RKK Pekerjaan Rehabilitasi Jalan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI
(RKK)
PAKET PEKERJAAN :
REHABILITASI JALAN
DINAS PERTANIAN DAN PANGAN KABUPATEN KENDAL
APBD KABUPATEN KENDAL
TAHUN ANGGARAN 2025
RKK Pekerjaan Rehabilitasi Jalan
DAFTAR ISI
A. Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan Konstruksi
A.1. Kepedulian pimpinan terhadap Isu eksternal dan internal
A.2. Komitmen Keselamatan Konstruksi
B. Perencanaan keselamatan konstruksi
B.1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang.
B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)
B.3. Standar dan peraturan perundangan
C. Operasi Keselamatan Konstruksi
C.1. Perencanaan Operasi
D. Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi
D.1. Pemantauan dan evaluasi
D.2. Tinjauan manajemen
D.3. Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi
RKK Pekerjaan Rehabilitasi Jalan
A. Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan Konstruksi
A.1. Kepedulian pimpinan terhadap Isu ekternal dan internal
Pelaksana Pekerjaan adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Jasa Konstruksi harus
berkomitmen dan peduli terhadap Keselamatan Konstruksi khusus dalam pencapaian
penanganan isu keselamatan konstruksi dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Peduli dalam mempromosikan pemahaman akan kebutuhan keselamatan konstruksi dan
membudayakan keselamatan konstruksi dalam seluruh kegiatan pelaksanaan konstruksi
2. Peduli dalam melakukan sosialisasi tentang keselamatan konstruksi terhadap seluruh
tenaga kerja maupun masyarakat didalam lingkungan kerja konstruksi
3. Peduli dalam melaksanakan implementasi sesuai rencana keselamatan konstruksi
bedasarkan perundang-undangan yang berlaku dalam keselamatan konstruksi nasional
4. Mencegah kecelakaan, kebakaran, sakit akibat kerja, keamanan dan pencemaran
lingkungan
5. Memantau dan mengevaluasi terhadap kinerja keselamatan konstruksi serta melakukan
perbaikan secara berkelanjutan
A.2. Komitmen Keselamatan Konstruksi
PAKTA KOMITMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : .........................................
Jabatan : .........................................
Bertindak untuk : .........................................
Dalam rangka pelaksanaan Pekerjaan Rehabilitasi Jalan berkomitmen melaksanakan konstruksi
berkeselamatan demi terciptanya Zero Accident, dengan memastikan bahwa seluruh pelaksanaan
konstruksi:
1. Memenuhi ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi;
2. Menggunakan tenaga kerja kompeten bersertifikat;
3. Menggunakan peralatan yang memenuhi standar kelaikan;
4. Menggunakan material yang memenuhi standar mutu;
5. Menggunakan teknologi yang memenuhi standar kelaikan; dan
6. Melaksanakan Standar Operasi dan Prosedur (SOP)
Kendal. .......... September 2025
Penyedia
PT/CV. ..................................
NAMA TERANG
Jabatan
RKK Pekerjaan Rehabilitasi Jalan
B. Perencanaan Keselamatan Konstruksi
Penyedia Jasa pada paket “Pekerjaan Rehabiltasi Jalan” harus membuat Identifikasi Bahaya,
Penilaian Risiko, Skala Prioritas, Pengendalian Risiko, Penanggung Jawab untuk diserahkan, dibahas,
dan disetujui PPK pada saat Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak sesuai lingkup pekerjaan yang
dilaksanakan.
Penyusunan Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko K3, Skala Prioritas K3, Pengendalian Resiko K3, dan
PenanggungJawab K3 terdapat pada table berikut ini :
RKK Pekerjaan Rehabilitasi Jalan
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PAKET : PEKERJAAN REHABILITASI JALAN
No Dok : Tgl. Diterbitkan : Hal :
Rev : Tgl. Kaji Ulang : ...................... Paraf :
B.1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang.
Tabel 1. Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko, Penetapan Pengendalian Resiko K3
Nama Perusahaan : ....................................................
Kegiatan : ...................................................
Lokasi : ...................................................
Tanggal dibuat : ....................................... 2025
JENIS/TIPE IDENTIFIKASI PENETAPAN PENGENDALIAN
NO DAMPAK
PEKERJAAN BAHAYA RISIKO K3
Memakai APD ( helm, sepatu
Tertimpa material
Perilaku tidak aman safety, sarung tangan,masker,
urugan
dan kacamata kerja )
Terjadi gangguan Memakai APD (helm, sepatu
Kondisi tidak aman
lalu lintas di area safety, sarung tangan,masker, dan
Pembongkaran dan / berbahaya
1 proyek kacamata kerja )
Pembersihan
Kondisi tidak aman
Kecelakaan Alat Mengikuti SOP pengoperasian alat.
/ berbahaya
Memakai APD (helm, sepatu
Terjatuh /Terpeleset ke
Perilaku tidak aman safety, sarung tangan,masker, dan
area pekerjaan
kacamata)
Memakai APD ( helm, sepatu
Tertusuk paku, Perilaku tidak aman safety, sarung tangan, masker, dan
kacamata kerja )
Memakai APD ( helm, sepatu
Terpukul alat Kondisi tidak aman
Pengukuran dan safety, sarung tangan, masker, dan
pemukul, / berbahaya
2 pemasangan kacamata kerja )
bowplank
Memakai APD ( helm, sepatu
Kondisi tidak aman
Tersandung safety, sarung tangan,masker, dan
/ berbahaya
kacamata kerja )
Kondisi tidak aman
Tertimpa material. Mengikuti SOP pengoperasian alat.
/ berbahaya
Memakai APD ( helm, sepatu
Tertimpa material
3 Pekerjaan Tanah Perilaku tidak aman safety, sarung tangan, masker,dan
galian Luka ringan
kacamata kerja )
Memakai APD (helm, sepatu
Kaki terkena alat Kondisi tidak aman
safety, sarung tangan, masker, dan
untuk menggali / berbahaya
kacamata kerja )
RKK Pekerjaan Rehabilitasi Jalan
Kaki terkena Alat Kondisi tidak aman/
Mengikuti SOP pengoperasian alat.
Pemadat berbahaya
Memakai APD ( helm, sepatu
Terjatuh /Terpeleset
Perilaku tidak aman safety, sarung tangan,masker, dan
ke area galian
kacamata kerja, body hardness )
Memakai APD ( helm, sepatu
Tertimpa material
Perilaku tidak aman safety, sarung tangan,masker,
Batu Belah
dan kacamata kerja )
Memakai APD (helm, sepatu
Terkena percikan Kondisi tidak aman
safety, sarung tangan,masker, dan
4 Pekerjaan Pondasi batu yang dipecah / berbahaya
kacamata kerja )
Kondisi tidak aman
Kecelakaan Alat Mengikuti SOP pengoperasian alat.
/ berbahaya
Memakai APD (helm, sepatu
Terjatuh /Terpeleset
Perilaku tidak aman safety, sarung tangan,masker, dan
ke area pekerjaan
kacamata)
Memakai APD ( helm, sepatu
Tertimpa material
Perilaku tidak aman safety, sarung tangan,masker,
beton
dan kacamata kerja )
Terjadi gangguan Memakai APD (helm, sepatu
Kondisi tidak aman
lalu lintas di area safety, sarung tangan,masker, dan
/ berbahaya
5 Pekerjaan Beton proyek kacamata kerja )
Kondisi tidak aman
Kecelakaan alat kerja Mengikuti SOP pengoperasian alat.
/ berbahaya
Memakai APD (helm, sepatu
Terjatuh /Terpeleset
Perilaku tidak aman safety, sarung tangan,masker, dan
ke area pekerjaan
kacamata)
RKK Pekerjaan Rehabilitasi Jalan
B2. Rencana tindakan (sasaran & program)
Tabel 2. Penyusunan Sasaran dan Program K3
Nama Perusahaan : ....................................................
Kegiatan : ...................................................
Lokasi : ...................................................
Tanggal Dibuat : ....................................... 2025
SASARAN KHUSUS PROGRAM
JENIS/TIPE PENGENDALIAN
NO JANGKA INDIKATOR MONI- PENANGGUNG
PEKERJAAN RISIKO K3 URAIAN TOLAK UKUR SUMBER DAYA
WAKTU PENCAPAIAN TORING JAWAB
Memakai APD (helm, sepatu Sepatu Safety,
Memastikan kesiapan Daftar Logistik
safety, sarung tangan, masker, APD Terpakai Sarung tangan, Masker Harian Check List
Pembongkaran dan APD Absensi Safety officer
1 dan kaca mata kerja dan Kacamata kerja
Pembersihan
Memahami peraturan Daftar Evaluasi Logistik
Mentaati peraturan lalu lintas Rambu terpasang Rambu K3 Harian
lalu lintas Absensi Kinerja Safety officer
Memakai APD (helm, sepatu Sepatu Safety,
Memastikan kesiapan Daftar Logistik
safety, sarung tangan, masker, APD Terpakai Sarung tangan, Masker Harian Check List
Pengukuran APD Absensi Safety officer
dan kacamata kerja) dan Kacamata kerja
2 dan pemasangan
bowplank Mengikuti SOP Memastikan Pengoperasian Mengikuti Evaluasi Pelaksana
SOP Alat Ukur Tanah
pengoperasian alat ukur kompetensi operator Sesuai Jadwal Alat Kinerja Safety officer
Memakai APD ( helm, sepatu Sepatu Safety
Memastikan kesiapan Daftar Logistik
safety, sarung tangan, APD Terpakai Sarung tangan, Masker Harian Check List
APD Absensi Safety officer
masker,dan kacamata kerja) Kacamata kerja
Memakai APD ( helm, sepatu Sepatu Safety
Memastikan kesiapan Daftar Logistik
safety, sarung tangan, masker, APD Terpakai Sarung tangan, Masker Harian Check List
APD Absensi Safety officer
dan kacamata kerja) Kacamata kerja
3 Pekerjaan Tanah
Mengikuti SOP pengoperasian Memastikan Pengoperasian Mengikuti Evaluasi Pelaksana
alat. kompetensi operator Sesuai SOP Alat Jadwal Alat Kinerja Safety officer
Memakai APD ( helm, sepatu Sepatu Safety
Memastikan kesiapan Daftar Logistik
safety, sarung tangan, masker, APD Terpakai Sarung tangan, Masker Harian Check List
APD Absensi Safety officer
dan kacamata kerja) Kacamata kerja
RKK Pekerjaan Rehabilitasi Jalan
Memakai APD (helm, sepatu Sepatu Safety
Daftar Logistik
safety, sarung tangan, masker, Memastikan kesiapan APD APD Terpakai Sarung tangan, Masker Harian Check List
Absensi Safety officer
dan kacamata kerja) Kacamata kerja
Memakai APD (helm, sepatu Sepatu Safety
Daftar Logistik
safety, sarung tangan, masker, Memastikan kesiapan APD APD Terpakai Sarung tangan, Masker Harian Check List
Absensi Safety officer
4 Pekerjaan Pondasi dan kacamata kerja) Kacamata kerja
Mengikuti SOP pengoperasian Memastikan Pengoperasian Mengikuti Evaluasi Pelaksana
SOP Alat
alat. kompetensi operator Sesuai Jadwal Alat Kinerja Safety officer
Memakai APD (helm, sepatu Sepatu Safety
Memastikan kesiapan Daftar Logistik
safety, sarung tangan, masker, APD Terpakai Sarung tangan, Masker Harian Check List
APD Absensi Safety officer
dan kacamata) Kacamata kerja
Memakai APD ( helm, sepatu Sepatu Safety
Memastikan kesiapan Daftar Logistik
safety, sarung tangan, masker, APD Terpakai Sarung tangan, Masker Harian Check List
APD Absensi Safety officer
dan kacamata kerja) Kacamata kerja
Memakai APD (helm, sepatu Sepatu Safety
Memastikan kesiapan Daftar Logistik
safety, sarung tangan, masker, APD Terpakai Sarung tangan, Masker Harian Check List
APD Absensi Safety officer
5 Pekerjaan Beton dan kacamata kerja) Kacamata kerja
Mengikuti SOP pengoperasian Memastikan Pengoperasian Mengikuti Evaluasi Pelaksana
SOP Alat
alat. kompetensi operator Sesuai Jadwal Alat Kinerja Safety officer
Memakai APD (helm, sepatu Sepatu Safety
Memastikan kesiapan Daftar Logistik
safety, sarung tangan, masker, APD Terpakai Sarung tangan, Masker Harian Check List
APD Absensi Safety officer
dan kacamata) Kacamata kerja
RKK Pekerjaan Rehabilitasi Jalan
B.3. Standar dan peraturan perundangan
Tabel 3. Standar Peraturan Perundang – Undangan
Nomor Peraturan Perundang-undangan
1 Undang-Undang Dasar 1945
2 UU No. 1/1970 Tentang Keselamatan Kerja
3 UU No. 23/1992 Tentang Kesehatan
4 UU No. 3/1992 Tentang Jaminan Sosisal Tenaga Kerja
5 Undang-Undang No. 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi
6 Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012 tentang Penerapan SMK3
7 Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Bidang Konstruksi
Instruksi Menteri Tenaga Kerja No. : Ins/11/M/BW/1997 Tentang Pengawasan Khusus K3
8
Penanggulangan Kebakaran
Keputusan Menteri Tenaga Kerja R.I No. : Kep-186/Men/1999 Tentang Unit Penanggulangan
9
Kebakaran di Tempat Kerja
Tabel 4. Standar Peraturan Perundang-Undangan
PERATURAN / KETENTUAN PERATURAN / KETENTUAN
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 01/Men/1980 K 3 Pada Konstruksi Bangunan
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 02/Men/1982 Kualifikasi Juru Las
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 03/Men/1998 Tata Cara Pelaporan Dan Pemeriksaan Kecelakaan
Syarat-Syarat Pemasangan Dan
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 04/Men/1980
Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan
Panitia Pembina Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 04/Men/1987
Serta Tata Cara Penunjukkan Ahll Keselamatan Kerja
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 05/Men/1985 Pesawat Angkat Dan Angkut
Keputusan Menteri Tenaga Kerja [Link]-186/Men/1999 Unit Penanggulangan Kebakaran Di Tempat Kerja
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan
Kewajiban Melapor Penyakit Akibat Kerja
Transmigrasi No. [Link]/Men/1981
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi
Kualifikasi Dan Syarat-Syarat Operator Kran Angkat
No. [Link]/Men/1989
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja Dalam
No. Per.O2/Men/L980 Penyelenggaraan Keselamatan Kerja
Syarat Kesehatan, Kebersihan Serta Penerangan
Peraturan Menteri Perburuhan No. 7 tahun 1964
Dalam Tempat Kerja
Nilai Ambang Batas Faktor Fisika
[Link] No. Kep. 51/Men/1999
Di Tempat Kerja Kerja
RKK Pekerjaan Rehabilitasi Jalan
Nilai Ambang Batas Faktor Kimia
Surat Edaran No. Seso1/Men/1997
Di Tempat Kerja Kerja
Surat Edaran Dirjen Binawas No 05/Bw/1997 Penggunaan Alat Pelindung Diri
C. Operasi Keselamatan Konstruksi
C.1. Perencanaan Operasi
Perencanaan operasional berupa prosedur kerja /petunjuk kerja, yang harus mencakup
seluruh upaya pengendalian, diantaranya :
1. Upaya pengendalian berdasarkan lingkup pekerjaan
2. Rencana penunjukan personil yang akan ditugaskan menjadi Penganggung Jawab
Kegiatan SMK3
3. Prediksi dan rencana penanganan kondisi keadaan darurat tempat kerja
4. Rencana prosedur / petunjuk kerja yang perlu di siapkan
5. Rencana program pelatihan / soisalisasi sesuai pengendalian resiko
6. Sistem pertolongan pertama pada kecelakaan
7. Persyaratan Operator Alat Angkat
a. Operator Alat Angkat harus memenuhi kompetensi
b. Setiap Operator alat angkat harus memiliki SIO (Surat Izin Operasi) atau bersertifikat
yang di keluarkan oleh Badan yang berwenang
8. Rambu Peringatan / Larangan / Anjuran
a. Penempatan Rambu-rambu peringatan/larangan/anjuran harus dipasang sesuai dengan
kondisi di tempat kerja
b. Rambu peringatan/larangan/anjuran harus mudah dilihat dan dapat dibaca
9. Alat Pelindung Diri
a. Alat pelindung diri diidentifikasi berdasarkan hasil penilaian risiko
b. Alat pelindung diri (APD) diberikan kepada pekerja sesuai dengan jenis pekerjaan
10. Tamu/pengunjung dan pihak luar
a. Pengendalian dan pembatasan akses masuk dan akses keluar tempat kerja
b. Persyaratan APD (Alat Pelindung Diri )
c. Induksi K3
d. Prosedur dan Persyaratan tanggap darurat
D. Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi
D.1. Pemantauan dan evaluasi
Pengendalian pemeriksaan dan evaluasi kinerja K3 dilakukan mengacu pada kegiatan yang
dilaksanakan pada bagian D (Operasi keselamatan konstruksi) berdasarkan upaya pengendalian
pada bagian B (Perencanaan keselamatan konstruksi) dan C (Dukungan keselamatan konstuksi).
Hal-hal yang harus dilaporkan dalam laporan evaluasi dan kinerja K3 adalah :
Rekapitulasi kecelakaan kerja dengan mengacu pada pelaporan dan penyelidikan kecelakaan
yang sudah dibuat.
Occupational Injury/Illness (Cidera/Sakit Akibat Kerja)
Fatality (Meninggal Dunia)
Loss Work Day / Loss Time Injury (Hilang Hari Kerja)
Restricted Work Day (Kerja Terbatas)
RKK Pekerjaan Rehabilitasi Jalan
Medical Treatment (Perawatan Kesehatan)
First Aid (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)
Fire Accident (Kebakaran)
Traffic Accident (Kecelakaan lalu lintas)
Environmental Accident (Kecelakaan Lingkungan)
Property Damage Accident (Kecelakaan peralatan atau mesin)
Near miss (Hampir celaka)
Man Hour (Jam kerja)
Km Driven (Kilometer mengemudi – untuk kendaraan perusahaan)
D.2. Tinjauan manajemen
Hasil pemeriksaan dan evaluasi kinerja K3 pada bagian E. Diklasifikasikan dengan kategori sesuai
dan tidak sesuai tolok ukur sebagaimana dalam Perencananaan Keselamatan Konstruksi. Hal-hal
yang tidak sesuai, termasuk bilamana terjadi kecelakaan kerja dilakukan peninjauan ulang untuk di
ambil tindakan perbaikan.
D.3. Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi
Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi dilakukan dengan melakukan pemantauan, pengawasan,
pelatihan dan pembahasan rapat SMK3 secara periodik serta dengan melaksanakan audit secara
menyeluruh dimulai pada tahap pelaksanaan serta penyelesaian proyek.
Demikian Penyusunan Rencana Keselamatan Konstruksi ini disusun sebagai petunjuk dalam pelaksanaan
Paket Pekerjaan Rehabilitasi Jalan
Manajemen Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) akan terus diperbarui demi efektivitas pelaksanaan
Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi secara berkesinambungan.
Kendal. .......... ........ 2025
Penyedia
PT/CV. ..................................
NAMA TERANG
Jabatan