0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan7 halaman

Edukasi Pencegahan Demam Berdarah DBD

dbd

Diunggah oleh

denisaanggraini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan7 halaman

Edukasi Pencegahan Demam Berdarah DBD

dbd

Diunggah oleh

denisaanggraini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

OLEH :

AUDI SHOFIE DJATSIH

2214201123

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

TA. 2024
POKOK BAHASAN : Edukasi Kesehatan

SUB POKOK BAHASAN : Demam Berdarah Dengue

SASARAN : Pasien RS Bhayangkara

HARI/TANGGAL : Rabu, 22 Mei 2024

KONTRAK WAKTU : 30 menit

TEMPAT : Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara

PENYULUH/PETUGAS : Audi Shofie Djatsih

DOSEN PENDAMPING : Ns. Juli Andri, [Link]., [Link]

A. TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM


Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan, diharapkan klien dapat memahami
tentang DBD dan cara pencegahannya.

B. TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS


Setelah mengikuti serangkaian proses penyuluhan kesehatan, diharapkan klien.
1. Memahami pengertian DBD
2. Mengetahui faktor yang mempengaruhi DBD
3. Mengetahui cara mencegah DBD

C. POKOK MATERI
Terlampir

D. METODE
1. Ceramah
2. Demontrasi
3. Tanya jawab
4. Diskusi

E. MEDIA
1. Leaflet
F. RENCANA KEGIATAN
No Tahap & Waktu Kegiatan Pendidikan Kegiatan Peserta
1. 5 menit sebelum Petugas memberikan inform Peserta menerima poster
acara dimulai consent
2. 5 menit Pembukaan : 1. Menjawab salam
pendahuluan 1. Mengucapkan dan memfokuskan
terapeutik dan perhatian pada
memperkenalkan diri pemateri
2. Menjelaskan kontrak 2. Mendengarkan
waktu dan mekanisme kontrak
kegiatan pembelajaran
3. Menyampaikan 3. Mendengarkan
maksud dan tujuan tujuan dari
penyuluhan penyuluh
4. Menyebutkan materi 4. Mendengarkan
penyuluhan yang akan materi penyuluhan
diberikan
3. 15 menit kegiatan Pelaksanaan : 1. Memberikan
inti 1. Menggali pendapat
pengetahuan dan 2. Mendengarkan
pengalaman sasaran dan
penyuluhan mengenai memperhatikan
DBD 3. Peserta
2. Menjelaskan materi mengajukan
pertanyaan
tentang materi
yang disampaikan
4. Mendengarkan
memperhatikan
dan dapat
memahami
penjelasan
4. 5 menit penutup Evaluasi : 1. Peserta menjawab
1. Menanyakan kembali pertanyaan yang
materi yang diberikan
disampaikan penyuluh
penyuluh 2. Peserta
2. Penyuluh menyiapkan mendengarkan
materi yang sudah kesimpulan materi
disampaikan yang disampaikan
3. Ucapkan terimakasih 3. Menjawab salam
4. Salam

G. EVALUASI
1. Evaluasi isi
Seluruh materi tersampaikan kepada peserta
2. Evaluasi proses
a. Peserta antusias terhadap materi penyuluhan
b. Peserta mendengarkan dan memperhatikan penyuluhan
c. Pelaksanaan kegiatan sesuai rencana tindakan
3. Evaluasi hasil
a. Peserta mengikuti kegiatan sesuai dengan aturan yang telah dijelaskan
b. Peserta mengulang kembali materi yang telah dijelaskan
MATERI

1. Pengertian DBD
DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang dapat
menyerang pada anak dan dewasa dengan gejala utama demam , nyeri otot dan
sendi yang biasanya memburuk setelah dua hari pertama.
DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan
melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

2. Penyebab DBD
Penyakit DBD disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan
nyamuk Aedes aegypti pada pembuluh darah. Penularan DBD umumnya melalui
gigitan nyamuk Aedes aegypti. Meskipun dapat juga ditularkan oleh Aedes
Albopictus yang biasanya hidup dikebun-kebun.
Ciri-ciri nyamuk tersebut adalah :
a. Tubuhnya belang-belang hitam putih
b. Menggigit pada siang hari
c. Berkembang biak pada air bersih dan jernih dan tidak mengalir

3. Tanda dan Gejala


a. Demam tinggi 2-7 hari disertai menggigil, urang nafsu makan, nyeri pada
persendian, serta sakit kepala.
b. Pendarahan dibawah kulit berupa : bintik-bintik merah pada kulit, mimisan,
gusi berdarah, muntah darah dan BAB berdarah.
c. Nyeri perut
d. Mual dan muntah
e. Terjadi syok atau pingsan pada hari ke 3-7 secara berulang –ulang. Dengan
tanda syok yaitu lemah, kulit dingin, basah dan tidak sadar.

4. Perawatan dan pengobatan


Dirumah :
a. Beri penderita air minum yang banyak (air masak, the, susu atau minuman
lainnya)
b. Kompres dingin saat panas
c. Segera abwa ke dokter, puskesmas atau langsung ke rumah sakit apabila
penderita tampak lemah dan gelisah.

5. Cara pencegahan
Tindakkan yang dilakukan adalah dengan memutuskan rantai siklus hidup
nyamuk aedes aegypti pada fase nyamuk dewasa dan fase larva hidup.
Dapat dilakukan dengan cara:
a. Memelihara lingkungan tetap bersih dan cukup sinar matahari.
b. Melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan cara :
1) Menutup dan menguras tempat penampungan air selama 3 hari dari
seminggu agar bebas dari jentik nyamuk.
2) Mengubur, membakar dan membuang kaleng bekas, botol bekas,
tempurung dan sampah lain sehingga tidak menjadi tempat perindukkan
nyamuk aedes aegypti.
3) Rapikan halaman dan jangan biarkan semak – semak di halaman yang tak
terurus.
4) Bersihkan selokan agar air dapat mengalir dengan lancar.
5) Tidak membiarkan kain/baju – baju tergantung.
6) Lakukan penyemprotan nyamuk (bila memang diperlukan)
DAFTAR PUSTAKA

Mansjoer, Arif dkk. 2000. Kapita Selekta Kedokteran jilid 2. Jakarta: Media Aesculapius.

Hutabarat, T., Windyaningsih, C., & Delianna, J. 2007. Modul Pelatihan Bagi Pengelola
Program Penyakit Demam Berdarah Dengue di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jendral
Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan Republik
Indonesia.

Anda mungkin juga menyukai