0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan4 halaman

Lagu dan Seni untuk Anak SD

Diunggah oleh

Diky Arta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan4 halaman

Lagu dan Seni untuk Anak SD

Diunggah oleh

Diky Arta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

1. Dalam musik vokal, kita menemukan adanya lirik atau teks lagu.

Nada dan irama


suatu melodi sebaiknya selaras dengan lirik atau teks yang akan dinyanyikan.
Nyanyian anak SD membutuhkan lirik yang sesuai dengan dunia anak. Keselarasan
antara ide musikal dan lirik vokal perlu diperhatikan dalam penciptaan nyanyian anak
SD. Berkaitan dengan hal tersebut, buatlah sebuah lagu dengan menggubah lirik atau
teks dari lagu-lagu yang sudah dikenal dan sesuai dengan usia anak SD! Lirik yang
dibuat hendaknya mengandung tema cinta terhadap teman, orang tua, tanah air, atau
kekaguman terhadap karya cipta Sang Pencipta.

Di pagi hari, matahari bersinar


Kicau burung, menyapa indahnya
Berangkat sekolah, dengan semangat penuh
Belajar dan bermain, bersama teman-teman

Ayo ke sekolah, tempat kita belajar


Membaca dan menulis, menghitung angka-angka
Bersama guru, kita kan lebih tahu
Ilmu pengetahuan, untuk masa depan

Di kelas kita, banyak pelajaran


Ilmu bumi, sains dan seni rupa
Setiap hari, ada hal baru
Yang membuat kita, ingin tahu lebih banyak

Ayo ke sekolah, tempat kita belajar


Membaca dan menulis, menghitung angka-angka
Bersama guru, kita kan lebih tahu
Ilmu pengetahuan, untuk masa depan

Teman-teman semua, mari bergandengan tangan


Membangun mimpi-mimpi, dengan ilmu yang kini
Kita pelajari, di sekolah tercinta
Untuk masa depan yang cerah
2. Penciptaan musik instrumental memiliki persamaan dan perbedaan dengan musik
vokal. Persamaannya sama-sama bermula dari gagasan atau ide. Ide musikal tersebut
dituangkan dalam nada, irama, dan unsur musik lainnya. Perbedaannya terletak pada
medium yang digunakan, musik vokal menggunakan suara manusia, sedangkan
instrumentalia menggunakan bunyi dari alat musik buatan manusia. Instrumen musik
apa saja yang dapat digunakan untuk memainkan pola ritmik di SD ?

Beberapa instrumen musik yang cocok untuk memainkan pola ritmik di SD adalah:
❖ Drum: Membantu siswa memahami dasar-dasar ritme.
❖ Tamborin: Mudah digunakan dan bagus untuk mengajarkan pola ritme.
❖ Xylophone: Instrumen melodis yang juga bisa digunakan untuk ritme.
❖ Claves: Sederhana dan efektif untuk mengajarkan ritme dasar.
❖ Marakas: Menyenangkan dan mudah untuk dipegang oleh anak-anak.
Instrumen-instrumen ini biasanya ramah anak dan dapat membantu mengembangkan keterampilan
musikal serta koordinasi motorik mereka.

3. Membentuk atau membuat bentuk dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya
memahat, mengukir, merakit, dan melipat dengan media yang beraneka ragam, mulai
dari media tanah liat, media keras seperti batu, kayu, tembaga, ataupun dengan media
lunak seperti semen, gibs, dan plastik. Untuk mengasah kreatifitas Anda sebagai
pengajar, buatlah sebuah karya rupa trimatra dengan teknik membentuk
menggunakan media tanah liat dalam bentuk gambar!

Cara pembuatan bunga dari tanah liat:


➢ Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan seperti Tanah liat, Karpet Plastik bekas untuk
tempat proses penggulungan dan memipihkan tanah liat, dan sebuah botol berukuran sedang
untuk membentuk tanah liat
➢ Buat kepingan tipis dari tanah liat, dengan cara menekan bagian bawah botol ke tanah liat
➢ Kemudian susun kepingan tanah liat dengan posisi berhimpitan seperempat bagian pada masing-
masing kepingan tanah liat
➢ Keringkan setengah kering, sehingga saat digulung tidak pecah.
➢ Gulung kepingan tanah liat hingga membentuk bunga mawar
➢ Cat dengan warna yang berwarna-warni agar lebih menarik.

4. Rasa seni seseorang hadir sejak lahir, namun gaya dan kualitas rasa setiap orang
berbeda. Hampir bisa dikatakan bahwa prilaku anak dekat dengan kegiatan
berkesenian, tiada hari tanpa gambar atau seni. Berseni merupakan kebutuhan anak.
Ada 4 (empat) manfaat belajar seni bagi siswa Sekolah Dasar. Sebutkan manfaat
tersebut dan jelaskan secara singkat masing-masing manfaat tersebut !

Belajar seni bagi siswa Sekolah Dasar memiliki beberapa manfaat penting, di antaranya:
❖ Mengembangkan Kreativitas: Seni membantu siswa untuk berpikir secara kreatif dan inovatif,
memberikan mereka kebebasan untuk mengekspresikan diri dan ide-ide mereka melalui berbagai
media seni.
❖ Meningkatkan Kemampuan Motorik: Melalui kegiatan menggambar, mewarnai, atau
memodel, siswa dapat meningkatkan koordinasi tangan dan mata serta kemampuan motorik
halus mereka.
❖ Pengembangan Keterampilan Sosial: Seni sering melibatkan kerja sama dan komunikasi
dengan teman sebaya, yang mendukung pengembangan keterampilan sosial dan kemampuan
untuk bekerja dalam tim.
❖ Pemahaman Budaya: Seni dapat menjadi jendela untuk memahami berbagai budaya dan
tradisi, membantu siswa menghargai keberagaman dan sejarah seni dari berbagai belahan dunia.
Manfaat-manfaat ini membantu siswa tidak hanya dalam pengembangan akademis tetapi juga dalam
pertumbuhan pribadi dan sosial mereka.

5. Gambar yang dibuat oleh anak/siswa dengan orang dewasa memiliki gaya dan
komposisi yang berbeda. Gaya lukisan anak bermacam-macam sesuai dengan minat
dan dorongan berkarya. Anak melukiskan kejadian sehari-hari. Jelaskan karakteristik
lukisan anak berdasarkan sudut pandang (a) gaya dan (b) komposisi karya seni
rupa/gambar yang dibuat oleh anak-anak
Karakteristik lukisan anak sering kali unik dan menarik karena mencerminkan persepsi dan ekspresi
mereka yang tulus. Berikut ini adalah karakteristiknya dari sudut pandang gaya dan komposisi:
(a) Gaya:
❖ Ekspresif: Anak-anak cenderung menggambar dengan ekspresi yang bebas dan spontan.
❖ Simbolis: Mereka sering menggunakan simbol untuk mewakili objek atau konsep.
❖ Sederhana: Gaya gambar biasanya lebih sederhana dan kurang detail dibandingkan dengan
orang dewasa.
(b) Komposisi:
❖ Sentralisasi: Objek utama sering ditempatkan di tengah kertas.
❖ Skema Warna: Anak-anak mungkin menggunakan warna secara intuitif tanpa
memperhatikan realisme.
❖ Perspektif: Mereka mungkin belum mengembangkan pemahaman tentang perspektif ruang
yang mendalam atau proporsi yang akurat.
Lukisan anak-anak adalah jendela ke dalam dunia imajinasi mereka dan dapat memberikan wawasan
tentang perkembangan kognitif dan emosional mereka

Anda mungkin juga menyukai