LKPD: Taat Aturan, Kompetitif dalam Kebaikan, dan Kerja Keras
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas/Semester : XI/Ganjil
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit (disesuaikan)
Materi Pokok : Taat pada Aturan, Kompetisi dalam Kebaikan, dan Etos Kerja
Dasar Hukum : Al-Qur'an Surat An-Nisa ayat 59, Al-Maidah ayat 48, At-Taubah ayat 105, dan
Hadis Terkait
A. Petunjuk Belajar
1. Baca dan pahami materi tentang taat aturan, kompetisi dalam kebaikan, dan kerja keras yang
telah disampaikan guru.
2. Diskusikan pertanyaan dan kasus yang ada di LKPD bersama kelompok Anda.
3. Jawablah setiap pertanyaan dengan teliti dan lengkap.
4. Persiapkan presentasi hasil diskusi kelompok di depan kelas.
5. Gunakan berbagai sumber belajar (buku, internet, atau sumber lain) untuk mendukung
jawaban Anda.
B. Kompetensi yang Dicapai
Setelah menyelesaikan LKPD ini, peserta didik diharapkan mampu:
Menganalisis makna taat pada aturan berdasarkan Al-Qur'an dan Hadis.
Mengidentifikasi contoh-contoh perilaku kompetitif dalam kebaikan.
Menjelaskan konsep kerja keras dalam perspektif Islam.
Menerapkan perilaku taat, kompetitif dalam kebaikan, dan kerja keras dalam kehidupan
sehari-hari.
C. Informasi Pendukung
Taat pada Aturan: Patuh dan tunduk pada segala aturan yang berlaku, baik dari Allah,
Rasulullah, pemerintah, maupun aturan sosial lainnya.
Perilaku Kompetitif dalam Kebaikan (Fastabiqul Khairat): Berlomba-lomba atau bersaing
secara positif dalam melakukan perbuatan baik untuk meraih rida Allah SWT.
Kerja Keras: Usaha sungguh-sungguh dengan penuh semangat dan kemampuan untuk
mencapai tujuan hidup, baik di dunia maupun akhirat.
D. Langkah-langkah Kegiatan
Tugas 1: Mengamati dan Menganalisis
1. Amati dan diskusikan kasus berikut:
Kasus 1 (Taat Aturan): Seorang siswa datang terlambat ke sekolah karena
begadang. Di gerbang, ia melihat temannya yang juga terlambat sedang berdebat
dengan guru piket agar diizinkan masuk. Akhirnya, teman tersebut menyogok petugas
kebersihan untuk membuka pintu samping. Apa pendapat kalian tentang perilaku
kedua siswa tersebut dari perspektif taat aturan?
Kasus 2 (Kompetitif dalam Kebaikan): Ada dua orang siswa yang sama-sama ingin
membantu teman mereka yang sedang sakit. Siswa A menjenguk sambil membawa
buah tangan, lalu menceritakannya di media sosial agar mendapat pujian. Siswa B
menjenguk tanpa sepengetahuan banyak orang dan diam-diam membantu
mengerjakan tugas sekolah temannya. Perilaku siapa yang lebih
mencerminkan fastabiqul khairat? Mengapa?
Kasus 3 (Kerja Keras): Ada dua mahasiswa yang sama-sama ingin mendapatkan
beasiswa. Mahasiswa A belajar sangat giat, mengerjakan semua tugas dengan
maksimal, dan aktif di berbagai kegiatan organisasi. Mahasiswa B mengandalkan
koneksi orang dalam dan berbuat curang untuk mendapatkan nilai tinggi. Siapakah
yang menunjukkan etos kerja yang benar? Jelaskan alasannya.
Tugas 2: Membaca dan Memahami Ayat
1. Bacalah dengan cermat ayat-ayat berikut:
QS. An-Nisa Ayat 59: (Taat Aturan)
QS. Al-Maidah Ayat 48: (Kompetitif dalam Kebaikan)
QS. At-Taubah Ayat 105: (Kerja Keras)
2. Diskusikan dalam kelompok dan jawab pertanyaan berikut:
Bagaimana keterkaitan ayat-ayat tersebut dengan tiga kasus yang Anda diskusikan
sebelumnya?
Tuliskan hikmah yang bisa Anda petik dari setiap ayat untuk diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari.
Tugas 3: Membuat Peta Konsep
1. Berdasarkan hasil diskusi dari Tugas 1 dan Tugas 2, buatlah peta konsep yang
menghubungkan ketiga materi (Taat Aturan, Kompetitif dalam Kebaikan, dan Kerja Keras)
dengan kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
2. Peta konsep harus berisi:
Pengertian masing-masing konsep.
Dalil yang mendasarinya.
Contoh-contoh perilaku.
Dampak positif bagi individu dan masyarakat.
E. Penilaian
Penilaian akan didasarkan pada:
1. Hasil Diskusi: Kelengkapan dan ketajaman analisis jawaban pada Tugas 1 dan Tugas 2.
2. Peta Konsep: Kelengkapan, kreativitas, dan ketepatan isi peta konsep.
3. Presentasi Kelompok: Kerjasama, pemahaman, dan cara penyampaian hasil diskusi.