MODUL 04: MODULUS YOUNG
Tanggal: 25-07-2008
Keadaan Laboratorium
• Temperatur = (26.5 ± 0.5) oC
• Tekanan = (66.0 ± 0.5) %
• Kelembaban = (694.55 ± 0.025) mmHg
A) Tujuan Praktikum
• Menentukan modulus Young suatu bahan
B) Alat dan Bahan
• Dua utas kawat berbeda jenis
• Perangkat bacaan panjang skala utama dan nonius
• Seperangkat beban
• Mistar panjang
• Mikrometer skrup
C) Teori dan Metode
Sifat elastisitas suatu bahan biasa dinyatakan dalam hubungan antara besaran-
besaran tegangan dan regangan. Misalkan pada satu sisi sebuah batang bekerja
gaya tarik F yang tersebar merata (uniform) di seluruh permukaan
penampang.
Jika luas penampang adalah A , maka tegangan tarik adalah F / A . Misalkan
panjang batang mula-mula adalah L0 dan akibat gaya tarik F panjang batang
menjadi L , maka didefinisikan regangan tarik:
L−L0 L
= . (1)
L0 L0
Batang disebut elastis bila gaya F berhenti bekerja pada batang, maka panjang
batang kembali ke panjang asal ( L0 ).
Untuk mengukur elastisitas bahan ini, didefinisikanlah modulus Young, yaitu
perbandingan tegangan terhadap regangan tarik:
tegangan tarik F/ A
E= = . (2)
regangan tarik L/ L0
Metode Percobaan:
1. Gantungkanlah kedua kawat dan lengkapi dengan perangkat baca. Agar
kawat lurus, bebani kedua kawat dengan beban yang tak terlalu berat.
○ Ukur panjang salah satu kawat yang akan ditentukan modulus Young-
nya.
○ Ukur diameter kawat.
○ Catat kedudukan skala nonius.
2. Tambahkan beban setiap kali 0.5 kg.
○ Catatlah kedudukan nonius, lakukan penambahan beban beberapa
kali.
○ Hitung pertambahan panjang.
3. Ambil beban setiap kali 0.5 kg sehingga beban habis. Setiap kali beban
diambil
○ Catatlah kedudukan nonius.
○ Hitung pengurangan panjang.
4. Hitung tegangan dan regangan tarik pada setiap langkah
penambahan dan pengurangan beban, lalu Buat grafik hubungan
antara tegangan dan regangan tarik pada kertas grafik. Modulus
Young dapat ditentukan dari grafik tersebut.
D) Data Percobaan
• Jari-jari kawat rata-rata: R = 0.226 mm = 0.226 . 10-3 m
• Panjang awal: L0 = 2291 mm = 2.291 m
• Tabulasi massa dan pertambahan/pengurangan panjang (terhadap L0 ):
Massa beban L (+) L (–)
(gr) (mm) (mm)
500 0.45 0.415
1000 0.955 0.955
1500 1.365 1.365
2000 1.75 1.853
2500 2.2 2.22
3000 2.66 2.75
3500 3.065 3.065
E) Pengolahan Data
Besaran yang ingin dihitung adalah modulus Young dari kawat besi lunak.
Dari pers. (2):
M g L0
E= .
A L
Jika dibuat grafik M terhadap L , maka modulus Young dapat dihitung
dengan melakukan linearisasi kurva dan memasukkan data-data g , A , dan L0 .
Persamaan yang dijadikan acuan untuk linearisasi adalah:
M=
EA
g L0
L,
sehingga
EA
= gradien kurva M vs L .
g L0
Misalkan persamaan garis berbentuk y =axb , maka
EA a gL0 agL0
=a E= = .
g L0 A R2
Untuk penambahan beban:
agL0 1157 9.782.291
E= 2
= ≈161.64 GPa .
R 0.226.10−3 2
Untuk pengurangan beban:
agL0 1126.1 9.782.291
E= 2
= ≈157.3 GPa .
R 0.226.10−3 2
F) Pembahasan
Dari pengolahan data di atas didapatkan bahwa modulus Young untuk
penambahan dan pengurangan beban hanya berselisih sedikit. Hal ini
disebabkan oleh perubahan kawat yang sangat kecil dengan kisaran orde
sekitar 10-2, sehingga gradien yang dihasilkan untuk kedua grafik cenderung
sama, namun jelas terlihat adanya perbedaan perubahan panjang kawat antara
penambahan dan pengurangan beban.
Jika dibandingkan modulus Young besi lunak antara hasil percobaan dengan
referensi, yaitu 190 s.d. 210 GPa, maka dapat diperkirakan kualitas ketahanan
maupun elastisitas besi lunak yang digunakan tidak sebaik besi sesuai referensi.
Selain itu beberapa faktor yang mempengaruhi akurasi eksperimen antara lain
faktor lingkungan, kekurangtelitian dalam pengambilan data, dan tidak
diperhitungkannya faktor koreksi untuk setiap alat.
Dalam mengubah-ubah massa beban diketahui bahwa beban tak melebihi batas
elastisitas (histerisis normal). Bila beban melebihi batas elastisitas, kawat tak
kembali ke asal dan hubungan antara tegangan dan regangan tarik tidak lagi
linear.
G) Simpulan
• Modulus Young besi lunak hasil percobaan rata-rata adalah 159.47 GPa
(dihitung dari hasil penambahan dan pengurangan beban).
• Penambahan dan pengurangan beban tidak melebihi batas elastisitas
bahan kawat.