Ian Adhi Pramudya
[Link]
OPTIMA COMPUTER
KUNINGAN
2025
BAB I
ALAT DAN BAHAN
SERVICE TV LED
Berikut adalah tutorial umum untuk
memperbaiki (service) TV LED yang tidak
berfungsi, cocok untuk teknisi pemula hingga
menengah. Pastikan untuk berhati-hati karena
tegangan di dalam TV bisa sangat tinggi.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Multimeter digital
Solder dan timah
Obeng plus/minus
Tester LED (jika tersedia)
Power supply variabel (opsional)
Kain lap & kuas halus
Pasta pendingin (thermal paste)
BAB II
LANGKAH AWALNYA
SERVICE TV LED
Langkah-langkah Servis TV LED
1. Identifikasi Gejala Kerusakan
Contoh masalah umum:
TV mati total
Hanya lampu indikator yang hidup
Layar gelap tapi suara ada
Gambar hilang sebagian atau rusak
TV restart sendiri
2. Bongkar Casing Belakang
Cabut colokan listrik TV.
Buka sekrup di bagian belakang menggunakan
obeng.
Lepas casing secara hati-hati.
3. Pemeriksaan Visual
Cek apakah ada elko (kapasitor elektrolit)
yang menggembung.
Cek jalur PCB yang terbakar atau putus.
Lihat apakah ada bekas terbakar atau bau
menyengat.
4. Cek Power Supply
Ukur output power board ke mainboard,
biasanya 5V, 12V, 24V.
Jika tidak ada tegangan keluar, cek dan ganti:
o Fuse (sekring)
o Dioda
o MOSFET
o Kapasitor/elko
Jika ada output tetapi TV tidak hidup, lanjut
ke step berikutnya.
5. Cek Mainboard
Periksa IC utama (bisa panas berlebih?).
Coba reball/reheat BGA IC jika dicurigai
solderan retak.
Cek sinyal power-on dari tombol/remote
(biasanya 3.3V ke 0V saat dinyalakan).
6. Cek Backlight
Gejala: Suara ada, gambar samar saat disenter
dari samping.
Langkah:
Tes tegangan backlight di konektor LED
(biasanya 100V-200V).
Gunakan LED tester untuk memeriksa jalur
lampu LED satu per satu.
Ganti LED strip yang rusak atau satuan LED-
nya.
7. Cek Panel T-Con (Timing Controller)
T-Con menghubungkan mainboard ke layar.
Jika tidak ada gambar atau layar putih polos:
o Periksa tegangan input (biasanya 12V).
o Cek fuse di board T-Con.
o Tes IC utama di T-Con.
8. Perakitan dan Uji Coba
Setelah diperbaiki, bersihkan debu dengan
kuas.
Pasang kembali semua kabel fleksibel.
Tes TV sebelum menutup casing.
Jika normal, pasang casing belakang.
Tips Tambahan
Selalu cek datasheet komponen jika ragu.
Gunakan isolator saat menyentuh bagian high
voltage.
Jika TV bermerk, cari skema service manual-
nya.
Banyak TV sekarang menggunakan chipset
combo (power + mainboard jadi satu).
Jika kamu punya tipe TV spesifik (misalnya:
Polytron 32", LG Smart TV, dll), sebutkan saja agar
saya bisa buatkan tutorial spesifik per model atau
skema dan titik pengukuran tegangan.
BAB III
PANDUAN LENGKAP
SERVICE TV LED
Baik, berikut adalah panduan lengkap service TV
LED untuk semua tipe, dibagi berdasarkan bagian
dan gejala kerusakannya. Cocok untuk teknisi
pemula hingga mahir.
I. STRUKTUR UMUM TV LED
1. Power Supply Board
Mengubah listrik AC (220V) menjadi DC (12V,
24V, dll).
2. Mainboard (Motherboard)
CPU, tuner, HDMI, USB, software TV berada di
sini.
3. T-Con Board (Timing Controller)
Mengatur timing sinyal gambar ke panel LCD.
4. Backlight LED
Lampu di belakang panel untuk menampilkan
cahaya.
5. Panel LCD/LED
Menampilkan gambar (raw input dari T-Con).
6. Remote/Keypad Board
Penerima sinyal remote & tombol manual.
II. GEJALA DAN SOLUSI KERUSAKAN
1. TV Mati Total
Penyebab umum:
Sekring putus
Elko rusak
IC PWM mati
Mosfet short
Solusi:
Cek sekring pakai multimeter
Ganti elko (yang kembung atau bocor)
Ukur tegangan 300VDC setelah dioda bridge
Jika tidak ada 12V/24V output, IC PWM rusak
2. Layar Gelap, Suara Ada
Penyebab umum:
Backlight rusak
Inverter tidak hidup
Driver LED short
Solusi:
Gunakan LED tester
Buka panel, periksa LED strip (ganti jika putus)
Pastikan tegangan 100-200V sampai ke
backlight
3. Layar Nyala, Tidak Ada Gambar
Penyebab:
T-Con rusak
Kabel LVDS longgar
Panel rusak sebagian
Solusi:
Cek fuse di T-Con
Pastikan tegangan 12V masuk ke T-Con
Ukur sinyal VON, VGH, VGL
Ganti T-Con jika rusak
4. Gambar Ada, Tapi Blank/Buram/Penuh Garis
Penyebab:
Kabel LVDS ke panel rusak
IC COF (chip-on-flex) panel rusak
Panel rusak
Solusi:
Bersihkan konektor fleksibel panel
Tekan COF (chip panjang hitam di panel), lihat
perubahan
Jika normal saat ditekan, kemungkinan solder
lemah
5. TV Tidak Respon Remote atau Tombol
Penyebab:
IR receiver rusak
Jalur data ke IC rusak
Firmware error
Solusi:
Ganti IR receiver
Flash ulang firmware (butuh USB
programmer/spi flasher)
III. SERVICE PER BAGIAN TV
1. Power Supply Board
Tegangan input: 220VAC
Tegangan output: 12V / 24V / 5V
Komponen kunci: fuse, NTC, dioda, elko, IC
PWM, optocoupler
2. Mainboard
Fungsi: proses sinyal AV, HDMI, DVB, suara,
gambar
Biasanya terdapat IC utama (SoC), RAM, ROM
Bisa rusak karena tegangan drop atau flash
error
3. T-Con Board
Tegangan kerja: 12V
Komponen: IC VGL/VGH, booster IC, fuse,
resistor kecil
Kerusakan T-Con membuat layar tidak muncul
atau noise
4. Panel dan COF
Panel tidak bisa diperbaiki jika pecah
COF bisa diperbaiki dengan teknik “reheating”
(berisiko)
Konektor fleksibel harus bersih dan rapat
IV. ALAT SERVICE WAJIB
Multimeter digital
LED tester
Obeng set
Solder dan timah
Blower (hot air) untuk BGA atau COF reflow
USB ISP/Flash programmer untuk firmware
V. TUTORIAL SPESIFIK TIPE TV (dapat
disediakan sesuai permintaan)
Saya bisa buatkan tutorial untuk model berikut
jika kamu menyebutkan tipe/model-nya:
LG Smart TV (32", 43", 55")
Samsung LED TV
Polytron, Sharp, Panasonic
TV China/non-merk
Android TV (TCL, Coocaa, Xiaomi)
Ingin saya lanjutkan dengan:
Skema & titik pengukuran untuk model
tertentu?
Panduan flashing firmware TV LED?
Panduan ganti lampu LED satuan?
Sebutkan model atau permintaan spesifik, akan
saya buatkan secara terperinci.
BAB IV
KERUSAKAN TV LED
Panduan Lengkap Service TV LED untuk
Semua Tipe
I. STRUKTUR UMUM TV LED
1. Power Supply Board: Mengubah listrik AC
(220V) menjadi DC (12V, 24V, dll).
2. Mainboard (Motherboard): CPU, tuner,
HDMI, USB, software TV berada di sini.
3. T-Con Board (Timing Controller):
Mengatur timing sinyal gambar ke panel
LCD.
4. Backlight LED: Lampu di belakang panel
untuk menampilkan cahaya.
5. Panel LCD/LED: Menampilkan gambar (raw
input dari T-Con).
6. Remote/Keypad Board: Penerima sinyal
remote & tombol manual.
II. GEJALA DAN SOLUSI KERUSAKAN
1. TV Mati Total
Penyebab: Sekring putus, elko rusak, IC
PWM mati, mosfet short.
Solusi: Cek sekring pakai multimeter, ganti
elko, ukur tegangan 300VDC setelah dioda
bridge, jika tidak ada output 12V/24V maka
IC PWM rusak.
2. Layar Gelap, Suara Ada
Penyebab: Backlight rusak, inverter tidak
hidup, driver LED short.
Solusi: Gunakan LED tester, buka panel dan
periksa LED strip, pastikan tegangan 100-
200V sampai ke backlight.
3. Layar Nyala, Tidak Ada Gambar
Penyebab: T-Con rusak, kabel LVDS
longgar, panel rusak sebagian.
Solusi: Cek fuse di T-Con, pastikan 12V
masuk ke T-Con, ukur sinyal VON, VGH,
VGL, ganti T-Con jika perlu.
4. Gambar Ada, Tapi Blank/Buram/Penuh
Garis
Penyebab: Kabel LVDS rusak, IC COF panel
rusak.
Solusi: Bersihkan konektor fleksibel, tekan
COF untuk melihat perubahan, jika normal
saat ditekan berarti solder lemah.
5. Tidak Respon Remote atau Tombol
Penyebab: IR receiver rusak, jalur data ke
IC rusak, firmware error.
Solusi: Ganti IR receiver, flash ulang
firmware (butuh USB programmer).
III. SERVICE PER BAGIAN TV
1. Power Supply Board
Tegangan input: 220VAC
Output: 12V / 24V / 5V
Komponen: fuse, NTC, dioda, elko, IC
PWM, optocoupler
2. Mainboard
Fungsi: proses sinyal AV, HDMI, DVB,
suara, gambar
Komponen: SoC, RAM, ROM
3. T-Con Board
Tegangan kerja: 12V
Komponen: IC booster, fuse, resistor kecil
4. Panel dan COF
Panel tidak bisa diperbaiki jika pecah
COF bisa diperbaiki dengan reheating
Pastikan konektor fleksibel bersih
IV. ALAT SERVICE WAJIB
Multimeter digital
LED tester
Obeng set
Solder dan timah
Blower (hot air)
USB ISP/Flash programmer
V. TUTORIAL SPESIFIK PER MODEL (disediakan
jika diminta)
Model yang tersedia:
LG Smart TV (32", 43", 55")
Samsung LED TV
Polytron, Sharp, Panasonic
TV China/non-merk
Android TV (TCL, Coocaa, Xiaomi)
VI. PANDUAN TAMBAHAN (dapat dibuatkan):
Skema & titik pengukuran tiap model
Panduan flashing firmware
Panduan ganti LED satuan
Sebutkan model atau bagian spesifik jika ingin
tutorial lanjutan.
Panduan lengkap service TV LED untuk semua tipe
sudah saya buat dalam dokumen di samping. Jika
kamu ingin menambahkan:
Skema dan titik pengukuran tiap model
Panduan flashing firmware
Langkah-langkah ganti LED backlight
Atau tutorial berdasarkan merk/model
spesifik
Silakan beri tahu saja, akan saya tambahkan ke
dokumen.
BAB V
TITIK PENGUKURAN
(TESPOINT)
Berikut adalah penjelasan titik-titik pengukuran
penting pada TV LED untuk membantu proses
servis dan troubleshooting:
I. TITIK PENGUKURAN PADA POWER
SUPPLY BOARD
1. Tegangan Masuk (Input AC)
Lokasi: Setelah fuse (sekring) dan sebelum
dioda bridge.
Nilai Normal: 220V AC
Tujuan: Pastikan listrik masuk.
2. Tegangan DC High Voltage
Lokasi: Setelah dioda bridge dan sebelum IC
PWM.
Nilai Normal: 300V DC
Tujuan: Tegangan utama sebelum konversi ke
DC rendah.
3. Output Tegangan ke Mainboard
Lokasi: Konektor ke mainboard.
Nilai Normal: 5V, 12V, 24V DC (tergantung
model)
Tujuan: Pastikan mainboard mendapat
tegangan cukup.
4. Tegangan Standby
Lokasi: Jalur 5V STB (biasanya selalu aktif saat
TV dicolok).
Nilai Normal: 5V
Tujuan: Jika tidak ada, kemungkinan IC
standby atau opto rusak.
II. TITIK PENGUKURAN PADA
MAINBOARD
1. Tegangan Regulator IC
Lokasi: IC kecil 3-pin atau 5-pin (misal:
AMS1117, 7805).
Nilai Normal: 1.2V, 3.3V, 5V (tergantung
fungsi).
Tujuan: Memastikan CPU/IC utama mendapat
tegangan.
2. Tegangan EN/Power-On
Lokasi: Pin power-on dari tombol/remote ke
power board.
Nilai Normal: 0V (off), naik ke 3.3V saat ON.
Tujuan: Menentukan apakah TV bisa
“bangun”.
III. TITIK PENGUKURAN BACKLIGHT
DRIVER
1. Tegangan Backlight
Lokasi: Konektor ke LED strip di panel.
Nilai Normal: 60V – 200V DC
Tujuan: Menentukan apakah backlight aktif.
2. Tegangan Enable
Lokasi: Jalur dari mainboard ke backlight
driver.
Nilai Normal: 3.3V saat backlight ON.
Tujuan: Jika tidak ada, backlight tidak akan
aktif.
IV. TITIK PENGUKURAN T-CON BOARD
1. Tegangan Input
Lokasi: Fuse atau pin konektor dari
mainboard.
Nilai Normal: 12V DC
Tujuan: T-Con harus mendapat 12V untuk
hidup.
2. Tegangan VGH, VGL, AVDD
Lokasi: Jalur dari IC T-Con ke panel COF.
Nilai Normal (kisaran):
o VGH: +25V
o VGL: -7V
o AVDD: +15V
Tujuan: Tegangan-tegangan ini mengontrol
driver TFT panel.
V. TITIK PENGUKURAN PANEL
(OPSIONAL, BERISIKO)
Lokasi: Jalur ke COF (Chip on Film) di tepi
panel.
Peringatan: Pengukuran langsung ke jalur COF
sangat sensitif, hanya dilakukan jika sudah
ahli.
Tujuan: Menentukan apakah panel mati
karena COF tidak bekerja.
Ingin saya tambahkan ilustrasi titik pengukuran
ke dokumen, atau buatkan skema pengukuran
per merk/model (LG, Samsung, Polytron, dll)?
Model LG titik pengukuran
SELAMAT BELAJAR !!!
E Book ini seharga
Rp.50.000
BRI
No. 013301037024509
An. Adhi Pramudya
Konfirmasi +628980114135
Untuk mengikuti
Kursus Elektronik dan Service
Kunjungi
[Link]
WA : +628980114135
OPTIMA Electronics
WA : +628980114135 (Ian Adhi)
Jasa Desain Hardwares dan Sofwares
Backend Frontend Websites
Landingpage + FB Ads
Android Application
Teknik Mikroprocessors/MMIO Interfacing
GPIO/USB Interfacing
Microcontrollers + Program IC
Arduino + Robotics
Radio Sistem (HF/FM/VHF/UHF Transceivers)
Sedia Softwares Elektronik
Menerima
Kursus Elektronik