0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan29 halaman

Pembelajaran Geometri Kelas IX BRSD

Diunggah oleh

Depi Cahya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan29 halaman

Pembelajaran Geometri Kelas IX BRSD

Diunggah oleh

Depi Cahya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Devi Cahya Ningrum., [Link].

A. Identitas Umum

Identitas sekolah MTs Al Islam Pare


Mata Pelajaran Matematika
Kelas/Semester IX / I
Alokasi Waktu 10 JP (5 Pertemuan @2 JP)
Tahun Pelajaran 2025/2026
Fase CP D
Domain Geometri
Bangun Ruang Sisi Datar (BRSD)
- Bangun Datar
Kompetensi Awal
- Luas dan Keliling Bangun Datar

Profil Pelajar Pancasila Bernalar Kritis, Kreatif, Mandiri, Gotong Royong, Beriman,
Bertaqwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia
 Spidol
Sarana dan Prasarana
 Papan Tulis
 LKPD
 Modul Ajar
 ATK
Target peserta didik Regular dan Non Reguler
Model pembelajaran yang Problem Based Learning
Pendekatan Pembelajaran Problem solving

B. Capaian Pembelajaran

Elemen Geometri
Capaian Pembelajaran (CP) Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan menggunakan
Fase D (Kelas VII - IX) konsep bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas)
untuk menentukan luas permukaan dan volume. Peserta didik dapat
menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan bangun
ruang sisi datar, serta menunjukkan sikap bertanggung jawab, teliti,
dan cinta (kepedulian) terhadap lingkungan melalui penerapan
konsep BRSD.

Devi Cahya Ningrum., [Link].


C. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Kode ATP Urutan Pengembangan Konten Keterangan (Fase


Kompetensi D)
ATP 1 (Pertemuan 1) Mengingat dan Memahami Jaring-jaring dan Unsur- Pondasi: Pengenalan
konsep dasar geometri unsur BRSD (Kubus, visual dan analisis
ruang. Balok, Limas, Prisma). struktur bangun ruang.

ATP 2 (Pertemuan 2) Menerapkan rumus dasar Luas Permukaan (LP) Keterampilan dasar:
perhitungan. dan Volume (V) Kubus Menguasai
dan Balok. perhitungan BRSD
yang paling simetris.

ATP 3 (Pertemuan 3) Menganalisis bentuk yang Luas Permukaan (LP) Pengembangan:


lebih kompleks. dan Volume (V) Limas. Menghitung unsur-
unsur (tinggi sisi
tegak) sebelum
menghitung LP dan V.

ATP 4 (Pertemuan 4) Mengaplikasikan konsep Luas Permukaan (LP) Aplikasi:


pada bentuk beralas lain. dan Volume (V) Prisma. Menghubungkan luas
alas (segitiga, dll.)
dengan perhitungan
volume dan luas
permukaan.

ATP 5 (Pertemuan 5) Memecahkan Masalah dan Masalah kontekstual Puncak Fase D:


Mengevaluasi. gabungan BRSD. Menerapkan konsep
BRSD dalam
kehidupan nyata.

D. Tujan Pembelajaran

TP Fokus Kompetensi Konten (Materi) Variasi (Konteks KBC)


Pertemuan (Kata Kerja)
TP 1 Pertemuan 1 Mengidentifikasi Unsur dan Jaring- Menganalisis keteraturan bentuk-
dan menganalisis jaring BRSD. bentuk sebagai Cinta Ilmu.

TP 2 Pertemuan 2 Menghitung dan Luas Permukaan Menerapkan perhitungan benda di


menerapkan dan Volume Kubus sekitarnya atauu bangun yang

Devi Cahya Ningrum., [Link].


dan Balok. sudah dibuat (Cinta Karya dan
Cinta Lingkungan).

TP 3 Pertemuan 3 Menghitung, Luas Permukaan Menyajikan pemecahan masalah


memecahkan, dan dan Volume Limas. kontekstual (misal: atap
menyajikan rumah/pyramid) dengan teliti.

TP 4 Pertemuan 4 Menghitung, Luas Permukaan Membandingkan pekerjaan


membandingkan, dan Volume Prisma. sesama kelompok (Cinta Sesama)
dan dari berbagai bentuk bangun
mengaplikasikan ruang.

E. Profil Pelajar Pancasila


(PPP)

Dimensi PPP Implementasi dalam Keterkaitan KBBC


Pembelajaran BRSD
Bernalar Kritis Menganalisis masalah kontekstual, Cinta Ilmu: Mendorong analisis
membandingkan efisiensi volume/luas mendalam terhadap konsep.
permukaan, dan memilih rumus yang
tepat.

Kreatif Membuat model jaring-jaring, Cinta Karya: Berinovasi dalam


merancang desain wadah yang efisien, menghasilkan produk.
dan menemukan solusi alternatif.

Mandiri Bertanggung jawab dalam Cinta Diri: Percaya diri dan


menyelesaikan tugas individu dan bertanggung jawab atas proses
mengoreksi kesalahan perhitungan belajar.
sendiri.

Gotong Royong Bertanggung jawab dalam Cinta Sesama: Saling percaya


menyelesaikan tugas kelompok dan dan bertanggung jawab atas
mengoreksi kesalahan perhitungan proses belajar bersama.
bersama.

Beriman, Bertakwa kepada Menghargai keindahan matematis Nilai inti MTs Al Islam Pare.
Tuhan YME, dan Berakhlak sebagai ciptaan Tuhan dan
Mulia menggunakan ilmu untuk
kemaslahatan (Cinta Sesama dan
Cinta Lingkungan).

Devi Cahya Ningrum., [Link].


F. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)

KKTP ini disusun secara rinci dan runtut berdasarkan urutan pengembangan kompetensi dari
ATP di atas, mencerminkan alur TP yang linear.

Kriteria Minimal (Ketercapaian Dasar)

TP/ATP Indikator Kriteria Ketercapaian (Kompetensi, Urutan Pengembangan


Konten, Variasi) Kompetensi
TP 1 Peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 5 unsur 1. Mengingat (Unsur),
utama dari Kubus, Balok, Limas, dan Prisma (sisi, rusuk, 2. Memahami (Jaring-Jaring).
titik sudut, alas, tinggi) serta membuat jaring-jaring
kubus, balok , limas, atau prisma dengan benar.

TP 2 Peserta didik dapat menghitung Luas Permukaan dan 3. Menerapkan (Perhitungan


Volume Kubus/Balok serta menerapkan perhitungan Dasar BRSD).
tersebut pada soal kontekstual sederhana (misal: mencari
tinggi balok jika volume dan luas alas diketahui).

TP 3 Peserta didik dapat menghitung Luas Permukaan Limas 4. Menganalisis (Struktur Limas
setelah sebelumnya menghitung tinggi sisi tegak dan Rumus).
menggunakan Teorema Pythagoras. Peserta didik mampu
memecahkan 1 dari 2 soal volume limas.

TP 4 Peserta didik dapat menghitung Luas Permukaan dan 5. Mengaplikasikan


Volume Prisma (alas segitiga) serta membandingkan dua (Perhitungan Kompleks dan
bentuk prisma untuk menentukan yang paling efisien Kontekstual).
volumenya.

Kriteria Lanjutan (Penguasaan Konsep dan Penerapan)

1. Tuntas Optimal: Peserta didik mencapai semua KKTP dasar (TP 1-4) dan mampu mengevaluasi serta
memecahkan masalah kontekstual yang melibatkan gabungan dua atau lebih BRSD (misalnya, tandon air
berbentuk balok dengan atap limas) dengan akurasi di atas 85%.
2. Tuntas: Peserta didik mencapai semua KKTP dasar (TP 1-4) dengan akurasi 75%-84%.
3. Belum Tuntas: Peserta didik belum mencapai KKTP dasar (akurasi di bawah 75%) dan perlu
pendampingan atau remidi.

Devi Cahya Ningrum., [Link].


G. Kompetensi Inti

- Peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 5 unsur utama dari


Kubus, Balok, Limas, dan Prisma (sisi, rusuk, titik sudut, alas,
tinggi) serta membuat jaring-jaring kubus, balok , limas, atau
prisma dengan benar.
- Peserta didik dapat menghitung Luas Permukaan dan Volume
Kubus/Balok serta menerapkan perhitungan tersebut pada soal
A. Tujuan kontekstual sederhana (misal: mencari tinggi balok jika volume
Pembelajaran dan luas alas diketahui).
- Peserta didik dapat menghitung Luas Permukaan Limas setelah
sebelumnya menghitung tinggi sisi tegak menggunakan Teorema
Pythagoras. Peserta didik mampu memecahkan 1 dari 2 soal
volume limas.
- Peserta didik dapat menghitung Luas Permukaan dan Volume
Prisma (alas segitiga) serta membandingkan dua bentuk prisma
untuk menentukan yang paling efisien volumenya.
B. Pemahaman Bermakna Dengan mempelajari materi BRSD, peserta didik akan memahami
bahwa:
- Matematika adalah Alat Desain Kehidupan: Konsep jaring-jaring,
luas permukaan, dan volume bangun ruang sisi datar (seperti
kubus, balok, prisma, dan limas) adalah dasar dalam perancangan
dan konstruksi benda-benda di sekitar kita (misalnya, kotak
kemasan, rumah, tenda, akuarium, dan bangunan arsitektur
lainnya).
- Optimalisasi Sumber Daya: Perhitungan luas permukaan dan
volume memungkinkan kita mengukur kebutuhan material
(misalnya, cat, kertas kado, atau bahan bangunan) dan kapasitas
tampung (misalnya, air di kolam atau volume barang di peti
kemas) secara efisien, sehingga dapat menghemat biaya dan
meminimalkan sisa (sampah).
C. Pertanyaan Pertanyaan-pertanyaan kunci yang memicu rasa ingin tahu dan

Pemantik mengarahkan ke topik utama:


1. Mengapa kardus berbentuk balok dapat dilipat datar? Bagaimana
hubungannya dengan efisiensi pengiriman barang? (Memantik ke
konsep Jaring-Jaring)
2. Jika kita ingin mengecat atap rumah yang berbentuk limas, bagian
Devi Cahya Ningrum., [Link].
mana saja yang harus dihitung luasnya? Mengapa kita tidak perlu
menghitung volumenya? (Memantik ke konsep Luas Permukaan
dan aplikasi praktis)
3. Kotak kemasan manakah yang paling efisien, kubus atau balok,
untuk menampung cokelat dengan volume yang sama? (Memantik
ke konsep Volume dan keterkaitan antar bangun ruang)
4. Apa perbedaan mendasar antara prisma dan limas yang membuat
cara menghitung volumenya berbeda? (Memantik ke pemahaman
konsep dan rumus)

Persiapan Pembelajaran (Sebelum Pembelajaran Dimulai)

Kegiatan Detail Persiapan


Sarana dan Prasarana 1. Benda Konkret: Berbagai benda berbentuk BRSD (kotak kado,
kotak sepatu, kaleng susu (prisma segitiga), miniatur piramida). 2.
Alat: Gunting, lem, kertas karton/manila, penggaris, spidol.
Asesmen Diagnostik Memberikan beberapa soal/pertanyaan singkat tentang: 1. Luas dan
Keliling Bangun Datar (Prasyarat: persegi, persegi panjang, segitiga).
2. Konsep Volume Dasar (Sudah pernah dipelajari di SD).
Pembentukan Kelompok Membagi peserta didik menjadi kelompok heterogen (4-5 orang)
berdasarkan hasil asesmen diagnostik atau pertimbangan guru untuk
mengoptimalkan kegiatan Gotong Royong.
Penyusunan Masalah Guru menyiapkan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) berbasis
masalah autentik untuk setiap pertemuan (misalnya: "Desain Kotak
Kemasan Snack," "Perhitungan Material untuk Membuat Tenda
Pramuka").

Devi Cahya Ningrum., [Link].


H. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
Kegiatan Waktu

Orientasi: 40 Menit
- Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka.
- Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin.
- Guru menyiapkan kondisi peserta didik untuk siap
mengikuti pembelajaran.
Motivasi:
Guru memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik
agar semangat dan fokus dalam mengikuti pembelajaran.
bertanya: "Mengapa semua kotak kardus dikirim dalam
keadaan terlipat dan datar, bukan dalam keadaan utuh?"
Apersepsi:
- Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya
yang berkaitan dengan materi yang diajarkan yaitu
bangun datar.
Guru membantu mengingat kembali tentang sifat-sifat
bangun datar (persegi, persegi panjang, trapesium, dan
segitiga) yang membentuk sisi-sisi kubus, balok, limas,
dan prisma.
Guru memberikan apersepsi berupa pertanyaan sebagai
Pembuka
pemantik terkait materi bangun datar.
~Communication dan Critical thingking
Menyampaikan tujuan pembelajaran:
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran kepada
peserta didik.
- Peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 5 unsur
utama dari Kubus, Balok, Limas, dan Prisma (sisi,
rusuk, titik sudut, alas, tinggi) serta membuat jaring-
jaring kubus, balok , limas, atau prisma dengan benar.
Menyampaikan manfaat pembelajaran:
- Efisiensi Desain Kemasan: Membantu mendesain kotak

Devi Cahya Ningrum., [Link].


(kardus/kado) agar menggunakan material minimal dan
dapat dilipat datar untuk menghemat biaya pengiriman dan
penyimpanan.
- Visualisasi Ruang: Melatih kemampuan berpikir spasial
(membayangkan objek 3D dari gambar 2D).
- Penurunan Rumus Luas Permukaan: Memahami bahwa
luas permukaan adalah total dari luas semua sisi penyusun
jaring-jaring, sehingga tidak perlu menghafal rumus.
- Kreativitas & Problem Solving: Mendorong eksplorasi
berbagai kemungkinan pola lipatan.
Menyampaikan cakupan materi:
Guru menyampaikan bahwa pembelajaran hari ini
merupakan pembelajaran lanjutan yang membahas tentang
materi Jari-jari BRSD.
Menyampaikan langkah-langkah pembelajaran:
1. Berkelompok 4-5 anak per kelompok
2. Peserta didik membuat produk jaring-jaring dari karton.
3. Presentasi beberapa perwakilan kelompok.
4. Mengerjakan soal evaluasi.
5. Menyimpulkan pembelajaran.
6. Refleksi.
Menyampaikan teknik penilaian:
Guru menyampaikan teknik penilaian yang
digunakan pada pertemuan hari ini. Ada terdapat 3
penilaian yaitu penilaian pengetahuan, penilaian sikap,
dan penilaian profil pelajar Pancasila.
Orientasi peserta didik pada masalah
- Guru memberikan contoh benda-benda yang berbentuk
kubus, balok, limas, dan prisma per kelompokpeserta
didik diminta mencoba mencari minimal 4 pola
jaring-jaring yang berbeda dari contoh tersebut
tersebut. Seluruh peserta didik diminta untuk memahami
penjelasan yang diberikan guru.
~Critical thingking
- Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik

Devi Cahya Ningrum., [Link].


untuk bertanya jika terdapat hal yang kurang
dimengerti.
~Communication dan Critical thingking
Mengorganisasi peserta didik untuk belajar
- Guru mengarahkan peserta didik untuk bergabung
dengan kelompoknya masing-masing.
- Guru memberikaan arahan untuk membuat jaring-jaring
BRSD yang didapatkan di setiap kelompok
Kegiatan - Guru menyampaikan informasi mengenai batas waktu
Inti
pembuatan.
- Peserta didik berdiskusi merencanakan prosedur
pemotongan dan penentuan pola jaring-jaring.
- Guru memandu pembagian tugas dalam kelompok
~Collaboration, Communication, Creatifity dan
Critical thingking
Membimbing penyelidikan secara kelompok
- Kelompok melakukan penyelidikan: membedah
(menggunting), membuat pola di karton, dan menguji
coba melipat kembali pola tersebut menjadi bangun
ruang semula (Kreatif).
~Collaboration, Communication, Creatifity dan
Critical thingking
- Guru memantau jalannya kegiatan diskusi setiap
kelompok dan memberikan rangsangan kepada
kelompok peserta didik yang tertinggal dari kelompok
yang lain.
~ Critical thingking
Mengembangkan dan menyajikan hasil
- Peserta didik diminta secara aktif untuk dapat membuat
jaring-jaring yang berbeda setiap kelompoknya.
~ Critical thingking
- Setelah waktu pengerjaan berakhir, guru menunjuk
salah satu perwakilan kelompok untuk
mempresentasikan hasil pekerjaannya.
- Setiap kelompok mempresentasikan (menempelkan)

Devi Cahya Ningrum., [Link].


pola jaring-jaring hasil kreasi mereka dan menjelaskan
sifat-sifatnya kepada kelompok lain..
~Communication dan
Creatifity
Menganalisis dan mengevaluasi hasil
- Peserta didik yang sedang tidak mempresentasikan hasil
jawabannya, diminta untuk menyimak dan memberikan
komentar atau pun pertanyaan kepada peserta didik
yang melakukan presentasi.
~Communication dan Critical thingking
- Guru membimbing jalannya diskusi serta memberikan
penguatan dan pengarahan jika terdapat jaring-jaring
peserta didik yang kurang pas.
- Peserta didik diberikan kesempatan untuk bertanya
terkait materi yang sudah diberikan.
~Communication dan Critical thingking
- Peserta didik mendengarkan jawaban dari guru terkait
pertanyaan yang sudah diajukan.
~Critical thingking
- Guru dan peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
semua pola jaring-jaring
~Creatifity dan Communication
 Guru membimbing peserta didik untuk merefleksikan
terkait materi yang diajarkan.
 Guru memberikan soal evaluasi
 Seluruh peserta didik mengerjakan soal
Penutup evaluasi dan mengumpulkannya.
 Guru menyampaikan materi pada pertemuan berikutnya.
 Guru menutup pembelajaran dan mengakhiri
dengan mengucapkan salam.

2. Pertemuan Kedua

Devi Cahya Ningrum., [Link].


Alokasi
Kegiatan Deskripsi
Kegiatan Waktu

Orientasi: 40 Menit
- Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka.
- Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin.
- Guru menyiapkan kondisi peserta didik untuk siap
mengikuti pembelajaran.
Motivasi:
Guru memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik
agar semangat dan fokus dalam mengikuti pembelajaran.
Pertanyaan: "Bagaimana kita tahu berapa kaleng cat
yang harus dibeli? Bagaimana perusahaan tahu berapa
banyak barang yang bisa diangkut truk?"
Apersepsi:
- Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya
yang berkaitan dengan materi yang diajarkan yaitu
bangun datar.
- Guru membantu mengingatkan kembali rumus Luas
Persegi dan Persegi Panjang serta memberikan
contohnya
Contoh :
Pembuka
5 Luas Persegi Panjang ¿ p ×l
¿ 5 ×7=35

Guru memberikan apersepsi berupa pertanyaan sebagai


pemantik terkait materi bangun datar.
~Communication dan Critical thingking
Menyampaikan tujuan pembelajaran:
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran kepada
peserta didik.
- Peserta didik dapat menghitung Luas Permukaan dan
Volume Kubus/Balok serta menerapkan perhitungan

Devi Cahya Ningrum., [Link].


tersebut pada soal kontekstual sederhana (misal:
mencari tinggi balok jika volume dan luas alas
diketahui).
Menyampaikan manfaat pembelajaran:
- Menghitung Kebutuhan Material (Luas): Untuk
menentukan jumlah cat yang diperlukan untuk mengecat
dinding atau luas kertas kado untuk membungkus kotak.
- Mengukur Kapasitas (Volume): Untuk mengetahui daya
tampung wadah, seperti berapa liter air yang bisa
dimasukkan ke akuarium atau volume barang di
gudang/kontainer.
Menyampaikan cakupan materi:
Guru menyampaikan bahwa pembelajaran hari ini
merupakan pembelajaran lanjutan yang luas dan volume
balok dan kubus.
Menyampaikan langkah-langkah pembelajaran:
1. Memahami suatu masalah yang berkaitan dengan
balok dan kubus.
2. Diskusi kelompok untuk menyelesaikan permasalahan
yang terdapat pada LKPD.
3. Presentasi beberapa perwakilan kelompok.
4. Mengerjakan soal evaluasi.
5. Menyimpulkan pembelajaran.
6. Refleksi.
Menyampaikan teknik penilaian:
Guru menyampaikan teknik penilaian yang
digunakan pada pertemuan hari ini. Ada terdapat 3
penilaian yaitu penilaian pengetahuan, penilaian sikap,
dan penilaian profil pelajar Pancasila.
Orientasi peserta didik pada masalah
- Guru menyajikan Masalah 1 (Luas Permukaan): Sebuah
kardus akan dibungkus kertas kado. Berapa Luas Kertas
Kado yang dibutuhkan?
- Masalah 2 (Volume): Sebuah kolam berbentuk kubus
diisi air. Berapa liter air yang dapat ditampung?

Devi Cahya Ningrum., [Link].


- Guru akan menjelaskan tentang konsep bangun ruang
kubus dan balok.
- Guru menjelaskan bagaimana konsep bangun ruang
kubus dan balok dapat diaplikasikan dalam kehidupan
sehari-hari.
- Seluruh peserta didik diminta untuk memahami
penjelasan yang diberikan guru.
~Critical thingking
- Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik
untuk bertanya jika terdapat hal yang kurang
dimengerti.
Kegiatan ~Communication dan Critical thingking
Inti Mengorganisasi peserta didik untuk belajar
- Guru mengarahkan peserta didik untuk bergabung
dengan kelompoknya masing-masing.
- Guru menjelaskan tugas yang harus dikerjakan kepada
seluruh kelompok.
- Guru menyampaikan informasi mengenai batas waktu
pengerjaan .
- Peserta didik mengerjakan perintah yang diberikan oleh
guru secara berkelompok.
~Collaboration, Communication, Creatifity dan
Critical thingking
Membimbing penyelidikan secara kelompok
- Aktivitas Bernalar Kritis: Siswa menggunakan jaring-
jaring pertemuan 1. Luas Permukaan dihitung dari
Luas 6 sisi. Volume dihubungkan dengan konsep
pangkat3 (Kubus) dan perkalian 3 dimensi (Balok).
~Collaboration, Communication, Creatifity dan Critical
thingking
- Guru memantau jalannya kegiatan diskusi setiap
kelompok dan memberikan rangsangan kepada
kelompok peserta didik yang tertinggal dari kelompok
yang lain.
~ Critical thingking

Devi Cahya Ningrum., [Link].


Mengembangkan dan menyajikan hasil
- Peserta didik diminta secara aktif untuk dapat
menentukan penyelesaian masalah yang diberikan
guru.
~ Critical thingking
- Kelompok mempresentasikan hasil penemuan rumus
mereka dan menyelesaikan soal-soal yang diberikan
guru.
~Communication dan Creatifity
Menganalisis dan mengevaluasi hasil
- Bagi peserta didik yang tidak mempresentasikan hasil
jawabannya, diminta untuk menyimak dan memberikan
komentar atau pun pertanyaan kepada peserta
didik yang melakukan presentasi.
~Communication dan Critical thingking
- Guru membimbing jalannya diskusi serta memberikan
penguatan dan pengarahan jika terdapat jawaban peserta
didik yang keliru.
- Peserta didik diberikan kesempatan untuk bertanya
terkait materi yang sudah diberikan.
~Communication dan Critical thingking
- Peserta didik mendengarkan jawaban dari guru terkait
pertanyaan yang sudah diajukan.
~Critical thingking
- Guru dan peserta didik berdiskusi, menguatkan konsep
2 3
L=6 × s dan V =s untuk kubus, serta L=2( pl+ pt + ¿)
dan V = p × l×t untuk balok.
~Creatifity dan Communication
 Guru membimbing peserta didik untuk merefleksikan
terkait materi yang diajarkan.
 Guru memberikan soal evaluasi
 Seluruh peserta didik mengerjakan soal
Penutup evaluasi dan mengumpulkannya.
 Guru menyampaikan materi pada pertemuan berikutnya.
 Guru menutup pembelajaran dan mengakhiri

Devi Cahya Ningrum., [Link].


dengan mengucapkan salam.

3. Pertemuan Ketiga
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
Kegiatan Waktu

Orientasi: 40 Menit
- Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka.
- Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin.
- Guru menyiapkan kondisi peserta didik untuk siap
mengikuti pembelajaran.
Motivasi:
Guru memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik
agar semangat dan fokus dalam mengikuti pembelajaran.
Pertanyaan: "Mengapa Piramida Giza (Limas) dibangun
dengan volume batu yang lebih sedikit dibandingkan jika
dibangun berbentuk Balok dengan alas dan tinggi yang
sama?"
Apersepsi:
- Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya
yang berkaitan dengan materi yang diajarkan yaitu
bangun datar.
- Guru membantu mengingatkan kembali rumus Luas
Persegi dan Persegi Panjang serta memberikan
contohnya
Pembuka Contoh :
1
Luas Segitiga = × a× t
2
7 1
¿ × 4 ×7=2 ×7=14
2
4
Guru memberikan apersepsi berupa pertanyaan sebagai
pemantik terkait materi bangun datar.
~Communication dan Critical thingking
Menyampaikan tujuan pembelajaran:
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran kepada

Devi Cahya Ningrum., [Link].


peserta didik.
- Peserta didik dapat menghitung Luas Permukaan Limas
setelah sebelumnya menghitung tinggi sisi tegak
menggunakan Teorema Pythagoras. Peserta didik mampu
memecahkan 1 dari 2 soal volume limas.
Menyampaikan manfaat pembelajaran:
- Arsitektur dan Sejarah: Memahami perhitungan bangunan
bersejarah berbentuk limas, seperti Piramida di Mesir, dan
bagaimana arsitek zaman dahulu memperkirakan material
yang dibutuhkan.
- Perhitungan Material (Luas): Menentukan luas bahan
(kaca, seng, atau genteng) yang dibutuhkan untuk membuat
atau menutup atap berbentuk limas pada sebuah bangunan.
Menyampaikan cakupan materi:
Guru menyampaikan bahwa pembelajaran hari ini
merupakan pembelajaran lanjutan yang luas dan volume
limas.
Menyampaikan langkah-langkah pembelajaran:
1. Memahami suatu masalah yang berkaitan dengan
limas.
2. Diskusi kelompok untuk menyelesaikan permasalahan
yang terdapat pada LKPD.
3. Presentasi beberapa perwakilan kelompok.
4. Mengerjakan soal evaluasi.
5. Menyimpulkan pembelajaran.
6. Refleksi.
Menyampaikan teknik penilaian:
Guru menyampaikan teknik penilaian yang
digunakan pada pertemuan hari ini. Ada terdapat 3
penilaian yaitu penilaian pengetahuan, penilaian sikap,
dan penilaian profil pelajar Pancasila.
Orientasi peserta didik pada masalah
- Tentukan hubungan volume limas dengan volume
prisma yang memiliki alas dan tinggi yang sama.
- Guru akan menjelaskan tentang konsep bangun ruang

Devi Cahya Ningrum., [Link].


limas.
- Guru menjelaskan bagaimana konsep bangun ruang
limas dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
- Seluruh peserta didik diminta untuk memahami
penjelasan yang diberikan guru.
~Critical thingking
- Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik
untuk bertanya jika terdapat hal yang kurang
dimengerti.
~Communication dan Critical thingking
Mengorganisasi peserta didik untuk belajar
- Guru mengarahkan peserta didik untuk bergabung
dengan kelompoknya masing-masing.
Kegiatan
- Guru menjelaskan tugas yang harus dikerjakan kepada
Inti
seluruh kelompok.
- Guru membagikan alat eksperimen (model Limas dan Prisma
pasangannya yang terbuka, serta beras/air).

- Guru menyampaikan informasi mengenai batas waktu


pengerjaan .
- Peserta didik mengerjakan perintah yang diberikan oleh
guru secara berkelompok.
~Collaboration, Communication, Creatifity dan
Critical thingking
Membimbing penyelidikan secara kelompok
- Eksperimen Penemuan: Kelompok mengisi model
limas dengan beras/air lalu memindahkannya ke model
prisma. Mereka mencatat berapa kali limas harus diisi
agar prisma penuh.
~Collaboration, Communication, Creatifity dan Critical
thingking
- Guru memantau jalannya kegiatan diskusi setiap
kelompok dan memberikan rangsangan kepada
kelompok peserta didik yang tertinggal dari kelompok
yang lain.
~ Critical thingking

Devi Cahya Ningrum., [Link].


Mengembangkan dan menyajikan hasil
- Peserta didik diminta secara aktif untuk dapat
menentukan penyelesaian masalah yang diberikan
guru.
~ Critical thingking
Kelompok mempresentasikan hasil eksperimen mereka, yang
seharusnya menunjukkan bahwa Volume Prisma = 3 x
Volume Limas. Mereka menyimpulkan rumus volume limas
1
v= × L . a ×t . l
3
~Communication dan Creatifity
Menganalisis dan mengevaluasi hasil
- Bagi peserta didik yang tidak mempresentasikan hasil
jawabannya, diminta untuk menyimak dan memberikan
komentar atau pun pertanyaan kepada peserta
didik yang melakukan presentasi.
~Communication dan Critical thingking
- Guru membimbing jalannya diskusi serta memberikan
penguatan dan pengarahan jika terdapat jawaban peserta
didik yang keliru.
- Peserta didik diberikan kesempatan untuk bertanya
terkait materi yang sudah diberikan.
~Communication dan Critical thingking
- Peserta didik mendengarkan jawaban dari guru terkait
pertanyaan yang sudah diajukan.
~Critical thingking
Guru dan peserta didik menguatkan konsep:
Luas Permukaan Limas=L . alas+ jumlah luas sisi tegak
dan Penekanan pada penggunaan Pythagoras untuk mencari
tinggi segitiga sisi tegak.
~Creatifity dan Communication
 Guru membimbing peserta didik untuk merefleksikan
terkait materi yang diajarkan.
 Guru memberikan soal evaluasi
 Seluruh peserta didik mengerjakan soal
Penutup evaluasi dan mengumpulkannya.

Devi Cahya Ningrum., [Link].


 Guru menyampaikan materi pada pertemuan berikutnya.
 Guru menutup pembelajaran dan mengakhiri
dengan mengucapkan salam.

4. Pertemuan Keempat
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
Kegiatan Waktu

Orientasi: 40 Menit
- Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka.
- Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin.
- Guru menyiapkan kondisi peserta didik untuk siap
mengikuti pembelajaran.
Motivasi:
Guru memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik
agar semangat dan fokus dalam mengikuti pembelajaran.
Pertanyaan: "Apa perbedaan mendasar antara prisma
dan balok, padahal balok juga merupakan prisma?"
Apersepsi:
- Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya
yang berkaitan dengan materi yang diajarkan yaitu
bangun datar.
- Guru membantu mengingatkan kembali rumus Luas
Persegi dan Persegi Panjang serta memberikan
contohnya
Contoh :
1
Pembuka Luas Segitiga = × a× t
5 2
1
¿ ×3 × 4=3 ×2=6
2
6 t =√ 52−32 =√ 25−9
¿ √ 16=4
Guru memberikan apersepsi berupa pertanyaan sebagai
pemantik terkait materi bangun datar.
~Communication dan Critical thingking
Menyampaikan tujuan pembelajaran:
Devi Cahya Ningrum., [Link].
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran kepada
peserta didik.
- Peserta didik dapat menghitung Luas Permukaan dan
Volume Prisma (alas segitiga) serta membandingkan
dua bentuk prisma untuk menentukan yang paling
efisien volumenya.
Menyampaikan manfaat pembelajaran:
- Desain Konstruksi: Menghitung kebutuhan material (terpal
atau kain) untuk membuat benda berbentuk prisma, seperti
tenda perkemahan atau atap rumah (Luas Permukaan).
- Pengukuran Kapasitas: Menentukan volume
penampungan air, biji-bijian, atau zat cair lainnya dalam
wadah berbentuk prisma (misalnya, saluran air atau kotak
makanan berbentuk prisma segitiga) (Volume).
Menyampaikan cakupan materi:
Guru menyampaikan bahwa pembelajaran hari ini
merupakan pembelajaran lanjutan yang luas dan volume
prisma.
Menyampaikan langkah-langkah pembelajaran:
1. Memahami suatu masalah yang berkaitan dengan
prisma.
2. Diskusi kelompok untuk menyelesaikan permasalahan
yang terdapat pada LKPD.
3. Presentasi beberapa perwakilan kelompok.
4. Mengerjakan soal evaluasi.
5. Menyimpulkan pembelajaran.
6. Refleksi.
Menyampaikan teknik penilaian:
Guru menyampaikan teknik penilaian yang
digunakan pada pertemuan hari ini. Ada terdapat 3
penilaian yaitu penilaian pengetahuan, penilaian sikap,
dan penilaian profil pelajar Pancasila.
Orientasi peserta didik pada masalah
- Sebuah perusahaan ingin membuat kemasan Toblerone
(prisma segitiga). Tentukan rumus Luas Permukaan dan

Devi Cahya Ningrum., [Link].


Volume yang efisien.
- Guru akan menjelaskan tentang konsep bangun ruang
prisma.
- Guru menjelaskan bagaimana konsep bangun ruang
prisma dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-
hari.
- Seluruh peserta didik diminta untuk memahami
penjelasan yang diberikan guru.
~Critical thingking
- Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik
untuk bertanya jika terdapat hal yang kurang
dimengerti.
~Communication dan Critical thingking
Mengorganisasi peserta didik untuk belajar
Kegiatan
- Guru mengarahkan peserta didik untuk bergabung
Inti
dengan kelompoknya masing-masing.
- Guru menjelaskan tugas yang harus dikerjakan kepada
seluruh kelompok.
- Guru mengarahkan kelompok merencanakan penurunan
rumus dengan menganalisis sisi alas, tutup, dan sisi
tegak.
- Guru menyampaikan informasi mengenai batas waktu
pengerjaan .
- Peserta didik mengerjakan perintah yang diberikan oleh
guru secara berkelompok.
~Collaboration, Communication, Creatifity dan
Critical thingking
Membimbing penyelidikan secara kelompok
- Siswa membedah jaring-jaring prisma (yang mereka
buat pertemuan 1). Luas Permukaan dihitung
¿ 2 × L . alas+ K . alas ×tinggi prisma ¿.
- Volume dihubungkan dengan Volume Balok
(V =Luas Alas ×Tinggi).
~Collaboration, Communication, Creatifity dan Critical
thingking

Devi Cahya Ningrum., [Link].


- Guru memantau jalannya kegiatan diskusi setiap
kelompok dan memberikan rangsangan kepada
kelompok peserta didik yang tertinggal dari kelompok
yang lain.
~ Critical thingking
Mengembangkan dan menyajikan hasil
- Peserta didik diminta secara aktif untuk dapat
menentukan penyelesaian masalah yang diberikan
guru.
~ Critical thingking
Kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka.
~Communication dan Creatifity
Menganalisis dan mengevaluasi hasil
- Bagi peserta didik yang tidak mempresentasikan hasil
jawabannya, diminta untuk menyimak dan memberikan
komentar atau pun pertanyaan kepada peserta
didik yang melakukan presentasi.
~Communication dan Critical thingking
- Guru membimbing jalannya diskusi serta memberikan
penguatan dan pengarahan jika terdapat jawaban peserta
didik yang keliru.
- Peserta didik diberikan kesempatan untuk bertanya
terkait materi yang sudah diberikan.
~Communication dan Critical thingking
- Peserta didik mendengarkan jawaban dari guru terkait
pertanyaan yang sudah diajukan.
~Critical thingking
Guru dan peserta didik menguatkan rumus Luas dan Volume
Prisma.
~Creatifity dan Communication
 Guru membimbing peserta didik untuk merefleksikan
terkait materi yang diajarkan.
 Guru memberikan soal evaluasi
 Seluruh peserta didik mengerjakan soal
Penutup evaluasi dan mengumpulkannya.
 Guru menginformasikan bahwa pertemuan selanjutnya
Devi Cahya Ningrum., [Link].
adalah Asesmen Sumatif (ujian). Siswa diminta belajar
mandiri di rumah.
 Guru menutup pembelajaran dan mengakhiri
dengan mengucapkan salam.

5. Pertemuan Kelima
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
Kegiatan Waktu

Orientasi: 40 Menit
- Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka.
- Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin.
- Guru menyiapkan kondisi peserta didik untuk siap
mengikuti pembelajaran.
Motivasi:
Menekankan bahwa asesmen ini adalah evaluasi sejauh
mana pemahaman konsep, bukan hanya nilai.
Apersepsi:
- Tanya jawab singkat 5 menit (misalnya: "Apa rumus umum
Volume BRSD?").
~Communication dan Critical thingking
Menyampaikan tujuan pembelajaran:
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran kepada
peserta didik.
- Peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 5 unsur utama
dari Kubus, Balok, Limas, dan Prisma (sisi, rusuk, titik
sudut, alas, tinggi) serta membuat jaring-jaring kubus, balok
, limas, atau prisma dengan benar.
Pembuka - Peserta didik dapat menghitung Luas Permukaan dan
Volume Kubus/Balok serta menerapkan perhitungan
tersebut pada soal kontekstual sederhana (misal: mencari
tinggi balok jika volume dan luas alas diketahui).
- Peserta didik dapat menghitung Luas Permukaan Limas
setelah sebelumnya menghitung tinggi sisi tegak
menggunakan Teorema Pythagoras. Peserta didik mampu
memecahkan 1 dari 2 soal volume limas.

Devi Cahya Ningrum., [Link].


- Peserta didik dapat menghitung Luas Permukaan dan
Volume Prisma (alas segitiga) serta membandingkan dua
bentuk prisma untuk menentukan yang paling efisien
volumenya.
Menyampaikan manfaat pembelajaran:
Sesuai dengan tujuan.
Menyampaikan cakupan materi:
Guru menyampaikan bahwa materi yang akan di ujikan
adalah seluruh materi BRSD.
Menyampaikan teknik penilaian:
Penilaian Sumatif Tertulis (berupa soal Problem Solving
terapan).
Pelaksanaan Asesmen Sumatif
- Guru membagikan lembar soal. Siswa mengerjakan soal
secara individu, mencakup aspek:
1. Konsep Jaring-Jaring.
Kegiatan
2. Perhitungan Luas Permukaan.
Inti
3. Perhitungan Volume.
4. Soal Gabungan BRSD (kompleksitas Problem
Solving).
Pengumpulan dan Koreksi
- Guru mengawasi dan mengumpulkan hasil pekerjaan.
- Refleksi Keseluruhan (Cinta) Guru memimpin
refleksi: "Setelah belajar BRSD, apa manfaat nyata
yang akan kamu gunakan di kehidupan sehari-hari?
Bagaimana matematika membantu kita menghargai
Penutup kerapian dan keteraturan di dunia?" (Mengaitkan
dengan nilai bersyukur/Cinta).
- Tindak Lanjut: Guru mengumumkan materi untuk bab
berikutnya dan memberikan tugas pengayaan/remedial
berdasarkan hasil asesmen.
- Apresiasi: Guru menutup dengan apresiasi atas kerja
keras selama 5 pertemuan.
- Salam penutup.

Devi Cahya Ningrum., [Link].


I. Asesmen
1. Sikap Sosial
Teknik Penilaian : Observasi
Bentuk Instrumen : Lembar observasi/pengamatan
2. Pengetahuan
Teknik Penilaian : Soal
Evaluasi Bentuk Instrumen : Uraian
3. Profil Pelajar Pancasila
Teknik Penilaian : Observasi
Bentuk Instrumen : Lembar observasi/pengamatan

J. Pengayaan dan Remedial


a. Remedial
Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai nilai yang tuntas.
Berdasarkan hasil analisis ulangan harian, peserta didik yang belum mencapai ketuntasan
belajar diberi kegiatan pembelajaran remedial dalam bentuk:
1. bimbingan perorangan jika peserta didik yang belum tuntas ≤ 20%;
2. belajar kelompok jika peserta didik yang belum tuntas antara 20% dan 50%;
3. pembelajaran ulang jika peserta didik yang belum tuntas ≥ 50%.
b. Pengayaan
a. Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi
pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas mencapai
Indikator Pembelajaran.
b. Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan peserta
didik.
c. Direncanakan berdasarkan tujuan pembelajaran atau materi pembelajaran yang
membutuhkan pengembangan lebih luas.

K. Refleksi Peserta Didik dan Guru


a. Refleksi Siswa:
- Bagian mana yang menurutmu paling sulit dari pelajaran ini?
- Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami pelajaran ini?
- Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang akan kamu

Devi Cahya Ningrum., [Link].


berikan pada usaha yang telah kamu lakukan?
b. Refleksi Guru :
- Apakah tujuan pembelajaran tercapai?
- Apakah nampak peserta didik belajar secara aktif?
- Apakah seluruh peserta didik mengikuti pelajaran dengan baik?
- Apakah pembelajaran yang saya lakukan sudah sesuai dengan apa yang saya rencanakan?
- Hal-hal apa yang berjalan dengan baik?

Temanggung, 6 Oktober 2025


Mengetahui,
Guru Mata Pelajaran Kepala Madrasah

Devi Cahya Ningrum M. Adib Ahrori., [Link].I


NIP._ NIP._

Devi Cahya Ningrum., [Link].


Lampiran

Lembar kerja peserta


Terlampir
didik dan Soal Evaluasi
Rubrik Penilaian Terlampir

Bahan bacaan guru  Bahan Ajar (Terlampir)

dan peserta didik  Link Youtube ([Link]


R4yT0W0 )
Glosarium Bilangan
Kata bilangan ialah jenis kelompok kata yang menyatakan jumlah,
kumpulan, urutan, suatu yang dibendakan (Soulisa et al., 2020).
Operasi Hitung
Operasi hitung adalah kegiatan menjumlahkan, mengurangi,
membagi, memperbanyak, dan sebagainya.(Alhusna et al., 2020).
Daftar Pustaka Alhusna, C., Setiawan, D., Yolanda, S., Suryani, S. I., Nadia, T. N.,
Cania, Y. A., & Mujib, A. (2020). Menemukan Pola Perkalian
Dengan Angka 9. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Terpadu
(JPPT), 02(01), 55–70.
Soulisa, I., Pormes, F. S., & Manuputty, P. (2020). Analisis kata
bilangan bahasa abun ragam abun ta distrik bikar Kabupaten
Tambraw. Jurnal Akrab Juara, 5(1), 27–37.

Devi Cahya Ningrum., [Link].


Devi Cahya Ningrum., [Link].

Anda mungkin juga menyukai