0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan18 halaman

Tes Raven: Pengukuran Inteligensi Non-Verbal

Raven Progressive Matrices (RPM) adalah tes yang dirancang oleh John C. Raven untuk mengukur inteligensi dengan menghilangkan bias budaya. Terdapat tiga varian tes: Standard (SPM), Coloured (CPM), dan Advanced (APM), yang menilai kemampuan berpikir logis dan analisis melalui gambar. Hasil tes dinyatakan dalam kategori intelektualitas berdasarkan skor dan usia subjek.

Diunggah oleh

Kumala Adinisya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan18 halaman

Tes Raven: Pengukuran Inteligensi Non-Verbal

Raven Progressive Matrices (RPM) adalah tes yang dirancang oleh John C. Raven untuk mengukur inteligensi dengan menghilangkan bias budaya. Terdapat tiga varian tes: Standard (SPM), Coloured (CPM), dan Advanced (APM), yang menilai kemampuan berpikir logis dan analisis melalui gambar. Hasil tes dinyatakan dalam kategori intelektualitas berdasarkan skor dan usia subjek.

Diunggah oleh

Kumala Adinisya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RAVEN PROGRESSIVE MATRICES

(RPM)

John Carlyle Raven


1
Sejarah
• Disusun oleh John C. Raven untuk mengases / mengukur
inteligensi.
• Sejarah penyusunan tes Raven:
– Standard Progressive Matrices (SPM) pada 1938
– Coloured Progressive Matrices (CPM) pada 1947
– Advanced Progressive Matrices (APM) pada 1947
• Merupakan salah satu bentuk culture fair yaitu tes yang
dibuat untuk menghilangkan bias budaya dengan
meminimalkan perbedaan nilai antara satu budaya dengan
budaya lain
RAVEN TEST

STANDARD
PROGRESSIVE
MATRICES

RAVEN
PROGRESSIVE
MATRICES

ADVANCED COLORS
PROGRESSIVE PROGRESSIVE
MATRICES MATRICES
Tes Raven

Coloured
Advanced
Standard Progressive
Progressive
Progressive Matrices atau
Matrices atau
Matrices atau disingkat CPM
disingkat APM
disingkat SPM (5½ – 11
(min 11 tahun
(6-65 tahun) tahun dan
dan cerdas)
lansia)
Aspek Yang Diukur

▪ Berpikir logis
▪ Kecakapan pengamatan ruang
▪ Kemampuan untuk mencari dan mengerti hubungan antara
keseluruhan dan bagian-bagian, jadi termasuk kemampuan
analisa dan kemampuan integrasi

5
Tes Raven
▪ CPM, SPM, dan APM dapat disajikan secara individual maupun
kelompok
▪ Bersifat non-verbal → materi soal dalam bentuk gambar-gambar
▪ Instruksi pengerjaannya diberikan secara lisan
▪ Tidak memberikan suatu angka IQ akan tetapi menyatakan
hasilnya dalam tingkat atau level intelektualitas dalam beberapa
kategori, menurut besarnya skor dan usia subjek yang dites
Karakteristik Umum Tes Raven

Aitem-aitem disusun dari aitem


paling mudah, hingga paling sukar.

Tidak menggunakan bahasa


dalam aitem-aitemnya.

Observasi perilaku testee saat


mengerjakan tes perlu dilakukan.
Tugas subjek

• Soal terdiri dari satu gambar utuh namun ada bagian yang
terpotong
• Ada potongan-potongan gambar di bawah gambar besar /utuh
• Tugas testi adalah memilih satu potongan gambar yang paling
tepat untuk melengkapi gambar besar /utuh
Instruksi
• Lihatlah bidang ini
• Pada bidang ini terdapat pola tertentu
• Sebagian dari bidang ini hilang (sambil menunjuk bagian
yang hilang)
• Di bagian bawah terdapat 6 potongan bidang yang
dapat dipasang pada bidang yang hilang, namun hanya
1 potongan yang dapat menutup bidang yang hilang
dengan tepat
SPM
1. Terdiri dari 5 seri : A, B, C, D, E
2. Setiap seri terdiri dari 12 item , jumlah = 60 item
3. Soal setiap seri urut mudah → sukar
4. Mengerjakan boleh tidak urut
5. Skor 1 jika betul, skor 0 jika salah atau tidak dikerjakan → skor mentah
subjek adalah jumlah yang betul
6. Soal nomor A1 dan A 2 harus betul, jika subjek menjawab salah, tester
memberi bimbingan sampai betul dan paham
7. Waktu sekitar 30 menit
Administrasi SPM
• Prinsipnya ialah
– “Tiap gambar memiliki satu bagian yang hilang. Pilihlah satu potongan gambar untuk melengkapi
gambar yang hilang ini.”
• Langkah-langkah :
– Building rapport dengan testee. Tekankan untuk memulai pengerjaan tes secara bersama-sama.
– Meminta testee untuk menuliskan identitas pada lembar jawaban.
– Menjelaskan instruksinya:
• “Dihadapan Saudara sudah terdapat buku. Mari kita buka halaman pertama.”
• “Dihadapan Saudara terdapat sebuah gambar, namun salah satu bagiannya hilang. Pilihlah salah
satu dari enam potongan gambar yang ada di bawahnya untuk melengkapi gambar yang hilang
ini.”
• “Tuliskan jawaban Anda dengan menuliskan nomor jawaban pada lembar jawab. Tes ini terdiri dari
60 soal. Kerjakanlah seoptimal mungkin.”
• “Tidak ada batasan penyelesaian tes ini. Biasanya individu menyelesaikan tes ini dalam waktu 30-
40 menit.”
CPM

1. Terdiri dari 3 seri : A, Ab, B


2. @ 12 item → Σ = 36 item
3. Tidak ada batas waktu mengerjakan
Administrasi CPM
• Prinsipnya ialah
– “Tiap gambar memiliki satu bagian yang hilang. Pilihlah satu potongan gambar untuk melengkapi
gambar yang hilang ini.”
• Langkah-langkah :
– Building rapport dengan anak, hingga anak nyaman.
– Menuliskan identitas anak. (Apabila anak sudah bisa menulis, memberikan kesempatan kepada
anak untuk menulis namanya merupakan suatu hal yang memotivasi anak.)
– Menjelaskan instruksinya. Misalnya,
• “Lihat, kakak punya buku yang berisi gambar-gambar. Wah, gambar ini gambar apa ya? Iya,
gambar kain. Tapi kainnya berlubang/bolong, coba Aria pilih gambar mana yang bisa mengisi
lubang ini supaya tidak bolong ya?”
• Jika anak sudah memahami instruksi, berikan pujian dan konfirmasi.
• Bilang anak belum memahami instruksi, ulangi instruksinya kembali.
APM
• Terdiri dari : Set I = 12 item (10’)
Set II= 36 item (40’)
Kegunaan Set I:
Untuk mengenalkan sistem kepada subjek dan untuk mengetahui
apakah benar subjek cerdas (subjek cerdas bila betul minimal 6 dari
12 item)
APM Set II
• Jika pada set I subjek menjawab salah lebih dari 6 item,
maka tes dilanjutkan dengan SPM
• Jika subjek menjawab salah 6 item atau kurang tes
dilanjutkan dengan APM Set II

▪ APM Set I tidak diinterpretasi hasilnya


▪ APM Set II hasilnya berupa persentil yang dapat dilihat
pada tabel yang sudah disediakan
Administrasi APM
• Prinsipnya ialah
– “Tiap gambar memiliki satu bagian yang hilang. Pilihlah satu potongan gambar untuk melengkapi
gambar yang hilang ini.”
• Langkah-langkah :
– Building rapport dengan testee. Tekankan untuk memulai pengerjaan tes secara bersama-sama.
– Meminta testee untuk menuliskan identitas pada lembar jawaban.
– Menjelaskan instruksinya:
• “Dihadapan Saudara sudah terdapat buku. Mari kita buka halaman pertama.”
• “Dihadapan Saudara terdapat sebuah gambar, namun salah satu bagiannya hilang. Pilihlah salah satu
dari enam potongan gambar yang ada di bawahnya untuk melengkapi gambar yang hilang ini.”
• “Tuliskan jawaban Anda dengan menuliskan nomor jawaban pada lembar jawab. Tes ini terdiri dari 48
soal.”
• “Tidak ada batasan waktu dalam menyelesaikan tes ini. Biasanya individu menyelesaikan tes ini
dalam waktu 50 menit.”
Skoring

▪ Jawaban betul dinilai 1


▪ Jawaban salah dinilai 0
▪ Skor setiap bagian kemudian dijumlahkan untuk
mendapatkan raw score (RS).
▪ Raw score kemudian diubah menjadi Percentile
dengan mengacu pada norma masing-masing
tes.

17
Hasil tes Raven

Grade I : intellectually superior → ≥ 95 p


Grade II : definitely above the average in intellectual capacity → ≥ 75 p
Grade III : intellectually average → 25-75 p
III+ → ≥ 50 p
III- → < 50 p
Grade IV : definitely below average → ≤ 25 p
IV- → ≤ 10 p
Grade V : intellectually defective →≤ 5 p

Anda mungkin juga menyukai