KERANGKA ACUAN KERJA
PROGRAM PEMBINAAN KELUARGA
Program :
BERENCANA
Pemberdayaan dan Peningkatan Peran
Serta Organisasi Kemasyarakatan Tingkat
Kegiatan : Daerah Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan
Pelayanan dan Pembinaan Kesertaan Ber-
KB
Rapat Koordinasi Tim Percepatan
Sub Kegiatan : Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat
Kabupaten
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan
Organisasi : Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana (DP3AP2KB) Kab. Luwu Utara
Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (KB
Bagian :
KS)
Tahun Anggaran : 2025
A. LATAR BELAKANG
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)
2020-2024, pemerintah menargetkan prevalensi stunting menjadi 14
persen tahun 2024, melalui pencegahan dan penurunan stunting pada
sasaran strategis ibu hamil dan anak berusia 0-23 bulan atau rumah
tangga 1.000 HPK. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah
pusat dan daerah dalam menurunkan prevalensi stunting. Berdasarkan
data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, prevalensi stunting
di Luwu Utara mencapai 19,5%. Tahun 2022 prevelensi stunting di Luwu
Utara mencapai 29,8%, dan angka ini berhasil diturunkan menjadi
15,4% pada tahun 2023. Meski demikian, penurunan ini masih jauh dari
target yang ingin kita capai sehingga perlu kerja ekstra untuk mencapai
target prevalensi stunting sebesar 14% pada tahun 2024.
TPPS memiliki peranan yang penting dalam upaya percepatan
penurunan stunting di Indonesia. Dinas Pemberdayaan Perempuan,
Perlindungan Anak, Keluarga Berencana dan Pengendalian Penduduk
(DP3AP2KB) Kabupaten Luwu Utara, senantiasa melakukan pembinaan,
memotivasi, dan menggerakkan tim ini agar selalu konsisten dan
| Kerangka Acuan Kerja 1
berkesinambungan dalam melakukan upaya-upaya penurunan stunting
sesuai dengan peranannya masing-masing. Disamping peranan TPPS,
begitu banyak pihak lain yang mendukung keberhasilan pelaksanaan
Program Bangga Kencana.
Tahun 2025 merupakan tahun awal dalam Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2025-2029 untuk
Program Bangga Kencana dan adanya target penurunan prevalensi
stunting menjadi 18,8 %. Diperlukan upaya pencapaian program sensitif
dan spesifik untuk mengejar ketertinggalan target yang belum tercapai.
Oleh karena itu kebijakan strategi dan alokasi penganggaran APBN
melalui BOKB tahun anggaran 2025 menjadi sangat strategis dalam
mencapai target indikator program.
Rapat Koordinasi TPPS di tingkat kabupaten merupakan kegiatan
operasional yang mengikutsertakan TPPS dan mitra kerja lainnya di
tingkat kabupaten dalam melaksanakan kegiatan yang mendukung dan
memastikan pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan
stunting di wilayahnya.
B. TUJUAN
Kegiatan Rapat Koordinasi TPPS bertujuan untuk meningkatkan
kapasitas kelembagaan dan koordinasi percepatan penurunan
stunting antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku
kepentingan lain (stakeholders), sehingga berfungsi secara
optimal dan merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun
2021.
C. LANDASAN HUKUM
1. Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan
Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 161, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5080);
2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014
Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang Nomor 2 Tahun
| Kerangka Acuan Kerja 2
2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 41, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6856)Peraturan
Pemerintah Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan
Reproduksi;
3. Keputusan Presiden Nomor 103 Tahun 2001 tentang Kedudukan,
Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja
Lembaga Pemerintah Non Departemen sebagaimana telah
beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor
145 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedelapan atas Keputusan
Presiden Nomor 103 Tahun 2001 tentang Kedudukan, Tugas,
Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja
Lembaga Pemerintah Non Kementerian (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 322);
4. Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan
Penurunan Stunting;
5. Peraturan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana
Nasional Nomor 82/PER/B5/2011 tentang Organisasi dan Tata
Kerja Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana
Nasional Provinsi;
6. Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana
Nasional Nomor 11 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata
Kerja Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional
(Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 703);
7. Peraturan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana
Nasional Nomor 12 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional
Percepatan Penurunan Angka Stunting (RAN-PASTI);
C. RINCIAN KEGIATAN
Rapat Koordinasi TPPS di tingkat kabupaten dilaksanakan dalam
bentuk: pertemuan, koordinasi, fasilitasi, konsultasi, evaluasi serta
pelaporan pelaksanaan kegiatan dalam mendukung Aksi
Konvergensi percepatan penurunan stunting
D. SASARAN KEGIATAN
Sasaran kegiatan Rapat Koordinasi TPPS di tingkat Kabupaten
| Kerangka Acuan Kerja 3
yaitu :
a) TPPS tingkat Kabupaten;
b) Mitra Kerja lainnya
E. LINGKUP PEMBIAYAAN
Pembiayaan pelaksanaan Rapat Koordinasi TPPS di tingkat
kabupaten dalam mendukung dan memastikan pelaksanaan Aksi
Konvergensi percepatan penurunan stunting meliputi:
a) Belanja transportasi lokal;
b) Belanja perjalanan dinas dalam kabupaten;
c) Belanja komsumsi pertemuan;
d) Belanja honor, transportasi, dan atau akomodasi narasumber.
F. OUTPUT
Output dari kegiatan Koordinasi TPPS di tingkat kabupaten/kota
adalah laporan pelaksanaan kegiatan aksi konvergensi percepatan
penurunan stunting. Laporan tersebut terdiri dari:
a) Laporan Semester I (pelaksanaan kegiatan selama bulan
Januari-Juni) yang dilaporkan di bulan Juli;
b) Laporan Semester II (pelaksanaan kegiatan selama bulan
Juli-Desember) yang dilaporkan di bulan Desember; dan
c) Laporan Reviu Kinerja Tahunan (pelaksanaan kegiatan
selama bulan Januari-Desember) yang dilaporkan di bulan
Januari tahun berikutnya
G. JADWAL KEGIATAN
Waktu Pelaksanaan Kegiatan Rapat Koordinasi TPPS dilaksanakan
pada tahun 2025.
| Kerangka Acuan Kerja 4
Demikianlah Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini dibuat, agar dapat
dipergunakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Masamba, 25 Juli 2025
Diketahui oleh : Dibuat oleh :
Kepala Dinas P3AP2KB, Pejabat Pembuat Komitmen
(PPTK)
[Link],SKM,[Link]
Pangkat : Pembina Tk.I ROHADI FATWA, SKM, [Link], Ns,
NIP. 19720411 199203 1 004 MM
Pangkat : Pembina
NIP. 19741230 199603 1 003
| Kerangka Acuan Kerja 5