0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan8 halaman

Penyuluhan Stabilitas Glukosa Diabetes

Diunggah oleh

viramitha78
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan8 halaman

Penyuluhan Stabilitas Glukosa Diabetes

Diunggah oleh

viramitha78
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

KETIDAK STABILAN KADAR GLUKOSA DARAH


PADA DIABETES MELLITUS

DISUSUN OLEH :
Jea Aldino Guvernur
(2720220228)

FAKULTAS ILMU KESEHATAN


PRODI ILMU KEPERAWATAN
UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI’IYAH
2025/2026
SATUAN ACARA PENYULUHAN

 Stase : Keperawatan Keluarga


 Topik Bahasan : Ketidak Stabilan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes
Mellitus
 Sasaran :Pasien dan keluarga yang merawat pasien
 Tempat :Rumah
 Hari/Tanggal :Jumat 18, Juli 2025
 Waktu :30 Menit
 Metode :Ceramah dan Tanya-Jawab
 Media :Ppt dan leaflet
 Penyuluh :Jea Aldino Guvernur

A. TUJUAN PENYULUHAN
1. Tujuan Umum :
Setelah dilakukan penyuluhan, keluarga mampu mengenali, memahami dan
menerapkan pengelolaan diabetes mellitus secara mandiri untuk menstabilkan
kadar glukosa darah.
2. Tujuan Khusus :

Setelah penyuluhan selama 30 menit, keluarga mampu:

1. Menjelaskan pengertian diabetes mellitus dan penyebab kadar glukosa


tidak stabil.
2. Menyebutkan tanda dan gejala hiperglikemia dan hipoglikemia.
3. Menjelaskan pentingnya pengaturan diet, kepatuhan minum obat, dan
kontrol rutin.
4. Membuat jadwal makan, konsumsi obat, dan kontrol ke fasilitas
kesehatan.

B. MATERI PENYULUHAN

1. Menjelaskan Pengertian diabetes mellitus.


2. Menjelaskan Penyebab ketidak stabilan kadar glukosa darah.
3. Menjelaskan Tanda dan gejala hiperglikemia & hipoglikemia.
4. Menjelaskan Prinsip pengaturan diet DM.
5. Menjelaskan pentingnya kepatuhan minum obat.
6. Menjelaskan cara menyusun jadwal makan, minum obat, dan kontrol rutin.

C. METODE DAN MEDIA


 Metode: Ceramah, diskusi, tanya jawab
 Media: Power point dan Leaflet

D. KEGIATAN PENYULUHAN
No Kegiatan Waktu Pemateri Peserta
1. Pembukaan 5 menit  Mengucapkan salam  Menjawab salam
 Memperkenalkan diri  Memperhatikan dan
 Menyampaikan maksud menjawab pertanyaan
dan tujuan  Memahami tujuan
dilaksanakannya dengan baik
penyuluhan  Berpartisipasi dalam

 Menyampaikan kontrak diskusi awal

waktu
 Menggali pengetahuan
pasien dan keluarga
2. Penyajian 20 menit  Menjelaskan Pengertian  Mecatat
diabetes mellitus.  Menyimak penjelasan
 Menjelaskan Penyebab  Mengajukan
ketidak stabilan kadar pertanyaan untuk hal
glukosa darah. yang kurang jelas
 Menjelaskan Tanda dan  Menjawab pertanyaan
gejala hiperglikemia & seputar materi
hipoglikemia.
 Menjelaskan Prinsip
pengaturan diet DM.
 Menjelaskan pentingnya
kepatuhan minum obat.
 Menjelaskan cara
menyusun jadwal makan,
minum obat, dan kontrol
rutin.

.
3. Penutup 5 menit  Mengevaluasi  Merangkum materi
 Menyempurnakan hasil yang telah diberikan
rangkuman peserta  Mendengarkan
(kesimpulan)  Mencatat
 Rencana tindak lanjut  Menjawab pertanyaan
 Terminasi  Menjawab salam
 Menutup pertemuan
 Memberikan salam
penutup

E. EVALUASI
a. Evaluasi Struktur :
 Persiapan media yang digunakan
 Kesiapan Tempat yang akan digunakan
 Kontrak waktu
b. Evaluasi Proses :
 Keluarga memperhatikan penjelasan yang disampaikan
 Keluarga aktif bertanya tentang penjelasan yang disampaikan
 Keluarga aktif menjawab pertanyaan yang diajukan
c. Evaluasi Hasil :

1. Keluarga mampu menjelaskan pengertian diabetes mellitus


2. Keluarga mampu menyebutkan 2 penyebab ketidak stabilan kadar
glukosa darah
3. Keluarga mampu menyebutkan tanda hiperglikemia & hipoglikemia
4. Keluarga mampu menyebutkan prinsip diet DM
5. Keluarga mampu menunjukkan jadwal makan & minum obat tertulis
6. Keluarga mampu menyebutkan jadwal kontrol berikutnya

F. RENCANA TINDAK LANJUT

 Membuat dan menggunakan lembar kontrol harian


 Menyiapkan jadwal makan dan minum obat yang konsisten
 Melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin
 Menjadwalkan kontrol ke fasilitas kesehatan secara rutin.

LAMPIRAN

MATERI

1. Pengertian Diabetes Mellitus:


Diabetes Melitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula darah
(glukosa) yang tinggi di atas normal. atau penyakit kronis serius yang terjadi karena
pankreas tidak menghasilkan cukup hormon yang mengatur gula darah, atau ketika
tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya
(Kemenkes,2018).
2. Penyebab Diabetes Mellitus :
Ketidak stabilan kadar glukosa darah, atau fluktuasi kadar gula dalam darah, bisa
disebabkan oleh berbagai faktor, terutama pada penderita diabetes. Beberapa
penyebab utama meliputi: pola makan yang tidak teratur , konsumsi makanan manis
berlebih, lupa minum obat, kurang aktivitas fisik, stres, dan tidak rutin kontrol.
3. Tanda dan Gejala
Hiperglikemia adalah Kondisi di mana kadar glukosa darah meningkat di atas normal
(>200 mg/dL), umum terjadi pada penderita diabetes yang tidak terkontrol.
Tanda dan Gejala seperti:
• Sering buang air kecil
• Sering merasa haus berlebihan.
• Sering merasa lapar terus-menerus.
• Mulut kering , sariawan.
• Lemas, cepat lelah.
• Kulit kering dan gatal
• Luka sulit sembuh.
Hipoglikemia adalah Kondisi di mana kadar glukosa darah turun di bawah normal
(<70 mg/dL), biasanya akibat obat insulin berlebihan atau makan terlambat.

Tanda dan Gejala seperti:

• Gemetar atau tremor

• Berkeringat dingin

• Jantung berdebar atau berdebar kencang

• Pusing dan sakit kepala

• Mudah marah atau gelisah

4. Prinsip Diet :
● Makan teratur 3x sehari + snack sehat.
Seperti : Sarapan, makan siang, makan malam dengan porsi seimbang. Memilih
snack sehat (misal: buah berserat,kacang, biskuit dan Hindari melewatkan makan
agar kadar gula tetap stabil.
● Pilih karbohidrat kompleks, sayur, protein rendah lemak.
 Karbohidrat kompleks: nasi merah, oatmeal, roti gandum, ubi.
 Sayur: pilih yang tinggi serat (bayam, brokoli, wortel).
 Protein rendah lemak: tahu, tempe, ayam tanpa kulit, ikan.
● Hindari makanan/minuman manis.

5. Obat:
Mengapa harus patuh?
• Obat diabetes membantu menurunkan dan mengontrol kadar gula darah agar tetap
dalam batas aman.
• Jika dosis terlewat atau sering lupa, gula darah bisa naik drastis (hiperglikemia)
atau turun terlalu rendah (hipoglikemia).
Dampak gula darah yang tidak terkontrol bisa memicu komplikasi kronis, seperti
kerusakan ginjal, mata, saraf, luka sulit sembuh bahkan amputasi.
Bagaimana caranya?

• Minum obat sesuai dosis yang di anjurkan


• Jangan mengurangi atau menghentikan obat tanpa dosis.

6. Kontrol & Jadwal:


 jadwal makan, minum obat, dan kontrol.

Obat Snack Makan Obat Snack Makan Obat Cek Catatan


Hari/Tanggal Sarapan Gula
Pagi Pagi Siang Siang Sore Malam Malam Darah Kontrol

Jam

Senin ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Selasa ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rabu ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Kamis ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Jumat ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Sabtu ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Minggu ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐ ☐
Daftar Pustaka

Kardiyudiani, S., & Dwi, N. (2019). Dasar Keperawatan Diabetes Melitus. Yogyakarta:
Pustaka Baru Press.

Pamungkas, R. A. (2021). Penyakit Diabetes Melitus: Pencegahan dan Penanganannya.


Bandung: Refika Aditama.

International Diabetes Federation. (2021). IDF Diabetes Atlas 10th Edition. Brussels: IDF.

Anda mungkin juga menyukai