0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan64 halaman

RKT SD Negeri Ngawen 2025/2026

Rencana Kerja Tahunan (RKT) SD Negeri Ngawen Tahun 2025/2026 disusun berdasarkan Perencanaan Berbasis Data (PBD) untuk meningkatkan mutu pendidikan dan sebagai pedoman dalam kegiatan operasional sekolah. RKT ini mencakup analisis dari rapor pendidikan yang dihasilkan melalui Asesmen Nasional dan melibatkan berbagai pihak terkait dalam penyusunannya. Dokumen ini juga berisi langkah-langkah perencanaan yang bertujuan untuk perbaikan berkelanjutan dalam sistem pendidikan di sekolah.

Diunggah oleh

heqsa putra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan64 halaman

RKT SD Negeri Ngawen 2025/2026

Rencana Kerja Tahunan (RKT) SD Negeri Ngawen Tahun 2025/2026 disusun berdasarkan Perencanaan Berbasis Data (PBD) untuk meningkatkan mutu pendidikan dan sebagai pedoman dalam kegiatan operasional sekolah. RKT ini mencakup analisis dari rapor pendidikan yang dihasilkan melalui Asesmen Nasional dan melibatkan berbagai pihak terkait dalam penyusunannya. Dokumen ini juga berisi langkah-langkah perencanaan yang bertujuan untuk perbaikan berkelanjutan dalam sistem pendidikan di sekolah.

Diunggah oleh

heqsa putra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA KERJA TAHUNAN (RKT)

TAHUN 2025/2026

DISUSUN OLEH
RIYANTI, [Link]., [Link]
KEPALA SEKOLAH

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


SEKOLAH DASAR NEGERI NGAWEN
KECAMATAN WEDUNG KABUPATEN DEMAK
2025
LEMBAR PENGESAHAN
RENCANA KERJA TAHUNAN (RKT)
SD NEGERI NGAWEN KECAMATAN WEDUNG
KABUPATEN DEMAK
TAHUN 2025 /2026

Rencana Kerja Tahunan (RKT) SD Negeri Ngawen Kecamatan Wedung Kabupaten Demak
Provinsi Jawa Tengah telah disusun sesuai mekanisme Perencanaan Berbasis Data (PBD) dan
merupakan penjabaran dari Raport Pendidikan SD Negeri Ngawen Tahun ajaran 2025/2026. Untuk
selanjutnya RKT ini diimplementasikan pada Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah Tahun 2025
dan Tahun 2026, maka sebagai wujud legalitas RKT ini perlu perlu pengesahan dari pemangku
kepentingan.

Demak, 5 Juli 2025


Komite Sekolah Kepala Sekolah SD Negeri
SD Negeri Ngawen Ngawen

AHMAD SYAFIK FAHMI RIYANTI, [Link]., [Link]


. NIP 196808251998032003

Pengawas Pendamping

ROSID, [Link]., [Link]


NIP 196603121990031006

.
.
KATA PENGANTAR

Berkat rahmat dan karunia-Nya semata, kami telah dapat menyusun rencana
Kerja Tahunan Kepala Sekolah, yang akan digunakan sebagai pedoman dalam
melaksanakan program pendidikan. Rencana Kerja Tahunan Kepala Sekolah yang
tertib dan teratur sangat diperlukan untuk peningkatan kemampuan dalam
pengelolaan pendidikan di sekolah. Peningkatan tersebut akan berdampak positif,
yaitu makin meningkatnya efisiensi, mutu, dan perluasan pendidikan dasar.
Program Kerja Kepala Sekolah ini disusun sebagai penyesuaian dari
Perencanaan Berbasis Data (PBD) yang didasarkan pada rapor pendidikan Sekolah,
serta digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan operasional di
sekolah, sehingga akan memperlancar kerja Kepala Sekolah. Penyusunan Rencana
Kerja Tahunan Kepala Sekolah ini melibatkan unsur yang terkait, yaitu unsur
Kepala Sekolah, Guru, tendik dan Pengurus Komite Sekolah, yang sebelumnya telah
diuji kelayakannya.
Program Kerja Kepala Sekolah ini meliputi:
1. Pendahuluan
2. Profil dan Rapor Pendidikan
3. Perencanaan Berbasis Data (PBD)
4. Rencana Kerja Tahunan (RKT)
5. Jadwal Kegiatan Tahunan
6. Penutup

Dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan Kepala Sekolah ini, kami sudah
berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari kekurangan maupun kesalahan,
namun demikian tentunya pasti masih banyak terdapat kekurangan maupun kesalahan.
Untuk itu kami sangat berterima kasih apabila dari semua pihak sudi memberikan saran
maupun kritik, demi kelancaran tugas yang kami emban.
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN ………………………………………………………………… ii


KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………… iii
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………….. v
BAB I PENDAHULUAN …………………………………………………………………… 1
A. Latar Belakang Masalah ………………………………………………………… 1
B. Dasar Hukum ……………………………………………………………………… 3
BAB II PROFIL DAN RAPOR PENDIDIKAN …………………………………………. 5
A. ProfilPendidikan ………………………………………………………………….. 5
B. Rapor Pendidikan …………………………………………………………………. 6
BAB III PERENCANAAN BERBASIS DATA …………………………………………… 11
A. Identifikasi Masalah ……………………………………………………………… 11
B. Refleksi ……………………………………………………………………… 12
C. Benahi …………………………………………………………………………… 14
BAB IV RENCANA KEGIATAN TAHUNAN …………………………………………. 20
A. Rencana Kerja Tahunan (RKT) …………………………………………………. 20
B. Jadwal Kegiatan Tahunan ………………………………………………………. 41
BAB V PENUTUP ………………………………………………………………………… 44
A. Kesimpulan ……………………………………………………………… 44
B. Rekomendasi …………………………………………………………………….. 44

v
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Pendidikan merupakan salah satu bagian yang sangat penting
dalam pembangunan sumber daya manusia, oleh sebab itu sebagai
upaya untuk meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan, maka
dipandang perlu adanya upaya yang dilaksanakan secara terencana,
terarah, dan terpadu untuk menyempurnakan kegiatan-kegiatan sekolah ,
sehingga penyelenggaraan pendidikan dapat berjalan lebih optimal dan
memenuhi harapan semua pihak yang berkepentingan (stakeholders).
Upaya-upaya yang terus bergulir dalam rangka peningkatan kualitas
(quality) dan pemerataan kesempatan (equity) pendidikan diantaranya
melalui penerapan program wajib belajar 9 dan 12 tahun, standarisasi
kurikulum, proses, ketenagaan, pembiayaan, sarana/prasarana,
kompetensi lulusan, penilaian, dan manajemen dan pencitraan publik.
Rencana kerja tahunan adalah perencanaan program kerja yang akan
digunakan sebagai acuan untuk melaksanakan kerja dalam waktu satu
tahun yang akan datang. Rencana kerja tahunan ini membantu sebuah tim
atau kelompok yang lebih besar untuk mengetahui hal apa saja yang ingin
dicapai, memecah pekerjaan menjadi lebih ringan dan ringkas dan juga
mencari cara terbaik untuk mencapai tujuan tersebut.
SD Negeri Ngawen merupakan satuan pendidikan dasar yang berlokasi
di Desa Ngawen Kecamatan Wedung Kabupaten Demak yang memiliki
pendidik dan tenaga kependidikan yang terdiri dari 1 kepala sekolah, 1 2
guru kelas, 1 orang guru mata pelajaran PJOK, 2 orang guru mata
pelajaran pendidikan agama Islam, dan 1 orang tenaga kependidikan yaitu
penjaga sekolah SD Negeri Ngawen mempunyai jumlah peserta didik
pada tahun pelajaran 2024/2025 adalah 298 siswa, sedangkan untuk tahun
pelajaran 2025/2026 adalah 327 siswa. Berdasarkan data tersebut SD

1
Negeri Ngawen mengalami kenaikan jumlah peserta didik dari tahun pelajaran
sebelumnya yakni sejumlah 38 orang siswa.
Pada tahun 2025 telah dilaksanakan Asesmen Nasional Berbasis
Komputer (ANBK) untuk siswa kelas V (lima) sejumlah 3 0 siswa. Hasil dari
asesmen tersebut maka keluarlah profil pendidikan yang menjadi laporan rapor
pendidikan yang diperoleh melalui platform rapor pendidikan. Rapor
pendidikan inilah yang memberikan gambaran nilai capaian siswa dari
dimensi A, B, C, D dan E yang selanjutnya oleh satuan pendidikan dasar
dijadikan acuan untuk membuat perencanaan baik rencana kerja tahunan
(RKT) maupun rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS).
Rencana Kerja Tahunan SD Negeri Ngawen Tahun 2026 ini merupakan
hasil dari proses identifikasi, refleksi dan benahi (IRB) dari laporan rapor
pendidikan tahun 2025 yang merupakan hasil dari proses Asesmen Nasional
tahun 2025 yang terkenal dengan istilah ANBK.
Dalam laporan rapor pendidikan yang merupakan indikator prioritas
pendidikan dasar dan menengah meliputi: kemampuan literasi, kemampuan
numerasi, karakter, iklim keamanan sekolah dan iklim kebhinekaan. Dari indikator
prioritas tersebut dianalisis berdasarkan nilai capaian yang diperoleh berdasarkan
proporsi kemampuan siswa. Selanjutnya dari nilai capaian tersebut dianalisis
melalui proses identifikasi, refleksi dan benahi (IRB) yang akan menjadi dasar
untuk perencanaan berbasis data (PBD).
Perencanaan Berbasi Data (PBD) adalah bentuk pemanfaatan data pada platform Rapor
Pendidikan sebagai bentuk intervenasi satuan maupun Dinas Pendidikan maupun pemerintah
daerah terhadap mutu dan capaian Pendidikannya dan bertujuan untuk mencapai peningkatan
serta perbaikan mutu Pendidikan yang berkesinambungan.
Perencanaan Berbasis Data (PBD) bertujuan untuk memberikan perbaikan
pembelanjaan anggaran serta pembenahan sistem pengelolaan satuan pendidikan
yang efektif, akuntabel dan konkret. Selain itu, Perencanaan Berbasis Data
(PBD) juga disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan atau dinas
berdasarkan identifikasi masalah yang berasal dari data pada platform Rapor
Pendidikan, yang kemudian mendorong satuan pendidikan dan dinas pendidikan
untuk melakukan pembenahan melalui penyusunan kegiatan peningkatan
capaian berdasarkan hasil identifikasi dan refleksi

2
terhadap capaian di Rapor Pendidikan dan kondisi lapangan. Terdapat 3
langkah sederhana dalam proses Perencanaan Berbasis Data (PBD), yaitu
Identifikasi, Refleksi, dan Benahi (IRB) yang selanjutnya disebut RKT

B. Dasar Hukum
1. Dasar Hukum perencanaan berbasis data diatur dalam PP No. 57 tahun 2021 tentang Standar
Nasional Pendidikan :
Pasal 28 berbunyi :
o Perencanaan kegiatab Pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas, proses dan hasil
belajar secara berkelanjutan berdasarkan evaluasi diri Satuan Pendidikan.
o Perencanaan kegiatan Pendidikan dituangkan dalam rencana kerja jangka pendek dan
rencana jangka menengah.

Pasal 48 berbunyi :

o Evaluasi sistem Pendidikan oleh Pemerintah Daerah sebagaimana dimaksud


pada ayat (1) dilaksanakan terhadap: a. pendidikan anak usia dini; dan
b. pendidikan dasar dan menengah.
o Evaluasi sistem Pendidikan oleh Pemerintah Daerah
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertujuan untuk
perluasan akses dan peningkatan mutu layanan Pendidikan daerah sesuai
kebutuhan Satuan Pendidikan dan program Pendidikan.
2. Permendikbud Ristek No. 09 tahun 2022 tentang Evaluasi Sistem Pendidikan oleh Pemerintah
Pusat dan Pemerintah Daerah terhadap Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan
Pendidikan Menengah ;
Pasal 24 berbunyi :
o Evaluasi Sistem Pendidikan oleh Pemerintah Daerah berdasarkan profil
pendidikan daerah.
o Evaluasi sistem pendidikan oleh Pemerintah Daerah dilaksanakan terhadap:
a. Pendidikan Anak Usia Dini, dan
b. Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
Pasal 26 berbunyi :
o Hasil Evaluasi Sistem Pendidikan oleh Pemerintah Daerah dimanfaatkan
oleh Pemerintah Daerah sebagai bahan untuk melakukan penyesuaian
kebijakan dan perencanaan program

3
dalam rangka peningkatan akses, mutu, relevansi, dan tata kelola
penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan kewenangannya.
Pasal 28 berbunyi :
o mengidentifikasi masalah pendidikan yang perlu
mendapatkan prioritas berdasarkan indikator dalam profil Satuan
Pendidikan atau profil program pendidikan kesetaraan;
o mendalami hasil identifikasi masalah pendidikan untuk menemukan akar
masalah dan merumuskan langkah perbaikan; dan
o melakukan perencanaan program untuk mengatasi akar masalah.

4
BAB II
PROFIL DAN RAPOR PENDIDIKAN

A. Profil Pendidikan
Profil Pendidikan adalah Laporan Komprehensif mengenai layanan Pendidikan sebagai
hasil dari Evaluasi Sistem Pendidikan yang digunakan sebagai landasan untuk penngkatan mutu
layanan Pendidikan dan penetapan Rapor Pendidikan.
Profil Pendidikan terdiri dari indikator-indikator yang merefleksikan delapan
Standar Nasional Pendidikan dan mencakup area yang berkaitan dengan input,
proses, dan output pembelajaran

8 Standar Nasional Pendidikan

Output Proses Input

Standar Kompetensi Lulusan Standar Isi Standar Kompetensi Lulusan

Standar Proses Standar Kompetensi Lulusan

Dimensi A Dimensi B Standar Penilaian Standar Kompetensi Lulusan

Standar Pengelolaan
Dimensi C Dimensi E

Dimensi D

Gambar 1. Kerangka Profil Pendidikan

Gambar 2. Struktur Profil Pendidikan

5
B. Rapor Pendidikan
a. Pengertian
Rapor Pendidikan adalah Indikator terpilih Dari Profil Pendidikan
yang merefleksikan prioritas Kemendikbud Ristek yang digunakan untuk
menilai kinerja daerah dan satuan pendidikan. Rapor Pendidikan diperoleh
dari perbandingan nilai indikator antar tahun. Untuk mengetahui rapor
pendidikan satuan pendidikan maka Kepala sekolah atau pun admin sekolah
dapat melihat dan mengunduh rapor pendidikan melalui tautan
[Link] atau Platform rapor pendidikan.

Platform Rapor pendidikan adalah aplikasi berbasis web yang


menampilkan informasi Profil Pendidikan dan Rapor Pendidikan. Platform
Rapor Pendidikan dapat diakses oleh pengguna yang memiliki akun belajar
sesuai dengan kewenangannya.
Pada Rapor Pendidikan terdapat indicator yang menjadi prioritas Pendidikan dasar
diantaranya :
1) A.1 Kemampuan Literasi
2) A.2 Kemampuan Numerasi
3) A.3 Karakter
4) D.1 Iklim Keamanan Sekolah
5) D.4 Iklim Kebhinekaan Sekolah
6) D.5 Pembelajaran Mendalam
Setelah melihat hasil dari Rapor Pendidikan, satuan pendidikan
dapat melakukan refleksi dan evaluasi atas kualitas dari pendidikannya Selain
itu hasil Rapor Pendidikan juga dapat dijadikan sebagai dasar Perencanaan
Berbasis Data (PBD) yang tepat dan akurat, sehingga pada akhirnya akan
dapat membantu proses dan meningkatkan kualitas belajar mengajar satuan
pendidikan. Adapun tahapan dalam melakukan perencanaan berbasis data
(PBD) adalah dengan melakukan Identifikasi, Refleksi, dan Benahi (IRB).
a) Tahapan proses identifikasi (memilih dan menetapkan masalah) yang
dilakukan oleh kepala sekolah melalui tahapan sebagai berikut :
o Mengunduh data dari platform Rapor Pendidikan
o Merujuk kepada daftar indicator prioritas
o Menetapkan indicator rapor sebagai masalah yang akan diintervensi.
b) Tahapan proses reflekasi (merumuskan akar masalah) yang dilakukan oleh kepala
sekolah melalui tahapan sebagai berikut :
6
o Dari masalah yang akan diintervensi dilakukan analisis untuk mencari akar
masalah.

c) Tahapan proses reflekasi (menentukan program dan kegiatan) yang dilakukan oleh
kepala sekolah melalui tahapan sebagai berikut :
o Membuat program, dan
o Menyusun kegiatan sebagai Solusi untuk setiap akar masalah yang ditetapkan.
b. Rapor Pendidikan SD Negeri Ngawen
1. Dimensi A

DIMENSI A

Kemampuan Literasi A1 Kemampuan Numerasi A2 Indeks Karakter (A3)


aA3 A# A3 A
Kemampuan Numerasi Karakter
Kemampuan Literasi
Baik (100% peserta didik Baik
Baik (96,67% peserta didik sudah mencapai kompetensi
sudah mencapai Capaian turun 5,1 dari
minimum)
kompetensi minimum) Capaian naik 3,33 dari
tahun 2024
Capaian naik 10 dari tahun 2024 Apa arti capaian saya?
tahun 2024 Apa arti capaian saya? Dibandingkan Satdik lain,
Apa arti capaian saya? Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda termasuk
Dibandingkan Satdik lain, Sa Satdik Anda termasuk Peringkat atas (1-20%) di
tdik Anda termasuk Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda
Peringkat atas (1-20%) di
Kab./Kota Anda Peringkat atas (1-20%)
Kab./Kota Anda
Peringkat atas (1-20%) Peringkat atas (1-20%) secara secara Nasional
secara Nasional Nasional

Gambar 3 Dimensi A

A. 1 Kemampuan Literasi
Capaian Baik (96,67% peserta didik sudah mencapai kompetensi minimum) artinya Sebagian
besar peserta didik telah mencapai batas kompetensi minimum untuk literasi membaca.
Persentase jumlah peserta didik yang telah mencapai kompetensi minimum untuk Kemampuan
Literasi tahun ini 96,67%, naik 10 dari tahun 2024 (persentase 86,67%).

A.2 Kemampuan Numerasi


Capaian Baik (100%) peserta didik sudah mencapai kompetensi minimum) artinya Sebagian
besar peserta didik telah mencapai batas kompetensi minimum untuk numerasi Persentase
jumlah peserta didik yang telah mencapai kompetensi minimum untuk Kemampuan
Numerasi tahun ini 100%, naik 3,33 dari tahun 2024 (persentase 96,67%).
7
A.3 Karakter
Karakter adalah
Tingkat karakter pelajar pancasila yang bersifat holistik mencakup komponen pengetahuan, afektif,
keterampilan, dan perwujudan dalam perilaku.
Hasil Capaian Baik artinya Peserta didik terbiasa menerapkan nilai-nilai karakter pelajar pancasila yang
berakhlak mulia, bergotong royong, mandiri, kreatif dan bernalar kritis serta berkebinekaan global dalam
kehidupan sehari hari. Nilai capaian Karakter Anda tahun ini 69,8, turun 5,1 dari tahun 2024 (74,9).

2. Dimensi D

DIMENSI D

Iklim Keamanan SP D4 Iklim Kebinekaan D8 Kualitas Pembelajaran

Iklim Keamanan Satuan Kualitas Pembelajaran


Pendidikan Iklim Kebinekaan

Baik
Baik Baik
Capaian turun 7,66 dari
Capaian turun 1,34 dari Capaian turun 6,15 dari
tahun 2024
tahun 2024 tahun 2024
Apa arti capaian saya?
Apa arti capaian saya? Apa arti capaian saya?
Dibandingkan Satdik lain,
Dibandingkan Satdik lain, Dibandingkan Satdik lain,
Satdik Anda termasuk
Satdik Anda termasuk Satdik Anda termasuk
Peringkat atas (1-20%) di
Peringkat atas (1-20%) Peringkat atas (1-20%) di
Kab./Kota Anda
di Kab./Kota Anda Kab./Kota Anda
Peringkat atas (1-20%)
Peringkat atas (1-20%) Peringkat atas (1-20%)
secara Nasional secara Nasional
secara Nasional

D. 1 Iklim Keamanan Satuan Pendidikan


Capaian Baik artinya Satuan pendidikan memiliki lingkungan satuan pendidikan yang aman, terlihat dari
kesejahteraan psikologis yang baik dan rendahnya kasus perundungan, hukuman fisik, kekerasan seksual,
dan penyalahgunaan narkoba. Satuan pendidikan dapat mempertahankan kualitas warga satuan
pendidikan dalam mencegah dan menangani kasus untuk menciptakan iklim keamanan di lingkungan
satuan pendidikan. Nilai capaian Iklim Keamanan Satuan Pendidikan Anda tahun ini 87, turun 1,34 dari
tahun 2024 (88,34).

D. 2 Iklim Kebinekaan
Kondisi satuan pendidikan yang menunjukkan adanya sikap dan perilaku kepala satuan pendidikan dan
guru dalam menerapkan toleransi agama dan budaya serta komitmen kebangsaan.
Capaian Baik artinya Satuan pendidikan sudah mampu menghadirkan suasana proses pembelajaran yang
menjunjung tinggi toleransi agama/kepercayaan dan budaya; mendapatkan pengalaman belajar yang
8
berkualitas; mendukung kesetaraan agama/kepercayaan, dan budaya; serta memperkuat nasionalisme.
Nilai capaian Iklim Kebinekaan Anda tahun ini 79, turun 6,15 dari tahun 2024 (85,15)

D. 3 Capaian Kualitas Pembelajaran Anda


Kualitas Pembelajaran adalah Tingkat kualitas interaksi antara guru, peserta didik, dan materi
pembelajaran dalam proses pengajaran dan pembelajaran.
Capaian Baik artinya Pembelajaran menunjukkan kualitas yang optimal ditunjukkan dengan suasana kelas
yang kondusif, dukungan afektif dan aktivasi kognitif dari guru yang konstruktif. Nilai capaian Kualitas
Pembelajaran Anda tahun ini 74, turun 7,66 dari tahun 2024 (81,66).
Berdasarkan hasil analisis dari platform rapor prndidikan SD Negeri Ngawen maka didapat
data berikut ini :
1) Mutu Hasil Peserta Didik
Hasil belajar peserta didik bisa dilihat dari aspek kognitif dan nonkogntif. Aspek kognitif
diukur dari kemampuan literasi dan numerasi peserta didik, sementara aspek non koknitif diukur
dari karakter dan perilaku yang sejalan dengan nilai Pancasila.
a) Kemampuan literasi peserta didik SD Negeri Ngawen nilai Capaian Baik (96,67% peserta
didik sudah mencapai kompetensi minimum) artinya Sebagian besar peserta didik telah
mencapai batas kompetensi minimum untuk literasi membaca. Persentase jumlah peserta didik
yang telah mencapai kompetensi minimum untuk Kemampuan Literasi tahun ini 96,67%, naik
10 dari tahun 2024 (persentase 86,67%).
b) Kemampuan Numerasi peserta didk SD Negeri Ngawen Capaian Baik (100%) peserta didik
sudah mencapai kompetensi minimum) artinya Sebagian besar peserta didik telah mencapai
batas kompetensi minimum untuk numerasi Persentase jumlah peserta didik yang telah
mencapai kompetensi minimum untuk Kemampuan Numerasi tahun ini 100%, naik 3,33 dari
tahun 2024 (persentase 96,67%).
c) Indek karakter peserta didik SD negeri Ngawen terbiasa menerapkan nilai-nilai karakter pelajar
Pancasila yang berakhlak mulia, bergotong royong, mandiri, kreatif dan bernalar kritis serta
berkebinekaan global dalam kehidupan sehari-hari. Pada tahun 2024 indeks karakter tahun ini
69,8, turun 5,1 dari tahun 2024 (74,9).

2) Iklim Keamanan dan iklusivitas di Satuan Pendidikan


Perasaan dan interaksi peserta didik di sekolah sangat menentukan kualitas pembelajaran. Peserta
didik yang merasa tidak aman, misalnya karena mengalami perundungan atau diskriminasi agama,
ras, sosial ekonomi, atau kondisi fisiknya akan kesulitan dalam mengikuti Pelajaran.

9
a) Iklim Keamanan SD Negeri Ngawen memiliki lingkungan sekolah yang aman, terlihat dari
kesejahteraan psikologis yang baik dan rendahnya kasus perundungan, hukum fisik, kekerasan
seksual, dan penyalahgunaan narkoba. Satuan Pendidikan dapat mempertahankan kualitas warga
sekolah dalam mencegah dan menangani kasu untuk menciptakan iklim keamanan di lingkungan
sekolah.
b) Iklim Kebinekaan SD Negeri Ngawen sudah menghadirkan proses pembelajaran yang
menjunjung tinggi toleransi agama/kepercayaan dan budaya; mendapatkan pengalaman belajar
yang berkualitas; mendukung kesetaraan agama/kepercayaan, dan budaya; serta memperkuat
nasionalisme
c) Iklim Inklusivitas di SD Negeri Ngawen mulai mengembangkan suasana proses pembelajaran
yang menyediakan layanan yang ramah bagi peserta didik dengan disabilitas dan cerdas berbakat
Istimewa.

3) Kompetensi GTK
Tingkat kompetensi GTK bisa dilihat dari proporsi GTK yang bersetifikat Pendidik dan nilai Uji
Kompetensi Guru (UKG). Sementara itu, jumlah kehadiran GTK di kelas bisa menggambarkan
bagaimana kinerja mereka sehari-hari. Tak hanya melihat kondisi saat ini, kita juga perlu melihat
potensi perkembangan mutu dengan keikutsertaan GTK ke berbagai pelatihan dan keterlibatan
mereka menjadi GTK.
a) Nilai Uji Kompetensi Guru di SD Negeri Ngawen dengan rata-rata UKG sudah baik.
b) Pengalaman pelatihan guru di SD Negeri Ngawen telah berkembang dalam keikutsertaan guru
dalam pelatihan.
c) Kehadiran guru dikelas terdiri dari : kehadiran guru menurut laporan murid dan kehadiran guru
menurut laporan kepala sekolah.
d) Proporsi GTK di SD Negeri Ngawen berkualifikasi S1 baik dibidang guru kelas maupun
guru bidang studi.

10
4) Pengelolaan Sekolah yang Partisipatif, Transparan, dan Akuntabel
Dalam pelaksanaan dan pengembangan aktifitas, sekolah penting untuk melibatkan warga
sekolah (orang tua dan peserta didik). Dari sisi pengelolaan dana, perlu diperhatikan proporsi jenis
belanja yang dilakukan, dan bagaimana Tingkat pemanfaatan TIK dalam melakukan perencanaan
dan pembelajaran anggaran.
a) Partisipasi Warga Sekolah
Partispasi warga sekolah terdiri dari : Partisipasi orang tua dan partisipasi murid,
b) Pemanfaatan Sumber Daya Sekolah
Proporsi pemanfaatan sumber daya sekolah untuk peningkatan mutu terdiri dari :
o Proporsi pembelajaan peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan
o Proporsi pembelajaran non personal mutu pembelajaran
c) Pemanfaatan Tik untuk adminitrasi
Pemanfaatan TIK di SD Negeri Ngawen selain untuk administrasi dan pembelajaran
juga digunakan untuk mengelola anggaran yang terdiri dari :
o Proporsi perencanaan dana bos secara digital
o Indeks penggunaan platform sumber daya sekolah
o Ketepatan waktu dan kelengkapan pelaporan.

10
BAB III
PERENCANAAN BERBASIS DATA

Perencaan Berbasis Data adalah bentuk pemanfaatan data pada platform Rapor Pendidikan
sebagai bentuk intervensi satuan Pendidikan, dinas pendidikanmaupun pemerintah daerah terhadap mutu
dan capaian pendidikannya dan bertujuan untuk mencapai peningkatan serta perbaikan mutu Pendidikan
yang berkesinambungan. Tahapan yang dilakukan oleh SD Negeri Ngawen dalam Perencanaan Berbasis
Data (PBD) dari rapor Pendidikan adalah sebagai berikut :

1. Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah artinya memilih dan menetapka masalah yang didapat dari rapor Pendidikan SD
negeri Ngawen dengan tahapan sebagai berikut :
o Mengunduh profil Pendidikan dari platfrom Rapor Pendidikan
o Mempelajarao indicator-indikator yang ada dan petakan indicator yang masih
bermasalah.
o Kemendikbud Ristek telah menetapkan indiikator prioritas bagi Satuan Pendidikan sebagai
focus untuk meningkatkan kualitas layanan sebagai indicator yang perlu diprioritaskan.
o Memilih indicator yang ingin diintervensi dengan mempertimbangkan indicator prioritas
dan indicator yang bermasalah.
o Dari rapor Pendidikan SD Negeri Ngawen diperoleh data/indicator yang bermaslah melalui
proses identifikasi berdasarkan nilai capai setiap indicator yang diidentifikasi seperti yang
terdapat pada table di bawah ini.

Tabel 1. Proses Identifikasi

Rapor Pendidikan SD Negeri Ngawen 2025

Indicator yang Indikator yang akan


Indicator Prioritas Dikdasmen
bermasalah diintervensi
A.1 K. Literasi A.1 Kemampuan Literasi A.1.2 Kompetensi
membaca teks sastra

A.2 K. Numerasi A.2 Kemampuan Numerasi A.2.4 Kompetensi pada


domain data dan
ketidakpastian
A.3 Karakter A.3 Karakter A.3.3 Kreativitas
D.1 Kualitas D.1 Kualitas Pembelajaran D.1.3 Metode Pembelajaran
Pembelajaran
D.4 Iklim Keamanan D.4 Iklim Keamanan SP D.4.5 Pemahaman dan
SP sikap terhaadap hukuman
fisik
D.5 Iklim Kebhinekaan D.5 Iklim Kebhinekaan E.5.6 Program dan
kebijakan mengenai
penanggulangan dan
pencegahan intoleransi di
satuan pendidikan
Keterangan :

➢ A.1 Kemampuan literasi yang menjadi masalah adalah Peserta didik belum
mampu menemukan dan mengambil informasi eksplisit yang ada dalam ataupun
membuat interpretasi [Link] peserta didik dengan kemampuan literasi
jauh di bawah kompetensi minimum (0,00%)
➢ A.2 Kemampuan Numerasi Peserta Proporsi peserta didik dengan kemampuan
numerasi di bawah kompetensi minimum (0,00%) Peserta didik memiliki kemampuan
dasar matematika: komputasi dasar dalam bentuk persamaan langsung, konsep
dasar terkait geometri dan statistika, serta menyelesaikan masalah matematika
sederhana yang rutin. Turun 3,33% dari 33.3%
➢ Definisi Capaian kemampuan Literasi siswa SD Negeri Ngawen Kurang dari
25% peserta didik sudah mencapai kompetensi minimum untuk literasi
membaca.
➢ Definisi Capaian Kemampuan Numerasi siswa SD Negeri Ngawen Kurang dari
6,25% peserta didik sudah mencapai kompetensi minimum untuk numerasi.
➢ Dua indikator tersebut (Literasi dan Nmerasi) dari 5 indikator prioritas yang
diintervensi oleh SD Negeri Ngawen.

2. Refleksi
Refleksi adalah proses merumuskan akar masalah yang dilakukan SD Negeri
Ngawen dari rapor pendidikan pada indikator prioritas yang masih bermasalah
dan mengakibatkan capaian untuk indikator A.1 Kemampuan Literasi dan A.2
Kemampuan Numerasi siswa SD Negeri Ngawen masih di bawah kompetensi
minimum. Adapun tahapan yang dilakukan SD Negeri Ngawen dalam
melakukan refleksi adalah sebagai berikut.
Tabel 3 Rekomendasi Prioritas PBD SD Negeri Ngawen Tahun 2025
REKOMENDASI PRIORITAS PBD SD NEGERI NGAWEN TAHUN 2025

No Identifikasi Capaian Skor Akar Masalah Kegiatan Inspirasi Kegiatan Benahi Tautan Kegiatan ARKAS
Indikator Indikator yang Benahi Contoh kegiatan yang lebih spesifik Referensi Padanan nama
prioritas yang mempengaruhi capaian Contoh Benahi kegiatan jika Anda
menggambark indikator prioritas (2 kegiatan yang Kumpulan ingin menganggarkan
an kualitas akar masalah utama per dapat materi di kegiatan benahi ke
Satdik Anda. indikator prioritas). diterapkan di Platform ARKAS.
Satdik Anda. Merdeka
Level 1 Level 2 Mengajar.
Indikator Subindikato
utama r akar
masalah
A.1 Kemampuan Baik 96,67 A.1 A.1.2 Kemampuan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan [Link] Kegiatan BOS Reguler
literasi (96,67% % Kemampu Kompetens untuk pendidikan dan pendidik [Link]
peserta an literasi i membaca memahami meningkatkan kompetensi dengan [Link]/ar - Peningkatan
didik teks sastra teks sastra mempelajari tentang teks sastra tikel/24 kompetensi guru untuk
sudah berkaitan erat sebagai bagian dari kemampuan memperkuat literasi
mencapai dengan literasi melalui pelatihan, diskusi - Pengembangan
kompete kemampuan pada komunitas belajar, belajar kegiatan literasi dan
nsi literasi siswa mandiri memanfaatkan berbagai numerasi
minimum secara sumber belajar, dan kegiatan lain - Kegiatan
) keseluruhan yang menunjang peningkatan pemberdayaan
kompetensi. perpustakaan terutama
untuk pengembangan
2. Inspirasi 2: Kepala satuan minat baca peserta
pendidikan dan pendidik didik
merencanakan pembelajaran dan
mengimplementasikan
pengetahuan tentang teks sastra
melalui intrakurikuler, kokurikuler,
dan/atau ekstrakurikuler untuk
meningkatkan minat baca serta
memperbaiki proses pembelajaran
literasi peserta didik.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan


pendidikan mendorong perbaikan
kemampuan teks sastra melalui
program dan kebijakan di satuan
pendidikan, baik yang
membutuhkan anggaran dan yang
tidak membutuhkan anggaran
2 A.1 Kemampuan Baik 96,67 D.2 D.2.1 Aktivitas 1. Inspirasi 1: Kepala satuan [Link] Kegiatan BOS Reguler
literasi (96,67% % Refleksi Belajar belajar guru pendidikan dan pendidik [Link]
peserta dan tentang dan kepala meningkatkan kompetensi [Link]/ar - Pelaksanaan kegiatan
didik perbaikan pembelajar sekolah yang mengenai belajar tentang tikel/85 komunitas belajar di
sudah pembelaja an bertujuan pembelajaran sebagai bagian dari satuan pendidikan
mencapai ran oleh meningkatkan refleksi serta perbaikan - Peningkatan
kompete guru pengetahuan pembelajaran oleh pendidik melalui kompetensi guru untuk
nsi dan pelatihan mandiri perencanaan memahami karakteristik
minimum keterampilan pembelajaran, menyimak dan cara belajar
) mengajar webinar/video inspirasi, serta peserta didik
akan kegiatan lain yang menunjang - Peningkatan
mendukung peningkatan kompetensi. kompetensi guru untuk
pembelajaran memahami konten
siswa di kelas 2. Inspirasi 2: Kepala satuan pembelajaran dan cara
yang pendidikan dan pendidik mengajarkannya
berdampak mengintegrasikan program dan
kepada kebijakan mengenai belajar tentang
kemampuan pembelajaran pada beragam
literasi siswa aktivitas intrakurikuler, kokurikuler,
dan/atau ekstrakurikuler untuk
meningkatkan kemampuan literasi
peserta didik.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan


pendidikan mendorong perbaikan
kemampuan belajar tentang
pembelajaran sebagai bagian dari
refleksi dan perbaikan
pembelajaran oleh pendidik di
satuan pendidikan melalui program
dan kebijakan, baik itu yang
membutuhkan anggaran maupun
yang tidak membutuhkan anggaran.
3 D.1 Kualitas Baik 74 D.1 D.1.3 Praktik 1. Inspirasi 1: Kepala satuan [Link] Kegiatan BOS Reguler
pembelajaran Kualitas Metode pembelajaran pendidikan dan pendidik [Link]
pembelaja pembelajar interaktif yang meningkatkan kualitas [Link]/ar - Penyusunan silabus /
ran an sesuai dengan pembelajaran dan kompetensi tikel/82 tujuan pembelajaran
tujuan dalam memberikan instruksi dan - Peningkatan
pembelajaran panduan pembelajaran interaktif kompetensi guru untuk
dan melalui pelatihan dan refleksi untuk keterlibatan
karakteristik mengembangkan karakter peserta orangtua/wali dan
siswa dapat didik yang bersifat holistik masyarakat dalam
mendukung mencakup komponen pengetahuan, pembelajaran
peningkatan afektif, keterampilan, dan - Peningkatan
kualitas perwujudan dalam perilaku. kompetensi guru untuk
pembelajaran. memahami karakteristik
2. Inspirasi 2: Kepala satuan dan cara belajar
pendidikan dan pendidik peserta didik
merancang serta
mengimplementasikan strategi
peningkatan kualitas metode
pembelajaran yang interaktif
melalui aktivitas intrakurikuler,
kokurikuler, dan/atau
ekstrakurikuler.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan


pendidikan mendorong
pelaksanaan program dan
kebijakan yang mendukung
aktivitas pembelajaran konstruktif,
baik dengan anggaran maupun
tanpa anggaran, untuk dapat
mengembangkan kualitas
pembelajaran yang terlihat dari
meningkatnya kualitas interaksi
antara pendidik, peserta didik, dan
materi pembelajaran dalam proses
pengajaran dan pembelajaran.
4 D.1 Kualitas Baik 74 D.2 D.2.1 Aktivitas 1. Inspirasi 1: Kepala satuan [Link] Kegiatan BOS Reguler
pembelajaran Refleksi Belajar belajar Guru pendidikan dan pendidik [Link]
dan tentang yang meningkatkan kemampuan belajar [Link]/ar - Pelaksanaan kegiatan
perbaikan pembelajar bertujuan tentang pembelajaran sebagai tikel/85 komunitas belajar di
pembelaja an meningkatkan bagian dari peningkatan kualitas satuan pendidikan
ran oleh pengetahuan pembelajaran melalui pelatihan, - Peningkatan
guru dan diskusi di komunitas belajar, serta kompetensi guru untuk
keterampilan kegiatan lain yang menunjang memahami karakteristik
mengajar keterampilan mengajar. dan cara belajar
merupakan peserta didik
salah satu 2. Inspirasi 2: Kepala satuan - Peningkatan
faktor yang pendidikan dan pendidik kompetensi guru untuk
mempengaruh mengimplementasikan memahami konten
i kulitas pengetahuan dan keterampilan pembelajaran dan cara
pembelajaran. mengajar melalui diskusi di mengajarkannya
komunitas belajar.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan


pendidikan mendorong perbaikan
proses pembelajaran pendidik
sebagai bagian dari peningkatan
kualitas pembelajaran di satuan
pendidkan melalui program dan
kebijakan di sekolah, baik yang
membutuhkan anggaran maupun
yang tidak membutuhkan anggaran.
5 D.8 Iklim Baik 79 D.8 Iklim D.8.1 Kondisi 1. Inspirasi 1: Kepala satuan [Link] Kegiatan BOS Reguler
Kebinekaan Kebinekaa Toleransi sekolah yang pendidikan dan pendidik [Link]
n agama dan menunjukkan mempelajari konsep dan praktik [Link]/ar - Pengembangan
budaya adanya sikap terkait toleransi agama dan budaya tikel/140 pembelajaran berbasis
dan perilaku sebagai bagian dari salah satu proyek (termasuk P5)
kepala upaya peningkatan iklim - Pengembangan
sekolah dan kebinekaan. kegiatan pelibatan
guru dalam orang tua/wali/keluarga
menerapkan 2. Inspirasi 2: Kepala satuan di pembelajaran
toleransi pendidikan dan pendidik - Peningkatan
agama dan mengimplementasikan kompetensi guru untuk
budaya serta pengetahuan tentang toleransi memahami
komitmen agama dan budaya pada beragam toleransi/kesetaraan/m
kebangsaan aktivitas intrakurikuler, kokurikuler, oderasi beragama dan
memengaruhi dan/atau ekstrakurikuler di satuan budaya
keseluruhan pendidikan untuk memperbaiki
iklim proses pembelajaran peserta didik.
kebinekaan di
sekolah 3. Inspirasi 3: Kepala satuan
pendidikan mendorong perbaikan
penerapan toleransi agama dan
budaya di satuan pendidikan
melalui program, kebijakan baik itu
yang membutuhkan anggaran
maupun yang tidak membutuhkan
anggaran.
6 D.8 Iklim Baik 79 E.5 E.5.6 Aktivitas 1. Inspirasi 1: Kepala satuan [Link] Kegiatan BOS Reguler
Kebinekaan Program Program peningkatan pendidikan, pendidik, dan peserta [Link]
dan dan kompetensi didik meningkatkan kompetensi [Link]/ar - Peningkatan
kebijakan kebijakan guru dan dalam mendukung pencegahan tikel/140 kompetensi guru untuk
satuan mengenai kepala sikap intoleransi melalui pelatihan memahami
pendidika penanggula sekolah yang dan refleksi untuk mendukung toleransi/kesetaraan/m
n ngan dan bertujuan peningkatan iklim kebinekaan. oderasi beragama dan
pencegaha mendukung budaya
n ketersediaan 2. Inspirasi 2: Kepala satuan - Peningkatan
intoleransi dan pendidikan, pendidik, dan peserta kompetensi guru untuk
di satuan penerapan didik merancang dan memahami komitmen
pendidikan program serta melaksanakan program dan nilai-nilai
kebijakan intrakurikuler dan/atau kokurikuler, kebangsaan
mengenai dan/atau ekstrakurikuler yang - Peningkatan
intolerensi memiliki nilai-nilai dukungan kompetensi guru untuk
yang betujuan terhadap pencegahan sikap memahami sikap
mendukung intoleransi di lingkungan satuan inklusif, toleran, dan
pencegahan pendidikan untuk menciptakan kesertaan gender
dan iklim kebinekaan. (termasuk pendidikan
penanggulang inklusif/disabilitas)
an sikap serta 3. Inspirasi 3: Kepala satuan
perilaku pendidikan menyusun kebijakan
menolak yang mendukung pencegahan
keragaman sikap intoleransi melalui program
agama dan yang membutuhkan anggaran
budaya di maupun tanpa anggaran untuk
sekolah yang meningkatkan iklim kebinekaan.
berdampak
pada iklim
kebinekaan.
7 A.3 Karakter Baik 69,8 A.3 A.3.3 Kesenangan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan [Link] Kegiatan BOS Reguler
Karakter Kreativitas dan pendidikan dan pendidik [Link]
pengalaman meningkatkan kompetensi dengan [Link]/ar - Pengembangan
menghasilkan mempelajari tentang pendidikan tikel/52 pembelajaran berbasis
hal yang baru karakter yang berkaitan dengan projek (termasuk P5)
oleh siswa menumbuhkan kesenangan dan - Peningkatan
mendukung pengalaman menghasilkan hal kompetensi guru untuk
kemampuan yang baru pada diri peserta didik pemahaman Profil
siswa dalam melalui pelatihan, diskusi pada Pelajar Pancasila:
aspek komunitas belajar, belajar mandiri Kreativitas
karakter. memanfaatkan berbagai sumber - Pengembangan
belajar, dan kegiatan lain yang pendidikan
menunjang peningkatan karakter/penumbuhan
kompetensi. budi pekerti
2. Inspirasi 2: Kepala satuan
pendidikan dan pendidik
merencanakan dan
mengimplementasikan
pembelajaran yang menumbuhkan
kreativitas peserta didik melalui
intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau
ekstrakurikuler untuk mendukung
pengembangan pendidikan karakter
3. Inspirasi 3: Kepala satuan
pendidikan mendorong perbaikan
dimensi Kreativitas melalui program
dan kebijakan di satuan pendidikan,
baik yang membutuhkan anggaran
dan yang tidak membutuhkan
anggaran untuk mendukung
pengembangan pendidikan karakter
8 A.3 Karakter Baik 69,8 D.2 D.2.1 Aktivitas 1. Inspirasi 1: Kepala satuan [Link] Kegiatan BOS Reguler
Refleksi Belajar belajar kepala pendidikan dan pendidik [Link]
dan tentang sekolah dan mempelajari tentang pengetahuan [Link]/ar - Pelaksanaan kegiatan
perbaikan pembelajar guru yang dan keterampilan mengajar sebagai tikel/85 komunitas belajar di
pembelaja an bertujuan bagian dari mendukung penguatan satuan pendidikan
ran oleh meningkatkan karakter peserta didik melalui - Peningkatan
guru pengetahuan pelaksanaan supervisi kompetensi guru untuk
dan pembelajaran pada semua mata memahami karakteristik
keterampilan pelajaran atau pendidik di satuan dan cara belajar
mengajar pendidikan, diskusi di komunitas peserta didik
dapat belajar, dan kegiatan lain yang - Peningkatan
mendukung menunjang penguatan karakter kompetensi guru untuk
kemampuan peserta didik. memahami konten
siswa dalam 2. Inspirasi 2: Kepala satuan pembelajaran dan cara
aspek pendidikan dan pendidik mengajarkannya
karakter. merencanakan pembelajaran dan
mengimplementasikan
pengetahuan serta keterampilan
mengajar pada beragam aktivitas
intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau
ekstrakurikuler untuk mendukung
penguatan karakter melalui
peningkatan kompetensi pendidik
serta memahami karakteristik dan
cara belajar peserta didik.
3. Inspirasi 3: Kepala satuan
pendidikan mendorong perbaikan
proses pembelajaran pendidik
terkait pengetahuan dan
keterampilan mengajar di satuan
pendidikan melalui program dan
kebijakan di satuan pendidikan,
baik yang membutuhkan anggaran
maupun yang tidak membutuhkan
anggaran untuk mendukung
penguatan karakter peserta didik.
9 D.4 Iklim Baik 87 D.4 Iklim D.4.5 Pengalaman 1. Inspirasi 1: Kepala satuan [Link] Kegiatan BOS Reguler
keamanan keamanan Pemahama hukuman fisik pendidikan dan pendidik [Link]
satuan satuan n dan sikap oleh siswa meningkatkan kompetensi dan [Link]/ar - Penerapan program
pendidika terhadap dan serta pengetahuan tentang berbagai tikel/124 pencegahan
pendidikan
n hukuman pemahaman bentuk hukumen fisik melalui perundungan
fisik dan sikap pelatihan, diskusi pada komunitas - Peningkatan
guru tentang belajar, belajar mandiri dengan kompetensi guru untuk
hukuman fisik memanfaatkan berbagai sumber memahami tentang
merupakan belajar, dan kegiatan lain yang perundungan,
salah satu menunjang peningkatan kekerasan, dan
faktor yang kompetensi untuk menciptakan kekerasan seksual
memengaruhi satuan pendidikan yang aman. - Peningkatan
iklim kompetensi guru untuk
keamanan di 2. Inspirasi 2: Kepala satuan memahami tentang
sekolah pendidikan dan pendidik disiplin positif (dan
merancang pembelajaran bebas menghindari hukuman
hukuman fisik dan mengedepankan fisik)
disiplin positif dalam aktivitas
intrakurikuler, kokurikuler, dan
ekstrakurikuler.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan


pendidikan mendorong penerapan
disiplin positif melalui kegiatan,
program, maupun pembuatan
kebijakan, baik yang membutuhkan
anggaran maupun yang tidak, yang
bertujuan untuk mencegah dan
menagani segala bentuk
perundungan di satuan pendidikan.
10 D.4 Iklim Baik 87 E.5 E.5.6 Aktivitas 1. Inspirasi 1: Kepala satuan [Link] Kegiatan BOS Reguler
keamanan Program Program peningkatan pendidikan dan pendidik [Link]
satuan dan dan kompetensi mempelajari tentang program dan [Link]/ar - Peningkatan
kebijakan kebijakan guru dan kebijakan mengenai pencegahan tikel/140 kompetensi guru untuk
pendidikan
satuan mengenai kepala dan penanganan intoleransi di memahami
pendidika penanggula sekolah yang satuan pendidikan untuk toleransi/kesetaraan/m
n ngan dan bertujuan mendukung peningkatan iklim oderasi beragama dan
pencegaha mendukung keamanan. budaya
n terlaksananya - Peningkatan
intoleransi program dan 2. Inspirasi 2: Kepala satuan kompetensi guru untuk
di satuan kebijakan pendidikan dan pendidik memahami komitmen
pendidikan tentang mengintegrasikan pengetahuan dan nilai-nilai
pencegahan tentang program dan kebijakan kebangsaan
dan mengenai pencegahan dan - Peningkatan
penanggulang penanganan intoleransi pada kompetensi guru untuk
an sikap serta beragam aktivitas intrakurikuler, memahami sikap
perilaku yang kokurikuler, dan/atau inklusif, toleran, dan
menolak ekstrakurikuler di satuan pendidikan kesertaan gender
keragaman untuk memperbaiki proses (termasuk pendidikan
agama dan pembelajaran peserta didik. inklusif/disabilitas)
budaya di
sekolah yang 3. Inspirasi 3: Kepala satuan
berdampak pendidikan mendorong perbaikan
pada iklim program, kebijakan mengenai
keamanan pencegahan dan penanganan
sekolah. intoleransi di satuan pendidikan
baik yang membutuhkan anggaran
maupun yang tidak membutuhkan
anggaran
11 A.2 Kemampuan Baik 100% A.2 A.2.4 Kemampuan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan [Link] Kegiatan BOS Reguler
numerasi (100% Kemampu Kompetens untuk pendidikan dan pendidik [Link]
peserta an i pada memahami meningkatkan kompetensi dengan [Link]/ar - Peningkatan
didik numerasi domain data dan mempelajari tentang domain data tikel/22 kompetensi guru untuk
sudah Data dan ketidakpastian dan ketidakpastian sebagai bagian memperkuat numerasi
mencapai Ketidakpast berkaitan erat dari kemampuan numerasi melalui - Pengembangan
kompete ian dengan pelatihan, diskusi pada komunitas kegiatan literasi dan
nsi kemampuan belajar, belajar mandiri numerasi
minimum numerasi memanfaatkan berbagai sumber - Peningkatan
) siswa secara belajar, dan kegiatan lain yang kompetensi guru untuk
keseluruhan menunjang peningkatan pembelajaran
kompetensi. berorientasi pada
peserta didik
2. Inspirasi 2: Kepala satuan
pendidikan dan pendidik
merencanakan pembelajaran dan
mengimplementasikan
pengetahuan tentang domain data
dan ketidakpastian melalui
intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau
ekstrakurikuler untuk meningkatkan
minat baca serta memperbaiki
proses pembelajaran numerasi
peserta didik.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan


pendidikan mendorong perbaikan
kemampuan domain data dan
ketidakpastian melalui program dan
kebijakan di satuan pendidikan,
baik yang membutuhkan anggaran
dan yang tidak membutuhkan
anggaran
12 A.2 Kemampuan Baik 100% D.2 D.2.1 Aktivitas 1. Inspirasi 1: Kepala satuan [Link] Kegiatan BOS Reguler
numerasi (100% Refleksi Belajar belajar guru pendidikan dan pendidik [Link]
peserta dan tentang yang meningkatkan kompetensi [Link]/ar - Pelaksanaan kegiatan
didik perbaikan pembelajar bertujuan mengenai belajar tentang tikel/85 komunitas belajar di
sudah pembelaja an meningkatkan pembelajaran sebagai bagian dari satuan pendidikan
mencapai ran oleh pengetahuan refleksi dan perbaikan - Peningkatan
kompete guru dan pembelajaran melalui pelatihan kompetensi guru untuk
nsi keterampilan mandiri yang terkait dengan memahami karakteristik
minimum mengajar perencanaan pembelajaran, dan cara belajar
) akan menyimak webinar/video inspirasi, peserta didik
mendukung serta kegiatan lain yang menunjang - Peningkatan
pembelajaran peningkatan kompetensi. kompetensi guru untuk
siswa di kelas memahami konten
yang 2. Inspirasi 2: Kepala satuan pembelajaran dan cara
berdampak pendidikan dan pendidik mengajarkannya
kepada mengintegrasikan program dan
kemampuan kebijakan mengenai belajar tentang
numerasi pembelajaran pada beragam
siswa aktivitas intrakurikuler, kokurikuler,
dan/atau ekstrakurikuler untuk
meningkatkan kemampuan
numerasi peserta didik.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan


pendidikan mendorong perbaikan
kemampuan belajar tentang
pembelajaran sebagai bagian dari
refleksi dan perbaikan
pembelajaran oleh pendidik di
satuan pendidikan melalui program
dan kebijakan di satuan pendidikan,
baik yang membutuhkan anggaran
maupun yang tidak membutuhkan
anggaran.
BAB IV
RENCANA KEGIATAN TAHUNAN

A. Rencana Kerja Tahunan (RKT)

Rencana kerja tahuna adalah perencanaan program kerja yang akan digunakan
sebagai acuan untuk melaksanakan kerja dalam waktu satu tahun yang akan datang.
Rencana kerja tahunan ini membantu sebuah tim atau kelompok yang lebih
besar untuk mengetahui hal apa saja yang ingin dicapai, memecah pekerjaan
menjadi lebih ringan dan ringkas dan juga mencari cara terbaik untuk mencapai
tujuan tersebut.

Rencana Kerja Tahunan (RKT) Tahun 2025/2026 SD Negeri Ngawen


disusun berdasarkan Perencanaan Berbasis Data (PBD) yang diambil dari
Rapor Pendidikan Tahun 2025. Proses penyusunan RKT SD Negeri Ngawen
dirumuskan mengacu pada hasil Identifikasi, Refleksi dan Benahi dari rapor
pendidikan tahun 2024/2025.

Alur penyusunan RKT ini dengan cara seperti

o Dari tahapan Identifikasi, refleksi dan benahi sebelumnya, selanjutya


dimasukkan dalam format RKT.
o Ditambahkan satu kolom untuk menerjemahkan Benahi menjadi kegiatan
yang akan masuk ke dalam RKAS
o Kegiatan yang tidak perlu pembiayaan tetap dijalankan meski tidak
ada di dalam RKAS
o Format RKT ini adalah bentuk yang lebih sederhana dari format RKT
yang ada sebelumnya
o RKT ini disusun dalam bentuk matrik seperti pada tabel di bawah ini.

1
28
Tabel 4. Rencana Kerja Tahunan

SD Negeri Ngawen Tahun 2024

Identifikasi Refleksi Benahi Kegiatan Detail

A.1 Kemampuan Baik Kemampuan untuk memahami teks sastra berkaitan erat dengan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
literasi (96,67% kemampuan literasi siswa secara keseluruhan pendidik meningkatkan kompetensi dengan
peserta mempelajari tentang teks sastra sebagai bagian dari
didik sudah kemampuan literasi melalui pelatihan, diskusi pada
mencapai komunitas belajar, belajar mandiri memanfaatkan
kompetensi berbagai sumber belajar, dan kegiatan lain yang
minimum) menunjang peningkatan kompetensi.

2. Inspirasi 2: Kepala satuan pendidikan dan


pendidik merencanakan pembelajaran dan
mengimplementasikan pengetahuan tentang teks
sastra melalui intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau
ekstrakurikuler untuk meningkatkan minat baca
serta memperbaiki proses pembelajaran literasi
peserta didik.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan pendidikan mendorong


perbaikan kemampuan teks sastra melalui program
dan kebijakan di satuan pendidikan, baik yang
membutuhkan anggaran dan yang tidak
membutuhkan anggaran

2
29
A.1 Kemampuan Baik Aktivitas belajar guru dan kepala sekolah yang bertujuan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
literasi (96,67% meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengajar akan pendidik meningkatkan kompetensi mengenai
peserta mendukung pembelajaran siswa di kelas yang berdampak kepada belajar tentang pembelajaran sebagai bagian dari
didik sudah kemampuan literasi siswa refleksi serta perbaikan pembelajaran oleh pendidik
mencapai melalui pelatihan mandiri perencanaan
kompetensi pembelajaran, menyimak webinar/video inspirasi,
minimum) serta kegiatan lain yang menunjang peningkatan
kompetensi.

2. Inspirasi 2: Kepala satuan pendidikan dan


pendidik mengintegrasikan program dan kebijakan
mengenai belajar tentang pembelajaran pada
beragam aktivitas intrakurikuler, kokurikuler,
dan/atau ekstrakurikuler untuk meningkatkan
kemampuan literasi peserta didik.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan pendidikan mendorong


perbaikan kemampuan belajar tentang
pembelajaran sebagai bagian dari refleksi dan
perbaikan pembelajaran oleh pendidik di satuan
pendidikan melalui program dan kebijakan, baik itu
yang membutuhkan anggaran maupun yang tidak
membutuhkan anggaran.

2
30
D.1 Kualitas Baik Praktik pembelajaran interaktif yang sesuai dengan tujuan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
pembelajaran pembelajaran dan karakteristik siswa dapat mendukung peningkatan pendidik meningkatkan kualitas pembelajaran dan
kualitas pembelajaran. kompetensi dalam memberikan instruksi dan
panduan pembelajaran interaktif melalui pelatihan
dan refleksi untuk mengembangkan karakter
peserta didik yang bersifat holistik mencakup
komponen pengetahuan, afektif, keterampilan, dan
perwujudan dalam perilaku.

2. Inspirasi 2: Kepala satuan pendidikan dan


pendidik merancang serta mengimplementasikan
strategi peningkatan kualitas metode pembelajaran
yang interaktif melalui aktivitas intrakurikuler,
kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan pendidikan mendorong


pelaksanaan program dan kebijakan yang
mendukung aktivitas pembelajaran konstruktif, baik
dengan anggaran maupun tanpa anggaran, untuk
dapat mengembangkan kualitas pembelajaran yang
terlihat dari meningkatnya kualitas interaksi antara
pendidik, peserta didik, dan materi pembelajaran
dalam proses pengajaran dan pembelajaran.

2
31
D.1 Kualitas Baik Aktivitas belajar Guru yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
pembelajaran keterampilan mengajar merupakan salah satu faktor yang pendidik meningkatkan kemampuan belajar tentang
mempengaruhi kulitas pembelajaran. pembelajaran sebagai bagian dari peningkatan
kualitas pembelajaran melalui pelatihan, diskusi di
komunitas belajar, serta kegiatan lain yang
menunjang keterampilan mengajar.

2. Inspirasi 2: Kepala satuan pendidikan dan


pendidik mengimplementasikan pengetahuan dan
keterampilan mengajar melalui diskusi di komunitas
belajar.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan pendidikan mendorong


perbaikan proses pembelajaran pendidik sebagai
bagian dari peningkatan kualitas pembelajaran di
satuan pendidkan melalui program dan kebijakan di
sekolah, baik yang membutuhkan anggaran
maupun yang tidak membutuhkan anggaran.

D.8 Iklim Kebinekaan Baik Kondisi sekolah yang menunjukkan adanya sikap dan perilaku kepala 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
sekolah dan guru dalam menerapkan toleransi agama dan budaya pendidik mempelajari konsep dan praktik terkait
serta komitmen kebangsaan memengaruhi keseluruhan iklim toleransi agama dan budaya sebagai bagian dari
kebinekaan di sekolah salah satu upaya peningkatan iklim kebinekaan.

2. Inspirasi 2: Kepala satuan pendidikan dan


pendidik mengimplementasikan pengetahuan
tentang toleransi agama dan budaya pada beragam
aktivitas intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau
ekstrakurikuler di satuan pendidikan untuk
memperbaiki proses pembelajaran peserta didik.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan pendidikan mendorong


perbaikan penerapan toleransi agama dan budaya
di satuan pendidikan melalui program, kebijakan
baik itu yang membutuhkan anggaran maupun yang
tidak membutuhkan anggaran.

2
32
D.8 Iklim Kebinekaan Baik Aktivitas peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah yang 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan, pendidik,
bertujuan mendukung ketersediaan dan penerapan program serta dan peserta didik meningkatkan kompetensi dalam
kebijakan mengenai intolerensi yang betujuan mendukung mendukung pencegahan sikap intoleransi melalui
pencegahan dan penanggulangan sikap serta perilaku menolak pelatihan dan refleksi untuk mendukung
keragaman agama dan budaya di sekolah yang berdampak pada iklim peningkatan iklim kebinekaan.
kebinekaan.
2. Inspirasi 2: Kepala satuan pendidikan, pendidik,
dan peserta didik merancang dan melaksanakan
program intrakurikuler dan/atau kokurikuler,
dan/atau ekstrakurikuler yang memiliki nilai-nilai
dukungan terhadap pencegahan sikap intoleransi di
lingkungan satuan pendidikan untuk menciptakan
iklim kebinekaan.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan pendidikan menyusun


kebijakan yang mendukung pencegahan sikap
intoleransi melalui program yang membutuhkan
anggaran maupun tanpa anggaran untuk
meningkatkan iklim kebinekaan.

2
33
A.3 Karakter Baik Kesenangan dan pengalaman menghasilkan hal yang baru oleh siswa 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
mendukung kemampuan siswa dalam aspek karakter. pendidik meningkatkan kompetensi dengan
mempelajari tentang pendidikan karakter yang
berkaitan dengan menumbuhkan kesenangan dan
pengalaman menghasilkan hal yang baru pada diri
peserta didik melalui pelatihan, diskusi pada
komunitas belajar, belajar mandiri memanfaatkan
berbagai sumber belajar, dan kegiatan lain yang
menunjang peningkatan kompetensi.

2. Inspirasi 2: Kepala satuan pendidikan dan


pendidik merencanakan dan mengimplementasikan
pembelajaran yang menumbuhkan kreativitas
peserta didik melalui intrakurikuler, kokurikuler,
dan/atau ekstrakurikuler untuk mendukung
pengembangan pendidikan karakter

3. Inspirasi 3: Kepala satuan pendidikan mendorong


perbaikan dimensi Kreativitas melalui program dan
kebijakan di satuan pendidikan, baik yang
membutuhkan anggaran dan yang tidak
membutuhkan anggaran untuk mendukung
pengembangan pendidikan karakter

2
34
A.3 Karakter Baik Aktivitas belajar kepala sekolah dan guru yang bertujuan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengajar dapat pendidik mempelajari tentang pengetahuan dan
mendukung kemampuan siswa dalam aspek karakter. keterampilan mengajar sebagai bagian dari
mendukung penguatan karakter peserta didik
melalui pelaksanaan supervisi pembelajaran pada
semua mata pelajaran atau pendidik di satuan
pendidikan, diskusi di komunitas belajar, dan
kegiatan lain yang menunjang penguatan karakter
peserta didik.

2. Inspirasi 2: Kepala satuan pendidikan dan


pendidik merencanakan pembelajaran dan
mengimplementasikan pengetahuan serta
keterampilan mengajar pada beragam aktivitas
intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler
untuk mendukung penguatan karakter melalui
peningkatan kompetensi pendidik serta memahami
karakteristik dan cara belajar peserta didik.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan pendidikan mendorong


perbaikan proses pembelajaran pendidik terkait
pengetahuan dan keterampilan mengajar di satuan
pendidikan melalui program dan kebijakan di satuan
pendidikan, baik yang membutuhkan anggaran
maupun yang tidak membutuhkan anggaran untuk
mendukung penguatan karakter peserta didik.

2
35
D.4 Iklim keamanan Baik Pengalaman hukuman fisik oleh siswa dan serta pemahaman dan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
satuan pendidikan sikap guru tentang hukuman fisik merupakan salah satu faktor yang pendidik meningkatkan kompetensi dan
memengaruhi iklim keamanan di sekolah pengetahuan tentang berbagai bentuk hukumen
fisik melalui pelatihan, diskusi pada komunitas
belajar, belajar mandiri dengan memanfaatkan
berbagai sumber belajar, dan kegiatan lain yang
menunjang peningkatan kompetensi untuk
menciptakan satuan pendidikan yang aman.

2. Inspirasi 2: Kepala satuan pendidikan dan


pendidik merancang pembelajaran bebas hukuman
fisik dan mengedepankan disiplin positif dalam
aktivitas intrakurikuler, kokurikuler, dan
ekstrakurikuler.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan pendidikan mendorong


penerapan disiplin positif melalui kegiatan, program,
maupun pembuatan kebijakan, baik yang
membutuhkan anggaran maupun yang tidak, yang
bertujuan untuk mencegah dan menagani segala
bentuk perundungan di satuan pendidikan.

2
36
D.4 Iklim keamanan Baik Aktivitas peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah yang 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
satuan pendidikan bertujuan mendukung terlaksananya program dan kebijakan tentang pendidik mempelajari tentang program dan
pencegahan dan penanggulangan sikap serta perilaku yang menolak kebijakan mengenai pencegahan dan penanganan
keragaman agama dan budaya di sekolah yang berdampak pada iklim intoleransi di satuan pendidikan untuk mendukung
keamanan sekolah. peningkatan iklim keamanan.

2. Inspirasi 2: Kepala satuan pendidikan dan


pendidik mengintegrasikan pengetahuan tentang
program dan kebijakan mengenai pencegahan dan
penanganan intoleransi pada beragam aktivitas
intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler
di satuan pendidikan untuk memperbaiki proses
pembelajaran peserta didik.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan pendidikan mendorong


perbaikan program, kebijakan mengenai
pencegahan dan penanganan intoleransi di satuan
pendidikan baik yang membutuhkan anggaran
maupun yang tidak membutuhkan anggaran

2
37
A.2 Kemampuan Baik (100% Kemampuan untuk memahami data dan ketidakpastian berkaitan erat 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
numerasi peserta dengan kemampuan numerasi siswa secara keseluruhan pendidik meningkatkan kompetensi dengan
didik sudah mempelajari tentang domain data dan
mencapai ketidakpastian sebagai bagian dari kemampuan
kompetensi numerasi melalui pelatihan, diskusi pada komunitas
minimum) belajar, belajar mandiri memanfaatkan berbagai
sumber belajar, dan kegiatan lain yang menunjang
peningkatan kompetensi.

2. Inspirasi 2: Kepala satuan pendidikan dan


pendidik merencanakan pembelajaran dan
mengimplementasikan pengetahuan tentang
domain data dan ketidakpastian melalui
intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler
untuk meningkatkan minat baca serta memperbaiki
proses pembelajaran numerasi peserta didik.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan pendidikan mendorong


perbaikan kemampuan domain data dan
ketidakpastian melalui program dan kebijakan di
satuan pendidikan, baik yang membutuhkan
anggaran dan yang tidak membutuhkan anggaran

2
38
A.2 Kemampuan Baik (100% Aktivitas belajar guru yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
numerasi peserta keterampilan mengajar akan mendukung pembelajaran siswa di kelas pendidik meningkatkan kompetensi mengenai
didik sudah yang berdampak kepada kemampuan numerasi siswa belajar tentang pembelajaran sebagai bagian dari
mencapai refleksi dan perbaikan pembelajaran melalui
kompetensi pelatihan mandiri yang terkait dengan perencanaan
minimum) pembelajaran, menyimak webinar/video inspirasi,
serta kegiatan lain yang menunjang peningkatan
kompetensi.

2. Inspirasi 2: Kepala satuan pendidikan dan


pendidik mengintegrasikan program dan kebijakan
mengenai belajar tentang pembelajaran pada
beragam aktivitas intrakurikuler, kokurikuler,
dan/atau ekstrakurikuler untuk meningkatkan
kemampuan numerasi peserta didik.

3. Inspirasi 3: Kepala satuan pendidikan mendorong


perbaikan kemampuan belajar tentang
pembelajaran sebagai bagian dari refleksi dan
perbaikan pembelajaran oleh pendidik di satuan
pendidikan melalui program dan kebijakan di satuan
pendidikan, baik yang membutuhkan anggaran
maupun yang tidak membutuhkan anggaran.

2
39
Rencana kerja tahunan di atas disusun berdasarkan rapor Pendidikan yang telah dipelajari dan dianalisis dari indicator prioritas

B. Jadwal Kegiatan Tahunan


Jadwal Kegiatan Tahunan ini merupakan implementasi dari RKT yang telah disusun berdasarkan Perencanaan
Berbasis Data (PBD) yang mengacu pada hasil analisis dari rapor pendidikan SD Negeri Ngawen. Penyusunan jadwal
kegiatan tahunan ini tidak lepas dari analisis kegiatan yang berdasarkan kalender pendidikan pada tahun berjalan. Selain
pada kalender pendidikan penyusunan jadwal kegiatan tahunan ini mengacu pada permendikbud Ristek Nomor 63 Tahun
2023 Tentang Juknis BOSP (Biaya Operasional Satuan Pendidikan).
Permendikbud nomor 63 tahun 2023 mengatur tentang penyaluran dana BOS reguler untuk SD menjadi tahap yaitu
Semester 1 periode Januari-Juni dan Semester 2 periode Juli-Desember 2025. Dengan demikian sangat berpengaruh
terhadap jadwal kegiatan tahunan di SD Negeri Padamamur. Berikut jadwal kegiatan tahunan SD Negeri Ngawen

41
Tabel 5. Jadwal Kegiatan Tahunan SD Negeri Ngawen Tahun 2025

Sumber
No Program Kegiatan Sasaran Waktu
Dana
1. Standar isi
Kepala
1). Penyusunan Kurikulum Juli 2025 BOS
Sekolah

2. Standar GTK
1). Workshop penetuan KKM Januari
2). Workshop kekerasan seksual Februari
3). Workshop Manajemen kelas Januari BOS
Guru dan KS
4). Workshop metode pembelajaran Januari
5).Workshop Penilaian Juni - Des
6). Kegiata KKG dan KKKS Juni – Des
3. Standar Proses
1). Ekstrakurikuler seni budaya
2). Ekstrakurikuler Olahraga Guru dan Jan _ Des
BOS
3). Ekstrakurikuler Pramuka Siswa
4). Pesantren Kilat Maret

4. Pengembangan Sarpras
Maret &
1). Pengadaan Buku Siswa Siswa
Juli
2). Buku Referensi Siswa Agustus
3). Pemeliharaan Listrik
4). Pemeliharaan ruang kelas BOS
5). Pemeliharaan halaman Sekolah Jan – Des
6). Pemeliharaan elektronik
7). Pemeliharaan ruang lab

5. Standar Pengelolaan

1). PPDB Juli-Juli


2). FL2SN Siswa BOS
Jan=Maret
3). O2SN
Guru/KS/
4). Pendataan dapodik, Arkas, BKU
sekolah
5). UKS Sekolah Jan-Des BOS
6). Program kerja KS KS Juli

42
KS/Guru/
7). Penyusunan RKT / RKAS Januari
Sekolah
8). Belanja ATK sekolah Sekolah
9). Pengadaan Alat kebersihan Sekolah
Jan-Des
10). Langgawan listrik Sekolah
11). Langganan internet

7. Standar Pembiayaan
1), Honorarium guru non asn Guru Honor Jan-Des
Tenaga
2). Honorarium tenaga kebersihan Jan-Des
Kebersihan
Tenaga BOS
3). Honorarium tenaga keamanan Jan-Des
keamanan
Operator
4). Honorarium operator sekolah Jan-Des
Sekolah
8. Standar Penilaian
1). Penilaian Formatif Juli
2). ANBK Oktober
BOS
3). Ujian Sumatif Des & Juni
4). Projek P5 Des & Juni

43
BAB V
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Rencana Kerja Tahunan (RKT) merupakan perencanaan yang
disusun oleh sekolah setiap tahun berdasarkan perencanaan yang
berbasis data (PBD) yang didasarkan pada rapor pendidikan sekolah.
Penyusunan RKT ini tersusun melalui proses analisis terhadap rapor
pendidikan dengan mekanisme Identifikasi, Refleksi, dan Benahi (IRB).
Hasil dari proses IRB ini maka dijadikan Rencana kerja tahunan yang
selanjutnya jadi rujukan dalam penyusunan RKAS.
Proses IRB Terhadap Rapor Pendidikan focus pada indicator prioritas Pendidikan
dasar yakni indicator;
1) A1. Kemampuan Literasi
2) A2. Kemampuan Numerasi
3) A3. Karakter
4) D4. Iklim Keamanan
5) D8. Iklim Kebhinekaan Sekolah

Dari kelima indikator tersebut di atas maka diperoleh indikator yang


kurang baik (bermasalah), maka indikator yang bermasalah yang akan
diintervensi khusus dalam pengembangan perencanaan sekolah berdasarkan
akar masalah yang diperoleh dari level 2 (sub indikator) atau dari sub
indikator dimensi lain yang dianggap berpengaruh terhadap nilai capaian
satuan pendidikan.

Dengan demikian akhirnya RKT SD Negeri Ngawen untuk tahun


2025/2026 tersusun dengan Perencanaan Berbasis Data (PBD) yang
berdasarkan Laporan Raport Pendidikan Tahun 2024/2025.

B. REKOMENDASI
1) Satuan Pendidikan
o diharapkan satuan pendidikan bisa dan wajib melaksanakan
program sesuai program yang telah disusun dalam RKT
o diharapkan satuan pendidikan mampu melakukan
penyesuaian dengan biaya dan anggaran yang tersedia
serta menggunakan prinsip pengelolaan pembiayaan

44
.

2) Warga Sekolah
o Kepala Sekolah sebagai kepala satuan pendidikan agar
mampu menjadi manajer dalam pelaksanaan kegiatan
dan penggunaan anggaran sesuai dengan tugas dan
fungsinya serta mengacu pada peraturan yang berlaku
o Guru dan tendik agar bisa melaksanakan seluruh
program yang sudah direncanakan dan mampu menjadi
mitra kerja dari kepala sekolah dalam pengelolaan dan
pengembangan sekolah ke arah yang lebih baik.
3) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
o Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga diharapkan
agar selalu memberikan bimbingan teknis kepada
satuan pendidikan dalam melakukan perencanaan
berbasis data
o Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga agar selalu
melakukan sosialisasi
o Juknis BOSP setiap tahunnya agar para kepala satuan
pendidikan memahami dengan tuntas terkait penggunaan
dana BOS
KERTAS KERJA RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)
TAHUN ANGGARAN : 2026
NPSN : 20319096
Nama Sekolah : SD NEGERI NGAWEN
Alamat : Jalan Raya Ngawen Wedung 41, Kec. Wedung
Kabupaten : Kab. Demak
Provinsi : Prov. Jawa Tengah
Triwulan : I,II,III dan IV

A. PENERIMAAN
Sumber Dana :
No. Kode Jumlah

[Link]. 322.740.000
Total Penerimaan 322.740.000
B. BELANJA
No. Kode Rincian Perhitungan TAHAP
Kode Rekening Uraian Jumlah
Urut Program Volume Satuan Tarif Harga 1 2

1, 2, Pengembangan Standar Isi 1.421.500 - 1.421.500

2, 2, 2, Pengembangan Perpustakaan 223.600 - 223.600

02.02 Kegiatan pemberdayaan perpustakaan terutama untuk


3, 1, 223.600 - 223.600
. pengembangan minat baca peserta didik

4, [Link].01.002602.02.01. Cetak MMT 2 m2 74.300 148.600 - 148.600

Belanja Makanan dan Minuman Jamuan Tamu-SATUAN BIAYA


5, [Link].01.005302.02.01. KONSUMSI RAPAT DAN TAMU - MAKAN MINUM TAMU - 5 o/k 15.000 75.000 - 75.000
Makanan Kecil ( Snack)

6, 2, 3, Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler 1.197.900 - 1.197.900

02.03
7, 1, Penyusunan Kurikulum 1.197.900 - 1.197.900
.

8, [Link].01.002602.03.01. Cetak MMT 3 m2 74.300 222.900 - 222.900

9, [Link].01.005502.03.01. Snack Rapat Penyusunan Kurikulum 25 dos 15.000 375.000 - 375.000

Honorarium Narasumber / Pembahas Pejabat Eselon III ke bawah


10, [Link].01.000302.03.01. 2 oj 300.000 600.000 - 600.000
/ yang disetarakan

11, 3, Pengembangan Standar Proses 31.237.900 21.637.900 9.600.000

12, 3, 1, Penerimaan Peserta Didik Baru 2.048.700 2.048.700 -


No. Kode Rincian Perhitungan TAHAP
Kode Rekening Uraian Jumlah
Urut Program Volume Satuan Tarif Harga 1 2
03.01
2,
13, 1, Pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 1.825.800 1.825.800 -
.

14, [Link].01.002603.01.01. Cetak MMT 6 m2 74.300 445.800 445.800 -

15, [Link].01.002603.01.01. Formulir / Brosur / Blanko-1 warna ukuran F4 1 rim 180.000 180.000 180.000 -

16, [Link].01.005503.01.01. Snack Sosialisasi PPDB 80 dos 15.000 1.200.000 1.200.000 -

03.01 Pelaksanaan kegiatan orientasi siswa baru yang bersifat


17, 3, 222.900 222.900 -
. akademik dan pengenalan lingkungan tanpa kekerasan

18, [Link].01.002603.01.03. Cetak MMT 3 m2 74.300 222.900 222.900 -

19, 3, 3, Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler 28.738.600 19.138.600 9.600.000

03.03
20, 6, Pelaksanaan Ekstrakurikuler Kepramukaan 9.600.000 4.800.000 4.800.000
.
Belanja Honorarium Narasumber atau Pembahas, Moderator, orang/j
21, [Link].01.000303.03.06. 192 50.000 9.600.000 4.800.000 4.800.000
Pembawa Acara, dan Panitia-Honor Instruktur Pelatihan am
03.03
22, 7, Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler (diluar Kepramukaan) 9.600.000 4.800.000 4.800.000
.
Belanja Honorarium Narasumber atau Pembahas, Moderator, orang/j
23, [Link].01.000303.03.07. 192 50.000 9.600.000 4.800.000 4.800.000
Pembawa Acara, dan Panitia-Honor Instruktur Pelatihan am
03.03
24, 11, Penerapan Program Pencegahan Perundungan 3.538.600 3.538.600 -
.

25, [Link].01.002603.03.11. Cetak MMT 2 m2 74.300 148.600 148.600 -

26, [Link].01.005503.03.11. Snack Kegiatan Pencegahan Perundungan 186 dos 15.000 2.790.000 2.790.000 -

Honorarium Narasumber / Pembahas Pejabat Eselon III ke bawah


27, [Link].01.000303.03.11. 2 oj 300.000 600.000 600.000 -
/ yang disetarakan
03.03
28, 19, Pelaksanaan Lomba - lomba 6.000.000 6.000.000 -
.

29, [Link].01.0003 03:03:19 Perjalanan Dinas Dalam Daerah (kurang dari 8 Jam) - -

001. UANG HARIAN Satuan Biaya Uang Transport Kegiatan yang


30, [Link].01.0003 03:03:19 40 O/H 75.000 3.000.000 3.000.000 -
dilaksanakan dalam daerah

31, [Link].01.0003 03:03:19 Perjalanan Dinas Dalam Daerah (kurang dari 8 Jam) - -

001. UANG HARIAN Satuan Biaya Uang Transport Kegiatan yang


32, [Link].01.0003 03:03:19 20 OH 150.000 3.000.000 3.000.000 -
dilaksanakan dalam daerah
No. Kode Rincian Perhitungan TAHAP
Kode Rekening Uraian Jumlah
Urut Program Volume Satuan Tarif Harga 1 2

33, 2,
3, 5, Pelaksanaan Administrasi Kegiatan Sekolah 450.600 450.600 -

03.05 Penyelenggaraan UKS, penyediaan alat peralatan UKS dan


34, 2, 450.600 450.600 -
. bahan/obat-obatan penunjang kesehatan sekolah

35, [Link].01.003703.05.02. Paracetamol /1000s 3 tablet 33.000 99.000 99.000 -

36, [Link].01.003703.05.02. Minyak Gosok 2 botol 56.000 112.000 112.000 -

37, [Link].01.003703.05.02. Kapas Pembalut 25 gr 10 roll 4.600 46.000 46.000 -

kapsul/t
38, [Link].01.003703.05.02. Obat sakit kepala/pereda nyeri/sakit gigi/Flu 1 ablet/ka 35.000 35.000 35.000 -
plet

39, [Link].01.003703.05.02. TENSOPLAST STK 14001 ADUL 1 pcs 123.600 123.600 123.600 -

kapsul/t
40, [Link].01.003703.05.02. Obat Magh 1 ablet/ka 35.000 35.000 35.000 -
plet

41, 4, Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan 1.924.800 1.701.900 222.900

42, 4, 6, Pengembangan Profesi Pendidik dan Tenaga Kependidikan 1.924.800 1.701.900 222.900

04.06
43, 1, Pelaksanaan kegiatan komunitas belajar di satuan pendidikan 891.600 668.700 222.900
.

44, [Link].01.002604.06.01. Cetak MMT 12 m2 74.300 891.600 668.700 222.900

04.06 Kegiatan Komunitas Belajar antar sekolah (termasuk KKG,


45, 2, 884.600 884.600 -
. MGMP, MGMPS, MGMPK, KKKS, atau MKKS)
bungku
46, [Link].01.002404.06.02. Kertas Lipat 15 7.000 105.000 105.000 -
s

47, [Link].01.002404.06.02. Spidol kecil 12 Warna 4 set 21.000 84.000 84.000 -

48, [Link].01.002404.06.02. Spidol Permanen 12 buah 9.500 114.000 114.000 -

49, [Link].01.002404.06.02. Isolasi - lakban bening/coklat 1 rol 18.000 18.000 18.000 -

50, [Link].01.002404.06.02. Gunting - Gunting Sedang 4 buah 12.000 48.000 48.000 -


No. Kode Rincian Perhitungan TAHAP
Kode Rekening Uraian Jumlah
Urut Program Volume Satuan Tarif Harga 1 2

51, [Link].01.00242,
04.06.02. Kertas Post-It Post It 657 8 pad 19.900 159.200 159.200 -

52, [Link].01.002404.06.02. ALAT TULIS KANTOR-Kertas Karton-Kertas plano/flip chart 50 lembar 1.100 55.000 55.000 -

53, [Link].01.002404.06.02. ALAT TULIS KANTOR-Kertas HVS 80 gr -Folio (500 lb) 1 rim 78.500 78.500 78.500 -

54, [Link].01.002604.06.02. Cetak MMT 3 m2 74.300 222.900 222.900 -

04.06
55, 14, Peningkatan Kompetensi Guru untuk memperkuat literasi 148.600 148.600 -
.

56, [Link].01.002604.06.14. Cetak MMT 2 m2 74.300 148.600 148.600 -

57, 5, Pengembangan sarana dan prasarana sekolah 100.648.900 58.917.100 41.731.800

58, 5, 2, Pengembangan Perpustakaan 32.274.000 - 32.274.000

05.02
59, 4, Pengadaan Buku Teks Utama/Pendamping Guru 32.274.000 - 32.274.000
.

60, [Link].01.000105.02.04. Buku Umum 1 paket 32.274.000 32.274.000 - 32.274.000

61, 5, 5, Pelaksanaan Administrasi Kegiatan Sekolah 40.847.900 31.390.100 9.457.800

05.05 Pengembangan sekolah sehat, sekolah aman, sekolah ramah


62, 2, 40.847.900 31.390.100 9.457.800
. anak, sekolah inklusi, sekolah adiwiyata dan sejenisnya

63, [Link].01.000105.05.02. Cat Tembok Interior- 40 kg 229.320 9.172.800 - 9.172.800

64, [Link].01.000105.05.02. BAHAN / MATERIAL-Kuas 3 10 bh 15.300 153.000 - 153.000

65, [Link].01.000105.05.02. Kuas - 2.5 10 bh 13.200 132.000 - 132.000

66, [Link].01.000105.05.02. BAHAN / MATERIAL-Pasir ayak untuk beton 7 m3 464.300 3.250.100 3.250.100 -

67, [Link].01.000105.05.02. BAHAN / MATERIAL-Semen ( PC ) 1600 kg 1.500 2.400.000 2.400.000 -

68, [Link].01.000105.05.02. BAHAN / MATERIAL-Ubin 98 m2 150.000 14.700.000 14.700.000 -

69, [Link].01.000105.05.02. BAHAN / MATERIAL-Pasir Uruk 7 m3 120.000 840.000 840.000 -

orang/
70, [Link].01.001605.05.02. Belanja Jasa Upah Tukang 68 150.000 10.200.000 10.200.000 -
hari
No. Kode Rincian Perhitungan TAHAP
Kode Rekening Uraian Jumlah
Urut Program Volume Satuan Tarif Harga 1 2

71, 2,
5, 8, Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah 27.527.000 27.527.000 -

05.08 Pengadaan Perlengkapan Sekolah diluar komponen penyediaan


72, 4, 20.000.000 20.000.000 -
. alat multimedia pembelajaran

73, [Link].02.000305.08.04. Screen Proyektor 2 unit 10.000.000 20.000.000 20.000.000 -

05.08 Pengadaan Perlengkapan Daya dan Jasa Sekolah (instalasi air,


74, 9, 2.100.000 2.100.000 -
. listrik, telepon, internet, termasuk genset/panel surya)

75, [Link].01.003105.08.09. Jam Dinding 7 buah 300.000 2.100.000 2.100.000 -

05.08 Pemeliharaan Perlengkapan Daya dan Jasa Sekolah (instalasi


76, 10, 5.427.000 5.427.000 -
. air, listrik, internet, termasuk genset/panel surya)

77, [Link].01.003105.08.10. Saklar Seri 15 bh 21.960 329.400 329.400 -

78, [Link].01.003105.08.10. Kabel Nym 2X2,5 2 roll 1.198.800 2.397.600 2.397.600 -

79, [Link].01.003105.08.10. Stop Kontak 15 buah 21.000 315.000 315.000 -

80, [Link].01.003105.08.10. LAMPU LED Philips Bulb 18 Watt (3000K,6500K) E27 15 unit 159.000 2.385.000 2.385.000 -

81, 6, Standar Pengelolaan 76.254.900 31.768.700 44.486.200

82, 6, 5, Pelaksanaan Administrasi Kegiatan Sekolah 44.454.900 15.868.700 28.586.200

06.05 Penyusunan perencanaan program satuan pendidikan (Visi Misi


83, 1, 50.000 - 50.000
. Sekolah, RKJM, RKT, RKAS)

84, [Link].01.002606.05.01. Foto Copy Folio dan Kuarto [B7: 100,00] 100 Lembar 500 50.000 - 50.000

Pembelian Bahan Habis Pakai untuk mendukung pembelajaran


06.05
85, 8, dan administrasi sekolah (termasuk ATK, Tinta Printer, Kabel 30.927.400 12.823.700 18.103.700
.
Ekstension, dsb)

86, [Link].01.002406.05.08. Tinta - White Board 72 Botol 20.000 1.440.000 720.000 720.000

87, [Link].01.002406.05.08. Plak Band - Hitam Besar 36 Rol 23.500 846.000 423.000 423.000

88, [Link].01.002406.05.08. Plak Band - Hitam Kecil 66 Rol 18.000 1.188.000 648.000 540.000

89, [Link].01.002406.05.08. Spidol - Spidol Besar Non Permanent 165 Buah 11.000 1.815.000 990.000 825.000
No. Kode Rincian Perhitungan TAHAP
Kode Rekening Uraian Jumlah
Urut Program Volume Satuan Tarif Harga 1 2

90, [Link].01.00242,
06.05.08. Hectneices / Isi Stapler - Kecil (no.10) 72 Pack 3.500 252.000 126.000 126.000

91, [Link].01.002406.05.08. Hechmachine /Stapler - Kecil 40 Buah 25.500 1.020.000 510.000 510.000

92, [Link].01.002406.05.08. Penghapus Cair / Correction Fluid 14 Buah 8.000 112.000 56.000 56.000

93, [Link].01.002406.05.08. Hectneices / Isi Stapler - Besar (no.24/6) 12 Pack 7.000 84.000 42.000 42.000

94, [Link].01.002406.05.08. Pisau Cutter - Besar (L-500) 30 Buah 21.000 630.000 315.000 315.000

95, [Link].01.002406.05.08. Lem Cair - Tanggung 2 Botol 6.500 13.000 13.000 -

96, [Link].01.002406.05.08. Isi Pisau Cutter - Besar 24 Doos 9.500 228.000 114.000 114.000

97, [Link].01.002406.05.08. Ballpoint Standar AE-7 149 Buah 2.300 342.700 101.200 241.500

98, [Link].01.002406.05.08. Snelhecter - Plastik 250 Buah 4.500 1.125.000 450.000 675.000

99, [Link].01.002406.05.08. Hechmachine /Stapler - Sedang 20 Buah 34.500 690.000 690.000 -

100, [Link].01.002406.05.08. Penghapus Papan Tulis 90 Buah 7.000 630.000 210.000 420.000

101, [Link].01.002406.05.08. Isolasi - lakban bening/coklat 8 Rol 18.000 144.000 54.000 90.000

102, [Link].01.002406.05.08. Gunting - Gunting Sedang 40 Buah 12.000 480.000 240.000 240.000

103, [Link].01.002406.05.08. Stopmap - Plastik 266 Buah 4.000 1.064.000 - 1.064.000

104, [Link].01.002406.05.08. ALAT TULIS KANTOR-Amplop Ordner Folio 20 buah 28.200 564.000 - 564.000

105, [Link].01.002406.05.08. Ballpoint - Ballpoint 0,5mm-- 72 buah 6.000 432.000 - 432.000

106, [Link].01.002406.05.08. ALAT TULIS KANTOR-Amplop Amplop Tanggung 4 doos 17.300 69.200 - 69.200

107, [Link].01.002406.05.08. ALAT TULIS KANTOR-Amplop Amplop Besar 5 doos 23.000 115.000 - 115.000

108, [Link].01.002506.05.08. Kertas HVS 80 gr - Folio (500 lb) 110 Rim 76.000 8.360.000 4.560.000 3.800.000

109, [Link].01.002506.05.08. Kertas Karton - Kertas Bufalo 550 Lembar 1.500 825.000 450.000 375.000
No. Kode Rincian Perhitungan TAHAP
Kode Rekening Uraian Jumlah
Urut Program Volume Satuan Tarif Harga 1 2

110, [Link].01.00252,
06.05.08. Kertas Karton - Kertas foto 9 Paket 35.500 319.500 106.500 213.000

111, [Link].01.002506.05.08. Kertas HVS 80 gr - Kwarto (500 lb) 35 Rim 67.000 2.345.000 1.005.000 1.340.000

112, [Link].01.002506.05.08. Kertas Karton - Kertas stiker 4 1 pack 103.500 414.000 - 414.000

113, [Link].01.002906.05.08. Toner - refile laser / isi ulang 25 botol 100.000 2.500.000 1.000.000 1.500.000

114, [Link].01.002906.05.08. Tinta refill printer-Cair, warna hitam, merah, biru, kuning 24 botol 120.000 2.880.000 - 2.880.000

06.05 Pembelian bahan habis pakai/alat penunjang kebersihan dan


115, 9, 13.477.500 3.045.000 10.432.500
. sanitasi sekolah

116, [Link].01.003606.05.09. Pembersih Kaca dan pewangi - Pembersih Kaca 5 Buah 46.500 232.500 232.500 -

117, [Link].01.003606.05.09. Sapu - Sapu Ijuk 85 Buah 52.000 4.420.000 1.300.000 3.120.000

118, [Link].01.003606.05.09. Engkrak & Gayung - Engkrak Plastik 30 Buah 40.000 1.200.000 400.000 800.000

119, [Link].01.003606.05.09. Pembersih Kaca dan pewangi - Pembersih Lantai (900 ml) 40 Botol 21.000 840.000 210.000 630.000

120, [Link].01.003606.05.09. Pembersih Kaca dan pewangi - Pewangi Closet 50 Buah 26.500 1.325.000 265.000 1.060.000

121, [Link].01.003606.05.09. Kain Pel - Besar 15 Buah 42.500 637.500 637.500 -

122, [Link].01.003606.05.09. Pembersih Kaca dan pewangi - Pewangi Ruangan (350 ml) 45 kaleng 32.500 1.462.500 - 1.462.500

123, [Link].01.003606.05.09. Kantong plastic besar 60 pack 22.000 1.320.000 - 1.320.000

100 ml
124, [Link].01.003606.05.09. Pembersih Kaca dan pewangi - Pembersih Porselin/Closet (800 ml) 30 34.000 1.020.000 - 1.020.000
/ botol

125, [Link].01.003606.05.09. Tongkat Pel 15 buah 37.500 562.500 - 562.500

126, [Link].01.003606.05.09. Sulak Kemoceng bulu ayam 15 buah 30.500 457.500 - 457.500

127, 6, 7, Pembiayaan Langganan Daya dan Jasa 31.800.000 15.900.000 15.900.000

06.07
128, 1, Pembayaran daya listrik 14.400.000 7.200.000 7.200.000
.

129, [Link].01.006106.07.01. Belanja Tagihan Listrik 12 Bulan 1.200.000 14.400.000 7.200.000 7.200.000
No. Kode Rincian Perhitungan TAHAP
Kode Rekening Uraian Jumlah
Urut Program Volume Satuan Tarif Harga 1 2
06.07
2,
130, 3, Pembayaran langganan air 9.600.000 4.800.000 4.800.000
.

131, [Link].01.006006.07.03. Belanja Tagihan Air 12 Bulan 800.000 9.600.000 4.800.000 4.800.000

06.07
132, 5, Pembayaran jasa internet 7.800.000 3.900.000 3.900.000
.

133, [Link].01.006306.07.05. belanja tagihan internet 12 Bulan 650.000 7.800.000 3.900.000 3.900.000

134, 7, Pengembangan standar pembiayaan 28.800.000 14.400.000 14.400.000

135, 7, 12, Pembayaran Honor 28.800.000 14.400.000 14.400.000

07.12
136, 2, Pembayaran honor Tenaga Kependidikan (selain pendidik) 28.800.000 14.400.000 14.400.000
.
orang/
137, [Link].01.003007.12.02. Tenaga Kebersihan 24 1.200.000 28.800.000 14.400.000 14.400.000
bulan

138, 8, Pengembangan dan implementasi sistem penilaian 82.452.000 43.006.000 39.446.000

139, 8, 4, Pelaksanaan Kegiatan Asesmen dan Evaluasi Pembelajaran 82.452.000 43.006.000 39.446.000

08.04 Persiapan, uji coba, simulasi, dan pelaksanaan Asesmen


140, 1, 750.000 750.000 -
. Nasional
Snack Kegiatan Sosialisasi Persiapan, uji coba, simulasi, dan
141, [Link].01.005508.04.01. 50 dos 15.000 750.000 750.000 -
pelaksanaan Asesmen Nasional
08.04
142, 4, Pelaksanaan penilaian formatif (ulangan harian) 43.032.000 21.516.000 21.516.000
.

143, [Link].01.002608.04.04. Foto Copy Folio dan Kuarto 86064 Lembar 500 43.032.000 21.516.000 21.516.000

08.04 Pelaksanaan penilaian sumatif (ulangan tengah semester/akhir


144, 6, 35.860.000 17.930.000 17.930.000
. semester/kenaikan kelas)

145, [Link].01.002608.04.06. Foto Copy Folio dan Kuarto 71720 Lembar 500 35.860.000 17.930.000 17.930.000
Penyiapan, Uji Coba, dan Pelaksanaan Penilaian/Asesmen
08.04
146, 8, Sekolah (Akhir Sekolah) - Termasuk Asesmen Sekolah Berbasis 2.810.000 2.810.000 -
.
Komputer
147, [Link].01.000508.04.08. Kain 10 meter 16.560 165.600 165.600 -

148, [Link].01.002408.04.08. ALAT TULIS KANTOR-Kertas HVS 80 gr -Kwarto (500 lb) 2 rim 70.500 141.000 141.000 -

149, [Link].01.002408.04.08. ALAT TULIS KANTOR-Kertas Karton-Kertas Folio bergaris 2 pak 44.100 88.200 88.200 -
No. Kode Rincian Perhitungan TAHAP
Kode Rekening Uraian Jumlah
Urut Program Volume Satuan Tarif Harga 1 2

150, [Link].01.00242,
08.04.08. BUKU GAMBAR 5 buah 7.000 35.000 35.000 -

151, [Link].01.002408.04.08. Ballpoint Standar AE-7 12 buah 2.300 27.600 27.600 -

152, [Link].01.002408.04.08. ALAT TULIS KANTOR-Kertas Karton-Kertas foto 2 pak 28.200 56.400 56.400 -

153, [Link].01.002408.04.08. ID Card 35 buah 10.000 350.000 350.000 -

154, [Link].01.002608.04.08. Cetak MMT 4 m2 74.300 297.200 297.200 -

155, [Link].01.002608.04.08. Foto Copy Folio dan Kuarto 3298 lembar 500 1.649.000 1.649.000 -

JUMLAH 322.740.000 171.431.600 151.308.400

Wedung Oktober 2025


Komite Sekolah Kepala Sekolah Bendahara Sekolah

AHMAD SYAFIQ FAHMI RIYANTI,[Link].,[Link]. FADIYAH ULFIANA,[Link]


NIP. 196808251998032003 NIP. 198708212019032004

Anda mungkin juga menyukai