0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
97 tayangan4 halaman

Prosedur Rig Up dan Rig Down Aman

Dokumen ini memberikan pedoman operasional untuk proses Rig Up dan Rig Down dalam kegiatan pengeboran dan intervensi sumur, dengan fokus pada keselamatan dan efisiensi. Prosedur mencakup tanggung jawab, tahap persiapan, pemasangan, pembongkaran, serta aspek keselamatan kerja yang harus dipatuhi oleh seluruh kru. Dokumentasi yang lengkap diperlukan untuk memastikan semua langkah dilaksanakan dan untuk evaluasi berkala.

Diunggah oleh

delzamuni
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
97 tayangan4 halaman

Prosedur Rig Up dan Rig Down Aman

Dokumen ini memberikan pedoman operasional untuk proses Rig Up dan Rig Down dalam kegiatan pengeboran dan intervensi sumur, dengan fokus pada keselamatan dan efisiensi. Prosedur mencakup tanggung jawab, tahap persiapan, pemasangan, pembongkaran, serta aspek keselamatan kerja yang harus dipatuhi oleh seluruh kru. Dokumentasi yang lengkap diperlukan untuk memastikan semua langkah dilaksanakan dan untuk evaluasi berkala.

Diunggah oleh

delzamuni
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Prosedur Ring Up & Ring Down

1. Tujuan

Dokumen ini disusun untuk memberikan pedoman operasional yang jelas mengenai
proses Rig Up (Ring Up) dan Rig Down (Ring Down) pada kegiatan pengeboran
maupun intervensi sumur. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa semua aktivitas
pemasangan dan pembongkaran peralatan dilakukan dengan cara yang aman, efisien,
terkendali, serta sesuai standar K3LL (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan
Lingkungan).

2. Ruang Lingkup

Prosedur ini berlaku untuk seluruh kegiatan operasional yang melibatkan:

 Pemasangan (Rig Up) peralatan pengeboran, well intervention, dan produksi.

 Pembongkaran (Rig Down) setelah pekerjaan selesai.

 Semua kru yang terlibat dalam kegiatan lapangan, termasuk supervisor, operator,
rigger, dan teknisi.

3. Definisi

 Rig Up (Ring Up): proses pemasangan dan pengaturan seluruh peralatan dari
kondisi transportasi hingga siap operasi.

 Rig Down (Ring Down): proses pembongkaran dan pengemasan kembali


peralatan setelah operasi selesai.

 APD: Alat Pelindung Diri yang wajib digunakan seluruh pekerja selama kegiatan
berlangsung.

 Supervisor Operasi: orang yang bertanggung jawab mengawasi dan memastikan


seluruh prosedur dijalankan sesuai standar.
4. Tanggung Jawab

 Supervisor Lapangan: memastikan prosedur dijalankan sesuai ketentuan,


melakukan inspeksi, serta memberikan persetujuan sebelum operasi dimulai.

 Tim Rigger/Operator: melaksanakan Rig Up & Rig Down sesuai prosedur


dengan memperhatikan instruksi supervisor.

 HSE Officer: memastikan aspek keselamatan kerja diterapkan, termasuk inspeksi


APD, area kerja, dan sistem darurat.

 Semua Pekerja: wajib mengikuti safety briefing, mengenakan APD, dan


melaporkan jika ada kondisi tidak aman.

5. Prosedur

A. Tahap Persiapan

1. Pastikan seluruh dokumen pendukung tersedia (Work Permit, Job Safety


Analysis, checklist peralatan).

2. Lakukan toolbox meeting untuk menjelaskan tugas, risiko, serta langkah mitigasi.

3. Pastikan area kerja bersih, rata, bebas hambatan, dan ditandai sebagai zona
terbatas.

4. Lakukan inspeksi peralatan angkat, sling, crane, forklift, dan pastikan sertifikasi
masih berlaku.

5. Tentukan escape route (jalur evakuasi) serta lokasi muster point.

B. Prosedur Rig Up (Pemasangan)

1. Posisi peralatan sesuai dengan layout yang telah direncanakan.

2. Gunakan crane/forklift sesuai kapasitas angkat yang ditentukan.

3. Pasang peralatan berat terlebih dahulu, kemudian susun peralatan pendukung.

4. Hubungkan power line, hydraulic line, dan sistem komunikasi sesuai instruksi
pabrikan.

5. Lakukan pemeriksaan kebocoran, kelistrikan, dan kestabilan peralatan.


6. Supervisor melakukan verifikasi sebelum operasi dimulai.

C. Prosedur Rig Down (Pembongkaran)

1. Pastikan operasi telah dihentikan secara aman (well secured).

2. Lepaskan tekanan dari sistem fluida, hidrolik, maupun listrik sebelum


pembongkaran.

3. Lakukan pelepasan peralatan dengan urutan terbalik dari pemasangan.

4. Gunakan crane/forklift sesuai kapasitas angkat, dengan tagline untuk


mengendalikan ayunan.

5. Simpan peralatan ke dalam peti/kontainer sesuai standar penyimpanan.

6. Bersihkan area kerja dari oli, lumpur, atau material sisa.

7. Supervisor menandatangani Rig Down Completion Form.

6. Aspek Keselamatan Kerja

 APD wajib: helm safety, sarung tangan, coverall tahan api, sepatu safety,
kacamata pelindung, dan earplug.

 Hanya personel yang berwenang boleh berada di area Rig Up & Rig Down.

 Lifting plan harus tersedia sebelum aktivitas pengangkatan peralatan.

 Komunikasi antara operator crane dan rigger harus menggunakan radio HT atau
hand signal yang disepakati.

 Pekerjaan dihentikan segera jika terdapat kondisi tidak aman (Unsafe


Condition/Unsafe Act).
7. Dokumentasi

Setiap kegiatan Rig Up & Rig Down harus dilengkapi dengan dokumen berikut:

1. Checklist Rig Up/Rig Down – memastikan semua langkah dilaksanakan.

2. Formulir Inspeksi Peralatan – hasil pemeriksaan kondisi peralatan sebelum dan


sesudah digunakan.

3. Notulen Toolbox Meeting – bukti sosialisasi keselamatan sebelum pekerjaan.

4. Laporan Rig Up & Rig Down – mencatat waktu, personel, kendala, dan
rekomendasi perbaikan.

5. Foto Dokumentasi – sebagai bukti visual bahwa pekerjaan dilakukan sesuai


prosedur.

8. Penutup

Dengan adanya prosedur ini, diharapkan seluruh kegiatan pemasangan (Rig Up) dan
pembongkaran (Rig Down) dapat dilakukan dengan aman, terkontrol, serta
meminimalisir risiko kecelakaan kerja maupun kerusakan peralatan. Evaluasi
terhadap prosedur ini akan dilakukan secara berkala untuk menyesuaikan dengan
perkembangan teknologi, regulasi, serta pengalaman lapangan.

Anda mungkin juga menyukai