PROGRAM KERJA
URUSAN HUBUNGAN MASYARAKAT
(HUMAS)
SD ISLAM AN NAAFI’
Tahun Pelajaran 2022/2023
KATA PENGANTAR
Puji syukur hanyalah kepada Allah SWT. Yang senantiasa melimpahkan rahmat, taifiq hidayah-Nya kepada kita semua khususnya keluarga besar Sekolah
Dasar Islam An Naafi’ sehingga Program Kerja urusan Hubungan Masyarakat (Humas) ini dapat terwujud.
Program Kerja ini dibuat untuk dapat dijadikan pedoman penyelenggaraan pendidikan dalam proses hubungan yang sesuai dengan melalui musyawarah
Tenaga Edukatif, Administratif, dan Komite Sekolah.
Sesuai dengan definisi tugas dan tanggung jawab yang tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar
Pengelolaan Pendidikan. Pada bagian B tentang Pelaksanaan Rencana, pointer 9 berisi Kerja Budaya dan Lingkungan Sekolah dan pointer 10 berisi Peran serta
Masyarakat dan Kemitraan Sekolah.
Akhirnya ucapan terima kasih selayaknya disampaikan kepada semua pihak yang telah bekerja secara optimal dalam penyusunan Program Kerja ini.
Semoga Allah SWT tetap memberikan petunjuk agar mutu pendidikan di Sekolah Dasar Islam An Naafi’ ini semakin meningkat sehingga dapat memberikan
kontribusi bagi masyarakat dan bangsa melalui para out put dan out comes nya. Aamiin.
Jambi, 2023
Ketua Urusan Hubungan Masyarakat,
Kisna Ulan Nita, [Link]
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Dasar Pemikiran
Dengan semakin kompleksnya manajemen Sekolah yang selalu berkembang dan padatnya kegiatan kepemimpinan di sekolah, maka semakin banyak pula
masalah-masalah yang perlu penanganan, dan melibatkan warga sekolah, baik guru, orang tua, karyawan, siswa mapun pemerintah setempat sama-sama menyadari
perlunya terobosan-terobosan yang positif agar mampu meningkatkan nilai jual sekolah, meningkatnya kepercayaan masyarakat dan semakin kondusifnya kegiatan
belajar mengajar sehingga akan menghasilkan lulusan yang baik dan bisa menempati perguruan-perguruan ternama seperti yang diharapkan oleh masyarakat.
Keterlibatan seluruh warga sekolah Civitas keluarga besar Sekolah Dasar Islam An Naafi’ serta masyarakat yang peduli akan pendidikan, serta saling
mengisi diantara kelebihan dan kekurangan yang ada akan menjadikan kegiatan proses belajar mengajar akan berlangsung dengan baik dan efektif, masyarakat merasa
memiliki dan merasakan manfaat dengan adanya sekolah yang berada dilingkungannya.
Dalam hal ini wakil kepala sekolah sebagai perantara hubungan dengan masyarakat tidak mungkin dapat bekerja sendiri tanpa ada kerja sama dengan
berbagai pihak, Humas menjadi unsur penyambung komunikasi dengan berbagai pihak dan berbagai kegiatan informasi-infirmasi yang berhubungan dengan kinerja
guru, pembuatan perangkat guru, dengan orang tua siswa, dengan dinas instansi dan berbagai permasalahan yang dengan tepat bersama kepala sekolah dan unsur
pimpinan yang lain saling bekerja sama dalam menjalankan kepemimpinan disekolah.
Program Kerja Hubungan Masyarakat 1
Semua warga sekolah, warga masyarakat dan tokoh-tokoh pemerintah daerah setempat selalu bekerja sama untuk kemajuan pendidikan di daerah tersebut,
karena kita juga menyadari bahwa tidak semua peserta didik mampu untuk mencukupi kebutuhan sekolah sehari-hari, buku, alat tulis dan buku-buku paket lain untuk
belajar sehari-hari. Terobosan-terobosan baru, kerjasama dengan berbagai pihak dan menggali informasi-informasi untuk bea siswa, BKM maupun bantuan-bantuan
lain. Sehingga bagi yang kurang mampu dapat terus bisa bersekolah.
Bagaimanapun juga sekolah tidak bisa terlepas dari lingkungan masyarakat dimana sekolah tersebut berada, hubungan harus tetap dibina dengan baik,
kultur dan budaya masyarakat tidak boleh bersinggungan. Bantuan dan silaturahmi dengan warga setempat, harus terus dibina, sumbangan dan santunan bagi
masyarakat sekitar yang kurang mampu, adanya musibah, kematian dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya terus dibina sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh
sekolah.
Kerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat, RT, RW, Kepala Kelurahan sangat diperlukan dan ditingkatkan lagi karena dengan kerjasama yang baik dan
saling pengertian maka akan terciptanya kondisi yang tertib, keamanan terjaga dan situasi selalu kondusif karena masyarakat merasa ikut memiliki dan peduli dengan
keberadaan sekolah tersebut.
Bekerja sama dengan komite sekolah untuk mencari solusi-solusi yang terbaik bagi peningkatan mutu pendidikan, menggalang dana, dan mencari
terobosan-terobosan dana untuk menunjang program sekolah yang telah dispakati bersama dalam rapat-rapat Komite, sehingga masyarakat tidak merasa terbebani
dengan pembiayaan sekolah dalam upaya peningkatan sekolah yang berkualitas dan menghasilkan lulusan SDI yang dapat bersaing di era globalisasi.
Dengan Perguruan-perguruan tinggi kerjasama juga terus ditingkatkan agar mampu menambah wawasan yang luas bagi peserta didik, penempatan
mahasiswa PPL dari perbagai perguruan tinggi, kunjungan-kunjungan ke Perguruan tinggi, penandatangan MoU saling pengertian merupakan bentuk kerjasama yang
terus ditingkatkan sehingga mampu menciptakan generasi yang berpikir rasional dan ilmiah dalam kehidupn dimasyarakat nantinya.
1.2 Landasan Program
1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional,
2) Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 Tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil,
3) Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan,
4) Peraturan Pemerintah RI Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, Dan
Pemerintahan Daerah Kabupaten/ Kota,
5) Peraturan Pemerintah RI Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah,
6) Peraturan Pemerintah RI Nomor 17 Tahun 2010 tentang standar Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan,
7) Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 135/U/2004 Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Pendidikan,
8) Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 044/U/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah,
9) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Organisasi Tata Kerja Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah,
10) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 22, 23, dan 24 tahun 2006 tentang Standar Isi, Standar Kompetensi Lulusan, dan Petunjuk pelaksanaannya
serta Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor Nomor 6 Tahun 2007 Perubahan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor No 24 Tahun
2006,
11) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 22, dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Pelaksanannya, dan telah diubah dalam
Peraturan Menteri Pendidikan Nomor: 47 Tahun 2008;
12) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 8 Tahun 2007 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidik dan
Tenaga Kependidikan,
13) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 12 tahun 2007 tentang Standar Pengawas Sekolah,
14) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 13 Tahun 2007 tentang Kepala Sekolah,
15) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru,
16) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 18 tahun 2007 Tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan,
17) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan,
18) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan,
19) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana,
20) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses,
21) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 48 Tahun 2007 tentang Standar Pendanaan,
22) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 50 Tahun 2007 Tentang Standar Pengelolaan oleh Pemerintah Daerah,
Program Kerja Hubungan Masyarakat 2
23) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 24 Tahun 2008 Tentang Standar Tenaga Administrasi Sekolah,
24) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 25 Tahun 2008 Tentang Standar Tenaga Perpustakaan Sekolah,
25) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 26 Tahun 2008 Tentang Standar Tenaga Laboratorium Sekolah.
26) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor Nomor 27 Tahun 2008 Tentang Konselor,
27) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 12 Tahun 2009 tentang Kriteria dan Perangkat Akreditasi SMP/Mts
28) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 52 Tahun 2008 tentang Kriteria dan Perangkat Akreditasi SMA/MA;
29) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 69 tahun 2009 tentang Standar Pembiayaan
30) Buku Pedoman Umum Penyelenggaraan Administrasi Sekolah ,
31) Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2022/2023
32) ,Keputusan Rapat Kerja Guru, Staf Tata Usaha Sekolah tanggal .......... bulan ........tahun ...................
33) Keputusan Rapat Komite Sekolah tanggal .................. bulan ................tahun..........
1.3 Tujuan dan sasaran Program
Ruslan (2006) mengatakan bahwa humas merupakan mediator yang berada di antara pimpinan organisasi dengan publiknya. Selanjutnya, ia mengatakan
bahwa aktivitas tugas humas adalah mengelola komunikasi antara organisasi dengan publiknya. Jadi dapat dikatakan bahwa humas (public relation) adalah aktivitas
yang menghubungkan antara organisasi dengan masyarakat (public) demi tercapaianya tujuan organisasi dan harapan masyarakat dengan produk yang dihasilkan.
Berdasar pengertian tersebut, maka maksud disusunnya program kerja urusan Hubungan Masyarakat adalah mampu untuk menjembatani keterlibatan
seluruh anggota masyarakat sekolah, guru, karyawan, siswa, orang tua, lingkungan, perguruan tinggi dan lembaga pemerintah dan swasta untuk ikut peduli dalam
mengoptimalkan kemampuan dan kerja sama sesuai dengan kemampuannya masing-masing, dan membantu kepala sekolah dalam kegiatan pengelolaan sekolah.
Adapun tujuan dari program kerja urusan hubungan masyarakat adalah
Meningkatkan kerja sama antar warga sekolah.
Meningkatkan kerja sama antara sekolah dengan masyarakat sekitar sehingga masyarakat merasa memiliki dan tanggung jawab keberadaan sekolah.
Meningkatkan kerjasama dengan tokoh-tokoh masyarakat, komite sekolah sehingga bersama-sama berperan aktif dengan maju mundurnya sekolah.
Menjalin kerjasama dengan alumni
Menjaga keharmonisan hubungan dengan masyarakat sekitar sehingga keamanan sekolah dapat terpelihara dengan baik.
Meningkatkan dan menumbuh kembangkan jiwa persaudaraan, kebangsaan dan persatuan .
Bersama dengan BP/BK Menjalin hubungan dengan perguruan-perguruan tinggi untuk meningkatkan wawasan peserta didik.
Adapun sasaran yang ingin dicapai dari program ini adalah terjalinnya hubungan baik antar anggota masyarakat sekolah, masyarakat umum, lingkungan, komite,
perguruan tinggi, Dunia usaha dan Industri, tokoh-tokoh masyarakat, alumni dan mendia massa sehingga terciptanya hubungan yang harmonis dan terjalin rapi serta
saling pengertian pada tahun pelajaran 2022/2023
1.4 Ruang Lingkup Bidang Kerja Humas
Ruang Lingkup bidang kerja Humas di sekolah ini adalah dapat dikelompokkan dalam beberapa bidang yang meliputi:
1) Koordinasi dengan Kepala sekolah dan unsur pimpinan lain.
2) Kerjasama dengan BP/BK dalam menangani masalah kemampuan, minat dan kekeluargaan.
3) Kerjasama dengan warga sekolah
4) Kerjasama dengan tokoh masyarakat
5) Kerja sama dengan aparat pemerintahan Kelurahan
6) Menjalin silaturahmi antar Alumni
7) Kerjasama dengan komunitas pendidikan tentang kemajuan pendidikan
8) Mengembangkan persaudaraan dengan lingkungan yang harmonis.
9) Menjalin kerjasama dengan Kantin sekolah, tentang kebersihan lingkungan.
Disamping hal-hal tersebut diatas Humas melaksanakan kegiatan-kegiatan sebagai berikut;
1) Melakukan Koordinasi secara Kontinue dengan semua unsur pimpinan dan Tata Usaha.
Program Kerja Hubungan Masyarakat 3
2) Menerima tamu umum yang berkaitan dengan tugas kehumasan.
3) Penyampaian informasi terkait dengan Sertifikasi, Libur Sekolah dan informasi-informasi lain yang ada kaitannya dengan guru dan persekolahan.
4) Menuliskan berbagai informasi dipapan pengumuman guru kaitannya dengan rapat dinas, rapat awal tahun, rapat kelulusan, rapat akhir tahun dan
kenaikan kelas.
5) Mempersiapkan agenda rapat, dan menyampaikan guru yang tidak hadir pada saat belajar kepada guru piket.
6) Mempersiapkan pertemuan-pertemuan dengan pengurus komite, jika ada hal yang perlu dibicarakan
7) Melakukan Home visit bersama BP/BK, Wali Kelas, jika ada siswa yang sakit, atau siswa yang jarang masuk sekolah.
BAB II
PROFIL SEKOLAH
2.1 Identitas Sekolah
Nama Sekolah : Sekolah Dasar Islam An Naafi’
Alamat Sekolah : Jl. Kopral Ramli RT 024 Kelurahan Talang Bakung
Kabupaten/Kota : Jambi
Provinsi : Jambi
2.2 Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah
Visi Sekolah
“Unggul Dalam Mewujudkan Generasi Cerdas yang Beriman, Mental yang sehat dan Berjiwa Entrepreneur”.
Semangat visi itu kami ukir dengan motto : Smart, Religius, dan Entrepreneur. Untuk mencapai visi tersebut, perlu dilakukan suatu misi
berupa kegiatan jangka panjang dengan arah yang jelas.
2.2 Misi Sekolah
Berikut ini merupakan misi SD Islam An Naafi’ berdasarkan visi di atas.
Meningkatkan kecerdasan spiritual melalui penanaman Aqidah dan ibadah yang benar.
Meningkatkan kecerdasan emosional melalui pembekalan Akhlakul karimah
Meningkatkan kecerdasan intelektual melalui proses pengajaran dan pembelajaran yang aktif, kreatif dan inovatif.
Menumbuhkan jiwa entrepreneurship yang berlandaskan keislaman
Membekali pengetahuan dan teknologi yang baik serta keterampilan hidup dengan penuh disiplin dan mandiri melalui kegiatan kokurikuler dan ek-
strakurikuler yang bermutu dan terprogram.
Membentuk pribadi yang berdisiplin, jujur, adil, kerjasama, peduli, sabar dan bertanggung jawab.
Menciptakan sekolah “Friendly School”( aman, nyaman, sehat dan menyenangkan )
Membangun lingkungan sekolah yang bertoleransi dalam kebhinnekaan global, mencintai budaya lokal dan menjunjung nilai gotong royong.
Membina kerjasama yang harmonis antara sekolah dan lembaga lain terkait.
Program Kerja Hubungan Masyarakat 4
2.3 Tujuan Pendidikan
Tujuan Pendidikan Dasar di SD Islam An Naafi’ Kota Jambi secara bertahap akan dimonitoring, dievaluasi, dan dikendalikan secara
kurun waktu 1 (satu) tahun untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Sekolah Dasar yang dibakukan secara nasional .
Secara umum mempunyai tujuan dan target sebagai berikut :
1. Beraqidah, bermuamalah, dan berakhlak karimah;
2. Pandai membaca Alquran dan Asmaul Husna;
3. Hafal juz ke 30 dan surat pilihan;
4. Terbiasa salat 5 waktu;
5. Terbiasa salat sunnah Dhuha;
6. Hafal Hadist dan Doa’a pilihan
7. Berjiwa entrepreneur, mengembangkan potensi kewirausahaan dan;
8. Bermental sehat dan berkarakter
2.6 Potensi di Lingkungan Sekolah yang Diharapkan Mendukung Program Sekolah
Posisi sekolah strategis di tengah kota yang dapat dijangkau dari segala arah,
Dekat dengan pemukiman masyarakat sehingga terbina hubungan yang baik dengan masyarakat
BAB III
INDIKATOR KEBERHASILAN INTELETUAL, EMOTIONAL, SPIRITUAL, QOUTIENT DALAM UPAYA
PENCAPAIAN TARGET DARI VISI, MISI SEKOLAH DAN BUDAYA SEKOLAH
3.1
Indikator Emotional Qoutient
Bertutur kata santun kepada siapapun, baik kepada guru, karyawan maupun sesama siswa,
Hormat kepada orang tua, baik dirumah maupun di sekolah,
Menghargai pendapat orang lain,
Mendengarkan dengan seksama bila ada orang lain yang sedang mengutarakan pendapatnya, atau berbicara.
Tidak mudah mencela pendapat orang lain, melainkan dengan mempertimbangkannya,
Bersifat pemaaf dan pemohon maaf,
Memberi kesempatan pada orang lain untuk berpendapat,
Mengemukakan saran pendapat dengan baik dan benar kepada mereka yang mengharapkan santun dan tertib,
Murah senyum dan sapa dalam silaturahmi,
Tidak pemarah dan pendendam,
Suka menolong dan bekerjasama dalam kebaikan,
Tidak egois dalam bergaul,
Menetralkan suasana dengan bijaksana,
Murah memberikan kata-kata sanjungan terhadap yang berprestasi,
Waspada namun bukan negatif tingking,
Lebih banyak introspeksi diri dari pada menyalahkan orang lain.
3.2
Spiritual Qoutient
1.
Ayat Suci Al-Qur’an:
Membaca Ayat Suci Al-Qur’an setiap hari sebelum belajar dikelas sebelum belajar secara bersama-sama,
Menghafal surat-surat pendek,
2.
Setiap siswa mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar ,
3.
Membaca wirid setiap habis shalat Dhuhur di sekolah,
4.
Peringatan Hari Besar Agama oleh Yayasan secara dialog interaktif dengan narasumber kehormatan,
5.
Pesantren Intensif dibulan Ramadhan diisi dengan kegiatan Buka puasa bersama dan shalat tarawih bersama,
6.
Shalat Dhuha, Shalat Dhuhur dilakukan di sekolah,
7.
Istigosah/mujahadah menjelang Ujian Nasional (Siswa, Guru, Orang tua),
Program Kerja Hubungan Masyarakat 5
8.
Latihan ber-Qurban dibulan Haji (Idul Adha),
9.
Beramal shadaqoh bagi mereka yang membutuhkan (Anak Yatim, Korban Bencana Alam, Dll.)
10.
Tidak akan mengambil barang yang bukan miliknya, karena yakin bahwa Allah Maha Melihat,
11.
Tidak akan membuang sampah sembarang, karena yakin bahwa kebersihan diri dan lingkungan adalah refleksi kita kepada Allah SWT,
12.
Tidak akan berkata bohong, karena yakin Allah Maha Mengetahui apapun yang ada didalam hatinya,
13.
Tidak akan berprilaku kotor terhadap lingkungan dimanapun berada, karena yakin bahwa Allah Maha Memperhitungkan terhadap setiap perbuatan manusia,
14.
Tidak akan membiarkan tanaman disekitarnya mati kekeringan karena tak pernah disiram, oleh karena itu yakin bahwa Allah Maha Bijaksana terhadap siapapun
yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
15.
Selalu menutup aurat baik di sekolah maupun di luar sekolah.
3.3
Intelektual Qoutient
Memperoleh nilai diatas KKM dari semua mata pelajaran,
Kemampuan yang dimiliku mencakup affektifa nda physchomotoric,
Memiliki peringkat di kelasnya dan kelas paralelnya,
Mampu tampil di LLC mata pelajaran yang diadakan sekolah, maupun diluar sekolah,
Menjadi siswa teladan/ berprestasi,
Tidak pernah bermasalah dengan hasil evaluasi setiap mata pelajaran,
Mengikuti lomba mata pelajaran baik yang diadakan sekolah maupun di luar sekolah
Tidak bermasalah dalam proses perkenalan kelas,
Lulus ujian dengan nilai baik,
BAB IV
PROGRAM KERJA
KEPALA SEKOLAH BIDANG HUMAS
TAHUN PELAJARAN 2022/2023
4.1 Target Bidang Humas :
Kegiatan Promosi ke sekolah-sekolah TK / RA
Pemberdayaan Komite sekolah
Rapat dengan orang tua murid
Hubungan dengan instansi terkait
Pameran. Bazar dan Dies Matalis/Milad Sekolah
Membina hubungan antar sekolah
Program Kerja Hubungan Masyarakat 6
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Program Kerja Humas ini merupakan pedoman kerja dalam melaksanakan tugas sehari-hari sekaligus sebagai tolok ukur dalam menilai hasil pelaksanaan
kerja Humas.
Keberhasilan dari pelaksanaan kerja ini sangat bergantung pada peran serta dan kerjasama yang sungguh-sungguh dari semua personal sekolah. Oleh sebab itu semua
guru, pegawai dan siswa dapat memjadikan Program Kerja ini sebagai pedoman dalam merumuskan dan menjabarkannya secara lebih operasional sesuai fungsi dan
tugas masing-masing. Program Kerja ini diharapkan dapat bermanfaat bagi kita semua dalam usaha bersama untuk mencapai sasaran, yaitu tujuan institusional dan
tujuan pendidikan nasional
5.2 Saran-saran
Diharapkan program kerja urusan Humas ini dapat dijadikan acuan dan pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Dasar Islam An Naafi’ tahun pelajaran
2022/2023 dan untuk tahun pelajaran yang akan datang. Kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif agar dalam tahun pelajaran 2023/2024 lebih baik
lagi.
Program Kerja Hubungan Masyarakat 7