BAB 259: KEKEJAMAN GUILD
Melihat ular api yang membakar langit, seorang petualang langsung mengangkat
tangannya dan berteriak "Hidup ketua Jugernaut! Kita tidak akan pernah kalah!".
"Saya dari awal sudah tahu bahwa ketua Jugernaut sama sekali tidak bisa
dikalahkan, benar-benar hal yang bodoh karena merasa khawatir dengan berbagai
berita yang tidak benar itu!".
"Aku yakin orang yang berkata ketua Jugernaut terluka pasti adalah mata-mata iblis,
mereka berusaha menyebarkan berita tersebut agar para petualang panik".
"Ketua Jugernaut yang tidak Terkalahkan!".
Para petualang langsung berteriak dengan penuh semangat, rasa khawatir mereka
selama 10 hari ini langsung menghilang ketika melihat Jugernaut yang berdiri
dengan kuat di depan mereka.
Melihat para petualang kembali bersemangat, Jugernaut tersenyum dan
mengangkat tombaknya lagi untuk membiarkan para petualang diam. Lalu ia
kembali menjelaskan "Seperti yang kalian semua sudah tahu bahwa Kerajaan
Pengetahuan mengkhianati kita! Jika bukan orang yang tidak dikenal membantu kita
menahan pasukan Envy maka kita pasti sudah mati, hari ini kita akan membalas
dendam kepada Kerajaan Pengetahuan dengan bantuan akademi sihir! Tidak ada
seorangpun dari Kerajaan Pengetahuan akan dibiarkan hidup, mereka semua tidak
berbeda dengan para iblis! Walaupun mereka semua adalah manusia, tapi mereka
yang bekerja sama dengan iblis bukanlah manusia lagi! Jadi jangan ragu untuk
membunuh semua orang dari Kerajaan Pengetahuan!".
Para petualang langsung menjadi bersemangat dan berteriak "Bunuh!".
"Bakar habis seluruh Kerajaan Pengetahuan!".
"Siapapun yang berasal dari Kerajaan Pengetahuan harus mati! Mereka tidak jauh
berbeda dari iblis!".
Di tengah teriakan penuh semangat para petualang, tidak ada yang menyadari
bahwa wajah Myro sekarang sangat aneh. Jika itu membalas dendam kepada
Kerajaan Pengetahuan maka itu tidak aneh, tapi apabila itu membunuh semua
orang di Kerajaan Pengetahuan maka Myro yakin bahwa itu salah. Lagipula
penduduk di Kerajaan Pengetahuan sama sekali tidak bersalah, yang salah adalah
raja dan para penguasa Kerajaan Pengetahuan yang memutuskan untuk memihak
iblis.
Tapi Myro hanya diam dan tidak mengatakan apapun, mungkin ia hanya berpikir
terlalu berlebihan dan yang dimaksudkan Jugernaut serta para petualang adalah
membunuh prajurit dan raja Kerajaan Pengetahuan, bukan seluruh penduduk yang
belum tentu bersalah.
Jugernaut kembali berteriak lagi "Mulai hari ini maka aku akan memberitahukan
kepada kalian semua untuk bersiap, kita akan kembali berperang setelah 3 hari!
Tujuan kita berikutnya adalah Kerajaan Pengetahuan, biarkan api perang membakar
dan menghancurkan seluruh Kerajaan Pengetahuan. Tunjukkan kepada dunia
bahwa kerajaan manapun yang berkhianat ke iblis maka hanya akan berakhir
kematian, sekarang kalian bisa kembali dan menyiapkan senjata kalian!".
Para petualang di sekitar mulai bergerak pergi dengan penuh semangat, mereka
berbicara dengan rekan sekelompok mereka tentang persiapan atau membeli
senjata baru.
Myro berencana untuk menemui Jugernaut dulu dan menanyakan keadaannya, jadi
ia berbalik dan akan memberitahu Frize, Tina serta Liras.
Ketika Myro melihat mereka, Myro baru menyadari bahwa wajah mereka sekarang
seputih kertas. Mereka tidak terlihat senang seperti petualang yang lain dan lebih
seperti ketakutan, Myro menatap mereka dengan aneh dan berkata "Apa yang
terjadi pada kalian?".
Mereka semua tahu bahwa Myro berasal dari dunia lain, jadi Liras berusaha
menjelaskan sesuatu kepada Myro. Tiba-tiba Frize yang ada di samping langsung
menutup mulut Liras lalu menatap Myro dan berkata "Tuan, kami akan kembali ke
rumah lebih dulu. Anda pasti akan berbicara dengan ketua Jugernaut, jadi kami tidak
akan menganggu tuan. Tapi tuan, anda harus berhati-hati!".
Myro sudah lama mengenal Frize dan melihat wajahnya yang sekarang maka Myro
tahu ada yang aneh disini, apakah mereka semua benar-benar akan membunuh
semua orang di Kerajaan Pengetahuan? Bahkan para penduduk yang tidak
bersalah? Apabila benar seperti itu maka Frize, Tina dan Liras juga berasal dari
Kerajaan Pengetahuan, jadi wajah Myro menjadi sedikit suram dan berkata "Baiklah,
aku akan membicarakan beberapa masalah dengan senior Juger, kalian bisa
kembali duluan".
Mereka mengangguk lalu mulai kembali ke arah rumah dengan hati-hati, Myro
menarik nafas lalu membuka pintu guild dan melihat bahwa Jugernaut, Gerf, Wings,
Jrion, Iris dan beberapa petinggi guild ada disana.
Melihat Myro yang datang, Gerf mendekat sambil tersenyum dan berkata "Nak Myro,
aku sudah mendengar bahwa kau mendapatkan julukan The Golden Arrow.
Walaupun julukan milikmu tidak ada hubungannya dengan Tombak Ular yang aku
ajarkan, tapi aku masih merasa senang melihat keahlian murid ku".
Myro membungkuk kepada Gerf dengan sopan dan berkata "Semua ini karena
pelajaran yang diberikan guru".
Gerf menepuk pundak Myro dengan senang sambil berkata "Kau salah, semua ini
karena kerja keras milikmu juga! Ayo berdiri, kenapa harus sangat sopan di depan
guru?".
Myro mengangguk lalu berdiri tegak lagi, lalu Jugernaut juga mendekat dan berkata
sambil tersenyum "Adikku, kenapa kau datang kesini? Lebih baik kau bersiap untuk
melawan Kerajaan Pengetahuan, kita akan membalas dendam terhadap
pengkhianat".
Myro melihat ke arah Jugernaut dengan ragu-ragu lalu berkata "Senior Juger,
apakah benar bahwa kita akan membunuh semua orang yang ada di Kerajaan
Pengetahuan? Bahkan para penduduk yang tidak bersalah?".
Semua orang di ruangan itu kecuali Iris dan Jrion yang sangat mengenal Myro
langsung menarik senjata mereka, mereka menatap Myro dengan suram karena
perkataan Myro yang meragukan Jugernaut seperti seorang mata-mata yang dikirim
musuh.
Jugernaut mengangkat tangannya untuk menghentikan semua orang, lalu
memegang pundak Myro dengan ramah sambil berkata "Myro, kau tidak perlu
khawatir! Aku tahu bahwa kau dan teman-temanmu berasal dari Kerajaan
Pengetahuan, tapi kami pasti akan melindungi mu dan tidak akan melukai teman-
temanmu. Jadi kau tidak perlu merasa khawatir".
Myro menggelengkan kepalanya dan berkata "Senior Juger, bukan hal itu yang aku
maksudkan! Tidak semua penduduk di Kerajaan Pengetahuan bersalah, mereka
hanya mengikuti perkataan raja. Apalagi mereka mungkin tidak membantu iblis
sama sekali, orang yang berkhianat adalah raja dan para penguasa di Kerajaan
Pengetahuan. Para penduduk ini hanya melakukan pekerjaan mereka setiap hari,
apakah tidak terlalu berlebihan untuk membunuh mereka semua!".
Wajah semua orang di ruangan itu langsung menjadi suram kecuali orang-orang
yang mengenal Myro, Iris melangkah maju dan berkata "Myro, aku tahu bahwa
membunuh semua penduduk terlalu kejam. Tapi kita harus melakukan ini, kita harus
menunjukkan kepada dunia bahwa hukuman bagi pengkhianat adalah kematian
penuh. Dengan cara ini maka tidak ada lagi kerajaan yang berani berkhianat kepada
iblis lagi, apabila kita berbaik hati kepada pengkhianat maka banyak kerajaan
mungkin akan bekerja sama dengan iblis".
Myro masih berkata dengan keras kepala "Tapi para penduduk itu tidak bisa
memiliki pilihan lain, mereka hanya bisa mengikuti raja sebagai penduduk Kerajaan
Pengetahuan--".
Sebelum Myro bisa menyelesaikan kata katanya, Jugernaut langsung berkata "Myro,
nampaknya kau terlalu kelelahan karena perang sebelumnya jadi kau harus
beristirahat sekarang. Meskipun bukan para penduduk yang memilih untuk bekerja
sama dengan iblis, tapi sebagai penduduk Kerajaan Pengetahuan maka mereka
juga bersalah dan harus mati. Lebih baik kau kembali sekarang, kami masih harus
memulai pertemuan dengan akademi sihir sebentar lagi karena mereka akan datang
kesini".