0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan2 halaman

Penerapan Deep Learning dalam Pendidikan

Deep Learning mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam pembelajaran, berbeda dengan Surface Learning yang hanya mengutamakan penghapalan. Tiga elemen utama dalam Deep Learning adalah Meaningful Learning, Mindful Learning, dan Joyful Learning, yang membantu siswa memahami, mengembangkan kompetensi, dan termotivasi dalam belajar. Proses Meaningful Learning mengaitkan konsep baru dengan yang sudah dipahami untuk membuat pembelajaran lebih bermakna.

Diunggah oleh

andrimuhlissalam01
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan2 halaman

Penerapan Deep Learning dalam Pendidikan

Deep Learning mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam pembelajaran, berbeda dengan Surface Learning yang hanya mengutamakan penghapalan. Tiga elemen utama dalam Deep Learning adalah Meaningful Learning, Mindful Learning, dan Joyful Learning, yang membantu siswa memahami, mengembangkan kompetensi, dan termotivasi dalam belajar. Proses Meaningful Learning mengaitkan konsep baru dengan yang sudah dipahami untuk membuat pembelajaran lebih bermakna.

Diunggah oleh

andrimuhlissalam01
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Dalam Deep Learning, siswa didorong untuk secara aktif terlibat dalam

proses pembelajaran dan menyelami topik yang sedang dipelajari,


sehingga ia dapat menjelajah lebih dalam dan menikmati keindahan
panorama dari topik tersebut.

Pendekatan pembelajaran Deep Learning (belajar secara mendalam)


adalah kontras dari pendekatan pembelajaran Surface Learning (belajar di
permukaan) yang berusaha membahas banyak materi secara luas dengan
mengorbankan proses pemahaman dan peningkatan kompetensi dari
para peserta didik. Siswa akhirnya hanya terpaksa menghapal banyak hal
tanpa dapat memaknai, memiliki, dan menikmati proses
pembelajarannya.

3 Elemen Utama dalam Deep Learning


Menurut Mendikdasmen Abdul Mu’ti, pendekatan pembelajaran Deep
Learning dapat tercapai melalui 3 elemen utama, yakni Meaningful
Learning, Mindful Learning, dan Joyful Learning.

Melalui proses Meaningful Learning, siswa dapat memaknai hal-hal yang


sedang ia pelajari. Kemudian, melalui proses Mindful Learning, siswa
dapat menjadi agen aktif yang secara sadar berniat untuk
mengembangkan pemahaman dan kompetensinya. Proses Joyful
Learning membuat siswa menjadi termotivasi dalam menjalani proses
pembelajarannya.

Mari kita bahas ketiga elemen ini secara lebih mendalam!

1. Meaningful Learning

Teori Meaningful Learning yang dicetuskan oleh David Ausubel


menjelaskan proses pembelajaran dimana guru membantu siswa
untuk mengaitkan konsep baru yang akan diajarkan dengan
konsep-konsep yang sebelumnya sudah mereka pahami. Proses
belajar Meaningful Learning ini bertujuan agar pembelajaran menjadi lebih
bermakna bagi siswa.

Misalnya, untuk memperkenalkan penjumlahan pecahan, kita bisa mulai


dengan penjumlahan benda-benda yang lebih konkret terlebih dahulu.

1 ayam + 2 ayam = 3 ayam


1 bola + 2 bola = 3 bola
1 perlima + 2 perlima = 3 perlima → ⅕ + ⅖ = ⅗

Atau
1 ayam +

Anda mungkin juga menyukai