0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan15 halaman

Praktikum Konfigurasi VLAN Router

Dokumen ini menjelaskan langkah-langkah praktikum VLAN menggunakan Router 1, Router 2, dan Router 3. Proses mencakup pengaturan identitas router, pengaktifan WLAN, konfigurasi DHCP, dan penambahan VLAN dengan pengaturan IP. Akhirnya, pengaturan bridge dan VLAN filtering dilakukan untuk memastikan konektivitas jaringan.

Diunggah oleh

ardandinata16
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan15 halaman

Praktikum Konfigurasi VLAN Router

Dokumen ini menjelaskan langkah-langkah praktikum VLAN menggunakan Router 1, Router 2, dan Router 3. Proses mencakup pengaturan identitas router, pengaktifan WLAN, konfigurasi DHCP, dan penambahan VLAN dengan pengaturan IP. Akhirnya, pengaturan bridge dan VLAN filtering dilakukan untuk memastikan konektivitas jaringan.

Diunggah oleh

ardandinata16
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PRAKTIKUM VLAN

Nama : Ridho Arizky Maulana


[Link] : 20
Kelas : XI SIJA

 Tampilan Awal.
Masuk ke winbox lalu pilih Neighbors lalu klik MAC Address dari Router Board dan klik
connect.

-ROUTER 1.

1. Mengganti Identitas Router Board.


Kalau sudah kalian akan masuk ke bagian Interface. Jika sudah masuk di bagian Interface, kalian pilih
System lalu pilih Identity.
Kalau sudah ada tampilan seperti ini kalian bebas mengganti identitas Router Board sesuai keinginan
kalian di kotak ini, Lalu klik apply dan OK.

2. Mengaktifkan RoMon.

3. Mengaktifkan WLAN.
Klik Wireless lalu klik 2x pada wlan1 untuk mengaktifkan jaringan wireless.
Kalau sudah keluar kotak seperti ini klik Scan… untuk mencari jaringan yang bisa digunakan.
Klik Start untuk mencari/memindai jaringan yang bisa di gunakan. Lalu klik jaringan yang ingin
digunakan disini, dan klik Connect. Lalu Apply dan OK.
4. Mengatur DHCP Client.
Klik IP lalu pilih Adresses.
Klik “+”, Lalu pada kolom interface pilih wlan1. Lalu klik Apply lalu OK.

5. Mengatur NAT.

Pilih IP klik Firewall. Pilih NAT lalu klik tanda “+”.

Pilih Action lalu pada kolom Action pilih “masquerade” lalu Apply dan OK.
6. Menambahkan IP ke ether1.
Klik IP lalu pilih Adresses. Lalu klik “+”.
Kalau sudah muncul kotak ini isi IP nya lalu Apply dan OK.

7. Mengaktifkan DHCP Server.


Klik IP lalu pilih DHCP Server. Lalu klik DHCP Setup.
Lalu pada kotak ini, ganti menjadi ether1 lalu Next sampai selesai.
 New Winbox.

Klik MAC Address dari R3 lalu klik Connect To RoMON. Lalu cari MAC Address R2 lalu Connect.

-Router 2.

1. Mengatur DHCP Client.


Klik IP lalu pilih Adresses.
Klik “+”, Lalu pada kolom interface pilih ether1. Lalu klik Apply lalu OK.

2. Menamai/Menandai di ether1 dan ether2.


Klik 2x di bagian interface yang ingin dinamai. Lalu namai dengan :
1. Ether1 - inet(internet).
2. Ether2 – trunk.
Gunanya hanya untuk mempermudah Langkah selanjutnya.
3. Menambahkan VLAN.
Klik segitiga kecil di samping tanda “+”, Lalu pilih VLAN.

 Tambahkan VLAN :
Vlan10, vlan ID : 10.
Vlan20, vlan ID : 20.
Vlan30, vlan ID : 30.
Vlan99, vlan ID : 99.
Untuk Interfacenya yaitu ether2-trunk.
4. Memberikan IP.
Klik IP lalu pilih Adresses. Lalu klik “+”.
 Tambahkan IP :
Vlan10 : [Link]/24
Vlan20 : [Link]/24
Vlan30 : [Link]/24
Vlan99 : [Link]/24

5. Aktifkan DHCP client.


Klik IP lalu pilih DHCP Server. Lalu klik “+”.
Lalu pada kotak ini, ganti menjadi :
vlan10 .
vlan20 .
vlan30.
vlan99.
lalu Next sampai selesai.

 Pindah ke Router3.

-Router3.

1. Mengaktifkan Bridge.
Pilih Bridge lalu klik “+”, namanya bebas. Lalu klik Apply lalu OK.
2. Menambahkan VLAN.
Klik segitiga kecil di samping tanda “+”, Lalu pilih VLAN.

 Tambahkan VLAN :
Vlan10, vlan ID : 10 = ether2.
Vlan20, vlan ID : 20 = ether3.
Vlan30, vlan ID : 30 = wlan1.
Vlan99, vlan ID : 99 = bridge.
Kalau sudah, dibagian interface akan seperti ini.

3. Mengaktifkan Bridge.
Jika sudah klik Ports, lalu klik “+” dan pada bagian Interface isi ether1, ether2, ether3, wlan1 dan dibagian
Bridge pilih Bridge1. Lalu Apply dan OK.

 Ke VLAN lalu isi PVID :


Ether2 : 10.
Ether3 : 20.
Wlan1 : 30.
 Menyetting Tagged dan Untagged.
Ke VLANs lalu klik “+”, lalu setting seperti gambar di bawah ini. Lalu Apply dan OK.

4. Menyetting Wireless.
Klik Wireless lalu klik 2x di wlan1. Setelah itu pada kotak Mode, ubah menjadi ap bridge dan di
SSID ganti nama bebas. Apply dan OK.
5. VLAN Filtering.
Klik IP lalu pilih Adresses. Lalu klik “+”.
Pada kolom Address masukkan IP [Link]/24. Lalu pada interface ubah bridge1.

Ke Bridge lalu klik 2x di bridge1 lalu klik VLAN dan centang VLAN Filtering. Dan ubah PVID nya menjadi
99. Lalu Apply dan OK.
6. Hasil.
Coba di hp dan laptop apakah sudah bisa digunakan atau belum.

Anda mungkin juga menyukai