Layanan Perencanaan Individual


Layanan yang membantu siswa merencanakan dan mengelola masa
depannya, termasuk bidang akademik dan karier.
Tujuan:

11
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
a. Membantu siswa menetapkan tujuan pendidikan dan karier.
b. Mengarahkan siswa dalam membuat keputusan yang relevan dengan
masa depan.

Bentuk Kegiatan:
a. Pemetaan minat dan bakat.
b. Pengisian angket peminatan.
c. Penyusunan portofolio pribadi dan rencana pendidikan.

4. Dukungan Sistem
Layanan yang mendukung keberlangsungan dan efektivitas seluruh program
BK melalui kerja sama dan pengembangan sistem.
Tujuan:
a. Mengoptimalkan peran lingkungan dalam mendukung perkembangan
peserta didik.
b. Menyediakan perangkat pendukung layanan BK.
Bentuk Kegiatan:
a. Rapat koordinasi dengan wali kelas, guru, dan orang tua.
b. Workshop peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan.
c. Pengembangan media bimbingan, seperti leaflet, jurnal, atau konten digital.

Keterkaitan keempat komponen program bimbingan dan konseling di atas


dapat digambarkan sebagai berikut.

Layanan
Komponen Program BK LayananLayanan
Responsif
Dasar
Perencanaan
Pengembangan
Dukungan Peserta
Individu Konsultasi, Kolaborasi, dan
Sistem
Profesional, Didik
Kegiatan Manajemen

12
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
G. BIDANG LAYANAN
Program BK di SMP berorientasi pada empat bidang pengembangan
utama, yaitu: Pribadi, Sosial, Belajar, dan Karier. Keempat bidang ini merupakan
fokus utama layanan yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan
perkembangan peserta didik usia remaja.

1. Bidang Layanan Pribadi


Suatu proses pemberian bantuan dari konselor atau guru bimbingan dan
konseling kepada peserta didik/konseli untuk memahami, menerima,
mengarahkan, mengambil keputusan, dan merealisasikan keputusannya
secara bertanggung jawab tentang perkembangan aspek pribadinya, sehingga
dapat mencapai perkembangan pribadinya secara optimal dan mencapai
kebahagiaan, kesejahteraan dan keselamatan dalam kehidupannya.
Tujuan:
Membantu peserta didik memahami, menerima, dan mengembangkan dirinya
secara sehat dan positif.
Ruang Lingkup:
a. Pemahaman tentang keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa
b. Pengenalan jati diri dan penerimaan diri.
c. Pengelolaan emosi dan stres.
d. Pembentukan karakter dan nilai-nilai moral.
e. Pengembangan kepercayaan diri dan ketangguhan pribadi.
Bentuk Kegiatan:
a. Layanan dasar: bimbingan klasikal tentang pengenalan diri.
b. Layanan responsif: konseling individual untuk mengelola stres.

2. Bidang Layanan Sosial


Suatu proses pemberian bantuan dari konselor kepada peserta didik/konseli
untuk memahami lingkungannya dan dapat melakukan interaksi sosial secara
positif, terampil berinteraksi sosial, mampu mengatasi masalah-masalah sosial
yang dialaminya, mampu menyesuaikan diri dan memiliki keserasian

13
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
hubungan dengan lingkungan sosialnya sehingga mencapai kebahagiaan dan
kebermaknaan dalam kehidupannya.
Tujuan:
Membantu peserta didik mengembangkan keterampilan sosial, empati, dan
tanggung jawab dalam interaksi sosial.

Ruang Lingkup:
a. Keterampilan berkomunikasi efektif.
b. Etika bergaul di lingkungan sekolah dan masyarakat.
c. Penyelesaian konflik secara damai (secara langsung atau via media
social).
d. Pencegahan dan penanganan bullying.
Bentuk Kegiatan:
a. Bimbingan klasikal: komunikasi asertif, etika pergaulan dan kerja sama tim.
b. Konseling kelompok untuk siswa dengan masalah pergaulan.

3. Bidang Layanan Belajar


Proses pemberian bantuan konselor atau guru bimbingan dan konseling
kepada peserta didik/ konseli dalam mengenali potensi diri untuk belajar,
memiliki sikap dan keterampilan belajar, terampil merencanakan pendidikan,
memiliki kesiapan menghadapi ujian, memiliki kebiasaan belajar teratur dan
mencapai hasil belajar secara optimal sehingga dapat mencapai kesuksesan,
kesejahteraan, dan kebahagiaan dalam kehidupannya.
Tujuan:
Membantu peserta didik mengembangkan sikap, keterampilan, dan kebiasaan
belajar yang positif dan efektif.
Ruang Lingkup:
a. Strategi dan teknik belajar yang efisien.
b. Pengelolaan waktu dan jadwal belajar.
c. Peningkatan motivasi dan disiplin belajar.
d. Penanganan hambatan belajar.
Bentuk Kegiatan:
a. Bimbingan klasikal teknik belajar efektif dan motivasi belajar.

14
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
b. Bimbingan kelompok manajemen waktu sehari-hari.
c. Konseling belajar bagi siswa dengan prestasi menurun.

4. Bidang Layanan Karier


Proses pemberian bantuan konselor atau guru bimbingan dan konseling
kepada peserta didik/ konseli untuk mengalami pertumbuhan, perkembangan,
eksplorasi, aspirasi dan pengambilan keputusan karir sepanjang rentang
hidupnya secara rasional dan realistis berdasar informasi potensi diri dan
kesempatan yang tersedia di lingkungan hidupnya sehingga mencapai
kesuksesan dalam kehidupannya.
Tujuan:
Membantu peserta didik mengenali minat dan bakatnya, serta merencanakan
masa depan pendidikan dan kariernya.
Ruang Lingkup:
a. Pengenalan dunia kerja dan jenis profesi.
b. Pemetaan minat, bakat, dan kecenderungan karier.
c. Informasi pendidikan lanjutan.
d. Pengambilan keputusan karier.
Bentuk Kegiatan:
a. Pengisian inventori minat.
b. Kunjungan karier ke sekolah kejuruan atau dunia usaha/industr

H. RENCANA OPERASIONAL (ACTION PLAN)

Komponen Bidang
Bulan Bentuk Kegiatan Sasaran
Program Layanan
Juli 2025 Layanan Dasar Pribadi & Orientasi layanan BK, Siswa kelas
Sosial pengenalan diri dan VII
lingkungan sekolah

Agustus Layanan Dasar Belajar Strategi belajar efektif, Seluruh


2025 manajemen waktu siswa

September Layanan Pribadi & Konseling individual: Siswa


2025 Responsif Sosial penanganan masalah bermasalah
pribadi/social

Oktober Layanan Dasar + Karier Inventori minat & bakat, Kelas VIII &
2025 Karier

15
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
pengenalan profesi IX

November Layanan Karier Perencanaan pendidikan Kelas IX


2025 Perencanaan lanjutan
Individu

Desember Dukungan Sistem Semua Evaluasi tengah tahun, Guru/Wali


2025 Bidang refleksi perkembangan, Kelas
koordinasi guru BK

Januari Layanan Dasar Pribadi & Resolusi tahun baru: Seluruh


2026 Belajar membentuk karakter dan siswa
motivasi baru

Februari Layanan Sosial Konseling kelompok: Siswa terpilih


2026 Responsif hubungan sosial, anti
bullying
Maret 2026 Layanan Belajar & Konsultasi rencana Kelas IX
Perencanaan Karier UN/PPDB dan penguatan
Individu mental belajar

April 2026 Dukungan Sistem Semua Home visit siswa yang Siswa
Bidang berisiko/tidak hadir tanpa tertentu
alasan jelas

Mei 2026 Layanan Belajar Layanan menjelang ujian Seluruh


Responsif akhir, manajemen stres ujian siswa

Juni 2026 Evaluasi & Semua Evaluasi program BK dan Semua pihak
Refleksi Bidang pelaporan hasil layanan

Keterangan:
1. Jadwal ini fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kalender akademik sekolah,
kondisi khusus (seperti kegiatan besar sekolah), serta hasil evaluasi tiap semester.
2. Setiap kegiatan dapat dilengkapi dengan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL)
secara terpisah.

I. PENGEMBANGAN TEMA/TOPIK

1. Bidang Pribadi
Topik/Tema:
a. Memahami pentingnya keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa
Tujuan: Memahami konsep iman untuk numbuhkan keimanan kepada
Tuahn Yang Maha Esa.

16
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
Kegiatan: Diskusi kelompok, membaca kitab suci Al-Qur’an, dan beribadah
tepat waktu.
b. Mengenal Diri Sendiri
Tujuan: Meningkatkan kesadaran diri peserta didik tentang kekuatan dan
kelemahan mereka.
Kegiatan: Diskusi kelompok, tes kepribadian, dan pengisian angket minat.
c. Pengelolaan Emosi dan Stres
Tujuan: Mengajarkan keterampilan untuk mengenali dan mengelola emosi
dengan cara yang sehat.
Kegiatan: Simulasi cara mengatasi emosi berlebihan (misalnya, kemarahan
atau kecemasan).
d. Membangun Kepercayaan Diri
Tujuan: Meningkatkan rasa percaya diri peserta didik dalam menghadapi
tantangan akademik dan sosial.
Kegiatan: Latihan berbicara di depan umum, permainan kelompok, dan
sesi berbagi pengalaman.
e. Penerimaan Diri dan Cinta Diri
Tujuan: Mendorong peserta didik untuk menerima kekurangan dan
kelebihan mereka.
Kegiatan: Aktivitas menulis jurnal, bimbingan kelompok, dan refleksi diri.

2. Bidang Sosial
Topik/Tema:
a. Komunikasi Asertif
Tujuan: Mengajarkan cara berkomunikasi dengan jelas dan menghargai
perasaan orang lain.
Kegiatan: Role-playing, latihan komunikasi, dan simulasi penyelesaian
konflik.
b. Membangun Hubungan Sosial yang Positif
Tujuan: Membantu siswa menjalin hubungan yang sehat dengan teman-
teman, guru, dan lingkungan sekolah.
Kegiatan: Workshop kelompok, diskusi, dan kegiatan ice-breaking.
c. Penyelesaian Konflik Tanpa Kekerasan

17
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
Tujuan: Meningkatkan keterampilan peserta didik dalam menyelesaikan
konflik secara damai dan dengan dialog.
Kegiatan: Sesi konseling kelompok, studi kasus, dan role-play
penyelesaian masalah.
d. Pencegahan Bullying dan Membangun Empati
Tujuan: Mencegah terjadinya perundungan (bullying) dan menumbuhkan
rasa empati kepada sesama.
Kegiatan: Diskusi kelas, simulasi situasi bullying, dan kampanye anti-
bullying.

3. Bidang Belajar
Topik/Tema:
a. Strategi Belajar yang Efektif
Tujuan: Memberikan teknik belajar yang efisien, seperti metode
pencatatan, mind mapping, dan manajemen waktu.
Kegiatan: Workshop dan presentasi teknik belajar yang efektif.
b. Mengatasi Stres Belajar
Tujuan: Membantu siswa mengelola stres akademik dengan cara-cara
yang sehat.
Kegiatan: Latihan relaksasi, meditasi, dan penyusunan jadwal belajar yang
terorganisir.
c. Motivasi Belajar dan Menetapkan Tujuan
Tujuan: Meningkatkan motivasi belajar dan membantu peserta didik dalam
menetapkan tujuan jangka pendek dan panjang.
Kegiatan: Penetapan tujuan pribadi, pembuatan rencana belajar, dan sesi
berbagi cerita inspiratif.
d. Keterampilan Manajemen Waktu
Tujuan: Meningkatkan kemampuan siswa dalam mengelola waktu belajar
dan waktu luang.
Kegiatan: Pengisian jadwal waktu, tips mengatur waktu secara efektif, dan
latihan perencanaan.

18
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
4. Bidang Karier
Topik/Tema:
a. Mengenal Minat dan Bakat
Tujuan: Membantu siswa mengenali potensi minat dan bakat yang dimiliki.
Kegiatan: Tes minat dan bakat, diskusi tentang pilihan karier, dan refleksi
pribadi.
b. Pendidikan Lanjutan dan Pilihan Karier
Tujuan: Memberikan informasi tentang jalur pendidikan dan karier setelah
SMP.
Kegiatan: Penyuluhan tentang berbagai jenis pendidikan lanjutan (SMK,
SMA, pendidikan vokasi), dan kunjungan ke lembaga pendidikan.
c. Penyusunan Rencana Karir
Tujuan: Membantu siswa merencanakan langkah-langkah karier sesuai
dengan minat, bakat, dan kemampuan mereka.
Kegiatan: Workshop penyusunan rencana karier, pembuatan portofolio,
dan sesi konsultasi individu.
d. Menjaga Motivasi dan Fokus pada Tujuan Karier
Tujuan: Meningkatkan tekad dan semangat siswa untuk terus mengejar
tujuan pendidikan dan karier mereka.
Kegiatan: Diskusi tentang inspirasi karier, sesi motivasi, dan perencanaan
jangka panjang.

J. RENCANA EVALUASI, PELAPORAN, DAN TINDAK LANJUT

1. Evaluasi Program
Evaluasi program bertujuan untuk mengukur sejauh mana layanan bimbingan
dan konseling dapat memenuhi tujuan yang telah ditetapkan. Evaluasi ini
dilakukan secara berkelanjutan melalui asesmen formatif dan asesmen
sumatif.
a. Evaluasi Formatife
1) Pengamatan Kegiatan: Melakukan observasi langsung terhadap
kegiatan bimbingan dan konseling yang berlangsung, baik dalam bentuk
layanan dasar, responsif, maupun perencanaan individu.

19
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
2) Feedback dari Peserta Didik: Melibatkan peserta didik dalam
memberikan umpan balik mengenai efektivitas kegiatan melalui
kuesioner atau diskusi kelompok.
3) Wawancara dengan Guru dan Wali Kelas: Mendapatkan masukan
tentang perubahan perilaku peserta didik yang terlibat dalam layanan
BK.
4) Refleksi Konselor: Konselor melakukan refleksi diri terkait penerapan
teknik dan metode yang digunakan dalam bimbingan.
b. Evaluasi Sumatif
1) Tes Pribadi dan Sosial: Menggunakan tes atau angket untuk mengukur
perubahan sikap, keterampilan sosial, dan hasil belajar siswa setelah
menerima layanan.
2) Analisis Perkembangan Karier: Evaluasi hasil dari layanan pemetaan
minat dan bakat, serta kesiapan siswa dalam merencanakan masa
depan pendidikan dan karier.

2. Pelaporan
Pelaporan dilakukan secara terstruktur dan transparan untuk memastikan
keberlanjutan program dan keterlibatan semua pihak terkait (guru, orang tua,
kepala sekolah).
a. Laporan Bulanan
1) Laporan Kegiatan BK: Menginformasikan secara detail tentang kegiatan
yang telah dilakukan selama satu bulan, termasuk jenis layanan, jumlah
peserta, serta hasil yang dicapai.
2) Evaluasi Singkat: Menyertakan analisis awal mengenai dampak layanan
terhadap peserta didik, serta rekomendasi tindak lanjut.
b. Laporan Semester
1) Laporan Program: Mencakup rekapitulasi kegiatan layanan BK untuk
satu semester, serta pencapaian tujuan dari setiap bidang layanan
(pribadi, sosial, belajar, karier).
2) Hasil Evaluasi: Termasuk hasil observasi dan wawancara, serta
penilaian terhadap dampak layanan terhadap perkembangan peserta
didik.

20
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
c. Laporan Tahunan
1) RekapitulasiKegiatan Tahunan: Merangkum semua kegiatan BK yang
dilaksanakan dalam satu tahun ajaran.
2) RekomendasiProgram Tahun Depan: Berdasarkan evaluasi dan
masukan dari peserta didik, guru, serta orang tua, laporan ini
menyarankan pengembangan atau perubahan untuk program BK di
tahun ajaran berikutnya.

3. Tindak Lanjut
Tindak lanjut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dan pelaporan, dengan
tujuan untuk meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling, serta
mendukung perkembangan peserta didik secara lebih efektif.
a. Perbaikan dan Pengembangan Program
1) Perbaikan Metode Layanan: Jika ditemukan kekurangan dalam
pendekatan layanan, seperti ketidakberhasilan dalam menyampaikan
materi atau kurangnya partisipasi siswa, maka metode akan
disesuaikan.
2) Peningkatan Kapasitas Konselor: Program pelatihan dan workshop
untuk konselor, guna memperbarui pengetahuan dan keterampilan
mereka dalam memberikan layanan BK yang lebih efektif.
b. Peningkatan Kerja Sama dengan Orang Tua dan Pihak Lain
1) Workshop Orang Tua: Menyelenggarakan pertemuan dengan orang tua
untuk memberikan informasi tentang perkembangan anak dan cara
mendukung layanan BK di rumah.
2) Kolaborasi dengan Pihak Eksternal: Menjalin kerja sama dengan
lembaga pendidikan lain, psikolog, dan konsultan karier untuk
memberikan perspektif lebih luas kepada siswa dalam merencanakan
masa depan mereka.
c. Penyesuaian Program dengan Kebutuhan Siswa
1) Refleksi Berdasarkan Data Evaluasi: Menggunakan data evaluasi untuk
menyesuaikan materi dan pendekatan layanan dengan kebutuhan dan
perkembangan siswa yang terus berubah.

21
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
2) Rencana Tindak Lanjut Individu: Menyusun program tindak lanjut bagi
siswa yang membutuhkan perhatian khusus, misalnya siswa yang
mengalami kesulitan belajar atau masalah sosial yang lebih serius.

K. ANGGARAN BIAYA

Biaya operasional dan akomodasi untuk memenuhi kebutuhan dasar dalam


pelaksanaan program BK selama setahun ajaran adalah sebagai berikut.

Uraian Jumlah Satuan Total Biaya (Rp)


Pengadaan Alat Tulis dan Perlengkapan 500.000 per semester 1.000.000
Pengadaan Buku/Brosur Konseling 1.000.000 per tahun 1.000.000
Biaya Pembuatan Media (leaflet, brosur, 1.000.000 per tahun 1.000.000
dll)
Pengadaan Poster/Papan Pengumuman 300.000 per tahun 300.000
Biaya Pelatihan dan Workshop Konselor 2.000.000 per tahun 2.000.000
Biaya Pengumpulan Data dan Evaluasi 500.000 per semester 1.000.000
Biaya Penyusunan Laporan Semester & 1.000.000 per tahun 1.000.000
Tahunan
Biaya Tak Terduga 1.000.000 per tahun 1.000.000
Total Biaya 8.300.000

Pembiayaan program layanan bimbingan dan konseling dapat berasal dari:


1. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS): Digunakan untuk membiayai
operasional dasar program BK.
2. Dana Sumber Daya Lainnya: Seperti sponsor, partisipasi orang tua siswa, atau
dana komite sekolah.
3. Dana Pengembangan Sekolah: Mengalokasikan sebagian dana untuk
mendukung pengembangan layanan BK.

Dengan anggaran ini, program layanan bimbingan dan konseling dapat


dilaksanakan dengan optimal dan mencakup berbagai aspek yang mendukung
perkembangan peserta didik. Jika ada tambahan atau penyesuaian terkait
anggaran, bisa menyesuaikan sesuai situasi dan kondisi sekolah.

22
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
L. PROGRAM SEMESTER BK

Setelah membuat rencana kegiatan yang akan dilakukan selama satu


tahun, kemudian mendistribusikan komponen layanan dan strategi kegiatan dalam
porgam semesteran dalam bentuk yang lebih rinci. Terdapat beberapa komponen
dalam program semeseteran, yaitu :
1. Bulan dan komponen program
2. Layanan Dasar
Berisi tentang strategi layanan dan topik/tema layanan dalam komponen
layanan dasar, seperti bimbingan klasikal dengan tema yang sudah dibuat
dalam rencana kegiatan
3. Layanan Peminatan dan Perencanaan Individual
Berisi tentang strategi layanan dan topik/tema dalam komponen layanan
perencanaan individual misalnya bimbingan klasikal dengan tema memilih
sekolah / studi lanjutan ke jenjang yang lebih tinggi
4. Layanan Responsif
Berisi strategi layanan dan topik/tema (bila ada) dalam komponen layanan
responsif, misalnya : konseling kelompok dengan tema/topik “3 Kata Penting
dalam Pergaulan”
5. Dukungan sistem
Berisis tentang strategi kegiatan dalam dukungan sistem seperti
pengembangan jejaring, kegiatan manajemen dan PKB

Berikut program semesteran dalam bentuk yang lebih rinci, baik semester
ganjil maupun semester genap:

23
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
24
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
1. PROGRAM SEMESTER GANJIL TAHUN 2025-2026
Bidang
No Jenis Kegiatan/Layanan Bimbingan Fungsi BK Tujuan Sasaran Waktu
P S B K
A. PERSIAPAN
Pembagian tugas guru
Tercapainya efektivitas layanan bimbingan dan
1 bimbingan dan Juli 2025
konseling
konseling/konselor
2 Assesmen kebutuhan Terungkapnya kebutuhan peserta didik/konseli Juli 2025
(Angket Masalah Siswa)
Menyusun program Layanan bimbingan dan konseling lebih terarah dan Juli 2025
3
bimbingan dan konseling tetap sasaran

4 Konsultasi program Mendapat dukungan dari Kepala dan Komite Juli 2025
bimbingan dan konseling Sekolah
Pengadaan sarana / Terpenuhinya kebutuhan sarana yang menunjang Juli 2025
5
prasarana BK keberhasilan layanan BK

B. LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING


1. LAYANAN DASAR
a. Bimbingan Klasikal
Peserta didik/konseli mampu meumbuhkan
Menumbuhkan Ketakwaan Kls VII,
Pemahaman ketakwaan dan keimanan kepada Tuhan Yang Juli 2025
pada Remaja VIII, IX
Maha Esa

Peserta didik/konseli mampu memahami jenis-jenis Kls VII, Agustus


Mengelola Emosi Pemahaman
emosi dan mengelolanya dengan baik VIII, IX 2025

Peserta didik/konseli mampu memahami konsep


Remaja Berkarakter Kls VII, Agustus
Pemahaman remaja berkarakter tangguh sebagai langkah
Tangguh VIII, IX 2025
membangun karakternya secara positif

25
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
Peserta didik/konseli mampu memahami teknik-
Kls VII, September
Kemampuan Asertif Pemahaman teknik dasar kemampuan asertif dan dapat
VIII, IX 2025
menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari
Pemahaman
Bullying Peserta didik/konseli mampu memahami perilaku Kls VII, September
dan
bullying dan dampaknya VIII, IX 2025
Pencegahan
Pemahaman Peserta didik/konseli mampu memahami cara-cara
Mengatasi Stres dalam Kls VII, Oktober
dan efektif untuk mengatasi stres yang sering dialami
Belajar VIII, IX 2025
Pencegahan selama proses belajar

Peserta didik/konseli mampu memahami strategi


Kls VII, Oktober
Sukses Belajar di Era Digital Pemahaman yang tepat untuk belajar secara efektif dengan
VIII, IX 2025
menggunakan teknologi digital

Peserta didik/konseli mampu memahami potensi


Kls VII, November
Mengenal Potensi Diri Pemahaman yang ada dalam dirinya dan memanfaatkannya
VIII, IX 2025
secara maksimal

Peserta didik/konseli mampu memahami dan


Kls VII, November
Memahami Bakat dan Minat Pemahaman mengenali bakat dan minat yang dimilikinya untuk
VIII, IX 2025
dikembangkan secara efektif
b. Bimbingan Kelompok
Peserta didik/konseli dapat menjadi individu yang
Kls VII, Agustus
Membangun Rasa Empati Pemahaman memiliki kesadaran empati terhadap penderitaan
VIII, IX 2025
orang lain di sekitarnya

Mengatur jadwal kegiatan Peserta didik/konseli mampu mengatur jadwal Kls VII, September
Pemahaman
sehari-hari kegiatan sehari-hari secara efektif dan efisien VIII, IX 2025

c. Papan Bimbingan
Pemahaman
Tips dan Trik Sukses dalam Peserta didik/konseli memperoleh informasi melalui Kls VII, Juli – Des
dan
Pengembangan diri media tulis VIII, IX 2025
pengembangan

26
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
Peserta didik/konseli memperoleh informasi yang Kls VII, Juli – Des
d. Pengemb. Media BK Pemahaman
bermanfaat bagi dirinya VIII, IX 2025

Peserta didik/konseli memperoleh informasi melalui Kls VII, Juli – Des


e. Leafleat Pemahaman
media cetak VIII, IX 2025

2. LAYANAN RESPONSIF

Terbantunya peserta didik dalam mengatasi Kls VII, Juli – Des


1. Konseling Individual Pengentasan
hambatan/memecahkan masalah yang dialaminya VIII, IX 2025

Terbantunya memecahkan masalah peserta didik Kls VII, Juli – Des


2. Konseling Kelompok Pengentasan
melalui kelompok VIII, IX 2025
Pemahaman
Terbantunya memberikan informasi yang Kls VII, Juli – Des
3. Konsultasi dan
dibutuhkan oleh peserta didik VIII, IX 2025
pengentasan
Diperolehnya kesepakatan bersama mengenai Kls VII, Juli – Des
4. Konferensi Kasus Pengentasan
masalah peserta didik VIII, IX 2025

Terentaskannya masalah konseli yang terkait


Kls VII, Juli – Des
5. Advokasi Pengentasan dengan pihak lain agar hak-hak konseli tetap
VIII, IX 2025
terlindungi

Terselenggaranya layanan Bimbingan dan Kls VII, Juli – Des


6. Konseling elektronik Pengentasan
Konseling yang lebih efektif VIII, IX 2025

Pemahaman
Tertampungnya masalah peserta didik/konseli yang Kls VII, Juli – Des
7. Kotak masalah dan
introvert VIII, IX 2025
pengentasan
Pemahaman Terentaskannya masalah konseli yang terkait
3. PEMINATAN DAN PERENC. INVIDIVUAL dan dengan pemilihan kegiatan ekstrakurikuler dan
pengentasan rencana karir masa depan

4. DUKUNGAN SISTEM

27
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
a. Melaksanakan dan
Kls VII, Juli – Des
menindaklanjuti Pengumpulan data dan kebutuhan peserta didik
VIII, IX 2025
assesmen

Mengetahui langsung kondisi peserta didik di Kls VII, Juli – Des


b. Kunjungan rumah
lingkungan rumah VIII, IX 2025

c. Menyusun dan
Pertanggungjawaban kinerja kepada kepala Kepala Juli – Des
melaporkan program
sekolah Sekolah 2025
bimbingan dan konseling

Penilaian ketercapaian program layanan bimbingan Kls VII, Juli – Des


d. Membuat evaluasi
dan konseling VIII, IX 2025

e. Melaksanakan
Juli – Des
administrasi bimbingan Bukti fisik pelaksanaan bimbingan dan konseling Guru BK
2025
dan konsleing

f. Pengembangan Juli – Des


Pengembangan diri / profesi Guru BK
keprofesian konselor 2025

Mengetahui, Tangse, 14 Juli 2025


Kepala Sekolah Guru Bimbingan dan Konseling

Junaidi, [Link] Assyura Aulia ZF, [Link].


NIP. 19681231 199502 1 002 NIP. 19941013 201903 2 012

2. PROGRAM SEMESTER GENAP TAHUN 2025-2026

28
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
Bidang
No Jenis Kegiatan/Layanan Bimbingan Fungsi BK Tujuan Sasaran Waktu
P S B K

29
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
A. PERSIAPAN
Pembagian tugas guru
Tercapainya efektivitas layanan bimbingan dan
1 bimbingan dan Januari 2026
konseling
konseling/konselor
Konsultasi program Tercapainya keberhasilan layanan bimbingan dan
2 Januari 2026
bimbingan dan konseling konseling

Pengadaan sarana / Terpenuhinya kebutuhan sarana yang menunjang


3 Januari 2026
prasarana BK keberhasilan layanan BK

B. LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

1. LAYANAN DASAR

a. Bimbingan Klasikal

Peserta didik/konseli mampu memahami kiat-kiat Kls VII, VIII,


Kepercayaan Diri Pemahaman Januari 2026
dalam membangun kepercayaan diri IX

Peserta didik/konseli mampu memahami konsep Kls VII, VIII,


Penerimaan dan Cinta Diri Pemahaman Januari 2026
menerima dan mencintai diri sendiri secara positif IX

Peserta didik/konseli dapat memahami etika dan


Kls VII, VIII,
Etika Pergaulan Pemahaman norma-norma dalam menjalin persahabatan Januari 2026
IX
(pergaulan)
Pemahaman
dan Peserta didik/konseli dapat memahami konsep Kls VII, VIII, Februari
Problem Solving
Pengembanga problem solving IX 2026
n

Peserta didik/konseli mampu memahami cara Kls VII, VIII, Februari


Komunikasi Efektif Pemahaman
berkomunikasi secara efektif IX 2026

30
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
Peserta didik/konseli dapat memahami konsep dan Kls VII, VIII, Februari
Motivasi Belajar Pemahaman
meningkatkan motivasi belajarnya dengan baik IX 2026

Peserta didik/konseli dapat memahami dampak Kls VII, VIII,


Dampak Media Sosial Pemahaman Maret 2026
positif dan negatif bermain media sosial IX

Peserta didik/konseli memiliki pemahaman tentang


Cita-Citaku cita-cita yang direncanakannya dan strategi dalam Kls VII, VIII, Maret 2026
Pemahaman
mewujudkan cita-citanya IX

Peserta didik/konseli dapat merencanakan studi


lanjut secara matang sesuai dengan potensi yang Kls VII, VIII,
Studi Lanjutan Pemahaman April 2026
dimilikinya IX

b. Bimbingan Kelompok
Pemahaman
dan Peserta didik/konseli dapat memahami teknik Kls VII, VIII,
Tips memahami pelajaran April 2026
Pengembanga memahami pelajaran IX
n
Pemahaman
Memanfaatkan berbagai dan Peserta didik/konseli dapat memanfaatkan berbagai Kls VII, VIII,
Mei 2026
sumber belajar Pengembanga sumber belajar dalam kegiatan belajarnya IX
n

c. Papan Bimbingan
Pemahaman
Tips dan Trik Sukses dalam Peserta didik/konseli memperoleh informasi melalui Kls VII, VIII, Jan-Jun
dan
Pengembangan diri media tulis IX 2026
pengembangan
Peserta didik/konseli memperoleh informasi yang Kls VII, VIII, Jan-Jun
d. Pengemb. Media BK Pemahaman
bermanfaat bagi dirinya IX 2026
Peserta didik/konseli memperoleh informasi melalui Kls VII, VIII, Jan-Jun
e. Leafleat Pemahaman
media cetak IX 2026
2. LAYANAN RESPONSIF

31
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
Terbantunya peserta didik dalam mengatasi Kls VII, VIII, Jan-Jun
1. Konseling Individual Pengentasan
hambatan/memecahkan masalah yang dialaminya IX 2026

Terbantunya memecahkan masalah peserta didik Kls VII, VIII, Jan-Jun


2. Konseling Kelompok Pengentasan
melalui kelompok IX 2026
Pemahaman
Terbantunya memberikan informasi yang dibutuhkan Kls VII, VIII, Jan-Jun
3. Konsultasi dan
oleh peserta didik IX 2026
pengentasan
Diperolehnya kesepakatan bersama mengenai Kls VII, VIII, Jan-Jun
4. Konferensi Kasus Pengentasan
masalah peserta didik IX 2026

Terentaskannya masalah konseli yang terkait


Kls VII, VIII, Jan-Jun
5. Advokasi Pengentasan dengan pihak lain agar hak-hak konseli tetap
IX 2026
terlindungi

Terselenggaranya layanan Bimbingan dan Konseling Kls VII, VIII, Jan-Jun


6. Konseling elektronik Pengentasan
yang lebih efektif IX 2026

Tertampungnya masalah peserta didik/konseli yang Kls VII, VIII, Jan-Jun


7. Kotak masalah Pengentasan
introvert IX 2026

3. PEMINATAN DAN PERENCANAAN INVIDIVUAL

4. DUKUNGAN SISTEM
a. Melaksanakan dan
Kls VII, VIII, Jan-Jun
menindaklanjuti Pengumpulan data dan kebutuhan peserta didik
IX 2026
assesmen
Mengetahui langsung kondisi peserta didik di Kls VII, VIII, Jan-Jun
b. Kunjungan rumah
lingkungan rumah IX 2026

32
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026
c. Menyusun dan
Kepala Jan-Jun
melaporkan program Pertanggungjawaban kinerja kepada kepala sekolah
Sekolah 2026
bimbingan dan konseling

Penilaian ketercapaian program layanan bimbingan Kls VII, VIII, Jan-Jun


d. Membuat evaluasi
dan konseling IX 2026

e. Melaksanakan
Jan-Jun
administrasi bimbingan Bukti fisik pelaksanaan bimbingan dan konseling Guru BK
2026
dan konsleing

f. Pengembangan Jan-Jun
Pengembangan diri / profesi Guru BK
keprofesian konselor 2026

Mengetahui, Tangse, 14 Juli 2025


Kepala Sekolah Guru Bimbingan dan Konseling

Junaidi, [Link] Assyura Aulia ZF, [Link].


NIP. 19681231 199502 1 002 NIP. 19941013 201903 2 012

33
Program Layanan Bimbingan dan
Konseling
Tahun Ajaran 2025 - 2026

Anda mungkin juga menyukai