0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan11 halaman

Rambu Penyusunan RPP Pendidikan PAI

memahami rambu rambu

Diunggah oleh

mmnikah21
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan11 halaman

Rambu Penyusunan RPP Pendidikan PAI

memahami rambu rambu

Diunggah oleh

mmnikah21
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

Memahami Rambu-Rambu Penyusunan RPP


(Makalah ini disusun guna menyelesaikan salah satu tugas)

Dosen Pengampu : Apri Antoni, [Link]

Disusun Oleh :

1. M. TEGAR ALVIAN NPM (2302604012)


2. IKHWANUL HANIF NPM (2302604009)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA


ISLAM FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI)
KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT
TAHUN AKADEMIK 1443 H/2025
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah SWT, atas rahmat, berkah, dan hidayah-Nya sehingga penulis
dapat menyelesaikan tugas makalah. Sholawat dan salam tak lupa penulis haturkan kepada
baginda nabi Muhammad SAW.
Dalam penulisan makalah kali ini penulis dapat mengetahui tentang pemahaman. Untuk itu
penulis mengucapkan terima kasih banyak kepada:
1. Teman satu kelompok atas kerjasamanya dalam penyelesaian tugas makalah ini.
2. Terkhusus untuk dosen pengampu mata kuliah Perencanaan Pembelajaran PAI, bapak
dosen, Apri Antoni, [Link]

Penulis menyadari jika makalah yang disajikan ini belumlah sempurna. Untuk itu
penulis menerima kritik dan saran yang bersifat membangun demi sempurnanya makalah ini.
Semoga makalah ini berguna dan menambah pengetahuan bagi para pembaca.

Tulang Bawang Barat, Mei 2025

Kelompok 7

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii


DAFTAR ISI ...................................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 4
A. Latar Belakang ........................................................................................................... 4
B. Rumusan Masalah ...................................................................................................... 5
C. Tujuan Masalah .......................................................................................................... 5
BAB II PEMBAHASAN ..................................................................................................... 6
A. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ............................................................................ 6
1. Pengertian RPP ....................................................................................................... 6
2. Perbedaan RPP Kurikulum K13 dan Kurikulum Merdeka ....................................... 6
3. Komponen Modul Ajar Kurikulum ......................................................................... 7
4. Cara Menyusun RPP Merdeka Belajar .................................................................... 7
5. Penyusunan RPP Kurikulum 2013........................................................................... 7
B. Rambu-Rambu Penyusunan RPP ................................................................................ 8
C. Prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dalam penyusunan RPP ................................. 9
BAB III PENUTUP ........................................................................................................... 10
A. Kesimpulan .............................................................................................................. 10
B. Saran ........................................................................................................................ 10
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................................ 11

iii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah salah satu komponen penting dalam
sistem pendidikan di Indonesia. RPP merupakan rencana yang disusun oleh guru untuk
melaksanakan pembelajaran di kelas. Penyusunan RPP yang baik dan benar sangat penting
untuk mencapai tujuan pembelajaran yang efektif dan efisien. Oleh karena itu, perlu
diketahui rambu-rambu penyusunan RPP yang sesuai dengan standar pendidikan di
Indonesia.
Setiap kegiatan mengajar tentunya diharapkan dilakukan oleh seorang tenaga pendidik
yang berpotensi dalam menguasai ruang lingkup belajar. Pendidikan merupakan proses
belajar dan pembelajaran yang diwujudkan dalam keadaan sadar dilakukan oleh pendidik
dan peserta didik untuk mencapai potensi diri, Serta memiliki keterampilan dan mampu
menerapkannya dilingkungan masyarakat, Bangsa dan Negara (Paraniti & Noviyanti,
2019).
Menurut undang undang no.14 tahun 2005 pasal 10 ayat 1 tentang guru dan dosen
dijelaskan bahwa guru dan dosen agar mampu melakukan tugas profesinya dengan baik,
Seorang guru di haruskan memiliki 4 kemampuan inti yaitu : (1) kompetensi pedagogik (2)
kompetensi kepribadian (3) kompetensi sosial (4) kompetensi professional. Dalam
kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional guru maupun dosen mampu
memberikan pemahaman terhadap siswa maka diperlukan rancangan yang matang sebelum
memulai pembelajar. Berhasilnya suatu kegiatan belajar sangat ditentukan dari seberapa
besar kualitas perencanaan yang dibuat oleh guru maupun dosen. Biasanya,seseorang yang
melakukan kegiatan tanpa adanya perencanaan akan cenderung mengalami kegagalan.
Perencaraan proses pembelajaran merupakan acuan yang seharusnya di lakukan oleh
tenaga pendidik demi berhasilnya kegiatan yang dilakukan. Kegiatan perencanaan awal
yang bisa dilakukan adalah dengan membuat RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran )
(budiyasa,2020).RPP diperoleh dari pengembangan silabus yang mengarahkan proses
pembelajaran, fokus guru terhadap pelajaran yang disampaikan akan lebih terarah dengan
pembuatan RPP sebelum pembelajaran dilangsungkan (CHUSNI dkk., 2017).
Penyusunan rencana pelaksanaan pembelajran (RPP) adalah hal yang penting bagi guru
maupun calon guru dalam pembelajaran. Berdasarkan Permendikbud Nomor 22 Tahun
2016, identitas RPP ini meliputi nama satuan pendidikan, kelas/semester, mata pelajaran,
materi pokok/tema pelajaran, dan alokasi waktu. Setiap komponen RPP yang dibuat oleh
setiap mahasiswa pendidikan hendaklah sesuai yang telah ditetapkan (Budiyasa, 2020).
Keterampilan membuat RPP haruslah sesuai aturan dan ketetapan yang berlaku, penilaian
dalam penulisa RPP dapat di ukur berdasarkan bentuk format RPP yang dibuat, tinggi
kemampuan indikator kognitif, kegiatan belajar mengajar yang terperinci berbasis
pendekatan ilmiah, pemilihan dan penggunaan metode belajar, serta mampu menyesuaikan
media belajar dengan model pembelajaran, indikator pembelajran untuk memilih materi
yang akan disampaikan, dan teknik evaluasi yang dipilih.
Aturan-aturan dalam pelaksanaan pembelajarannya, salah satunya dalam pembuatan
rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), yang mana RPP inilah yang akan menjadi
panduan guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik yang baik dan benar. Dalam hal
ini kemerdekaan belajar haruslah dijadiakan sebagai solusi yang konkrit dalam komplit
permasalahan pendidikan yang ada (Hendri, 2020). Merdeka belajar ialah nilai-nilai

4
implementasi yang membentuk karakter bangsa yang mana langkah awalnya adanya
perbaikan metode belajar dan sistem pendidikan yang mana diharapkan memberikan
berubahan yang baik dan bermanfaat (Ainia, 2020).
Pelaksanaan proses pembelajaran berdasarkan rencana pelaksanaan pembelajaran
(RPP) khususnya kurikulum belajar merdeka yang mana baik guru maupun calon guru di
haruskan dapat mendesain pembelajaran yang telah ditentukan (Dhiniaty, 2017). Tingkat
pemahaman yang baik sangat berpengaruh terhadap kualitas guru dalam mengajar untuk
menciptakan kualitas pendidikan (Nurasiah & suprianto, 2015). Guru dan calon guru dapat
membuat RPP sesuai hakikatnya dan sesuai dengan pedoman. Berdasarkan surat edaran
permendikbud No 14 Tahun 2019 menyampaikan tiga komponen inti RPP dibuat dalam
satu halaman, yang mana tiga komponen tersebut terdiri dari efisien, efektif, dan
berorientasi pada murid. Efisien yang berarti dalam penulisan RPP dijelaskan secara
singkat dan tidak menghabiskan waktu dan tenaga. Efektif yang berarti penulisan RPP
dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Ketiga adalah berorientasi pada
siswa,yang mana dalam penulisan RPP dibuat dengan mempertimbangkan kesiapan,
ketertarikan, dan kebutuhan belajar siswa dikelas (Hendri, 2020).

B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian RPP?
2. Apa hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan RPP?
3. Apa komponen dan langkah pembuatan RPP?

C. Tujuan Masalah
1. Mengetahui pengertian RPP dan tujuan RPP.
2. Mengetahui hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan RPP.
3. Mengetahui komponen dan langkah pembuatan RPP.

5
BAB II
PEMBAHASAN
A. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
1. Pengertian RPP
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah program perencanaan yang disusun
sebagai pedoman pelaksanaan pembelajaran untuk setiap kegiatan proses pembelajaran.
RPP dikembangkan berdasarkan silabus. Fungsi Perencanaan, RPP hendaknya dapat
mendorong guru lebih siap melakukan kegiatan pembelajaran dengan perencanaan yang
matang. Dalam kurikulum 13, rencana pembelajaran ini disebut RPP atau Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran. Sedangkan dalam Kurikulum Merdeka, istilah RPP diubah
menjadi Modul [Link] Kurikulum Merdeka – Sebelum proses pembelajaran dimulai,
guru perlu membuat rencana pembelajaran. Dalam kurikulum 13, rencana pembelajaran ini
disebut RPP atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Sedangkan dalam Kurikulum
Merdeka, istilah RPP diubah menjadi Modul Ajar.

2. Perbedaan RPP Kurikulum K13 dan Kurikulum Merdeka


Perbedaan RPP Kurikulum K13 dan Kurikulum Merdeka Sebelum menyusun modul
ajar, akan lebih baik jika Anda mengetahui perbedaan RPP dan modul ajar terlebih dahulu.
Selain berbeda secara penamaan, RPP dan modul terbuka juga memiliki beberapa
perbedaan lain, di antaranya:
a. Menampilkan Profil Siswa
Dalam penyusunan modul ajar atau RPP Kurikulum Merdeka, profil siswa
digunakan sebagai latar belakang. Hal ini disebabkan penerapan Kurikulum Merdeka
diinisiasi bahwa setiap siswa memiliki profil yang unik. Oleh karena itu, proses
pembelajaran harus menyesuaikan dengan profil siswa sebagai peserta didik. Berangkat
dari sini, guru dapat menyusun pembelajaran yang sesuai dengan bakat dan minat
siswa, gaya belajar, bahkan sesuai dengan keadaan siswa sehari-hari. Sehingga,
pembelajaran yang dijalankan bisa lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan
siswa secara umum.
b. Dibuat dengan Prinsip Berpikir Mundur
Penyusunan modul ajar dibuat dengan prinsip backward thinking atau backward
design. Maksudnya, cara berpikir yang digunakan dimulai dari melihat hasil akhir
pembelajaran. Jadi, tujuan pembelajaran, bukti dan asesmen disusun terlebih dahulu.
Baru kemudian, guru menyusun kegiatan awal pembelajaran dengan menyesuaikan
tujuan dan asesmen yang telah disusun.
c. Berorientasi pada Kemandirian Siswa
Dalam RPP Kurikulum Merdeka belajar, guru tidak hanya berperan sebagai
pengajar yang menyampaikan materi saja. Tapi sebagai fasilitator yang membantu
siswa mengasah kemandirian dalam belajar. Sehingga, guru perlu mengatur tujuan
pembelajaran, menetapkan strategi, dan memadukan perkembangan sesuai yang dapat
meningkatkan kemandirian siswa.

6
3. Komponen Modul Ajar Kurikulum
Komponen Modul Ajar Kurikulum Merdeka Sebelum mulai menyusun modul
terbuka, guru harus memahami lebih dulu mengenai komponen modul terbuka. Secara
umum, ada 3 komponen utama dalam susunan modul terbuka atau RPP Kurikulum
Merdeka, yaitu informasi umum, komponen inti, dan lampiran. Dengan mengetahui
komponen modul ajar, guru dapat menyusun modul ajar dengan lebih baik. Sehingga,
segala aspek yang diperlukan dalam perencanaan belajar dapat dilihat langsung di
modul terbuka.

4. Cara Menyusun RPP Merdeka Belajar


Cara Menyusun RPP Merdeka Belajar Cara paling populer dan mudah untuk
menyusun RPP Kurikulum Merdeka SMP dan SMA adalah dengan menggunakan
metode backward design. Dalam metode ini, penyusunan pembelajaran dilaksanakan
secara mundur. Ada tiga tahapan penyusunan RPP atau modul terbuka dalam kurikulum
merdeka, yaitu:
a. Mengidentifikasi Hasil yang diharapkan
Penyusunan RPP dimulai dengan identifikasi hasil yang diharapkan oleh guru.
Mulai dari standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, dan tujuan
pembelajaran. Dengan identifikasi hal ini di awal, proses pembuatan modul terbuka
akan menjadi lebih mudah bagi guru.
b. Menentukan Tolok Ukur
Setelah tujuan pembelajaran ditetapkan, guru perlu menentukan bukti atau tolok
ukur yang dapat diterima. Tolok ukur ini nantinya akan menjadi acuan untuk
melihat pemahaman peserta didik. Dengan kata lain, penentuan tolok ukur juga
menjadi acuan untuk pembuatan asesmen di akhir pembelajaran.
c. Merencanakan Pembelajaran Tahap terakhir dari penyusunan RPP
Kurikulum Merdeka adalah dengan merencanakan pembelajaran. Langkah ini
juga merupakan langkah inti dan paling penting dalam menyusun modul terbuka.

Penyusunan pembelajaran mencakup penentuan langkah-langkah kegiatan


pembelajaran hingga instruksi yang akan digunakan dalam pembelajaran.
Penyusunan rencana pembelajaran dilakukan dengan mengacu pada tujuan
pembelajaran dan asesmen yang akan dilakukan di kemudian hari.

5. Penyusunan RPP Kurikulum 2013


Penyusunan RPP kurikulum 2013 yang di revisi pada tahun 2018 ada beberapa
hal yang perlu diperhatikan untuk tercapainya kompetensi yang ingin dicapai antara
lain:
a. Mengintegrasikan penguatan pendidikan karakter (PKK) di dalam pembelajaran.
Karakter yang diperkuat yaitu: religius, nasionalis, mandiri, gotong royong,
integritas.
b. Mengidentegrasikan literasi, yaitu:
a) Literasi Dini (Early Literacy)
b) Literasi Dasar (basic Literasi)
c) Literasi Perpustakaan (Library Literasi)
d) Literasi Media (Media Literasi)

7
e) Literasi Teknologi (Basic Literasi)
f) Literasi Visual (Visual Literasi)
c. mengintegrasikan keterampilan abad 21 atau 4C yaitu:
a) Creative
b) Critical thinking
c) Commutative
d) Colaborative
d. mengintegrasikan Higher, Order, Thinking, Skill (HOTS) yang merupakan
kemampuan berfikir keritis, logis, reflektif, metalognitif, dan berfikir kreatif.
Peserta didik mampu untuk memprediksi, mendesain dan memperkirakan.

B. Rambu-Rambu Penyusunan RPP


Rambu-rambu penyusunan RPP meliputi identitas pembelajaran, tema/sub tema,
standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi, metode,
media, sumber belajar, penilaian, dan kegiatan pembelajaran. RPP harus disusun secara
lengkap, sistematis, dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Berikut adalah rincian
rambu-rambu penyusunan RPP:
1. Identitas Pembelajaran:
 Nama sekolah.
 Mata pelajaran.
 Kelas/semester.
 Alokasi waktu.
 Tema/sub tema.
2. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar:
 Menentukan standar kompetensi yang sesuai dengan mata pelajaran.
 Menentukan kompetensi dasar yang akan dicapai dalam pembelajaran.
3. Indikator dan Tujuan Pembelajaran:
 Menentukan indikator pencapaian kompetensi untuk setiap kompetensi dasar.
 Merumuskan tujuan pembelajaran yang spesifik, terukur, relevan, dan terarah.
4. Materi Pembelajaran:
 Memilih materi yang relevan dengan kompetensi dasar dan indikator.
 Menyusun materi secara sistematis dan mudah dipahami oleh peserta didik.
5. Metode Pembelajaran:
 Memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi dan
peserta didik.
 Menggunakan metode yang bervariasi untuk menjaga minat dan partisipasi
peserta didik.
6. Media Pembelajaran:
 Memilih media pembelajaran yang mendukung kegiatan pembelajaran.
 Menggunakan media yang menarik dan interaktif agar peserta didik lebih
termotivasi.
7. Sumber Belajar:
 Menentukan sumber belajar yang relevan dan dapat diakses peserta didik.
 Menggunakan berbagai sumber belajar seperti buku, internet, dan media lainnya.
8. Kegiatan Pembelajaran:

8
 Merinci kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan, mulai dari kegiatan awal,
inti, hingga penutup.
 Menggunakan kegiatan yang berorientasi pada peserta didik dan mendorong
partisipasi aktif.
9. Penilaian:
 Menentukan jenis penilaian yang akan digunakan (unjuk kerja, portofolio, dll).
 Memilih instrumen penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.

C. Prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dalam penyusunan RPP:


 Perbedaan Individual: Memperhatikan perbedaan kemampuan dan gaya belajar
peserta didik.
 Partisipasi Aktif: Mendorong peserta didik untuk aktif berpartisipasi dalam
pembelajaran.
 Pusat pada Peserta Didik: Memprioritaskan kebutuhan dan minat peserta didik
dalam proses pembelajaran.
 Budaya Membaca dan Menulis: Mengembangkan budaya membaca dan menulis di
kelas.
 Umpan Balik dan Tindak Lanjut: Memberikan umpan balik yang konstruktif dan
tindak lanjut yang sesuai.

9
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana yang
menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu
kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus.
Lingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup satu kompetensi dasar yang
terdiri atas satu indicator atau beberapa indicator untuk satu kali pertemuan atau
lebih. RPP merupakan persiapan yang harus dilakukan guru sebelum mengajar.
Persiapan disini dapat diartikan persiapan tertulis maupun persiapan mental, situasi
emosional yang ingin dibangun, lingkungan belajar yang produktif, termasuk
meyakinkan pembelajar untuk mau terlibat secara penuh.
Penyusunan RPP yang baik dan benar sangat penting untuk mencapai tujuan
pembelajaran yang efektif dan efisien. Rambu-rambu penyusunan RPP yang telah
dijelaskan di atas dapat menjadi acuan bagi guru dalam menyusun RPP yang sesuai
dengan standar pendidikan di Indonesia. Dengan mengikuti langkah-langkah
penyusunan RPP yang sistematis dan terstruktur, guru dapat menciptakan
pembelajaran yang berkualitas dan mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan.

B. Saran
Makalah ini bertujuan menambah wawasan dan pengetahuan tentang
“Memahami Rambu-Rambu Penyusunan RPP” bagi para pembaca dan juga
penulis. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari
kesempurnaan. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang
sifatnya membangun guna sempurnanya makalah ini agar dapat menjadi salah satu
sumber bacaan yang bermakna.
Penulis sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini
termasuk jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan saran
dan kritik yang membangun dari para pembaca. Semoga makalah ini dapat
memberi manfaat kepada penulis dan pembaca pada umumnya.

10
DAFTAR PUSTAKA

Akrim, Segara R. Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran. (2022).


Azizan, Maulana Arafat Lubis dan Nazran. "Pembelajaran Tematik MI/SD Implementasi
Kurikulum." Samudra Biru (2019): 163-164.
Prastowo, Handi. "Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajan (RPP) Tematik Terpadu."
Jakarta, 2017. 56.
Yasin, M. "Peningkatan Kemampuan Guru dalam Menyusun RPP Melalui Pelaksanaan."
Jurnal Ilmu Sejarah. (2022).

11

Anda mungkin juga menyukai