0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan34 halaman

Sayuran Eksotis Indonesia: Varietas Unik

Dokumen ini menjelaskan berbagai jenis sayuran eksotis yang berasal dari Indonesia, termasuk cabai, kentang, selada, dan labu, serta karakteristik pertumbuhannya. Setiap sayuran memiliki kondisi optimal untuk tumbuh, seperti ketinggian, suhu, dan jenis tanah yang diperlukan. Informasi ini penting untuk budidaya dan pemanfaatan sayuran lokal.

Diunggah oleh

nurrahmanluthfi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan34 halaman

Sayuran Eksotis Indonesia: Varietas Unik

Dokumen ini menjelaskan berbagai jenis sayuran eksotis yang berasal dari Indonesia, termasuk cabai, kentang, selada, dan labu, serta karakteristik pertumbuhannya. Setiap sayuran memiliki kondisi optimal untuk tumbuh, seperti ketinggian, suhu, dan jenis tanah yang diperlukan. Informasi ini penting untuk budidaya dan pemanfaatan sayuran lokal.

Diunggah oleh

nurrahmanluthfi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SAYURAN

EKSOTIS
CABAI
KATOKKON
Sumber: PT. Arsy, Bogor

Salah satu cabai khas Indonesia dari Tana Toraja


Sulawesi Selatan. Katokkon dapat tumbuh di dataran
tinggi, berkisar antara 1.000 hingga 1.500 mdpl, dan
bisa tumbuh subur di daerah dengan cuaca dingin
dan memiliki struktur tanah pegunungan. Ciri khas
cabai ini adalah memiliki bentuk bulat tak
sempurna, agak mirip paprika tetapi kecil dan
gemuk. Normalnya, ukuran katokkon sekitar 3-4 cm.
Bila masih muda, cabai akan berwarna hijau
keungunan dan berubah menjadi merah segar saat
sudah matang.
CABAI
GENDOT
Sumber: Koperasi Sindoro Sumbing,
Wonosobo

Cabai ini berukuran mini dan gendut-gendut,


dengan permukaan kulit yang agak meliuk dan
teksturnya halus. Banyak ditemui di dataran
tinggi, di kawasan Dieng, Wonosobo.
KENTANG
MERAH
Sumber : Korporasi Sindoro Sumbing,
Wonosobo
Kentang merah (Solanum tuberosum L)
adalah tanaman umbi-umbian yang
merupakan varietas dari kentang. Kentang
merah memiliki kulit yang tipis dan
berwarna merah namun bagian daging
umbi berwarna kuning muda
KENTANG
UNGU
Sumber: Koperasi Sindoro Sumbing,
Wonosobo
LETTUCE
JUMBO
Sumber: Gapoktan Wargi Panggupay
Holtikultura, Kab. Bandung Barat
SLADA
JUMBO
Sumber: Gapoktan Wargi Panggupay
Holtikultura, Kab. Bandung Barat

Selada ( Lactuca sativa L.) merupakan


tanaman yang dapat tumbuh di daerah
dingin maupun tropis. Suhu optimal
bagipertumbuhan selada ialah antara 15-
25 C. Jenistanah yang disukai selada ialah
lempung berdebu, lempung berpasir, dan
tanah yang masihmengandung humus.
Selada dapatdipanen ketika berumur 2-3
bulan setelah tanam.
HORENZO
Sumber: Frida Agro, Kab. Bandung Barat

Horenzo (Spinacia Oleracea) atau bayam


jepang termasuk sayuran dataran tinggi
dengan umur panen singkat, hanya 35—50
harisetelah tanam. Lokasi tanam yang
optimal untuk budidaya bayam jepang yaitu
daerah dengan ketinggian 1000-1200 mdpl,
namunmasihtetapbisatumbuh di daerah
dengan ketinggian kurang dari 1000 mdpl.
Memiliki suhu sekitar 15°C-30°C dan memiliki
tanah yang subur dan gembur.
KOL UNGU
Sumber: Frida Agro, Kab. Bandung Barat

Tanaman yang memiliki nama latin Brassica


oleraceae L. inibanyak dibudidayakan di
daerah pegunungan beriklim tropis, termasuk
daerah Brastagi, Kabupaten Karo, Sumatra
Utara. Warna keunguan pada kolinidisebabkan
karena kandungan pH dalam tanah ketika
ditanam yang mempengaruhi pigmen
antosianin, sehingga menyebabkan warna kol
menjadi ungu.
RADICHIO /
KUBIS MERAH
Sumber: Frida Agro, Kab. Bandung Barat

Radicchio, secara botani diklasifikasikan


sebagai Cichorium intybus, adalah
varietas sawi putih yang termasuk dalam
keluarga [Link] tumbuh
baik pada tanah yang
dasarnyatanahasamdenganreaksi pH
antara 6 dan 6,8. Radicchio
membutuhkanirigasikonstankarenamerek
akekurangan air.
BIT
Sumber: Frida Agro, Kab. Bandung Barat

Bit merupakantanamanumbi yang


masukkedalamkeluarga Amaranthaceae-
Chenopodiaceae. Termasukdari salah
satuvarietas Beta Vulgaris yang
dibudidayakan karena dapat dikonsumsi
mulai dari akar, buah, hinggadaunnya. Ubi bit
menyukaitempat yang netral, lembab, tanah
yang subur , tanah yang
tidakmemilikitingkatkeasamantinggi (pH 6.5-
7.0).
KABOCA
ORANGE
Sumber: Frida Agro, Kab. Bandung Barat
Kabocha merupakan istilah dalam
bahasa Jepang yang berarti labu.
Komposisi buah labu spesies ini terdiri
dari 81.2% daging buah, 12.5% kulit, dan
4.8% biji dan jaring-jaring biji. Buah yang
cukup tua diperoleh dengan pemetikan
buah yang berumur 3-4 bulan.
Komoditas ini berprospek cerah,
mempunyai peluang sebagai komoditas
ekspor dan dapat menaikkan
pendapatan petani karena mempunyai
nilai ekonomis yang tinggi.
KABOCA
HIJAU
Sumber: Frida Agro, Kab. Bandung Barat
LABU PARANG
Sumber: Frida Agro, Kab. Bandung Barat
Labu parang merupakan bahan pangan yang
kaya vitamin A dan C, mineral, serta
karbohidrat. Daging buahnya pun
mengandung antiokisidan sebagai penangkal
berbagai jenis kanker. Pertumbuhan batang
labu parang menjalar atau memanjat dengan
perantaraan alat pemegang berbentuk pilin
atau spiral,berambut kasar, berbatang basah
dengan panjang 5-25 meter. Labu parang
tergolong tanaman semusim sebab setelah
selesai berbuah akan mati. Buah labu parang
dapat dipanen pada umur 3-4 bulan.
LABU BUTTERNUT
Sumber: Frida Agro, Kab. Bandung Barat

Labu Butternut termasuk kedalam golongan


tanaman semusim hortikultura yang memiliki
kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan.
Selain itu cita rasa yang manis dengan tekstur
daging lembut dan pulen menjadikan jenis labu
Butternut ini banyak disukai konsumen.
Karakteristik (ciri khas) tanaman labu Butternut
adalah tumbuh menjalar, buah berbentuk bulat
pipih, lonjong, atau panjang dengan banyak alur
(15-30 alur). Panen tanaman labu Butternut
dilakukan ketika tanaman sudah berusia 85-90
hari.
SAWI PUTIH
JUMBO
Sumber: Frida Agro, Kab. Bandung Barat
Sawi putih adalah jenis tanaman sayur daun
yang berasal dari familiki Cruferae atau kubis-
kubisan. Sawiputihakantumbuh dengan baik
pada daerah dengan ketinggian sekitar 1000
mdpl, yang memiliki suhu sekitar 19-21 derajat
celcius, memiliki kelembaban udara sekitar
80%-90% sertamemiliki curah hujan sekitar 100
sampai 1500 mm/tahun.
Sawiputihsudahsiapdipanen saat berumur 25-
65 hari.
BROKOLI
JUMBO
Sumber: Frida Agro, Kab. Bandung Barat
Brokoli (Brassica oleracea var. botrytis forma cymosa) termasuk
dalam famili Brassicaceae. Pada kubis jenis ini, bakal bunganya
mengembang menyerupai telur yang berbentuk lonjong dan
berwarna hijau. Krop brokoli tersusun dari kuntum-kuntum bunga
dengan tangkai yang tebal. Brokoli pada umumnya ditanam di
daerah yang berhawa sejuk, di dataran tinggi 1000–2000 m dpl dan
bertipe iklim basah. Brokoli akan mencapai pertumbuhan optimum
pada tanah yang banyak mengandung humus, gembur, porus,
dengan pH tanah antara 6–7. Waktu tanam yang baik adalah pada
awal musim hujan atau awal musim kemarau. Namun demikian
brokoli dapat ditanam sepanjang tahun dengan pemeliharaan
lebih intensif. Brokoli dapat dipanen pada saat bunga sudah padat
dan kompak, dengan cara memotong pangkal batangnya dengan
menyisakan 6–7 helai daun sebagai pembungkus bunga.
Produksinya berkisar antara 15–30 ton/ha.
BUNGA KOL
JUMBO
Sumber: Frida Agro, Kab. Bandung Barat

Kembang kol atau bunga kol merupakan


tumbuhan yang termasuk dalam kelompok
botrytis dari jenis Brassica oleracea (suku
Brassicaceae). Kembang kol berasal dari
Mediterania. Pada umumnya kembang kol
adalah jenis tanaman dataran tinggi
(pegunungan) ketinggian 800-1.000 m dpl.
Namun saat ini kembang kol dapat ditanam
di dataran rendah.
ZUCHINI
Sumber: Frida Agro, Kab. Bandung Barat

Zuchini sering disebut summer squash, yakni


golongan sayur-sayuran sejenis labu. Termasuk
botanical berry, zucchini memiliki daging buah
tanpa batu (biji keras) karena berbunga tunggal
dengan satu ovarium. Zuchini mempunyai toksin
bernama cucubitanics yang rasanya pahit ketika
dimakan, sehingga perlu diperhatikan, bila
rasanya pahit sekali sebaiknya zucchini tidak
usah dimakan. zucchini termasuk sayuran yang
mengandung banyak nutrisimulai dari vitamin A,
fosfor, tembaga, kalium, folat, magnesium,
kandungan protein, niasin, zink, asam lemak, dan
omega-3.
OYONG
Sumber: Frida Agro, Kab. Bandung Barat

Tanaman Oyong ( Gambas ) merupakan tanaman


setahun dan tumbuh dari dataran rendah hingga dataran
tinggi, dapat ditanam di sawah atau di tegalan. Tanaman
ini termasuk tanaman memanjat/merambat. Tanaman
oyong membutuhkan iklim kering, dengan ketersediaan
air yang cukup sepanjang musim. Lingkungan tumbuh
yang ideal bagi tanaman oyong adalah di daerah yang
bersuhu 18-24°C, dan kelembaban 50-60%.
Pemanenan Oyong ( Gambas ) dapat dilakukan
berulang-ulang. Panen pertama dilakukan pada saat
tanaman berumur 40-70 hari setelah tanam. Ciri-ciri
umum buah Oyong ( Gambas ) yang siap dipanen
antara lain adalah buah berukuran maksimum, tidak
terlalu tua, belum berserat, dan mudah dipatahkan.
Produksi Oyong ( Gambas )setiap tanaman mencapai 15-
20 buah dan 8-12 ton per hektar.
TOMAT
CHERRY
Sumber: Poktan Bernard Tani, Kab.
Bandung
Buah tomat cherry berbentuk bulat dengan
diameter 1,5-3 cm. Bobot buah sekitar 25-30
g, serta memiliki kulit buah yang tipis. Kulit
buah ada yang berwarna merah muda,
merah, oranye atau kuning
BOBONTENGAN/
TIMUN MUNTA
Sumber: Poktan Bernard Tani, Kab. Bandung

Bebontengan atau timun munta merupakan


tumbuhan merambat, dikenal sebagai gulma di
Sumatera Utara. Cyclanthera brachystachya
(Cucurbitabeae) memiliki buah mirip mentimun
namun berduri. Tumbuhan ini merambat dan
jarang dimanfaatkan padahal buah muda bisa
digunakan sebagai lalapan serta daunnya bisa
dimasak sebagai sayur. Beradaptasi baik di
tanah dengan tekstur berpasir, lempung,
ataupun liat dengan drainase yang baik.
LEUNCA
(Solanumningrum)
Sumber: Poktan Bernard Tani, Kab. Bandung

LEUNCA (Solanum ningrum) merupakan Herba tahunan


tegak. Tanaman ini termasuk ke dalam golongan semak,
dengan tinggi lebih kurang 1,5 m. Memiliki akar tunggang
dengan warna putih kocoklatan. Batang tegak, berbentuk
bulat, lunak, dan berwarna hijau. Tanaman S. ningrum
menyukai matahari penuh, memiliki pH optimum 6-6.5,
dan sensitive terhadap kekeringan. Bahan perbanyakan
menggunakan biji atau stek batang berukuran 20-20 cm.
metode penanaman dengan menyebar benih langsung
atau ditransplant saat bibit berumur 4-6 minggu. Panen
daun atau pucuk pertama dilakukan pada 40-60 hari
setelah tanam.
SAWI PAGODA
Sumber: Poktan Bernard Tani, Kab. Bandung

Tanaman sawi pagoda (Brassica norinosa L) .


memiliki bentuk daun yang unik. Daunnya
cembung dan banyak melingkar jika dilihat dari
atas. D. Sawi pagoda dapat tumbuh baik di
tempat yang bersuhu panas maupun bersuhu
dingin dengan suhu berkisar 20℃ sampai 35℃,
sehingga dapat diusahakan di dataran tinggi
maupun didataran rendah. Sawi pagoda
membutuhkan penyinaran penuh dalam
pertumbuhan dan perkembangannya. Daerah
penanaman sawi pagoda mulai dari ketinggian
254 sampai 1500 meter di atas permukaan laut.
Di Indonesia sawi pagoda banyak dibudidayakan
di daerah yang memiliki ketinggian antara 100
sampai 500 meter di atas permukaan laut
KACANG KAPRI
Sumber: Poktan Bernard Tani, Kab. Bandung

Kapri atau ercis (Pisum sativum L) termasuk famili Fabaceae


dan merupakan sayuran dataran tinggi yang dapat
menyerbuk sendiri. Kapri ditanam untuk dipanen polong
mudanya. Kapri memiliki kandungan protein tinggi, asam
amino yang seimbang dan mudah dicerna. Kapri bijian kering
dalam jumlah banyak dapat digunakan sebagai pakan ternak.
Kapri dapat tumbuh baik di dataran tinggi dengan ketinggian
lebih dari 700 m dpl. Beberapa syarat penting agar kapri
dapat tumbuh baik adalah beriklim sejuk, kelembaban udara
tinggi, tanah gembur dan banyak mengandung humus, air
tidak menggenang, pH tanah berkisar antara 5,5-7,5, serta
memiliki drainase dan aerasi yang baik. Untuk konsumsi segar,
kapri dipanen pada saat polong masih muda, lunak tapi tegar,
tidak berserat dan berwarna hijau muda. Polong muda
dipanen pada umur 9-11 hari setelah bunga mekar. Ketebalan
polong sebagai indeks panen yaitu tidak lebih dari 0,75 cm.
Produksi panen kapri berkisar antara 3-5 ton/ ha.
BUNGA PEPAYA
Sumber: Poktan Bernard Tani, Kab.
Bandung
KATUK
Sumber: Poktan Bernard Tani, Kab. Bandung.

Katuk (Sauropus androgynus) merupakan tumbuhan


sayuran yang banyak terdapat di Asia Tenggara. Ciri-ciri
tanaman katuk adalah cabang-cabang agak lunak,
daun tersusun selang-seling pada satu tangkai,
berbentuk lonjong sampai bundar dengan panjang 2,5
cm, dan lebar 1,25-3 cm. Katuk (Sauropus androgynus)
adalah spesies tumbuhan yang banyak terdapat di Asia
Tenggara termasuk ke dalam genus sauropus dalam
suku phyllanthaceae. Tumbuhan ini dalam beberapa
bahasa dikenali sebagai mani cai (bahasa Tionghoa),
cekur manis (bahasa Melayu); dan rau ngót (bahasa
Vietnam). Daun katuk merupakan sayuran minor yang
dikenal memiliki khasiat memperlancar aliran air susu
ibu (ASI).
GENJER
Sumber: Poktan Bernard Tani, Kab. Bandung
Genjer (Limnocharis flava) merupakan jenis
tanaman rawa yang banyak ditemukan di
sawah atau perairan dangkal. Tanaman genjer
biasanya bisa ditemukan bersama dengan
eceng gondok. GENJER (Limnocharis flava).
Genjer merupakan herba aquatic, tegak,
tahunan. Tinggi mencapai 20-50 cm. Genjer
dapat dibudidaya di kolam atau hidroponik.
Diperbanyak dengan stek, benih. Tidak
memerlukan banyak perawatan. Tanam hingga
panen 60-90 hari. Tanaman genjer banyak
dimanfaatkan daunnya untuk tumisan, lalapan,
atau campuran pada gado-gado atau pecel.
BAWANG DAYAK
Sumber: KWT. Mekar Sari, Kab. Bengkayang,
Kalimantan Barat

Bawang dayak (Eleutherinepalmifolia(L.) Merr)


merupakan tanaman khas Kalimantan. Tanaman ini
sudah secara turun temurun dipergunakan
masyarakat Dayak sebagai tanaman obat. Ciri
spesifik tanaman ini adalah umbi tanaman berwarna
merah menyala dengan permukaan yang sangat
licin. Letak daun berpasangan dengan komposisi
daun bersirip ganda. Tipe pertulangan daun sejajar
dengan tepi daun licin dan bentuk daun berbentuk
pita berbentuk garis. Selain digunakan sebagai
tanaman obat tanaman ini juga dapat digunakan
sebagai tanaman hias karena bunganya indah
dengan warna putih yang memikat.
CABAI PERENGGI
Sumber: Kab. Kalimantan Barat

Jenis cabe unik berbentuk seperti labu


sehingga digelari cabe peranggi oleh
warga lokal sambas. Cabe ini di
Indonesia dikenal dengan nama Kotokan.
Masa panen 90-100 hst dengan umur
yang bisa menahun, menjadikan cabe ini
sangat digandrungi untuk
dikembangkan.
CABAI KOPAY
Sumber: Kota Payakumbuh

Cabai Kopay termasuk jenis cabai keriting


plasmanutfah Kota Payakumbuh dilepas
dengan SK MENTAN 2085/Kpts/SR.120/5/2009
yang mempunyai keunggulan hasil tingggi (18-
21 ton/ha), dengan panjang buah 30-35 cm.
OKRA
Sumber: Kab. Bandung Barat

Okra adalah sayuran yang berasal dari benua


asia, okra banyak ditanam di philiphina,
Malaysia, Thailand dan Vietnam. Okra juga
mengandung banyak manfaat di dalamnya.
Tanaman Okra dapat tumbuh di dataran
rendah sampai dataran tinggi pada hampir
semua jenis tanah dengan pH tanah minimal
4.5. Okra dapat tumbuh dengan baik pada
tanah berpasir dengan pengairan yang baik,
dan pH antara 6.5-7.5. Panen okra dapat
dilakukan selama 3 kali dalam seminggu
dengan masa berbuah 82 hari setelah
ditanam.
KECIPIR
Sumber: Kab. Bandung Barat
Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) adalah tumbuhan merambat
anggota suku Fabaceae (Leguminosae). Pucuk dan polong mudanya
dimanfaatkan sebagai sayuran. Kecipir bukan tanaman asli Indonesia
dan diperkirakan berasal dari pantai Timur Afrika, meskipun pusat
keragamannya berpindah ke pulau-pulau di Pasifik Selatan, terutama di
Papua Nugini. Di kawasan Asia Tenggara dan Kepulauan Pasifik, kecipir
ditanam sebagai sayuran sampingan, sedangkan di Myanmar dan
Papua Nugini kecipir dibudidayakan dalam skala produksi yang
menguntungkan. Pada kurun waktu 1980-1990, kecipir telah tersebar di
seluruh kawasan tropis.

Kecipir di Sumatera dikenal sebagai kacang botol atau kacang


belingbing (pantai barat Sumatera), dan kacang embing (Palembang).
Nama–nama lainnya adalah jaat, cipir, cicipir, kelongkang, kacang
botor, kacang kumbotor, serta biraro (Manado Ternate). Kecipir
merupakan tanaman setahun yang berbentuk perdu dan bersifat
membelit ke kiri. Buahnya panjang (± 20 cm), persegi empat dan
bergerigi, warna buahnya hijau dan rasanya enak serta lunak. Bijinya
bulat, berwarna kuning pada saat muda, dan berwarna coklat pada
saat tua dengan rasanya yang getir.
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai