0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan52 halaman

Modul Ajar Berpikir Komputasional

Diunggah oleh

evirohmawati.95
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan52 halaman

Modul Ajar Berpikir Komputasional

Diunggah oleh

evirohmawati.95
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR INFORMATIKA

ELEMEN 1 (BERPIKIR KOMPUTASIONAL)

Berpikir Komputasional
DISUSUN OLEH:
Bayu Setiajid, [Link]

DECOMPOSITION
PATTERN RECOGNITION
4 4 4 4 4 4

SMK KESEHATAN BAKTI INDONESIA MEDIKA


NGAWI
TAHUN 2025

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


1. Informasi umum Perangkat Ajar Informatika

Nama Bayu Setiajid, S. Kom Jenjang/Kelas SMK / X BK


(Berpikir Komputasional)

Asal sekolah SMK Kesehatan BIM Mapel Informatika


Ngawi
Alokasi waktu 3 x pertemuan Jumlah siswa Maksimal 36 peserta didik
(4 x@ 45
menit)
Profil pelajar Pancasila • Mandiri Tatap muka terbatas
yang berkaitan • Kreatif Moda
• Berpikir kritis pembelajaran

Fase E Lingkup Materi Logika Proposisi, negasi,


konjungsi, disjungsi, implikasi,
inferensi, deduktif, induktif,
abduktif, logika inferensi, biner,
heksadesimal, problem solving,
pemecahan masalah, algoritma

Tujuan BK.1. Menjelaskan pengertian proposisi, Mengidentifikasi


Pembelajaran kalimat-kalimat proposisi
BK.2. Menjelaskan pengertian negasi/ingkaran, konjungsi,
disjungsi, implikasi, dan inferensi
BK.3. Memberi contoh kalimat negasi/ingkaran, konjungsi,
disjungsi, implikasi, dan inferensi (KK)
BK.4. Menjelaskan konsep penalaran deduktif, induktif, dan abduktif
BK.5. Menganalisis suatu kasus untuk dipecahkan melalui
logika inferensi (KK)
BK.6. Mengonversi proposisi menjadi konsep bilangan biner
dan heksadesimal (KK)
BK.7. Menerapkan negasi, konjungsi, dan disjungsi pada
bilangan biner dan heksadesimal
BK.8. Menjelaskan konsep pemecahan masalah (problem
solving), mengidentifikasi masalah
BK.9. Menerapkan brainstorming untuk menguraikan
permasalahan menjadi komponen-komponen yang lebih kecil
(decomposition) (KK)
BK.10. Menyusun diagram alir sebagai perwujudan dari
langkah-langkah lojik pemecahan masalah (algorithm
designing) (KK)
BK.11. Menganalisis kasus sederhana atau alur proses untuk
Kata kunci diterapkan dalam diagram alir (KK)

Proposisi, negasi, konjungsi, implikasi, deduktif, induktif, abduktif, bilangan digital, system
bilangan, computasional thinking, biner, heksadesimal,

Pengetahuan/kete Tidak ada


rampilan siswa sebelum
mempelajari materi ini

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


Materi ajar, alat, Materi ajar perpikir komputasional
dan bahan Alat dan Bahan: Slide Presentasi, Modul

Sarana Prasarana
1. Laptop/Komputer
2. Lab. Komputer/Ruang Kelas
3. Jaringan internet

Target Peserta
Reguler
Didik

Kegiatan
1. Pengaturan Siswa : Individu, Berkelompok
Pembelajaran
2. Metode : Diskusi, Presentasi, Demonstrasi, Proyek
Utama
Asesmen
1. Penilaian : Asesmen Individu dan Kelompok
2. Jenis : Performa, Tertulis, Observasi

Persiapan
Pembelajaran 1. Guru menyiapkan perangkat ajar, materi, LKPD
2. Guru menyiapkan rubrik penilaian dan lembar observasi
3. Guru menyiapkan alat dan bahan untuk pembelajaran

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


2. Profil Pelajar Pancasila
Kegiatan Profil Pelajar Pancasila Praktik Inti
Diskusi, praktik Mandiri
Mengemukakan ide pada saat
diskusi dan praktikum
Diskusi, praktik Kreatif
Membuat presentasi hasil diskusi

Diskusi, praktik Berfikir Kritis


a. Mencari Informasi yang
dapat diperoleh dari
internet
b. Membedakan kalimat yang
bernilai benar dan salah

3. Kegiatan Pembelajaran Utama

Pengetahuan Keterampilan

Konsep
Bilanga Konversi
n Konsep Menerapkan Bilangan
digital
Logika konsep logika
proposisl propose

Berpikir
Komputasional
Memecahkan
Berpikir [Link] dgn
komputasional berpikir
komputasional

Sikap

Mandiri
Kreatif
Berfikir kritis

Gambar 1. Bagan unit pembelajaran

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


Pada bagian ini, Unit pembelajaran dipetakan menjadi aktivitas konkrit.
Pertemuan Jam
Tujuan Spesifik Pembelajaran Topik/Konsep Kode-Aktivitas
ke...
Menjelaskan penertian proposisi Logika Proposisi Mengenal kalimat
dan mengidentifikasi kalimat - utuh 1 JP
kalimat proposisi
Menjelaskan pengertian proposisi Logika proposisi
1 JP
majemuk majemuk
Menjelaskan pengertian negasi, Negasi, konjungsi,
konjungsi, disjungsi, implikasi dan disjungsi, implikasi
1 1 JP
inferensi dan inferensi

Memberikan contoh kalimat Kalimat Negasi,


negasi, konjungsim disjungsi, konjungsi,
implikasi dan inferensi. disjungsi, implikasi 1 JP
dan inferensi

Menjelaskan konsep penalaran Deduktif, induktif


1 JP
deduktif, induktif dan abduktif dan abduktif
Deduktif, induktif
Memberikan contoh penalaran dan abduktif 1 JP
2
deduktif induktif dan abduktif
Menganalisis suatu kasus untuk Logika inferansi
dipecahkan melalui logika 2 JP
inferansi
Menjelaskan konsep bilangan System bilangan Bilangan Biner dan
2 JP
biner dan heksadesimal digital heksadesimal
Mengonversi proposisi menjadi System bilangan Konversi bilangan 3
konsep bilangan biner dan digital Biner dan 2 JP
heksadesimal Heksadesimal
Menerapkan negasi, konjungsi dan System bilangan Negasi, konjungsi
disjungsi pada bilangan biner dan digital dan disjungsi
2 JP
heksadesimal bilangan biner dan
heksadesimal
Menerapkan operator logika System bilangan Operator logika 4
proposional pada bilangan biner digital proposional pada
bilangan biner dan 2 JP
dan heksadesimal
heksadesimal

4. Deskripsi Aktifitas
Pada zaman ini penggunaan bahasa atas ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi salah
satu syarat mutlak bagi eksistensi bangsa. Bahasa adalah alat komunikasi, logika
merupakan pola pikir, matematika berperan dalam pola pikir deduktif . Logika sangat
berguna bagi para ilmuwan untuk mengetahui kesahihan penalarannya.

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


1.1 Pertemuan 1 — Memberikan contoh kalimat negasi/ingkaran, konjungsi,
disjungsi, implikasi dan inferensi.
1.1.1 Tujuan Spesifik Pembelajaran
Menjelaskan pengertian proposisi, mengidentifikasi kalimat-kalimat
proposisi, menjelaskan pengertian proposisi majemuk, menjelaskan
pengertian negasi/ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, dan inferensi,
memberi contoh kalimat negasi/ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, dan
inferensi (KK).
1.1.2 Pertanyaan Pemantik

a. Pernahkah anda salah dalam mengambil kesimpulan dari sebuah informasi ?


b. Apa bahayanya jika kita sebagai pemimpin, salah dalam mengambil
kesimpulan dari sebuah informasi tersebut ?
1.1.3 Konsep terkait aktivitas

PERTEMUAN 1
Pendahuluan
1. Memberi Salam
2. Guru meminta peserta didik memimpin doa dan muraja’ah Guru
3. mengabsen, mengecek kerapian berpakaian, kebersihan kelas.
4. Guru menyampaikan penjelasan tentang tujuan pembelajaran yang akan
5. dicapai Guru memberikan penjelasan tentang tahapan kegiatan
10
3. pembelajaran Guru melakukan apersepsi
Menit
7 Guru memberikan pertanyaan arahan (Guide Questions) :
. a. Pernahkah kita salah dalam mengambil kesimpulan dari sebuah informasi ?
b. apa bahaya nya jika kita sebagai pemimpin, salah dalam mengambil
kesimpulan dari sebuah informasi tersebut ?
8. Guru memberi motivasi kepada peserta didik

Inti
A. Orientasi peserta didik pada masalah

1. Guru memberikan kepada peserta didik sebuah kalimat informasi:


- Peserta didik mendengarkan kalimat yang diutarakan oleh guru.
- Peserta didik diminta memberikan tanggapan dan pendapat terhadap
kalimat yang diutarakan.
- Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan permasalahan 155
dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan kalimat yang Menit
diutarakan.

2. Guru menugaskan peserta didik agar membentuk kelompok sebanyak 4 orang.


- Guru membagikan lembar kerja dan kertas gambar secara berkelompok
yang berisi permasalahan yang ditetapkan dalam pertanyaan-
pertanyaan yang diajukan dan tugas membuat
- Peserta didik (dalam kelompok) membaca dan mengamati aktivitas
pembelajaran yang diberikan.

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


- Guru bertanya secara acak pada peserta didik
- Peserta didik menjawab pertanyaan guru
3. Guru memberikan kesempatan peserta didik bertanya dengan menanyakan
bagian yang belum dipahami.
- Peserta didik bertanya tentang bagian yang belum dipahami.
B. Mengorganisasi peserta didik dalam belajar
4. Guru memastikan setiap anggota memahami tugas masing-masing kelompok
- Peserta didik masing-masing membaca dan menganalisis petunjuk
dalam lembar keija dan mencari referensi dari internet kemudian
masing-masing mencatat pandangannya
C. Membimbing penyelidikan peserta didik secara mandiri maupun kelompok
5. Guru memantau keterlibatan peserta didik selama pengerjaan masalah
(penyelidikan)
- Kelompok melakukan diskusi untuk menghasilkan resume dari bahan
kajian yang disajikan.
6. Kelompok membuat contoh kalimat negasi, konjungsi, disjungsi,
implikasi dan inferensi pada kertas yang diberikan berdasarkan informasi
yang sudah dikumpulkan
7. Hasil dikumpulkan
D. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya
8. Guru menilai hasil sajian setiap kelompok dan melakukan penyamaan persepsi
9. Kelompok menyajikan hasil diskusi dan jawaban beserta argumen
pendukung yang mendasari jawaban.

Penutup

1. Peserta didik bersama-sama dengan guru menyimpulkan hasil pembelajaran


2. Refleksi 15 menit
3. Guru meminta salah satu siswa untuk memimpin doa penutup

1.1.4 Kata kunci


Proposisi, proposisi majemuk, negasi, konjungsi, disjungsi, implikasi, inferensi,
penalaran

1.1.5 Lembar refleksi peserta didik

Aspek Refleksi Peserta didik


Perasaan dalam belajar Apa yang menyenangkan dalam kegiatan pembelajaran hari ini?
Makna Apakah aktivitas pembelajaran hari ini bermakna dalam kehidupan
saya?
Penguasaan materi Saya dapat menguasai materi pelajaran pada hari ini
a. Baik
b. Cukup
c. kurang
Keaktifan Apakah saya terlibat aktif dalam pembelajaran hari ini?

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


Apakah saya menyumbangkan ide dalam proses pembuatan infografis?
Gotong Royong Apakah saya dapat bekerjasama dengan teman 1 kelompok?
1.1.6 Lembar kerja peserta didik

Lembar Kerja Peserta Didik


Materi Ajar : “logika Proposisi “
Mata Pelajaran : Informatika
Jenjang/Kelas : SMK/X
Nama Kelompok : 1...............................................
2....................................................
3 ............................................
4 ............................................
A. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase E, siswa mampu memahami strategi algoritmik standar sebagai
penerapan berpikir komputasional pada berbagai bidang untuk menghasilkan
beberapa solusi dari persoalan dengan data diskrit bervolume besar
B. Tujuan
1. Menjelaskan pengertian proposisi
2. Mengidentifikasi kalimat-kalimat proposisi
3. Menjelaskan pengertian proposisi majemuk
4. Menjelaskan pengertian negasi/ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, dan
inferensi
5. Memberi contoh kalimat negasi/ingkaran, konjungsi, disjungsi, implikasi, dan
inferensi (KK)

C. Alat dan Bahan


Laptop/Hp, aplikasi presentasi, aplikasi pengolah kata , jaringan internet

D. Materi

Berpikir komputasional (Computational Thinking) adalah metode menyelesaikan


persoalan dengan menerapkan teknik ilmu komputer (informatika). Berpikir
komputasional dibangun dengan dasar dan batasan proses komputasi, entah proses
tersebut dieksekusi oleh manusia atau mesin. Metode dan model komputasional
memberikan kemampuan bagi kita untuk memecahkan masalah dan
mendesain/merangkai sistem yang tidak bisa kita tangani sendiri. Berpikir
komputasional mencakup pemecahan masalah, mendesain sistem, dan memahami
perilaku manusia, dengan menggambar konsep berdasarkan teknologi komputer.
Berpikir komputasional memiliki karakteristik sebagai berikut:
1. Berdasarkan konsep, informatika tidak hanya mempelajari tentang cara
menulis kode program melainkan diperlukan pemahaman untuk berpikir
pada beberapa tingkat abstraksi.
2. Kemampuan dasar yaitu kemampuan yang harus dimiliki setiap orang
dizaman sekarang.
3. Berpikir komputasional untuk memecahkan masalah dan tidak membuat
orang mencoba berpikir seperti komputer.

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


4. Saling melengkapi dan mengkombinasikan antara pemikiran matematis dan
pemikiran teknik.
5. Sebuah gagasan dan bukan sebuah benda.
6. Diperlukan bagi setiap orang dimanapun.
7. Secara intelektual menantang dan mengharuskan masalah saintifik dapat
dipahami dan diselesaikan.
8. Orang yang memiliki kemampuan komputasional dapat menguasai informatika
dan melakukan apa saja.

Pengertian Proposisi

Proposisi merupakan satu pernyataan yang melukiskan beberapa keadaan


yang belum tentu benar atau salah dalam bentuk sebuah kalimat berita.
Proposisi dalam istilah biasa digunakan dalam analisis logika dimana keadaan
dan peristiwa secara umum melibatkan pribadi atau orang yang dirujuk dalam
kalimat.
Kebenaran sebuah proposisi berkorespondensi dengan fakta, sebuah proposisi
yang salah tidak berkorespondensi dengan fakta. Proposisi terdiri atas empat
unsur, dua di antaranya merupakan materi pokok proposisi, sedangkan dua
yang lain sebagai hal yang menyertainya. Empat unsur yang dimaksudkan
ialah istilah sebagai subjek, istilah sebagai predikat, kopula dan kuantor.

kalimat-kalimat proposisi
Kebenaran suatu kalimat sesuai dengan fakta, kalimat palsu tidak sesuai
dengan fakta. Kalimat terdiri dari empat elemen, dua di antaranya adalah
subjek kalimat, sementara dua lainnya berfungsi sebagai objek yang
menyertainya. Keempat elemen yang dimaksud adalah konsep sebagai subjek,
konsep sebagai predikat, kopula dan kuantifier.
Kalimat proposisi adalah ucapan atau pernyataan yang menggambarkan
beberapa keadaan yang tidak selalu benar atau salah dalam bentuk kalimat.
Contoh Proposisi :
1. 2 + 3 = 5 (proposisi yang bernilai benar)
2. Ir. Soekarno adalah presiden pertama Indonesia (proposisi yang bernilai benar)
3. x + 5 = 7 (bukan termasuk proposisi karena nilai “x” belum ditentukan)
4. 5 + 2 = 8 (proposisi yang bernilai salah)
5. Jam berapa pesawat garuda sampai di bandara Soekarno Hatta ? (bukan
proposisi karna belum ditentukan )

Proposisi Majemuk
Proposisi majemuk menjelaskan "kemajemukan proposisi (anteseden dan
konsekuen) yang dipadukan". Anteseden sering disebut dengan premis, dan
konsekuen disebut dengan kesimpulan. Proposisi majemuk terdiri atas satu
subjek dan dua predikat atau bisa juga terdiri atas dua proposisi tunggal.
Contoh kalimat proposisi majemuk, antara lain :
a. Bayam merupakan tanaman sayuran sekaligus obat alami penurun darah tinggi.
Subyek: Bayam; predikat : sayuran dan obat alami penurun darah tinggi
b. Antiseden : “Kuda adalah kendaraan para ksatria dizaman kerajaan dan
Kuda merupakan simbol kejayaan”.
Menjadi Konsekuen : “Kuda adalah kendaraan para ksatria dizaman
kerajaan dan symbol kejayaan”

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


c. Jika sinta rajin belajar maka ia lulus ujian dan mendapat hadiah istimewa.
A = sinta rajin belajar
B = sinta lulus ujian C = sinta
mendapat hadiah istimea

Negasi (~ )
Negasi/ingkaran suatu pernyataan adalah suatu pernyataan yang bernilai benar
(B), jika pernyataan semula bernilai salah (S) dan sebaliknya. Berikut adalah table
kebenaran Negasi
P ~P
B S
S B

B = Pernyataan bernilai benar S = Pernyataan bernilai salah


Artinya, jika suatu pernyataan (P) benar, maka bernilai salah.
Contoh :
P = Es mencair jika dipanaskan ~ P = Es tidak mencair jika dipanaskan

Konjungsi ( A )

Konjungsi adalah pernyataan majemuk dengan kata hubung “dan”. Sehingga


semua pernyataan yang di hubungkan dengan kata “dan” disebut konjungsi.
Berikut adalah table kebenaran Konjungsi
pQpAq
B B B
B S S
S B S
S S S

Konjungsi hanya akan bernilai benar jika kedua pernyataan benar Contoh :
1. Diberikan dua pernyataan berikut p : Sapi berkaki empat
(benar)
q : Sapi memiliki gading (salah)
Kalimat Konjungsi nya yaitu : Sapi berkaki empat dan memiliki gading
(salah) (p A q)
2. Kalimat “dua adalah bilangan genap dan bilangan prima”
Kalimat diatas bernilai benar karena ....
P = dua adalah bilangan genap (benar)
Q = dua adalah bilangan prima (benar)
Dikarenakan keduanya bernilai benar, maka dipastikan diatas bernilai benar.
Disjungsi

Disjungsi adalah pernyataan majemuk dengan kata penghubung “atau”. Sehingga


semua pernyataan yang di hubungkan dengan kata “atau” disebut disjungsi. Berikut
adalah table kebenaran disjungsi.

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


P Q pvq
B B B
B S B
S B B
S S S

Konjungsi hanya akan bernilai salah jika kedua pernyataan salah.


Contoh :
1. Diberikan dua pernyataan berikut
p : Kerbau berkaki empat ( benar)
q : kerbau memiliki gading
(salah)
Kalimat disjungsi nya yaitu : Sapi berkaki empat dan memiliki gading (benar)
(p v q)

2. Kalimat “empat adalah bilangan genap dan bilangan prima”


Kalimat diatas bernilai salah karena ....
P = empat adalah bilangan ganjil (salah)
Q = empat adalah bilangan prima (salah)
Dikarenakan keduanya bernilai salah, maka dipastikan diatas bernilai salah.

Implikasi

Implikasi adalah pernyataan majemuk dengan kata penghubung “jika ..maka.”.


Sehingga semua pernyataan yang di hubungkan dengan kata “jika” disebut
implikasi. Berikut adalah table kebenaran implikasi.
pQp^q
B B B
B S S
S B B
S S B

Implikasi hanya akan bernilai salah jika anteseden (p) benar, dan konsekuen(q)
salah
Contoh :
1. Diberikan dua pernyataan berikut
p : Kerbau berkaki empat (benar)
q : kerbau memiliki gading
(salah)
Kalimat implikasi nya yaitu : jika sapi berkaki empat maka sapi memiliki
gading (salah) (p ^ q)

2. Kalimat “empat adalah bilangan genap dan bilangan prima”


Kalimat diatas bernilai salah karena ....
P = dua adalah bilangan genap (benar)
Q = dua adalah bilangan prima (benar)
Kalimat implikasinya yaitu : jika dua adalah bilangan ganjil maka dua adalah
bilangan prima (Benar)

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


Inferensi

Inferensi menurut Collins Dictionary adalah kesimpulan yang kita tarik tentang sesuatu
dengan menggunakan informasi yang sudah kita miliki tentang itu .

Contoh :
1. Selly mendengar alarm asap di rumah tetangganya dan mencium bau daging
gosong .
Selly dapat menyimpulkan bahwa masakan tetangganya terbakar (gosong)

2. Heri melihat remah - remah kue di ruang tamu dan coklat di sekitar mulut
putrinya.
Heri dapat menyimpulkan bahwa putrinya makan kue di ruang tamu

E. Tugas Diskusi

1. Misalkan p adalah “ iwan bisa berbahasa Jawa”, q adalah “ Iwan bisa berbahasa
Indonesia”, dan r adalah “Iwan bisa berbahasa Mandarin”. Terjemahkan kalimat
majemuk berikut kedalam notasi simbolik :
1. Iwan bisa berbahasa Jawa atau Indonesia
2. Iwan bisa berbahasa Indonesia tetapi tidak bahasa mandarin
3. Iwan bisa bahasa jawa atau bahasa Indonesia atau dia tidak bisa mandarin atau
bahasa Indonesia
4. Tidak benar bahwa iwan bisa berbahasa mandarin atau jawa
5. Tidak benar bahwa iwan bisa berbahasa Indonesia atau mandarin tetapi tidak bisa
jawa

2. Misalkan p adalah “ Hari ini adalah hari minggu”, q adalah “hujan turun”, dan r
adalah “hari ini panas”. Terjemahkan notasi simbolik ini dengan kata-kata
1.
p*~q
2.
~p*~q
3.
p*q*~r
4.
~ (p v q) * r
(
5.
p * q) v (~r v p)

3. Diketahui informasi sebagai berikut, maka tentukan inferensinya (kesimpulan)


1. P = digit terakhir suatu bilangan adalah 0
Q - bilangan tersebut habis dibagi 10
Jika digit terakhir suatu bilangan adalah 0, maka bilangan tersebut
habis dibagi [Link] terakhir suatu bilangan adalah 0 Kesimpulannya
adalah................................
2. P = saya kangen
Q = saya akan melihat foto mu
Jika saya kangen, maka saya akan melihat foto mu, Saya tidak melihat
fotomu Kesimpulannya

F. Langkah Kerja
1. Melakukan diskusi kelompok untuk menentukan tugas masing - masing anggota
2. Mengidentifikasi soal

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


3. Mendiskusikan hasil identifikasi soal
4. Menentukan dan merangkum hasil identifikasi soal
5. Membuat laporan hasil identifikasi soal menggunakan MS. Word
6. Membuat presentasi hasil kelompok
7. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok

1.1.7 Asesmen
a. Teknik dan bentuk penilaian
Teknik
No Aspek Penilaian Bentuk Penilaian

1 Sikap Observasi Lembar Pengamatan

2 Pengetahuan Penugasan Penugasan


3 Keterampilan Praktik Lembar penilaian kerja/praktik
b. Kriteria penilaian
1) Penilaian sikap
No Aspek Skor Keterangan
Peserta didik tidak dapat bernalar kritis dalam
1 Berpikir 1
Kritis mengemukakan pendapat/gagasan
Peserta didik dapat sedikit bernalar kritis dalam
2
mengemukakan pendapat/gagasan (50% tepat)
Peserta didik dapat bernalar kritis dalam
3
mengemukakan pendapat/gagasan (75% tepat)
Peserta didik dapat bernalar kritis dalam
4
mengemukakan pendapat/gagasan dengan tepat
Kreatif Peserta didik tidak ada kreatifitas dalam pembuatan
2 1
infografis
Peserta didik sedikit memiliki kreatifitas dalam
2
pembuatan infografis
Peserta didik cukup memiliki kreatifitas dalam
3
pembuatan infografis dengan kurang kreatif
Peserta didik sangat kreatif dalam pembuatan
4
infografis dengan kreatif
3 Mandiri Peserta didik tidak terlibat aktif dalam pembuatan
1
infografis

2 Peserta didik ikut berperan aktif dalam pembuatan


infografis (aktif dalam 50% kegiatan)
3 Peserta didik berperan aktif dalam pembuatan
infografis (aktif dalam 75% kegiatan)
4 Peserta didik berperan aktif dalam pembuatan
infografis

Petunjuk Penskoran :

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


1. Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4
2. Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
Nilai = s^Maksimai x 4
3. Peserta didik memperoleh nilai :
Nilai Score
Sangat baik 3.20 - 4,00 (80 - 100)
Baik 2.8 - 3.19 (70 - 79)
Cukup 2.4 - 2.79 (60 - 69)
kurang Kurang dari 2.4 (60)

2) Penilaian pengetahuan a) Penugasan Kelompok (1) Kisi Kisi


No Tujuan Indikator soal Bentuk No soal
Pembelajaran soal

1 Memberikan ■ Peserta didik dapat Uraian 1


contoh kalimat Terjemahkan kalimat
negasi, majemuk kedalam notasi
konjungsi, simbolik 2
disjungsi, ■ Peserta didik dapat
implikasi dan menerjemahkan notasi
inferensi. simbolik ke kalimat 3
■ Peserta didik dapat
tentukan inferensi
(kesimpulan)

3) Soal Penugasan
Tugas Diskusi

1. Misalkan p adalah “ iwan bisa berbahasa Jawa”, q adalah “ Iwan bisa


berbahasa Indonesia”, dan r adalah “Iwan bisa berbahasa Mandarin”.
Terjemahkan kalimat majemuk berikut kedalam notasi simbolik :
a. Iwan bisa berbahasa Jawa atau Indonesia
b. Iwan bisa berbahasa Indonesia tetapi tidak bahasa mandarin
c. Iwan bisa bahasa jawa atau bahasa Indonesia atau dia tidak bisa mandarin
atau bahasa Indonesia
d. Tidak benar bahwa iwan bisa berbahasa mandarin atau jawa
e. Tidak benar bahwa iwan bisa berbahasa Indonesia atau mandarin tetapi
tidak bisa jawa

2. Misalkan p adalah “ Hari ini adalah hari minggu”, q adalah “hujan


turun”, dan r adalah “hari ini panas”. Terjemahkan notasi simbolik
ini dengan kata-kata
a. p A ~ q
b. ~ p A ~ q
c. p A q A ~ r
d. ~ (p v q) A r

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


e. (p A q) v (~r v p)

3. Diketahui informasi sebagai berikut, maka tentukan inferensinya


(kesimpulan)
P = digit terakhir suatu bilangan adalah 0 Q - bilangan tersebut habis
dibagi 10
Jika digit terakhir suatu bilangan adalah 0, maka bilangan tersebut habis
dibagi [Link] terakhir suatu bilangan adalah 0
Kesimpulannya adalah......
P = saya kangen Q = saya
akan melihat foto mu
Jika saya kangen, maka saya akan melihat foto mu, Saya tidak melihat fotomu
Kesimpulannya......

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


Lembar Kerja Peserta Didik

Nama Kelompok
Anggota Kelompok
1. ___
2. ___
3. _____
4.
Rangkuman Hasil Diskusi
No Pertanyaan Jawaban Hasil Diskusi

4
(2) Lembar observasi

LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DISKUSI KELOMPOK


Profil Pelajar Pancasila
Nama Peserta Jumlah Rata-rata
No Berfikir
Didik Mandiri Kreatif Skor Nilai
kritis

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


LEMBAR PENILAIAN PRAKTIK

Mata Pelajaran : Informatika


Kelas : X....
Semester :.................
Aspek Penilaian
Nama
No
Peserta Didik Individu Kelompok Nilai Nilai Akhir
A B C D A B C LK Diskusi

Kelompok 1
1

3
4
Kelompok 2
1

3
4
dst.

4) Indikator Penilaian : Kelompok :


Individu : 4 : Memuaskan
4 : Sering 3 : 3 : Baik 2 :
Kadang-kadang Cukup 1 :
2 : Jarang 1 : Kurang
Tidak pernah

Keterangan Aspek Penilaian : a : Penyelesaian tugas kelompok b :


A : Mengemukakan ide/gagasan B : Menjawab Ketepatan hasil diskusi c : Kerjasama
pertanyaan C : Ketelitian kelompok
D : Keterlibatan dalam diskusi
Nilai Individu = Total Skor x 100
Skor Maksimal

Total Skor
Nilai Kelompok x 100
Skor Maksimal

Nilai Akhir Diskusi Nilai individu + Nilai kelompok + Nilai LK


3

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


1.1.8 Remedial dan pengayaan
Dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik yang sudah menguasai materi sebelum
waktu yang telah ditentukan, diminta untuk membuat peta konsep terkait materi
Informatika dalam berbagai bidang. Dalam kegiatan ini, guru dapat mencatat dan
memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang berhasil dalam pengayaan.

1.1.9 Referensi
1. Henry pandia, 2016 .Informatika untuk SMA/MA kelas X. erlangga. Jakarta
2. Novianto Andi, 2016. Sistem [Link] Jakarta.

3. Modul PKP Informatika


4. [Link]

1.1.10 Glosarium
1. kopula = kata kerja penghubung antara subjek dengan kmplemen dalam sebuah
frasa atau kalimat .
2. kuantifier = kalimat yang menyatakan jumlah ataupun angka

1.1.11 Pesan pedagogi perancang modul untuk guru


Mohon diperhatikan pada saat pembagian tugas untuk mengelompokan siswa, sesuai
dengan potensi dan keberagaman kemampuan peserta didik.
1.1.12 Lembar refleksi guru
Aspek Refleksi Guru
Penguasaan Materi Apakah saya sudah memahami cukup baik materi dan
aktifitas pembelajaran ini?
Penyampaian Materi Apakah materi ini sudah tersampaikan dengan cukup baik
kepada peserta didik?
Umpan balik Apakah 100% peserta didik telah mencapai penguasaan
tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


2.1 Pertemuan 2 - Penalaran deduktif, induktif, dan abduktif
2.1.1 Tujuan Spesifik Pembelajaran
Siswa dapat memberi contoh penalaran deduktif, induktif, dan abduktif dan dapat
menganalisis suatu kasus untuk dipecahkan melalui logika inferensi
2.1.2 Pertanyaan Pemantik
Bagaimana cara logika membantu memutuskan suatu
pernyataan benar/salah ?
2.1.3 Tujuan Spesifik Pembelajaran
1. Menjelaskan konsep penalaran deduktif, induktif, dan
abduktif
2. Memberi contoh penalaran deduktif, induktif dan abduktif
3. Menganalisis suatu kasus untuk dipecahkan melalui logika
inferensi (kk)
2.1.4 Konsep terkait aktivitas
Pertemuan 2
Pendahuluan
1. Memberi Salam
2. Guru meminta peserta didik memimpin doa dan muraja’ah
3. Guru mengabsen, mengecek kerapian berpakaian, kebersihan
kelas.
4. Guru menyampaikan penjelasan tentang tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
5. Guru memberikan penjelasan tentang tahapan kegiatan pembelajaran 10
6. Guru melakukan apersepsi Menit
7. Guru memberikan pertanyaan arahan (Guide Questions) :
Bagaimana cara logika membantu memutuskan suatu pernyataan benar/salah ?
8. Guru memberi motivasi kepada peserta didik

Inti
A. Orientasi peserta didik pada masalah
1. Guru memberikan kepada peserta didik sebuah kalimat informasi:
■ Peserta didik mendengarkan kalimat yang diutarakan oleh guru.
■ Peserta didik diminta memberikan tanggapan dan pendapat terhadap
kalimat yang diutarakan.
■ Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan permasalahan
dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan kalimat yang
diutarakan.
2. Guru menugaskan peserta didik agar membentuk kelompok sebanyak 4 155
orang. Menit
■ Guru membagikan lembar kerja dan kertas gambar secara berkelompok
yang berisi permasalahan yang ditetapkan dalam pertanyaan-pertanyaan
yang diajukan dan tugas membuat
■ Peserta didik (dalam kelompok) membaca dan mengamati aktivitas
pembelajaran yang diberikan.
■ Guru bertanya secara acak pada peserta didik
■ Peserta didik menjawab pertanyaan guru

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


3. Guru memberikan kesempatan peserta didik bertanya dengan menanyakan

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


bagian yang belum dipahami.
■ Peserta didik bertanya tentang bagian yang belum dipahami.
B. Mengorganisasi peserta didik dalam belajar
4. Guru memastikan setiap anggota memahami tugas masing-masing kelompok
■ Peserta didik masing-masing membaca dan menganalisis petunjuk dalam
lembar kerja dan mencari referensi dari internet kemudian masing-masing
mencatat pandangannya
C. Membimbing penyelidikan peserta didik secara mandiri maupun kelompok
5. Guru memantau keterlibatan peserta didik selama pengerjaan masalah (penyelidikan)
■ Kelompok melakukan diskusi untuk menghasilkan resume dari bahan
kajian yang disajikan.
6. Kelompok membuat contoh logika deduktif, induktif dan deduktif pada
kertas yang diberikan berdasarkan informasi yang sudah dikumpulkan
7. Hasil dikumpulkan

D. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya


8. Guru menilai hasil sajian setiap kelompok dan melakukan penyamaan persepsi
9. Kelompok menyajikan hasil diskusi dan jawaban beserta argumen
pendukung yang mendasari jawaban.

Penutup

1. Peserta didik bersama-sama dengan guru menyimpulkan hasil pembelajaran


15
2. Refleksi menit
3. Guru meminta salah satu siswa untuk memimpin doa penutup

2.1.5 Kata kunci


Penalaran, logika proposisi, deduktif, induktif, sbduktif, inferensi, kalimat
mayor, kalimat minor

2.1.6 Lembar refleksi peserta didik

Aspek Refleksi Peserta didik


Perasaan dalam belajar Apa yang menyenangkan dalam kegiatan pembelajaran hari ini?
Makna Apakah aktivitas pembelajaran hari ini bermakna dalam
kehidupan saya?
Penguasaan materi Saya dapat menguasai materi pelajaran pada hari ini
a. Baik
b. Cukup
c. kurang
Keaktifan Apakah saya terlibat aktif dalam pembelajaran hari ini?

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


Apakah saya menyumbangkan ide dalam proses pembuatan
infografis?
Gotong Royong Apakah saya dapat bekerjasama dengan teman 1 kelompok?

2.1.7 Lembar kerja peserta didik


Lembar Kerja Peserta Didik

Materi Ajar : “Penalaran deduktif, induktif, dan abduktif “


Mata Pelajaran : Informatika
Jenjang/Kelas : SMK/X
Nama Kelompok : 1..................................................
2.................................................
3 ..........................................
4 ..............................................
1. Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase E, siswa mampu memahami strategi algoritmik standar sebagai
penerapan berpikir komputasional pada berbagai bidang untuk menghasilkan
beberapa solusi dari persoalan dengan data diskrit bervolume besar
2. Tujuan
1. Menjelaskan konsep penalaran deduktif, induktif, dan abduktif
2. Memberi contoh penalaran deduktif, induktif dan abduktif
3. Menganalisis suatu kasus untuk dipecahkan melalui logika inferensi (kk)

3. Alat dan Bahan


Laptop/Hp, aplikasi presentasi, aplikasi pengolah kata
4. Materi

Penalaran Deduktif, yaitu cara berpikir dengan berdasarkan suatu pernyataan


dasar untuk menarik kesimpulan.
Di dalam penalaran deduktif terdapat Entimen dan 3 macam silogisme , yaitu :

Entimen
Yang dikemukakan hanya premis minor dan kesimpulan.
Contoh
a. Dia menerima hadiah pertama katena dia telah menang dalam sayembara itu
b. Anda telah memenangkan sayembara ini, karena itu anda berhak menerima
hadiahnya.
Silogisme :
Silogisme kategorial
Disusun berdasarkan klasifikasi premis dan kesimpulan yang kategoris. Premis
yang mengandung predikat dalam kesimpulan disebut premis mayor,
sedangkan premis yang mengandung subyek dalam kesimpulan disebut premis
minor.
Sologisme kategorial terjadi dari tiga proposisi, yaitu :
Pemis Umum = Premis Mayor (My)
Premis Khusus = Premis Minor (Mn)

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


Premis Kesimpulan = Premis Kesimpulan (K)
Contoh :
My : Semua siswa SMK adalah lulusan SMP
Mn : Saya adalah siswa SMK K : Saya
lulusan SMP

5. Silogisme hipotesis
Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi conditional
hipotesis
Contoh
My : Jika tidak ada minuman, kucingku akan kehausan
Mn : Minuman tidak ada K : jadi, kusingku akan
kehausan

6. Silogisme alternative
Terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Proposisi alternative
yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya.
Kesimpulannya akan menolak alternative yang lain.
Contoh
My : Adik saya berada di Jakarta atau bogor
Mn : Adik saya berada di Jakarta K : jadi,
adik saya tidak berada di bogor
Penalaran Induktif adalah suatu proses berpikir berupa sebuah penarikan
kesimpulan yang bersifat umum atas dasar pengetahuan tentang hal - hal
khusus(fakta)
Contoh
kerbau punya mata, anjing punya mata, kucing punya mata, maka dapat ditarik
kesimpulan bahwa setiap hewan punya mata. Penalaran induktif membutuhkan
banyak sampel untuk mempertinggi tingkat ketelitian premis yang diangkat

Penalaran Abduktif adalah metode untuk memilih argumentasi terbaik dari sekian
banyak argumentasi yang mungkin
Contoh
Diketahui bahwa semua pohon manga di kebun pak Mamat adalah jenis manga
manalagi. Di dapur pak mamat ada sekeranjang buah manga, dan kesemuanya jenis
manga manalagi. Bisa disimpulkan ada kemungkinan bahwa manga manga
manalagi itu dipetik dari kebun pak mamat sendiri.

Inferensi adalah tindakan atau proses untuk mendapatkan kesimpulan berdasarkan


apa yang sudah diketahui atau diasumsikan.
1. Jenis Inferensi
Dilihat berdasarkan jumlah premisnya, inferensi pada dasarnya
diklasifikasikan menjadi dua:
a. Inferensi langsung (immediate inference), yaitu proses meneruskan dari
satu premis ke kesimpulan secara langsung. Ini adalah penalaran tanpa
perantara istilah tengah atau proposisi kedua dari satu proposisi ke

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


proposisi lain yang harus mengikuti.
b. Inferensi mediasi (mediate inference), proses membuat kesimpulan dari
dua atau lebih premis yang saling terkait secara logis. Ini adalah
penalaran yang melibatkan perantara istilah tengah atau proposisi kedua
yang menjamin penarikan kebenaran baru.
2. Contoh logika inferensi
c. Ismah pulang ke rumah pukul 14 sore, terlihat pintu rumah masih terkunci
karena ayahnya pulang kerja pukul 15.
Ismah juga melihat tidak ada alas kaki di teras rumahnya sehingga
menyimpulkan bahwa ayahnya belum pulang
d. Luluk melihat asap mengepul dari ruang dapur dan mencium bau gosong.
Luluk menyimpulkan bahwa ada yang terbakar di ruang dapur
e. Budi melihat banyak semut mengerumuni remahan roti di bawah meja.
Budi menyimpulkan bahwa anaknya lupa membersihkan sisa makanan
f. Bambang bekerja sebagai guru dan setiap pulang kerja merenovasi
rumahnya tanpa bantuan tukang bangunan.
Dapat disimpulkan bahwa selain sebagai guru, Bambang memiliki keahlian
sebagai tukang bangunan
g. Ketika group whatsapp berbunyi dan ada notifikasi dari teman kerjanya,
susi tersenyum.
Dapat disimpulkan bahwa susi senang membaca kabar dari temannya
h. Bilqis memakan buah mangga yang baru dibeli ibunya, ia terlihat
mengerutkan wajahnya.
Dapat disimpulkan bahwa Bilqis memakan buah yang belum masak

7. Tugas Diskusi
1. Buatlah 4 contoh penalaran secara
a. Deduktif
b. Induktif
c. abduktif
2. Sebagian besar orang percaya bahwa harimau jawa telah punah. Tetapi, pada
suatu hari Agus membuat pernyataan kontroversial berikut :
a. Saya melihat harimau di hutan
b. Jika saya melihat harimau dihutan, maka saya juga melihat serigala.
Misal kita diberitahu bahwa Agus terkadang berbohong dan kadang jujur,
gunakan table kebenaran untuk memeriksa apakah agus benar - benar
melihat harimau atau tidak ?
3. Periksa kesahihan argument berikut :
P^~q
~r^pq

r
8. Langkah Kerja
1. Melakukan diskusi kelompok untuk menentukan tugas masing - masing anggota
2. Mengidentifikasi soal
3. Mendiskusikan hasil identifikasi soal
4. Menentukan dan merangkum hasil identifikasi soal

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


5. Membuat laporan hasil identifikasi soal menggunakan MS. Word
6. Membuat presentasi hasil kelompok
7. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok

2.1.8 Asesmen
a. Teknik dan bentuk penilaian
Teknik
No Aspek Penilaian Bentuk Penilaian
1 Sikap Observasi Lembar Pengamatan
2 Pengetahuan Penugasan Penugasan
3 Keterampilan Praktik
Lembar penilaian kerja/praktik
b. Kriteria penilaian 1) Penilaian sikap
No Aspek Skor Keterangan
Berpikir Kritis Peserta didik tidak dapat bernalar kritis dalam
1 1
mengemukakan pendapat/gagasan
2
Peserta didik dapat sedikit bernalar kritis dalam
mengemukakan pendapat/gagasan (50% tepat)
Peserta didik dapat bernalar kritis dalam
3
mengemukakan pendapat/gagasan (75% tepat)
Peserta didik dapat bernalar kritis dalam
4
mengemukakan pendapat/gagasan dengan tepat
Kreatif Peserta didik tidak ada kreatifitas dalam
2 1
pembuatan infografis
2
Peserta didik sedikit memiliki kreatifitas dalam
pembuatan infografis
Peserta didik cukup memiliki kreatifitas dalam
3
pembuatan infografis dengan kurang kreatif
4 Peserta didik sangat kreatif dalam pembuatan
infografis dengan kreatif
3 Mandiri Peserta didik tidak terlibat aktif dalam pembuatan
1
infografis
2
Peserta didik ikut berperan aktif dalam
pembuatan infografis (aktif dalam 50% kegiatan)
Peserta didik berperan aktif dalam pembuatan
3
infografis (aktif dalam 75% kegiatan)
4 Peserta didik berperan aktif dalam pembuatan
infografis
Petunjuk Penskoran :
Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus : Nilai = ■ ;—, . x 4
[Link] MCtHLSlYYlCll

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


Peserta didik memperoleh nilai :
Nilai Score
Sangat baik 3.20 - 4,00 (80 - 100)
Baik 2.8 - 3.19 (70 - 79)
Cukup 2.4 - 2.79 (60 - 69)
kurang Kurang dari 2.4 (60)

2) Penilaian pengetahuan b) Penugasan Kelompok 1) Kisi Kisi


No Tujuan Indikator soal Bentuk No soal
Pembelajaran soal

1 Memberikan contoh • Peserta didik dapat Uraian 1


penalaran deduktif, Terjemahkan penalaran
induktif dan deduktif, induktif dan
abduktif abduktif
2 • Peserta didik dapat 2
menerik kesimpulan
Menganalisis suatu dengan logika inferensi •
kasus untuk Peserta didik dapat 3
dipecahkan melalui menerik kesimpulan
logika inferensi dengan logika inferensi
dan symbol simbol
2) Soal Penugasan
Tugas Diskusi
1. Buatlah 4 contoh penalaran secara
a. Deduktif
b. Induktif
c. abduktif
2. Sebagian besar orang percaya bahwa harimau jawa telah punah.
Tetapi, pada suatu hari Agus membuat pernyataan kontroversial
berikut :
a. Saya melihat harimau di hutan
b. Jika saya melihat harimau dihutan, maka saya juga melihat serigala.
Misal kita diberitahu bahwa Agus terkadang berbohong dan
kadang jujur, gunakan table kebenaran untuk memeriksa apakah
agus benar - benar melihat harimau atau tidak ?
3. Periksa kesahihan argument berikut :
P^~q
~r^pq

r
Lembar Kerja Peserta didik

Nama Kelompok: _

Anggota Kelompok:
1. ___
2. ___
3. _____

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


4. _____
5.
Rangkuman Hasil Diskusi
No Pertanyaan Jawaban Hasil Diskusi

(3) Lembar observasi


LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DISKUSI KELOMPOK
Profil Pelajar Pancasila
Nama Peserta Jumlah Rata-rata
No Berfikir
Didik Mandiri Kreatif Skor Nilai
kritis

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


LEMBAR PENILAIAN PRAKTIK

Mata Pelajaran : Informatika


Kelas : X....
Semester :.................
Aspek Penilaian
Nama
No
Peserta Didik Individu Kelompok Nilai Nilai Akhir
A B C D A B C LK Diskusi

Kelompok 1
1

3
4
Kelompok 2
1

3
4
dst.

3) Indikator Penilaian : Kelompok :


Individu : 4 : Memuaskan 3 : Baik
4 : Sering 3 : Kadang-kadang 2 : 2 : Cukup 1 : Kurang
Jarang 1 : Tidak pernah

Keterangan Aspek Penilaian : a : Penyelesaian tugas kelompok b : Ketepatan


A : Mengemukakan ide/gagasan B : hasil diskusi
Menjawab pertanyaan C : Ketelitian c : Keijasama kelompok
D : Keterlibatan dalam diskusi
Total Skor
Nilai Individu = Skor Maksimal x 100

Nilai Kelompok Total Skor x 100


Skor Maksimal

Nilai individu + Nilai kelompok + Nilai LK


Nilai Akhir Diskusi
3

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


2.1.9 Remedial dan pengayaan
Dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik yang sudah menguasai materi
sebelum waktu yang telah ditentukan, diminta untuk membuat peta konsep
terkait materi Informatika dalam berbagai bidang. Dalam kegiatan ini, guru
dapat mencatat dan memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang
berhasil dalam pengayaan.

2.1.10 Referensi
1. Henry pandia, 2016 .Informatika untuk SMA/MA kelas X. erlangga. Jakarta
2. Novianto Andi, 2016. Sistem [Link] Jakarta.
3. Modul PKP Informatika
4. [Link]

2.1.11 Glosarium

Silogisme = suatu proses penarikan kesimpulan

2.1.12 Pesan pedagogi perancang modul untuk guru


Mohon diperhatikan pada saat pembagian tugas untuk mengelompokan
siswa, sesuai dengan potensi dan keberagaman kemampuan peserta didik.

2.1.13 Lembar refleksi guru

Aspek Refleksi Guru


Penguasaan Materi Apakah saya sudah memahami cukup baik materi dan
aktifitas pembelajaran ini?
Penyampaian Materi Apakah materi ini sudah tersampaikan dengan cukup baik
kepada peserta didik?
Umpan balik Apakah 100% peserta didik telah mencapai penguasaan
tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


3.1 Pertemuan 3 — Sistem Bilangan Digital
3.1.1 Tujuan Spesifik Pembelajaran
Siswa dapat menjelaskan dan mengkonversi proposisi menjadi konsep bilangan biner dan heksadesimal
3.1.2 Pertanyaan Pemantik
Tahukah anda numeric yang biasa di pakai dalam kehidupan sehari hari merupakan sebuah system bilangan ?
sistem bilangan apakah itu ? selain system bilangan yang sering kita pakai sehari hari adakah lagi system
bilanganyang lainnya ?
3.1.3 Konsep terkait aktivitas

Pertemuan 3 Pendahuluan
1. Memberi Salam
2. Guru meminta peserta didik memimpin doa dan muraja’ah
3. Guru mengabsen, mengecek kerapian berpakaian, kebersihan kelas.
4. Guru menyampaikan penjelasan tentang tujuan pembelajaran yang akan dicapai
5. Guru memberikan penjelasan tentang tahapan kegiatan pembelajaran
6. Guru melakukan apersepsi
7. Guru memberikan pertanyaan arahan (Guide Questions) :
Pernahkah anda melihat symbol 1 atau 0 di saklar listrik ? Apa arti symbol 0 dan
1 tersebut ? 10
Menit
8. Guru memberi motivasi kepada peserta didik

Inti
A. Orientasi peserta didik pada masalah
1. Guru memberikan kepada peserta didik sebuah numerik:
■ Peserta didik mendengarkan numerik yang diutarakan oleh guru.
■ Peserta didik diminta memberikan tanggapan dan pendapat terhadap
numerik yang diutarakan.
■ Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan permasalahan dalam
bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan numerik yang diutarakan.
2. Guru menugaskan peserta didik agar membentuk kelompok sebanyak 4 orang.
■ Guru membagikan lembar kerja dan kertas gambar secara berkelompok yang
berisi permasalahan yang ditetapkan dalam pertanyaan-pertanyaan yang
diajukan dan tugas mengkonversikan bilangan biner ke heksadesimal atau
pun sebaliknya
■ Peserta didik (dalam kelompok) membaca dan mengamati aktivitas 160
pembelajaran yang diberikan. Menit
■ Guru bertanya secara acak pada peserta didik
■ Peserta didik menjawab pertanyaan guru
3. Guru memberikan kesempatan peserta didik bertanya dengan menanyakan
bagian yang belum dipahami.

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


■ Peserta didik bertanya tentang bagian yang belum dipahami.
■ Guru menjawab pertanyaan siswa
B. Mengorganisasi peserta didik dalam belajar
4. Guru memastikan setiap anggota memahami tugas masing-masing kelompok
■ Peserta didik masing-masing membaca dan menganalisis petunjuk dalam lembar kerja dan mencari
referensi dari internet kemudian masing- masing mencatat pandangannya
C. Membimbing penyelidikan peserta didik secara mandiri maupun kelompok

5. Guru memantau keterlibatan peserta didik selama pengerjaan masalah (penyelidikan)


mendasari■jawaban.
Kelompok melakukan diskusi untuk menghasilkan resume dari bahan kajian yang disajikan.
6. Kelompok menghitung konversi bilangan yang diberikan berdasarkan informasi yang sudah dikumpulkan
Penutup
7. Hasil dikumpulkan

1. Peserta didik bersama-sama dengan guru menyimpulkan hasil pembelajaran


D. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya
2. Refleksi 15 menii
Guru menilai hasil sajian setiap
3. Melanjutkan Aktivitas selanjutnya
8. kelompok dan melakukan penyamaan persepsi
9. Kelompok menyajikan hasil diskusi dan jawaban beserta argumen pendukung yang

3.1.4 Kata kunci


Biner, Heksadesimal, konversi, bilangan digital

3.1.5 Lembar refleksi peserta didik

Aspek Refleksi Peserta didik


Perasaan dalam belajar Apa yang menyenangkan dalam kegiatan pembelajaran hari ini?
Makna Apakah aktivitas pembelajaran hari ini bermakna dalam
kehidupan saya?
Penguasaan materi Saya dapat menguasai materi pelajaran pada hari ini
a. Baik
b. Cukup
c. kurang
Keaktifan Apakah saya terlibat aktif dalam pembelajaran hari ini?
Apakah saya menyumbangkan ide dalam proses pembuatan
infografis?
Gotong Royong Apakah saya dapat bekerjasama dengan teman 1 kelompok?

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


3.1.6 Lembar kerja peserta didik

Lembar Kerja Peserta Didik

Materi Ajar : “Sistem Bilangan Digital “


Mata Pelajaran : Informatika
Jenjang/Kelas : SMK/X
Nama Kelompok : 1.................................................
2...................................................
3 ............................................
4 ............................................
1 Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase E, siswa mampu memahami strategi algoritmik standar sebagai penerapan berpikir komputasional
pada berbagai bidang untuk menghasilkan beberapa solusi dari persoalan dengan data diskrit bervolume besar
2 Tujuan
1. Menjelaskan konsep bilangan biner dan heksadesimal
2. Mengonversi proposisi menjadi konsep bilangan biner dan heksadesimal (KK)

3 Alat dan Bahan


Laptop/Hp, aplikasi presentasi, aplikasi pengolah kata
4 Materi
Sistem Bilangan adalah suatu cara untuk mewakili ukuran besaran dari sebuah benda fisik

BINER

Sistem Bilangan biner yaitu sebuah system penulisan angka dengan dua jenis angka (numeric), yaitu 0 dan 1, 0
mewakili tidak adanya arus listrik ,(LOW) 1 mewakili adanya arus listrik (HIGH). Nama lain dari biner adalah
bilangan basis 2. Adapun cara penulisannya N2, dengan N adalah bilangan biner.
Nilai sebuah bilangan biner jika di konversikan kedalam bilangan heksadesimal memiliki rumus X (A x 2b), A
bernilai 0 atau 1 sedangkan b bernilai........................................................., -3, -2, -1,
0, 1, 2, 3 ...

Contoh konversi bilangan biner menjadi desimal :


11012 = ( 1 x 23 ) + ( 1 x 22 ) + ( 0 x 21 ) + ( 1 x 20 )
= 8 + 4 + 0 + 1
= 1310
Contoh konversi bilangan decimal menjadi biner
1310 = ...........................
13 dibagi 2 = 6 sisa 1 6 dibagi 2 = 3 sisa 0
3 dibagi 2 = 1 sisa 1 ^ 1 1 0 1 2 (cara penulisan hasilnya di ambil dari bawah
ke atas )
Jadi hasilnya : 1310 = 1 1 0 1 2

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


HEKSADESIMAL

Sistem bilangan Heksademimal atau bilangan berbasis 16, yaitu suatu system bilangan yang penulisannya dengan
16 jenis symbol , yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, F. Adapun cara penulisannya N 16 dengan N adalah
bilangan heksadesimal. A16 mewakili nilai 10, B16 mewakili nilai 11, C16 mewakili nilai 12, D16 mewakili nilai 13,
E16 mewakili nilai 14 dan F 16 mewakili nilai 15 . Nilai sebuah bilangan heksadesimal jika di konversikan kedalam
bilangan decimal memiliki rumus X (A x 16 b ) A bernilai 0, 1, 2 , 3 , 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, F . sedangkan b
bernilai............................., -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3 ...

Contoh konversi bilangan heksadesimal menjadi decimal A12 16 = ( A x 16 2 )


+ ( 1 x 16 1 ) + ( 2 x16 0 )
= ( 10 x 256) + (1 x 16 ) +(2 x 1)
= 2560 + 16 +2
= 2578 10

Contoh konversi bilangan decimal menjadi heksadesimal


2578 10 = ...............
2578 dibagi 16 = 161 sisa 2
161 dibagi 16 = 10 sisa 1 ^ A12 16 (cara penulisan hasilnya diambil dari bawah ke atas)
Jadi hasilnya : 2578 10 = A12 16

Penerapan Negasi, konjungsi dan disjungsi

Jika dalam kehidupan sehari hari bilangan biner dapat diterapkan seperti untuk menyalakan saklar listrik, apabila
angka 1 adalah berarti lampu menyala dan angka 0 berarti lampu mati, maka dapat diperoleh sebagai berikut

b. Konjungsi
Z bernilai benar ( 1 ) jika “ X ” dan “ Y “ bernilai benar
X Y Z
1 1 1
1 0 0
0 1 0
0 0 0

Table kebenaran konjungsi


c. Disjungsi

X Y Z
1 1 1
1 0 1
0 1 1
0 0 0

Z bernilai benar ( 1 ) jika “ X ” atau “ Y “ bernilai benar

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


Table kebenaran disjungsi
d. Negasi
Jika X bernilai benar (1), maka Y bernilai salah (0)

X ~X
1 0
0 1

1. Tugas Diskusi
1) Setelah anda membaca dan mencari referensi dari buku dan internet, jelaskan oleh kelompok anda seperti apa
konsep bilangan biner dan heksadesimal ?
2) Konversikan bilangan biner berikut ini ke menjadi bilangan heksadesimal
a. 1 1 1 1 2
b. 1 0 1 0 2
c. 1 0 1 1 1 1 2
d. 1 1 1 0 1 1 2

3) Konversikan bilangan heksadesimal berikut ini menjadi bilangan biner


a. 4 5 A 16
b. 2 B 1 2 16
c. 3 4 D 1 16
d. A 2 4 5 1 16

2. Langkah Kerja
1. Melakukan diskusi kelompok untuk menentukan tugas masing - masing anggota
2. Mengidentifikasi soal
3. Mendiskusikan hasil identifikasi soal
4. Menentukan dan merangkum hasil identifikasi soal
5. Membuat laporan hasil identifikasi soal menggunakan MS. Word
6. Membuat presentasi hasil kelompok
7. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok

3.1.7 Asesmen
a. Teknik dan bentuk penilaian

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


No Aspek Teknik Bentuk Penilaian
Penilaian

1 Sikap Observasi Lembar Pengamatan

2 Pengetahuan Penugasan Penugasan


3 Keterampilan Praktik Lembar penilaian kerja/praktik

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


b. Kriteria penilaian

1) Penilaian sikap
No Aspek Skor Keterangan
Berpikir Kritis Peserta didik tidak dapat bernalar kritis dalam
1 1
mengemukakan pendapat/gagasan
2 Peserta didik dapat sedikit bernalar kritis dalam
mengemukakan pendapat/gagasan (50% tepat)
Peserta didik dapat bernalar kritis dalam
3
mengemukakan pendapat/gagasan (75% tepat)
4 Peserta didik dapat bernalar kritis dalam
mengemukakan pendapat/gagasan dengan tepat
Kreatif Peserta didik tidak ada kreatifitas dalam pembuatan
2 1
infografis
Peserta didik sedikit memiliki kreatifitas dalam
2
pembuatan infografis
Peserta didik cukup memiliki kreatifitas dalam
3
pembuatan infografis dengan kurang kreatif
4 Peserta didik sangat kreatif dalam pembuatan
infografis dengan kreatif
3 Mandiri Peserta didik tidak terlibat aktif dalam pembuatan
1
infografis
2 Peserta didik ikut berperan aktif dalam pembuatan
infografis (aktif dalam 50% kegiatan)
Peserta didik berperan aktif dalam pembuatan
3
infografis (aktif dalam 75% kegiatan)
4 Peserta didik berperan aktif dalam pembuatan
infografis

Petunjuk Penskoran :

1. Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4


2. Perhitungan skor akhir menggunakan rumus : Nilai = x4
3. Peserta didik memperoleh nilai :
Nilai Score
Sangat baik 3.20 - 4,00 (80 - 100)
Baik 2.8 - 3.19 (70 - 79)
Cukup 2.4 - 2.79 (60 - 69)
Kurang Kurang dari 2.4 (60)

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


3) Penilaian pengetahuan a)
Penugasan Kelompok (1) Kisi
Kisi
No Tujuan Indikator soal Bentuk No soal
Pembelajaran soal

1 Menjelaskan konsep • Peserta didik dapat Uraian 1


bilangan biner dan menjelaskan konsep
heksadesimal bilangan biner dan
heksadesimal
2 Mengkonversi • Peserta didik dapat
proposisi menjadi mengkonveri 2
konsep bilangan biner bilangan biner ke
dan heksadesimal
bilangan
heksadesimal
• Peserta didik dapat
mengkonversi
bilangan 3
heksadesimal ke
bilangan biner

(2). Soal Penugasan Tugas


Diskusi
1. Setelah anda membaca dan mencari referensi dari buku
dan internet, jelaskan oleh kelompok anda seperti apa
konsep bilangan biner dan heksadesimal ?
2. Konversikan bilangan biner berikut ini ke menjadi bilangan
heksadesimal
a. 1 1 1 1 2
b. 1 0 1 0 2
c. 1 0 1 1 1 1 2
d. 1 1 1 0 1 1 2
3. Konversikan bilangan heksadesimal berikut ini menjadi
bilangan biner
a. 4 5 A 16
b. 2 B 1 2 16
c. 3 4 D 1 16
d. A 2 4 5 1 16

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


Lembar Kerja Peserta didik

Nama Kelompok: _

Anggota Kelompok:
1. ___
2. ___
3. _____
4. _____
5.
Rangkuman Hasil Diskusi
No Pertanyaan Jawaban Hasil Diskusi

(4) Lembar observasi


LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DISKUSI KELOMPOK
Profil Pelajar Pancasila
Nama Peserta Jumlah Rata-rata
No Berfikir
Didik Mandiri Kreatif Skor Nilai
kritis

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


LEMBAR PENILAIAN PRAKTIK

Mata Pelajaran : Informatika


Kelas : X....
Semester :.................
Aspek Penilaian
Nama
No
Peserta Didik Individu Kelompok Nilai Nilai Akhir
A B C D A B C LK Diskusi

Kelompok 1
1
2
3
4
Kelompok 2
1
2
3
4
dst.

4) Indikator Penilaian : Kelompok :


4 : Memuaskan 3 : Baik
Individu :
2 : Cukup 1 : Kurang
4 : Sering 3 :Kadang-kadang 2 : Jarang
1 : Tidak pernah Keterangan Aspek a : Penyelesaian tugas kelompok b : Ketepatan
Penilaian : hasil diskusi c : Keijasama kelompok
A : Mengemukakan ide/gagasan B : Menjawab
pertanyaan C : Ketelitian
D : Keterlibatan dalam diskusi
Total Skor
Nilai Individu = Skor Maksimal x 100

Nilai Kelompok _ Total Skor x 100


Skor Maksimal

Nilai individu + Nilai kelompok + Nilai LK


Nilai Akhir Diskusi
3

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


3.1.8 Remedial dan pengayaan

Dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik yang sudah menguasai materi


sebelum waktu yang telah ditentukan, diminta untuk membuat peta konsep
terkait materi Informatika dalam berbagai bidang. Dalam kegiatan ini, guru
dapat mencatat dan memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang
berhasil dalam pengayaan.

3.1.9 Referensi
1. Novianto Andi, 2016. Sistem [Link].
2. Henry pandia, 2016 .Informatika untuk SMA/MA kelas X. erlangga. Jakarta

3.1.10 Glosarium
Konversi = merubah dari satu system ke system yang lainnya

3.1.11 Pesan pedagogi perancang modul untuk guru


Mohon diperhatikan pada saat pembagian tugas untuk mengelompokan
siswa, sesuai dengan potensi dan keberagaman kemampuan peserta
didik.

3.1.12 Lembar refleksi guru

Aspek Refleksi Guru


Penguasaan Materi Apakah saya sudah memahami cukup baik materi dan
aktifitas pembelajaran ini?
Penyampaian Materi Apakah materi ini sudah tersampaikan dengan cukup baik
kepada peserta didik?
Umpan balik Apakah 100% peserta didik telah mencapai penguasaan
tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


4.1 Pertemuan 4 — Negasi, konjungsi dan disjungsi bilangan biner dan heksadesimal
4.1.1 Tujuan Spesifik Pembelajaran
Siswa dapat menerapkan negasi, konjungsi, dan disjungsi pada bilangan
biner dan heksadesimal serta siswa dapat menerapkan operator logika
proposional pada bilangan biner dan heksadesimal
4.1.2 Pertanyaan Pemantik
Ada sebuah kalimat menyatakan Jika hari ini hujan dan jika hanya jika
awan hitam tidak tampak maka hari akan turun hujan . menurut anda apakah
pernyataan ini bernilai benar ?
4.1.3 Konsep terkait aktivitas

Pertemuan 4
Pendahuluan
1. Memberi Salam
2. Guru meminta peserta didik memimpin doa dan muraja’ah Guru
3. mengabsen, mengecek kerapian berpakaian, kebersihan kelas.
4. Guru menyampaikan penjelasan tentang tujuan pembelajaran yang akan dicapai Guru
5. memberikan penjelasan tentang tahapan kegiatan pembelajaran Guru melakukan 10
3. apersepsi Menit
7 Guru memberikan pertanyaan arahan (Guide Questions) :
. Bagaimana penerapan logika proposisi pada bilangan biner dalam kehidupan
sehari hari
8. Guru memberi motivasi kepada peserta didik
Inti
A. Orientasi peserta didik pada masalah
1. Guru memberikan kepada peserta didik sebuah kalimat majemuk :
■ Peserta didik mendengarkan kalimat majemuk yang diutarakan oleh
guru.
■ Peserta didik diminta memberikan tanggapan dan pendapat
terhadapkalimat majemuk yang diutarakan.
■ Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan permasalahan
dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan negasi, konjungsi, disjungsi
serta operator logika yang diutarakan. 160
2. Guru menugaskan peserta didik agar membentuk kelompok sebanyak 4 Menit
orang.
■ Guru membagikan lembar kerja dan kertas gambar secara berkelompok
yang berisi permasalahan yang ditetapkan dalam pertanyaan-pertanyaan
yang diajukan dan tugas menerapkan logika proposional pada bilangan
biner dan heksadesimal
■ Peserta didik (dalam kelompok) membaca dan mengamati aktivitas
pembelajaran yang diberikan.
■ Guru bertanya secara acak pada peserta didik

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


■ Peserta didik menjawab pertanyaan guru
3. Guru memberikan kesempatan peserta didik bertanya dengan menanyakan
bagian yang belum dipahami.
■ Peserta didik bertanya tentang bagian yang belum dipahami.
■ Guru menjawab pertanyaan siswa

B. Mengorganisasi peserta didik dalam belajar


4. Guru memastikan setiap anggota memahami tugas masing-masing kelompok
■ Peserta didik masing-masing membaca dan menganalisis petunjuk dalam
lembar kerja dan mencari referensi dari internet kemudian masing- masing
mencatat pandangannya
C. Membimbing penyelidikan peserta didik secara mandiri maupun kelompok
5. Guru memantau keterlibatan peserta didik selama pengerjaan masalah
(penyelidikan)
■ Kelompok melakukan diskusi untuk menghasilkan resume dari bahan
kajian yang disajikan.

6. Kelompok menghitung konversi bilangan yang diberikan berdasarkan


mendasari [Link] sudah dikumpulkan
informasi
7. Hasil dikumpulkan
Penutup
D. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya
1. Peserta didik bersama-sama dengan guru menyimpulkan hasil pembelajaran
Guru menilai hasil sajian setiap kelompok dan melakukan penyamaan persepsi 15 menil
2.8. Refleksi
9. Kelompok menyajikan
3. Melanjutkan hasil diskusi dan jawaban beserta argumen pendukung
Aktivitas selanjutnya
yang

4.1.4 Kata kunci


Biner, Heksadesimal, konversi, bilangan digital, negasi, disjungsi, konjungsi
4.1.5 Lembar refleksi peserta didik
Aspek Refleksi Peserta didik
Perasaan dalam belajar Apa yang menyenangkan dalam kegiatan pembelajaran hari ini?
Makna Apakah aktivitas pembelajaran hari ini bermakna dalam
kehidupan saya?
Penguasaan materi Saya dapat menguasai materi pelajaran pada hari ini
a. Baik
b. Cukup
c. kurang

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


Keaktifan Apakah saya terlibat aktif dalam pembelajaran hari ini?
Apakah saya menyumbangkan ide dalam proses pembuatan
infografis?
Gotong Royong Apakah saya dapat bekerjasama dengan teman 1 kelompok?

4.1.6 Lembar kerja peserta didik

Lembar Kerja Peserta Didik

Materi Ajar : “Sistem Bilangan Digital “


Mata Pelajaran : Informatika
Jenjang/Kelas : SMK/X
Nama Kelompok : 1...............................................
2 .......................................
3 ..........................................
4 ..........................................
1 Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase E, siswa mampu memahami strategi algoritmik standar sebagai penerapan
berpikir komputasional pada berbagai bidang untuk menghasilkan beberapa solusi dari
persoalan dengan data diskrit bervolume besar
2 Tujuan
a. Menerapkan negasi, konjungsi dan disjungsi pada bilangan biner dan
heksadesimal
b. Menerapkan operator logika proposional pada bilangan biner dan heksadesimal

3 Alat dan Bahan


Laptop/Hp, aplikasi presentasi, aplikasi pengolah kata
4 Materi
Penerapan Negasi, konjungsi dan disjungsi

Jika dalam kehidupan sehari hari bilangan biner dapat diterapkan seperti untuk
menyalakan saklar listrik, apabila angka 1 adalah berarti lampu menyala dan angka 0
berarti lampu mati, maka dapat diperoleh sebagai berikut

b. Konjungsi
Z bernilai benar ( 1 ) jika “ X ” dan “ Y “ bernilai benar

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


X Y Z
1 1 1
1 0 0
0 1 0
0 0 0
Table kebenaran
konjungsi Symbol : “ A “
Penerapan konjungsi menggunakan table kebenaran biner Contoh :
Tentukan nilai kebenaran dari setiap konjungsi berikut
a) 5 + 2 = 7 dan ibukota jawa timur adalah surabaya.
b) 5 adalah bilangan ganjil dan 5 adalah bilangan
prima Maka :
Misalkan p = x + 2 = 7 , q = ibukota jawa timur adalah
Surabaya X + 2 = 7 bernilai benar
Ibukota jawa timut adalah Surabaya bernilai benar (1)
Karena p dan q bernilai benar, maka p A q bernilai benar

c. Disjungsi
Z bernilai benar ( 1 ) jika “ X ” atau “ Y “ bernilai benar

X Y Z
1 1 1
1 0 1
0 1 1
0 0 0

Table kebenaran disjungsi Simbol : “ v “

Penerapan disjungsi menggunakan table kebenaran biner


Contoh
Tentukan nilai kebenaran dari setiap disjungsi berikut
b) 5 + 2 = 7 dan ibukota jawa timur adalah surabaya. b) 5
adalah bilangan ganjil dan 5 adalah bilangan prima Maka :
Misalkan p = x + 2 = 7 , q = ibukota jawa timur adalah
Surabaya X + 2 = 7 bernilai benar
Ibukota jawa timut adalah Surabaya bernilai benar (1)
Karena p atau q bernilai benar, maka p v q bernilai benar
d. Negasi
Jika X bernilai benar (1), maka Y bernilai salah (0)

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


X ~X
1 0
0 1
Tabel kebenaran
negasi Symbol : “ ~ “
Contoh :
5 + 2 = 7 ( bernilai benar ) jika di negasi kan maka tidak benar 5 + 2 = 7
( bernilai salah )
1. Tugas Diskusi
1. Buat pernyataan negasi, konjungsi dan disjungsi pada pernyataan berikut :
a. 5 = 101 2
b. 5 16 = 5
c. 18 = 11001 2
d. 24 = 18 16
e. 11001 2 = 19 16
2. Tentukan nilai kebenaran dari setiap konjungsi berikut
a. P = 8 dan 25 = 8
b. Setaip angka adalah bilangan asli dan 8 bilangan asli
c. P + 5 = 13 dan 8 adalah bilangan cacah
3. Buktikan jika
a. A23 16 = 1110111 2 dan D40 16 = 110101000000 2
b. 24 = 11000 2 dan 24 = 18 16
c. 36 16 = 110110 2 atau 36 16 = 36
d. F1 16 = 101101 2 atau D3 16 = 101110 2

2. Langkah Kerja
1. Melakukan diskusi kelompok untuk menentukan tugas masing - masing anggota
2. Mengidentifikasi soal
3. Mendiskusikan hasil identifikasi soal
4. Menentukan dan merangkum hasil identifikasi soal
5. Membuat laporan hasil identifikasi soal menggunakan MS. Word
6. Membuat presentasi hasil kelompok
7. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


4.1.7 Asesmen
a. Teknik dan bentuk penilaian
No Aspek Teknik Bentuk Penilaian
Penilaian

1 Sikap Observasi Lembar Pengamatan

2 Pengetahuan Penugasan Penugasan


3 Keterampilan Praktik Lembar penilaian kerja/praktik

b. Kriteria penilaian
1) Penilaian sikap
No Aspek Skor Keterangan
Berpikir Kritis Peserta didik tidak dapat bernalar kritis dalam
1 1
mengemukakan pendapat/gagasan
Peserta didik dapat sedikit bernalar kritis dalam
2
mengemukakan pendapat/gagasan (50% tepat)
Peserta didik dapat bernalar kritis dalam
3
mengemukakan pendapat/gagasan (75% tepat)
Peserta didik dapat bernalar kritis dalam
4
mengemukakan pendapat/gagasan dengan tepat
Kreatif Peserta didik tidak ada kreatifitas dalam pembuatan
2 1
infografis
Peserta didik sedikit memiliki kreatifitas dalam
2
pembuatan infografis
Peserta didik cukup memiliki kreatifitas dalam
3
pembuatan infografis dengan kurang kreatif
4 Peserta didik sangat kreatif dalam pembuatan
infografis dengan kreatif
3 Mandiri Peserta didik tidak terlibat aktif dalam pembuatan
1
infografis
2 Peserta didik ikut berperan aktif dalam pembuatan
infografis (aktif dalam 50% kegiatan)
3 Peserta didik berperan aktif dalam pembuatan
infografis (aktif dalam 75% kegiatan)
4 Peserta didik berperan aktif dalam pembuatan
infografis

Petunjuk Penskoran :

1. Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4


2. Perhitungan skor akhir menggunakan rumus : Nilai = ^ ^aksimai x 4
3. Peserta didik memperoleh nilai :

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


Nilai Score
Sangat baik 3.20 - 4,00 (80 - 100)
Baik 2.8 - 3.19 (70 - 79)
Cukup 2.4 - 2.79 (60 - 69)
Kurang Kurang dari 2.4 (60)

2) Penilaian pengetahuan b)
Penugasan Kelompok 1) Kisi Kisi
No Tujuan Indikator soal Bentuk No soal
Pembelajaran soal

1 Menerapkan negasi, • Peserta didik dapat Uraian 1


konjungsi dan menerapkan negasi,
disjungsi pada konjungsi dan
bilangan biner dan disjungsi pada
heksadesimal
bilangan biner dan
heksadesimal yang
2 Menerapkan operator diberikan
logika proposisi pada • Peserta didik dapat
bilangan biner dan menerapkan 2&3
heksadesimal penggunaan operator
logika proposisi pada
bilangan biner dan
heksadesimal

2) Soal Penugasan Tugas Diskusi


1. Buat pernyataan negasi, konjungsi dan disjungsi pada
pernyataan berikut :
a. 5 = 101 2
b. 5 16 = 5
c. 18 = 11001 2
d. 24 = 18 16
e. 11001 2 = 19 16
2 Tentukan nilai kebenaran dari setiap konjungsi berikut
a. P = 8 dan 25 = 8
b. Setaip angka adalah bilangan asli dan 8 bilangan asli
c. P + 5 = 13 dan 8 adalah bilangan cacah
3. Buktikan jika
a. A23 16 = 1110111 2 dan D40 16 = 110101000000 2
b. 24 = 11000 2 dan 24 = 18 16
c. 36 16 = 110110 2 atau 36 16 = 36

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


d. F1 16 = 101101 2 atau D3 16 = 101110 2

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


Lembar Kerja Peserta didik

Nama Kelompok: _

Anggota Kelompok:
1. __________
2. __________
3. _____
4. _____
5.
Rangkuman Hasil Diskusi
No Pertanyaan Jawaban Hasil Diskusi

Lembar observasi
LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DISKUSI KELOMPOK
Profil Pelajar Pancasila
Nama Peserta Jumlah Rata-rata
No Berfikir
Didik Mandiri Kreatif Skor Nilai
kritis

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


LEMBAR PENILAIAN PRAKTIK

Mata Pelajaran : Informatika


Kelas : X....
Semester :.................
Aspek Penilaian
Nama
No
Peserta Didik Individu Kelompok Nilai Nilai Akhir
A B C D A B C LK Diskusi

Kelompok 1
1
2
3
4
Kelompok 2
1
2
3
4
dst.

3) Indikator Penilaian :

Individu : Kelompok :
4 : Sering 3 : Kadang-kadang 4:
2 : Jarang 1 : Tidak pernah Memuaska
n 3 : Baik 2
Keterangan Aspek Penilaian : : Cukup 1 :
A : Mengemukakan ide/gagasan Kurang
B : Menjawab pertanyaan C :
Ketelitian
D : Keterlibatan dalam diskusi a : Penyelesaian tugas kelompok
b : Ketepatan hasil diskusi
c : Keijasama kelompok
Total Skor
Nilai Individu = Skor Maksimal x 100

Nilai Kelompok _ Total Skor x 100


Skor Maksimal

Nilai individu + Nilai kelompok + Nilai LK


Nilai Akhir Diskusi =

MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL


4.1.8 Remedial dan pengayaan
Dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik yang sudah menguasai materi sebelum waktu yang telah ditentukan,
diminta untuk membuat peta konsep terkait materi Informatika dalam berbagai bidang. Dalam kegiatan ini, guru
dapat mencatat dan memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang berhasil dalam pengayaan.

4.1.9 Referensi
Novianto Andi, 2016. Sistem [Link].
Heriyanto . Gito Rolis. 2013. Sistem Komputer. Yudhistira. Jakarta

4.1.10 Glosarium

4.1.11 Pesan pedagogi perancang modul untuk guru


Mohon diperhatikan pada saat pembagian tugas untuk mengelompokan siswa, sesuai dengan potensi dan
keberagaman kemampuan peserta didik.

4.1.12 Lembar refleksi guru

Aspek Refleksi Guru


Penguasaan Materi Apakah saya sudah memahami cukup baik materi dan
aktifitas pembelajaran ini?
Penyampaian Materi Apakah materi ini sudah tersampaikan dengan cukup baik
kepada peserta didik?
Umpan balik Apakah 100% peserta didik telah mencapai penguasaan
tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?

Mengetahui, Ngawi, 15 Juli 2025


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Samsul Hadi, S. HI.,M. Pd.I Bayu Setiajid, S. Kom


NIK 01 12 633
MODUL AJAR - INFORMATIKA BERPIKIR KOMPUTASIONAL

Anda mungkin juga menyukai