RABIES
[Link] :
SO 000/SOP/[Link]/I/2025
P No. Revisi : 00
Tanggal Terbit : 6 Januari 2025
Halaman : 1/3
UPTD [Link] Kade Pariasih
Puskesmas NIP.19790314 200604
Pupuan II 2 008
Kabupaten
Tabanan
1. Pengertian Rabies merupakan Infeksi virus rabies yang menjalar ke otak
melalui saraf perifer.
2. Tujuan Sebagai acuan bagi petugas untuk melakukan pelayanan luka
gigitan hewan penular rabies.
3. Kebijakan 1. SK Kepala Puskesmas Pupuan II Nomor :
001/SK/[Link]/I/2025 Tentang Pelaksanaan Integrasi
Layanan Primer Pada UPTD Puskesmas Pupuan II Tahun
2025.
2. SK Kepala Puskesmas Pupuan II Nomor :
007/SK/[Link]/I/2025 Tentang Jenis Pelayanan
Kesehatan di UPTD Puskesmas Pupuan II.
3. Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Pupuan II Nomor
:053/SK/[Link]/III/2025 tentang Panduan Praktik Klinis
Kegawatdaruratan
4. Referensi 1. Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 19
Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan
Masyarakat.
2. Panduan Keterampilan Klinis Kegawatdaruratan.
3. Buku Saku Tata LaksanaGigitan Hewan Penular Rabies
(GHPR), Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Tahun
2023.
5. Persiapan Persiapan alat:
1. Alat pemeriksaan fisik
2. Cairan antiseptik (alkohol)
3. Kasa steril
[Link]- 1. Petugas melakukan anamnesis.
langkah 2. Petugas melakukan pemeriksaan fisik.
Prosedur 3. Petugas melakukan perawatan luka.
4. Petugas Mengidentifikasi Luka sesuai Kategori ( Kategori 1,
kategori 2 dan Kategori 3.)
5. Bila masuk Kategori 1 dan 2 Hewan Masih Hidup dan
berpemilik maka di lakukan observasi terhadap hewan yang
mengigit Selama 14 hari.
6. Bila masuk kategori 1 dan 2 hewan liar atau hilang serta
kategori 3 maka di rujuk ke Rabies Center Untuk Pemberian
Var.
7. Petugas memberikan KIE Bila dalam masa observasi Hewan
meninggal atau hilang segera melapor ke petugas
puskesmas untuk di berikan Var.
8. Petugas Memberikan KIE tentang menjaga Kebersihan Luka,
kontrol luka secara rutin dan aturan minum obat.
9. Mendokumentasikan hasil kegiatan pada register GHPR dan
pelaporan ke Puskeswa dan Dinas Kesehatan.
[Link] Alir
[Link]-hal yang 1. Petugas dilarang menerima dana atau melakukan Korupsi,
Perlu Kolusi, Nepotisme, pungutan liar, Penyuapan dan Gratifikasi
diperhatikan dalam setiap tahap proses
2. Petugas yang menerima dana atau melakukan Korupsi,
Kolusi, Nepotisme, pungutan liar, Penyuapan dan Gratifikasi
dalam setiap tahap proses akan dikenakan sanksi sesuai
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
[Link] Terkait Ruang Lintas Klaster ( Ruang Tindakan dan Gawat Darurat )
[Link] 1. Sistem informasi Puskesmas (e-Pus)
Terkait 2. Aplikasi Pcare
3. Formulir GHPR
[Link] N Halaman Yang Perubahan Diberlakukan
Historis o Diubah Tanggal