0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan6 halaman

Peluang Bisnis dari Pekarangan Rumah

Dokumen ini membahas pemanfaatan pekarangan rumah oleh kelompok wirausaha muda Mina Surya di Jeblog, Klaten, untuk menciptakan peluang bisnis keluarga melalui obyek wisata private pool dan budidaya perikanan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan ketahanan pangan keluarga serta merangsang semangat kewirausahaan di masyarakat. Program pemberdayaan ini juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan pengembangan keterampilan untuk mengoptimalkan potensi lokal.

Diunggah oleh

Fina Rohmatul Ummah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan6 halaman

Peluang Bisnis dari Pekarangan Rumah

Dokumen ini membahas pemanfaatan pekarangan rumah oleh kelompok wirausaha muda Mina Surya di Jeblog, Klaten, untuk menciptakan peluang bisnis keluarga melalui obyek wisata private pool dan budidaya perikanan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan ketahanan pangan keluarga serta merangsang semangat kewirausahaan di masyarakat. Program pemberdayaan ini juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan pengembangan keterampilan untuk mengoptimalkan potensi lokal.

Diunggah oleh

Fina Rohmatul Ummah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BHINNEKA (JPMB)

Volume 1, No. 2, Tahun 2022


e-ISSN : 2963- 3753

Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Rumah Sebagai Peluang


Bisnis Keluarga

Anggit Dyah Kusumastuti


Universitas Sahid Surakarta, Indonesia

Corresponding Author
Nama Penulis: Anggit Dyah Kusumastuti
E-mail: [Link]@[Link]

Abstrak
Pemanfaatan pekarangan rumah merupakan langkah awal untuk merangsang tumbuhnya semangat
swadaya dan partisipasi masyarakat. Mina Surya merupakan salah satu kelompok wirausaha muda yang
berjiwa entrepreneur merubah mindset dengan mengoptimalkan potensi lokal yang ada di sekelilingnya
melalui pemanfaaan pekarangan rumah yang bisa dikembangkan menjadi komoditas yang bernilai jual.
Bentuk pemanfaatan yang dilakukan Mina Surya adalah obyek wisata private pool dan usaha budidaya
perikanan sebagai peluang bisnis keluarga yang dijalankan. Mina Surya merupakan wirausaha muda
Jeblog, Karanganom, Klaten memiliki seperangkat pengetahuan dan keterampilan (life skill) dalam
bidang perikanan sehingga mengembangkan potensi lokal dengan optimalisasi pemanfaatan lahan
pekarangan rumah menjadi obyek wisata private pool dan usaha budidaya perikanan sebagai peluang
bisnis keluarga.

Kata kunci : Mina Surya ; Entrepreneur ; pekarangan rumah

Abstract
Utilization of the yard is the first step to stimulate the growth of the spirit of self hap and community
participation. Mina Surya is one of a group of young entrepreneurs whohave the entrepreneurial spirit
to change their mindset by optimizing the local potential around them through the use of home yards
that can be developed into valueable commodities. The form of utilization carried out by Mina Surya is
a private pool tourism object and aquaculture business as a family run business opportunity. Mina Surya
is a young entrepreneur from Jeblog, Karanganom, Klaten who has a set of konwledge and skills (life
skills) in the field of fisheries so as to develop local potential by optimizing the use of home yard land
to become a private poll tourism object and aquaculture as a family business opportuniy.

Keywords : Mina Surya ; Entrepreneur ; home yard

PENDAHULUAN
Kondisi perekonomian masyarakat dapat dikategorikan cukup beragam untuk seluruh
masyarakat Indonesia. Ketidakmerataan ini menuntut masyarakat harus mampu memberdayakan diri
secara sosial maupun ekonomi tanpa menunggu kebijakan atau program dari Pemerintah. Menurut
Ginandjar, 1997 mendefiniskan pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat adalah penguatan pemilikan

Copyright © JPMB 2022 e-ISSN. 2963-3753 Hal | 60


Anggit Dyah Kusumastuti, Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Rumah Sebagai Peluang Bisnis
Keluarga

faktor-faktor produksi, penguatan penguasaan distribusi dan pemasaran, penguatan masyarakat untuk
mendapatkan gaji/upah/pendapatan yang memadai, dan penguatan masyarakat untuk memperoleh
informasi, pengetahuan dan keterampilan yang harus dilakukan secara multi aspek, baik dari aspek
masyarakat sendiri maupun aspek kebijakan.
Mina Surya merupakan salah satu wirausaha muda di desa Jeblog, Karanganom, Klaten yang
mempunyai bisnis di bidang perikanan dan obyek wisata private pool. Pekarangan rumah yang relatif
luas dan berpotensi untuk dapat dimanfaatkan menjadi sumber penghasilan tambahan keluarga. Hal
ini dapat diterapkan pada masyarakat dalam rangka untuk mendukung masyarakat yang kreatif,
mandiri dan maju secara finansial ekonomi rumah tangganya (Khomah dkk, 2016). Pemanfaatan
pekarangan rumah merupakan langkah awal untuk merangsang tumbuhnya semangat swadaya dan
partisipasi masyarakat. Pekarangan jika dikelola dengan baik bukan tidak mungkin akan dapat
menambah penghasilan keluarga. Menurut Pangerang (2013), usaha yang berkelanjutan akan
memberikan manfaat dan kemudahan bagi keluarga sendiri. Hal ini dikarenakan usaha pemanfaatan
lahan pekarangan dapat menunjang kebutuhan hidup selamanya. Dengan demikian peranan lahan
pekarangan secara tidak langsung mampu mempengaruhi ekonomi rumah tangga (Rahayu, dkk 2005).
Pemberdayaan masyarakat bertujuan meningkatkan pendapatan, dimulai dengan pemanfaatan potensi
lingkungan sekitar yang tersedia. Potensi sumber daya wilayah dapat dijadikan sarana untuk
meningkatkan kualitas kehidupan penduduk setempat. Sektor perikanan dapat dijadikan sebagai salah
satu alternatif usaha dalam memberdayakan masyarakat.
Pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan optimalisasi lahan pekarangan dengan
menciptakan usaha budidaya dalam skala rumah tangga. Program pemberdayaan masyarakat dalam
membangkitkan jiwa entrepreneur bertujuan untuk : 1) merubah sikap mental dan pola pikir (mindset)
dan jiwa entrepreneur, sehingga sadar akan adanya potensi di sekitar yang bisa dikembangkan menjadi
komoditas yang bernilai jual, 2) Merubah dan menciptakan pola kerja yang mengedepankan konsep
kerja keras dan kerja cerdas sehingga dapat meningkatkan produktivitas, 3) Menambah pengetahuan
dan mengasah keterampilan (life skill) untuk mengembangkan potensi lokal menjadi komoditas hasil
produksi yang bernilai jual.
Beberapa manfaat yang dihasilkan dalam pemanfaatan tanah pekarangan diantaranya adalah
: 1) Nilai konservasi, yaitu konservasi lingkungan, dimana tanah pekarangan dapat digunakan sebagai
daerah resapan air melalui pembuatan lubang resapan biopori, sehingga setiap rumah akan mampu
melakukan konservasi air. 2) Nilai ekonomi, yakni melalui peningkatan wirausaha sektor perikanan,
dimana pemanfaatan lahan pekarangan dengan pembuatan kolam untuk budidaya lele dan nila. Selain
itu menyediakan private pool sebagai sarana obyek wisata keluarga, sehingga akan mendatangkan
keuntungan ekonomi bagi pelaku wirausaha Mina Surya. 3) Nilai ketahanan pangan, melalui budidaya
lele dan nila akan menjamin ketahanan pangan keluarga.

METODE
A. Tahap Awal
Langkah awal dalam pelaksanaan kegiatan adalah observasi lapangan meliputi wawancara dengan
Bapak Budi selaku pemilik Mina Surya. Kegiatan wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi
secara detail berkaitan dengan potret riil dan kondisi sekitar rumah yang dapat dimanfaatkan
sebagai peluang bisnis keluarga. Melihat kondisi tersebut, kami merencanakan melakukan kegiatan
yang berhubungan dengan keadaan di sekitar rumah di desa Jeblog, Karanganom Klaten, kemudian
berdiskusi tentang pelaksanaan kegiatan. Kegiatan bertemakan “Optimalisasi Pemanfaatan
Pekarangan Rumah Sebagai Peluang Bisnis Keluarga”.

B. Tahap Pelaksanaan
Langkah selanjutnya kami melakukan sosialisasi dan pembinaan terkait bentuk strategi pemanfaatan
lahan pekarangan dengan potensi yang ada di sekitar rumah sehingga menghasilkan komoditas
bernilai jual untuk menambah penghasilan rumah tangga. Kegiatan sosialisasi dan pembinaan
dimaksudkan untuk membekali pelaku wirausaha agar memiliki pengetahuan dan keterampilan yang
cukup dalam memanfaatkan lahan pekarangan rumah menjadi tempat yang memiliki nilai jual.

Copyright © JPMB 2022 e-ISSN. 2963-3753 Hal | 61


Anggit Dyah Kusumastuti, Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Rumah Sebagai Peluang Bisnis
Keluarga

Kondisi riil lahan pekarangan rumah Bapak Budi cukup luas sehingga dapat dimanfaatkan sebagian
untuk private pool dan sektor perikanan budidaya lele dan nila.

HASIL DAN PEMBAHASAN


Dilatarbelakangi dari fenomena pandemi covid-19 yang melanda sehingga membatasi mobilitas
dan kebiasaaan masyarakat. Pemerintah menghimbau masyarakat untuk tetap tinggal dirumah dan
membatasi aktivitas diluar rumah. Himbauan tersebut berpengaruh terhadap pola pikir dan tindakan
inisiatif masyarakat dalam mengurangi tingkat kejenuhan yang melanda, sehingga sebagian
masyarakat mencari obyek wisata yang dirasa cukup aman dan menghindari kerumunan dengan
masyarakat sekitar. Kondisi tersebut menarik perhatian kelompok wirausaha muda Desa Jeblog, Klaten
salah satunya adalah Mina Surya. Mina Surya merupakan kelompok wirausaha muda yang berjiwa
entrepreneur merubah mindset dengan memanfaatkan situasi pandemi covid-19 yang berinisiatif
membangun peluang bisnis keluarga dengan mengoptimalkan potensi lokal yang ada di sekelilingnya
melalui pemanfaatan pekarangan rumah yang bisa dikembangkan menjadi komoditas yang bernilai
jual. Bentuk pemanfaatan yang dilakukan Mina Surya adalah obyek wisata private pool dan usaha
budidaya perikanan.
Obyek wisata private pool dimaksudkan untuk memenuhi keinginan sebagian masyarakat yang
ingin berwisata dengan keluarga namun meminimalisir tingkat interaksi dengan masyarakat sekitar
(orang lain). Peluang bisnis private pool dirasa cukup menjanjikan karena sebagian masyarakat sudah
mengenal Mina Surya dan melakukan reservasi untuk wisata keluarga. Selain bisnis private pool Mina
Surya juga melalukan pengembangan sektor perikanan dalam budidaya lele dan nila. Aktivitas usaha
budidaya lele dan nila dilakukan dengan mengoptimalkan lahan pekarangan yang bermanfaat bagi
peningkatan gizi keluarga dengan penyediaan konsumsi ikan mandiri, dan juga memberikan
pendapatan bagi keluarga.
Kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh tim pengabdian prodi Administrasi Bisnis Universitas
Sahid Surakarta diharapkan dapat memberikan pengetahuan tambahan terkait dengan sosialisasi dan
pembinaan dalam bentuk strategi pemanfaatan lahan pekarangan dengan potensi yang ada di sekitar
rumah sehingga menghasilkan komoditas bernilai jual untuk menambah penghasilan rumah tangga.
Berikut adalah susunan kegiatan yang dilakukan selama waktu kegiatan pengabdian kepada
masyarakat berlangsung :
1. Jumat tanggal 19 Februari 2021 dilaksanakan tahap awal dengan melakukan observasi
lapangan meliputi wawancara dengan Bapak Budi selaku pemilik Mina Surya.
2. Kamis tanggal 25 Februari 2021 dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan
judul “Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Rumah Sebagai Peluang Bisnis Keluarga” di
rumah Bapak Budi selaku pemilik Mina Surya, dengan urutan acara sebagai berikut :
a. Pembukaan kegiatan pengabdian (pukul 10.00 – 10.15 WIB)
b. Penyampaian materi sosialisasi strategi pemanfaatan lahan pekarangan dengan
memanfaatkan potensi yang ada di sekitar rumah sehingga menjadi tempat yang memiliki
nilai jual (pukul 10.15 WIB – 10.45 WIB).
c. Sesi diskusi dan tanya jawab dengan kelompok wirausaha muda Desa Jeblog, Karanganom,
Klaten yang hadir dalam kegiatan pengabdian (pukul 10.45 WIB – 11.30 WIB).
d. Penutup

Copyright © JPMB 2022 e-ISSN. 2963-3753 Hal | 62


Anggit Dyah Kusumastuti, Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Rumah Sebagai Peluang Bisnis
Keluarga

Gambar 1
Penyampaian materi “Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Rumah Sebagai Peluang Bisnis Keluarga”

Program pemberdayaan masyarakat dalam membangkitkan jiwa entrepreneur bertujuan untuk


: 1) merubah sikap mental dan pola pikir (mindset) dan jiwa entrepreneur, sehingga sadar akan adanya
potensi di sekitar yang bisa dikembangkan menjadi komoditas yang bernilai jual, 2) Merubah dan
menciptakan pola kerja yang mengedepankan konsep kerja keras dan kerja cerdas sehingga dapat
meningkatkan produktivitas, 3) Menambah pengetahuan dan mengasah keterampilan ( life skill) untuk
mengembangkan potensi lokal menjadi komoditas hasil produksi yang bernilai jual.

Gambar 2
Kontribusi Kegiatan Pengabdian Dengan Memberikan Tambahan Pengetahuan Mengenai Manfaat
Yang Dihasilkan dalam Pemanfaatan Tanah Pekarangan

Didukung dari lahan pekarangan rumah yang relatif luas dan berpotensi untuk dapat
dimanfaatkan menjadi sumber penghasilan tambahan keluarga sehingga mendorong masyarakat di
Desa Jeblog, Karanganom, Klaten dalam membentuk komunitas entrepreneur salah satunya adalah
Mina Surya. Mina Surya merupakan kelompok wirausaha muda yang berjiwa entrepreneur merubah
mindset dengan memanfaatkan situasi pandemi covid-19 yang berinisiatif membangun peluang bisnis
keluarga dengan mengoptimalkan potensi lokal yang ada di sekelilingnya melalui pemanfaatan
pekarangan rumah yang bisa dikembangkan menjadi komoditas yang bernilai jual. Bentuk pemanfaatan
yang dilakukan Mina Surya adalah obyek wisata private pool dan usaha budidaya perikanan.

Gambar 3
Bentuk Jiwa Entrepreneur Mina Surya Dalam Memanfaatkan Potensi Lokal

Copyright © JPMB 2022 e-ISSN. 2963-3753 Hal | 63


Anggit Dyah Kusumastuti, Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Rumah Sebagai Peluang Bisnis
Keluarga

Gambar 4
Private Pool

Gambar 5
Kolam ikan Nila

KESIMPULAN DAN SARAN


Kegiatan pengabdian ini terlaksana dengan baik dan lancar dengan memberikan sosialisasi dan
pembinaan terkait dengan bentuk strategi pemanfaatan lahan pekarangan dengan potensi yang ada di
sekitar rumah sehingga menghasilkan komoditas bernilai jual untuk menambah penghasilan rumah
tangga. Manfaat dari pelaksanaan kegiatan ini antara lain : (1) Pemahaman nilai konservasi, yaitu
konservasi lingkungan. 2) Nilai ekonomi, yakni melalui pemanfaatan lahan pekarangan dengan
pembuatan kolam untuk budidaya lele dan nila. Selain itu menyediakan private pool sebagai sarana
obyek wisata keluarga. 3) Nilai ketahanan pangan, melalui budidaya lele dan nila akan menjamin
ketahanan pangan keluarga.

Copyright © JPMB 2022 e-ISSN. 2963-3753 Hal | 64


Anggit Dyah Kusumastuti, Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Rumah Sebagai Peluang Bisnis
Keluarga

Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan diperlukan perubahan pola pikir
(mindset) dan menumbuhkan semangat entrepreneur dalam mengembangkan potensi lokal menjadi
komoditas hasil produksi yang bernilai jual. Selain itu membuka peluang kerjasama dengan pihak
pemerintah daerah maupun swasta, baik dalam akses permodalan maupun dalam pengembangan
usaha ekonomi produktif berbasis potensi lokal.

UCAPAN TERIMA KASIH


Terimakasih penulis sampaikan kepada Krua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Universitas Sahid Surakarta yang telah memberikan surat tugas dalam program sosialisasi ini.
Terimakasih kepada “Mina Surya” Wirausaha Muda Jeblog, Karanganom, Klaten yang telah
berpartisipasi dan berkontribusi dalam mendukung program pengabdian kepada masyarakat.
Terimakasih kepada Lembaga pengelola dan Publikasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB).

Daftar Pustaka
Khomah, [Link] U. F. (2016). Potensi dan Prospek Pemanfaatan Lahan Pekarangan Terhadap
Pendapatan Rumah Tangga. Fakultas Pertanian UNS Surakarta
Pangerang. (2013). Optimalisasi Pemanfaatan Lahan pekarangan. Diakses pada hari Kamis tanggal 27
Oktober 2022. [Link]
Rahayu M, dkk. (2005). Keanekaragaman Tanaman Pekarangan dan Pemanfaatannya di Desa
Lampeapi Pulau Wawoni Sulawesi Tenggara. Jurnal teknologi Lingkungan P3TL-BPPT 6 (2) :
362-364.

Copyright © JPMB 2022 e-ISSN. 2963-3753 Hal | 65

Anda mungkin juga menyukai