0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan12 halaman

Konfigurasi LAN Routing Windows Server 2019

Dokumen ini menjelaskan langkah-langkah untuk mengkonfigurasi server LAN routing di Windows Server 2019. Proses mencakup penambahan peran Remote Access, pengaturan alamat IP statik untuk NIC dan PC klien, serta pengujian konektivitas menggunakan ping. Semua langkah disertai dengan instruksi yang jelas dan gambar referensi.

Diunggah oleh

liza hashim
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan12 halaman

Konfigurasi LAN Routing Windows Server 2019

Dokumen ini menjelaskan langkah-langkah untuk mengkonfigurasi server LAN routing di Windows Server 2019. Proses mencakup penambahan peran Remote Access, pengaturan alamat IP statik untuk NIC dan PC klien, serta pengujian konektivitas menggunakan ping. Semua langkah disertai dengan instruksi yang jelas dan gambar referensi.

Diunggah oleh

liza hashim
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KONFIGURASI SERVER – LAN ROUTING DI WINDOWS SERVER 2019

1. Buka Server Manager di Windows Server 2019, kemudian klik Manage dan klik "Add Roles and
Features".

Rajah 1

2. Pilih “Remote Access” dan klik “Next”.

Rajah 2

3. Klik “Next”.

Rajah 3
4. Klik “Next”.

Rajah 4

5. Pilih “Direct Access and VPN (RAS)” dan klik “Add Features”.

Rajah 5
6. Pilih “Routing” dan klik “Next”.

Rajah 6

7. Klik “Next”.

Rajah 7
8. Klik “Next”.

Rajah 8

9. Klik “Install”.

Rajah 9
10. Tunggu sehingga proses pemasangan selesai.

Rajah 10

11. Buka “Network and Internet Setting” dan klik “Network and Sharing Center”.

Rajah 11
12. Buat konfigurasi alamat IP Statik pada tiga network interface card seperti dalam rajah dibawah:

1) Pada NIC Card pertama, masukkan alamat IP “[Link]”, subnetmask “[Link]” dan default
gateway “[Link]”. Klik “OK”.

Rajah 12

2) Pada NIC Card yang kedua, masukkan alamat IP “[Link]” dan subnetmask “[Link]”. Klik
“OK”.

Rajah 13
3) Pada NIC Card yang ketiga, masukkan alamat IP “[Link]” dan subnetmask “[Link]”. Klik
“OK”.

Rajah 14

14. Buat konfigurasi alamat IP statik pada “PC Client 1 dan Client 2”.

1) Pada “PC Client 1”, masukkan alamat IP “[Link]”, subnetmask “[Link]” dan default
gateway “[Link]”. Klik “OK”.

Rajah 15
2) Pada “PC Client 2”, masukkan alamat IP “[Link]”, subnetmask “[Link]” dan default
gateway “[Link]”. Klik “OK”.

Rajah 16

15. Buka “Routing and Remote Access” pada “Tools” server.

Rajah 17

16. Klik kanan pada “Nama server” dan klik “Configure and Enable Routing and Remote Access”.

Rajah 18
17. Klik “Next”.

Rajah 19

18. Pilih “Custom Configuration” dan klik “Next”.

Rajah 20

19. Pilih “LAN Routing” dan klik “Next”.

Rajah 21
20. Klik “Finish”.

Rajah 22

21. Klik “Start Service”.

Rajah 23

22. Klik “Network Interfaces” dan pastikan tiga NIC “Enabled”.

Rajah 24
23. Lakukan pengujian ping dari “Server” ke “PC Client 1” dan “PC Client 2”.

1) Buka “Command Prompt (CMD)” pada server, ping ke “PC Client 1” dengan menggunakan alamat
IP “[Link]”.

Rajah 25

2) Seterusnya ping ke “PC Client 2” dengan menggunakan alamat IP “[Link]”.

Rajah 26

24. Lakukan pengujian ping dari “PC Client 1” ke “Server” dengan menggunakan alamat IP
“[Link]”.

Rajah 27
25. Seterusnya ping dari “PC Client 2” ke “Server” dengan menggunakan alamat IP “[Link]”.

Rajah 28

Anda mungkin juga menyukai