0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan48 halaman

Koneksi Internet Melalui ISP dan Jaringan

jaringan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan48 halaman

Koneksi Internet Melalui ISP dan Jaringan

jaringan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

I KOMPETENSI INTI

KOMPETENSI INTI : PENGETAHUAN

VIII-3 Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

KOMPETENSI INTI : KETERAMPILAN

VIII-4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan
membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan
yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

1
II KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR : PENGETAHUAN


VIII-3.2.a. Mengenal Internet dan jaringan lokal, serta komunikasi data via HP (teknologi komunikasi).
VIII-3.2.b. Mengenal konektifitas internet melalui jaringan kabel dan nirkabel (bluetooth, wifi, broadband).
VIII-3.2.c. Mengenal enkripsi sebagai salah satu cara untuk memproteksi data, merahasiakan, dan membatasi akses
terhadap yang tak berhak.
KOMPETENSI DASAR : KETERAMPILAN
VIII-4.2. Melakukan koneksi perangkat ke jaringan lokal maupun internet.
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI : PENGETAHUAN
VIII-3.2.a. Siswa mampu menyebutkan teknologi komunikasi dahulu, kini dan masa depan serta penerapan dan
pemfungsiannya
VIII-3.2.b. Siswa mampu mengenali dan menyebutkan koneksi nirkabel, kekurangan dan kelebihannya
VIII-3.2.c. Siswa mampu menjawab minimal 80% pertanyaan ujian tertulis.
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI : KETERAMPILAN
VIII-4.2. Siswa mampu melakukan koneksi pirantinya ke jaringan lokal maupun internet, minimal utk 2
atau 3 piranti yang diperkenalkan (minimal smart phone ?)
2
III TUJUAN PEMBELAJARAN

Pertemuan Ke - 1 :

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik dapat :

1. Mengidentifikasi teknologi komunikasi dahulu, kini dan masa depan serta penerapan dan pemfungsiannya
2. Mengenali dan menyebutkan koneksi nirkabel, kekurangan dan kelebihannya
3. Menjelaskan enkripsi sebagai salah satu cara untuk memproteksi data, merahasiakan, dan membatasi akses
terhadap yang tak berhak.

Pertemuan Ke - 2 :

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik dapat :

4. Mempraktikan koneksi perangkat ke jaringan lokal maupun internet.

3
IV MATERI POKOK

MATERI POKOK : PENGETAHUAN


VIII-3.2.a. Koneksi perangkat ke Jaringan: konsep dan cara
VIII-3.2.b. Jenis-jenis koneksi nirkabel, kelebihan, kekurangan, contoh-contoh
VIII-3.2.c. Apa itu enkripsi, berbagai jenis enkripsi, kelebihan dan kekurangannya. Contoh-contoh

MATERI POKOK : KETERAMPILAN


VIII-4.2. Cara koneksi perangkat ke jaringan lokal dan Internet. Minimal untuk HP

4
A Mengenal Lebih Dekat Koneksi Perangkat Jaringan Komputer

1. Perangkat Jaringan
Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer individu (personal computer) yang dihubung-hubungkan dengan
menggunakan protokol Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP).
Tujuan dari membangun jaringan computer adalah untuk membawa informasi secara tepat dan tanpa adanya kesalahan
dari sisi pengirim (transmitter) menuju ke sisi penerima (receiver) melalui media komunikasi.
Adapun beberapa manfaat dari jaringan computer antara lain :
a. Jaringan membantu mempertahankan informasi agar tetap andal dan update
b. Jaringan dapat membantu proses berbagi data
c. Jaringan memungkinkan kelompok kerja berkomunikasi dengan efisien dan juga membatu usaha dalam melayani
klien mereka secara lebih efektif.
Macam jaringan terdiri dari intranet sampai dengan internet. Intranet sering disebut dengan jaringan privat karena
jaringan ini dibuat untuk kepentingan local tidak diakses (publish) keluar. Sedangkan internet merupakan jaringan system
global yang terdiri dari berbagai computer yang melayani keperluan milyaran pengguna di seliruh dunia.

Perangkat jaringan adalah semua komputer, peripheral, interface card, dan


perangkat tambahan yang terhubung ke dalam suatu sistem jaringan komputer untuk melakukan komunikasi data.

5
Jaringan komputer dibagi menjadi empat kelompok, yaitu :
1. Jaringan Komputer Lokal (Local Area Network atau LAN)
Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi didalam debuah gedung yang berukuran kurang lebih 10 km.
LAN sering digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor, sekolah, atau
pabrik-pabrik untuk memakai resourcesecara bersama (misalnya, printer atau scanner) dan saling bertukar informasi.
LAN dapat dibedakan dari jenis jaringan lainnya berdasarkan tiga karakteristik, yaitu ukuran, teknologi transmisi, dan
topologinya.

Gambar 1.2. Jaringan Komputer Lokal (Local Area Network Atau LAN)
Keuntungan dari jaringan LAN adalah :
a. Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (file sharing)
b. Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (printer sharing)
c. File-file data dapat disimpan pada server sehingga data dapat diakses dari semua clientmenurut otorisasi sekuritas
dari semua karyawan yang dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data
terjamin.
d. File data yang keluar atau masuk dari dan ke server dapat dikontrol.
6
2. Jaringan Komputer Metropolitan (Metropolitan Area Network atau MAN)

Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jaringan dengan area lebih luas dari LAN, dapat terdiri dari dua atau lebih
LAN yang dihubungkan bersama-sama dalam batas-batas tertentu, misalnya dalam suatu kawasan metropolitan atau
suatu kota. MAN hanya memiliki sebuah atau dua buah kabel dan tidak mempunyai elemen switching yang berfungsi
untuk mengatur paket melalui beberapa output kabel.

Gambar 1.3. Jaringan Komputer Metropolitan (Metropolitan Area Network Atau MAN)

Keuntungan jaringan MAN :


a. Dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
b. Jangkauan lebih luas dari LAN.
c. Lebih irit kabel jaringan, karena tidak terlalu membutuhkan banyak kabel jaringan.
7
3. Jaringan Komputer Skala Luas (Wide Area Network atau WAN)

Wide Area Network (WAN) adalah jaringan yang mempunyai jangkauan area sangat luas, misalanya antar pulau, negara,
benua, bahkan ke luar angkasa. Contoh WAN yang sangat terkenal adalah internet.

Gambar 1.3. Jaringan Komputer Skala Luas (Wide Area Network atau WAN)

Keuntungan jaringan WAN adalah:


a. Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang.
b. Komunikasi antar kantor dapat menggunakan e-mail dan chat.
c. Dokumen atau file yang biasanya dikirimkan melalui faksimile ataupun paket pos, dapat dikirim melalui e-mail dan
transfer file dengan biaya yang relatif murah dan dalam jangka waktu yang sangat tepat.
d. Pooling dan updating data antarkantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan.

8
4. Inter Jaringan (Interconnection Network atau Internet)

Internet merupakan sekumpulan jaringan komputer yang terhubung. Pada umumnya, untuk membangun sebuah
jaringan internet membutuhkan peralatan jaringan, seperti repeater(penguat sinyal), bridge (penghubung
antarjaringan), router (pengatur lalu lintas dalam jaringan).

Komputer yang terkoneksi ke internet merupakan bagian jaringan. Komputer terhubung ke internet dengan
menggunakan modem yang terkoneksi ke sebuah Internet Service Provider(ISP). Kemudian, ISP akan terkoneksi kedalam
sebuah jaringan yang lebih besar, dan demikian seterusnya. Jadi, internet merupakan jaringan yang berisi jaringan.
Jika pengguna yang ingin terkoneksi ke internet menggunakan ISP, maka ISP harus menyediakan tempat atau terminal
yang digunakan untuk mengakses jaringan yang disebutPoint of Presence (POP).

Gambar 1.4. Inter Jaringan (Interconnection Network atau Internet)


9
2. Perangkat Keras Jaringan Berdasarkan Jenis Hubunganya

A. Hubungan Dial Up
Hubungan yang paling sederhana sebuah komputer ke jaringan Internet adalah dengan memanfaatkan jalur telepon yang
terdapat di kantor atau di rumah. Jenis hubungan ini sering disebut dial up connection.

Gambar 1.5. Hubungan Dial Up


Perangkat keras yang diperlukan untuk menghubungkan komputer dan internet dengan hubungan dial up adalah sebagai
berikut :
a. Unit Komputer
Unit komputer yang dibutuhkan terdiri dari monitor, sistem unit CPU, dan perangkat tambahan, seperti keyboard, web cam,
dan mouse.

Gambar 1.6. Unit Komputer


10
b. Modem (Modulator Demodulator)
Modem adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk mengubah data analog menjadi data digital pada saat komputer
mengambil data, atau mengubah data digital menjadi data analog pada saat komputer mengirimkan data.
Menurut penempatannya, yaitu modem eksternal dan modem internal.
Modem eksternal adalah modem yang ditempatkan di luar komputer dan dapat dipindah-pindah dari satu komputer ke
komputer lain. Sedangkan,
Modem internal adalah modem yang sudah terpasang di dalam komputer (terpasang langsung
ke motherboard komputer).

Gambar 1.7. Modem (Modulator Demodulator)


c. Jaringan Telepon
Jaringan telepon ini sering dikenal dengan nama PSTN (Public Switch Telephone Network). Selain itu, diperlukan jasa
perusahaan penyedia jaringan (ISP= Internet Service Provider) karena kita tidak dapat membuat jaringan sendiri,
melainkan ada perusahaan penyedianya. ISP merupakan sebuah perusahaan yang menjadi penyedia layanan akses
internet. Agar dapat terhubung ke internet, kita harus mendaftarkan menjadi pelanggan sebuah ISP, seperti Indosatnet,
Indonet, Telkomnet.
11
B. Hubungan Leased Line

Jika diartikan secara selintas, leased line adalah jalur (telepon) yang diigantikan fungsinya menjadi jalur Internet.
Hubungan ini menggantikan fungsi jalur telepon menjadi jalur Internet sehingga kita dapat mengakses Internet selama 24
jam sehari secara permanen tanpa harus melakukan dial up untuk koneksi ke jaringan maupun
melakukandisconnect untuk memutuskan hubungan dengan Internet.

Gambar 1.8. Hubungan Leased Line

Pada jenis hubungan ini diperlukan perangkat lain yang dinamakan router. Router adalah jenis khusus dari komputer
yang secara dasar mempunyai komponen yang sama dengan komputer, seperti CPU, memory, sistem BUS, dan berbagai
perantara input atau output.
Router menggunakan Internetwork Operating System (IOS) untuk menjalankan file konfigurasi. File ini berisi interuksi dan
parameter yang mengontrol alur lalu lintas data melalui router.

12
C. Hubungan Wireless (Tanpa Kabel atau Nirkabel)

Gambar 1.9. Hubungan Wireless (Tanpa Kabel atau Nirkabel)


Hubungan wireless sama dengan hubungan leased line. Perbedaanya terletak pada media yang digunakan. Jika leased
line menggunakan kabel telepon, maka wireless menggunakan gelombang radio untuk mengirimkan menerima datanya.
Alat pemancar dan penerima gelombang befungsi sebagai:
1. Menerima gelombang data dari jaringan internet, kemudian diteruskan ke komputer kita melaluirouter.
2. Memancarkan gelombang data dari komputer kita menuju jaringan internet melalui router.
Hal yang harus diperhatikan untuk menggunakan hubungan wireless adalah:
3. Hubungan ini rentan terhadap cuaca sehingga perubahan cuaca disekitarnya akan banyak berpengaruh terhadap lalu
lintas data. Ketika cuaca carah, lalu lintas data akan baik. Namun, jika cuaca hujan atau banyak petir, lalu lintas data
akan sangat buruk.
4. Pemakaian hubungan wireless sebaiknya digunakan jika hubungan melalui kabel sudah tidak memungkinkan. Jika
masih dimungkinkan hubungan melalui kabel dijadikan pilihan.

13
D. Hubungan VSAT

Gambar 1.10. Hubungan VSAT

VSAT (Very Small Aperture Terminal) memungkinkan terjadinya komunikasi data melalui satelit. Data dari komputer A
dikirim ke satelit melalui sebuah pemancar, kemudian satelit akan meneruskan data tersebut ke komputer di tempat B
melalui sebuah pemancar penerima.

14
3. Protokol Jaringan
Protokol adalah sekumpulan perintah atau sistem yang mengatur proses komunikasi, transmisi dan penerimaan
informasi, pembacaan pesan serta pengkoordinasian semua komputer yang terintegrasi dalam jaringan, sehingga dapat
melakukan aktifitas-aktifitas tersebut dengan lancar.

Gambar 1.11. Protokol Jaringan

Protokol jaringan dirancang pertama kali di awal tahun 1970-an. Tapi, kala itu ia hanya dipakai untuk menghubungkan
beberapa node dan tidak diperkirakan bakal berkembang secara global seperti sekarang. Baru ketika memasuki tahun
1990-an masyarakat sadar bahwa pertumbuhan internet mulai terlihat.

Dari situ, muncullah berbagai macam protokol yang digunakan oleh kalangan tertentu. Namun, timbul masalah baru,
dimana jenis protokol dari pabrik tertentu tidak bisa saling terhubung dengan protokol lain. Akhirnya, ISO (International
Standard Organization) membuat standarisasi protokol yang dikenal dengan OSI (Open System Interconnection). Tapi,
dalam perkembangannya,OSI digantikan oleh TCP/IP yang lebih diterima oleh masyarakat.

15
A. Fungsi Protokol Jaringan

Pada dasarnya, fungsi protokol ada dua, yaitu menghubungkan pengirim dan penerima untuk menjalin komunikasi serta
memberi kelancaran dalam bertukar informasi. Kegunaannya secara detail sendiri adalah sebagai berikut :

1. Enkapsulasi

Gambar 1.12. Enkapsulasi

Berfungsi sebagai pelengkap informasi yang hendak dikirimkan. Selanjutnya, paket data itu dikenal dengan sebutan
frame. Umumnya, data-data tersebut ditransmisikan dalam blok-blok serta dikontrol oleh PDU (Protocol Data Unit).

Tiap-tiap PDU berisi data dan kontrol informasi, seperti alamat pengirim dan atau penerima, kode koreksi (untuk
memeriksa urutan frame) dan kontrol protokol yang berupa informasi tambahan guna mengaplikasikan fungsi-fungsi
protokol. TFTP, HDLC, ATM, AAL5, LLC, frame relay, IEEE 802.3 dan IEEE 802.11 adalah protokol yang memiliki fungsi
enkapsulasi.

16
2. Connection Control
Fungsinya adalah membangun komunikasi antara transmitter dan receiver, termasuk dalam pengiriman data serta
mengakhiri hubungan. Pada pemindahan informasi tanpa sambungan (sinyal koneksi belum dibangun), PDU diperlakukan
secara sendiri-sendiri, misalnya datagram. Saat koneksi tersedia, terdapat tiga phase yang terjadi, yakni penetapan lokasi,
perpindahan data serta penghentian sambungan. Selama ada koneksi, connection control bisa menyelamatkan dan
memperbaiki sambungan per tahap untuk mengatasi gangguan yang mungkin dialami.

3. Flow Control

Gambar 1.13. FlowControl


Protokol yang mempunyai fungsi flow control akan mengatur arus data dari pengirim ke penerima. Ia bekerja dengan
membatasi jumlah data yang ditransfer. Flow control harus mempunyai fitur Stop and Wait yang prinsip kerjanya, yaitu
transmitter memindahkan frame ke receiver. Setelah diterima, receiver akan mengirimkan balasan bahwa frame sudah
sampai di tujuan dan ia siap menerima deretan data berikutnya. Jika receiver belum melayangkan balasan, transmitter
tidak akan menyalurkan frame selanjutnya.
17
4. Error Control
Tidak dipungkiri bahwa dalam pengiriman data, baik ketika sedang diproses maupun akan diterima, kesalahan bisa saja
terjadi. Dengan adanya fungsi ini, gangguan-gangguan yang mungkin muncul saat data dikirim dapat dikendalikan. Runut
pendeteksian kekeliruan dan retransmission, yaitu:
a. Pengirim memasukkan kode error-detecting ke dalam PDU.
b. Penerima mengecek kode pada PDU yang datang.
c. Apabila diketahui sedang terjadi kesalahan, paket akan langsung dibuang.
d. Jika pemancar tidak mendapat pengakuan dengan segera, protokol pengirim akan mengirim sinyal retransmit. Error
control bisa dilakukan pada berbagai lapisan protokol dalam sebuah jaringan.

5. Fragmentasi dan Reassembly

Gambar 1.14. Fragmentasi


Fragmentasi merupakan pembagian informasi menjadi beberapa paket data. Fenomena ini terjadi pada sisi pengirim.
Sementara reassembly ialah proses penggabungan paket-paket tersebut supaya utuh kembali di sisi penerima.
Penggunaan kedua fungsi tersebut bisa mengefisiensikan jalannya pengendalian kesalahan. Selain itu, pembagian
jaringan lebih rata karena mencegah adanya channel yang mendominasi media transmisi.
18
6. Transmission Service
Fungsi protokol yang terakhir ialah memberi pelayanan komunikasi data yang berhubungan dengan prioritas serta
keamanan. Misal, prioritas paket, kualitas jaringan, pengaturan batas koneksi, pembatasan akses paket dan lain-lain.

B. Jenis-Jenis Protokol Jaringan

Di sebuah jaringan komputer, terdapat beberapa macam protokol yang bisa digunakan, antara lain :

1. Ethernet

Gambar 1.15. Ethernet

Ethernet adalah jenis protokol yang paling banyak digunakan saat ini karena harganya cukup bersahabat. Ia
memanfaatkan metode akses yang dikenal dengan CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection). Kedua
sistem itu dipakai untuk menunggu perintah yang ditransmisikan lewat kabel sebelum melakukan pengiriman data.
19
2. Local Talk
Protokol jaringan yang dikembangkan oleh perusahaan Apple ini dikhususkan untuk komputer Macintosh. Ia menggunakan
metode CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access/Collision Avoidance), dimana memiliki kinerja yang hampir sama dengan
CSMA/CD, kecuali saat komputer akan memberi sinyal sebelum melakukan transmisi data. Local Talk bekerja dengan cara
mencegah adanya tabrakan ketika sedang melakukan pengiriman data.
3. Token Ring

Gambar 1.16. Token Ring


Protokol ini dikembangkan pertama kali oleh perusahaan IBM pada tahun 1980. Sesuai namanya, ia menggunakan metode
akses melalui token dalam sebuah lingkaran yang menyerupai cincin. Jadi, sinyal akan berputar mengitarinya dan
menghubungkan antar komputer satu dengan lainnya. Bila pada pemberhentian terdapat komputer yang memiliki data untuk
ditransmisikan, token akan meneruskannya ke lokasi tujuan.

4. Fiber Distributed Data Interface (FDDI)


Protokol tersebut dipakai untuk mengintegrasikan beberapa komputer dengan tipe area lokal hingga jarak yang jauh. Ia
menggunakan metode akses model token. Bentuk topologinya serupa dengan Token Ring, tapi FDDI menggunakan ring kembar.
Jadi, apabila terjadi masalah pada ring 1, proses akan secara otomatis berpindah ke ring 2. Fiber Distributed Data Interface juga
mengizinkan topologi star dengan kabel fiber optic. Kecepatannya bisa mencapai 100 Mbps.
20
5. Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP)
TCP/IP adalah standar komunikasi data yang biasa dipakai oleh komunikasi internet untuk melaksanakan pertukaran data antar
komputer dalam suatu jaringan. Ia dikembangkan pada akhir 1970-an sampai awal 1980-an sebagai protokol yang digunakan
untuk menghubungkan perangkat komputer dan jaringan guna membentuk jaringan yang lebih luas (WAN).
TCP/IP sendiri mempunyai beberapa layer, di antaranya:
a. IP (Internet Protocol), berperan dalam mengirimkan paket data dari node ke node.
b. TCP (Transmission Control Protocol), bertugas mendeteksi kesalahan atau kehilangan data, lalu melakukan transfer ulang
hingga data diterima dengan baik dan lengkap.
c. Sockets, nama yang diberikan pada subrutin paket penyedia akses ke TCP/IP di sebagian besar sistem.

6. User Datagram Protocol (UDP)


UDP merupakan protokol lapisan transport TCP/IP yang menunjang komunikasi tidak handal atau unreliable, tanpa koneksi
antar host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.
7. Internet Control Message Protocol (ICMP)

Gambar 1.17. Internet Control Message Protocol (ICMP)


ICMP kerap dipakai untuk keperluan analisa jaringan. Penggunaan protokol tersebut yang terkenal ialah ping dan
traceroute. Pada ping, komputer X akan mengirim ICMP echo requestke komputer Y, lalu dibalas dengan ICMP echo
replay. Komputer X akan menghitung durasi pengiriman dan penerimaan.
21
8. Hypertext Transfer Protocol (HTTP)

HTTP adalah protokol yang dijadikan identitas utama dalam sebuah jaringan oleh WWW (World Wide Web) guna mengakses
situs atau website. Ia merumuskan bagaimana suatu informasi dapat diformat dan dikirim dari server ke client, serta
dimanfaatkan untuk melakukan kontrol aksi terhadap web server dan web browser sebagai respon atas instruksi-instruksi yang
terdapat di dalamnya.
Misal, ketika Anda mengetikkan alamat URL atau link di internet browser, maka web browser akan mengirim sebuah perintah
HTTP ke web server. Lalu, setelah diterima, ia akan melaksanakan instruksi yang diminta. Hasil aktivitas tersebut akan dikirim
kembali ke web server untuk ditunjukkan pada Anda.

9. Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS)

Gambar 1.18. Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS)


HTTPS adalah versi aman dari HTTP yang digunakan sebagai aturan komunikasi oleh WWW. Protokol yang ditemukan
oleh Netscape Communications itu mencakup :
a. Autentikasi server, memberikan kepercayaan pada pengguna yang sedang berkomunikasi dengan server.
b. Data tersandi, membuat berkas yang dikirim atau diterima terjaga kerahasiaannya.
c. Integritas data, melindungi komunikasi data antara server dan client dari penyerang jaringan karena divalidasi oleh Message
Authentication Code (MAC).
d. Sehingga, pengguna yang memiliki data dengan tingkat pengamanan yang tinggi bisa terjaga dengan baik. Di samping
memanfaatkan plain text, HTTPS juga menyandikan data sesi dengan protokol TLS (Transport Layer Security) atau SSL
(Secure Socket Layer). Keduanya memberikan proteksi yang memadai dari invasi Man-in-the-middle attack dan
Eavesdropper. 22
10. File Transfer Protocol (FTP)

FTP berguna untuk mengirim atau menerima berkas pada suatu jaringan yang mendukung TCP/IP. Dua unsur penting di
dalamnya, yaitu:

a. FTP client, komputer yang meminta koneksi ke server untuk menjalankan pertukaran data
(mengupload/mendownload file).
b. FTP server, mengoperasikan software yang dipakai untuk tukar-menukar file dan selalu memberikan layanan jika
mendapat permintaan dari FTP client. FTP memanfaatkan metode otentikasi standar, yaitu username dan sandi yang
dikirim tanpa enkripsi.

23
B KONEKTIFITAS INTERNET

1. Jaringan Kabel
Jaringan Berkabel adalah suatu media transmisi data yang digunakan dalam jaringan ini berupa kabel. Kabel tersebut
digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya untuk bisa saling bertukar informasi atau
data yang terhubung dalam suatu internet. Salah satu media trasmisi yang digunakan dalan wired network ini adalah
kabel UTP.

Kelebihannya :
a. Relatif murah
b. Tingkat keamanan relatif tinggi
c. Performa / Stabilitas jaringan dan bandwith yang lebih tinggi dan lancer
d. Mudah dalam instalasi
e. Biaya yang murah dalam investasi jaringan

Kelemahannya:
f. Kerapian yang kurang(nilai estetika) karena kabel yg berantakan /sembraut
g. Jangkauan dan akses client yang terbatas
h. Susah jika ada perluasan jaringan
i. Wired LAN harus di tempatkan di tempat yang aman
j. Security pada wired LAN akan hilang pada saat kabel jaringan di potong

. 24
2. Jaringan Nirkabel
Jaringan nirkabel (Inggris : wireless network) adalah bidang disiplin yang berkaitan dengan komunikasi antar sistem
komputer tanpa menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering dipakai untuk jaringan komputer baik pada jarak yang dekat
(beberapa meter, memakai alat/pemancar bluetooth) maupun pada jarak jauh (lewat satelit). Bidang ini erat hubungannya
dengan bidang telekomunikasi, tekhnologi informasi dan tekhnik komputer. Jenis jaringan yang populer dalam kategori jaringan
nirkabel ini meliputi : jaringan kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN), dan Wi-Fi

A. Jenis-Jenis Koneksi Nirkabel


1) WPAN (Wireless Personal Area Network)
Wireless Personal Area Network (WPAN) adalah Sebuah jaringan nirkabel pribadi (WPAN untuk pribadi) adalah jaringan
nirkabel low-range yang meliputi luas jangkauan hanya beberapa puluh meter saja. WPAN sama dengan jaringan nirkabel pada
umumnya, yang berfungsi untuk menghubungkan perangkat periferal (seperti printer, android/handphone, dan peralatan
rumah lainya) atau Tablet (PDA) ke komputer, atau hanya dua komputer terdekat, tanpa menggunakan koneksi server. Ada
beberapa jenis teknologi yang digunakan untuk WPANs:
Teknologi utama WPAN adalah Bluetooth, diluncurkan oleh Ericsson pada tahun 1994, yang menawarkan throughputmaksimal
1 Mbps selama rentang maksimum sekitar tiga puluh meter. Bluetooth, juga dikenal sebagai IEEE 802.15.1, memiliki keuntungan
menjadi sangat hemat energy.

2) Wireless Local Area Network (WLAN)


Wireless Local Area Network (WLAN) adalah jaringan komputer yang menggunakan gelombang radio sebagai media transmisi
data. Informasi (data) yang ditransfer dari satu komputer ke komputer lain menggunakan media udara (tanpa kabel). WLAN
sering disebut sebagai Jaringan Nirkabel atau jaringan wireless. Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang
memiliki pengertian adalah sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks –
WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11.
25
3) Wireless Wide Area Network (WWAN)

Wide Area Network (WAN) adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas, karena radiusnya mencakup
sebuah negara dan benua. WAN menggunakan sarana fasilitas transmisi seperti telepon, kabel bawah laut ataupun
satelit. Kecepatan transmisinya beragam dari 2Mbps, 34 Mbps, 45 Mbps, 155 Mbps, sampai 625 Mbps (atau kadang-
kadang lebih). Faktor khusus yang mempengaruhi desain dan performance-nya terletak pada siklus komunikasi, seperti
jaringan telepon, satelit atau komunikasi pembawa lainnya.

Sedangkan jaringan area luas nirkabel (WWAN) adalah bentuk jaringan nirkabel. Ukuran yang lebih besar dari jaringan
area luas dibandingkan dengan jaringan area lokal yaitu dengan memanfaatkan perangkat wereless daya tinggi serta
frekuensi tinggi dan biasanya dipasang dengan antenna pengarah / sektoral contoh Antena Grid, Nano Grid, dll. Jaringan
nirkabel mempunyai fungsi dasar yaitu mengirimkan data dalam bentuk panggilan telepon, halaman web, video
streaming dan lain sebagainya. Sebuah WWAN jelas berbeda dari jaringan area lokal nirkabel (WLAN) dengan
menggunakan teknologi jaringan seluler telekomunikasi mobile seperti LTE, WiMAX (sering disebut jaringan nirkabel
metropolitan area atau WMAN), UMTS, CDMA2000, GSM, data paket digital selular (CDPD) dan Mobitex untuk
mentransfer data. Hal ini juga dapat menggunakan lokal Multipoint Jasa Distribusi (LMDS) atau Wi-Fi untuk menyediakan
akses Internet.

26
B. Kelebihan Dan Kekurangan Koneksi Nirkabel

Kelebihan Koneksi Nirkabel :

a. User(pengguna) mampu saling berbagi file, data, atau sumber daya lainnya yang terhubung dalam jaringan tanpa
harus mencabut port dari satu komputer ke komputer lain.
b. Mobilitas tinggi. Dimana pengguna dapat bergerak bebas dengan mengunakan alat komunikasinya karena jaringan
nirkabel ini memiliki cakupan area yang lebih luas dibandingkan dengan jaringan berkabel.
c. Mampu mencakup lebih banyak pengguna karena tidak dibatasi jumlah port untuk terhubung dengan jaringan.
d. Dapat menjangkau area area yang mungkin tidak dapat dijangkau dengan kabel.

kekurangan Koneksi Nirkabel :

e. Kecepatan transfer file atau data umumnya lebih lambat jika dibanding dengan jaringan berkabel.
f. Koneksi nirkabel mudah terhalang oleh berbagai penghalang seperti dinding, pohon, dan lain lain.
g. Faktor cuaca sangat mempengaruhi kekuatan sinyal jaringan nirkabel.
h. Jaringan nirkabel biasanya lebih rentan terhadap berbagai serangan dari luar seperti hack dan sebagainya sehingga
jaringan nirkabel ini dianggap kurang aman jika dibanding jaringan berkabel.

27
C. Contoh Perangkat Jaringan Nirkabel
1) Access Point
Access point adalah sebuah perangkat dalam jaringan komputer yang dapat menciptakan jaringan lokal nirkabel atau
WLAN (Wireless Local Area Network). Access point akan dihubungkan dengan router atau hub atau switch melalui kabel
Ethernet dan memancarkan sinyal wifi di area tertentu. Untuk dapat terhubung dengan jaringan lokal yang telah
dikonfigurasikan tersebut, perangkat harus melalui access point.
Access Point berfungsi untuk mengizinkan atau menolak perangkat yang memiliki akses wifi (misalnya laptop, PDA,
smartphoe, dkk) untuk terhubung dengan jaringan lokal yang sama.
2) Wireless Adapter (Wireless LAN)
Wireless Adapter (Wireless LAN) adalah wifi client yang merupakan tempat untuk mengirim dan menerima data
menggunakan jaringan wireless.
Wifi adapter berfungsi untuk menerima dan menyebarkan atau membagikan sinyal koneksi wifi dari satu komputer ke
komputer lainnya. Pada sistem jaringan, wifi adapter juga bisa digunakan untuk menukar koneksi antara PC dan laptop
secara mudah dan cepat.
3) Antena Eksternal
Antena adalah alat untuk mengirim dan menerima gelombang elektromagnetik, bergantung kepada pemakaian dan
penggunaan frekuensinya, antena bisa berwujud berbagai bentuk, mulai dari seutas kabel, dipole, ataupun yagi,
dsb. Antena adalah alat pasif tanpa catu daya (power).
Antena berfungsi untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal elektromagnetik, lalu meradiasikannya (Pelepasan energy
elektromagnetik ke udara / ruang bebas). Dan sebaliknya, antena juga dapat berfungsi untuk menerima sinyal
elektromagnetik (Penerima energy elektromagnetik dari ruang bebas ) dan mengubahnya menjadi sinyal listrik

28
4) Bluetooth

Bluetooth adalah peralatan yang digunakan untuk menghubungkan perangkat satu dengan perangkat lainnya tanpa
menggunakan media kabel, misalnya smartphone dengan smartphone dan perangkat lain yang terpasang bluetooth.
Bluetooth beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz dengan menggunakan frekuensi hopping tranceiver yang mampu
menyediakan layanan komunikasi tanpa kabel dengan jarak yang terbatas.

Bluetooth berfungsi untuk media komunikasi antar perangkat sehingga mempermudah pengiriman atau sharing file,
audio bahkan video. Bluetooth sendiri sebenarnya diciptakan untuk menggatikan media kabel sebagai media perantara
sehingga lebih praktis dan efisien.

5) Infrared

Infrared adalah radiasi elektromagnetik dari panjang gelombang lebih panjang daripada cahaya tampak, tetapi lebih
pendek dari radiasi gelombang radio. Radiasi inframerah memiliki jangkauan tiga "order" dan memiliki panjang
gelombang antara 700 nm dan 1 mm.

29
3. Koneksi Komputer Ke Internet

Cara Menghubungkan Komputer ke Internet


Berikut beberapa cara menghubungkan komputer ke jaringan internet :

1) Melalui Jaringan

Cara ini dilakukan dengan menghubungkan beberapa komputer yang tergabung dalam Local Area Network (LAN) ke
server, lalu melalui modem disambungkan ke kabel telepon atau antena pemancar. Biasanya cara ini digunakan dalam
kegiatan internal perusahaan, warnet, maupun di kampus atau sekolah.

2) Melalui Saluran Telepgone Langsung (Dial Up)

Cara yang kedua ini biasanya digunakan untuk kegiatan yang bersifat personal/pribadi oleh pemakai komputer di rumah.

3) Menggunakan GPRS (General Packet Radio Service)

Cara menghubungkan komputer ke internet melalui GPRS ini, proses komunikasi dan informasi dilakukan
melalui gelombang radio. Biasanya dilakukan oleh pengguna laptop atau perangkat komputer bergerak, misalnya
perangkat handphone yang yang telah memiliki fasilitas koneksi ke internet.

30
I. Praktikanlah didalam Lab Komputer kamu Cara Menghubungkan Komputer atau Laptop ke Internet dari beberapa
cara yang ada dibawah ini :

1. Melalui jaringan LAN


2. Melalui jaringan WIFI
3. Melalui jaringan Operator Selular

Jawaban :

4. Melalui Jaringan LAN :

A. Bila komputer kamu terkoneksi ke dalam jaringan LAN, Kamu tinggal mengatur Local Area Connection yang berada di
Control Panel. Kemudian Setting IP Address sesuai dengan pengalamatan kelas yang ada di jaringan atau dipilih
Obtain an IP address automatically (default yang artinya biarkan jaringan memilihkan ip address untuk kamu).

31
B. Pada Default gateway, isikan alamat modem internet Sobat, Misalkan Sobat memakai Speedy. Secara default IP
Address speedy yaitu [Link], Maka otomatis internet akan terkoneksi dengan komputer kamu

Gambar 1.19. Setting IP Address Pada Komputer


32
2. Melalui Jaringan WIFI

Cara lain untuk agar bisa berinternet yaitu mengkoneksikan komputer melalui jaringan WIFI. Sobat bisa memanfaatkan
WIFI apa saja, entah WIFI kampus, WIFI sekolah, WIFI layanan umum dan lain sebagainya.

Silahkan Sobat masuk ke Control Panel dan hidupkan WIFI komputer Sobat sehingga antara WIFI komputer Sobat dan
WIFI penyedia tersambung. WIFI ada yang tidak dipassword namun ada pula yang dipassword, Sobat bisa menanyakan
password WIFI tersebut kepada pengelola.

3. Melalui Jaringan Operator Selular

Pada jaringan ini, biasanya koneksi jaringan melalui kartu selular yang biasa kita pakai untuk berkomunikasi lewat
handphone. Selain menggunakan USB, cara lain untuk menyambungkan hotspot hp ke komputer atau laptop adalah
dengan Tethering. Bisa dibilang langkah ini merupakan langkah termudah karena kamu hanya perlu menyiapkan data
paket dan juga baterai yang cukup panjang. Untuk langkahnya cukup mengikuti cara berikut ini :

1) Masuk ke setting lalu tap bagian Connection atau Jaringan lainnya


2) Kemudian pilih Tethering dan portable hotspot

33
3) Nyalakan Hotspot wifi Android

Gambar 1.20. Hotspot Wi-fi Android


4) Hal yang paling penting, kamu harus mengaktifkan setting terlebih dahulu dengan memberi nama Jaringan/Network
SSID, Pengamanan/Security pilih WPA2-PSK, dan juga password/kata sandi kemudian Simpan/Save.

Gambar 1.21. Setting Hotspot WLAN Pada Android


34
4) Hal yang paling penting, kamu harus mengaktifkan setting terlebih dahulu dengan memberi nama Jaringan/Network SSID,
Pengamanan/Security pilih WPA2-PSK, dan juga password/kata sandi kemudian Simpan/Save.

Gambar 1.22. Setting Hotspot WLAN Pada Android


5) Setelah itu nyalakan wireless pada laptop atau komputer, cek jika sambungan tersebut berhasil, maka ID Hotspot Android
tersebut terbaca didalam wireless pada laptop atau komputer . Jika ID terbaca, lalu klik connect :

Gambar 1.23. Connection Setting Wi-Fi Pada Komputer


35
6. Setelah itu Masukan Security key atau sandi, lalu klik Next :

Gambar 1.24. Setting Masukan Password Wi-Fi Pada Komputer atau Laptop
7. Muncul Jaringan Wi-Fi yang akan digunakan pada komputer atau Laptop :

Gambar 1.25. Jaringan Wi-Fi Pada Komputer atau Laptop


36
I. Pilihlah salah satu jawaban yang tepat dan kerjakan di buku tugasmu.

1. Pengertian nirkabel adalah ...


A. Jaringan menggunakan kabel
B. Jaringan tanpa kabel
C. Jaringan menggunakan modem
D. Tipe jaringan

2. Berikut ini yang termasuk didalam teknologi jaringan nirkabel adalah ...
A. PAN
B. LAN
C. WMAN
D. WAN

3. Contoh penerapan teknologi jaringan WLAN adalah ...


A. Wifi
B. Sharee it
C. CDMA
D. 4G LTE
37
4. Berikut ini adalah contoh penerapan teknologi jaringan WWAN ...
A. Handy Talky
B. Satelit
C. Radio Frekuensi
D. Zigbee
5. Sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau internet menuju tujuannya melalui sebuah
proses yang dikenal sebagai routing adalah pengertian dari ...
A. Access Point
B. Nirkabel ad-hoc
C. Hotspot
D. Nirkabel router

6. Back up dan restore merupakan hal penting dalam perawatan jaringan karena ...
A. Agar kapasitas media penyimpanan semakin berkurang
B. Untuk membuat lokasi penyimpanan berubah
C. Untuk mendokumentasikan data dan informasi penting
D. Menyebabkan kesalahan perubahan data

7. Bluetooth dan Zigbee merupakan contoh penerapan teknologi nirkabel dari ...
A. WLAN
B. WPAN
C. WWAN
D. Nirkabel router
38
8. Peralatan yang digunakan untuk menghubungkan perangkat satu dengan perangkat lainnya tanpa menggunakan media
kabel Merupakan pengertian dari ...
A. Gelombang longitudinal
B. Gelombang transfersal
C. Gelombang radio
D. Gelombang Bluetooth

9. Pada saat konfigurasi Access Point, untuk mengatur nama jaringan maka yang diubah adalah ...
A. SSID bawaan dari Access Point
B. LAN setting
C. DHCP setting
D. Protection System

10. Menghubungkan beberapa jaringan untuk menyampaikan data dari suatu jaringan ke jaringan yang lain yaitu ...
A. Nirkabel router
B. Antena Omnidirectional
C. Antena Directional
D. Nirkabel router

11. Cara menghubungkan komputer ke internet melalui saluran telephone langsung ( Dial Up ) yaitu ...
A. Proses komunikasi dan informasi dilakukan melalui signal elektomagnetik
B. Proses komunikasi dan informasi Menggunakan saluran telepon
C. Proses komunikasi dan informasi dilakukan melalui gelombang radio
D. Proses komunikasi dan informasi yang tergabung dalam Local Area Network (LAN) ke server
39
12. Apabila Repeater digunakan dalam 2 segmen kabel LAN atau lebih diharuskan menggunakan protokol ...
A. Physical Layer
B. Application Layer
C. Network Layer
D. Transport Layer

13. Sebutan bagi sebuah daerah tempat kita dapat melakukan koneksi ke jaringan internet tanpa harus menggunakan kabel
disebut ...
A. Local Area Network
B. Telkom
C. Hotspot
D. Warnet

14. Proses membuat salinan data sebagai cadangan saat terjadi kehilangan atau kerusakan data asli disebut ...
A. Repeater
B. Modem
C. Router
D. Back up

40
15. Alamat identifikasi untuk tiap komputer host pada sebuah jaringan, pengertian dari ...
A. IP Adress Filtering
B. MAC Address filtering
C. IP tables filtering
D. Hub filtering

16. Sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang
dikenal sebagai routing, disebut ...
A. bridge
B. router
C. repeater
D. hub

17. Berikut ini adalah jenis tipe dari Access Point, adalah ...
A. Mode Hub
B. Mode Wireless Router
C. Mode Brainware
D. Mode Bandwith

41
18. Suatu alat listrik yang dapat mengubah sinyal listrik menjadi gelombang elektromagnetik kemudian memancarkannya ke
ruang bebas adalah definisi dari ...
A. Antena
B. Kabel
C. Tower
D. BTS

19. Merupakan sinar elektromagnetik yang memiliki panjang gelombang lebih dari cahaya yang terlihat, yakni antara 700 nm
dan 1 [Link] pengertian dari ...
A. Infrastuktur
B. Intranet
C. Wi-Fii
D. Infrared

20. Yang termasuk pada teknologi 3G adalah ...


A. WCMA
B. Infrared
C. CDMA
D. Intranet

42
II. Isilah titik-titik di bawah ini dengan benar.

1. Sebutkan pengertian dari koneksi nirkabel …


2. Jelaskan beberapa cara koneksi internet pada komputer …
3. Jelaskan pengertian dari enkripsi
4. Sebutkan kelebihan dan kekurangan dari Koneksi Nirkabel
5. Sebutkan Jenis-Jenis enkripsi

43
C MENGENAL LEBIH DEKAT ENKRIPSI

Enkripsi adalah suatu metode yang digunakan untuk mengkodekan data sedemikian rupa sehingga keamanan informasinya
terjaga dan tidak dapat dibaca tanpa di dekripsi (kebalikan dari proses enkripsi) dahulu. Encryption berasal dari bahasa yunani
kryptos yang artinya tersembunyi atau rahasia.

Enkripsi dapat digunakan untuk tujuan keamanan, tetapi teknik lain masih diperlukan untuk membuat komunikasi yang aman,
terutama untuk memastikan integritas dan autentikasi dari sebuah pesan. Contohnya, Message Authentication Code (MAC) atau
digital signature. Penggunaan yang lain yaitu untuk melindungi dari analisis jaringan komputer .
1. Jenis-Jenis Enkripsi
Terdapat dua jenis enkripsi disini
a) Public Key – Kunci Asimetris
Kriptografi asimetris atau juga dikenal sebagai kriptografi kunci publik, menggunakan dua kunci yang berbeda: satu publik dan
satu privat yang saling terkait secara matematis. Kunci publik bisa dibagi dengan semua orang, sedangkan kunci privat harus
dirahasiakan. RSA merupakan algoritma asimetris yang paling banyak digunakan.

Gambar 1.26. Public Key


44
b) Private Key – Kunci Simetris

Kunci simetris menggunakan kunci yang sama untuk melakukan enkripsi dan dekripsi pada data. Pada saat akan melakukan
dekripsi, pengirim harus terlebih dahulu membagikan private keynya agar mampu didekripsi oleh penerima. Kunci simetris yang
paling banyak digunakan adalah adalah AES, yang diciptakan untuk melindungi informasi rahasia pemerintah.

Gambar 1.27. Private Key

Contoh: Seseorang mengirimkan data yang dienkripsi kepada seorang rekannya, jika rekannya ingin mendekripsinya maka ia
harus mendapatkan kuncinya dari si pengirim. Intinya Seorang pengirim data dapat melakukan enkripsi dan deksripsi data
dengan menggunakan satu kunci yang sama.

45
2. Kelebihan Dan Kekurangan Enkripsi

a) Kelebihan Enkripsi
1) Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari enkripsi ini adalah :
2) Kerahasiaan suatu informasi terjamin
3) Menanggulangi penyadapan telepon dan email
4) Untuk digital signature. Digital signature adalah menambahkan suatu baris statemen pada suatu elektronik copy dan
mengenkripsi statemen tersebut dengan kunci yang kita miliki dan hanya pihak yang memiliki kunci dekripsinya saja
yang bisa membukanya.
5) Untuk digital cash

b) Kekurangan Enkripsi
1) Penyandian rencana teroris
2) Penyembunyian record criminal oleh seorang penjahat
3) Pesan tidak bisa dibaca bila penerima pesan lupa atau kehilangan kunci (decryptor).

3. Aplikasi Enkripsi

Sekarang ini sudah cukup banyak jenis aplikasi yang disediakan untuk melakukan proses enkripsi. Buat kamu yang ingin
mencoba untuk bertukar data secara aman silahkan coba beberapa software berikut ini :
1) AutoCrypt
2) AxCrypt
3) TrueCrypt
4) P-Encryption Suite
46

Anda mungkin juga menyukai