RKT SD Negeri Ngawen 2025/2026
RKT SD Negeri Ngawen 2025/2026
TAHUN 2025/2026
DISUSUN OLEH
RIYANTI, [Link]., [Link]
KEPALA SEKOLAH
Rencana Kerja Tahunan (RKT) SD Negeri Ngawen Kecamatan Wedung Kabupaten Demak
Provinsi Jawa Tengah telah disusun sesuai mekanisme Perencanaan Berbasis Data (PBD) dan
merupakan penjabaran dari Raport Pendidikan SD Negeri Ngawen Tahun ajaran 2025/2026. Untuk
selanjutnya RKT ini diimplementasikan pada Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah Tahun 2025
dan Tahun 2026, maka sebagai wujud legalitas RKT ini perlu perlu pengesahan dari pemangku
kepentingan.
Pengawas Pendamping
.
.
KATA PENGANTAR
Berkat rahmat dan karunia-Nya semata, kami telah dapat menyusun rencana
Kerja Tahunan Kepala Sekolah, yang akan digunakan sebagai pedoman dalam
melaksanakan program pendidikan. Rencana Kerja Tahunan Kepala Sekolah yang
tertib dan teratur sangat diperlukan untuk peningkatan kemampuan dalam
pengelolaan pendidikan di sekolah. Peningkatan tersebut akan berdampak positif,
yaitu makin meningkatnya efisiensi, mutu, dan perluasan pendidikan dasar.
Program Kerja Kepala Sekolah ini disusun sebagai penyesuaian dari
Perencanaan Berbasis Data (PBD) yang didasarkan pada rapor pendidikan Sekolah,
serta digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan operasional di
sekolah, sehingga akan memperlancar kerja Kepala Sekolah. Penyusunan Rencana
Kerja Tahunan Kepala Sekolah ini melibatkan unsur yang terkait, yaitu unsur
Kepala Sekolah, Guru, tendik dan Pengurus Komite Sekolah, yang sebelumnya telah
diuji kelayakannya.
Program Kerja Kepala Sekolah ini meliputi:
1. Pendahuluan
2. Profil dan Rapor Pendidikan
3. Perencanaan Berbasis Data (PBD)
4. Rencana Kerja Tahunan (RKT)
5. Jadwal Kegiatan Tahunan
6. Penutup
Dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan Kepala Sekolah ini, kami sudah
berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari kekurangan maupun kesalahan,
namun demikian tentunya pasti masih banyak terdapat kekurangan maupun kesalahan.
Untuk itu kami sangat berterima kasih apabila dari semua pihak sudi memberikan saran
maupun kritik, demi kelancaran tugas yang kami emban.
DAFTAR ISI
v
BAB I
PENDAHULUAN
1
Negeri Ngawen mengalami kenaikan jumlah peserta didik dari tahun pelajaran
sebelumnya yakni sejumlah 38 orang siswa.
Pada tahun 2025 telah dilaksanakan Asesmen Nasional Berbasis
Komputer (ANBK) untuk siswa kelas V (lima) sejumlah 3 0 siswa. Hasil dari
asesmen tersebut maka keluarlah profil pendidikan yang menjadi laporan rapor
pendidikan yang diperoleh melalui platform rapor pendidikan. Rapor
pendidikan inilah yang memberikan gambaran nilai capaian siswa dari
dimensi A, B, C, D dan E yang selanjutnya oleh satuan pendidikan dasar
dijadikan acuan untuk membuat perencanaan baik rencana kerja tahunan
(RKT) maupun rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS).
Rencana Kerja Tahunan SD Negeri Ngawen Tahun 2026 ini merupakan
hasil dari proses identifikasi, refleksi dan benahi (IRB) dari laporan rapor
pendidikan tahun 2025 yang merupakan hasil dari proses Asesmen Nasional
tahun 2025 yang terkenal dengan istilah ANBK.
Dalam laporan rapor pendidikan yang merupakan indikator prioritas
pendidikan dasar dan menengah meliputi: kemampuan literasi, kemampuan
numerasi, karakter, iklim keamanan sekolah dan iklim kebhinekaan. Dari indikator
prioritas tersebut dianalisis berdasarkan nilai capaian yang diperoleh berdasarkan
proporsi kemampuan siswa. Selanjutnya dari nilai capaian tersebut dianalisis
melalui proses identifikasi, refleksi dan benahi (IRB) yang akan menjadi dasar
untuk perencanaan berbasis data (PBD).
Perencanaan Berbasi Data (PBD) adalah bentuk pemanfaatan data pada platform Rapor
Pendidikan sebagai bentuk intervenasi satuan maupun Dinas Pendidikan maupun pemerintah
daerah terhadap mutu dan capaian Pendidikannya dan bertujuan untuk mencapai peningkatan
serta perbaikan mutu Pendidikan yang berkesinambungan.
Perencanaan Berbasis Data (PBD) bertujuan untuk memberikan perbaikan
pembelanjaan anggaran serta pembenahan sistem pengelolaan satuan pendidikan
yang efektif, akuntabel dan konkret. Selain itu, Perencanaan Berbasis Data
(PBD) juga disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan atau dinas
berdasarkan identifikasi masalah yang berasal dari data pada platform Rapor
Pendidikan, yang kemudian mendorong satuan pendidikan dan dinas pendidikan
untuk melakukan pembenahan melalui penyusunan kegiatan peningkatan
capaian berdasarkan hasil identifikasi dan refleksi
2
terhadap capaian di Rapor Pendidikan dan kondisi lapangan. Terdapat 3
langkah sederhana dalam proses Perencanaan Berbasis Data (PBD), yaitu
Identifikasi, Refleksi, dan Benahi (IRB) yang selanjutnya disebut RKT
B. Dasar Hukum
1. Dasar Hukum perencanaan berbasis data diatur dalam PP No. 57 tahun 2021 tentang Standar
Nasional Pendidikan :
Pasal 28 berbunyi :
o Perencanaan kegiatab Pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas, proses dan hasil
belajar secara berkelanjutan berdasarkan evaluasi diri Satuan Pendidikan.
o Perencanaan kegiatan Pendidikan dituangkan dalam rencana kerja jangka pendek dan
rencana jangka menengah.
Pasal 48 berbunyi :
3
dalam rangka peningkatan akses, mutu, relevansi, dan tata kelola
penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan kewenangannya.
Pasal 28 berbunyi :
o mengidentifikasi masalah pendidikan yang perlu
mendapatkan prioritas berdasarkan indikator dalam profil Satuan
Pendidikan atau profil program pendidikan kesetaraan;
o mendalami hasil identifikasi masalah pendidikan untuk menemukan akar
masalah dan merumuskan langkah perbaikan; dan
o melakukan perencanaan program untuk mengatasi akar masalah.
4
BAB II
PROFIL DAN RAPOR PENDIDIKAN
A. Profil Pendidikan
Profil Pendidikan adalah Laporan Komprehensif mengenai layanan Pendidikan sebagai
hasil dari Evaluasi Sistem Pendidikan yang digunakan sebagai landasan untuk penngkatan mutu
layanan Pendidikan dan penetapan Rapor Pendidikan.
Profil Pendidikan terdiri dari indikator-indikator yang merefleksikan delapan
Standar Nasional Pendidikan dan mencakup area yang berkaitan dengan input,
proses, dan output pembelajaran
Standar Pengelolaan
Dimensi C Dimensi E
Dimensi D
5
B. Rapor Pendidikan
a. Pengertian
Rapor Pendidikan adalah Indikator terpilih Dari Profil Pendidikan
yang merefleksikan prioritas Kemendikbud Ristek yang digunakan untuk
menilai kinerja daerah dan satuan pendidikan. Rapor Pendidikan diperoleh
dari perbandingan nilai indikator antar tahun. Untuk mengetahui rapor
pendidikan satuan pendidikan maka Kepala sekolah atau pun admin sekolah
dapat melihat dan mengunduh rapor pendidikan melalui tautan
[Link] atau Platform rapor pendidikan.
c) Tahapan proses reflekasi (menentukan program dan kegiatan) yang dilakukan oleh
kepala sekolah melalui tahapan sebagai berikut :
o Membuat program, dan
o Menyusun kegiatan sebagai Solusi untuk setiap akar masalah yang ditetapkan.
b. Rapor Pendidikan SD Negeri Ngawen
1. Dimensi A
DIMENSI A
Gambar 3 Dimensi A
A. 1 Kemampuan Literasi
Capaian Baik (96,67% peserta didik sudah mencapai kompetensi minimum) artinya Sebagian
besar peserta didik telah mencapai batas kompetensi minimum untuk literasi membaca.
Persentase jumlah peserta didik yang telah mencapai kompetensi minimum untuk Kemampuan
Literasi tahun ini 96,67%, naik 10 dari tahun 2024 (persentase 86,67%).
2. Dimensi D
DIMENSI D
Baik
Baik Baik
Capaian turun 7,66 dari
Capaian turun 1,34 dari Capaian turun 6,15 dari
tahun 2024
tahun 2024 tahun 2024
Apa arti capaian saya?
Apa arti capaian saya? Apa arti capaian saya?
Dibandingkan Satdik lain,
Dibandingkan Satdik lain, Dibandingkan Satdik lain,
Satdik Anda termasuk
Satdik Anda termasuk Satdik Anda termasuk
Peringkat atas (1-20%) di
Peringkat atas (1-20%) Peringkat atas (1-20%) di
Kab./Kota Anda
di Kab./Kota Anda Kab./Kota Anda
Peringkat atas (1-20%)
Peringkat atas (1-20%) Peringkat atas (1-20%)
secara Nasional secara Nasional
secara Nasional
D. 2 Iklim Kebinekaan
Kondisi satuan pendidikan yang menunjukkan adanya sikap dan perilaku kepala satuan pendidikan dan
guru dalam menerapkan toleransi agama dan budaya serta komitmen kebangsaan.
Capaian Baik artinya Satuan pendidikan sudah mampu menghadirkan suasana proses pembelajaran yang
menjunjung tinggi toleransi agama/kepercayaan dan budaya; mendapatkan pengalaman belajar yang
8
berkualitas; mendukung kesetaraan agama/kepercayaan, dan budaya; serta memperkuat nasionalisme.
Nilai capaian Iklim Kebinekaan Anda tahun ini 79, turun 6,15 dari tahun 2024 (85,15)
9
a) Iklim Keamanan SD Negeri Ngawen memiliki lingkungan sekolah yang aman, terlihat dari
kesejahteraan psikologis yang baik dan rendahnya kasus perundungan, hukum fisik, kekerasan
seksual, dan penyalahgunaan narkoba. Satuan Pendidikan dapat mempertahankan kualitas warga
sekolah dalam mencegah dan menangani kasu untuk menciptakan iklim keamanan di lingkungan
sekolah.
b) Iklim Kebinekaan SD Negeri Ngawen sudah menghadirkan proses pembelajaran yang
menjunjung tinggi toleransi agama/kepercayaan dan budaya; mendapatkan pengalaman belajar
yang berkualitas; mendukung kesetaraan agama/kepercayaan, dan budaya; serta memperkuat
nasionalisme
c) Iklim Inklusivitas di SD Negeri Ngawen mulai mengembangkan suasana proses pembelajaran
yang menyediakan layanan yang ramah bagi peserta didik dengan disabilitas dan cerdas berbakat
Istimewa.
3) Kompetensi GTK
Tingkat kompetensi GTK bisa dilihat dari proporsi GTK yang bersetifikat Pendidik dan nilai Uji
Kompetensi Guru (UKG). Sementara itu, jumlah kehadiran GTK di kelas bisa menggambarkan
bagaimana kinerja mereka sehari-hari. Tak hanya melihat kondisi saat ini, kita juga perlu melihat
potensi perkembangan mutu dengan keikutsertaan GTK ke berbagai pelatihan dan keterlibatan
mereka menjadi GTK.
a) Nilai Uji Kompetensi Guru di SD Negeri Ngawen dengan rata-rata UKG sudah baik.
b) Pengalaman pelatihan guru di SD Negeri Ngawen telah berkembang dalam keikutsertaan guru
dalam pelatihan.
c) Kehadiran guru dikelas terdiri dari : kehadiran guru menurut laporan murid dan kehadiran guru
menurut laporan kepala sekolah.
d) Proporsi GTK di SD Negeri Ngawen berkualifikasi S1 baik dibidang guru kelas maupun
guru bidang studi.
10
4) Pengelolaan Sekolah yang Partisipatif, Transparan, dan Akuntabel
Dalam pelaksanaan dan pengembangan aktifitas, sekolah penting untuk melibatkan warga
sekolah (orang tua dan peserta didik). Dari sisi pengelolaan dana, perlu diperhatikan proporsi jenis
belanja yang dilakukan, dan bagaimana Tingkat pemanfaatan TIK dalam melakukan perencanaan
dan pembelajaran anggaran.
a) Partisipasi Warga Sekolah
Partispasi warga sekolah terdiri dari : Partisipasi orang tua dan partisipasi murid,
b) Pemanfaatan Sumber Daya Sekolah
Proporsi pemanfaatan sumber daya sekolah untuk peningkatan mutu terdiri dari :
o Proporsi pembelajaan peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan
o Proporsi pembelajaran non personal mutu pembelajaran
c) Pemanfaatan Tik untuk adminitrasi
Pemanfaatan TIK di SD Negeri Ngawen selain untuk administrasi dan pembelajaran
juga digunakan untuk mengelola anggaran yang terdiri dari :
o Proporsi perencanaan dana bos secara digital
o Indeks penggunaan platform sumber daya sekolah
o Ketepatan waktu dan kelengkapan pelaporan.
10
BAB III
PERENCANAAN BERBASIS DATA
Perencaan Berbasis Data adalah bentuk pemanfaatan data pada platform Rapor Pendidikan
sebagai bentuk intervensi satuan Pendidikan, dinas pendidikanmaupun pemerintah daerah terhadap mutu
dan capaian pendidikannya dan bertujuan untuk mencapai peningkatan serta perbaikan mutu Pendidikan
yang berkesinambungan. Tahapan yang dilakukan oleh SD Negeri Ngawen dalam Perencanaan Berbasis
Data (PBD) dari rapor Pendidikan adalah sebagai berikut :
1. Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah artinya memilih dan menetapka masalah yang didapat dari rapor Pendidikan SD
negeri Ngawen dengan tahapan sebagai berikut :
o Mengunduh profil Pendidikan dari platfrom Rapor Pendidikan
o Mempelajarao indicator-indikator yang ada dan petakan indicator yang masih
bermasalah.
o Kemendikbud Ristek telah menetapkan indiikator prioritas bagi Satuan Pendidikan sebagai
focus untuk meningkatkan kualitas layanan sebagai indicator yang perlu diprioritaskan.
o Memilih indicator yang ingin diintervensi dengan mempertimbangkan indicator prioritas
dan indicator yang bermasalah.
o Dari rapor Pendidikan SD Negeri Ngawen diperoleh data/indicator yang bermaslah melalui
proses identifikasi berdasarkan nilai capai setiap indicator yang diidentifikasi seperti yang
terdapat pada table di bawah ini.
➢ A.1 Kemampuan literasi yang menjadi masalah adalah Peserta didik belum
mampu menemukan dan mengambil informasi eksplisit yang ada dalam ataupun
membuat interpretasi [Link] peserta didik dengan kemampuan literasi
jauh di bawah kompetensi minimum (0,00%)
➢ A.2 Kemampuan Numerasi Peserta Proporsi peserta didik dengan kemampuan
numerasi di bawah kompetensi minimum (0,00%) Peserta didik memiliki kemampuan
dasar matematika: komputasi dasar dalam bentuk persamaan langsung, konsep
dasar terkait geometri dan statistika, serta menyelesaikan masalah matematika
sederhana yang rutin. Turun 3,33% dari 33.3%
➢ Definisi Capaian kemampuan Literasi siswa SD Negeri Ngawen Kurang dari
25% peserta didik sudah mencapai kompetensi minimum untuk literasi
membaca.
➢ Definisi Capaian Kemampuan Numerasi siswa SD Negeri Ngawen Kurang dari
6,25% peserta didik sudah mencapai kompetensi minimum untuk numerasi.
➢ Dua indikator tersebut (Literasi dan Nmerasi) dari 5 indikator prioritas yang
diintervensi oleh SD Negeri Ngawen.
2. Refleksi
Refleksi adalah proses merumuskan akar masalah yang dilakukan SD Negeri
Ngawen dari rapor pendidikan pada indikator prioritas yang masih bermasalah
dan mengakibatkan capaian untuk indikator A.1 Kemampuan Literasi dan A.2
Kemampuan Numerasi siswa SD Negeri Ngawen masih di bawah kompetensi
minimum. Adapun tahapan yang dilakukan SD Negeri Ngawen dalam
melakukan refleksi adalah sebagai berikut.
Tabel 3 Rekomendasi Prioritas PBD SD Negeri Ngawen Tahun 2025
REKOMENDASI PRIORITAS PBD SD NEGERI NGAWEN TAHUN 2025
No Identifikasi Capaian Skor Akar Masalah Kegiatan Inspirasi Kegiatan Benahi Tautan Kegiatan ARKAS
Indikator Indikator yang Benahi Contoh kegiatan yang lebih spesifik Referensi Padanan nama
prioritas yang mempengaruhi capaian Contoh Benahi kegiatan jika Anda
menggambark indikator prioritas (2 kegiatan yang Kumpulan ingin menganggarkan
an kualitas akar masalah utama per dapat materi di kegiatan benahi ke
Satdik Anda. indikator prioritas). diterapkan di Platform ARKAS.
Satdik Anda. Merdeka
Level 1 Level 2 Mengajar.
Indikator Subindikato
utama r akar
masalah
A.1 Kemampuan Baik 96,67 A.1 A.1.2 Kemampuan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan [Link] Kegiatan BOS Reguler
literasi (96,67% % Kemampu Kompetens untuk pendidikan dan pendidik [Link]
peserta an literasi i membaca memahami meningkatkan kompetensi dengan [Link]/ar - Peningkatan
didik teks sastra teks sastra mempelajari tentang teks sastra tikel/24 kompetensi guru untuk
sudah berkaitan erat sebagai bagian dari kemampuan memperkuat literasi
mencapai dengan literasi melalui pelatihan, diskusi - Pengembangan
kompete kemampuan pada komunitas belajar, belajar kegiatan literasi dan
nsi literasi siswa mandiri memanfaatkan berbagai numerasi
minimum secara sumber belajar, dan kegiatan lain - Kegiatan
) keseluruhan yang menunjang peningkatan pemberdayaan
kompetensi. perpustakaan terutama
untuk pengembangan
2. Inspirasi 2: Kepala satuan minat baca peserta
pendidikan dan pendidik didik
merencanakan pembelajaran dan
mengimplementasikan
pengetahuan tentang teks sastra
melalui intrakurikuler, kokurikuler,
dan/atau ekstrakurikuler untuk
meningkatkan minat baca serta
memperbaiki proses pembelajaran
literasi peserta didik.
Rencana kerja tahuna adalah perencanaan program kerja yang akan digunakan
sebagai acuan untuk melaksanakan kerja dalam waktu satu tahun yang akan datang.
Rencana kerja tahunan ini membantu sebuah tim atau kelompok yang lebih
besar untuk mengetahui hal apa saja yang ingin dicapai, memecah pekerjaan
menjadi lebih ringan dan ringkas dan juga mencari cara terbaik untuk mencapai
tujuan tersebut.
1
28
Tabel 4. Rencana Kerja Tahunan
A.1 Kemampuan Baik Kemampuan untuk memahami teks sastra berkaitan erat dengan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
literasi (96,67% kemampuan literasi siswa secara keseluruhan pendidik meningkatkan kompetensi dengan
peserta mempelajari tentang teks sastra sebagai bagian dari
didik sudah kemampuan literasi melalui pelatihan, diskusi pada
mencapai komunitas belajar, belajar mandiri memanfaatkan
kompetensi berbagai sumber belajar, dan kegiatan lain yang
minimum) menunjang peningkatan kompetensi.
2
29
A.1 Kemampuan Baik Aktivitas belajar guru dan kepala sekolah yang bertujuan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
literasi (96,67% meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengajar akan pendidik meningkatkan kompetensi mengenai
peserta mendukung pembelajaran siswa di kelas yang berdampak kepada belajar tentang pembelajaran sebagai bagian dari
didik sudah kemampuan literasi siswa refleksi serta perbaikan pembelajaran oleh pendidik
mencapai melalui pelatihan mandiri perencanaan
kompetensi pembelajaran, menyimak webinar/video inspirasi,
minimum) serta kegiatan lain yang menunjang peningkatan
kompetensi.
2
30
D.1 Kualitas Baik Praktik pembelajaran interaktif yang sesuai dengan tujuan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
pembelajaran pembelajaran dan karakteristik siswa dapat mendukung peningkatan pendidik meningkatkan kualitas pembelajaran dan
kualitas pembelajaran. kompetensi dalam memberikan instruksi dan
panduan pembelajaran interaktif melalui pelatihan
dan refleksi untuk mengembangkan karakter
peserta didik yang bersifat holistik mencakup
komponen pengetahuan, afektif, keterampilan, dan
perwujudan dalam perilaku.
2
31
D.1 Kualitas Baik Aktivitas belajar Guru yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
pembelajaran keterampilan mengajar merupakan salah satu faktor yang pendidik meningkatkan kemampuan belajar tentang
mempengaruhi kulitas pembelajaran. pembelajaran sebagai bagian dari peningkatan
kualitas pembelajaran melalui pelatihan, diskusi di
komunitas belajar, serta kegiatan lain yang
menunjang keterampilan mengajar.
D.8 Iklim Kebinekaan Baik Kondisi sekolah yang menunjukkan adanya sikap dan perilaku kepala 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
sekolah dan guru dalam menerapkan toleransi agama dan budaya pendidik mempelajari konsep dan praktik terkait
serta komitmen kebangsaan memengaruhi keseluruhan iklim toleransi agama dan budaya sebagai bagian dari
kebinekaan di sekolah salah satu upaya peningkatan iklim kebinekaan.
2
32
D.8 Iklim Kebinekaan Baik Aktivitas peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah yang 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan, pendidik,
bertujuan mendukung ketersediaan dan penerapan program serta dan peserta didik meningkatkan kompetensi dalam
kebijakan mengenai intolerensi yang betujuan mendukung mendukung pencegahan sikap intoleransi melalui
pencegahan dan penanggulangan sikap serta perilaku menolak pelatihan dan refleksi untuk mendukung
keragaman agama dan budaya di sekolah yang berdampak pada iklim peningkatan iklim kebinekaan.
kebinekaan.
2. Inspirasi 2: Kepala satuan pendidikan, pendidik,
dan peserta didik merancang dan melaksanakan
program intrakurikuler dan/atau kokurikuler,
dan/atau ekstrakurikuler yang memiliki nilai-nilai
dukungan terhadap pencegahan sikap intoleransi di
lingkungan satuan pendidikan untuk menciptakan
iklim kebinekaan.
2
33
A.3 Karakter Baik Kesenangan dan pengalaman menghasilkan hal yang baru oleh siswa 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
mendukung kemampuan siswa dalam aspek karakter. pendidik meningkatkan kompetensi dengan
mempelajari tentang pendidikan karakter yang
berkaitan dengan menumbuhkan kesenangan dan
pengalaman menghasilkan hal yang baru pada diri
peserta didik melalui pelatihan, diskusi pada
komunitas belajar, belajar mandiri memanfaatkan
berbagai sumber belajar, dan kegiatan lain yang
menunjang peningkatan kompetensi.
2
34
A.3 Karakter Baik Aktivitas belajar kepala sekolah dan guru yang bertujuan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengajar dapat pendidik mempelajari tentang pengetahuan dan
mendukung kemampuan siswa dalam aspek karakter. keterampilan mengajar sebagai bagian dari
mendukung penguatan karakter peserta didik
melalui pelaksanaan supervisi pembelajaran pada
semua mata pelajaran atau pendidik di satuan
pendidikan, diskusi di komunitas belajar, dan
kegiatan lain yang menunjang penguatan karakter
peserta didik.
2
35
D.4 Iklim keamanan Baik Pengalaman hukuman fisik oleh siswa dan serta pemahaman dan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
satuan pendidikan sikap guru tentang hukuman fisik merupakan salah satu faktor yang pendidik meningkatkan kompetensi dan
memengaruhi iklim keamanan di sekolah pengetahuan tentang berbagai bentuk hukumen
fisik melalui pelatihan, diskusi pada komunitas
belajar, belajar mandiri dengan memanfaatkan
berbagai sumber belajar, dan kegiatan lain yang
menunjang peningkatan kompetensi untuk
menciptakan satuan pendidikan yang aman.
2
36
D.4 Iklim keamanan Baik Aktivitas peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah yang 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
satuan pendidikan bertujuan mendukung terlaksananya program dan kebijakan tentang pendidik mempelajari tentang program dan
pencegahan dan penanggulangan sikap serta perilaku yang menolak kebijakan mengenai pencegahan dan penanganan
keragaman agama dan budaya di sekolah yang berdampak pada iklim intoleransi di satuan pendidikan untuk mendukung
keamanan sekolah. peningkatan iklim keamanan.
2
37
A.2 Kemampuan Baik (100% Kemampuan untuk memahami data dan ketidakpastian berkaitan erat 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
numerasi peserta dengan kemampuan numerasi siswa secara keseluruhan pendidik meningkatkan kompetensi dengan
didik sudah mempelajari tentang domain data dan
mencapai ketidakpastian sebagai bagian dari kemampuan
kompetensi numerasi melalui pelatihan, diskusi pada komunitas
minimum) belajar, belajar mandiri memanfaatkan berbagai
sumber belajar, dan kegiatan lain yang menunjang
peningkatan kompetensi.
2
38
A.2 Kemampuan Baik (100% Aktivitas belajar guru yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan 1. Inspirasi 1: Kepala satuan pendidikan dan
numerasi peserta keterampilan mengajar akan mendukung pembelajaran siswa di kelas pendidik meningkatkan kompetensi mengenai
didik sudah yang berdampak kepada kemampuan numerasi siswa belajar tentang pembelajaran sebagai bagian dari
mencapai refleksi dan perbaikan pembelajaran melalui
kompetensi pelatihan mandiri yang terkait dengan perencanaan
minimum) pembelajaran, menyimak webinar/video inspirasi,
serta kegiatan lain yang menunjang peningkatan
kompetensi.
2
39
Rencana kerja tahunan di atas disusun berdasarkan rapor Pendidikan yang telah dipelajari dan dianalisis dari indicator prioritas
41
Tabel 5. Jadwal Kegiatan Tahunan SD Negeri Ngawen Tahun 2025
Sumber
No Program Kegiatan Sasaran Waktu
Dana
1. Standar isi
Kepala
1). Penyusunan Kurikulum Juli 2025 BOS
Sekolah
2. Standar GTK
1). Workshop penetuan KKM Januari
2). Workshop kekerasan seksual Februari
3). Workshop Manajemen kelas Januari BOS
Guru dan KS
4). Workshop metode pembelajaran Januari
5).Workshop Penilaian Juni - Des
6). Kegiata KKG dan KKKS Juni – Des
3. Standar Proses
1). Ekstrakurikuler seni budaya
2). Ekstrakurikuler Olahraga Guru dan Jan _ Des
BOS
3). Ekstrakurikuler Pramuka Siswa
4). Pesantren Kilat Maret
4. Pengembangan Sarpras
Maret &
1). Pengadaan Buku Siswa Siswa
Juli
2). Buku Referensi Siswa Agustus
3). Pemeliharaan Listrik
4). Pemeliharaan ruang kelas BOS
5). Pemeliharaan halaman Sekolah Jan – Des
6). Pemeliharaan elektronik
7). Pemeliharaan ruang lab
5. Standar Pengelolaan
42
KS/Guru/
7). Penyusunan RKT / RKAS Januari
Sekolah
8). Belanja ATK sekolah Sekolah
9). Pengadaan Alat kebersihan Sekolah
Jan-Des
10). Langgawan listrik Sekolah
11). Langganan internet
7. Standar Pembiayaan
1), Honorarium guru non asn Guru Honor Jan-Des
Tenaga
2). Honorarium tenaga kebersihan Jan-Des
Kebersihan
Tenaga BOS
3). Honorarium tenaga keamanan Jan-Des
keamanan
Operator
4). Honorarium operator sekolah Jan-Des
Sekolah
8. Standar Penilaian
1). Penilaian Formatif Juli
2). ANBK Oktober
BOS
3). Ujian Sumatif Des & Juni
4). Projek P5 Des & Juni
43
BAB V
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Rencana Kerja Tahunan (RKT) merupakan perencanaan yang
disusun oleh sekolah setiap tahun berdasarkan perencanaan yang
berbasis data (PBD) yang didasarkan pada rapor pendidikan sekolah.
Penyusunan RKT ini tersusun melalui proses analisis terhadap rapor
pendidikan dengan mekanisme Identifikasi, Refleksi, dan Benahi (IRB).
Hasil dari proses IRB ini maka dijadikan Rencana kerja tahunan yang
selanjutnya jadi rujukan dalam penyusunan RKAS.
Proses IRB Terhadap Rapor Pendidikan focus pada indicator prioritas Pendidikan
dasar yakni indicator;
1) A1. Kemampuan Literasi
2) A2. Kemampuan Numerasi
3) A3. Karakter
4) D4. Iklim Keamanan
5) D8. Iklim Kebhinekaan Sekolah
B. REKOMENDASI
1) Satuan Pendidikan
o diharapkan satuan pendidikan bisa dan wajib melaksanakan
program sesuai program yang telah disusun dalam RKT
o diharapkan satuan pendidikan mampu melakukan
penyesuaian dengan biaya dan anggaran yang tersedia
serta menggunakan prinsip pengelolaan pembiayaan
44
.
2) Warga Sekolah
o Kepala Sekolah sebagai kepala satuan pendidikan agar
mampu menjadi manajer dalam pelaksanaan kegiatan
dan penggunaan anggaran sesuai dengan tugas dan
fungsinya serta mengacu pada peraturan yang berlaku
o Guru dan tendik agar bisa melaksanakan seluruh
program yang sudah direncanakan dan mampu menjadi
mitra kerja dari kepala sekolah dalam pengelolaan dan
pengembangan sekolah ke arah yang lebih baik.
3) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
o Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga diharapkan
agar selalu memberikan bimbingan teknis kepada
satuan pendidikan dalam melakukan perencanaan
berbasis data
o Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga agar selalu
melakukan sosialisasi
o Juknis BOSP setiap tahunnya agar para kepala satuan
pendidikan memahami dengan tuntas terkait penggunaan
dana BOS
KERTAS KERJA RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)
TAHUN ANGGARAN : 2026
NPSN : 20319096
Nama Sekolah : SD NEGERI NGAWEN
Alamat : Jalan Raya Ngawen Wedung 41, Kec. Wedung
Kabupaten : Kab. Demak
Provinsi : Prov. Jawa Tengah
Triwulan : I,II,III dan IV
A. PENERIMAAN
Sumber Dana :
No. Kode Jumlah
[Link]. 322.740.000
Total Penerimaan 322.740.000
B. BELANJA
No. Kode Rincian Perhitungan TAHAP
Kode Rekening Uraian Jumlah
Urut Program Volume Satuan Tarif Harga 1 2
02.03
7, 1, Penyusunan Kurikulum 1.197.900 - 1.197.900
.
15, [Link].01.002603.01.01. Formulir / Brosur / Blanko-1 warna ukuran F4 1 rim 180.000 180.000 180.000 -
03.03
20, 6, Pelaksanaan Ekstrakurikuler Kepramukaan 9.600.000 4.800.000 4.800.000
.
Belanja Honorarium Narasumber atau Pembahas, Moderator, orang/j
21, [Link].01.000303.03.06. 192 50.000 9.600.000 4.800.000 4.800.000
Pembawa Acara, dan Panitia-Honor Instruktur Pelatihan am
03.03
22, 7, Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler (diluar Kepramukaan) 9.600.000 4.800.000 4.800.000
.
Belanja Honorarium Narasumber atau Pembahas, Moderator, orang/j
23, [Link].01.000303.03.07. 192 50.000 9.600.000 4.800.000 4.800.000
Pembawa Acara, dan Panitia-Honor Instruktur Pelatihan am
03.03
24, 11, Penerapan Program Pencegahan Perundungan 3.538.600 3.538.600 -
.
26, [Link].01.005503.03.11. Snack Kegiatan Pencegahan Perundungan 186 dos 15.000 2.790.000 2.790.000 -
29, [Link].01.0003 03:03:19 Perjalanan Dinas Dalam Daerah (kurang dari 8 Jam) - -
31, [Link].01.0003 03:03:19 Perjalanan Dinas Dalam Daerah (kurang dari 8 Jam) - -
33, 2,
3, 5, Pelaksanaan Administrasi Kegiatan Sekolah 450.600 450.600 -
kapsul/t
38, [Link].01.003703.05.02. Obat sakit kepala/pereda nyeri/sakit gigi/Flu 1 ablet/ka 35.000 35.000 35.000 -
plet
39, [Link].01.003703.05.02. TENSOPLAST STK 14001 ADUL 1 pcs 123.600 123.600 123.600 -
kapsul/t
40, [Link].01.003703.05.02. Obat Magh 1 ablet/ka 35.000 35.000 35.000 -
plet
42, 4, 6, Pengembangan Profesi Pendidik dan Tenaga Kependidikan 1.924.800 1.701.900 222.900
04.06
43, 1, Pelaksanaan kegiatan komunitas belajar di satuan pendidikan 891.600 668.700 222.900
.
51, [Link].01.00242,
04.06.02. Kertas Post-It Post It 657 8 pad 19.900 159.200 159.200 -
52, [Link].01.002404.06.02. ALAT TULIS KANTOR-Kertas Karton-Kertas plano/flip chart 50 lembar 1.100 55.000 55.000 -
53, [Link].01.002404.06.02. ALAT TULIS KANTOR-Kertas HVS 80 gr -Folio (500 lb) 1 rim 78.500 78.500 78.500 -
04.06
55, 14, Peningkatan Kompetensi Guru untuk memperkuat literasi 148.600 148.600 -
.
05.02
59, 4, Pengadaan Buku Teks Utama/Pendamping Guru 32.274.000 - 32.274.000
.
66, [Link].01.000105.05.02. BAHAN / MATERIAL-Pasir ayak untuk beton 7 m3 464.300 3.250.100 3.250.100 -
orang/
70, [Link].01.001605.05.02. Belanja Jasa Upah Tukang 68 150.000 10.200.000 10.200.000 -
hari
No. Kode Rincian Perhitungan TAHAP
Kode Rekening Uraian Jumlah
Urut Program Volume Satuan Tarif Harga 1 2
71, 2,
5, 8, Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah 27.527.000 27.527.000 -
80, [Link].01.003105.08.10. LAMPU LED Philips Bulb 18 Watt (3000K,6500K) E27 15 unit 159.000 2.385.000 2.385.000 -
84, [Link].01.002606.05.01. Foto Copy Folio dan Kuarto [B7: 100,00] 100 Lembar 500 50.000 - 50.000
86, [Link].01.002406.05.08. Tinta - White Board 72 Botol 20.000 1.440.000 720.000 720.000
87, [Link].01.002406.05.08. Plak Band - Hitam Besar 36 Rol 23.500 846.000 423.000 423.000
88, [Link].01.002406.05.08. Plak Band - Hitam Kecil 66 Rol 18.000 1.188.000 648.000 540.000
89, [Link].01.002406.05.08. Spidol - Spidol Besar Non Permanent 165 Buah 11.000 1.815.000 990.000 825.000
No. Kode Rincian Perhitungan TAHAP
Kode Rekening Uraian Jumlah
Urut Program Volume Satuan Tarif Harga 1 2
90, [Link].01.00242,
06.05.08. Hectneices / Isi Stapler - Kecil (no.10) 72 Pack 3.500 252.000 126.000 126.000
91, [Link].01.002406.05.08. Hechmachine /Stapler - Kecil 40 Buah 25.500 1.020.000 510.000 510.000
92, [Link].01.002406.05.08. Penghapus Cair / Correction Fluid 14 Buah 8.000 112.000 56.000 56.000
93, [Link].01.002406.05.08. Hectneices / Isi Stapler - Besar (no.24/6) 12 Pack 7.000 84.000 42.000 42.000
94, [Link].01.002406.05.08. Pisau Cutter - Besar (L-500) 30 Buah 21.000 630.000 315.000 315.000
96, [Link].01.002406.05.08. Isi Pisau Cutter - Besar 24 Doos 9.500 228.000 114.000 114.000
97, [Link].01.002406.05.08. Ballpoint Standar AE-7 149 Buah 2.300 342.700 101.200 241.500
98, [Link].01.002406.05.08. Snelhecter - Plastik 250 Buah 4.500 1.125.000 450.000 675.000
100, [Link].01.002406.05.08. Penghapus Papan Tulis 90 Buah 7.000 630.000 210.000 420.000
101, [Link].01.002406.05.08. Isolasi - lakban bening/coklat 8 Rol 18.000 144.000 54.000 90.000
102, [Link].01.002406.05.08. Gunting - Gunting Sedang 40 Buah 12.000 480.000 240.000 240.000
104, [Link].01.002406.05.08. ALAT TULIS KANTOR-Amplop Ordner Folio 20 buah 28.200 564.000 - 564.000
106, [Link].01.002406.05.08. ALAT TULIS KANTOR-Amplop Amplop Tanggung 4 doos 17.300 69.200 - 69.200
107, [Link].01.002406.05.08. ALAT TULIS KANTOR-Amplop Amplop Besar 5 doos 23.000 115.000 - 115.000
108, [Link].01.002506.05.08. Kertas HVS 80 gr - Folio (500 lb) 110 Rim 76.000 8.360.000 4.560.000 3.800.000
109, [Link].01.002506.05.08. Kertas Karton - Kertas Bufalo 550 Lembar 1.500 825.000 450.000 375.000
No. Kode Rincian Perhitungan TAHAP
Kode Rekening Uraian Jumlah
Urut Program Volume Satuan Tarif Harga 1 2
110, [Link].01.00252,
06.05.08. Kertas Karton - Kertas foto 9 Paket 35.500 319.500 106.500 213.000
111, [Link].01.002506.05.08. Kertas HVS 80 gr - Kwarto (500 lb) 35 Rim 67.000 2.345.000 1.005.000 1.340.000
112, [Link].01.002506.05.08. Kertas Karton - Kertas stiker 4 1 pack 103.500 414.000 - 414.000
113, [Link].01.002906.05.08. Toner - refile laser / isi ulang 25 botol 100.000 2.500.000 1.000.000 1.500.000
114, [Link].01.002906.05.08. Tinta refill printer-Cair, warna hitam, merah, biru, kuning 24 botol 120.000 2.880.000 - 2.880.000
116, [Link].01.003606.05.09. Pembersih Kaca dan pewangi - Pembersih Kaca 5 Buah 46.500 232.500 232.500 -
117, [Link].01.003606.05.09. Sapu - Sapu Ijuk 85 Buah 52.000 4.420.000 1.300.000 3.120.000
118, [Link].01.003606.05.09. Engkrak & Gayung - Engkrak Plastik 30 Buah 40.000 1.200.000 400.000 800.000
119, [Link].01.003606.05.09. Pembersih Kaca dan pewangi - Pembersih Lantai (900 ml) 40 Botol 21.000 840.000 210.000 630.000
120, [Link].01.003606.05.09. Pembersih Kaca dan pewangi - Pewangi Closet 50 Buah 26.500 1.325.000 265.000 1.060.000
122, [Link].01.003606.05.09. Pembersih Kaca dan pewangi - Pewangi Ruangan (350 ml) 45 kaleng 32.500 1.462.500 - 1.462.500
100 ml
124, [Link].01.003606.05.09. Pembersih Kaca dan pewangi - Pembersih Porselin/Closet (800 ml) 30 34.000 1.020.000 - 1.020.000
/ botol
126, [Link].01.003606.05.09. Sulak Kemoceng bulu ayam 15 buah 30.500 457.500 - 457.500
06.07
128, 1, Pembayaran daya listrik 14.400.000 7.200.000 7.200.000
.
129, [Link].01.006106.07.01. Belanja Tagihan Listrik 12 Bulan 1.200.000 14.400.000 7.200.000 7.200.000
No. Kode Rincian Perhitungan TAHAP
Kode Rekening Uraian Jumlah
Urut Program Volume Satuan Tarif Harga 1 2
06.07
2,
130, 3, Pembayaran langganan air 9.600.000 4.800.000 4.800.000
.
131, [Link].01.006006.07.03. Belanja Tagihan Air 12 Bulan 800.000 9.600.000 4.800.000 4.800.000
06.07
132, 5, Pembayaran jasa internet 7.800.000 3.900.000 3.900.000
.
133, [Link].01.006306.07.05. belanja tagihan internet 12 Bulan 650.000 7.800.000 3.900.000 3.900.000
07.12
136, 2, Pembayaran honor Tenaga Kependidikan (selain pendidik) 28.800.000 14.400.000 14.400.000
.
orang/
137, [Link].01.003007.12.02. Tenaga Kebersihan 24 1.200.000 28.800.000 14.400.000 14.400.000
bulan
139, 8, 4, Pelaksanaan Kegiatan Asesmen dan Evaluasi Pembelajaran 82.452.000 43.006.000 39.446.000
143, [Link].01.002608.04.04. Foto Copy Folio dan Kuarto 86064 Lembar 500 43.032.000 21.516.000 21.516.000
145, [Link].01.002608.04.06. Foto Copy Folio dan Kuarto 71720 Lembar 500 35.860.000 17.930.000 17.930.000
Penyiapan, Uji Coba, dan Pelaksanaan Penilaian/Asesmen
08.04
146, 8, Sekolah (Akhir Sekolah) - Termasuk Asesmen Sekolah Berbasis 2.810.000 2.810.000 -
.
Komputer
147, [Link].01.000508.04.08. Kain 10 meter 16.560 165.600 165.600 -
148, [Link].01.002408.04.08. ALAT TULIS KANTOR-Kertas HVS 80 gr -Kwarto (500 lb) 2 rim 70.500 141.000 141.000 -
149, [Link].01.002408.04.08. ALAT TULIS KANTOR-Kertas Karton-Kertas Folio bergaris 2 pak 44.100 88.200 88.200 -
No. Kode Rincian Perhitungan TAHAP
Kode Rekening Uraian Jumlah
Urut Program Volume Satuan Tarif Harga 1 2
150, [Link].01.00242,
08.04.08. BUKU GAMBAR 5 buah 7.000 35.000 35.000 -
152, [Link].01.002408.04.08. ALAT TULIS KANTOR-Kertas Karton-Kertas foto 2 pak 28.200 56.400 56.400 -
155, [Link].01.002608.04.08. Foto Copy Folio dan Kuarto 3298 lembar 500 1.649.000 1.649.000 -