BAB II
GAMBARAN UMUM
2.1 Gambaran Umum Semarang Zoo
Semarang Zoo merupakan salah satu Daya Tarik Wisata (DTW) Kota
Semarang dan termasuk kategori objek wisata alam. Pada awal berdirinya, kebun
binatang ini terletak di kawasan Wonderia Kota Semarang dan dinamai Kebun
Binatang Tegalwareng yang merupakan salah satu bagian Unit Pelaksana Teknis
Daerah (UPTD) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang. Pada tahun
1985, Kebun Binatang Tegalwareng direlokasi ke kawasan Tinjomoyo yang
berlokasi di Kecamatan Semarang Selatan. Kebun Binatang Tegalwareng
kemudian berubah nama menjadi Taman Margasatwa dan Kebun Raya, atau
selanjutnya disingkat sebagai Taman Margaraya Semarang.
Namun pada tanggal 28 Februari 2007, akibat dari faktor alam tanah yang
sangat labil, Taman Margaraya kembali direlokasi ke kawasan Mangkang Kota
Semarang. Selanjutnya Taman Margaraya berganti nama menjadi Kebun Binatang
Mangkang Semarang. Kemudian pada tahun 2017 Taman Margasatwa Semarang
beralih status dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata Kota Semarang menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota
Semarang dengan nama PT Taman Satwa Semarang (Perseroda). Taman
Margasatwa Semarang juga beralih nama menjadi Semarang Zoo.
Semarang Zoo merupakan objek wisata alam yang menawarkan konsep
konservasi, edukasi, dan rekreasi bagi para pengunjungnya. Hal ini memungkinkan
54
para wisatawan untuk dapat memperoleh pengetahuan yang lebih luas berkaitan
dengan kekayaan flora dan fauna, serta dapat menikmati berbagai wahana
permainan yang tersedia di kawasan Semarang Zoo. Semarang Zoo memiliki luas
9 (sembilan) hektar dan terletak di selatan Terminal Mangkang dengan alamat Jl.
Jend. Urip Sumoharjo No. 01 (Jalan Raya Semarang-Kendal KM 17) Kelurahan
Wonosari Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang Jawa Tengah. Lokasi Semarang
Zoo memiliki jalur strategis yang akan memberikan keuntungan bagi pihak
pengelola karena letaknya yang dekat dengan jalan raya, berada di dekat perbatasan
Kota Semarang dengan Kabupaten Kendal, dekat dengan Terminal Mangkang,
serta dapat dijangkau oleh segala jenis transportasi darat.
2.2 Gambaran Umum PT Taman Satwa Semarang (Perseroda)
PT Taman Satwa Semararang (Perseroda) merupakan Badan Usaha Milik
Daerah (BUMD) yang bergerak di bawah wewenang Walikota Semarang dalam hal
pengembangan dan pengelolaan objek wisata Semarang Zoo. Pembentukan PT
Taman Satwa Semarang (Perseroda) ditetapkan melalui Peraturan Daerah Kota
Semarang No 3 Tahun 2017. Berdasarkan peraturan tersebut disebutkan bahwa
fungsi dan peran PT Taman Satwa Semarang (Perseroda) ialah sebagai pengelola
lembaga konservasi yang berfungsi untuk pengembangbiakan terkontrol dan/atau
penyelamatan satwa dengan tetap mempertahankan kemurnian jenisnya. Selain itu,
PT Taman Sawa Semarang (Perseroda) juga berfungsi sebagai peragaan, penitipan
sementara, sumber indukan dan cadangan genetik untuk mendukung populasi in-
situ, sarana pendidikan dan rekreasi yang sehat serta pelatihan dan pengembangan
ilmu pengetahuan.
55
Visi PT Taman Satwa Semarang (Perseroda) yaitu “Menjadi Lembaga
Konservasi Terbaik”. PT Taman Satwa Semarang (Perseroda) memiliki beberapa
misi, di antaranya yaitu:
1. Meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan satwa yang berwawasan
lingkungan;
2. Meningkatkan kualitas potensi daya tarik wisata yang unggul dan
produktif; serta
3. Meningkatkan tata kelola manajeman Semarang Zoo sesuai dengan norma
yang berkembang.
Untuk mencapai visi dan misi tersebut, PT Taman Satwa Semarang (Perseroda)
merumuskan strategi sebagai berikut:
1. Melengkapi dokumen legalitas dan seluruh persyaratan administrasi
sebagai Lembaga Konservasi;
2. Mengembangbiakan dan tukar menukar satwa dengan menjaga kemurnian
genetik dan keanekaragaman satwa;
3. Meningkatkan kesejahteraan satwa yang sesuai dengan konsep animal
welfare;
4. Meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana prasarana pemeliharaan dan
perawatan satwa;
5. Melakukan pembangunan fasilitas pelayanan pengunjung untuk
memberikan rasa nyaman bagi pengunjung;
56
6. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui program
pengembangan dan pelatihan SDM sesuai dengan keahlian serta
kebutuhan;
7. Mengembangkan tempat rekreasi yang edukatif, kreatif, dan menarik
berbasis pemberdayaan masyarakat;
8. Mengembangkan standar mutu Taman Satwa Semarang sebagai Lembaga
Konservasi dan tempat rekreasi bertaraf internasional;
9. Meningkatkan promosi melalui berbagai media dalam rangka
memperkenalkan, meningkatkan dan menjaga jumlah pengunjung; serta
10. Mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak dalam memajukan
taman satwa.
Jumlah pegawai PT Taman Satwa Semarang (Perseroda) per November 2024
berjumlah 63 (enam puluh tiga) orang yang terdiri dari 43 (empat puluh tiga) orang
pegawai tetap dan 20 (dua puluh) orang pegawai tidak tetap (kontrak/honorer),
berikut rincian data pegawai berdasarkan jabatan dan jenjang pendidikannya:
Tabel 2.1 Jumlah Pegawai PT Taman Satwa Semarang (Perseroda)
Berdasarkan Jabatan
Pegawai Tetap Pegawai Tidak Jumlah
Jabatan
(Orang) Tetap (Orang) (Orang)
Direktur 1 - 1
Manajer 5 - 5
Kepala Divisi 3 - 3
Koordinator 2 - 2
Staf 12 6 18
57
Tenaga 6 6 12
Keeper 14 8 22
Jumlah 43 20 63
Sumber: Rencana Bisnis PT Taman Satwa Semarang (Perseroda) Tahun 2025 –
2029
Tabel 2.2 Jumlah Pegawai PT Taman Satwa Semarang (Perseroda)
Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Pegawai Tetap Pegawai Tidak Jumlah
Jenjang
Pendidikan (Orang) Tetap (Orang) (Orang)
SD - - -
SMP - - -
SMA/K 24 17 41
D3 1 - 1
Sarjana S1 16 3 19
Sarjana S2 2 - 2
Jumlah 43 20 63
Sumber: Rencana Bisnis PT Taman Satwa Semarang (Perseroda) Tahun 2025 –
2029
Melalui proses penetapan berdasarkan Keputusan Direktur tentang Susunan
Organisasi dan Tata Kerja PT Taman Satwa Semarang (Perseroda), maka terbentuk
susunan organisasi yang dapat diamati melalui gambar di bawah ini:
58
Gambar 2.1
Struktur Organisasi PT Taman Satwa Semarang (Perseroda)
Sumber: Rencana Bisnis PT Taman Satwa Semarang (Perseroda) Tahun 2025 –
2029
59
Berdasarkan gambar diatas, dapat diketahui bahwa secara organisatoris,
pembagian kerja pada PT Taman Satwa Semarang (Perseroda) dibagi ke dalam
beberapa bagian dan divisi, di antaranya yaitu:
1. Bagian Sumber Daya Manusia yang terdiri dari Divisi Umum dan Divisi
Sumber Daya Manusia;
2. Bagian Keuangan yang terdiri dari Divisi Keuangan;
3. Bagian Konservasi yang terdiri dari Divisi Konservasi dan Divisi Satwa;
4. Bagian Pemasaran yang terdiri dari Divisi Pemasaran; serta
5. Bagian Operasional yang terdiri dari Divisi Operasional.
Meskipun sudah tidak berstatus Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, namun dinas terkait masih tetap
memberikan dukungan terhadap struktur organisasi internal PT Taman Satwa
Semarang (Perseroda) dalam menjalankan tugasnya untuk mengelola objek wisata
Semarang Zoo.
60