555555
DOKUMEN 1
KURIKULUM
SMP NEGERI 2
MEUREUBO
KABUPATEN ACEH BARAT
PROPINSI ACEH
TAHUN PELAJARAN 2021/2022
Jl. Meulaboh – Tapak Tuan Km,4.5
Meurubo – Aceh Barat
centrino
aXioo Family
[Pick the date]
LEMBAR PENGESAHAN
Berdarsarkan Kepala hasil musyawarah Tim Penyusun Kurikulum 2013 SMPN Meureubo,
Kec. Meureubo, Kab Aceh Barat dengan memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah.
Maka dengan ini Kurikulum SMP Negeri 2 telah diteliti dan disahkan untuk diberlakukan
penggunaannya mulai tahun Pelajaran a 2021/2022
Di tetapkan : Meureubo
Hari : Senin
Tanggal : Januari 2022
Meureubo, Januari 2022
Mengetahui, Yang mengesahkan,
Kepala Sekolah Kepala SMP Negeri 2 Meureubo
Ketua Komite Sekolah
KASUMI MARI, [Link]., [Link]
AZHARI RACHMAT NIP.
Mengetahui, Menyetujui,
Kepala Dinas Pendidikan Pengawas
BISMI, [Link] ERLIANA, [Link]
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 2
NIP.19640705 198510 1 001 NIP.
TIM PENYUSUN KURIKULUM 2013
SMP NEGERI 2 MEUREUBO
Tahun Pelajaran 2021/2022
Pengawas : ERLIANA, [Link]
Penanggung Jawab : KASUMI MARI, [Link]., [Link]
Ketua : VEBRIANA SETIA DENY, [Link]
Sekretaris : ALFIANSYAH, [Link]
Bendahara : MAISARAH HAFLI, [Link].I
Anggota : 1. AIYUB, [Link]
2. THUARINI
3. DEWI YANA RIZA, [Link]
4. RAMDANI, [Link]
Meureubo, Januari 2022
Kepala Sekolah,
KASUMI MARI, [Link]., [Link]
NIP.
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 3
KATA PENGANTAR
Dengan mengucap syukur Alhamdulillah, kami seluruh stakeholder SMP Negeri
2 Meureubo telah menyelesaikan penyusunan Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo tahun
pelajaran 2021/2022. Kurikulum ini disusun oleh seluruh komponen yang ada di sekolah
diantaranya Guru, Kepala Sekolah, Komite Sekolah yang penyusunannya tetap berpedoman
pada dasar hukum pelaksanaan pendidikan yaitu Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.19
Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Nomor 22 dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan untuk
Satuan Pendidikan Menengah SMP/MTs-SMPLB, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor
22 dan 23 tahun 2006 tentang Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan
Pendidikan Dasar dan [Link] peraturan tersebut diatas Kurikulum SMP Negeri 2
Meureubo tahun 2021/2022 juga didasarkan pada Permendikbud No. 54 tahun 2013 tentang
SKL, Permendikbud No. 65 th 2013 ttg Standar Proses, Permendikbud No. 66 th 2013 ttg
Standar Penilaian, Permendikbud No. 68 th 2013 ttg ttg KD dan Struktur Kurikulum SMP-
MTs. Hal tersebut dikarenakan SMP Negeri 2 Meureubo merupakan sekolah sasaran
implementasi Kurikulum 2013.
Kurikulum ini adalah sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di
SMP Negeri 2 Meureubo tahun pelajaran 2021/2022, yang berisikan Pendahuluan
( Rasional, Visi, Misi, Tujuan Pendidikan ), Pengertian Kurikulum, Analisis SWOT ,
Struktur Kurikulum, Kalender Pendidikan, Pengembangan Silabus dan Penutup.
Kami menyadari bahwa kurikulum ini masih belum sempurna dan belum bisa
menjawab semua permasalahan pelaksanaan pembelajaran di SMP Negeri 2 Meureubo, oleh
karen itu saran dan usul sangat kami harapkan untuk penyempurnaan kurikulum pada tahun
berikutnya.
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 4
Akhir kata, kami ucapkan banyak terima kasih kepada semua komponen sekolah
yang telah membantu tersusunnya kurikulum ini semoga Allah SWT memberkahi kita
semua, Amin.
Meureubo, Januari 2022
Kepala Sekolah,
KASUMI MARI, [Link]., [Link]
NIP.
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 5
DAFTAR ISI
Halaman Judul …………………………………………………. 1
Kata Pengantar ………………………………………………... 2
Halaman Pengesahan ……………………………………… 3
Daftar Isi ……………………………………... 4
Bab I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang …………………………………….. 7
B. Dasar .......................................................................................... 7
C. Visi, Misi dan Tujuan Sekolah …………………………….. 8
D. Pengertian Kurikulum …………………………….. 9
E. Analisis SWOT …………………………….. 10
F. Tujuan Pengembangan Kurikulum .......................................... 12
G. Prinsip-prinsip Pengembangan Kurikulum ................................ 13
Bab II. Struktur DAN MUATAN KURIKULUM
A. Struktur Kurikulum. ……………………………………….. 15
B. Nilai-nilai Karakter ………………………………………. 17
C. Muatan Kurikulum ……………………………………….. 26
1. Mata pelajaran ……………………………………….. 26
2. Muatan Lokal ……………………………………….. 31
3. Kegiatan Pengembangan Diri ……………………………… 32
4. Beban Mengajar ……………………………… 41
5. Ketuntasan Belajar ……………………………… 41
6. Kenaikan Kelas dan Kelulusan ……………………………… 43
7. Mutasi dan Kepindahan Siswa ……………………………… 44
1. Kalender Pendidikan
A. Alokasi Waktu. ………………………………………… 45
B. Penetapan Kalender Pendidikan ……………………………. 46
2. Penegembangan Silabus
A. Pengertian Silabus ……………………………….. 51
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 6
B. Prinsip Pengembangan Silabus ……………………………….. 51
C. Unit Waktu Silabus ……………………………………… 52
D. Pengembangan Silabus ……………………………………… 52
E. Langkah-langkah Pengembangan Silabus ………………… 52
9. Penutup ……………………………………… 47
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 7
BAB I
PENDAHULUAN
A. Rasional
Kurikulum merupakan pedoman mendasar dalam proses pembelajaran.
Keberhasilam dan kegagalan suatu proses pendidikan, mampu dan tidaknya peserta
didik menyerap materi pembelajaran, tercapai atau tidaknya tujuan pendidikan
tergantung pada kurikulum yang digunakan. Kurikulum adalah seperangkat program
dan pengalaman belajar yang ditransformasikan melalui proses pembelajaran untuk
menghasilkan perubahan pengetahuan dan tingkah laku peserta didik dalam
mengembangkan kompetensi yang dimilikinya.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 (UU 20/2003)
tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah RI No. 19 tahun
2005 (PP. 19/2005) tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan
tersusunnya kurikulum pada satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan
menengah dengan mengacu kepada standar isi dan standar kompetensi lulusan serta
berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan
(BSNP).
Kurikulum SMPN 2 Meureubo pada tahun 2021/2022 menerapkan prinsip-
prinsip pengembangan kurikulum 2013. menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun
2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Adapaun pengembangnya berdasarkan
prinsip bahwa peserta didik harus memiliki posisi sentral untuk mengembangkan
potensinya menjadi , yaitu manusia terdidik yang beriman dan bertakwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan
menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Oleh karena itu,
pendidikan nasional harus berfungsi secara optimal sebagai wahana utama dalam
pembangunan bangsa dan karakter. Kurikulum 2013 tidak berfokus pada kompetensi
akademis saja, tetapi mencakup pula aspek karakter dan ketrampilan siswa
Pada kurikulum 13 peserta didik diharapkan mampu menghadapi abad 21. yang
terintegrasi dalam Kecakapan Pengetahuan, Keterampilan dan sikap serta
penguasaan TIK dapat dikembangkan melalui: (1) Kecakapan Berpikir Kritis dan
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 8
Pemecahan Masalah (Critical Thinking and Problem Solving Skill; (2) Kecakapan
Berkomunikasi (Communication Skills); (3) Kecakapan Kreatifitas dan Inovasi
(Creativity and Innovation); dan (4) Kecakapan Kolaborasi (Collaboration).
SMPN 2 Meureubo menyelenggarakan pendidikan inklusif yaitu Pendidikan
inklusif adalah sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan
kepada semua peserta didik berkebutuhan khusus untuk dapat mengikuti pendidikan
atau pembelajaran dalam lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan
peserta didik pada umumnya. SMPN 2 Meureubo terletak di tempat yang strategis
dan mudah dijangkau angkutan umum serta keadaan lokasi yang aman dan nyaman
SMPN 2 Meureubo melakukan sebuah upaya yang nyata berupa meningkatkan
mutu pemdidikan , melengkapi sarana dan prassarana sekolah , menjalin kerja sama
yang harmonis dengan orang tua/wali peserta didik serta mengadakan kegiatan
pengembanagan diri dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dan
masyarakat
B. LANDASAN YURIDIS
1. Undang-Undang no 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan
nasional
2. PP Nomor 74 tahun 2017 tentang guru
3. PP nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS
4. PP nomor 19 tahun 2005 tentang standar Nasional Pendidikan
di revisi
dengan PP nomor 32 tahun 2013 tentang standar Nasional Pendidikan
5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia nomor 20 tahun 2016 tentang standar kelulusan
6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia nomor 21 tahun 2016 tentang standar isi
7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia nomor 22 tahun 2016 tentang standar proses
8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia nomor 23 tahun 2016 tentang standar penilaian
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 9
9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia nomor 24 tahun 2016 tentang standar KI mata Pelajaran Kirikulum 2013
10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia nomor 58 tahun 2014 tentang kurikulum 2013 SMP/MTs
11. Permendikbud no 62 tahun 2014 tentang kegiatan
ekstrakulikuler pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah
12. Permendikbud no 63 tahun 2014 tentang pendidikan
kepramukaan sebagai kegiatan ekstarkulikuler wajin pada pendidikan dasar dan
menengah
13. Permendikbud no 79 tahun 2014 tentang muatan lokal
kurikulm 2013
14. Permendikbud no 111 tahun 2014 tentang bimbingan dan
konseling pada pendidikan dasar dan menengah
15. Permendikbud nomor 23 tahun 2015 tentang penumbuhan
budi pekerti
16. Permendikbud nomor 53 tahum 2015 tentang penilaian hasil
belajar oleh pendidikan satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah
17. Permdendikbud no 82 tahun 2015 tentang pencegahan tindak
kekerasan
18. Permendikbud nomor 18 tahun 2016 tentang pengenalan
lingkungan sekolah baru
19. Peraturan presiden no 87 tahun 2017 tentang penguatan
pendidikan karakter
20. Peraturan bupati Bamara no: 031/156HK/403.4/2007 tentang
pendidikan lingkungan hidup sebagai muatan lokal
C. TUJUAN PENYUSUNAN KURIKULUM 2013
Mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi
dan warga Negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu
berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa,bernegara, dan peradaban dunia.
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 10
D. PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM 2013
Adapun prinsip pengembangan kurikulum 2013 adalah sebagai berikut:
1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik
dan lingkungan secara nasional maupun internasional.
Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo dikembangkan berdasarkan bahwa peserta
didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi
manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta
bertanggung jawab baik nasional maupun internasional.
2. Beragam dan terpadu
Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo dikembangkan dengan memperhatikan
keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis
pendidikan, serta menghargai dan tidak deskriminatif terhadap perbedaan agama,
suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi dan gender secara global
3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa
ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh
karena itu semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta
didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan,
teknologi dan seni baik nasional maupun internasional
4. Relevan dengan kebutuhan hidup
Pengembangan kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo dilakukan dengan melibatkan
stake holders untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan hidup,
kalangan dunia usaha dan dunia kerja baik nasional maupun internasional.
5. Menyeluruh dan berkesinambungan
Substansi kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo mencakup keseluruhan dimensi
kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan
disajikan secara berkesinambungan.
6. Belajar sepanjang hayat
Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo diarahkan kepada proses pengembangan,
pembudayaan, dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat.
7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 11
Kurikulum SMP Negeri2 Meureubo dikembangkan dengan memperhatikan
kepentingan nasional, daerah, untuk membangun kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara. Antara kedua kepentingan tersebut harus saling mengisi,
memberdayakan sejalan dengan falsafah negara kita Bhinneka Tunggal Ika dalam
kerangka NKRI
8. Mampu bersaing di dunia Internasional
Kurikulum SMP Negeri 2 Meeureubo dikembangkan agar peserta didik mampu
bersaing di dunia internasional secara global dalam berbagai bidang.
BAB II
TUJUAN
A. TUJUAN PENDIDIKAN DASAR
tujuan pendidikan dasar adalah meletakan dasar kecerdasan, pengetahuan,
kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan
mengikuti pendidikan lebih lanjut.
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 12
B. VISI DAN MISI SMPN 2 MEUREUBO
VISI :
Membangun siswa yang taqwa, cerdas terampil kretaif berbudi pekerti luhur dan
unggul dalam berprestasi serta dapat mengendalikan diri
MISI:
1. Menumbuhkan keimanan dan ketaqwaan yang diaplikasikan melalui kegiatan
pembelajaran oleh seluruh warga sekolah didalam lingkungan sekolah
2. Melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar secara baik sesuai dengan
kemampuan
3. Menciptakan siswa yang cerdas dan terampil dalam membaca menulis dan
menghitung.
4. Menumbuhkan semangat keunggulan secara aktif kepada seluruh warga sekolah
sehingga berprestasi dalam bidang olahraga kesenian dan budaya
5. Mendorong dan membantu siswa yang dapat berbuat yang lebih baik
6. Menciptakan lingkunga sekolah yang rindang dan nyaman serta hubungan yang
harmonis antar warga sekolah, orangtua siswa dan lingkungan sekolah
MOTO
Budayakan 5 S: (Senyum, Sapa, Salam,Sopan, Santun)
E. Tujuan SMPN 2 MEUREUBO
Adapun tujuan yang hendak dicapai oleh SMPN 2 Meureubo adalah sebagai
berikut :
TUJUAN SEKOLAH
1. Beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa
2. Unggul dalam berprestasi
3. Sehat jasmani dan rohani
4. Sekolah dipercaya masyarakat
5. Mencintai olahraga, kesenian dan budaya bangsa indonesia
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 13
BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
A. STRUKTUR KURIKULUM (KOMPETENSI INTI)
Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakanpengorganisasian
kompetensi inti, matapelajaran, beban belajar, kompetensi dasar, danmuatan
pembelajaran pada setiap Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.
Kompetensi inti dirancang seiring dengan meningkatnya usia peserta didikpada kelas
tertentu. Melalui kompetensi inti, integrasi vertikal berbagai kompetensi dasarpada
kelas yang berbeda dapat [Link] tingkat satuan pendidikan dikembangkan
dengan karakteristik sebagai berikut:
1. Mengembangkan keseimbangan antara sikap spiritual dan sosial, pengetahuan,
danketerampilan, serta menerapkannya dalam berbagai situasi di sekolah
danmasyarakat;
2. Menempatkan sekolah sebagai bagian dari masyarakat yang
memberikanpengalaman belajar agar peserta didik mampu menerapkan apa yang
dipelajari disekolah ke masyarakat dan memanfaatkan masyarakat sebagai sumber
belajar;
3. Memberi waktu yang cukup leluasa untuk mengembangkan berbagai
sikap,pengetahuan, dan keterampilan;
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 14
4. Mengembangkan kompetensi yang dinyatakan dalam bentuk kompetensi inti
kelasyang dirinci lebih lanjut dalam kompetensi dasar mata pelajaran;
5. Mengembangkan kompetensi inti kelas menjadi unsur pengorganisasi
(organizingelements) kompetensi dasar. Semua kompetensi dasar dan proses
pembelajarandikembangkan untuk mencapai kompetensi yang dinyatakan dalam
kompetensi inti;
6. Mengembangkan kompetensi dasar berdasar pada prinsip akumulatif, saling
memperkuat (reinforced) dan memperkaya (enriched) antar-mata pelajaran
danjenjang pendidikan (organisasi horizontal dan vertikal).
Mengacu pada enam karakteristik tersebut maka seluruh aktivitas penerapan
kurikulumberpusat pada usaha mewujudkan kompetensi inti yang diwujudkan dengan
menempatkan sekolah sebagaian bagian dari sistem [Link] kompetensi
inti menggunakan notasi sebagai berikut:
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual;
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial;
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan; dan
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
B. Muatan Kurikulum
Struktur dan muatan kurikulum pada SMP Negeri 2 Meureubo tahun pelajaran
2021/2022 menggunakan Kurikulum 2013 mengacu pada Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 68 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar
dan Struktur Kurikulum SMP/MTs. Struktur kurikulum yang dikembangkan
mengacu padaStandar Kompetensi Lulusan, Standar isi, Standar Proses, Standar
Penilaian, Serta Kompetensi inti dan Kompetensi Dasar, berdasarkan Keputusan
Mendiknas RI Nomor 20, 21, 22, 23, dan 24 tahun 2016, dengan mempertimbangkan
situasi dan kondisi satuan pendidikan (sekolah), potensi daerah/karakteristik daerah,
sosial budaya masyarakat setempat, demografis, serta faktor-faktor lainnya.
Struktur kurikulum meliputi sejumlah mata pelajaran termasuk pengembangan diri sebagai
berikut:
Alokasi Belajar/minggu
KOMPONEN
VII VIII IX
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 15
Alokasi Belajar/minggu
KOMPONEN
Kelompok A
1 Pendidikan Agama 3 3 3
2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 3 3 3
3 Bahasa Indonesia 6 6 6
4 Matematika 5 5 5
5 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 5 5 5
6 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 4 4 4
7 Bahasa Inggris 4 4 4
Kelompok B
8 Seni Budaya (termasuk muatan Lokal) 3 3 3
9 Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan 3 3 3
Kesehatan
10 Prakarya (termasuk muatan Lokal) 2 2 2
Jumlah Alokasi Waktu Per Minggu 38 38 38
Muatan Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo meliputi sejumlah mata pelajaran yang
keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik dan materi
muatan lokal.
a. Mata Pelajaran Wajib
Mata pelajaran wajib yang diselenggarakan di SMP Negeri 2 Meureubo terdiri
atas mata-mata pelajaran sebagai berikut ini.
1) Pendidikan Agama
Pendidikan agama yang diselenggarakan di SMP Negeri 2 Meureubo
meliputi agama Islam,
2) Pendidikan Kewarganegaraan
Tujuan:
Memberikan pemahaman terhadap peserta didik tentang kesadaran hidup
berbangsa dan bernegara dan pentingnya penanaman rasa persatuan dan
kesatuan.
Ruang lingkup:
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 16
a) Persatuan dan kesatuan bangsa, meliputi: hidup rukun dalam
perbedaan, cinta lingkungan, kebanggaan sebagai bangsa Indonesia,
Sumpah Pemuda, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,
partisipasi dalam pembelaan negara, sikap positif terhadap Negara
Kesatuan Republik Indonesia, keterbukaan dan jaminan keadilan.
b) Norma, hukum, dan peraturan yang meliputi: tertib dalam kehidupan
keluarga, tata tertib di sekolah, norma yang berlaku di masyarakat,
peraturan-peraturan daerah, norma-norma dalam kehidupan berbangsa
dan bernegara, sistem hukum dan peradilan nasional, hukum dan
peradilan internasional.
c) Hak asasi manusia, meliputi: hak dan kewajiban anak, hak dan
kewajiban anggota masyarakat, instrumen nasional dan internasional
HAM, pemajuan, penghormatan dan perlindungan HAM.
d) Kebutuhan warga negara, meliputi: hidup gotong royong, harga diri
sebagai warga masyarakat, kebebasan berorganisasi, kemerdekaan
mengeluarkan pendapat, menghargai keputusan bersama, prestasi diri,
persamaan kedudukan warganegara.
e) Konstitusi negara, meliputi: proklamasi kemerdekaan dan konstitusi
yang pertama, konstitusi-konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia,
hubungan dasar negara dengan konstitusi.
f) Kekuasan dan politik, meliputi: pemerintahan desa dan kecamatan,
pemerintahan daerah dan otonomi, pemerintah pusat, demokrasi dan
sistem politik, budaya politik, budaya demokrasi menuju masyarakat
madani, sistem pemerintahan, pers dalam masyarakat demokrasi.
g) Pancasila, meliputi: kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan
ideologi negara, proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara,
pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila
sebagai ideologi terbuka.
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 17
h) Globalisasi, meliputi: globalisasi di lingkungannya, politik luar negeri
Indonesia di era globalisasi, dampak globalisasi, hubungan internasional
dan organisasi internasional, serta mengevaluasi globalisasi.
3) Bahasa Indonesia
Tujuan:
Membina keterampilan berbahasa secara lisan dan tertulis serta dapat
menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi dan sarana pemahaman
terhadap IPTEK.
Ruang lingkup:
a) Mendengarkan
b) Berbicara
c) Membaca
d) Menulis
4) Bahasa Inggris
Tujuan:
Membina keterampilan berbahasa dan berkomunikasi secara lisan dan tertulis
untuk menghadapi perkembangan IPTEK dalam menyongsong era
globalisasi.
Ruang lingkup:
a) Kemampuan berwacana, yakni kemampuan memahami dan/atau
menghasilkan teks lisan dan/atau tulis yang direalisasikan dalam empat
keterampilan berbahasa, yakni mendengarkan, berbicara, membaca dan
menulis secara terpadu untuk mencapai tingkat literasi functional;
b) Kemampuan memahami dan menciptakan berbagai teks fungsional
pendek dan monolog serta esei berbentuk procedure, descriptive,
recount, narrative, dan report. Gradasi bahan ajar tampak dalam
penggunaan kosa kata, tata bahasa, dan langkah-langkah retorika;
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 18
c) Kompetensi pendukung, yakni kompetensi linguistik (menggunakan tata
bahasa dan kosa kata, tata bunyi, tata tulis), kompetensi sosiokultural
(menggunakan ungkapan dan tindak bahasa secara berterima dalam
berbagai konteks komunikasi), kompetensi strategi (mengatasi masalah
yang timbul dalam proses komunikasi dengan berbagai cara agar
komunikasi tetap berlangsung), dan kompetensi pembentuk wacana
(menggunakan piranti pembentuk wacana).
5) Matematika
Tujuan:
Memberikan pemahaman logika dan kemampuan dasar Matematika dalam
rangka penguasaan IPTEK.
Ruang lingkup:
a) Bilangan
b) Aljabar
c) Geometri dan Pengukuran
d) Statistika dan Peluang
6) Ilmu Pengetahuan Alam
Tujuan:
Memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik untuk
menguasai dasar-dasar sains dalam rangka penguasaan IPTEK.
Ruang lingkup:
a) Makhluk Hidup dan Proses Kehidupan
b) Materi dan Sifatnya
c) Energi dan Perubahannya
7) Ilmu Pengetahuan Sosial
Tujuan:
Memberikan pengetahuan sosiokultural masyarakat yang majemuk,
mengembangkan kesadaran hidup bermasyarakat serta memiliki keterampilan
hidup secara mandiri.
Ruang lingkup:
a) Manusia, Tempat, dan Lingkungan
b) Waktu, Keberlanjutan, dan Perubahan
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 19
c) Sistem Sosial dan Budaya
d) Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan
8) Seni Budaya
Tujuan:
Mengembangkan apresiasi seni, daya kreasi, dan kecintaan pada seni budaya
nasional.
Ruang lingkup:
a) Seni Rupa, mencakup pengetahuan, keterampilan, dan nilai dalam
menghasilkan karya seni berupa lukisan, patung, ukiran, cetak-mencetak,
dan sebagainya.
b) Seni Musik, mencakup kemampuan untuk menguasai olah vokal,
memainkan alat musik, apresiasi karya musik.
c) Seni Tari, mencakup keterampilan gerak berdasarkan olah tubuh dengan
dan tanpa rangsangan bunyi, apresiasi terhadap gerak tari.
d) Seni Teater, mencakup keterampilan olah tubuh, olah pikir, dan olah
suara yang pementasannya memadukan unsur seni musik, seni tari, dan
seni peran.
9) Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan
Tujuan:
Menanamkan kebiasaan hidup sehat, meningkatkan kebugaran dan
keterampilan dalam bidang olah raga, menanamkan rasa sportifitas, tanggung
jawab disiplin dan percaya diri pada peserta didik.
Ruang lingkup;
a) Permainan dan olah raga, meliputi: olah raga tradisional, permainan,
eksplorasi gerak, keterampilan lokomotor nonlokomotor, dan
manipulatif, atletik, kasti, rounders, kippers, sepak bola, bola basket,
bola voli, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, dan beladiri, serta
aktivitas lainnya.
b) Aktivitas pengembangan, meliputi: mekanika sikap tubuh, komponen
kebugaran jasmani, dan bentuk postur tubuh serta aktivitas lainnya.
c) Aktivitas senam, meliputi: ketangkasan sederhana, ketangkasan tanpa
alat, ketangkasan dengan alat, dan senam lantai, serta aktivitas lainnya.
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 20
d) Aktivitas ritmik, meliputi: gerak bebas, senam pagi, SKJ, dan senam
aerobic serta aktivitas lainnya.
10. Prakarya
Tujuan:
untuk melatih keterampilan mencipta karya berbasis artistik, estetika, ekosistem
dan teknologis
a. Kerajinan, dikaitkan dengan nilai pendidikan diwujudkan dalam prosedur
pembuatan.
b. Rekayasa diartikan usaha memecahkan permasalahan kehidupan sehari-hari
dengan berpikir rasional dan kritis sehingga menemukan kerangka kerja yang
c. Budidaya berpangkal pada cultivation, yaitu suatu kerja yang berusaha untuk
menambah, menumbuhkan, dan mewujudkan benda ataupun makhluk agar
lebih besar (tumbuh), dan berkembang (banyak)
d. Pengolahan artinya membuat, menciptakan bahan dasar menjadi benda
produk jadi agar dapat dimanfaatkan secara maslahat
Pengaturan Beban Belajar
Beban belajar merupakan keseluruhan kegiatan yang harus diikuti peserta didik dalam
satu minggu, satu semester, dan satu tahun pembelajaran. Beban belajar pada sistem
paket terdiri atas pembelajaran tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri.
1. Beban belajar SMPN 2 Meureubo menggunakan sistem paket
2. Beban belajar di SMP/MTs dinyatakan dalam jam pelajaran per minggu. Beban
belajar satu minggu adalah minimal 38 jam pelajaran.
3. Beban belajar di Kelas VII, VIII, dan IX dalam satu semester paling sedikit 18
minggu efektif.
4. Beban belajar di kelas IX pada semester ganjil paling sedikit 18 minggu efektif.
5. Beban belajar di kelas IX pada semester genap paling sedikit 14 minggu efektif.
6. Beban belajar penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri, maksimal 50% untuk
SMP/MTs, dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan.
b. Muatan Lokal
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 21
Muatan Lokal di SMPN 2 Meureubo belum dilakukan karena belum ada arahan dari
Dinas Pendidikan Aceh
c. Pengembangan Diri
Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan
kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri
sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat. Kegiatan pengembangan diri dapat
dilakukan dalam bentuk bimbingan konseling dan kegiatan ekstrakurikuler.
Pengembangan diri terdiri atas 2 (dua) bentuk kegiatan, yaitu terprogram dan tidak
terprogram.
1. Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dilaksanakan dengan
perencanaan
khusus dalam kurun waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan
peserta didik secara individual, kelompok, dan atau klasikal melalui
penyelenggaraan kegiatan sebagai berikut ini.
Kegiatan Pelaksanaan
Layanan dan kegiatan Individual
pendukung konseling Kelompok: tatap muka guru BP
masuk ke kelas
Ekstrakurikuler Kepramukaan
UKS
Olah raga
Seni budaya/sanggar seni
Latihan dasar kepemimpinan
2. Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai
berikut.
Kegiatan Contoh
Rutin, yaitu Piket kelas
kegiatan yang Shalat Berjamaah
dilakukan terjadwal Berdoa sebelum dan sesudah
pembelajaran di kelas
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 22
Kegiatan Contoh
Bakti sosial
Spontan, adalah Memberi dan menjawab salam
kegiatan tidak Meminta maaf
terjadwal dalam Berterima kasih
kejadian khusus Mengunjungi orang yang sakit
Membuang sampah pada tempatnya
Menolong orang yang sedang dalam
kesusahan
Melerai pertengkaran
Keteladanan, Performa guru
adalah kegiatan Mengambil sampah yang berserakan
dalam bentuk Cara berbicara yang sopan
perilaku sehari-hari Mengucapkan terima kasih
Meminta maaf
Menghargai pendapat orang lain
Memberikan kesempatan terhadap
pendapat yang berbeda
Mendahulukan kesempatan kepada
orang tua
Penugasan peserta didik secara bergilir
Menaati tata tertib (disiplin, taat waktu,
taat pada peraturan)
Memberi salam ketika bertemu
Berpakaian rapi dan bersih
Menepati janji
Memberikan penghargaan kepada
orang yang berprestasi
Berperilaku santun
Pengendalian diri yang baik
Memuji pada orang yang jujur
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 23
Kegiatan Contoh
Mengakui kebenaran orang lain
Mengakui kesalahan diri sendiri
Berani mengambil keputusan
Berani berkata benar
Melindungi kaum yang lemah
Membantu kaum yang fakir
Sabar mendengarkan orang lain
Mengunjungi teman yang sakit
Membela kehormatan bangsa
Mengembalikan barang yang bukan
miliknya
Antri
Mendamaikan
Jenis Pengembangan Diri yang ditetapkan SMP adalah sebagai berikut ini.
Nilai-nilai yang
Jenis Pengembangan Diri Strategi
ditanamkan
A. Bimbingan Konseling Kemandirian Pembentukan
(BK) Percaya diri karakter atau
Kerja sama kepribadian
Demokratis Pemberian
Peduli sosial motivasi
Komunikatif Bimbingan karier
Jujur
B. Kegiatan Demokratis Latihan terprogram
Ekstrakurikuler: Disiplin (kepemimpinan,
1. Kepramukaan Kerja sama berorganisasi)
Rasa Kebangsaan
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 24
Nilai-nilai yang
Jenis Pengembangan Diri Strategi
ditanamkan
Toleransi
Peduli sosial dan
lingkungan
Cinta damai
Kerja keras
2. UKS dan PMR Peduli social Latihan
Toleransi terprogram
Disiplin
Komunikatif
3. Olahraga Sportifitas Melalui latihan
Menghargai rutin (antara lain:
prestasi bola voli, basket,
Kerja keras tenis meja,
Cinta damai badminton,
Disiplin pencak silat,
Jujur outbond)
Perlombaan olah
raga
4. Kerohanian Religius Beribadah rutin
Rasa kebangsaan Peringatan hari
Cinta tanah air besar agama
Islam
Kegiatan
keagamaan
5. Seni Disiplin Latihan rutin
budaya/Sanggar Jujur Mengikuti vokal
seni Peduli budaya grup
Peduli sosial Berkompetisi
Cinta tanah air internal dan
Semangat eksternal
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 25
Nilai-nilai yang
Jenis Pengembangan Diri Strategi
ditanamkan
kebangsaan Pagelaran seni
6. Kesehatan Kebersihan Kegiatan rutin
reproduksi remaja Kesehatan pada waktu hari
Tanggung jawab jum’at
Rasa ingin tahu ( Jumat bersih )
7. Kepemimpinan Tanggung jawab Kegiatan OSIS
Keberanian Kepramukaan
Tekun Kegiatan
Sportivitas kerohanian
Disiplin Kegiatan KIR
Mandiri Kegiatan PMR
Demokratis
Cinta damai
Cinta tanah air
Peduli lingkungan
Peduli sosial
Keteladanan
Sabar
Toleransi
Kerja keras
Pantang menyerah
Kerja sama
8. Festival sekolah Kreativitas Pasar seni
Etos kerja Pagelaran seni
Tanggung jawab atau musik
kepemimpinan Pameran karya
Kerja sama ilmiah
Karya seni
Peringatan hari-
hari besar
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 26
Nilai-nilai yang
Jenis Pengembangan Diri Strategi
ditanamkan
agama/nasional
d. Pelaksanaan dan Penilaian Pembelajaran
1. Beban Mengajar
Beban belajar menggunakan sistim paket dengan beban belajar maksimal 38 jam
pelajaran per minggu. Satu jam pelajaran 40 menit, dengan rincian sebagai berikut :
Satu jam Minggu
Jumlah jam Waktu
pembelajaran efektif
Kelas pembelajaran pembelajaran /
tatap Pertahun
perminggu jam per tahun
muka/menit ajaran
VII
VIII
IX 40 38 35 1260
2. Ketuntasan Belajar
Ketuntasan belajar setiap mata pelajaran ditentukan oleh kelompok guru mata
pelajaran dengan mempertimbangkan materi esensial, kompleksitas, intake siswa,
dan daya dukung dalam penyelenggaraan pembelajaran.
REKAP KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM)
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 27
KKM
VII VIII IX
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama 75 75 75
2. Pendidikan 75 75 75
Kewarganegaraan
3. Bahasa Indonesia 75 76 76
4. Bahasa Inggris 70 70 70
5. Matematika 70 70 70
6. Ilmu Pengetahuan 75 75 75
Alam
7. Ilmu Pengetahuan 75 75 75
Sosial
8. Seni Budaya 75 75 75
9. Pendidikan Jasmani, 75 75 75
Olahraga dan
Kesehatan
10. Prakarya 75 75 75
B. Pengembangan Minimal Cukup
ddiriDiri
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 28
Satuan pendidikan dapat memilih satu KKM untuk semua mata pelajaran. Setelah
KKM tiap mata pelajaran ditentukan, maka KKM satuan pendidikan dapat
ditetapkan dengan memilih KKM yang terendah, rerata, atau modus dari seluruh
KKM mata pelajaran.
1. Komponen Penyusunan KKM
KKM dirumuskan setidaknya dengan memperhatikan 3 (tiga) aspek:
karakteristik peserta didik (intake), karakteristik mata pelajaran (kompleksitas
materi atau kompetensi), dan kondisi satuan pendidikan (daya dukung) pada proses
pencapaian kompetensi.
2. Karakteristik Peserta Didik (Intake)
Karakteristik peserta didik (intake) diketahui dengan memperhatikan kualitas
peserta didik yang teridentifikasi dari hasil tes awal, nilai rapor, atau hasil ujian
jenjang sebelumnya.
3. Karakteristik Mata Pelajaran (Kompleksitas)
Karakteristik Mata Pelajaran (kompleksitas) adalah tingkat kesulitan dari masing-
masing mata pelajaran. Kompleksitas mata pelajaran dapat ditetapkan antara lain
melalui expert judgment guru mata pelajaran melalui forum Musyawarah Guru
Mata Pelajaran (MGMP) tingkat sekolah.
Penetapan tingkat kompleksitas mata pelajaran adalah dengan memperhatikan hasil
analisis jumlah KD, kedalaman KD, keluasan KD, dan perlu tidaknya pengetahuan
prasyarat.
4. Kondisi Satuan Pendidikan (Daya Dukung)
Kondisi satuan pendidikan atau daya dukung, antara lain meliputi :kompetensi
pendidik; jumlah peserta didik dalam satu kelas;predikat akreditasi sekolah; dan
keyalakan sarana prasarana sekolah.
Adapun kriteria dan skala penilian penetapan KKM dapat dilihat pada tabel
dibawah ini
Aspek Kriteria dan Skala Penilaian
Kompleksitas Tinggi Sedang Rendah
<65 65-79 80-100
Daya dukung Tinggi Sedang Rendah
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 29
80-100 65-79 <65
Intake peserta didik Tinggi Sedang Rendah
80-100 65-79 <65
KKM PER KD = Jumlah Total Setiap Asepek/Total Aspek
KKM MATA PELAJARAN = Jumlah Total Kkm Per Kd/ Jumlah Total Kd
3. Kenaikan Kelas & Kelulusan
Kriteria kenaikan kelas diatur sebagai berikut.
1) Peserta didik dinyatakan naik kelas apabila:
a) Mencapai nilai sesuai KKM masing-masing mapel,
b) Jumlah nilai di bawah KKM mapel maksimal 2 mapel,
c) Memiliki nilai kepribadian minimal baik,
d) Memiliki nilai pengembangan diri minimal cukup (C)
e) Jumlah ketidakhadiran dikelas tanpa keterangan maksimal 10%,
2) Peserta didik dinyatakan tidak naik apabila:
a) Jumlah nilai dibawah KKM Mapel lebih dari 3 mapel,
b) Kepribadian kurang baik/tidak baik,
c) Memiliki nilai pengembangan diri Kurang (D) atau Nol (0),
d) Jumlah ketidakhadiran di kelas tanpa keterangan lebih dari 10 %, dan
Kriteria Kelulusan diatur sebagai berikut.
a. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran,
b. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata
pelajara kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok
kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajara estetika dan
kelompok mata pelajaran jasmani,olah raga dan kesehatan,
c. Lulus ujian Nasional ( kriteria sesuai POS UNAS),
d. Lulus ujian sekolah ( nilai setiap mata pelajaran minimal ditetapkan oleh
sekolah).
7. Mutasi atau Kepindahan Siswa
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 30
Siswa dari sekolah lain dapat pindah atau menjadi siswa SMP Negeri 2
Meureubo ;
1. Memiliki nilai dengan batas ketuntasan minimal yang sama dengan SMP Negeri 2
Meureubo
2. Ada tempat
3. Memiliki nilai seleksi PPD yang sama dengan PPD SMP Negeri 2 Meureubo
pada tahun yang sama.
BAB III
KALENDER PENDIDIKAN
Kurikulum satuan pendidikan pada setiap jenis dan jenjang diselenggarakan
dengan mengikuti kalender pendidikan pada setiap tahun ajaran. Kalender pendidikan
adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun
ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektir belajar, waktu
pembelajaran efektir dan hari libur.
A. Alokasi Waktu
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 31
Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal
tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan.
Waktu pemebelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu melipiti
jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri.
Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran
terjadwal pada satuan pendidikan yang dimaksud. Waktu libur dapat berbentuk jeda
tengah semester, jeda antar semester, libur akhir tahun pelajaran, hari libur keagamaan,
hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional, dan hari libur khusus.
Alokasi waktu minggu efektif belajar, waktu libur dan kegiatan lainya tertera pada
tabel:
No Kegiatan Alokasi Waktu Keterangan
1 Minggu efektif 39 minggu Digunakan untuk kegiatan
belajar pembelaran efektif
2 Jeda tengah 2 minggu Satu minggu setiap semester
semester
3 Jada antar semester 2 minggu Antara semester I dan II
4 Libur akhir tahun 3 minggu Digunakan untuk penyiapan kegiatan
pelajaran dan administrasi akhir dan awal tahun
pelajaran
5 Hari libur 4 minggu Libur awal dan akhir ramadan
keagamaan Libur hari raya idhul fitri
6 Hari libur 2 minggu Disesuaikan dengan peraturan
umum/nasional pemerintah
(terlampir)
B. Penetapan Kalender Pendidikan
1. Permulaan tahun pelajaran adalah bulan juli setiap tahun dan berakhir pada bulan
juni tahun berikutnya
2. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan keputusan Meneri Pendidikan Nasional,
dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan Hari Raya Keagamaan,
Kepala Daerah Tingkat Kabupaten, dan Sekolah dapat menetapkan hari libur khusus.
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 32
3. Kalender pendidikan untuk setiap satuan pendidikan disusun oleh sekolah
berdasarkan alokasi waktu sebagaimana tersebut pada dokumen standar isi ini
dengan memperhatikan ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah
4. Hari beljar efektif adalah hari belajar yang betul-betul digunakan untuk kegiatan
pembelajaran, sesuai dengan tuntutan kurikulum.
5. Jumlah belajar efektif dalam 1 (satu) tahun pelajaran 238 (dua ratus tigapuluh
delapan) hari belajar yang digunakan untuk kegiatan pemrbelajaran sesuai kurikulum
yamng berlaku.
6. Jam belajar efektif adalah jam belajar yang betul-betul digunakan untuk proses
pembelajaran sesuai tuntutan kurikulum. Jumlah jam belajar efektif setiap minggu
untuk kelas VII, VIII, IX, masing-masing 38 jam pelajaran. Untuk kelas VIII dan
kelas IX, dengan alokasi waktu 40 menit per jam pelajaran. Jumlah jam belajar
efektif selama satu tahun untuk kelas VII. VIII, masing-masing 1404 jam pelajarn.
Sedangkan jam belajar efektif untuk kelas IX selama satu tahun 1365 jam pelajaran
PERHITUNGAN HARI EFEKTIF BELAJAR,
HARI-HARI PERTAMA MASUK SATUAN, PENDIDIKANM, KEGIATAN
TENGAH SEMESTER, MENGIKUTI UPACARA, PENYERAHAN BUKU
LAPORAN HASIL BELAJAR (BLHB), LIBUR AKHIR SEMESTER,
LIBUR UMUM, DAN LIBUR BULAN RAMADHAN/HARI RAYA IDUL FITRI
TAHUN PELAJARAN 2021/2022
NO BULAN/ JUM JUMLAH HARI LIBUR Juml
TAHUN LAH ah
Hari
HARI
BEL
AJAR
EFEK
TIF
Juli 2021 30 31
Agustus 2021 31 31
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 33
September 2021 24 7 30
Oktober 2021 31 31
November 2021 30 30
Desember 2021 7 24 31
Jumlah
Januari 2022 31
Februari 2022 27 28
Maret 2022 30 1 31
April 2022 23 7 30
Mai 2022 27 4 31
Juni 2022 7 23 30
Juli 2022 - - 31
HARI-HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH, KEGIATAN TENGAH SEMESTER,
ULANGAN UMUM, UJIAN AKHIR NASIONAL, PENYERAHAN RAPOT,
UPACARA HARI NASIONAL, LIBUR SEKOLAH, LIBUR UMUM, LIBUR BULAN
RAMADHAN, IDHUL FITRI
No Bulan/Tanggal Kegiatan
1 JULI 2021
01-03 Juli 2021 Hari-hari pertama masuk sekolah
Kegiatan MOS
17 Agustus 2021 Mengikuti Upacara HUT Kemerdekaan RI
02 September2021 Hari pendidikan daerah
26 Sep-1 oktbr 2021 Ulangan Tengah semester ( UTS )
01-06 des 2021 Ulangan semester 1
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 34
No Bulan/Tanggal Kegiatan
01 Desember 2017 Maulit Nabi Besar Muhammad SAW 1438H
23 Desember 2017 Pembagian Buku rapor semester 1
26 – 30 desember 2017 Hari Libur Sekolah semester 1
25 Desember 2017 Libur hari natal
02 Januari 2018 Hari pertama belajar SEMISTER 2
01 Januari 2018 Tahun Baru 2017
16 Februari 2018 Tahun Baru imlek
18 Maret 2018 Hari raya Nyepi
10 Mai 2018 Hari Libur Wafat Yesus Kristus
7 – 14 April 2018 Perkiraan US Kelas 9
2 – 5 mai 2018 Perkiraan UN SMP/MTs dan SMPLB
13 April 2018 Isra’Mikraj Nabi muhammat SAW
01 Juni 2018 Hari Pendidikan Nasional
7 – 13 Mai 2018 Ulangan Semister 2
29 Mai 2018 Libur Hari Raya Waisak 2017
01 juni 2018 Hari kebangkitan Nasional
2 Juli 2018 Pembagian Buku Rapor semester 2
25 Mai 2018 Libur Kenaikan Yesus Kristus
16 Mai 2018 Hari pertama Puasa 1437 H (2017)
21 – 30 mai 2018 Pengisian kegiatan Remedial Keagamaan
30 Juni 2018 Libur Akhir Tahun Pembelajaran 2021/2022
15 – 16 Juni 2018 Hari Raya IdulFitri 1437 H/2017
13 – 23 juni 2018 Libur Hari Raya Idul Fitri 1437 H (2017 )
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 35
BAB IV
PENGEMBANGAN SILABUS
A. Pengertian Silabus
Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata
pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi dan kompetensi dasar,
materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi,
penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.
B. Prinsip Pengembangan Silabus
1. ILMIAH,
Yaitu keseluruhan materi dan kegiatan yg menjadi muatan dlm silabus harus benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.
2. RELEVAN,
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 36
Yaitu cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam
silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan
spiritual peserta didik.
3. SISTEMATIS ,
Yaitu komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam
mencapai kompetensi.
4. KONSISTEN,
Yaitu adanya hubungan yg konsisten (ajeg,taat asas) antara kompetensi dasar,
indikator, materi pokok, kegiatan belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian.
5. MEMADAI,
Yaitu cakupan indikator, materi pokok, kegiatan belajar, sumber belajar, dan sistem
penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar.
6. AKTUAL DAN KONTEKSTUAL,
Yaitu cakupan indikator, materi pokok, kegiatan belajar, sumber belajar, dan sistem
penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutakhir dalam
kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi.
7. FLEKSIBEL,
Yaitu keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta
didik, pendidik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan
masyarakat.
8. MENYELURUH,
Yaitu komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif,afektif,
dan psikomotor)
C. Unit Waktu Silabus
1. Silabus mata pelajaran disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan
untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan di tngkat satuan
pendidikan.
2. Penyusunan dilabus memperhatikan alokasi waktu yang disediakan per semester, per
tahun, dan alokasi waktu mata pelajaran lain yang sekelompok.
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 37
3. Implementasi pembelajaran persemester menggunakan penggalan silabus sesuai
dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mata pelajaran dng
alokasi waktu yg tersedia pada struktur kurikulum.
hjjk
B. Pengembangan Silabus
Pengembangan silabus dibuat oleh para guru secara mandiri dan kelompok melaui
MGMP sekolah, MGMP kabupaten, dan melalui diklat.
C. Langkah-Langkah Pengembangan Silabus
1. Mengkaji Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran sebagaimana
tercantum pada standar isi, dengan memperhatikan hal-hal berikut :
a. Urutan berdasarkan hirarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan
materi, tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada di SI;
b. Keterkaitan antara Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar dalam mata
pelajaran
c. Keterkaitan antara Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar antara mata
pelajaran.
2. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran,
Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran yang menunjang pencapaian
kompetensi dasar dengan memperhatikan:
a. Potensi peserta didik
b. Relevansi dengan karakteristik daerah
c. Tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spiritual peserta
didik
d. Kebermanfaatan bagi peserta didik
e. Struktur keilmuan
f. Aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi pembelajaran
g. Relevansi dng kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan
h. Alokasi waktu.
3. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 38
Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang
melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antarapeserta didik, peserta
didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian
kompetensi dasar.
Pengalaman belajar yang dimaksud dapat terwujud melalui penggunaan
pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik.
Pengalaman belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik.
Hal-hal yang diperhatikan dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran
adalah sebagai berikut :
a. Kegiatan pembelajaran disusun untuk memberikan bantuan kepada para
pendidik, khususnya guru, agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara
profesional.
b. Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh
peserta didik secara berutan untuk mencapai kompetensi dasar.
c. Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hirarki konsep
materi pembelajaran
d. Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua
unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar siswa, yaitu
kegiatan siswa dan materi.
4. Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi
Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh
perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan
keterampilan.
Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata
pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja
operasional yg terukur dan/atau dapat diobservasi. Indikator digunakan sebagai dasar
untuk menyusun alat penilaian.
5. Penentuan Jenis Penilaian
Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan
indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 39
tertulis maupun lisan, pengamatan kinerja, sikap, penilaian hasil karya berupa proyek
atau produk, penggunaan portofolio, dan penilaian diri.
Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan
menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara
sitematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam
pengambilan keputusan.
Hal-hal yg harus diperhatikan dalam penilaian:
Penilain diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi
Penilaian menggunakan acuan kriteria yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan
peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran, dan bukan untuk menentukan
posisi seseorang terhadap kelompoknya
Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. Artinya
semua indikator ditagih, kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan
kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum, serta untuk mengetahui
kesulitan peserta didik
Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut.
Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya, program remedi
bagi peserta didik yang pencapain kompetensinya dibawah criteria ketuntasan, dan
program pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi criteria ketuntasan.
Sistem penilaian disesuaikan dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam
proses pembelajaran. Misalnya jika pembelajaran menggunakan pendekatan tugas
observasi lapangan maka evaluasi baru diberikan baikpada proses (ketrampilan
proses) misalnya tekhnik wawancara, maupun produk/hasil melakukan observasi
lapangan yang berupa informasi yang dibutuhkan.
6. Menentukan Alokasi Waktu
Penentuan alokasi waktu pada setiap Kompetensi Dasar didasarkan pada
jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran perminggu dengan
mempertimbangkan jumlah Kompetensi Dasar, keluasan, kedalaman, tingkat
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 40
kesulitan, dan tingkat kepentingan Kompetensi Dasar. Alokasi waktu yang
dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu yg dibutuhkan oleh peserta
didik untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang
beragam.
7. Menentukan Sumber Belajar
Sumber belajar adalah rujukan, objek dan/atau bahan yg digunakan untuk
kegiatan pembelajaran yang berupa media cetak dan elektronik, narasumber, serta
lingkungan fisik, alam, sosial, dan budaya.
Penentuan sumber belajar didasarkan pada Standar Kompetensi dan Kompetensi
Dasar serta materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian
kompetensi.
Hal-hal yang diperhatikan dalam pengembangan silabus :
Karakteristik dari mata pelajaran seni budaya berorentasi pada logika, etika,
dan estetika.
Proses kegiatan pembelajaran lebih dominan pada praktek
Proses kretifitas lebih berorentasi pada budaya setempat
Kegiatan pembelajaran kontekstual
Kegiatan pembelajaran mencerminkan kreatifitas guru
Indikator mencerminkan tahapan untuk mencapai kompetensi dasar
Keterbatasan sarana tidak menghambat kreatifitas pembelajaran
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 41
BAB V
PENUTUP
Penyusunan Kurikulim 2013 ini tentunya tidak terlepas dari dukungan dari berbagai
pihak. Oleh karena itu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang
telah membantu dan mendukung sehingga kurikulum 2013 ini dapat tersusun
kurikulum 2013 yang kami susun akan berubah seiring dengan tuntutan
perkembangan dunia pendidikan dan situasi lingkungan sekolah, Sehingga tidak tertutup
kemungkinan terjadinya revisi kurikulum 2013 untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan
pencapaian visi sekolah
Meureubo, Januari 2022
Kepala Sekolah
KASUMI MARI, [Link]., [Link]
NIP. 19820704 200904 2 004
Dokumen 1 – Kurikulum SMP Negeri 2 Meureubo 42