0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan1 halaman

Prosedur Pemberian Vaksin IPV

Diunggah oleh

dkivestudy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan1 halaman

Prosedur Pemberian Vaksin IPV

Diunggah oleh

dkivestudy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMBERIAN & PENYUNTIKAN

VAKSIN IPV
[Link] :
16/SOP/[Link]/UKP/MRB/2022
SOP No. Revisi : 00
Tanggal Terbit : 25 Mei 2022
Halaman :1/1
UPT.
PUSKESMAS Subli, SKM
NIP 19700525 198901 1 001
MARABAHAN
Pemberian Imunisasi IPV adalah satu upaya untuk menimbulkan/
meningkatkankekebalan seseorang secara aktif terhadap penyakit Polio yang
1. Pengertian
diberikan secarasuntikan bersamaan dengan polio 4 tetes dan DPT HB Hib pada
bayi umur 0-11 bulan dengan 1 kali pemberian pada bayi umur 4 bulan
2. Tujuan Sebagai Acuan penerapan langkah-langkah untuk melaksanakan Penyuntikan IPV.
Surat Keputusan Kepala PUSKESMAS Nomor 02/SK/[Link]/UKP/MRB/2022
3. Kebijakan
Tentang Layanan Klinis UPT PUSKESMAS Marabahan
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 tentang
4. Referensi
Penyelenggaraan Imunisasi.
1. Alat :
a. Termos vaksin/vaksin carrier
b. Coolpack
c. Alat suntik (spuit 0,5 cc)
5. Alat dan Bahan
d. Kapas alcohol dan wadahnya
e. Safety box
[Link]:
a. Vaksin IPV
1. Petugas memastikan umur dan status imunisasi polio dengan menanyakan
pada orang tua dan melihat buku KIA / Kohort bayi,
2. Petugas menjelaskan tujuan dan efek samping dari pemberian imunisasi IPV,
3. Petugas menyiapkan alat – alat dan bahan,
4. Petugas mencuci tangan,
5. Petugas memastikan vaksin dalam keadaan baik,
6. Petugas mengeluarkan PID dari kemasan,
7. Cara penyuntikan Intramuskuler :
- Suntikan diberikan pada lengan atas secara Intramuskular dengan
dosis 0,5 cc,
- Pegang lokasi suntikan dengan ibu jari dan jari telunjuk
- Suntikkan vaksin dengan posisi jarum suntik 90° terhadap permukaan
kulit.
- Tekan seluruh jarum langsung ke bawah melalui kulit sehingga masuk
ke dalam otot
6. Langkah – - Suntikkan pelan-pelan untuk mengurangi rasa sakit
langkah 8. Langkah-Langkah penyuntikan :
- Bersihkan kulit dengan kapas dan air matang
- Tunggu hingga kering
- Kemudian suntikkan vaksin di lokasi dengan cara yang sesuai
ketentuan
- Setelah vaksin masuk, jarum di keluarkan
- Pada tempat bekas lokasi suntikan, kemudian ditekan dengan
kapasbaru yang kering. Jangan memijat-mijat daerah bekas suntikan.
- Jika ada pendarahan kapas tetap ditekan pada lokasi suntikan hingga
darah berhenti
9. Petugas membuang spuit pada safety box,
10. Petugas merapikan alat dan bahan habis pakai,
11. Petugas mencuci tangan,
12. Petugas memberi jadwal imunisasi selanjutnya,
13. Petugas mencatat status imunisasi pada buku KIA, kohort bayi ,anak/ register
posyandu

7. Unit terkait PUSKESMAS, Posyandu

Anda mungkin juga menyukai