0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan19 halaman

Rencana Pembelajaran Matematika Kelas 1

Dokumen ini merupakan rencana pembelajaran matematika untuk siswa kelas 1 di SD Negeri Bakungpringgodani, dengan fokus pada pengenalan bilangan 1-10 melalui pendekatan pembelajaran mendalam. Rencana ini mencakup identifikasi murid, tujuan pembelajaran, metode pengajaran, serta pengalaman belajar yang melibatkan permainan dan aktivitas multisensori. Selain itu, terdapat penilaian untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.

Diunggah oleh

ujangks
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan19 halaman

Rencana Pembelajaran Matematika Kelas 1

Dokumen ini merupakan rencana pembelajaran matematika untuk siswa kelas 1 di SD Negeri Bakungpringgodani, dengan fokus pada pengenalan bilangan 1-10 melalui pendekatan pembelajaran mendalam. Rencana ini mencakup identifikasi murid, tujuan pembelajaran, metode pengajaran, serta pengalaman belajar yang melibatkan permainan dan aktivitas multisensori. Selain itu, terdapat penilaian untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.

Diunggah oleh

ujangks
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PEMBELAJARAN DEEP LEARNING

(Pendekatan Pembelajaran
Mendalam)

Nama Sekolah : SD Negeri Bakungpringgodani


Nama Guru : ………………………, [Link]
Mata Pelajaran : Matematika
Fase/Kelas/Semester : A / I / Ganjil
Alokasi Waktu : 4 x Pertemuan
Materi : BAB 1 Ayo Membilang sampai dengan 10

I. Identifikasi
a. Murid
● Kesiapan Awal: Murid kelas 1 sebagian besar sudah mengenal angka 1–10 dari
lingkungan keluarga dan PAUD, namun kemampuan menghitung, membaca, dan menulis
bilangan hingga 10 masih perlu penguatan.
● Minat: Murid menyukai pembelajaran berbasis permainan dan lagu-lagu numerik.
● Latar Belakang: Mayoritas berasal dari lingkungan keluarga dengan literasi
matematika dasar rendah.
● Kebutuhan Belajar: Visualisasi bilangan, latihan konkret, pendekatan multisensori.
● Aspek lainnya: Perlu lingkungan yang menyenangkan, bimbingan sabar, serta penguatan
motorik halus (untuk menulis angka).
b. Materi Pelajaran
● Mengenal dan menyebut bilangan 1 sampai 10
● Menulis angka 1 sampai 10
● Menghitung jumlah benda sampai dengan 10
c. Dimensi Profil lulusan
1. Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
2. Kreativitas
3. Kemandirian
II. Design Pembelajaran
a. Capaian Pembelajaran (CP Matematika Fase A – CP Tahun 2025)
Murid dapat mengenal dan menggunakan bilangan cacah sampai dengan 10, membandingkan,
mengurutkan, dan mengelompokkan benda-benda berdasarkan jumlahnya.
b. Lintas Disiplin Ilmu
● Bahasa Indonesia: Membaca angka dan simbol bilangan
● PAI: Mengenal bilangan dalam kegiatan ibadah seperti jumlah rakaat sholat
● Seni Musik: Lagu berhitung
c. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, Murid dapat:
1. Menyebutkan bilangan 1 sampai 10 secara urut
2. Menghitung benda konkret sampai 10
3. Membaca dan menulis angka 1 sampai 10 dengan tepat dan rapi
d. Topik Pembelajaran
“Serunya Membilang Angka 1 sampai 10!”
e. Praktik Pedagogis
● Metode: Bermain sambil belajar, demonstrasi, tanya jawab, praktik langsung
● Model: Pembelajaran Tematik Integratif dan Student-Centered Learning
● Strategi: Visual-audio-kinestetik, game edukatif, dan diskusi mini
f. Kemitraan Pembelajaran
● Orang Tua/Wali Murid: Mendampingi anak berlatih di rumah
● Guru PAI dan Seni Musik: Kolaborasi lagu berhitung dan contoh bilangan dalam
kegiatan ibadah
● Pustakawan: Menyediakan buku cerita berhitung
g. Lingkungan Pembelajaran
● Fisik: Ruang kelas dihias dengan angka, poster, dan alat peraga
● Virtual: Video berhitung dari YouTube atau aplikasi belajar digital
● Budaya Belajar: Budaya “Berani Coba dan Tak Takut Salah”, serta “Ayo Hitung
Bersama!”
h. Pemanfaatan Digital
● Menggunakan video animasi berhitung
● Permainan interaktif menghitung dari aplikasi edukatif
● Penggunaan PowerPoint atau Slide interaktif
III. Pengalaman Belajar
Pertemuan 1
Topik A: Menghitung, Membaca, dan Menulis Bilangan (1–10)
Langkah-langkah Pembelajaran
(Berbasis mindful, meaningful, dan joyful)
a. Kegiatan Awal (10 menit) – Berkesan dan Bermakna
1. Kegiatan pembelajaran diawali dengan ucapan salam dari guru;
2. Guru meminta seorang Murid untuk memimpin doa
3. Guru mengajak siswa menyanyikan salah satu lagu wajib Nasional
4. Guru Memeriksa kehadiran peserta didik;
5. Guru melakukan apersepsi dengan memberikan gambaran kegiatan sehari-hari yang
dikaitkandengan materi
6. Menyampaikan tujuan pembelajaran, garis besar materi, dan kegiatan pembelajaran yang
akan dilakukan peserta didik
7. Guru menyanyikan lagu “Satu Satu Aku Sayang Ibu”
8. Ice breaking berhitung sambil gerak (“lompat angka” di lantai berangka)
9. Apersepsi: Menghubungkan angka dengan kehidupan sehari-hari (jumlah jari, piring,
boneka)
b. Kegiatan Inti (Memahami, Mengaplikasikan, dan Merefleksi)
Durasi: ±50 menit
1. Memahami (20 menit)
● Mengamati dan mendengar cerita angka
1) Guru menunjukkan gambar cerita "Kelinci dan Wortel" di mana kelinci
menemukan 1, 2, 3, 4, dan 5 wortel.

2) Siswa diminta menghitung jumlah wortel pada gambar bersama-sama.


3) Guru menuliskan angka 1–5 di papan satu per satu, dan siswa mengucapkannya
bersama-sama.
● Mengenal bentuk angka
Guru menunjukkan kartu angka (flashcard) dan kartu gambar (benda sebanyak
4)
angka tersebut).
5) Siswa mencocokkan kartu angka dengan kartu benda yang sesuai.
2. Mengaplikasikan (20 menit)
● Latihan motorik halus dan visual angka
6) Siswa menelusuri angka 1–5 di kertas huruf putus-putus dengan pensil warna.
7) Aktivitas “Pasang Angka” (anak mencari pasangan antara angka dengan jumlah
benda konkret di meja: kancing, batu, stik es krim, dll).
● Permainan berpasangan
Bermain “Tebak Angka di Tangan”: Guru sembunyikan sejumlah jari dan siswa
8)
menebak dan menulis angkanya di papan mini.
3. Refleksi (10 menit)
● Diskusi sederhana
9) Guru bertanya:
“Hari ini kita sudah belajar angka 1 sampai 5. Angka mana yang paling kamu sukai?
Kenapa?”
10) Siswa menjawab secara bergiliran atau menunjukkan angka favorit dengan
flashcard.
● Menempel stiker angka favorit di papan refleksi kelas.
c. Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
Durasi: ±10 menit
1. Menyimpulkan pembelajaran
● Guru dan siswa mengulang kembali angka 1 sampai 5 bersama-sama sambil
menunjukkan jari.
● Guru memberikan pujian positif: “Wah, kalian hebat! Sekarang sudah bisa membaca
dan menulis angka sampai 5!”
2. Doa penutup dan perenungan singkat
● Anak diajak menutup mata sejenak sambil mengingat kembali kegiatan belajar hari ini.
● Guru memandu:
“Apa yang membuatmu senang hari ini?”
“Apa yang ingin kamu coba lagi di rumah?”
3. Informasi kegiatan lanjutan di rumah
Guru memberi tugas ringan: menghitung dan menulis jumlah benda di rumah (misalnya: jumlah
sendok, mainan, atau boneka).

Pertemuan 2
Topik B: Membandingkan Banyak Benda
Langkah-Langkah Pembelajaran
a. Kegiatan Awal (Berkesan dan Bermakna)
Durasi: ±10 menit
1. Sapaan dan lagu pembuka
● Guru menyambut siswa dengan hangat.
● Bernyanyi bersama lagu “Lihat Kebunku” yang dihubungkan dengan kegiatan
menghitung dan membandingkan jumlah bunga.
2. Aktivitas kesadaran (mindful moment)
● Siswa diajak duduk tenang, menarik napas, dan memfokuskan perhatian pada hal-hal
yang akan dilihat dan dibandingkan hari ini.
● Guru berkata:
“Hari ini kita akan belajar memperhatikan benda dengan teliti dan membandingkannya.
Kita akan jadi detektif jumlah!”
3. Membangun keterkaitan (meaningful)
● Guru bertanya:
“Di rumah, mana yang lebih banyak: sendok atau garpu?” “Pernahkah kamu berebut
mainan karena jumlahnya tidak sama?”
b. Kegiatan Inti (Memahami, Mengaplikasikan dan Merefleksi)
Durasi: ±50 menit
1. Memahami (20 menit)
● Demonstrasi menggunakan benda konkret

⮚ Guru menampilkan dua kelompok benda nyata (misalnya: 3 apel vs 5 apel).

⮚ Guru bertanya:
“Kelompok mana yang lebih banyak? Kelompok mana yang lebih sedikit?”
⮚ Siswa menjawab secara lisan dan menunjuk.

● Membandingkan melalui gambar

⮚ Guru membagikan gambar dua kelompok benda (contoh: 4 ikan dan 2 ikan).

⮚ Siswa diminta mewarnai dan memberi tanda “lebih banyak” atau “lebih sedikit”.
2. Mengaplikasikan (20 menit)
● Permainan "Siapa Lebih Banyak?"

⮚ Siswa dibagi menjadi kelompok kecil, masing- masing mengambil sejumlah benda
dari keranjang secara acak.
⮚ Setiap kelompok membandingkan hasilnya dan menyatakan dengan kalimat,
misalnya:
“Kelompok kami memiliki lebih banyak stik dari kelompok B.”
● Aktivitas Menempel Gambar

⮚ Siswa menempelkan gambar benda di papan flanel, lalu membandingkan jumlahnya.

⮚ Guru membimbing dengan kalimat :


“Jumlah bola lebih banyak dari boneka.”
“Jumlah pensil sama banyak dengan penghapus.”

3. Refleksi (10 menit)


● Diskusi sederhana

⮚ Guru bertanya kepada beberapa siswa:


“Tadi kamu membandingkan benda apa?”
“Apa yang kamu pelajari dari kegiatan membandingkan jumlah benda?”
● Membuat pernyataan refleksi

⮚ Siswa menulis atau menggambar satu pasang benda yang jumlahnya tidak sama dan
menulis kalimat sederhana, misalnya:
“Aku punya lebih banyak kancing daripada teman.”
c. Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
Durasi: ±10 menit
1. Penguatan konsep secara lisan
● Guru bersama siswa menyebutkan kembali kata-kata penting hari ini: “Lebih banyak”,
“lebih sedikit”, “sama banyak”.
● Guru menunjukkan beberapa benda dan siswa menjawab dengan tepat.
2. Doa dan refleksi perasaan
● Anak menutup mata sejenak dan merefleksikan perasaan hari ini.
● Guru bertanya:
“Siapa yang merasa senang belajar membandingkan?”
“Apa yang ingin kamu bandingkan di rumah nanti?”
3. Tugas rumah ringan (pilihan)
Siswa diminta membandingkan jumlah sandal dengan sepatu di rumah, dan menceritakan
hasilnya keesokan harinya.

Pertemuan 3
Topik C: Menghitung Maju dan Mundur (1–10)
Langkah-Langkah Pembelajaran
a. Kegiatan Awal (Berkesan dan Bermakna)
Durasi: ±10 menit
1. Sambutan hangat dan pengenalan tujuan belajar
● Guru menyapa siswa dengan semangat:
“Hari ini kita akan bermain angka naik dan angka turun! Yuk kita mulai dengan
gembira!”
2. Aktivitas kesadaran (mindful moment)
● Anak diajak berdiri, menarik napas dalam-dalam sambil menggerakkan tangan ke atas
(maju) dan ke bawah (mundur).
● Guru memandu dengan nada tenang:
“Bayangkan kita sedang menaiki tangga angka ke atas… dan sekarang kita menuruni
tangga angka ke bawah…”
3. Mengaitkan dengan pengalaman sehari-hari (meaningful)
● Guru bertanya:
“Pernahkah kamu menghitung saat bermain petak umpet?” “Apa yang kamu ucapkan
saat ingin roket meluncur?”
b. Kegiatan Inti (Memahami, Mengaplikasikan dan Merefleksi)
Durasi: ±50 menit
1. Memahami (20 menit)
● Demonstrasi menghitung maju dan mundur

⮚ Guru menggunakan garis bilangan lantai (angka 1–10 ditempel di lantai).

⮚ Guru melompat di atas angka satu per satu sambil mengajak siswa menghitung:
“Satu… dua… tiga…” hingga sepuluh (maju), dan kemudian sebaliknya
(mundur).
● Menonton video pendek “Hitung Maju dan Mundur”

⮚ Video animasi roket mundur: “10, 9, 8,..., 1, 0 — meluncur!”

⮚ Video kartun anak tangga naik dengan angka 1 sampai 10.


2. Mengaplikasikan (20 menit)
● Permainan "Tangga Angka"

⮚ Siswa dibagi berpasangan. Satu anak menyusun balok angka dari 1–10 (naik), lalu
dari 10–1 (turun).
⮚ Temannya menyebutkan angka saat menyusun.

● Bermain "Lompat Angka"

⮚ Di halaman atau kelas, guru meletakkan angka 1–10.

⮚ Siswa melompat maju dari angka 1 sampai 10 dan mundur kembali sambil
menyebutkan angkanya keras-keras.
● Menata kartu angka

⮚ Guru membagikan kartu angka acak, lalu siswa diminta menyusun urut naik dan
urut turun.
3. Refleksi (10 menit)
● Refleksi secara lisan

⮚ Guru bertanya:
“Apa yang kamu rasakan saat menghitung mundur tadi?” “Lebih mudah
menghitung maju atau mundur?”
● Aktivitas ekspresif

⮚ Siswa menggambar roket dengan angka mundur dari 10 ke 1 atau menggambar


tangga dengan angka naik dari 1 ke 10.
c. Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
Durasi: ±10 menit
1. Penguatan konsep dan pengulangan bersama
● Guru dan siswa berdiri membentuk lingkaran kecil dan bersama-sama menghitung:

⮚ Maju: “1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10!”

⮚ Mundur: “10, 9, 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, 1!”


2. Doa dan renungan ringan
● Siswa diajak menutup mata sejenak dan mengingat aktivitas mana yang paling
menyenangkan hari ini.
● Guru bertanya:
“Siapa yang merasa senang menghitung dengan teman?”
“Apa yang ingin kamu hitung di rumah?”

III. Asesmen Pembelajaran


a. Asesmen Awal
● Tanya jawab: “Siapa tahu angka 1 sampai 10?”
● Mengamati kemampuan menyebut angka dan menulis secara spontan
b. Asesmen Proses
● Observasi aktivitas menghitung benda dan menulis angka
● Checklist keterampilan dengan rubrik
c. Asesmen Akhir
LKPD Siswa:
1. Menyebut angka dari 1–10
2. Menghitung jumlah gambar
3. Menulis angka sesuai gambar benda
Penilaian Sikap: Keaktifan, kerja sama, kemandirian

IV. Refleksi Pembelajaran


1. Refleksi Guru
Apa yang berjalan dengan baik?
● Murid sangat antusias mengikuti kegiatan berhitung melalui lagu dan permainan.
● Media konkret seperti balok angka dan kartu bilangan sangat membantu siswa memahami
jumlah.
● Lingkungan kelas yang dihias angka membuat suasana belajar lebih menyenangkan.
Apa yang menjadi tantangan?
● Beberapa siswa masih kesulitan menulis angka dengan benar dan rapi.
● Konsentrasi siswa cepat teralihkan saat pembelajaran melebihi 30 menit.
Apa yang perlu diperbaiki?
● Memberikan latihan motorik halus secara rutin sebelum menulis angka.
● Menyisipkan aktivitas gerak ringan atau istirahat singkat di tengah sesi belajar.
● Menyiapkan media digital sederhana seperti video interaktif untuk lebih menarik perhatian.
2. Refleksi Murid (Bisa diisi melalui tanya jawab lisan sederhana)
Contoh pertanyaan reflektif:
● Apa bagian yang paling kamu suka hari ini?
● Angka mana yang menurutmu paling mudah dan paling sulit?
● Apa yang ingin kamu pelajari lagi tentang angka?
Ringkasan Jawaban Siswa (contoh temuan):
● Sebagian besar siswa senang dengan lagu berhitung dan permainan menebak angka. Angka
8 dan 9 dianggap paling sulit karena bentuk tulisannya agak membingungkan.
● Mereka ingin belajar angka lebih besar dari 10 di pertemuan berikutnya.
3. Rencana Tindak Lanjut
● Menyusun latihan menulis angka yang berjenjang dari mudah ke sulit.
● Menggunakan pendekatan multisensori secara konsisten (suara, gambar, gerakan).
● Melibatkan orang tua dalam pemantauan latihan berhitung di rumah.
● Menyediakan “pojok angka” di kelas untuk latihan mandiri dan bermain angka.

V. Pengayaan dan Remedial


Kegiatan Remedial
Tujuan: Membantu siswa yang belum tuntas menyebut, menghitung, dan menulis angka 1–10.
Kegiatan:
● Menyanyikan lagu angka
● Menghitung benda konkret (kancing, stik es krim)
● Menulis angka dengan pendampingan
● Permainan “Tangkap Angka” dan puzzle angka
Penilaian:
● Lisan (menyebut angka),
● Praktik (menghitung benda),
● Tulisan (menulis angka dengan rapi)
Kegiatan Pengayaan
Tujuan: Mengembangkan kemampuan siswa yang sudah tuntas agar lebih kreatif dan kritis.
Kegiatan:
● Menyusun angka 1–10
● Bermain “Domino Angka” dan “Tebak Lebih Besar”
● Cerita berhitung sederhana
Penilaian:
● Tugas cerita angka
● Permainan logika
● Proyek angka sederhana

A. LAMPIRAN
Lembar Kerja :
(Terlampir)

Rubrik Penilaian
Rubrik Penilaian Sikap, Pengetahuan, dan Keterampilan
Skor Akhir & Kriteria

Daftar Pustaka:
Kemendikbudristek. (2022). Capaian Pembelajaran SD/MI Fase A Kurikulum Merdeka. Jakarta:
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemendikbudristek. (2021). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta:
Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS, dan DIKMEN.
Sutarto, H. (2018). Strategi Pembelajaran Matematika di Kelas Awal. Bandung: Remaja
Rosdakarya.
Suparno, P. (2019). Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Press.
Majid, A. (2017). Perencanaan Pembelajaran: Mengembangkan Standar Kompetensi Guru.
Bandung: Remaja Rosdakarya.
Kemendikbudristek. (2022). Buku Guru Matematika Kelas I Sekolah Dasar (Kurikulum Merdeka).
Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang dan Perbukuan.
Kemendikbudristek. (2022). Buku Siswa Matematika Kelas I Sekolah Dasar (Kurikulum Merdeka).
Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang dan Perbukuan.

Mengetahui, Balongbendo, 14 Juli 2025


Kepala Sekolah Guru Kelas

....................,[Link]. ...................................,[Link]
NIP......................... NIP..............................
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NAMA :

KELAS :
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NAMA :

KELAS :
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NAMA :

KELAS :
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NAMA :

KELAS :
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NAMA :

KELAS :
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NAMA :

KELAS :
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NAMA :

KELAS :

Anda mungkin juga menyukai