0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan19 halaman

Distribusi Sampling dan Teorema Limit Pusat

Diunggah oleh

suryafahar61
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan19 halaman

Distribusi Sampling dan Teorema Limit Pusat

Diunggah oleh

suryafahar61
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

DISTRIBUSI SAMPLING

RATA-RATA

Novita Eka Chandra, [Link]., [Link]


DISTRIBUSI SAMPLING

Distribusi sampling (sampling distribution) adalah distribusi


probabilitas untuk nilai statistik yang diperoleh dari sampel
acak untuk menggambarkan populasi
DISTRIBUSI SAMPLING RATA-RATA

Misalkan sampel acak 𝑛 diambil dari populasi Normal dengan


rataan 𝜇 dan variansi 𝜎 2 . Tiap pengamatan 𝑋𝑖 , 𝑖 = 1,2, … , 𝑛
dari sampel acak tersebut akan berdistribusi Normal yang
sama dengan populasi yang diambil sampelnya.
𝑛
Untuk 𝑛 ≥ 30 atau ≤ 5% , maka
𝑁

𝑋1 + 𝑋2 + ⋯ + 𝑋𝑛
𝑋ത =
𝑛
Berdistribusi Normal dengan rataan
𝜇 + 𝜇 + ⋯+ 𝜇
𝜇𝑋ത =
𝑛
dan variansi
𝜎 2 + 𝜎2 + ⋯ + 𝜎2
𝜎𝑋2ത =
𝑛2
Bila populasi yang disampel tidak diketahui distribusinya, berhingga atau tidak, maka
distribusi sampel 𝑋ത masih akan berdistribusi hampir normal dengan rataan 𝜇 dan
varians 𝜎 2 Τ𝑛 asalkan ukuran sampelnya besar. Ini merupakan akibat dari Teorema
Limit Pusat.

Teorema Limit Pusat


Bila 𝑋ത rataan sampel acak ukuran 𝑛 yang diambil dari populasi dengan rataan 𝜇 dan
varians 𝜎 2 yang berhingga, maka bentuk limit dari distribusi
𝑋ത − 𝜇
𝑍=
𝜎Τ 𝑛
Bila 𝑛 → ∞ adalah distribusi Normal baku 𝑁(0,1).
Hampiran normal untuk 𝑋ത umumnya cukup baik bila 𝑛 ≥ 30, terlepas
dari bentuk populasi. Bila 𝑛 < 30 , hampiran hanya akan baik bila
populasinya tidak jauh berbeda dengan normal. Bila populasi diketahui
normal, maka distribusi sampel 𝑋ത akan tepat berdistribusi normal, dan
ukuran sampelnya tidak menjadi soal.
𝑛
Untuk 𝑛 < 30 atau > 5% , maka
𝑁

𝑋1 + 𝑋2 + ⋯ + 𝑋𝑛
𝑋ത =
𝑛
Berdistribusi Normal dengan rataan
𝜇 + 𝜇 + ⋯+ 𝜇
𝜇𝑋ത =
𝑛
dan variansi
𝜎 2 + 𝜎2 + ⋯ + 𝜎2 𝑁 − 𝑛
𝜎𝑋2ത =
𝑛2 𝑁−1
CONTOH 1

Tinggi badan mahasiswa rata-rata mencapai 165 cm dan


simpangan baku 8,4cm. Telah diambil sebuah sampel acak
terdiri atas 45 mahasiswa. Tentukan berapa peluang tinggi
rata-rata ke 45 mahasiswa tersebuy:
a. Antara 160 cm dan 168 cm
b. Paling sedikit 166 cm
Jika ukuran populasi tidak disebutkan besarnya selalu dianggap cukup besar,
8,4
sehingga 𝜇𝑋ത = 165 dan 𝜎𝑋2ത = 45 = 1,252
160−165 168−165
a) 𝑃 160 < 𝑋ത < 168 = 𝑃 <𝑍< = 𝑃 −3,99 < 𝑍 < 2,4
1,252 1,252
𝑃 −3,99 < 𝑍 < 2,4 = 𝑃 𝑍 < 2,4 − 𝑃 𝑍 < −3,99
= 𝑃 𝑍 < 2,4 − 𝑃 𝑍 < −3,99
= 0,9918 − 0
= 0,9918
166−165
b) 𝑃 𝑋ത ≥ 166 = 𝑃 𝑍 ≥ 1,252 = 𝑃 𝑍 ≥ 0,80 = 1 − 𝑃 𝑍 < 0,80 = 1 −
0,7881 = 0,2119
CONTOH 2

Traveling between two campuses of a university in a city via


shuttle bus takes, on average, 28 minutes with a standard
deviation of 5 minutes. In a given week, a bus transported
passengers 40 times. What is the probability that the average
transport time was more than 30 minutes? Assume the mean
time is measured to the nearest minute.
CONTOH 3

Sistem keamanan pada Gondola yaitu kapasitas maksimum 12 orang dan berat
maksimum 2400 lb. Kapasitas akan melebihi batasannya jika 12 orang tersebut
memiliki berat rata-rata melebihi 2400 lb/12 = 167 lb. Dikarenakan laki-laki
memiliki berat yang lebih besar dibandingkan perempuan, “kejadian buruk” jika 12
orang tersebut semuanya laki-laki. Laki-laki memiliki berat yang terdistribusi
normal dengan rata-rata 172 lb dan standar deviasi 29 lb (National Health
Survey).
a. Tentukan probabilitas satu orang laki-laki (naik Gondola) dan memiliki berat
lebih besar dari 167 lb
b. Tentukan probabilitas 12 orang laki-laki (naik Gondola) dan memiliki berat
ratarata lebih besar dari 167 lb (sehingga berat total melebih barat
maksimum gondola)
CONTOH 4

Rata-rata temperatur badan suatu populasi sebesar 98,6°F.


Standar deviasi populasi 0,62°F (University of Maryland). Jika
ukuran sampel n = 106, tentukan probabilitas rata-rata
diperoleh 98,2°F atau kurang.
DISTRIBUSI SAMPLING
DUA RATA-RATA

Misalkan ada dua populasi, yang pertama dengan rataan 𝜇1


dan varians 𝜎12 , yang kedua dengan rataan 𝜇2 dan varians 𝜎22 .
Misalkan statistik 𝑋1 menyatakan rataan sampel acak ukuran
𝑛1 yang diambil dari populasi pertama, dan statistik 𝑋2
menyatakan rataan sampel acak ukuran 𝑛2 yang diambil dari
populasi kedua, kedua sampel saling bebas satu sama lain.
SELISIH

Bila sampel bebas ukuran 𝑛1 dan 𝑛2 diambil secara acak dari dua populasi, masing-masing
dengan rataan 𝜇1 dan 𝜇2 , dan varians 𝜎12 dan 𝜎22 , maka distribusi sampel dari selisih rataan
𝑋1 − 𝑋2 , berdistribusi hampir normal rataan dan variansi diberikan dengan
𝜎12 𝜎22
𝜇𝑋1 −𝑋2 = 𝜇1 − 𝜇2 dan 𝜎𝑋21 −𝑋2 = +
𝑛1 𝑛2
sehingga
𝑋1 − 𝑋2 − 𝜇1 − 𝜇2
𝑍=
𝜎12 𝜎22
+
𝑛1 𝑛2

Secara hampiran merupakan peubah normal baku.


JUMLAH

Bila sampel bebas ukuran 𝑛1 dan 𝑛2 diambil secara acak dari dua populasi, masing-masing
dengan rataan 𝜇1 dan 𝜇2 , dan varians 𝜎12 dan 𝜎22 , maka distribusi sampel dari jumlah rataan
𝑋1 + 𝑋2 , berdistribusi hampir normal rataan dan variansi diberikan dengan
𝜎12 𝜎22
𝜇𝑋1 +𝑋2 = 𝜇1 + 𝜇2 dan 𝜎𝑋21 +𝑋2 = +
𝑛1 𝑛2
sehingga
𝑋1 + 𝑋2 − 𝜇1 + 𝜇2
𝑍=
𝜎12 𝜎22
+
𝑛1 𝑛2

Secara hampiran merupakan peubah normal baku.


CONTOH 5

Rata-rata tinggi mahasiswa laki-laki 163 cm dan simpangan


bakunya 5,2 cm, sedangkan untuk mahasiswa Perempuan,
parameter tersebut berturut-turut 152 cm dan 4,9 cm. dari
kedua kelompok mahasiswa itu masing-masing diambil
sebuah sampel acak, secara independent berukuran sama
ialah 140 orang. Berapa peluang rata-rata tinggi mahasiswa
laki-laki paling sedikit 10 cm lebihnya dari rata-rata tinggi
mahasiswa perempuan.?
Misalkan 𝑋ത dan 𝑌ത masing-masing menyatakan rata-rata tinggi dari sampel untuk
mahasiswa laki-laki dan perempuan. Yang ditanyakan ialah 𝑃(𝑋ത − 𝑌ത ≥ 10)
Diketahui:
𝜇1 = 𝜇𝑋 = 163, 𝜇2 = 𝜇𝑌 = 152, 𝜎1 = 𝜎𝑋 = 5,2, 𝜎1 = 𝜎𝑌 = 4,9 dan 𝑛1 = 𝑛𝑋 = 140
Menurut teori, 𝑋ത − 𝑌ത berdistribusi normal dengan rata-rata 𝜇𝑋−
ത 𝑌ത = 163 − 12 = 11
5,22 4,92
dan simpangan baku 𝜎𝑋−
ത 𝑌ത = + = 0,6038 , maka diperoleh
140 140
10 − 11
𝑃 𝑍≥ = 𝑃 𝑍 ≥ −1,66 = 1 − 𝑃 𝑍 < −1,66 = 1 − 0,0485 = 0,9515
0,6038
= P(Z < 1,66)
CONTOH 6

The television picture tubes of manufacturer A have a mean


lifetime of 6.5 years and a standard deviation of 0.9 year,
while those of manufacturer B have a mean lifetime of 6.0
years and a standard deviation of 0.8 year. What is the
probability that a random sample of 36 tubes from
manufacturer A will have a mean lifetime that is at least 1year
more than the mean lifetime of a sample of 49 tubes from
manufacturer B?
CONTOH 7

Lampu pijar merk “ampuh” memiliki rata-rata daya tahan 200


jam dengan standar deviasi 50 jam, sedangkan lampu pijar
merk “baik” memiliki rata-rata daya tahan 300 jam dengan
standar deviasi 40 jam. Jika diambil sampel masing-masing 100
buah lampu pijar dan diteliti, berapa peluang bahwa jumlah
rata-rata daya tahan kedua lampu pijar lebih besar dari 600
jam?

Anda mungkin juga menyukai