0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan11 halaman

Pengantar Seni Rupa untuk Kelas X

Dokumen ini membahas seni rupa, termasuk definisi, karakteristik, dan jenis-jenisnya. Seni rupa dibedakan menjadi seni murni dan seni terapan, serta memiliki aspek fisik dan non-fisik yang mempengaruhi penilaian keindahan. Selain itu, seni rupa berfungsi sebagai media komunikasi, pendidikan, dan ekspresi emosional.

Diunggah oleh

GGHFHF
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan11 halaman

Pengantar Seni Rupa untuk Kelas X

Dokumen ini membahas seni rupa, termasuk definisi, karakteristik, dan jenis-jenisnya. Seni rupa dibedakan menjadi seni murni dan seni terapan, serta memiliki aspek fisik dan non-fisik yang mempengaruhi penilaian keindahan. Selain itu, seni rupa berfungsi sebagai media komunikasi, pendidikan, dan ekspresi emosional.

Diunggah oleh

GGHFHF
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SENI RUPA

KELAS X

2022

1
Seni berasal dari kata Sanskerta dari 5. Universal, karyanya didedikasikan

kata “Sani” yang diartikan pemujaan, untuk masyarakat sepanjang zaman.

persembahan dan pelayanan yang erat


B. KARAKTERISTIK SENI RUPA
dengan upacara keagamaan yang disebut
kesenian. Istilah seni secara etimologi Karakteristik seni rupa ditandai oleh
merupakan padanan kata “art” (Inggris) dan sifat utama seni rupa adalah sebagai objek
“ars” (Latin) atau “techne” (Yunani), arti atau maupun wahana pengembangan kreativitas,
“arte” (Renaissance). “Arte” berarti bersifat terbuka dan bebas, mengakomodasi
kecakapan atau keahlian ini dihubungkan pembaharuan dan berbagai kecenderungan
dengan pekerja kerajinan pada abad ke-14, praktek seni rupa yang pluralistik serta
15 dan 16. “Techne” berarti kemahiran atau dipengaruhi kondisi dan situasi sosial-politik
keterampilan yang tinggi untuk menciptakan dan budaya. Sifat khusus lainnya dari seni rupa
benda-benda kebutuhan sehari-hari. Istilah adalah sifat relatif atau tidak absolut. Dengan
seni rupa merupakan padanan dari visual art kata lain pengertian seni rupa seperti halnya
(seni rupa yang dapat dilihat), fine art (seni seni bersifat majemuk, dinamis, bergerak
murni), applied art (seni terapan). bebas. Konsep seni rupa berkembang sejalan
dengan kehidupan masyarakat yang terus
A. SIFAT-SIFAT DASAR SENI
berkembang.

1. Kreatif, karyanya belum pernah


C. KONSEP SENI RUPA
diciptakan sebelumnya (merupakan hal
baru) meskipun sesungguhnya idea 1. Hakikat seni rupa
selalu berputar dan seniman hanya
mencari kesempatan untuk Dalam pengertian luas, seni rupa dapat

menciptakan sesuatu yang sebenarnya dipahami sebagai “produk” atau sebagai

sudah ada. “kemahiran” atau sebagai “kegiatan mencipta

2. Individualistis, karya yang diciptakan atau kegiatan kreasi”. Dalam pengertian

menunjukan ciri khas penciptanya (jati terbatas seni rupa atau visual art dapat

diri pencipta) didefinisikan sebagai suatu bentuk ungkapan

3. Ekspresif, karyanya memiliki emosi seni yang mengekspresikan pengalaman

yang terpancar saat orang lain hidup, pengalaman estetis atau artistik

melihatnya manusia dengan menggunakan beragam

4. Abadi, karya yang telah diciptakan unsur seni untuk menghasilkan susunan atau

bersifat abadi meskipun penciptanya struktur karya seni rupa yang dapat dilihat,

telah meninggal. diamati, diraba, didengar atau diapresiasi oleh


publik atau penikmat seni.
2
2. Aspek-aspek seni rupa; terdiri dari; a) 4. Estetika
wujud dan isi dalam seni rupa, b) media
Estetika adalah kesadaran untuk
dalam seni rupa, c) subject matter-material-
merasakan keindahan melalui perasaan.
teknik dalam seni rupa.
Meskipun awalnya sesuatu yang indah dinilai
3. Ragam seni rupa; klasifikasi berdasarkan
dari aspek teknis dalam membentuk suatu
bentuk dan dimensi
karya, namun perubahan pola pikir dalam
C. ASPEK SENI masyarakat akan turut memengaruhi penilaian
terhadap keindahan.
1. Fisik (media-material);
Perkembangan lebih lanjut
Wujud atau visioplastik adalah hasil
menyadarkan bahwa keindahan tidak selalu
konfigurasi dari permukaan dan sisi-sisi
memiliki rumusan tertentu. Ia berkembang
suatu bentuk yang dapat dilihat, diamati dan
sesuai penerimaan masyarakat terhadap ide
diraba. Wujud dari karya seni rupa dapat
yang dimunculkan oleh pembuat karya. Karena
berupa wujud visual saja atau paduan wujud
itulah selalu dikenal dua hal dalam penilaian
visual dengan unsur bunyi dan unsur gerak.
keindahan, yaitu the beauty, suatu karya yang
memang diakui banyak pihak memenuhi
2. Isi (ide-teknik-subject matter)
standar keindahan, dan the ugly, suatu karya
Isi atau ideoplastik adalah aspek ide yang sama sekali tidak memenuhi standar
atau gagasan atau tema atau makna keindahan dan oleh masyarakat banyak
(meaning) dari bentuk karya seni. Isi atau biasanya dinilai buruk, namun jika dipandang
makna suatu karya seni rupa sangat dari banyak hal ternyata memperlihatkan
bergantung pada persepsi penikmat atau keindahan.
publik seni. Makna dapat dibedakan menjadi
5. Nilai; (Nilai intrinstik, ekstrinstik,
makna denotatif dan makna konotatif.
instrumental).
3. Subject-matter 6. Media dalam seni rupa; segala bahan yang
digunakan untuk menciptakan karya seni
Pokok soal atau subject matter dari
dan menyampaikan pesan.
suatu karya seni rupa adalah apa saja yang
7. Alat dalam seni rupa; segala alat utama dan
disajikan dalam karya itu, dapat berupa ide
alat bantu yang digunakan untuk membuat
atau gagasan, objek-objek alami, peristiwa,
karya seni.
atau kejadian-kejadian, tema, simbol-simbol
dan alegori yang terdapat pada karya seni
rupa.

3
D. FUNGSI SENI menyenangkan, sehingga mudah untuk
dipahami oleh orang lain. Dalam hal ini, seni
a) Mitologis
dipakai sebagai media untuk berkomunikasi
b) Religius
sebagai contoh dalam seni rupa yaitu
c) Edukasi
pemakaian simbol-simbol tertentu secara
d) Psikologis
visual yang digunakan untuk menyampaikan
e) Ekspresi Personal
sesuatu seperti tanda rambu lalu lintas,
f) Praktis
komunikasi juga disampaikan dalam
g) Sosial
klentongan atau bedug.
h) Ekonomis
i) Komunikatif  Seni sebagai media pendidikan
j) Budaya
Seni digunakan pula dalam metode
 Seni sebagai alat pemenuhan kebutuhan pembelajaran, oleh karena itu banyak instansi
fisik pendidikan yang menggunakan seni dalam
penyampaian materinya.
Seni yang berfungsi untuk memenuhi
kebutuhan manusia sebagai sebagai pemakai  Seni sebagai media agama
seni. Misalnya, pada saat membeli pakaian,
Dalam agama Islam, menggunakan seni
maka manusia mengutamakan model, warna,
sebagai media berdakwah guna mempermudah
dan bahan, maka dari itu seni digunakan
proses penyampaiannya melalui wayang, juga
sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik
dalam hiasan seni bangunan Masjid Demak.
 Seni sebagai alat pemenuhan kebutuhan Atau Pura umat Hindu dan candi-candi Budhha
emosional di Indonesia.

Seni merupakan tempat mengungkapkan  Seni sebagai media hiburan


emosi si penciptanya, yang kemudian
Fungsi paling mendasar pada seni adalah
terpancar dan dapat dirasakan pula bagi
sebagai media hiburan. Dimana penikmatnya
penikmat seni, sehingga apa yang dirasakan
akan merasa senang dan bahagia. Semisal,
pencipta dirasakan pula oleh penikmat.
ketika kita datang ke konser musik, atau
 Seni sebagai media komunikasi pameran seni juga ketika kita menonton film di
bioskop.
Seni digunakan sebagai media untuk
menyampaikan pemahaman seseorang kepada
orang lain, karena sifatnya yang

4
SENI RUPA  Seni lukis
 Seni grafis
A. Pengertian Seni Rupa
 Seni patung
Seni rupa adalah cabang seni yang
 Seni instalasi
membentuk karya seni dengan media yang bisa
 Seni keramik murni
ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan.
 Film dan fotografi murni
Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep
titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, Cabang seni rupa dikatakan murni jika
tekstur, dan pencahayaan dengan acuan karyanya tidak memiliki nilai fungsional. Seni
estetika. rupa murni atau Fine Art hanya diciptakan oleh
Seni rupa dilihat dari segi fungsinya seniman dengan pertimbangan memuaskan
dibedakan menjadi dua yaitu seni rupa murni kebutuhan artistik dan kepuasan batin dari
(fine art) dan seni rupa terapan (applied seniman untuk mengekspresikan dirinya.
art), proses penciptaan seni rupa murni lebih
2. Seni Rupa Terapan
menitik beratkan pada ekspresi jiwa semata
misalnya lukisan, sedangkan seni rupa terapan
 Arsitektur
proses pembuatannya memiliki tujuan dan
 Desain grafis
fungsi tertentu misalnya seni kriya. Sedangkan,
 Desain komunikasi visual
jika ditinjau dari segi wujud dan bentuknya,
 Desain interior
seni rupa terbagi menjadi seni rupa 2 dimensi
 Desain busana
yang hanya memiliki panjang dan lebar saja
 Desain produk
dan seni rupa 3 dimensi yang memiliki panjang
lebar serta dimensi ruang. Namun dewasa ini, Seni rupa terapan adalah karya seni fungsional
terbagi lagi menjadi sampai 7 dimensi dimana yang dapat membantu kehidupan manusia,
menggabungkan hingga ruang dan waktu. biasanya tercermin dalam kebutuhan fisik
B. Jenis-jenis karya seni rupa berdasarkan semisal baju, sepatu, perhiasan dan peralatan
fungsi rumah.
1. Seni rupa Murni Jenis-jenis seni rupa terapan:
• Benda- benda hias
(Contoh: keramik, guci, hiasan dinding,
perhiasan gelang dan anting)
• Benda- benda pakai
(Contoh: peralatan sekolah, peralatan
kantor dan perabotan rumah tangga)
• Benda- benda mainan

5
(Contoh: Boneka, mobil- mobilan,  Kriya Kulit
peralatan mainan imitasi)  Kriya Bambu

Seni kriya adalah karya seni yang diciptakan


dengan menggunakan keterampilan tangan
(hand made) sebagai contoh yaitu kursi yang
dianyam menggunakan rotan. Umumnya seni
kriya diciptakan secara fungsional sehingga
jika dikatgorikan seni kriya lebih mengacu
pada seni terapan. Masyarakat Indonesia
sangat kental dengan seni kriya karena di
berbagai daerah, masyarakat menggunakan
bahan-bahan alam untuk membuat
perlengkapan rumah tangga atau peralatan
dapurnya. Meskipun demikian, seni kriya
3. Seni Kriya juga banyak terdapat pada berbagai pameran
seni rupa yang sifatnya murni atau sebagai
media ekspresi saja. (tergantung konteks
bendanya atau tujuan benda itu diciptakan).

C. Jenis-jenis karya seni rupa berdasarkan


wujud/bentuk

1. Seni rupa dua dimensi

 Kriya tekstil
 Kriya kayu
 Kriya keramik
 Kriya rotan
 Kriya logam

6
Yaitu cabang seni rupa yang memiliki D. Unsur-unsur Seni Rupa
iukuran panjang dan lebar yang berupa bidang
Karya seni rupa memiliki dua unsur utama,
datar dan hanya dapat dinikmati dan dihayati
yaitu unsur fisik dan non-fisik.
dari salah satu sisinya saja. Contohnya, seni
lukis, seni ilustrasi, fotografi, mozaik, kolase
a) Unsur fisik, yaitu unsur karya seni rupa
kertas/kain, batik pada kain, reklame, poster
yang secara langsung dapat ditangkap
dan sebagainya.
dengan panca indra, meiliputi garis, warna,
tekstur, kesan gelap-terang dan kepadatan
2. Seni rupa tiga dimensi
b) Unsur non-fisik, yaitu unsur yang bersifat
kejiwaan, kerohanian, perasaan, pikiran,
imajinasi atau daya khayal. Unusr non-fisik
merupakan isi, gagasan, atau tema yang ada
di balik penampilan sebuah karya. Unsur
penataan letak atau komposisi dianggap
sebagai unsur non-fisik karena hanya dapat
ditangkap dengan perasaan.

Berikut adalah contoh unsur-unsur fisik seni


rupa:
1). Titik
Titik adalah unsur seni rupa yang paling
dasar. Titik dapat melahirkan suatu wujud dari
ide-ide atau gagasan yang kemudian akan
Karya seni rupa tiga dimensi adalah
melahirkan garis, bentuk, atau bidang. Teknik
karya seni yang memiliki dimensi panjang,
lukisan yang menggunakan kombinasi berbagai
lebar, dan tinggi atau karya yang memiliki
variasi ukuran dan warna titik dikenal dengan
volume dan menempati ruang. Contohnya:
sebutan Pointilisme.
patung, guci, tembikar, gerabah, tugu,
2). Garis
monumen, dan sebagainya. Seperti halnya
Menurut jenisnya, garis dapat
karya seni rupa dua dimensi, karya-karya seni
dibedakan menjadi garis lurus, lengkung,
rupa tiga dimensi pun memiliki karakteristik
panjang, pendek, horizontal, vertikal, diagonal,
tema, bentuk, dan makna tersendiri.
berombak, putus-putus, patah-patah, spiral dan
Iain-Iain. Kesan yang ditimbulkan dari macam-
macam garis dapat berbeda-beda, misalnya
garis lurus berkesan tegak dan keras, garis

7
lengkung berkesan lembut dan lentur, garis a. Bentuk geometris
patah-patah berkesan kaku, dan garis spiral Bentuk geometris merupakan bentuk yang
berkesan lentur. terdapat pada ilmu ukur meliputi:
Garis dapat juga memberikan kesan o Bentuk kubistis, contohnya kubus dan
watak tertentu sehingga dapat digunakan balok.
sebagai perlambangan. Menurut wujudnya o Bentuk silindris, contohnya tabung,
garis dapat dibedakan menjadi: kerucut, dan bola.
o Garis nyata, merupakan garis yang b. Bentuk nongeometris
dihasilkan dari coretan atau goresan Bentuk nongeometris berupa bentuk yang
lengkung. meniru bentuk alam, misalnya manusia,
o Garis semu, merupakan garis yang muncul tumbuhan, dan hewan.
karena adanya kesan balance pada bidang,
warna atau ruang.

5). Ruang
Ruang dapat digolongkan menjadi dua,
yaitu: Ruang dalam bentuk nyata, misalnya

3). Bidang / Raut ruangan pada kamar, ruangan pada patung.

Bidang merupakan pengembangan garis Ruang dalam bentuk khayalan (ilusi), misalnya

yang membatasi suatu bentuk sehingga ruangan yang terkesan dari sebuah lukisan.

membentuk bidang yang melingkupi dari 6). Warna

beberapa sisi. Bidang mempunyai sisi panjang Kesan yang timbul oleh pantulan cahaya

dan lebar, serta memiliki ukuran. pada mata disebut warna. Warna dapat

4). Bentuk dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:

Bentuk juga dapat dikelompokkan menjadi dua


macam, yaitu:

8
Warna pokok atau primer, yaitu warna yang · kuning + hijau : kuning kehijau-hijauan
tidak berasal dari warna apapun, meliputi · biru + ungu : ungu kebiruan
warna merah, kuning, dan biru. · jingga + merah : jingga kemerahan
Warna netral adalah warna-warna yang tidak
lagi memiliki kemurnian warna.
Warna komplementer adalah dua warna yang
saling berseberangan (memiliki sudut 180°) di
lingkaran warna.
Warna analogus merupakan kombinasi dari
warna-warna terdekat.

7). Tekstur
Tekstur adalah sifat dan keadaan suatu
permukaan bidang atau permukaan benda
Warna sekunder merupakan campuran pada sebuah karya seni rupa. Setiap benda
dari warna primer. mempunyai sifat permukaan yang berbeda.
Contoh: Tekstur dibedakan menjadi tekstur nyata dan
· merah + kuning : jingga tekstur semu. Tekstur nyata adalah nilai raba
· biru + kuning : hijau yang sama antara penglihatan dan rabaan.
· merah + biru : ungu Sedangkan tekstur semu adalah kesan yang
berbeda antara penglihatan dan perabaan.

8). Gelap Terang


Warna tertier merupakan hasil
Suatu objek bisa memiliki intensitas
campuran antara warna primer dan warna
cahaya yang berbeda pada setiap bagiannya.
sekunder.
Demikian pula pada karya seni rupa. Seperti
Contoh:
lukisan pemandangan alam. Adanya perbedaan
9
intensitas cahaya akan menimbulkan kesan 1) Keserasian yang karib (analog): contoh:
mendalam. susunan warna (hijau-hijau menguning-
hijau membiru)

2) Keserasian yang cengkah (kontras); contoh:


paduan warna yang berlawanan, baik unsur
garis, warna maupun bentuk.

3. Penekanan (kontras)
Penekanan adalah kesan yang diperoleh
karena adanya dua unsur yang berlawanan.
Perbedaan yang mencolok pada warna, bentuk,
dan ukuran akan memberikan kesan yang tidak
monoton.
4. Irama (rhytm)
E. Prinsip Seni Rupa Irama adalah pengulangan satu atau
beberapa unsur secara teratur dan terus-
1. Kesatuan (unity) menerus. Susunan atau perulangan dari unsur-
Kesatuan adalah pertautan/bersatunya unsur rupa yang diatur, berupa susunan garis,
bagian-bagian dalam sebuah karya seni rupa. susunan bentuk atau susunan variasi warna.
Kesatuan merupakan prinsip yang utama di Perulangan unsur yang bentuk dan
mana unsur-unsur seni rupa saling menunjang peletakannya sama akan terasa statis,
satu sama lain dalam membentuk komposisi sedangkan susunan yang diletakkan bervariasi
yang bagus dan serasi. Untuk menyusun satu pada ukuran, warna, tekstur, dan jarak akan
kesatuan setiap unsur tidak harus sama dan mendapatkan susunan dengan irama yang
seragam, tetapi unsur-unsur dapat berbeda harmonis. Dalam contoh bentuk bentuk alam
atau bervariasi sehingga menjadi susunan yang misalnya pengulangan gerak pada ombak laut,
memiliki kesatuan. Jika salah satu atau barisan semut, gerak dedaunan dll.
beberapa unsur rupa mempunyai hubungan
(warna, raut, arah dll) maka kesatuan telah 5. Gradasi

tercapai. Gradasi adalah penyusunan warna


berdasarkan tingkat perpaduan berbagai
2. Keselarasan/Keserasian (harmony) warna secara berangsur-angsur.
Keselarasan adalah hubungan kedekatan 6. Proporsi
unsur-unsur yang berbeda baik pencahayan, Proporsi atau kesebandingan yaitu
bentuk maupun warna untuk menciptakan membandingkan bagian-bagian satu dengan
keselarasan. Ada dua jenis keserasian: bagian lainnya secara keseluruhan. Misalnya
10
membandingkan ukuran tubuh dengan kepala, 9. Emphasis atau Point of Interest
ukuran objek dengan ukuran latar, dan
Emphasis merupakan pengembangan dominasi
kesesuaian ukuran objek satu dengan objek
yang bertujuan untuk menonjolkan salah satu
lainnya yang dekat maupun yang jauh letaknya.
unsur sebagai pusat perhatian sehingga
7. Komposisi
mencapai nilai artistik.
Komposisi adalah menyusun unsur-unsur rupa
dengan mengorganisasikannya menjadi
susunan yang bagus, teratur, dan serasi. Tiga
bagian penting komposisi: dasar, badan,
puncak (3 D). Konsep ini dikenal juga dengan
istilah besar, sedang dan kecil.

8. Keseimbangan (balance) 10. Perspektif


Keseimbangan adalah kesan yang didapat
Penggambaran dengan mengunakan hukum
dari suatu susunan yang diatur sedemikian
pandangan mata.
rupa sehingga terdapat daya tarik yang sama
pada tiap-tiap sisi susunan. Keseimbangan
(Balance) dalam bidang seni tidak dapat diukur
tetapi dapat di rasakan, yaitu suatu keadaan
dimana semua kesamaan bobot dalam unsur-
unsur karya, tidak saling membebani,
meskipun wujud dan bentuknya tak sama tapi
nilainya seimbang. Contoh: ketika menggambar
mata kanan dan mata kiri posisi mata harus
seimbang meskipun tidak simetris.

11

Anda mungkin juga menyukai