DASAR PEMROGRAMAN
2.1 BAHASA PEMROGRAMAN
Program adalah kumpulan instruksi-instruksi yang diberikan kepada komputer
untuk melaksanakan suatu tugas atau pekerjaan. Program adalah algoritma
yang ditulis dalam suatu Bahasa yang dikenal oleh komputer yang disebut
Bahasa pemrograman (programming language) Contoh Bahasa pemrograman
yang sering digunakan di Indonesia antara lain Java, C, PHP, Visual Basic,
Phyton, C++, JavaScript, C#, Objective-C, ActionScript.
CONTOH IMPLEMENTASI FLOWCHART DALAM BEBERAPA BAHASA
PEMROGRAMAN
Tuliskan program (penggalan program) untuk menyatakan Algoritma
yang digambarkan pada flowchart berikut:
Jawab
Contoh Program dalam Bahasa C
MULAI
A=0,B=0,
T=0
A=5
B=2
T=A+B
CETAK T Contoh Program Java
SELESAI
BAHASA MANUSIA VS BAHASA PEMROGRAMAN
Komputer hanya mengerti bahasanya sendiri yaitu Bahasa mesin. Sebuah
pseudocode tidak dipahami oleh komputer oleh karena itu diperlukan sebuah
Bahasa pemrograman agar dapat dimengerti oleh komputer.
No Bahasa Manusia Bahasa Pemrograman
1 Diajarkan oleh manusia ke manusia Diajarkan oleh manusia ke komputer
2 Sebagai sarana komunikasi antara Sebagai sarana manusia
manusia “memerintah” komputer
3 Terdiri dari sekumpulan kalimat Terdiri dari sekumpulan perintah
4 Kalimat diakhiri dengan simbol . Perintah diakhiri dengan ; (titik
(titik) koma) atau simbol lain sesuai
dengan Bahasa pemrogramannya
5 Memiliki aturan tata Bahasa Memiliki aturan tata Bahasa program
(grammar)
JENIS-JENIS BAHASA PEMROGRAMAN
Terdapat 4 Jenis Bahasa pemrograman, yaitu:
1. Bahasa Mesin, yaitu Bahasa yang memberikan perintah kepada komputer
dengan memakai kode Bahasa biner
2. Bahasa Tingkat Rendah, Bahasa yang memberikan perintah kepada
komputer dengan memakai instruksi-instruksi tingkat rendah. Contoh:
Bahasa Rakitan (Assembly)
3. Bahasa Tingkat Menengah, Bahasa komputer yang memakai campuran
instruksi dalam kata-kata Bahasa manusia dan instruksi yang bersifat
simbolik. Contoh: Bahasa C
4. Bahasa Tingkat Tinggi, Bahasa komputer yang memakai instruksi berasal
dari unsur kata-kata Bahasa manusia. Komputer dapat mengerti Bahasa
manusia tersebut dengan menggunakan compiler atau interpreter. Contoh:
Java, C++, PHP, C#, Visual Basic, Dll.
2.2 VARIABEL
Variabel adalah suatu simbol atau lambing yang mempunyai nilai.
Dalam pemrograman, variabel termasuk pengenal (identifier). Secara teknis,
variabel adalah area atau tempat didalam memory komputer yang isinya dapat
diubah-ubah.
Variabel harus diberi nama yang berbeda satu dengan lainnya, masing-
masingvariabel memiliki alamatnya sendiri dalam memory. Komputer akan dapat
menemukan alamat variabel atau alamat data pada memory hanya dengan
menyebutkan nama variabel pada Bahasa pemrograman.
ATURAN PENAMAAN VARIABEL
Nama variabel ditentukan atau dikarang sendiri oleh pembuat program dengan
syaratsebagai berikut:
1. Tidak boleh sama dengan nama atau kata yang sudah disiapkan oleh
komputer(reserved word) seperti keyword, dan function.
2. Harus berbeda dengan nama label atau konstanta yang dibuat oleh
pemrogram.
3. Setiap Bahasa pemrograman memiliki maksimum panjang variabel yang
berbeda-beda, contohnya Bahasa C memiliki nilai maksimum 32 karakter,
bila lebih dari 32 karakter, maka karakter selebihnya tidak diperhatikan
komputer.
4. Setiap bahasa pemrograman memiliki aturan khusus penamaan variabel.
a. Case Sensitive, artinya huruf besar dan huruf kecil berbeda
b. Case Insensitive, artinya huruf besar dan huruf kecil sama.
5. Karakter pertama harus huruf atau karakter garis bawah
(underscore), dankarakter berikutnya boleh huruf, angka, atau karakter
garis bawah.
6. Tidak boleh mengandung spasi atau blank.
PENAMAAN VARIABEL YANG BENAR DAN SALAH
PENAMAAN VARIABEL YANG BENAR PENAMAAN VARIABEL YANG SALAH
A 1A
A1 Nilai-1
Nilai Harga Satuan
NILAI Benar/Salah
nilai Switch
HargaSatuan Long
Harga_Satuan Harga-Satuan
HS
_Harga
SWITCH
Pada saat memberikan nama variabel disesuaikan dengan data yang akan
disimpan pada variabel, contohnya variabel yang digunakan untuk menyimpan
data Luas Segitiga maka bisa diberikan nama variabel Luas atau L.
2.3 KONSTANTA
Konstanta adalah variabel yang nilainya tetap dan tidak dapat diubah selama
program berjalan.
Contoh: PI = 3.14
2.4 TIPE DATA
Bentuk data bermacam-macam, ada angka, huruf, dan simbol-simbol lain yang
dikenal sebagai karakter. Ada lagi sederetan angka yang menyatakan suatu
nilai tertentu seperti 12475 atau 254.75.
Dalam penggunaan komputer umumnya, pemrograman khususnya, data
dibedakandalam empat tipe yaitu:
1. Karakter, adalah tipe data yang disimpan dalam 1 karakter, biasanya data
diapit dengan simbol ‘ ‘ (kutip satu). Contoh: char A=’A’, char A=127.
2. Numerik, tipe data numerik dibedakan menjadi dua macam yaitu:
a. Integer (bilangan bulat), contoh: int A=127, int harga=3000
b. real (floating-point) yang mengandung bilangan pecahan. Contoh:
float Nilai=9.5, float suhu=30.5.
3. String, adalah tipe data yang disimpan terdiri dari banyak karakter yang
biasanyadiapit dengan simbol “ “ (kutip dua). Contoh: char A[7]=”Jakarta”,
char B[10]=”abcd”.
4. Boolean, adalah tipe data yang disimpan dengan nilai True (1) atau False
(1).
MEMILIH TIPE DATA
Ketika akan memilih tipe data untuk sebuah variabel harus memperhatikan
hal-halberikut:
1. Perhatikan ukuran dan jangkauan (range) tipe data. Sesuai dengan
Bahasapemrograman yang digunakan.
2. Sesuaikan kebutuhan data yang akan disimpan
3. Semakin besar ukuran tipe data, maka program semakin “gemuk”
2.5 OPERATOR
JENIS JENIS OPERATOR:
1. Operator Penugasan
Operator penugasan merupakan operator yang digunakan untuk mengisi sebuah
variabel atau meng-assign suatu nilai kedalam sebuah variabel. Simbol operator
penugasan adalah = (sama dengan).
Contoh: A = 5, Harga=3000, Grade=’A’,
NilaiAkhir=Absen+Tugas+UTS+UAS
2. Operator Aritmatika
No Simbol Keterangan
1 + Penjumlahan
2 - Pengurangan
3 * Perkalian
4 / Pembagian
5 % Sisa hasil
pembagian
Dalam sebuah Bahasa pemrograman jika dalam suatu ekspresi aritmatika
memiliki lebih dari satu operator yang berbeda maka ketika mengerjakan
komputer akan dimulai dari tingkatan (hirarki) paling tinggi ke rendah.
Adapaunurutannya dimulai dari tingkat paling atas sebagai berikut.
No Tingkat
1 * (Perkalian)
/ (Pembagian)
% (Modulus)
Memiliki tingkat hirarki sederajat dan paling tinggi dibandingkan operatoryang lain.
2 + (Penjumlahan)
- (Pengurangan)
Memilki tingkat hirarki sederajat pada tingkatan kedua
3 ( )
Jika terdapat tanda kurung adalah satu kesatuan
3. Operator Hubungan (Perbandingan)
No Operator Arti Contoh Keterangan
1 < Kurang dari X<Y Apakah X kurang
dari Y
2 <= Kurang dari X <= Y Apakah X kurang
sama dengan dari sama dengan Y
3 > Lebih dari X>Y Apakah X lebih dari
Y
4 >= Lebih dari sama X >= Y Apakah X lebih
dengan besar sama denganY
5 == Sama dengan X == Y Apakah X sama
Y
dengan
6 != Tidak sama X != Y Apakah X tidak
dengan sama dengan Y
4. Operator Logika
No Simbol Arti
1 && atau AND Logika AND (DAN)
2 || atau OR Logika OR (ATAU)
3 ! atau NOT Logika NOT (INGKARAN)
Tabel kebenaran Logika AND
No Variabel A Variabel B Variabel A AND Hasil
Variabel B
1 True True True AND True True
2 True False True AND False True
3 False True False AND True True
4 False False False AND False False
Tabel kebenaran Logika OR
No Variabel A Variabel B Variabel AOR Hasil
Variabel B
1 True True True OR True True
2 True False True OR False False
3 False True False OR True False
4 False False False OR False False
5. Operator Bitwise
No Operator Arti
1 << Pergerseran bit ke kiri
2 >> Pergeseran bit ke kanan
3 & Bitwise AND
4 ^ Bitwise XOR (Exclusive OR)
5 | Bitwise OR
6 ~ Bitwise NOT
6. Operator Unary
No Operator Arti/Maksud Letak Contoh Equivalen
1 - Unary minus Sebelum A + -B * C A + (-B) *
operator C
2 ++ Peningkatan dengan Sebelumdan A++ A=A+1
penambahan nilai 1 sesudah
3 -- Penurunan dengan Sebelumdan A-- A=A=1
pengurangan 1 sesudah
4 sizeof Ukuran operand Sebelum Sizeof(I) -
dalam byte
5 ! Unary Not Sebelum !A -
6 ~ Bitwise Not Sebelum ~A -
7 & Menghasilkan alamat Sebelum &A -
memory operand
8 * Menghasilkan nilai Sebelum *A -
dari pointer
SOAL LATIHAN
1. Buatlah algoritma / flowchart untuk menginputkan 3 buah bilangan bulat dan
tampilkan bilangan TERBESAR diantara ketiganya (dianggap ketiga bilangan
nilainya berbeda). TIDAK BOLEH MENGGUNAKAN OPERATOR LOGIKA.
2. Buatlah algoritma / flowchart untuk menginputkan 3 buah bilangan bulat dan
tampilkan bilangan TERBESAR diantara ketiganya (dianggap ketiga bilangan
nilainya berbeda). BOLEH MENGGUNAKAN OPERATOR LOGIKA
3. Apa yang tercetak bila program di bawah ini dijalankan?
a. b.